Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Selain Tipe dan Desain, Ini 3 Faktor Penentu Berapa Biaya Membangun Rumah
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Saat ini, terdapat berbagai model dan tipe hunian yang dapat dipilih dan ditinggali dengan nyaman oleh masyarakat. Mulai dari tipe 21, tipe 36, tipe 60 dan tipe lainnya. Terdapat juga variasi desain rumah yang terus berkembang seiring perubahan zaman. Misalnya desain minimalis, <em>shabby, vintage</em>, hingga desain mewah yang mengundang decak kagum.</p> <p>Tipe dan desain rumah yang beraneka rumah ini tentu menjadi faktor penentu besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli atau membangun rumah tersebut. Namun ternyata tak hanya tipe dan desain saja yang berpengaruh, ada beberapa faktor lain yang menjadi penentu besaran biaya rumah. Apa saja faktornya? Simak penjelasan berikut, yuk.</p> <p><strong>Jenis dan ketersedian bahan material</strong></p> <p><img src="/images/cms///BIAYA RUMAH/SEMEN_GRESIK_PRODUK_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="747" height="747" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/sitos.id">sini</a>.</em></p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/semen-indonesia-cetak-ribuan-tenaga-terampil-konstruksi-bangunan">Semen Indonesia Cetak Ribuan Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan</a></h3> <p>Jenis bahan pembangunan rumah juga menentukan besaran pengeluaran pembuatan rumah. Hunian yang dibuat dengan bahan material berkualitas bagus, membutuhkan ongkos yang lebih tinggi. Tidak hanya bahan material bangunan, bahan untuk membuat interior maupun eksterior untuk mempercantik rumah pun ikut menentukan banyaknya uang yang harus dikeluarkan.</p> <p>Ketersediaan material alam seperti batu, pasir dan kerikil juga berbeda tiap daerahnya. Tidak hanya berkaitan dengan jauh dekatnya lokasi pembangunan dan tempat pembelian material, tetapi juga kualitas material alam itu sendiri. Misalnya, daerah dengan material pasir yang cenderung kotor memerlukan campuran semen yang lebih banyak untuk mencapai kekuatan yang sama dengan pasir yang bersih.</p> <p><strong>Lokasi pengerjaan</strong></p> <p><img src="/images/cms///BIAYA RUMAH/LOKASI_RUMAH_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="746" height="568" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/satujiwa1987.blogspot.com">sini</a>.</em></p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/hanya-20-jutaan-begini-cara-menghitung-biaya-penyempurnaan-rumah-tipe-36">Hanya 20 Jutaan, Begini Cara Menghitung Biaya Penyempurnaan Rumah Tipe 36</a></h3> <p>Kondisi lokasi pembangunan rumah juga ikut andil dalam menambah ataupun mengurangi biaya pengerjaan rumah. Misalnya lokasi penggarapan berada di antara gang-gang sempit, maka diperlukan biaya tambahan untuk kereta dorong guna mengangkut material pembuatan ataupun furnitur yang tidak dapat dilewati mobil pengangkut.</p> <p>Selain denah lokasi pengerjaan, jenis tanah yang menjadi tempat pembuatan rumah juga pembeda biaya pembangunan rumah satu dan yang lainnya. Misalnya, rumah yang akan dibangun diatas tanah yang gembur ataupun lembek membutuhkan biaya lebih banyak untuk memasang trucuk maupun pancang. Sementara rumah dengan dasar tanah yang agak keras akan menghemat ongkos pembuatan pondasi.</p> <p><strong>Ketersediaan tenaga kerja</strong></p> <p><img src="/images/cms///BIAYA RUMAH/TUKANG_BANGUNAN_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="748" height="498" /><em>Sumber gambar: dok. Jago Bangunan.