Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Genteng Beton untuk Atap Kuat dan Tahan Api - Cara Membuatnya
<h1><strong>Genteng Beton untuk Atap Kuat dan Tahan Api - Cara Membuatnya</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;"> Pilihan atap ada berbagai macam. Penggunaannya menyesuaikan fungsi dari bangunan yang bersangkutan. Di Indonesia, pilihan atap yang paling dikenal adalah asbes, seng, dan genteng. Untuk genteng, jenis yang paling dikenal dan banyak digunakan adalah genteng tanah liat. Padahal, jenis genteng ada bermacam-macam. Salah satunya genteng beton yang memiliki keunggulan lebih kuat dengan harga lebih terjangkau dari jenis genteng lain.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Selain lebih kuat dan harga terjangkau, apalagi</span> <span style="font-weight: 400;">kelebihan jenis genteng beton? Bagaimana cara membuat jenis genteng satu ini? Mari simak artikel berikut hingga akhir.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><br /><br /></p> <h1><strong>1.Mampu Memantulkan Panas</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Dibandingkan jenis genteng lainnya, genteng beton dapat membuat udara di dalam rumah terasa lebih sejuk. Hal ini dikarenakan genteng beton mampu memantulkan panas matahari. Dengan begitu, sinar matahari tidak mudah memengaruhi perubahan udara di dalam rumah sehingga kesejukannya tetap terjaga.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> Di saat musim kemarau, genteng beton juga lebih mudah menjaga kesejukan di dalam rumah dibandingkan genteng lainnya. Karena karakteristik inilah, genteng beton patut menjadi pilihan atap bangunan Anda.</span></p> <p><img src="/images/cms///Topik 2/photo6075634684106222620.jpg" alt="" width="703" height="284" /></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>2.Lebih Kedap Suara</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Genteng beton cocok digunakan sebagai atap bangunan yang berlokasi di daerah dengan kebisingan tinggi. Contohnya bangunan di pinggir jalan raya atau dekat dengan stasiun kereta api dan bandara. Ini karena suara bising tidak mudah menembus genteng beton.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Suara hujan hampir tidak terdengar dari dalam rumah dengan genteng beton</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms///Topik 2/photo6075634684106222621.jpg" alt="" width="450" height="300" /></span></p> <h1><strong>3.Jauh Lebih Kuat</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Karakteristik genteng beton lebih tahan terhadap cuaca ekstrim seperti hujan angin hingga badai. </span><span style="font-weight: 400;">[Ma1] </span><span style="font-weight: 400;">Genteng beton bahkan bisa tahan hingga 20 tahun. </span><span style="font-weight: 400;">Daya tahan genteng beton merupakan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan jenis genteng lainnya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>4.Tahan Api</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Apabila terjadi kebakaran, api tidak akan mudah menyebar ke area bangunan lainnya</span><span style="font-weight: 400;">,</span> <span style="font-weight: 400;">karena beton merupakan bahan bangunan yang tahan terhadap api.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Saat terkena panas hingga 250 derajat Celcius, beton akan tetap kokoh dan kuat. Sehingga tidak akan roboh maupun retak yang dapat menyebabkan api menyebar ke area bangunan lain. Ketahanan terhadap api ini bergantung pada kualitas semen dan agregat yang digunakan. Oleh karena itu, pastikan Anda telah benar-benar memilih genteng beton berkualitas jika membelinya dalam bentuk jadi. Kelebihan inilah yang membuat genteng beton patut menjadi pilihan.</span></p> <h1><span style="font-weight: 400;"> </span><strong>5.Tidak Mudah Berubah Bentuk</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Ukuran genteng beton antara satu dengan yang lain lebih seragam dan presisi sehingga memudahkan proses pemasangan genteng pada atap bangunan. Ini karena genteng beton tidak melalui proses pembakaran. Berbeda dengan genteng tanah liat yang bentuknya dapat berubah ataupun ukurannya menyusut dikarenakan melalui proses pembakaran.</span></p> <h1><strong>6.Model dan Warna Bervariasi</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Pada umumnya, genteng beton memiliki dua model, yakni model bergelombang dan rata. Adanya variasi model genteng ini membuat Anda bisa menyesuaikan penggunaan genteng beton dengan gaya arsitektur bangunan. Genteng model datar umumnya digunakan untuk melengkapi gaya bangunan yang elegan dan modern. </span><span style="font-weight: 400;">Sedangkan model bergelombang untuk gaya bangunan klasik dengan kesan yang kuat dan natural.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><img src="/images/cms///Topik 2/photo6075634684106222623.jpg" alt="" width="703" height="584" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Genteng Beton Model Bergelombang</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms///Topik 2/photo6075634684106222622.jpg" alt="" width="500" height="297" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Genteng Beton Model Rata</span></p> <h1><span style="font-weight: 400;"> </span><strong>Langkah Membuat Genteng Beton</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Dengan segala kelebihan genteng beton dibandingkan dengan jenis genteng lain, proses pembuatannya ternyata cukup mudah. Jika Anda tertarik untuk membuat genteng beton, berikut langkah-langkahnya:</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <ol> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Ayak pasir menggunakan saringan pasir berukuran 5 mm. Pastikan pasir terayak hingga lembut tanpa campuran kerikil dan kotoran lainnya.</span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Campurkan pasir yang telah halus terayak dengan semen. Gunakan perbandingan 1:3 untuk semen dan pasir, kemudian aduk hingga rata.