Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Fungsi Semen Warna yang Harus Sahabat Jago Ketahui
<p>Saat ini, teknologi di bidang bahan bangunan dan konstruksi sudah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Banyak inovasi yang bermunculan dan tentunya semua bertujuan untuk mempermudah proses pengerjaan serta memperindah bangunan yang akan dihasilkan.</p> <p>Salah satu inovasi tersebut adalah munculnya semen warna. Kebutuhan untuk menghadirkan tampilan bangunan yang indah, membuat permintaan semen warna sangat tinggi di pasaran. Selain fungsi memperindah dengan berbagai warna yang bisa digunakan, semen warna mempunyai banyak fungsi lain. Apa saja fungsinya dan bagaimana cara penggunaannya? Yuk, simak penjelasan dari Pak Jago berikut ini!</p> <p><strong>Apa Itu Semen Warna?</strong></p> <p><img src="/images/cms///Fungsi Semen Warna yang Harus Sahabat Jago Ketahui/image_2_web_15_nov.jpg" alt="" width="680" height="680" /></p> <p>Semen warna adalah jenis semen yang terdiri dari campuran semen Portland dan pigmen (bahan pewarna). Jenis dan jumlah pigmen yang dicampurkan menyesuaikan dengan warna yang diinginkan. Beberapa jenis pigmen yang digunakan dalam semen warna:</p> <ul> <li>Cobalt untuk warna biru</li> <li>Mangan dioksida untuk warna hitam dan cokelat tua</li> <li>Iron oxide untuk warna merah, cokelat, dan kuning</li> <li>Chromium oxide untuk warna hijau</li> </ul> <p> </p> <p><strong>Fungsi Semen Warna</strong></p> <p>Selain memperindah tampilan bangunan, semen warna juga memiliki berbagai fungsi lain yang harus Sahabat Jago ketahui.</p> <ol> <li>Mengatasi Cat yang Terkelupas</li> </ol> <p><img src="/images/cms///Fungsi Semen Warna yang Harus Sahabat Jago Ketahui/image_3_web_15_nov.jpg" alt="" width="688" height="458" /></p> <p> </p> <p>Sahabat Jago bisa melapisi bagian cat dinding yang terkelupas dengan semen warna. Lapisan semen warna membuat pori-pori dinding menjadi lebih halus dan tertutup, sehingga cat lebih mudah menempel. Setelah semen warna kering, Sahabat Jago bisa mengecat kembali agar dinding tampil indah seperti semula.</p> <ol start="2"> <li>Menutup Retakan Dinding</li> </ol> <p><img src="/images/cms///Fungsi Semen Warna yang Harus Sahabat Jago Ketahui/image_4_web_15_nov.jpg" alt="" width="756" height="504" /> </p> <p>Retakan pada dinding rumah sudah biasa terjadi. Selain karena usia dinding yang tua, proses pengerjaan yang kurang teliti juga bisa membuat dinding mengalami keretakan. Retakan yang terjadi biasanya berupa retakan halus atau retak rambut dan tersebar di beberapa titik. Sahabat Jago bisa menggunakan semen warna untuk menutup atau menambal retakan yang terjadi. Pastikan untuk menggunakan semen warna sesuai dengan warna cat dinding. Penggunaan semen warna membuat Sahabat Jago bisa menghemat biaya tanpa perlu membongkar dinding.</p> <ol start="3"> <li>Mengisi Celah-Celah Keramik</li> </ol> <p><img src="/images/cms///Fungsi Semen Warna yang Harus Sahabat Jago Ketahui/image_5_web_15_nov.jpg" alt="" width="680" height="453" /></p> <p> </p> <p>Fungsi semen warna berikutnya yang mungkin Sahabat Jago sudah tahu yaitu untuk mengisi celah-celah atau nat lantai keramik. Penggunaan keramik beraneka warna membuat nat harus diisi dengan semen warna yang sesuai dengan warna keramik agar keindahan tetap terjaga.</p> <p>Sebelum semen warna diisikan pada celah-celah keramik, tunggu dulu hingga perekat keramik benar-benar kering atau lebih kurang 1x24 jam. Ini dilakukan agar udara yang ada di bawah keramik bisa keluar secara sempurna. Lalu celah-celah di antara keramik tersebut Sahabat Jago berikan atau oleskan semen warna hingga terisi penuh. Setelah semen warna agak mengering (5-10 menit), Sahabat Jago bisa bersihkan semen warna yang tercecer menggunakan kain.</p> <p>Pengisian celah-celah keramik sebaiknya menggunakan semen warna karena sifatnya yang lebih fleksibel dan tersedia berbagai pilihan warna. Penggunaan semen biasa kurang dianjurkan karena semen biasa bersifat lebih keras sehingga bisa menyebabkan keramik pecah saat terjadi pemuaian.</p> <p>Demikian beberapa fungsi dan cara penggunaan semen warna. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p>Sumber: Frequently Asked Questions (pertanyaan yang sering diajukan) Facebook Jago Bangunan</p> <p> </p>
Solusi Jitu Atasi Dinding Bergaram
<p>Dinding memiliki peranan sangat penting dalam suatu bangunan atau rumah. Selain kekuatannya untuk menopang keseluruhan bangunan, tampilan dinding juga tidak boleh dilupakan. Setelah selesai dibangun, dinding akan dihias atau dicat sesuai kebutuhan dan konsep rumah Sahabat Jago.</p> <p>Tapi tampilan dinding yang indah, sering dirusak oleh munculnya garam ke permukaan dinding. Peristiwa munculnya garam ini, atau sering disebut dengan jamur garam, ditandai dengan adanya butiran kristal kecil berwarna putih seperti garam yang menempel di dinding. Garam ini membuat lapisan cat pada dinding menggembung dan memunculkan retakan yang tidak enak dipandang mata. Sebenarnya, apa penyebab dinding bergaram ini? Simak penjelasan dari Pak Jago ini.</p> <p><strong>Penyebab Dinding Mengandung Garam</strong></p> <p><img src="/images/cms///Solusi Jitu Atasi Dinding Bergaram/image_2_web_5_nov.jpg" alt="" width="1361" height="1021" /></p> <p>Alkali atau senyawa garam dan mineral berbentuk serbuk halus berwarna putih dan sering muncul ke permukaan dinding. Hal ini disebabkan bata yang merupakan bahan penyusun dinding, memiliki sifat yang cenderung menyerap air tanah. Penyerapan tersebut menyebabkan kandungan garam dan mineral pada air tanah terangkut memenuhi struktur dinding.