</em></p> <p>Keberadaan tenaga kerja berbeda tiap daerah. Terdapat daerah dengan ketersediaan tukang terampil dan produktif yang banyak, dan ada pula daerah dengan jumlah tukang yang relatif sedikit sehingga bayarannya lebih tinggi. Ditambah waktu pengerjaan yang beragam, bergantung desain dan keterampilan tukang, semakin membuat variasi biaya pembuatan rumah.</p> <p>Selain faktor-faktor penentu di atas, faktor cuaca juga menjadi salah satu pembeda anggaran pembuatan rumah. Membuat rumah saat musim hujan, tentu akan lebih sulit dan lama dibanding membangun rumah pada musim kemarau. Oleh karena itu, penting bagi Sahabat Jago Bangunan untuk mengecek baik desain, harga material, lokasi pengerjaan, ketersediaan tenaga kerja dan material maupun kondisi lingkungan saat akan melakukan pembangunan.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/selain-anti-rayap-ini-3-kelebihan-atap-galvalum-yang-bisa-menggantikan-rangka-atap-kayu">Selain Anti Rayap, Ini 3 Kelebihan Atap Galvalum yang Bisa Menggantikan Rangka Atap Kayu</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Selain Anti Rayap, Ini 3 Kelebihan Atap Galvalum yang Bisa Menggantikan Rangka Atap Kayu
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em><br /><br />Sahabat Jago Bangunan, pernahkah mendengar alternatif rangka atap yang bukan terbuat dari kayu? Sekarang rangka atap jenis ini sudah banyak diaplikasikan, lho. Atap Galvalum namanya. Atap Galvalum merupakan atap yang terbuat dari baja berkualitas tinggi yang ringan dan tipis. Atap yang biasa dikenal dengan baja ringan ini merupakan atap dengan metode yang diadopsi dari Jepang. Lalu, apa kelebihan atap galvalum ini? Simak penjelasan Pak Jago, yuk.</p> <p><strong>Atap Galvalum Lebih Awet</strong></p> <p>Perbedaan yang paling mencolok dari penggunaan atap Galvalum adalah dari tingkat ketahanan rangka atap. Berbeda dengan atap kayu yang berpotensi lapuk dan habis dimakan rayap, atap Galvalum lebih awet karena terbuat dari baja.</p> <p><img src="/images/cms//GALVALUM/ATAP_GALVALUM_1_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="764" height="509" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/dekoruma.com">sini</a>.</em></p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/siap-mandiri-warga-binaan-lapas-kelas-ii-b-singaraja-ikuti-pelatihan-dan-sertifikasi-pekerja-konstruksi">Siap Mandiri, Warga Binaan Lapas Kelas II B Singaraja Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Pekerja Konstruksi</a></h3> <p>Terlebih, atap jenis ini terbuat dari material logam yang anti karat. Sehingga sangat cocok untuk bangunan yang berlokasi di daerah lembab atau memiliki curah hujan tinggi. Atap Galvalum dapat bertahan di berbagai perubahan cuaca. Selain itu, atap Galvalum memiliki material khusus bernama zincalum yang membuatnya tidak memiliki nilai muai susut, seperti pada kayu.</p> <p><strong>Lebih Ringan</strong></p> <p>Selain lebih awet, atap Galvalum memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan atap kayu. Galvalum merupakan kombinasi material baja ringan dan alumunium yang lebih tipis dibanding triplek atau kayu. Dengan beban konstruksi yang ringan, Sahabat Jago Bangunan tidak perlu khawatir dengan ketahanan dan kekuatan konstruksi lain, seperti pondasi, dinding, dan kolom.</p> <p><img src="/images/cms//GALVALUM/ATAP_GALVALUM_2_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="764" height="434" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/athariz-steel.com">sini</a>.