</span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Saat mengaduk, cek adonan beton. Terlalu keras maupun encer akan membuat daya tahan genteng beton tidak maksimal. Jika perlu, sesuaikan adonan dengan menambahkan air atau campuran pasir dan semen.</span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Cetak adonan beton ke alat cetakan genteng manual atau alat bantu mesin cetak. Pastikan adonan beton telah rata dalam cetakan.</span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Simpan cetakan genteng berisi adonan kurang lebih 24 jam agar mengeras.</span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Setelah 24 jam, lepas adonan yang mengeras dari cetakan, kemudian rendam dalam air selama 3 hari untuk memaksimalkan daya tahan genteng agar tidak muncul garis retakan.</span></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Meskipun jarang digunakan dibandingkan genteng tanah liat, genteng beton memiliki banyak keunggulan yang dapat menjadi pilihan atap bangunan Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar atap atau hal konstruksi lainnya, silahkan langsung menghubungi kami melalui</span><a href="/"> <span style="font-weight: 400;">website Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;"> dan</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
Cara Mudah Atasi Bocor di Pertemuan Atap-Dinding Menggunakan Plester Waterproof
<h1><strong>Cara Mudah Atasi Bocor di Pertemuan Atap-Dinding Menggunakan Plester </strong><strong><em>Waterproof</em></strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Kebocoran menjadi masalah yang sering dikhawatirkan di musim hujan. Kebocoran dapat terjadi karena berbagai hal. Bisa karena genteng yang retak atau genteng geser. Bahkan, genteng yang nampaknya baik-baik saja, bisa menjadi penyebab kebocoran</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sumber kebocoran yang sering dijumpai ada pada pertemuan atap dan dinding. Untuk kebocoran jenis ini, air tidak jatuh layaknya hujan turun, melainkan merembes pada dinding. Rembesan air ini dapat mengganggu kualitas furnitur rumah yang menempel pada dinding. Bahkan jika hujan deras, rembesan ini dapat menyebabkan genangan dalam rumah!</span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika rumah, kantor, ruko, atau bangunan Anda bocor pada pertemuan atap dan dinding, Anda bisa memperbaikinya dengan memasang plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof membrane</span></em><span style="font-weight: 400;">. Berikut langkah-langkah pemasangannya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>1.Ukur Tinggi Pemasangan Plester</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Sebelum memasang plester, buatlah garis lurus dengan pensil di dinding. Tinggi garis dari permukaan atap setidaknya 10 hingga 12 cm. Jangan lupa untuk membersihkan permukaan dinding terlebih dahulu agar plester dapat melekat sempurna.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>2.Pasang Plester Waterproof Membrane</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Letakkan plester pada pertemuan atap-dinding dengan menekuk plester sesuai ukuran tinggi yang telah dibuat sebelumnya. Setelah itu, lepas plastik pelindung perekat pada bagian belakang plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof</span></em><span style="font-weight: 400;">. Secara perlahan, rekatkan plester ke dinding sambil menepuk-nepuk permukaan plester agar dapat merekat sempurna. Ulangi langkah ini hingga seluruh plester menempel ke permukaan dinding.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Setelah menempel di permukaan dinding, Anda perlu membuka lapisan pelindung perekat untuk bagian atap. Namun sebelum merekatkan, Anda perlu memukuli plester waterproof menggunakan palu agar bentuk plester mengikuti bentuk lekukan genteng. Hal ini diperlukan karena plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">memiliki lapisan aluminium tipis di dalamnya. Plester waterproof perlu dipasang mengikuti bentuk lekukan genteng agar mendapatkan hasil terbaik. Setelah itu, lepaskan lapisan pelindung perekat plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">lalu rekatkan plester sambil menepuk-nepuk permukaannya agar dapat merekat sempurna.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika panjang plester ternyata belum menutupi panjang permukaan dinding bocor yang ingin Anda tutup, pastikan untuk memasang plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">dengan jarak </span><em><span style="font-weight: 400;">overlapping </span></em><span style="font-weight: 400;">7 hingga 10 cm. Dengan kata lain, plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">perlu direkatkan di atas plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">yang telah tertempel sepanjang 7 hingga 10 cm.</span></p> <p><img src="/images/cms///Topik 1/photo6075634684106222629.jpg" alt="" width="702" height="413" /></p> <p> </p> <h1><strong>3.Kuatkan dengan Besi Tempel</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Mengandalkan perekat dari plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">saja mungkin tidak cukup. Agar plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">tahan lama, rekatkan lagi menggunakan besi tempel. Gunakan bor untuk melubangi dinding. Lalu, pasang </span><em><span style="font-weight: 400;">wall plug </span></em><span style="font-weight: 400;">pada tiap lubang. Jarak lubang pada dinding hendaknya disesuaikan dengan jarak lubang yang ada pada besi. Setelah </span><em><span style="font-weight: 400;">wall plug</span></em><span style="font-weight: 400;"> terpasang, tempelkan besi sesuai posisi lubang, kemudian baut satu persatu. </span></p> <p><img src="/images/cms///Topik 1/photo6075634684106222634.jpg" alt="" width="702" height="413" /></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>4.Tutup Pertemuan Permukaan Besi dengan Dinding Menggunakan Sealent</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk menambahkan perlindungan ekstra, tutup permukaan antara besi dengan dinding menggunakan sealent </span><em><span style="font-weight: 400;">awning</span></em><span style="font-weight: 400;">. Agar terlihat rapi, gunakan silikon dengan warna yang sama dengan warna besi.  </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Topik 1/architectural-plans-project-drawing-pen__1_.jpg" alt="" width="700" height="300" /> </span></p> <h1><strong>5. Tutup dengan Cat Waterproof</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Langkah terakhir ini merupakan opsional. Dengan mengecat permukaan plester dan besi yang telah terpasang, Anda dapat mempercantik tampilan atap. Selain itu, dengan menggunakan cat </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof</span></em><span style="font-weight: 400;">, Anda memberikan perlindungan ekstra untuk atap Anda dari kebocoran.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sebelum melakukan pengecatan, pastikan permukaan plester dan dinding bersih. Jika Anda mengecat saat musim hujan, sebaiknya pilih cat </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">yang cepat kering. Pasalnya, jika cat belum kering sempurna tapi hujan turun, cat akan mengelupas dan tidak dapat melindungi atap Anda dengan baik</span></p> <p><img src="/images/cms///Topik 1/photo6075634684106222638.jpg" alt="" width="570" height="427" /></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Mencegah kebocoran pada pertemuan dinding dan atap tidak cukup menggunakan cat </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">saja. Anda lebih baik menggunakan plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof membrane</span></em><span style="font-weight: 400;"> sebelum menggunakan cat </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof</span></em><span style="font-weight: 400;">. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai kebocoran bangunan atau hal seputar konstruksi lainnya, silahkan langsung menghubungi kami melalui</span><a href="/"> <span style="font-weight: 400;">website Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;"> dan</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
Tips Menyulap Apartemen Studio Menjadi Luas dan Stylish
<h1>Tips Menyulap Apartemen Studio Menjadi Luas dan Stylish</h1> <p> </p> <p>Hunian sempit tidak lagi identik dengan hunian kurang nyaman. Pasalnya, kini ada beragam furnitur yang menjadi pelengkap interior untuk ruangan sempit. Penghuni apartemen studio dengan luas terbatas tidak perlu khawatir atau merasa kurang nyaman tinggal di dalamnya. Dengan penataan dan furnitur yang tepat, ruangan sempit dapat terasa lebih luas dan lega. Bagaimana cara mengaplikasikannya? Mari simak artikel berikut.</p> <p> </p> <h2>1.Terapkan Konsep Open Space (Ruang Terbuka)</h2> <p>Membiarkan ruangan terbuka tanpa sekat dinding maupun perabot adalah langkah termudah untuk membuat apartemen studio terasa lebih luas. Dari kasur, meja makan, hingga dapur, semuanya dibiarkan menyatu tanpa pembatas apapun. Dengan begitu saat memasuki ruangan, semua sudut dan furnitur yang ada akan terlihat sehingga memberikan kesan luas.</p> <p><img src="/images/cms///Topik 15/photo6262656977721207741.jpg" alt="" width="701" height="467" /></p> <h2>2.Pakai Rak Tembus Pandang</h2> <p>Jika Anda lebih suka memberikan sekat agar bagian-bagian dalam apartemen lebih tertata, Anda bisa menggunakan rak buku tembus pandang. Rak ini dapat diakses melalui 2 sisi sekaligus. Jika rak buku digunakan untuk membatasi kasur dan sofa, maka kasur masih terlihat dari sisi sofa maupun sebaliknya.</p> <p> </p> <p>Anda bisa mengisi rak tersebut dengan buku maupun pajangan seperti patung souvenir maupun bingkai foto.</p> <p> <img src="/images/cms///Topik 15/photo6262656977721207743.jpg" alt="" width="702" height="655" /></p> <p> </p> <p> </p> <h2>3.Pilih Kursi Bar</h2> <p>Meski luas ruangan terbatas, ada sebagian orang tetap ingin mempunyai meja makan agar kegiatan makan tidak dilakukan di sofa. Apakah Anda salah satunya? Jika ya, Anda bisa memilih set meja dan kursi bar. Meja dan kursi ini memiliki kaki yang tinggi sehingga tetap memberikan kesan lapang.</p> <p> </p> <p>Selain berfungsi sebagai meja makan, Anda juga bisa menggunakannya untuk aktivitas lain semisal bekerja maupun belajar.</p> <p> <img src="/images/cms///Topik 15/photo6262656977721207745.jpg" alt="" width="701" height="465" /></p> <p> </p> <h2> 4.Gunakan Rak Ambalan</h2> <p>Jenis rak satu ini merupakan pilihan terbaik sebagai furnitur ruangan dengan luas terbatas. Pasalnya, rak ambalan tidak memakan tempat di lantai tetapi menempel di dinding.</p> <p> </p> <p>Rak ambalan mempunyai beberapa model. Model paling dikenal yaitu rak ambalan dengan siku dan rak melayang (floating shelf). Papan rak ambalan dengan siku mempunyai siku di bagian bawahnya, sedangkan rak melayang tidak. Rak ambalan siku dapat dipasang hanya dengan palu. Berbeda dengan rak melayang yang harus menggunakan bor dinding.</p> <p>  <img src="/images/cms///Topik 15/photo6262656977721207748.jpg" alt="" width="701" height="526" /></p> <p> </p> <h2>5.Pilih Furnitur Multi Fungsi</h2> <p>Jika Anda menggunakan sofa, pilihlah jenis sofa yang juga memiliki fungsi lain. Misalnya sofa yang mempunyai laci di bagian bawahnya. Sama halnya saat memilih ranjang kasur. Pilih ranjang yang mempunyai bagian penyimpanan. Dengan demikian, Anda tetap bisa menyimpan barang tanpa harus memakan tempat lagi.</p> <p> <img src="/images/cms///Topik 15/photo6262656977721207750.jpg" alt="" width="701" height="467" /></p> <h2>6.Percantik dengan Tanaman Hijau</h2> <p>Usahakan menyisakan tempat untuk menambahkan tanaman hijau dalam apartemen studio sebagai dekorasi. Ukuran tanaman bisa besar maupun sedang. Akan lebih baik jika Anda tidak memilih tanaman berukuran terlalu kecil. Sebab, sebagai dekorasi ukuran tanaman terlalu kecil kurang memberikan efek pada estetika ruangan. Selain mempercantik ruangan, keberadaan tanaman hijau juga membuat udara jadi lebih segar.</p> <p> <img src="/images/cms///Topik 15/photo6262656977721207751.jpg" alt="" width="703" height="395" /></p> <p><em> Sumber : <a href="http://www.lixing.co.uk/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">www.lixing.co.uk</a></em></p> <h2>Konsultasi Jago Bangunan</h2> <p>Demikian tips yang bisa Anda terapkan pada apartemen studio Anda agar terasa lebih luas dan lega. Jika Anda mempunyai pertanyaan seputar interior atau konstruksi, silahkan langsung menghubungi kami melalui <a title="website Jago Bangunan" href="/" target="_blank" rel="noopener">website Jago Bangunan</a> dan <a title="Facebook Jago Bangunan" href="https://web.facebook.com/jagobangunan" target="_blank" rel="noopener">Facebook Jago Bangunan</a></p>