</p> <p>Saat proses penguapan, kandungan air tanah terlepas menjadi uap air melalui pori-pori dinding. Proses ini menyisakan kandungan garam dan mineral yang mengeras menjadi serbuk pada permukaan dinding. Selain karena bata yang menyerap air tanah, penggunaan air yang mengandung garam saat membuat adukan semen juga menjadi salah satu penyebab dinding bergaram. Seperti penjelasan sebelumnya, saat air menguap, kandungan garam tertinggal dan menempel pada permukaan dinding.</p> <p> <strong>Solusi Atasi Dinding Bergaram</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Solusi Jitu Atasi Dinding Bergaram/image_3_web_5_nov.jpg" alt="" width="1361" height="951" /></p> <p>Pencegahan munculnya masalah dinding bergaram seharusnya dilakukan sejak pembangunan masih dalam tahap perencanaan. Sahabat Jago harus menghindari penggunaan air laut atau payau untuk membuat adukan semen. Setelah dinding selesai dibangun, Sahabat Jago harus mendiamkannya selama 3-7 hari hingga dinding benar-benar kering sebelum nantinya dilakukan pengecatan.</p> <p>Jika masalah dinding bergaram ini muncul setelah pembangunan selesai dan dilakukan pengecatan, Sahabat Jago bisa mengatasinya dengan mengupas lapisan cat dinding hingga bersih. Kandungan air di dinding lalu dicek menggunakan alat pengecek kelembapan dinding, dan sebaiknya memiliki kandungan di bawah 8%.</p> <p>Dinding lalu dilapisi dengan <em>alkali killer</em> dan ditunggu minimal selama 6 jam. Setelah itu, dinding dilapisi dengan <em>alkali sealer</em> dan ditunggu hingga kering. Pada tahap akhir, dinding bisa dilapisi cat dasar lalu cat dinding sesuai kebutuhan. Sahabat Jago juga bisa memasangkan keramik pada dinding untuk mengurangi kemungkinan kandungan air dan garam muncul ke permukaan.</p> <p>Demikian solusi mengatasi dinding bergaram yang bisa Sahabat Jago lakukan. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p> Sumber: Frequently Asked Questions (pertanyaan yang sering diajukan) Facebook Jago Bangunan</p> <p> </p>
Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu yang Memuai 
<p>Daun pintu berbahan kayu menjadi pilihan sebagian besar orang karena harganya yang terjangkau dan bahan yang mudah dibentuk sesuai keinginan. Warna kayu yang alami juga cocok untuk rumah Sahabat Jago dengan konsep natural atau minimalis.</p> <p>Tapi pintu kayu juga memiliki kekurangan, yaitu mudah memuai atau menyusut sehingga bentuknya menjadi melengkung. Jika pintu kayu melengkung, biasanya akan susah digerakkan atau seret karena bergesekan dengan lantai. Sahabat Jago ingin tahu apa penyebab pintu kayu memuai atau menyusut dan bagaimana cara tepat untuk mengatasi masalah ini? Berikut penjelasan dari Pak Jago. </p> <p><strong>Penyebab Pintu Kayu Memuai atau Menyusut</strong></p> <p><img src="/images/cms///Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu yang Memuai /Image_2_web_29_okt.jpg" alt="" width="1519" height="1141" /></p> <p>Pintu kayu yang memuai atau menyusut sudah menjadi masalah umum yang sering terjadi. Memuai atau menyusutnya pintu kayu disebabkan adanya perubahan suhu atau cuaca seperti hujan dan panas.</p> <p>Saat musim hujan, kandungan uap air di udara tinggi, sehingga pintu kayu menyerap uap air dan menyebabkan kandungan air di dalam kayu meningkat. Kondisi udara yang basah dan lembap membuat pintu kayu memuai atau mengembang kembali ke bentuk awal. Sebaliknya saat musim kemarau atau suhu tinggi, pintu kayu mengalami penyusutan karena kandungan air di dalamnya berkurang.</p> <p><strong>Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu Melengkung</strong></p> <p><img src="/images/cms///Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu yang Memuai /Image3_web_29_okt.jpg" alt="" width="1120" height="630" /></p> <p>Pintu kayu yang memuai atau menyusut tentu tidak Sahabat Jago harapkan. Selain karena susah digerakkan, suara yang timbul karena gesekan kayu dengan lantai juga cukup berisik. Ini tentu merepotkan saat malam hari karena bisa mengganggu penghuni lain yang sedang tidur. Untuk mengatasi masalah ini, Sahabat Jago bisa lakukan beberapa cara dari Pak Jago.</p> <ol> <li>Serut Bagian Bawah Pintu Kayu</li> </ol> <p>Jika masih ingin mempertahankan pintu kayu yang lama, Sahabat Jago bisa mencopot lebih dulu pintu dari engselnya lalu menyerut bagian bawah pintu kayu yang mengganjal. Bagian bawah diserut secukupnya (1-2 mm) dengan serutan kayu atau dipotong dengan gergaji hingga tidak bersentuhan atau bergesekan lagi dengan lantai.</p> <ol start="2"> <li>Jangan Salah Pilih Kayu</li> </ol> <p>Pemuaian dan penyusutan bisa dicegah dengan pemilihan kayu yang tepat. Jika Sahabat Jago ingin mengganti pintu rumah dengan pintu kayu yang baru, sebaiknya gunakan kayu yang solid, yaitu kayu yang diolah secara langsung dari jenis pohon kayu tersebut. Kayu solid lebih kuat, awet, tahan terhadap perubahan cuaca, serta tidak mudah keropos dibandingkan kayu lapis, sehingga risiko pintu yang melengkung bisa dikurangi. Jenis kayu yang bagus untuk pintu antara lain jati, mahoni, cendana, dan ulin. </p> <p>Kayu jati memiliki warna cokelat dengan pori-pori kecil sehingga teksturnya padat. Urat pada kayu berwarna cokelat gelap yang jarak satu dengan lainnya sedikit jarang.</p> <p><img src="/images/cms///Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu yang Memuai /Image_4_web_29_okt.jpg" alt="" width="158" height="158" /></p> <p>Tekstur kayu mahoni lebih lunak daripada kayu jati sehingga cukup mudah dibentuk. Kayu mahoni berwarna merah atau merah muda dengan pori-pori kecil dan corak yang tidak terlalu terlihat.