</em></p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/hanya-20-jutaan-begini-cara-menghitung-biaya-penyempurnaan-rumah-tipe-36">Hanya 20 Jutaan, Begini Cara Menghitung Biaya Penyempurnaan Rumah Tipe 36</a></h3> <p>Bobot atap Galvalum yang ringan akan menghemat waktu pengerjaan bangunan yang biasanya terkendala karena massa kayu yang berat. Proses pemindahan atap Galvalum dari satu tempat ke tempat lain pun menjadi lebih cepat. Selain tidak merepotkan saat dibawa, juga mengurangi resiko kecelakaan saat pengerjaan atap.</p> <p><strong>Tahan Gempa</strong></p> <p>Meski terbuat dari baja ringan, atap Galvalum memiliki ketahanan yang tinggi. Atap jenis ini, memiliki kekuatan tegangan tarik mencapai 550 Mpa, hampir dua kali lipat kekuatan tegangan tarik baja konvensional yang hanya berkisar 300 Mpa. Hal ini menunjukkan bahwa atap Galvalum dapat menahan keruntuhan sekaligus menjaga kestabilan bangunan. Rangka atap Galvalum ini dapat bertahan hingga 50 tahun.</p> <p><img src="/images/cms//GALVALUM/ATAP_GALVALUM_3_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="764" height="764" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/bosharga.com">sini</a>.</em></p> <p>Sebagaimana sifat baja ringan yang lentur, atap Galvalum mempunyai struktur yang fleksibel. Hal ini membuatnya tidak mudah patah. Ditambah, adanya kandungan zincalum yang memiliki sistem perlindungan khusus terhadap api atau “fire resistance”. Hal ini membuat api sulit untuk membesar ataupun merambat melalui material jenis ini.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/inilah-cara-cepat-menghitung-biaya-pembuatan-rangka-plafon">Inilah Cara Cepat Menghitung Biaya Pembuatan Rangka Plafon</a></h3> <p>Keunggulan lain atap jenis ini adalah rangka yang dapat didaur ulang. Setelah dibongkar, material atap baja ringan masih dapat digunakan untuk membuat konstruksi bangunan lain. Selain menghemat biaya konstruksi selanjutnya, daur ulang ini juga menjadi sarana untuk menjaga dan merawat kelestarian hutan yang banyak dimanfaatkan kayunya untuk membuat atap rumah.</p> <p>Tapi sayangnya, meski dinilai menguntungkan, masih belum banyak tukang yang bisa menerapkan atap jenis ini. Diperlukan keahlian khusus dalam proses perakitan serta pemasangannya. Oleh karena itu, biaya pemasangan atap Galvalum cenderung lebih mahal dibanding atap kayu pada umumnya.</p> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Siap Mandiri, Warga Binaan Lapas Kelas II B Singaraja Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Pekerja Konstruksi
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, banyak Narapidana (Napi) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Singaraja, Bali, mengisi harinya dengan berkarya yang menghasilkan nilai jual, seperti melukis, menjahit, dan membuat kerajinan tangan. Diantara ratusan warga binaan, begitu mereka lebih akrab disapa, ternyata ada yang memiliki bakat di bidang jasa konstruksi, sebagai tukang bangunan, tukang cat, tukang kayu, tukang las, dan berbagai keterampilan tukang lainnya.</p> <p>Tak ingin menyiakan potensi tersebut, Lapas II B Singaraja yang dipimpin Risman Somantri, bekerjasama dengan Kementerian PUPR, menggelar Pelatihan dan Uji Sertifikasi bagi warga binaan, pada 29 Januari - 1 Februari 2019. Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV (yang membawahi wilayah Jateng, DIY, Jatim, Bali, NTB, dan NTT) mendatangkan instruktur bidang konstruksi bangunan untuk memberi pelatihan. Kegiatan ini juga didukung oleh Bidang Jasa Konstruksi Dinas PUPR Provinsi Bali, dengan mendatangkan peralatan Mobil Training Unit untuk pelatihan bidang K-3.</p> <p><img src="/images/cms///LAPAS BALI/Siap_Mandiri__Warga_Binaan_Lapas_Kelas_II_B_Singaraja_Ikuti_Pelatihan_dan_Sertifikasi_Pekerja_Konstruksi_-_JAGO_BANGUNAN_2.jpg" alt="" width="780" height="260" /><em>Proses pembukaan acara Pelatihan & Uji Sertifikasi Pekerja Konstruksi di Lapas Kelas II B Singaraja, (sumber gambar: dok. Balai Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Kementerian PUPR).