7 Inspirasi Desain Rumah Tropis Indonesia
<h1>7 Inspirasi Desain Rumah Tropis Indonesia</h1> <p>Rumah di negara beriklim tropis seharusnya memiliki desain berbeda dengan di negara yang memiliki 4 musim. Namun di Indonesia sebagai salah satu negara yang beriklim tropis, masih banyak dijumpai rumah-rumah yang belum sepenuhnya menyesuaikan kondisi iklimnya.</p> <p>Misalnya masih banyak rumah yang desainnya belum mempertimbangkan masuknya cahaya matahari dan sirkulasi udara yang memadai. Sehingga banyak rumah kekurangan cahaya matahari di waktu siang, dan lampu di dalam rumah harus menyala sepanjang hari.</p> <p>Selain itu, kurangnya sirkulasi udara juga membuat banyak rumah memasang Air Conditioner (AC).</p> <p>Padahal, bila rumah dibuat dengan desain menyesuaikan kondisi iklim tropis Indonesia, daya listrik yang dihabiskan untuk lampu maupun AC dapat lebih diminimalisir.</p> <p>Bagaimana rupa desain rumah yang telah menyesuaikan kondisi iklim tropis seperti di Indonesia? Berikut 7 inspirasi desainnya  :</p> <p> </p> <h2>1. Memiliki Banyak Jendela</h2> <p>Rumah tropis akan jauh lebih sejuk bila terdapat banyak instalasi jendela. Selain untuk mempermudah sirkulasi udara, keberadaan jendela juga dapat memaksimalkan masuknya sinar matahari pada siang hari.</p> <p><img src="/images/cms///topik 14/photo6316757154580769762.jpg" alt="" width="700" height="483" /></p> <h2>2. Memiliki Langit-langit yang Tinggi</h2> <p>Rumah di Indonesia masih banyak yang memiliki langit-langit rendah. Padahal, ketika rumah memiliki langit-langit yang tinggi, udara di dalam rumah pun menjadi lebih sejuk.</p> <p><img src="/images/cms///topik 14/photo6262656977721207757.jpg" alt="" width="784" height="560" /></p> <h2>3. Menggunakan Jenis Ubin Tertentu</h2> <p>Untuk mengurangi panas di dalam rumah, ubin yang digunakan harus berjenis khusus. Beberapa jenis ubin yang dikenal dingin adalah marmer dan tegel. Marmer memiliki harga lebih mahal dibandingkan tegel. Desain marmer juga kerap lebih disukai karena sesuai tren konsep rumah terkini.</p> <p> </p> <p>Berbeda dengan marmer, harga tegel lebih terjangkau. Desainnya pun lebih kuno dibandingkan jenis ubin lain. Sebab, jenis ubin tegel telah ada sejak lama, bahkan sebelum penggunaan keramik dikenal secara umum. Oleh karena itu, Anda akan lebih mudah menemukan tegel di bangunan lama.</p> <p> </p> <p>Meski desainnya lebih kuno, bukan berarti tegel tidak bisa Anda gunakan. Lantai semen tanpa ubin seperti berikut ini, juga bisa mempercantik rumah tropis Anda. Terlebih, lantai semen memiliki karakteristik dingin yang sesuai dengan iklim tropis.</p> <p> <img src="/images/cms///topik 14/photo6316757154580769725.jpg" alt="" width="562" height="696" /></p> <h2>4. Memiliki Tanaman Indoor</h2> <p>Penambahan tanaman hijau di dalam rumah selain menambah nilai estetika juga membantu menyegarkan sirkulasi udara. Tanaman bukan sekadar diletakkan di pot yang ada di dalam rumah, melainkan taman mini yang aplikasinya memang seperti taman outdoor.</p> <p><img src="/images/cms///topik 14/photo6262656977721207759.jpg" alt="" width="701" height="738" /></p> <h2>5. Mempunyai Tanaman Gantung</h2> <p>Selain taman indoor, menambahkan tanaman rambat gantung sebagai dekorasi juga bisa menambah kesejukan di dalam rumah.</p> <p> <img src="/images/cms///topik 14/photo6316757154580769759.jpg" alt="" width="750" height="500" /></p> <h2>6. Memiliki Elemen Air</h2> <p>Tidak hanya tanaman, air juga membantu menyejukkan udara. Elemen air ini tidak harus berupa kolam ikan. Jika Anda memiliki keterbatasan ruang, Anda bisa mengaplikasikan air mancur maupun aquascape</p> <p><img src="/images/cms///topik 14/photo6316757154580769726.jpg" alt="" width="701" height="338" /></p> <h2>7. Menggunakan Warna Muda & Natural</h2> <p>Interior rumah tropis, baik dinding maupun furnitur, sebaiknya menggunakan warna muda dan natural. Selain memberikan kesan luas pada rumah, warna muda juga tidak mudah menyerap panas dibandingkan warna gelap.</p> <p><img src="/images/cms///topik 14/photo6262656977721207761.jpg" alt="" width="640" height="500" /></p> <h2>Konsultasi Jago Bangunan</h2> <p>Rumah akan lebih nyaman bila didesain dan dibangun menyesuaikan iklim yang ada.</p> <p>Demikian pula di Indonesia yang beriklim tropis, rumah-rumah akan lebih sejuk dan nyaman ketika dibangun dengan menerapkan poin-poin di atas.</p> <p>Jika Sahabat Jago Bangunan memiliki pertanyaan mengenai pembangunan rumah yang cocok untuk iklim tropis atau hal konstruksi lain, silahkan langsung menghubungi kami melalui <a title="website jago bangunan" href="/" target="_blank" rel="noopener">website Jago Bangunan</a> dan <a title="facebook jago bangunan" href="https://web.facebook.com/jagobangunan" target="_blank" rel="noopener">Facebook Jago Bangunan.</a></p>
Merawat Kusen Pintu tanpa Tali Air