</p> <p><img src="/images/cms///Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu yang Memuai /Image5_web_29_okt.jpg" alt="" width="158" height="158" /></p> <p>Kayu cendana berwarna kuning kehitaman dan sedikit mengilap dengan tekstur dan serat kayu yang halus. Kayu ini memiliki ciri khas, yaitu mengeluarkan aroma yang wangi.</p> <p><img src="/images/cms///Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu yang Memuai /Image6_web_29_okt.jpg" alt="" width="158" height="158" /></p> <p>Pada umumnya, kayu ulin berwarna cokelat kemerahan hingga kekuningan. Teksturnya sedikit halus tapi keras dan memiliki bobot yang berat, sehingga kayu ini sering disebut dengan kayu besi.</p> <p><img src="/images/cms///Cara Ampuh Mengatasi Pintu Kayu yang Memuai /Image7_29_okt.png" alt="" width="158" height="158" /></p> <p> </p> <ol start="3"> <li>Pastikan Kayu Sudah Kering</li> </ol> <p>Sebelum membeli kayu untuk membuat pintu atau membeli pintu jadi, pastikan kayu sudah benar-benar kering yang ditandai dengan tekstur atau pori-pori padat. Ini untuk menghindari kemungkinan memuai atau menyusutnya kayu saat terjadi perubahan cuaca. Sahabat Jago juga bisa menanyakan apakah pengeringan kayu menggunakan sinar matahari atau hasil dari oven.</p> <p> Jika pengeringan dilakukan dengan oven, kandungan air yang tersisa di dalam pintu kayu sangat sedikit sehingga risiko pemuaian atau penyusutan akan kecil dan pintu bisa segera dipasang. Tapi jika pengeringan menggunakan sinar matahari, ada kemungkinan pintu kayu belum benar-benar kering. Sebelum dipasang, sebaiknya Sahabat Jago menjemur pintu tersebut lebih dulu.</p> <ol start="4"> <li>Jemur Pintu Kayu Lebih Dulu</li> </ol> <p>Jika terbuat dari kayu yang dikeringkan dengan menggunakan sinar matahari, jemur pintu lebih dulu sebelum dipasang. Penjemuran dilakukan selama 1-2 hari untuk memastikan pintu kayu yang dibeli sudah benar-benar kering dan aman dari risiko melengkung saat dipasang ke kusen.</p> <ol start="5"> <li>Lapisi Pintu Kayu dengan Cat</li> </ol> <p>Setelah pintu kayu benar-benar kering, Sahabat Jago bisa melapisi pintu tersebut dengan cat berbahan dasar minyak. Pengecatan dilakukan untuk melindungi dari air yang bisa terserap pintu kayu. Selain itu, pengecatan juga bisa melindungi pintu kayu dari serangan rayap.</p> <p>Demikian cara mengatasi pintu kayu yang memuai dari Pak Jago. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p>Sumber: Frequently Asked Questions (pertanyaan yang sering diajukan) Facebook Jago Bangunan</p> <p> </p>
Bata Merah atau Bata Hebel, Mana yang Lebih Bagus?
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagai salah satu bagian dengan permukaan terluas, dinding memiliki peran yang sangat penting bagi sebuah rumah. Saat ini, ada 2 bahan baku atau material yang menjadi favorit masyarakat untuk pembuatan dinding, yaitu bata merah dan bata hebel. Tentu saja, masing-masing bata memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika Sahabat Jago akan membangun rumah dan bingung memilih bata merah atau bata hebel, simak dulu penjelasan Pak Jago berikut ini.</span></p> <p><strong>Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah</strong></p> <p><img src="/images/cms///8 0ktober 2021, Akrilik AC: Bentuk Sederhana, Fungsi Luar Biasa/Image_2_web_22_okt.jpg" alt="" width="1600" height="1067" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bata merah terbuat dari tanah yang mengandung tanah liat, dicetak, lalu dikeringkan. Setelah kering, bata merah dibakar dengan suhu tinggi hingga mengeras. Pembakaran menggunakan kayu bakar atau sekam padi. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">    1. </span>Ukuran Kecil dan Bobot Lebih Berat</p> <p><span style="font-weight: 400;">Ukuran bata merah lebih kecil daripada bata hebel, sehingga lebih mudah dibawa dalam muatan banyak. Ini akan memudahkan pengangkutan bata merah ke area pembangunan, terutama jika jalanan atau area yang dilewati cukup kecil.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Ukuran yang kecil juga memudahkan Sahabat Jago untuk membuat bidang rumah atau bangunan yang kecil. Sebaliknya, ukuran ini membuat proses pemasangan bata merah menjadi lebih lama. Bobotnya yang lebih berat daripada bata hebel juga bisa membebani struktur yang penopangnya kurang kuat. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">    2. </span><span style="font-weight: 400;">Harga Lebih Terjangkau</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Hingga sekarang, bata merah masih menjadi favorit masyarakat untuk membangun rumah. Kemudahan menemukan penjual bata merah dan harganya yang lebih terjangkau, menjadi alasan permintaan bata merah di pasaran masih sangat tinggi. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">    3. </span><span style="font-weight: 400;">Proses Pemasangan Mudah</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Dalam pemasangannya, bata merah tidak memerlukan perekat khusus. Proses pemasangannya juga lebih mudah daripada bata hebel karena tidak perlu keahlian khusus dari tukang bangunan. Tapi terkadang, ukuran bata merah tidak selalu sama karena pembuatan yang biasanya masih tradisional. Ini menjadi kesulitan tersendiri untuk menyusunnya dengan rapi. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">    4. </span><span style="font-weight: 400;">Tahan Api dan Menyerap Kelembapan</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bahan tanah liat membuat bata merah tahan terhadap panas api. Sifatnya yang mudah menyerap kandungan air di udara, membuat ruangan berdinding bata merah terasa sejuk ketika udara panas atau kering.