</em></p> <p>Pelatihan ini tak lain bertujuan untuk meningkatkan keterampilan para warga binaan sebagai tukang bangunan, terutama untuk tukang batu dan tukang cat. Pelatihan secara intensif dilakukan selama 1 minggu, dengan pembagian waktu 5 hari untuk pelatihan dan 1 hari untuk uji sertifikasi. Sejumlah 36 napi mengikuti pelatihan tukang batu, sementara 19 warga binaan lainnya berlatih menjadi tukang cat. Hebatnya, meski pekerjaan bangunan identik dengan laki-laki, dalam Lapas Kelas 2 B Singaraja itu juga terdapat 5 warga binaan wanita yang antusias belajar jadi tukang cat.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/mau-ikut-sertifikasi-tukang-pasang-bata-juru-gambar-atau-juru-ukur-baca-panduan-ini-dulu">Mau Ikut Sertifikasi Tukang Pasang Bata, Juru Gambar, atau Juru Ukur? Baca Panduan Ini Dulu</a></h3> <p>Dalam proses pelatihan, peserta dibagi dalam 4 kelompok (masing-masing 9 orang), ditambah 1 warga binaan yang memiliki pengalaman membangun, sehingga tiap kelompok terdiri dari 10 orang. Warga binaan yang sudah berpengalaman tersebut memberi contoh sekaligus menjadi penyemangat bagi napi lainnya. Mereka tampak dengan senang hati melaksanakan pelatihan, mulai menggali, memindahkan batako, mengaduk, memasang pondasi, hingga melakukan pengelasan konstruksi atap dengan besi hollow.</p> <p><img src="/images/cms///LAPAS BALI/Siap_Mandiri__Warga_Binaan_Lapas_Kelas_II_B_Singaraja_Ikuti_Pelatihan_dan_Sertifikasi_Pekerja_Konstruksi_-_JAGO_BANGUNAN_5.jpg" alt="" width="765" height="255" /><em>Proses pelaksanaan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tukang Batu di Lapas Kelas II B Singaraja, (sumber gambar: dok. Balai Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Kementerian PUPR).</em></p> <p>Untuk pelatihan tukang cat, warga binaan ini mengerjakan pengecatan ruang dalam Lapas. Ada yang mengecat kayu/kusen, tembok, dan juga ada yang membuat mural (seni melukis dinding) dengan lukisan khas Bali maupun gambar kartun. Meski terbilang durasinya sebentar karena bergantian dengan kelompok lain, namun hasil pelatihan tersebut tetap berkualitas dan indah.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/wow-begini-cara-memasang-bata-ringan-yang-cepat-dan-tepat-hingga-30-meter-per-hari">Wow! Begini Cara Memasang Bata Ringan yang Cepat dan Tepat Hingga 30 Meter Per Hari</a></h3> <p>Selain memberikan berbagai program pembinaan, Lapas Singaraja juga membuka usaha pencucian sepeda motor yang dijalankan oleh para warga binaan. Pembangunan tempat pencucian motor ini pun dikerjakan sendiri oleh penghuni Lapas yang memiliki keterampilan membuat pondasi, membuat tembok, memplester, memasang keramik, mengelas, hingga memasang instalasi listrik maupun perlengkapan lain, seperti air dan kompresor.</p> <p><img src="/images/cms///LAPAS BALI/Siap_Mandiri__Warga_Binaan_Lapas_Kelas_II_B_Singaraja_Ikuti_Pelatihan_dan_Sertifikasi_Pekerja_Konstruksi_-_JAGO_BANGUNAN_3.jpg" alt="" width="759" height="253" /><em>Proses pelaksanaan Pelatihan dan Uji Sertifikasi Tukang Cat di Lapas Kelas II B Singaraja, (sumber gambar: dok. Balai Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Kementerian PUPR).</em></p> <p>Seiring banyaknya pelanggan yang puas dengan pelayanan pencucian motor, Lapas mengembangkan usahanya dengan membangun cafe persis di sebelah tempat cuci motor. Sembari motor dicuci, pelanggan bisa menikmati makanan, minuman, dan live music yang disuguhkan para warga binaan. Menarik sekali, bukan?