<h1>Merawat Kusen Pintu tanpa Tali Air</h1> <p> </p> <p>Kita semua pasti menginginkan rumah tinggal yang estetis dan tahan lama. Salah satu elemen sederhana namun memiliki peran penting adalah tali air. </p> <p>Penggunaan tali air yang paling sering kita temukan di rumah terdapat pada pertemuan jendela dengan tembok, atau pertemuan pintu dengan tembok. Selain merapikan tampilan, adanya tali air juga dapat mencegah keretakan pada tembok serta melindungi kusen pintu dari rembesan air. </p> <p>Sebagai bagian dari desain interior, tali air sudah banyak digunakan sejak zaman Belanda. Meski begitu, ternyata masih ada banyak rumah yang tidak mempunyai tali air. Padahal keberadaan tali air dapat menjaga kualitas kusen pintu terutama yang terbuat dari kayu. </p> <p>Namun bagaimana jika rumah atau bangunan Anda tidak memiliki tali air?  Berikut cara-cara yang dapat Anda terapkan untuk menyiasatinya :</p> <p> </p> <h2><strong>1. Lapisi Kusen Kayu dengan Anti Jamur dan Rayap</strong></h2> <p>Kusen kayu sangat rentan menjadi lembap, terlebih saat kusen kayu terpasang tanpa adanya tali air. Saat kusen kayu menjadi lembap, rayap dan jamur akan lebih mudah menyerang. Oleh karena itu, kusen kayu sebaiknya diberi lapisan untuk anti jamur dan rayap.</p> <p><img src="/images/cms///topik 6/photo6262656977721207778.jpg" alt="" width="701" height="438" /></p> <h2><strong>2. Pakai Cat khusus Kayu</strong></h2> <p>Untuk menjaga kualitas kusen kayu, pilihlah penggunaan cat khusus untuk kayu (bukan cat tembok maupun besi). Pasalnya, cat kayu mempunyai zat khusus yang dapat menjaga kualitas kusen kayu. Selain itu, cat kayu juga tahan terhadap perubahan cuaca.</p> <p> </p> <h2><strong>3. Membersihkan Kotoran dari Lubang Kayu</strong></h2> <p>Kusen yang terbuat dari kayu berkualitas baik tidak akan mudah berlubang. Namun, sebagai material yang sifatnya organik, kayu akan berlubang seiring bertambahnya waktu. Meskipun lubang-lubang yang muncul ukurannya sangat kecil dan lebih layak disebut pori-pori, pori-pori tersebut lebih mudah menangkap kotoran sehingga perlu dibersihkan secara rutin. Terlebih jika Anda akan melakukan pengecatan ulang pada kusen kayu. Sebelum dicat, kusen kayu perlu dibersihkan baru kemudian didempul.</p> <p> </p> <p><strong>Cara Membuat Tali Air</strong></p> <p>Jika Anda melakukan renovasi dan ingin menambahkan tali air pada kusen kayu agar tidak mudah rusak, berikut adalah cara mudah membuat tali air yang dapat Anda simak :<br /><br /><img src="/images/cms///topik 6/photo6289420546735188867.jpg" alt="" width="701" height="368" /></p> <ul> <li><strong>Menggunakan Aluminium Bentuk U</strong></li> </ul> <p>Pilihan ini sangat cocok jika Anda membutuhkan tingkat kerapian yang tinggi. Dengan menggunakan aluminium U, tali air dapat seketika terbentuk dengan lurus dan rapi. Anda hanya perlu menyisipkan aluminium U di antara kusen kayu dan dinding.</p> <p>Namun, meski cukup praktis dan hasilnya presisi, menggunakan aluminium bisa membutuhkan waktu lama. Sebab, aluminium U harus dipotong terlebih dahulu supaya menyesuaikan ukuran kusen pintu. Jika Anda akan membuat tali air untuk beberapa kusen saja, lebih baik membuatnya secara manual.</p> <p> </p> <ul> <li><strong>Membuat secara manual</strong></li> </ul> <p>Jika Anda akan membuat tali air untuk beberapa kusen saja, Anda bisa membuatnya secara manual. Alat yang dibutuhkan juga sederhana, yaitu : pensil, kuas, penggaris, dan scraper besi. Cara pengerjaannya : </p> <ul> <li>Pastikan plesteran dinding masih belum kering</li> <li>Gunakan penggaris dan pensil untuk menandai lebar kusen yakni 1x1 cm</li> <li>Buat coak (alur) mengikuti ukuran yang telah ditandai menggunakan scraper besi. </li> </ul> <p>Dengan membuatnya secara manual, Anda bisa menghemat waktu dan biaya. Namun, pengerjaan tali air ini perlu dilakukan oleh tukang yang ahli agar hasilnya rapi.</p> <p> </p> <h2><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h2> <p>Meskipun kecil dan nampak hanya sebatas sebagai hiasan, keberadaan tali air penting untuk menjaga kusen agar tidak mudah lembab dan rusak. </p> <p>Jika kusen kayu di rumah Anda sudah terpasang tanpa tali air, Anda bisa melakukan perawatan ekstra seperti yang telah disebutkan dalam artikel ini atau Anda perlu merencanakan sedikit renovasi sekaligus membuat tali air.  </p> <p>Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai pembuatan tali air atau hal konstruksi lain, silahkan langsung menghubungi kami melalui<a title="website jago bangunan" href="/" target="_blank" rel="noopener"><u> website Jago Bangunan</u></a> dan<a title="facebook jago bangunan" href="https://web.facebook.com/jagobangunan" target="_blank" rel="noopener"><u> Facebook Jago Bangunan</u>.</a></p>
Mencegah Kerusakan pada Beton
<p>Beton banyak digemari untuk berbagai kebutuhan konstruksi karena sifatnya yang kuat dan tahan lama. Namun, beton yang tidak dibuat dengan prosedur yang semestinya akan mudah mengalami kerusakan.</p> <p>Untuk mencegahnya, kita harus mengenal jenis kerusakan yang ada dan apa saja penyebabnya. Sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengantisipasi kerusakan.</p> <p>Nah sekarang, mari kita bahas apa saja penyebab kerusakan beton yang paling sering ditemui serta bagaimana langkah pencegahannya? Berikut penjelasannya. </p> <p> </p> <p>  </p> <h2><strong>1. Tinggi Jatuh Pengecoran</strong></h2> <p>Penyebab kerusakan beton yang paling sering ditemui adalah tinggi jatuh pengecoran yang jaraknya terlalu besar. Bila mengabaikan jarak maksimum yang direkomendasikan, adonan beton yang terdiri dari campuran semen dan batu kerikil menjadi tidak rata.</p> <p>Untuk mencegahnya, disarankan tinggi jatuh pengecoran maksimal 1,5 meter. Dengan jarak maksimal 1,5 meter, pengecoran dilakukan lapis demi lapis sehingga campuran semen dan batu kerikil dapat lebih rata. Tebal tiap lapis juga tidak boleh lebih panjang dari batang mesin <em>vibrator, </em>yakni tidak lebih dari 50 cm.</p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207764.jpg" alt="" width="601" height="266" /></p> <h2><strong>2. Kesalahan Penggunaan <em>Vibrator</em></strong></h2> <p><em>Vibrator </em>digunakan untuk memadatkan adonan beton yang telah dimasukkan ke dalam bekisting. Seperti namanya, mesin ini dapat menghasilkan getaran di bagian kepala <em>vibrator</em>. Sehingga saat kepala <em>vibrator </em>dimasukkan ke adonan beton, adonannya jadi lebih padat dan rata dalam bekisting. Ini karena udara yang terjebak dalam adonan dapat keluar. </p> <p>Beton akan cepat mengalami kerusakan apabila proses pemadatan beton menggunakan mesin <em>vibrator </em>tidak dilakukan dengan benar. Pekerja konstruksi sebaiknya menggunakan <em>vibrator </em>sesuai dengan SNI 03-3976, yang secara ringkas sebagai berikut : </p> <ul> <li>Adonan beton telah dituang ke dalam bekisting.