</span></p> <p> </p> <p><strong>Kelebihan dan Kekurangan Bata Hebel</strong></p> <p><img src="/images/cms///8 0ktober 2021, Akrilik AC: Bentuk Sederhana, Fungsi Luar Biasa/Image_3_web_22_okt.jpg" alt="" width="450" height="450" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bata hebel, atau disebut juga bata ringan, dibuat dengan menggunakan bahan berupa semen, pasir kwarsa, air, kapur, gypsum, dan pasta alumunium sebagai pengembang (pengisi udara).</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">    1. Ukuran Lebih Besar dan Bobot Ringan</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bata hebel memiliki ukuran yang lebih besar daripada bata merah. Tapi walau begitu, beban strukturnya lebih kecil atau ringan. Bata hebel juga cenderung lebih kuat menahan tekanan tinggi dan goncangan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">    2. </span><span style="font-weight: 400;">Harga Lebih Mahal</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Harganya yang lebih mahal daripada bata merah membuat permintaan masih rendah. Tapi jika Sahabat Jago memiliki anggaran yang cukup dan ingin membangun rumah dengan tampilan modern serta elegan, bata hebel adalah pilihan yang tepat.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">   3. </span><span style="font-weight: 400;">Proses Pemasangan Lebih Cepat</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bentuk dan ukuran bata hebel yang seragam membuat pemasangannya menjadi lebih rapi. Proses pemasangannya juga lebih cepat daripada bata merah karena ukurannya yang lebih besar. Tapi diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya agar dinding tampak rapi, serta perekat khusus berupa semen instan.</span></p> <p><img src="/images/cms///8 0ktober 2021, Akrilik AC: Bentuk Sederhana, Fungsi Luar Biasa/Image_4_web_22_okt.jpg" alt="" width="1280" height="720" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk memasang bata hebel, Sahabat Jago bisa menggunakan semen instan Mortar Indonesia, </span><a href="https://sig.id/en/main-page/"><span style="font-weight: 400;">produk dari SIG</span></a><span style="font-weight: 400;"> yang memiliki daya rekat terkuat, hasil aplikasi lebih maksimal, dan lebih cepat kering.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">    4. </span><span style="font-weight: 400;">Kedap Air dan Suara</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bata hebel memiliki struktur yang kedap air dan suara, sehingga bisa mengurangi risiko terjadinya rembesan air atau masuknya suara bising ke dalam rumah.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Harga bata merah memang lebih terjangkau daripada bata hebel. Tapi manakah yang lebih hemat, bisa dilihat dari kegunaan pemasangannya. Misalnya, bata hebel lebih sedikit menggunakan semen, tapi pemasangannya lebih cepat dan rapi. Sahabat Jago bisa menghitung dulu luas rumah yang akan dibangun, lalu membandingkannya dengan harga satuan masing-masing bata.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Demikian penjelasan dari Pak Jago tentang kelebihan serta kekurangan bata merah dan bata hebel. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan </span><a href="http://www.facebook.com/jagobangunan"><span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</span></p>
Lantai Keramik Tiba-Tiba Terangkat? Atasi dengan Cara Ini!
<p>Sahabat Jago pernah mengalami lantai keramik rumah yang terangkat sendiri atau menggelembung? Lantai keramik yang terangkat ini, atau biasa disebut “Popping”, tentu mengurangi keindahan lantai rumah Sahabat Jago. Jika ini tidak segera diatasi bisa memunculkan masalah lain, seperti kaki tersandung atau pecahan keramik yang tidak sengaja terinjak.</p> <p> </p> <p><strong>Penyebab Lantai Keramik Terangkat</strong></p> <p> <img src="/images/cms///8 0ktober 2021, Akrilik AC: Bentuk Sederhana, Fungsi Luar Biasa/image_2_web_15_okt.jpg" alt="" width="1536" height="1024" /></p> <p>Selain penggunaan keramik yang kualitasnya kurang baik, ada beberapa penyebab lain yang perlu Sahabat Jago ketahui agar peristiwa seperti ini bisa dihindari.</p> <ol> <li>  Perubahan Suhu Tanah</li> </ol> <p>Meningkatnya suhu tanah adalah penyebab yang paling sering ditemukan. Peristiwa ini biasanya terjadi pada musim panas. Tanah, terutama tanah lempung, menyusut karena kering terkena panas. Meningkatnya suhu juga bisa membuat perekat mengalami muai susut sehingga keramik lepas dan terangkat.</p> <ol start="2"> <li>  Keramik Tidak Direndam Air</li> </ol> <p>Sebelum dipasang, sebaiknya keramik direndam air lebih dulu agar perekat yang melapisi bawah keramik lebih mudah menempel dan daya rekatnya lebih kuat.</p> <ol start="3"> <li>  Beban Berlebih di Lantai</li> </ol> <p>Sering meletakkan beban berlebih pada lantai ternyata menjadi penyebab lantai keramik terangkat. Ini disebabkan karena beban pada satu sisi keramik akan menekan atau mengungkit sehingga membuat keramik terlepas.</p> <ol start="4"> <li>  Udara atau Air Masuk Lewat Garis Nat</li> </ol> <p>Garis nat yang tidak tertutup rapat bisa menjadi jalan masuk udara atau air. Perlahan, udara atau air ini bisa mengikis lapisan semen atau perekat di bawah keramik.</p> <ol start="5"> <li>  Dorongan Air dari dalam Tanah</li> </ol> <p>Pemasangan keramik harus dilakukan dengan hati-hati dan perlu kecermatan tinggi. Jika pemasangan kurang tepat, bisa terdapat rongga atau celah di bawah keramik karena perekat yang kurang merata. Air dari dalam tanah bisa menembus celah-celah ini dan mendorong keramik sehingga terangkat.