</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/antisipasi-bencana-penuhi-dulu-7-syarat-bangunan-rumah-kokoh-dan-tahan-gempa-ini">Antisipasi Bencana, Penuhi Dulu 7 Syarat Bangunan Rumah Kokoh dan Tahan Gempa Ini</a></h3> <p>Bagi para warga binaan, kesempatan berkarya di luar tembok Lapas merupakan sesuatu yang langka. Selain berinteraksi dengan masyarakat, melihat lalu lalang orang dan kendaraan di jalan saja sudah cukup menjadi hiburan yang menyenangkan. Tentu pengawalan terhadap mereka cukup ketat, di samping kerjasama yang baik dan saling percaya dari para penghuni Lapas agar tidak melarikan diri.</p> <p><img src="/images/cms///LAPAS BALI/Siap_Mandiri__Warga_Binaan_Lapas_Kelas_II_B_Singaraja_Ikuti_Pelatihan_dan_Sertifikasi_Pekerja_Konstruksi_-_JAGO_BANGUNAN_4.jpg" alt="" width="765" height="255" /><em>Proses pelaksanaan pelatihan tentang bangunan sederhana di Lapas Kelas II B Singaraja, (sumber gambar: dok. Balai Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Kementerian PUPR).</em></p> <p>Beruntung masyarakat Bali memiliki kepercayaan bahwa, kemanapun mereka pergi, pasti akan ada kerinduan yang sangat dalam untuk pulang ke kampung halaman dan bertemu dengan keluarga. Kepercayaan tersebut membuat para warga binaan di Bali memiliki kesadaran tinggi untuk tidak lari dari Lapas. Kesadaran inilah yang juga menjadi salah satu faktor keberhasilan berbagai program pembinaan dan pelatihan yang dilakukan Lapas Singaraja.</p> <p>Sebagian besar warga binaan yang mengikuti pelatihan ini sudah hampir bebas dalam waktu dekat, sehingga diharapkan keterampilan yang dipelajari bisa menjadi bekal untuk menyongsong lembaran baru pasca keluar dari Lapas. Ditambah sertifikat keterampilan, khususnya bidang konstruksi, mereka lebih percaya diri untuk berkiprah dan berkontribusi positif di masyarakat kelak.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/peduli-tukang-semen-indonesia-bekerjasama-dengan-kementerian-pupr">Peduli Tukang, Semen Indonesia Bekerjasama dengan Kementerian PUPR</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Hanya 20 Jutaan, Begini Cara Menghitung Biaya Penyempurnaan Rumah Tipe 36
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, memiliki hunian yang sempurna, rapi, dan indah menjadi impian tiap orang. Baik hunian dengan desain mewah dan unik, maupun berdesain sederhana sesuai kebutuhan seperti rumah tipe 36. Rumah tipe 36 ini menjadi salah satu tipe rumah yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain harganya terjangkau, sangat cocok bagi keluarga yang tidak terlalu besar atau pun pasangan muda yang baru menikah.</p> <p>Meski biaya pembangunan rumah tipe 36 ini terbilang lebih terjangkau dibanding tipe rumah lain, tidak serta merta membuat pembangunannya selalu selesai sekali bangun. Ada beberapa Sahabat yang membangun dalam beberapa tahap, hingga rumah tampak sempurna. Seperti salah satu konsultasi Sahabat Jago Bangunan yang Pak Jago tangani. Sahabat tersebut ingin menyempurnakan rumahnya yang saat ini dalam kondisi belum diberi plafon, dinding belum diplester, serta lantai yang masih rabat dan belum dikeramik. Bagaimana cara menghitung RAB-nya?</p> <p><img src="/images/cms///RUMAH TIPE 36/CARA_MENYEMPURNAKAN_RUMAH_TIPE_36_-_JAGO_BANGUNAN_3.jpg" alt="" width="763" height="572" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/minimalisxrumah.com">sini</a>.</em></p> <p>Untuk menghitung biaya penyempurnaan rumah, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan. Pertama, gambar dahulu denah dan tampak rumah asli. Kemudian, gambar perubahan yang diinginkan sehingga terlihat bagian mana saja yang harus disempurnakan. Ketiga, hitung volume pekerjaan yang ingin disempurnakan. Baru kemudian menghitung biaya pekerja.