</li> <li>Mesin <em>vibrator </em>telah diposisikan di dekat bekisting.</li> <li>Jaga jarak selang agar tidak terlalu jauh dari adonan beton yang akan digetar.</li> <li>Hidupkan mesin <em>vibrator</em>, masukkan bagian kepala ke dalam adonan beton</li> <li>Getarkan kepala <em>vibrator </em>pada 1 area sekitar 10 detik.</li> <li>Pindahkan ke area lain yang jaraknya sekitar 30-40 cm dari area sebelumnya.</li> <li>Pastikan kepala <em>vibrator </em>tidak menyentuh langsung bekisting.</li> <li>Jarak kepala <em>vibrator </em>dengan sisi bekisting yang dianjurkan adalah 10-12 cm.</li> </ul> <p> </p> <h2><strong>3. Kesalahan Pembesian</strong></h2> <p>Rangka besi untuk beton sangat penting dalam menentukan ketahanan beton. Jika rangka besi disusun tidak sesuai standar, beton akan cepat rusak. Oleh karenanya, pelaksana dan pengawas perlu melakukan pemeriksaan sebelum tulang besi dipasang menjadi bekisting. Selain itu, desain tulang besi dan tahu beton juga harus sesuai dengan peraturan SNI.</p> <p>Standar desain tulang besi yang sesuai dengan SNI adalah sebagai berikut.</p> <p> <img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207765.jpg" alt="" width="697" height="497" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207766.jpg" alt="" width="696" height="496" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207768.jpg" alt="" width="696" height="481" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207767.jpg" alt="" width="696" height="492" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207770.jpg" alt="" width="696" height="500" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207769.jpg" alt="" width="696" height="500" /></p> <p> </p> <h2><strong>4. Pelepasan Bekisting</strong></h2> <p>Agar adonan beton benar-benar kering sempurna, sebaiknya pelepasan bekisting dilakukan ketika beton mencapai usia minimal 1 bulan atau sekitar 28 hari. Bekisting yang dilepas saat usia beton belum 1 bulan akan dapat berakibat retak dan lepasnya tulangan besi, sehingga beton tidak lagi menjadi material konstruksi yang kuat dan tahan lama.</p> <p> </p> <h2><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h2> <p>Solusi paling tepat untuk mencegah beton agar tidak mudah rusak adalah dengan memastikan proses pembuatan beton telah dilakukan sesuai standar prosedur yang ada. Jika Anda menggunakan beton precast, pastikan juga bahwa produsen beton tersebut memang memiliki kualitas bagus.</p> <p> </p> <p>Jika Anda memiliki pertanyaan seputar beton atau hal konstruksi lain, silahkan langsung menghubungi kami melalui<a title="jago bangunan" href="/" target="_blank" rel="noopener"><u> website Jago Bangunan</u></a> dan<a title="facebook jago bangunan" href="https://web.facebook.com/jagobangunan" target="_blank" rel="noopener"><u> Facebook Jago Bangunan</u></a>.</p> <p> </p> <p> </p>
Rahasia Kukuhnya Bangunan Peninggalan Zaman Belanda
<h1>Rahasia Kukuhnya Bangunan Peninggalan Zaman Belanda</h1> <p> </p> <p>Ada banyak bangunan peninggalan zaman penjajahan Belanda di Indonesia. Meski usianya berabad-abad, bangunan-bangunan ini tetap kukuh. Bahkan hingga kini, banyak bangunan peninggalan Belanda yang masih difungsikan seperti fungsi aslinya.</p> <p>Kukuhnya bangunan – bangunan tersebut sudah terbukti. Apakah Sahabat Jago Bangunan pernah bertanya, apa rahasia di balik kekukuhan bangunan Belanda tersebut? Simak artikel berikut untuk mengetahui jawabannya.</p> <h2><strong>1. Desain sesuai kondisi wilayah</strong></h2> <p> </p> <p>Bangunan peninggalan zaman Belanda tidak asal dibangun. Sebelum membuat sketsa desain, arsitek Belanda tempo dulu sangat memperhatikan kondisi wilayah di lokasi bangunan yang akan dibangun. Pasalnya, setiap wilayah memiliki kondisi Berbeda - beda, dari kondisi tanah hingga kondisi lingkungan (Misalnya : kondisi jalanan setempat ramai atau tidak.</p> <p><img src="/images/cms///Belanda/photo6156818430813120962.jpg" alt="" width="790" height="600" /> </p> <p> </p> <h2>2. Ketelitian dalam membangun</h2> <p><img src="/images/cms///Belanda/photo6156818430813120963.jpg" alt="" width="512" height="320" /></p> <p>Bangunan yang kukuh tidak lepas dari ketelitian para pekerja yang membangunnya. Setiap bagian bangunan dibangun sesuai rancangan bangunan yang sudah dihitung detail. Pondasi bangunan dipastikan presisi, artinya tidak ada yang melenceng sehingga bangunan bisa kuat terpancang dalam jangka waktu lama.</p> <h2>3. Menggunakan semen racikan khusus</h2> <p>Bangunan Belanda dibuat dengan semen racikan khusus. Berbeda dengan bahan yang biasa digunakan di zaman sekarang, semen ini terbuat dari racikan semen merah dan batu gamping. Tidak hanya itu, batu-bata merah juga dihancurkan menjadi serbuk yang dicampur adonan semen. Campuran inilah yang digunakan sebagai perekat bahan bangunan sehingga bangunan menjadi kukuh.</p> <p> </p> <p>Semen racikan tersebut digunakan dalam berbagai jenis bangunan, seperti stasiun kereta, rumah sakit, gedung perkantoran, dan fasilitas militer. Tidak mengherankan bila banyak bangunan peninggalan Belanda tetap kukuh hingga kini. Ada yang telah menjadi bangunan cagar budaya dan ada pula yang masih difungsikan seperti fungsi aslinya. Beberapa bangunan peninggalan Belanda tersebut di antaranya Stasiun Surabaya Kota, Gedung Grahadi, dan Kantor Gubernur JawaTimur.</p> <p>  <img src="/images/cms///Belanda/photo6156818430813120964.jpg" alt="" width="644" height="371" /></p> <p> </p> <h1> </h1> <h2>4. Menggunakan bahan batu berkualitas</h2> <p>Arsitek Belanda sangat memperhatikan kualitas batu yang digunakan. Mereka tidak segan membersihkan batu yang terlihat kotor dengan cara membasuhnya. Sebab,serpihan kotoran di bagian permukaan akan membuat batu tidak bisa merekat kuat dan kurang presisi. Dengan memastikan batu dalam kondisi baik, kekukuhan bangunan juga akan lebih terjamin. </p> <h2>5. Menerapkan kedisiplinan dan kejujuran sebagai etos kerja</h2> <p>Kekukuhan bangunan tidak lepas dari kedisiplinan dan kejujuran para pekerja yang membangunnya. Percuma bila rancangan bangunan dibuat dengan kalkulasi rinci dan teliti jika dalam proses pembangunan ada takaran yang dikurangi. Contohnya takaran adonan semen yang tidak sesuai dengan penghitungan awal.