</p> <p> </p> <p><strong>Solusi yang Bisa Sahabat Jago Lakukan</strong></p> <p> <img src="/images/cms///8 0ktober 2021, Akrilik AC: Bentuk Sederhana, Fungsi Luar Biasa/image3_web_15_okt.jpg" alt="" width="1200" height="798" /></p> <p>Lantai keramik yang terangkat tentu tidak Sahabat Jago inginkan. Selain bisa membahayakan, suara berisik saat keramik diinjak juga cukup mengganggu. Jika ini terjadi, cara memperbaikinya adalah dengan mengganti bagian keramik yang terlepas. Langkah yang bisa Sahabat Jago lakukan adalah lantai keramik dibongkar lebih dulu, lalu pasang besi wiremesh ukuran 8 mm dengan jarak 15x15 cm. Besi wiremesh adalah rangkaian besi berbentuk seperti anyaman yang digunakan untuk memperkuat dak beton atau lantai. Besi wiremesh dicor dan ditunggu hingga benar-benar kering.</p> <p>Lalu untuk pemasangan keramik, teknik yang benar adalah sisi luar keramik jangan diberi nat lebih dulu. Tunggu hingga pemasangan keramik selesai dan perekat benar-benar kering, atau lebih kurang 1x24 jam. Ini dilakukan agar udara yang ada di bawah keramik bisa keluar secara sempurna.</p> <p>Demikian penyebab lantai keramik terangkat dan solusi yang bisa Sahabat Jago lakukan di rumah. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p>Sumber: Frequently Asked Questions (pertanyaan yang sering diajukan) Facebook Jago Bangunan</p> <p> </p>
Akrilik AC: Bentuk Sederhana, Fungsi Luar Biasa
<p><span style="font-weight: 400;">Pendingin udara</span> <span style="font-weight: 400;">atau AC seperti sudah menjadi kebutuhan utama, apalagi bagi Sahabat Jago yang tinggal di kota-kota besar. Polusi membuat udara sangat panas di siang atau malam hari, sehingga solusi paling mudah adalah masuk ke ruangan dan menghidupkan AC.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Tapi yang sering tidak diketahui, angin AC yang mengarah dan terkena langsung ke tubuh, bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Mulai dari masuk angin atau perut kembung, flu, hingga paru-paru basah. Hembusan yang langsung mengarah ke tubuh juga bisa menyebabkan kulit kering, sehingga mudah muncul kerutan di kulit.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Terlalu lama terkena angin AC bisa menjadi penyebab sakit kepala dan mudah lelah, terutama pada lansia di atas 50 tahun. Pengaruh lain adalah gangguan pada otot leher sehingga menjadi kaku, atau sering disebut tengeng. Posisi kepala menjadi miring ke salah satu sisi, dan terkadang menimbulkan rasa nyeri.</span></p> <p> </p> <p><strong>Gunakan AC </strong><strong><em>Reflector </em></strong><strong>atau</strong> <strong>Akrilik AC</strong></p> <p><strong><img src="/images/cms///8 0ktober 2021, Akrilik AC: Bentuk Sederhana, Fungsi Luar Biasa/Image_2_web_8_okt.jpg" alt="" width="999" height="827" /></strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk membuat angin AC tidak mengarah langsung ke tubuh, Sahabat Jago bisa menggunakan AC </span><em><span style="font-weight: 400;">Reflector. </span></em><span style="font-weight: 400;">AC </span><em><span style="font-weight: 400;">Reflector </span></em><span style="font-weight: 400;">adalah papan dari bahan akrilik yang dipasang pada bagian bawah AC, karena itu sering disebut juga akrilik AC. Akrilik AC sangat cocok digunakan untuk kamar tidur, ruangan kantor, ruang kelas, atau ruangan berukuran kecil lainnya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Papan ini bisa melindungi atau menahan tubuh dari hembusan angin AC secara langsung, terutama bagi Sahabat Jago yang sering duduk atau tidur di bawah AC. Angin yang keluar dari AC akan ditahan oleh papan ini, dan dibelokkan ke arah yang tidak secara langsung mengenai tubuh. Akrilik AC juga bisa membantu agar tetesan air dari AC tidak langsung mengenai barang atau orang yang ada di bawahnya.</span></p> <p> </p> <p><strong>Cara Memasang Akrilik AC</strong></p> <p><strong><img src="/images/cms///8 0ktober 2021, Akrilik AC: Bentuk Sederhana, Fungsi Luar Biasa/Image_3_web_8_okt.jpg" alt="" width="640" height="355" /></strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pemasangan akrilik AC sebenarnya sangat mudah. Sahabat Jago tidak perlu keterampilan khusus, karena beberapa produk dilengkapi dengan rantai atau kaitan yang bisa langsung dipasangkan pada AC. Berbagai ukuran akrilik AC juga bisa dibeli menyesuaikan panjang dan jenis AC yang dimiliki Sahabat Jago.</span></p> <p> </p> <p><strong>Kekurangan Akrilik AC</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Selain fungsinya bisa membantu menjaga kesehatan, akrilik AC juga memiliki beberapa kekurangan. Walau yang dijual di pasaran biasanya berwarna bening (transparan), pemasangan akrilik AC bisa mengurangi keindahan ruangan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Peletakan AC yang sebelumnya sudah memperhitungkan tata letak dan keindahan ruangan, pandangan mata kadang terganggu dengan adanya akrilik AC. Tapi masalah ini bisa diatasi dengan cara mengecat akrilik AC sesuai keinginan, serta menyesuaikan dengan warna tembok atau suasana ruangan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Tapi walau pemasangan akrilik AC bisa mengganggu keindahan, keberadaannya sangat dibutuhkan, terutama bagi Sahabat Jago yang banyak beraktivitas di ruangan ber-AC. Bentuknya boleh saja sederhana, tapi fungsi akrilik AC luar biasa.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Ikuti terus informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan </span><a href="http://www.facebook.com/jagobangunan"><span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</span></p> <p> </p> <p> </p>
Tips Jitu Membangun Rumah Berkualitas dengan Harga Terjangkau