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/14-kriteria-rumah-ideal-zaman-now-cocok-untuk-dihuni-6-anggota-keluarga">14 Kriteria Rumah Ideal Zaman Now, Cocok Untuk Dihuni 6 Anggota Keluarga</a></h3> <p>Secara teknis, harga satuan tiap material berbeda bergantung pada lokasi. Meski begitu, beda harga material relatif tidak jauh. Berbeda dengan harga tenaga pekerja yang lebih bervariasi di tiap daerah. Ada baiknya Sahabat Jago Bangunan bertanya dahulu ke toko material untuk melihat harga pasar bahan material yang dibutuhkan, agar dapat memperkirakan berapa biaya yang akan dihabiskan.</p> <p><img src="/images/cms///RUMAH TIPE 36/CARA_MENYEMPURNAKAN_RUMAH_TIPE_36_-_JAGO_BANGUNAN_4.jpeg" alt="" width="762" height="432" /><em>Sumber gambar: dokumentasi Jago Bangunan.</em></p> <p>Berikut contoh perhitungan biaya material untuk menyempurnakan rumah tipe 36 dengan kondisi tersebut di atas:</p> <p>Pasir untuk plester dan keramik = 3,5 m3 @ Rp. 300.000 = Rp. 1.050.000<br />Semen untuk plester dan keramik = 55 zak @ Rp. 51.000 = Rp. 2.805.000<br />Kayu 4/6 x 400 = 40 batang @ Rp. 40.000 = Rp. 1.600.000</p> <p>Gypsum/Kalsiboard = 18 lembar @ Rp. 50.000 = Rp. 900.000<br />Paku berbagai ukuran = 6 kg @ Rp. 18.000 = Rp. 108.000<br />Bahan cat (plamir dan cat) LS = 6 galon @ Rp. 150.000 = Rp. 900.000</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/inilah-cara-cepat-menghitung-biaya-pembuatan-rangka-plafon">Inilah Cara Cepat Menghitung Biaya Pembuatan Rangka Plafon</a></h3> <p>Keramik dan KM/WC = 52 m2 @ Rp. 55.000 = Rp. 2.860.000<br />Bahan lain tidak terduga = Rp. 2.500.000</p> <p>Tukang batu 1 org x 24 hr = 24 hari kerja @ Rp. 110.000 = Rp. 2.640.000<br />Tukang kayu 2 org x 6 hr = 12 hari kerja @ Rp. 120.000 = Rp. 1.440.000<br />Pekerja 2 org x 24 hr = 48 hari kerja @ Rp. 80.000 = Rp. 3.840.000<br />Maka, total perkiraan biaya = Rp. 20.643.000.</p> <p>Itulah penjelasan terkait cara menghitung RAB penyempurnaan rumah tipe 36 dengan kondisi tembok mentah (tanpa plester), tanpa keramik dan plafon. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.</p> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Inilah Cara Cepat Menghitung Biaya Pembuatan Rangka Plafon
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, plafon atau langit-langit merupakan salah satu unsur penting dalam rumah. Tidak hanya menambah keindahan ruangan, plafon juga berfungsi untuk mengurangi efek panas dan dingin yang merambat di ruangan, hingga melindungi dari hewan pengganggu.</p> <p><strong>Jenis-Jenis Plafon</strong></p> <p>Terdapat beberapa jenis plafon berdasarkan bahan penyusunnya. Pertama, plafon triplek. Plafon ini merupakan jenis plafon yang banyak digunakan oleh masyarakat karena mudah dicari dan harganya terjangkau. Jenis kedua, plafon gypsum. Plafon ini juga banyak dicari karena mudah dalam pemasangan, serta harga dan motifnya bervariasi. Plafon gypsum juga lebih tahan lama dibanding atap triplek yang mudah lapuk jika terkena air.</p> <p><img src="/images/cms///PLAFON/CARA_MENGHITUNG_RAB_PLAFON_-_JAGO_BANGUNAN_2.jpg" alt="" width="765" height="573" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/gambarfurniturekeren.com">sini</a>.</em></p> <p>Ketiga, plafon GRC atau Glassfiber Reinforced Cement. Meski pemasangan plafon ini cenderung lebih rumit, tapi plafon GRC memiliki ketahanan air dan api yang baik. Selain itu, ada plafon Eternit. Seperti halnya plafon GRC, plafon jenis eternit juga cenderung lebih sulit dalam pemasangan karena bahan yang mudah retak tapi tahan terhadap api dan air.