</p> <p> </p> <p>Pihak Belanda memastikan semua pekerja yang terlibat dalam pembangunan gedung, memiliki kedisiplinan dan kejujuran sebagai etos kerja. Mereka juga tidak main-main dengan anggaran dana. Dengan etos kerja yang baik, anggaran dana cukup, dan rancangan yang rinci dan teliti, bangunan kukuh pun dapat terwujud.</p> <p> <img src="/images/cms///Belanda/photo6156818430813120966.jpg" alt="" width="700" height="477" /></p> <p> </p> <h1>Konsultasi Jago Bangunan</h1> <p>Itulah rahasia di balik kukuhnya bangunan peninggalan zaman penjajahan Belanda yang masih terawatt hingga sekarang.</p> <p>Jika #SahabatJagoBangunan memiliki pertanyaan seputar konstruksi, Anda bisa menghubungi kami melalui <a href="/">website Jago</a><a href="/">Bangunan</a> dan <a href="https://web.facebook.com/jagobangunan?_rdc=1&_rdr">Facebook JagoBangunan</a>.</p> <p> </p>
Mengenal Beton Precast dan Jenis-jenisnya
<h1><strong>Mengenal Beton Precast dan Jenis-jenisnya</strong></h1> <p> </p> <p>Beton merupakan material yang digunakan di banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia. Dikenal kukuh, beton menjadi material pilihan untuk berbagai pengerjaan konstruksi, mulai dari gedung hingga gorong-gorong. Kepopuleran beton membuat variasi beton pra cetak atau precast semakin dikenal. Pasalnya, betonp recast sudah dicetak dalam bentuk dan ukuran yang telah ditetapkan sehingga penggunaannya lebih praktis karena siap pakai.</p> <p>Sebagai orang yang berkecimpung di bidang konstruksi, sejauh mana Anda mengenal beton precast? Sudahkah Anda mengenal jenis-jenisnya? Mari simak artikel berikut untuk mengetahuinya.</p> <p> </p> <h2>1. <strong>Beton Pra-cetak</strong></h2> <p>Beton precast atau beton pracetak merupakan beton yang dibuat menggunakan cetakan dan ukuran yang telah ditentukan. Proses cetakan tersebut umumnya berlangsung di pabrik yang memang memproduksi beton precast. Beton precast terbuat dari berbagai campuran material tangguh seperti pengikat semen dan campuran agregat, juga diperkuat rangkaian besi agar semakin kukuh. Bentuk dan ukuran beton precast bermacam-macam hal ini disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi yang ada.</p> <p>Berdasarkan jenisnya, berikut beberapa macam beton precast :</p> <p> </p> <h2><strong>2. Paving block</strong></h2> <p>Paving block merupakan jenis beton precast yang sering kita jumpai. Berfungsi untuk menutupi permukaan tanah, paving block mampu menahan beban berat sehingga pemakaiannya dapat bertahan lama. Namun, pemasangannya perlu diperhatikan agar dapat berfungsi maksimal. Pemasangan yang kurang baik dapat menyebabkan sambungan paving block menjadi mudah pecah. Selain kekukuhannya, paving block juga digemari karena mempunyai bentuk dan warna beragam.</p> <p> <img src="/images/cms///precast/photo6156818430813120968.jpg" alt="" width="710" height="533" /></p> <p>  </p> <p> </p> <h2><strong>3. Pagar panel</strong></h2> <p>Panel yang berbentuk persegi panjang dan disusun secara vertikal ini seringkali digunakan sebagai pembatas perumahan, pabrik, jalan, perkebunan, dan sebagainya. Umumnya, pemasangan pagar panel beton precast perlu diperkuat dengan kolom penyangga.</p> <p> <img src="/images/cms///precast/photo6156818430813120969.jpg" alt="" width="703" height="396" /></p> <p> </p> <h2><strong>4. Beton pembatas</strong></h2> <p>Jenis beton precast ini dapat kita temukan di lahan parkir yang difungsikan sebagai car stopper. Beton pembatas biasanya juga digunakan sebagai pembatas jalan atau populer dengan nama kanstin. Bentuknya balok dan mempunyai dimensi ukuran yang sama antara satu dengan lainnya.</p> <p><img src="/images/cms///precast/photo6177057210065071049.jpg" alt="" width="699" height="471" /></p> <p>Karena pemasangannya tidak menggunakan semen perekat, beton pembatas dapat dikatakan merupakan instalasi / bangunan semi-permanen. Disebut semi permanen karena beton pembatas yang telah dipasang masih dapat dipindahkan, meskipun untuk memindahkannya dibutuhkan tenaga lebih dari 1 orang, atau dengan bantuan alat khusus.</p> <p> </p> <p>Berbentuk kotak, beton precast satu ini biasa digunakan sebagai material pembangunan gorong-gorong. Box culvert mempunyai bagian khusus, yakni spigot dan socket yang berfungsi untuk mencegah masuknya air tanah dan menjaga box culvert tetap menyatu satu sama lain meskipun terjadi pergeseran tanah.</p> <p> </p> <p> <img src="/images/cms///precast/image.jpg" alt="" width="708" height="476" /></p> <h2><strong>Keunggulan Beton Precast</strong></h2> <p>Beton precast memiliki berbagai keunggulan yang dapat Anda pertimbangkan sebelum menggunakannya sebagai material konstruksi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.</p> <p>  </p> <ul> <li> <h2><strong>Praktis & Pemasangan Mudah</strong></h2> </li> </ul> <p>Selain kukuh, beton precast banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi dikarenakan praktis dan pemasangannya yang relatif mudah. Dengan ukuran yang sudah ditetapkan, beton precast dapatlangsung diaplikasikan pada proyek pembangunan.</p> <p> </p> <ul> <li> <h2><strong>Hemat Waktu & Biaya</strong></h2> </li> </ul> <p>Karena beton precast dapat langsung digunakan, Anda juga tidak perlu membuat beton dan membuang waktu menunggu beton jadisebelum digunakan sebagai material pembangunan. Sesaat setelah beton precast datang, Anda bisa langsung memulai proses pembangunan. Selain itu, tanpa adanya proses pembuatan beton, Anda dapat menghemat biaya yang seharusnya dialokasikan ke pekerja konstruksi atau tukang bila membuat beton sendiri.</p> <p> </p> <h2><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h2> <p>Demikian berbagai jenis beton precast. Jika Sahabat Jago Bangunan memiliki pertanyaan seputar beton precast atau hal mengenai konstruksi lainnya, silahkan menghubungi</p> <p>kami melalui website <a href="/backend/cms/article/article/jagobangunan.com">Jago Bangunan</a> dan Facebook <a href="https://web.facebook.com/jagobangunan/">Jago Bangunan.</a></p> <p> </p> <p> </p>