<p>Rumah menjadi salah satu kebutuhan pokok yang mau tidak mau harus dipenuhi oleh setiap orang, selain pakaian dan makanan. Tapi tingginya harga rumah, tentu menjadi pertimbangan bagi Sahabat Jago, apalagi yang kantongnya pas-pasan. Menunda memiliki rumah juga bukan pilihan yang tepat karena harga rumah semakin meningkat dari waktu ke waktu.</p> <p>Daripada bingung membeli rumah dengan harga mahal tapi tidak sesuai keinginan, Sahabat Jago bisa membangun rumah sendiri. Tidak hanya sesuai dengan keinginan, seperti desain atau lokasi, Sahabat Jago juga bisa menyesuaikannya dengan kemampuan anggaran. Di bawah ini, ada beberapa tips dari Pak Jago untuk membangun rumah dengan harga terjangkau tapi tetap berkualitas.</p> <p> </p> <p><strong>Buatlah Rencana Pembangunan</strong></p> <p><strong><img src="/images/cms///Tips Jitu Membangun Rumah Berkualitas dengan Harga Terjangkau (4 oktober)/Image_2_web_4_okt.jpg" alt="" width="1920" height="1280" /></strong></p> <p>Sebagai tahap awal, rencana pembangunan rumah harus Sahabat Jago buat dengan matang. Mulai dari biaya, bahan material, ukuran bangunan, denah ruangan, pekerja, hingga waktu pengerjaan, semua disusun dengan rinci. Rencana pembangunan dibuat agar tidak ada proses yang melenceng sehingga mempengaruhi biaya dan lamanya waktu pengerjaan.</p> <p>Untuk menghitung kebutuhan bahan berbasis semen, Sahabat Jago bisa menggunakan fitur kalkulator<a href="/jagohitung"> Jago Hitung</a>. Dengan mengetahui perkiraan kebutuhan bahan, Sahabat Jago bisa menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) dengan rinci sehingga mencegah keluarnya biaya berlebihan.</p> <p> </p> <p><strong>Pilih Desain Rumah yang Tepat</strong></p> <p><strong><img src="/images/cms///Tips Jitu Membangun Rumah Berkualitas dengan Harga Terjangkau (4 oktober)/Image_3_web_4_okt.jpg" alt="" width="1920" height="1282" /></strong></p> <p>Untuk membangun rumah dengan harga terjangkau, Sahabat Jago bisa memilih desain minimalis. Desain minimalis tidak terlalu banyak memiliki ruang, sehingga akan menghemat biaya dekorasi serta bahan bangunan yang berlebihan. Rumah minimalis sangat cocok untuk pasangan yang baru menikah atau Sahabat Jago yang tinggal di perkotaan dengan lahan terbatas.</p> <p> </p> <p><strong>Sesuaikan dengan Anggaran yang Dimiliki</strong></p> <p><strong><img src="/images/cms///Tips Jitu Membangun Rumah Berkualitas dengan Harga Terjangkau (4 oktober)/Image_4_web_okt.jpg" alt="" width="1920" height="1280" /></strong></p> <p>Jika anggaran yang dimiliki terbatas, Sahabat Jago bisa membangun rumah secara bertahap dengan desain rumah tumbuh. Rumah tumbuh adalah rumah yang dibangun secara bertahap karena lahan yang terbatas atau minimnya anggaran. Desain ini cocok untuk pasutri yang berencana menambah ruangan seiring bertambahnya anggota keluarga.</p> <p>Misal di awal, Sahabat Jago hanya memiliki anggaran untuk membangun rumah yang terdiri dari ruang tamu, 1 kamar tidur, kamar mandi, dan dapur. Jika nantinya Sahabat Jago memiliki anggaran lebih, kamar atau ruangan tambahan bisa dibangun. Dengan cara bertahap, Sahabat Jago bisa membangun bagian rumah yang memang diperlukan lebih dulu.</p> <p> </p> <p><strong>Satu Ruangan Banyak Fungsi</strong></p> <p><strong><img src="/images/cms///Tips Jitu Membangun Rumah Berkualitas dengan Harga Terjangkau (4 oktober)/Image_5_web_4_okt.jpg" alt="" width="1920" height="1440" /></strong></p> <p>Rumah dengan banyak ruangan tentu memerlukan biaya lebih untuk membangunnya, begitu juga sebaliknya. Desain rumah minimalis atau tumbuh membuat Sahabat Jago bisa menggabungkan beberapa fungsi ruangan ke dalam satu ruangan. Misal, ruang keluarga digabungkan dengan ruang tamu atau ruang makan digabungkan dengan dapur. Dengan cara ini, rumah tidak perlu banyak ruangan sekaligus bisa menghemat biaya pembangunan.</p> <p> </p> <p><strong>Pilih Bahan dan Tukang Bangunan Jempolan</strong></p> <p><strong><img src="/images/cms///Tips Jitu Membangun Rumah Berkualitas dengan Harga Terjangkau (4 oktober)/Image_6_4_okt.jpg" alt="" width="1080" height="608" /></strong></p> <p>Sahabat Jago tentu harus pintar dalam memilih bahan bangunan yang akan digunakan. Tidak semua bahan bangunan memiliki harga yang sama di setiap toko. Karena itu, Sahabat Jago harus melakukan survei harga ke beberapa toko bangunan untuk memperoleh harga yang paling terjangkau dan sesuai kantong. Jika belum paham tentang harga dan kualitas bahan bangunan, Sahabat Jago bisa mengajak teman atau kenalan yang paham masalah ini.</p> <p>Dalam hal semen dan mortar instan, Sahabat Jago bisa menggunakan Semen Gresik dan Mortar Indonesia untuk membuat bangunan menjadi lebih kokoh dan tahan lama. Kedua<a href="https://sig.id/en/main-page/"> produk SIG</a> ini menggunakan bahan baku berkualitas, sehingga memiliki daya rekat terkuat, lebih cepat kering, dan hasil aplikasi lebih maksimal.</p> <p>Selain bahan bangunan, Sahabat Jago harus hati-hati memilih tukang bangunan. Jangan hanya tertarik dengan harga yang murah, tapi pekerjaan tidak sesuai harapan. Ujung-ujungnya, biaya justru membengkak karena pekerjaan yang “ngaret”. Pilih tukang bangunan yang berpengalaman tapi harganya masih terjangkau. Sahabat Jago bisa mencari informasi ke tetangga atau kenalan yang pernah membangun atau merenovasi rumah. Selain lebih tepercaya, Sahabat Jago juga bisa melihat langsung hasil pekerjaan tukang bangunan tersebut.</p> <p>Demikian tips jitu membangun rumah berkualitas dengan harga terjangkau dari Pak Jago. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p> </p> <p> </p>
Trik Memilih Bahan Bangunan Dasar Untuk Rumah yang Berkualitas