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/mengenal-jenis-ukuran-dan-cara-menghitung-jumlah-kebutuhan-keramik">Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik</a></h3> <p>Selanjutnya, plafon jenis metal. Plafon ini tersusun dari lempengan metal yang tipis sehingga dapat diukir dengan berbagai macam motif. Ada juga da plafon akustik, yang dapat meredam udara dan suara. Terakhir, plafon berbahan dasar pipa air, plafon PVC atau Polyvinyl Chloride. Plafon PVC cenderung lebih awet. Karena selain tahan air dan api, plafon jenis ini juga tahan terhadap rayap dan bobotnya sangat ringan.</p> <p><strong>Menghitung Biaya Rangka Plafon</strong></p> <p><img src="/images/cms///PLAFON/CARA_MENGHITUNG_RAB_PLAFON_-_JAGO_BANGUNAN_5.jpg" alt="" width="763" height="429" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/youtube.com">sini</a>.</em></p> <p>Setelah menentukan jenis plafon yang akan digunakan, langkah selanjutnya ialah menghitung kebutuhan RAB-nya. Namun, sebelum menghitung biaya pembuatan plafon, Sahabat Jago Bangunan harus menghitung terlebih dahulu kebutuhan rangka plafonnya. Contoh, jika Sahabat Jago Bangunan ingin membuat plafon dengan rangka dari kayu jenis meranti batu. Berikut perhitungan RAB-nya.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/semen-indonesia-cetak-ribuan-tenaga-terampil-konstruksi-bangunan">Semen Indonesia Cetak Ribuan Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan</a></h3> <p>Setiap m2 plafon, memerlukan 4/6 usuk sebanyak bingkai persegi = 2 meter, bingkai penguat ½ meter di tengah = 1 meter, dan untuk penggantung rata-rata = 1 meter.</p> <p><img src="/images/cms///PLAFON/CARA_MENGHITUNG_RAB_PLAFON_-_JAGO_BANGUNAN_4.jpg" alt="" width="760" height="570" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/artikel.rumah123.com">sini</a>.</em></p> <p>Kayu meranti batu 4/6 = 2 + 1+1 = 4 meter atau 1 batang @ Rp. 34.000<br />Paku campur = 0,15 kg @ Rp. 16.000 = Rp. 2400<br />Kalsiboard 4 mm = 0,4 lembar @ Rp. 45.000 = Rp. 18.000<br />Pita/kasa = 4 meter @ Rp. 150 = Rp. 600<br />Cornice/plamir = 0,4 kg @Rp. 3000 = Rp. 1.200<br />Upah per m2 = Rp. 30.000</p> <p>Total RAB memasang rangka plafon dengan usuk kayu meranti batu sekitar Rp. 86.200 per m2. Jika ingin bahan usuk diganti menjadi besi hollow 4 x 4, harga yang harus dikeluarkan tidak akan jauh berbeda. Upah borongan memasang plafon dengan besi hollow sekitar Rp. 35.000 per m2. Setelah rangka selesai dipasang, Sahabat Jago Bangunan bisa memasang jenis plafon yang diinginkan. Harga plafon pun beragam, sesuai dengan material penyusun serta motifnya.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/begini-cara-tepat-memasang-kusen-kayu-berminyak-dan-sulit-menempel-pada-semen">Begini Cara Tepat Memasang Kusen Kayu “Berminyak” dan Sulit Menempel pada Semen</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Begini Cara Tepat Memasang Kusen Kayu “Berminyak” dan Sulit Menempel pada Semen
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, pintu dan jendela menjadi salah satu unsur penting dalam rumah. Selain akses keluar masuk manusia dan udara, pintu dan jendela juga menjadi sarana untuk menjaga keamanan dan melindungi privasi penghuni rumah. Keberadaan pintu dan jendela juga dapat mempercantik arsitektur rumah dengan berbagai model maupun motifnya.</p> <p>Namun bagaimana jika kusen pintu dan jendela sulit dipasang karena kayunya “berminyak” dan sulit menempel pada semen? Berikut penjelasannya.</p> <p><img src="/images/cms///KAYU BERMINYAK/CARA_MEMASANG_KUSEN_KAYU_BERMINYAK_-_JAGO_BANGUNAN_3.jpg" alt="" width="765" height="489" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/rumahkita.id">sini</a>.