4 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Memasang Saluran Plumbing Bangunan
<h1><span style="font-weight: 400;">4 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Memasang Saluran Plumbing Bangunan</span></h1> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Rumah, kantor, ruko, maupun bangunan lainnya, semua sangat membutuhkan saluran plumbing yang baik. Pemasangan saluran plumbing atau saluran pemipaan sendiri cukup sulit dilakukan jika tanpa perencanaan yang matang. Oleh sebab itu, memasang saluran plumbing yang berfungsi baik untuk jangka panjang ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Untuk meminimalisir kesalahan, mari simak artikel berikut hingga akhir. </span></p> <p> </p> <h1><span style="font-weight: 400;">Sumber Air dan Ukuran Pipa</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Sebelum melakukan pemasangan saluran plumbing, sumber air bangunan harus menjadi pertimbangan. Apakah sumber air bangunan berasal dari PAM atau sumur resapan (air tanah)? </span></p> <p><img src="/images/cms///Plumbing/photo6125357915629005395.jpg" alt="" width="704" height="486" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Mengapa hal ini harus menjadi pertimbangan? Hal ini karena jika sumber air berasal dari PAM, maka jalur distribusi dan ukuran pipa pun sudah disediakan oleh pengelola PAM. Terdapat kebijakan dari pihak PAM untuk TIDAK memodifikasi ukuran pipa, sehingga Anda tidak boleh mengganti ukuran pipa yang berbeda dari ketentuan pihak PAM.</span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Air PAM yang menggunakan pipa berukuran 0,5 inci dihubungkan ke instalasi pipa dalam rumah. Untuk air PAM yang didistribusikan ke instalasi pipa dalam rumah secara tidak langsung (melalui bak penampung), memiliki pipa dari meteran PAM ke bak penampung berukuran 0,5 inci. Sedangkan pipa dari bak penampung ke instalasi pipa dalam rumah berukuran ¾ sampai dengan 1 inci. </span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika sumber air berasal dari sumur resapan atau air tanah, maka disarankan menggunakan </span><em><span style="font-weight: 400;">jet pump</span></em><span style="font-weight: 400;"> (pompa air) dan air dialirkan langsung ke instalasi pipa dalam rumah. Ukuran pipa yang digunakan sebaiknya berukuran sama, baik pipa yang tersambung dengan pompa air maupun pipa yang mengeluarkan air dalam rumah. </span></p> <p> </p> <h1><span style="font-weight: 400;">Dalam Satu Garis Vertikal</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Pada bangunan bertingkat khususnya, terutama bangunan tingkat, sebaiknya juga mempertimbangkan pemasangan sistem plumbing yang lebih detail lagi. Ruangan yang membutuhkan saluran air sebaiknya diletakkan dalam satu zona. Contohnya untuk kamar mandi di lantai bawah dan atas sebaiknya didesain tepat satu garis vertikal.</span></p> <p><img src="/images/cms///Plumbing/photo6125357915629005396.jpg" alt="" width="626" height="417" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Mengapa demikian? Hal ini dilakukan agar pipa dapat dipasang secara vertikal sekaligus. Pemasangan pipa vertikal ini bertujuan untuk membantu Anda dalam memperlancar saluran air. Namun, pemasangan pipa akan berbeda apabila kamar mandi di lantai atas dan bawah tidak dalam satu zona, misalnya kamar mandi bawah terletak di sisi utara, sedangkan kamar mandi atas terletak di sisi barat. Pemasangan pipa kamar mandi pun akan memiliki banyak tikungan, sehingga memerlukan banyak sambungan. Sistem plumbing dengan sambungan pipa yang terlalu banyak bercabang rawan terhadap kebocoran. </span></p> <p> </p> <h1><span style="font-weight: 400;">Warna Pipa Sesuai Saluran Air</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Sistem plumbing tidak menyalurkan air bersih saja, melainkan juga menyalurkan air kotor dan juga kotoran. Agar bisa membedakan mana saja pipa yang menyalurkan air bersih, air kotor, dan kotoran, maka sebaiknya dibedakan sesuai warna. </span></p> <p><img src="/images/cms///Plumbing/photo6125357915629005397.jpg" alt="" width="708" height="470" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pipa berwarna biru untuk mengalirkan air bersih, pipa berwarna abu-abu untuk mengalirkan air kotor, dan pipa berwarna hitam untuk mengalirkan kotoran. Dengan membedakan warna pipa sesuai alirannya, maka akan lebih mudah untuk memperbaikinya jika sewaktu-waktu ada masalah dengan saluran plumbing. </span></p> <p> </p> <h1><span style="font-weight: 400;">Pasang dalam </span><em><span style="font-weight: 400;">Shaft</span></em><span style="font-weight: 400;"> </span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Saluran pipa sebaiknya tidak ditanam dalam dinding. Agar lebih mudah diakses jika sewaktu-waktu ada masalah, maka saluran pipa sebaiknya disembunyikan dalam shaft atau rongga. </span><em><span style="font-weight: 400;">Shaft </span></em><span style="font-weight: 400;">atau rongga sendiri biasanya terbuat dari kayu atau beton. Rongga ini bersambung dari lantai atas hingga bawah. </span></p> <p><img src="/images/cms///Plumbing/photo6125357915629005398.jpg" alt="" width="570" height="300" /></p> <h1><span style="font-weight: 400;">Konsultasi Jago Bangunan</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang saluran plumbing. Bahkan akan lebih bagus jika bangunan juga didesain untuk mempermudah saluran plumbing sehingga aliran air keluar dan masuk rumah juga lancar dalam jangka panjang. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pemasangan saluran plumbing atau hal seputar konstruksi lainnya, silahkan menghubungi kami melalui </span><a href="/"><span style="font-weight: 400;">website Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;"> dan </span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan?_rdc=1&_rdr"><span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">. </span></p>