<p>Membangun rumah bisa jadi merupakan salah satu impian Sahabat Jago. Dibandingkan membeli rumah jadi, dengan membangun rumah kita dapat menentukan sendiri spesifikasi bangunan rumah sesuai kebutuhan dan keinginan kita. Termasuk di antaranya menentukan bahan bangunan yang digunakan.</p> <p>Walau begitu, membangun rumah yang berkualitas tidak bisa sembarangan. Sebelum mulai membangun rumah, Sahabat Jago perlu merencanakan semua aspek pembangunan: mulai dari desain, biaya, hingga bahan bangunan. Berikut trik dari Pak Jago untuk memilih bahan bangunan yang berkualitas.</p> <p><strong>Pilih Pasir yang Bersih dan Serupa</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Trik Memilih Bahan Bangunan Dasar Untuk Rumah yang Berkualitas/image_2_web_17_sept.jpg" alt="" width="2048" height="1363" /></p> <p>Pasir adalah barang tambang yang sangat vital, karena digunakan untuk berbagai keperluan pembangunan rumah. Pasir digunakan sebagai bahan pembuatan mulai dari pondasi, dinding, hingga lantai rumah. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui ciri-ciri pasir yang bagus. Umumnya pasir yang berkualitas baik berasal dari material vulkanik gunung berapi yang bisa ditemukan di pinggiran sungai atau danau.</p> <p>Salah satu ciri pasir yang bagus adalah tidak menggumpal dan terbebas dari unsur lain seperti lumpur, tanah, dan sampah - baik itu sampah organik maupun sampah anorganik. Paling banyak hanya 5% kandungan unsur lain (seperti lumpur) yang dapat ditoleransi. Pasir yang tercampur unsur-unsur lain dapat melemahkan struktur bangunan dan membuat pemakaian semen menjadi lebih boros.</p> <p>Ciri lainnya adalah ukuran agregat pasir yang serupa dan tidak memiliki selisih ukuran yang banyak. Sahabat Jago juga dapat mengecek kualitas pasir dengan mengambil segenggam pasir dan menggenggamnya dengan cukup kuat. Pasir yang bagus akan terasa tajam di telapak tangan.</p> <p><strong>Pilih Batu Bata Merah yang Cocok</strong></p> <p><img src="/images/cms///Trik Memilih Bahan Bangunan Dasar Untuk Rumah yang Berkualitas/image_3_web_17_sept.jpg" alt="" width="2048" height="1365" /></p> <p>Batu bata merupakan salah satu penyusun yang membentuk struktur dinding. Ada beberapa jenis batu bata yang sering digunakan, diantaranya bata merah. Batu bata merupakan bahan yang cukup familiar sehingga tidak heran jika banyak tukang bangunan yang bisa memasangnya.</p> <p>Pada umumnya, batu bata merah digunakan untuk rumah karena batu bata terbuat dari bahan tanah liat sehingga sifatnya yang lebih dingin dan dapat menyerap panas, sehingga rumah akan terasa lebih sejuk. Batu bata memiliki beberapa kelebihan lainnya, diantaranya ukurannya yang kecil sehingga gampang diangkut dan dipindahkan, lebih mudah didapatkan, lebih tahan api, dan harganya yang lebih terjangkau. </p> <p>Jika memilih batu bata merah, pilih yang bertekstur keras, berukuran sedang dan tidak mudah retak. Jika memilih bata ringan, pilih yang lebih berwarna putih dan memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Disarankan memilih dengan jenis AAC <em>(Autoclaved Aerated Concrete)</em>, karena menggunakan pasir biasa atau pasir kali yang lebih berkualitas untuk bata ringan.</p> <p>Jangan lupa ukur tingkat kekuatannya dengan cara mengetuknya dengan potongan besi: suara yang nyaring menandakan kualitas yang baik. Untuk bata ringan, Sahabat Jago juga bisa menusuk bata dengan paku untuk menguji kekuatannya.</p> <p><strong>Pilih Batu Belah Untuk Pondasi</strong></p> <p><img src="/images/cms///Trik Memilih Bahan Bangunan Dasar Untuk Rumah yang Berkualitas/image_4_web_17_sept.jpg" alt="" width="2048" height="1024" /></p> <p>Pondasi bangunan juga merupakan hal yang penting dalam membangun rumah. Hal ini karena pondasi akan menjadi salah satu penopang bangunan agar tetap kokoh. Maka, pemilihan batu untuk pondasi juga penting dilakukan.</p> <p>Batu belah sangat disarankan untuk bahan baku pondasi. Batu belah sendiri adalah batu hasil pemecahan dari batu bulat yang berukuran besar yang biasanya didapat dari daerah di sekitar gunung berapi aktif atau perbukitan. Bentuk pecahan dari batu belah akan saling mencengkeram kuat satu dengan yang lain, sehingga sangat tepat digunakan untuk pondasi. Hal ini berbeda dengan batu bulat, di mana daya cengkramnya kurang kuat karena bentuknya yang bulat.</p> <p><strong>Pilih Besi Beton Terstandar</strong></p> <p><img src="/images/cms///Trik Memilih Bahan Bangunan Dasar Untuk Rumah yang Berkualitas/image_5_web_17_sept.jpg" alt="" width="2048" height="1365" /></p> <p>Besi beton layaknya tulang belakang yang menyangga susunan tubuh manusia. Untuk membangun rumah yang kokoh, besi beton juga menjadi bahan bangunan yang tidak dapat diremehkan. Besi yang kuat dapat membuat rumah lebih tahan gempa, apalagi di negara-negara yang rawan gempa bumi seperti Indonesia.</p> <p>Untuk mendapatkan besi beton berkualitas, sebaiknya pilihlah besi beton yang sudah berstandar SNI. Besi beton yang baik juga ditandai dengan ukuran yang valid. Misalnya, besi beton dengan ukuran 8 mm benar-benar memiliki ukuran 8 mm dan tidak ada toleransi minimal.</p> <p><strong>Pilih Kayu Konstruksi yang Kuat</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Trik Memilih Bahan Bangunan Dasar Untuk Rumah yang Berkualitas/image_6_web_17_sept.jpg" alt="" width="2048" height="1536" /></p> <p>Kayu adalah salah satu bahan bangunan yang sangat penting dan banyak digunakan dalam pembangunan rumah, antara lain kaso, kusen, pintu, batang jendela, dan penyangga kaca jendela. Kayu yang kuat membuat bagian-bagian rumah tersebut dapat bertahan lama.</p> <p>Sebaiknya gunakan kayu yang memiliki kadar air di bawah 20% dan cukup kuat menahan beban maupun getaran tumbukan yang tiba-tiba. Kadar air yang terlalu tinggi membuat kayu mudah mengembang dan menyusut, sehingga dapat merusak struktur bangunan. Selain itu, carilah kayu dengan pori-pori yang padat dan tidak dimakan rayap.</p> <p><strong>Pilih Semen Berkualitas Jempolan</strong></p> <p><img src="/images/cms///Trik Memilih Bahan Bangunan Dasar Untuk Rumah yang Berkualitas/image_7_web_17_sept.jpg" alt="" width="1012" height="1280" /></p> <p>Sebagai bahan perekat, semen merupakan bahan bangunan yang sangat penting untuk membuat berbagai adukan, seperti plesteran, acian hingga pemasangan keramik. Semen yang berkualitas tinggi akan membuat bangunan menjadi lebih kokoh dan tak tertandingi. Idealnya, semen yang berkualitas baik teksturnya sangat lembut dan butirannya bisa terurai saat dipegang. Hindari semen yang mulai menggumpal dan terlihat kasar.</p> <p>Salah satunya tentu saja Semen Gresik. Semen Gresik menggunakan bahan baku terpilih, sehingga teksturnya lembut dan mudah terurai - tekstur yang Sahabat Jago bisa buktikan sendiri. Penggunaan bahan baku pilihan ini juga membuat kuat tekan awal lebih tinggi serta lebih cepat kering. Selain itu, Semen Gresik juga telah memenuhi standar SNI, sehingga kualitasnya lebih pasti. Oleh karena itu, jadikan rumah Sahabat Jago lebih kokoh tak tertandingi dengan Semen Gresik.</p> <p>Demikian trik memilih bahan bangunan dasar untuk rumah yang berkualitas dari Pak Jago. Ikuti terus informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook bila ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p> </p> <p> </p>
Rawat Furniture dengan Lapisan Kayu HPL Dengan Cara Ini
<p>Sahabat Jago, coba tengok dengan teliti benda-benda furnitur di sekitar rumah seperti meja dan lemari, terutama yang terbuat dari kayu. Di antara benda-benda yang terbuat dari kayu tersebut bisa jadi tampilan luarnya akan tampak berbeda dengan warna yang beragam. Siapa tahu, benda-benda tersebut dilapisi dengan HPL. </p> <p>HPL (<em>High Pressure Laminate</em>) saat ini kerap digunakan sebagai lapisan akhir berbagai perabot rumah, mulai dari lemari, meja, hingga kitchen set. Variasi warna yang beragam dengan kesan modern yang dihasilkan membuat kayu HPL banyak diminati. Meski demikian, furnitur dengan HPL juga memerlukan perawatan agar tidak mudah rusak.</p> <p> </p> <p><strong>Apa Itu HPL?</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Rawat Furniture dengan Lapisan Kayu HPL Dengan Cara Ini/Image_2_web_24_sept.jpg" alt="" width="1280" height="980" /></p> <p>HPL, atau <em>High Pressure Laminate</em>, adalah lembaran kayu yang berfungsi sebagai bahan <em>finishing</em> pada furnitur. HPL umumnya terdiri dari kertas kraft yang diresapi resin, kertas dekoratif, dan lapisan melamin bening yang dilaminasi pada tekanan dan suhu tinggi. Lembaran HPL biasa ditempelkan pada papan kayu olahan, seperti MDL <em>(medium density fiberboard)</em>.</p> <p>Keunggulan HPL adalah tersedia dalam berbagai variasi warna, mulai dari coklat muda, coklat tua, hitam, sampai warna yang tidak lazim terdapat pada kayu secara alami seperti merah dan hijau. Selain itu HPL juga membuat furnitur menjadi lebih awet untuk jangka panjang karena furnitur dengan lapisan HPL akan lebih tahan gores, tidak mudah menyerap air, tahan terhadap noda dan panas, dan lebih mudah dibersihkan dan dipelihara.</p> <p>Walau demikian, agar keunggulan HPL lebih bertahan lama, ada beberapa hal yang perlu Sahabat Jago perhatikan untuk menjaganya. Yuk kita cari tahu!</p> <p> </p> <p><strong>Jangan Terpapar Suhu Panas dan Cairan Kimia Terlalu Lama</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Rawat Furniture dengan Lapisan Kayu HPL Dengan Cara Ini/Image_3_web_24_sept.jpg" alt="" width="1280" height="980" /></p> <p>Sebaiknya furnitur berlapis HPL tidak dibiarkan terlalu lama berada pada suhu panas, termasuk panas matahari. Meski HPL pada umumnya merupakan isolator panas yang baik, namun bila masa tahannya telah habis, HPL dapat mengalami keretakan antar perekat di dalamnya yang berdampak pada tampilan dan kekuatan furnitur itu sendiri. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?</p> <p>Sebagian jenis HPL, terutama yang memiliki tingkatan yang tinggi, memang tahan terhadap tumpahan cairan kimiawi. Dengan demikian, risiko korosi pada kayu menjadi lebih kecil. Namun untuk mengantisipasi agar tampilan fisik HPL lebih bertahan lama, sebaiknya tidak memanfaatkan cairan kimiawi seperti pembersih lantai dan dapur untuk membersihkan permukaan kayu ber-HPL.</p> <p> </p> <p><strong>Bersihkan Permukaan Dengan Lap</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Rawat Furniture dengan Lapisan Kayu HPL Dengan Cara Ini/Image_4_web_24_sept.jpg" alt="" width="1280" height="980" /></p> <p>Jangan lupa untuk membersihkan permukaan furnitur yang berlapis HPL agar tetap terlihat rapi dan terjaga. Caranya cukup mudah, dengan mengelap permukaan menggunakan lap kering atau lap lembab. Bisa juga dengan memberi semacam sabun ke lap agar permukaan lebih bersih. Alternatif lainnya yaitu mencampurkan segelas cuka dapur dan larutan air (dengan perbandingan 1:3), lalu bersihkan dengan lap kering.</p> <p> </p> <p><strong>Hilangkan Noda Membandel</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Rawat Furniture dengan Lapisan Kayu HPL Dengan Cara Ini/Image_5_web_24_sept.jpg" alt="" width="1280" height="980" /></p> <p>Jika ada noda yang sulit dibersihkan seperti bekas kopi atau percikan cat, gunakan campuran soda kue dan air, dan gosok hingga hilang dari permukaan. Sahabat Jago juga dapat memanfaatkan tiner untuk membersihkan noda. Untuk jenis HPL yang permukaannya mengkilap, jangan menggosok terlalu kuat karena bisa melunturkan kilaunya.</p> <p>Demikian trik merawat furnitur dengan lapisan kayu HPL dari Pak Jago. Ikuti terus informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook bila ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>