</em></p> <h3><a href="/article/read/mengenal-jenis-ukuran-dan-cara-menghitung-jumlah-kebutuhan-keramik">Baca Juga: Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik</a></h3> <p>Jenis kayu yang mengandung unsur minyak berpotensi lebih awet dibanding kayu biasa yang tidak memiliki kandungan minyak. Misalnya kayu ulin, kayu jati dan kayu pinus. Hal ini karena, kayu-kayu dengan kandungan minyak ini memiliki ketahanan lebih tinggi saat berada di tempat yang lembab. Sayangnya, minyak dalam kayu-kayu ini sulit menempel pada semen. Membuat pemasangan kusen kayu dengan jenis ini menjadi lebih sulit.</p> <p>Tapi Sahabat Jago Bangunan tidak perlu khawatir. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan kolom praktis. Kolom praktis merupakan struktur kolom yang berfungsi sebagai penyangga utama dari beban material di atasnya sekaligus menjaga kondisi dinding agar tetap stabil. Untuk kekuatan penuh, pemasangan kusen dapat ditambah kolom praktis berukuran beugel 8 cm x 8 cm. Dengan begitu, kusen dapat menahan getaran pintu dan jendela dengan lebih kuat.</p> <p><img src="/images/cms///KAYU BERMINYAK/CARA_MEMASANG_KUSEN_KAYU_BERMINYAK_-_JAGO_BANGUNAN_4.jpg" alt="" width="762" height="429" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/youtube.com">sini</a>.</em></p> <h3><a href="/article/read/begini-tahapan-membangun-rumah-setengah-jadi-solusi-miliki-rumah-tanpa-kpr">Baca Juga: Begini Tahapan Membangun Rumah Setengah Jadi, Solusi Miliki Rumah Tanpa KPR</a></h3> <p>Untuk memperkuat kusen pada dinding semen, selanjutnya ditambahkan dengan memasang angkur di bagian sisi-sisinya. Pemasangan angkur dibuat lebih banyak dengan masing-masing sisi kanan 4 buah dan sisi kiri 4 buah angkur. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibanding pemasangan biasa. Hal ini dilakukan untuk mengatasi tekstur kayu yang cenderung lebih licin dibanding jenis kayu lainnya.</p> <p>Angkur sendiri merupakan salah satu jenis paku yang berfungsi untuk menyatukan struktur bagian atas dan bawah, ataupun struktur bagian sisi-sisi. Angkur berbentuk menyerupai paku. Akan tetapi, bagian ujung angkur memiliki lengkungan seperti membentuk huruf L. Angkur yang dipasang pada kusen berfungsi untuk mengeratkan kusen pada tembok agar tidak bergerak ke samping, depan, maupun belakang.</p> <p><img src="/images/cms///KAYU BERMINYAK/gambar-kusen-pintu_-_JAGO_BANGUNAN_1.jpg" alt="" width="763" height="916" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/mebelalalak.blogspot.com">sini</a>.</em></p> <p>Demikian penjelasan terkait pemasangan kayu yang mengandung minyak pada semen. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.</p> <h3><a href="/article/read/semen-indonesia-cetak-ribuan-tenaga-terampil-konstruksi-bangunan">Baca Juga: Semen Indonesia Cetak Ribuan Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, keramik tidak hanya berfungsi sebagai penutup lantai. Melainkan juga menjadi penyempurna arsitektur ruangan. Kesan yang ingin diciptakan pada suatu ruangan dapat dilihat dari pemilihan warna, bentuk, maupun motif keramik. Hal ini pula, yang membuat keramik memiliki berbagai motif, warna, dan ukuran sebagaimana kebutuhan desain ruangan yang beragam.</p> <p><strong>Jenis dan Ukuran Keramik</strong></p> <p>Terdapat beberapa kriteria yang dapat dipakai untuk membedakan jenis-jenis keramik. Misalnya saja, kriteria keramik berdasarkan pemberian lapisan. Terdapat dua jenis keramik jika dilihat dari penggunaan lapisan, yaitu glazed (diberi lapisan) dan unglazed (tidak diberi lapisan). Keramik jenis glazed lebih banyak popular di masyarakat. Biasanya dimanfaatkan untuk melapisi lantai dan dinding. Sedangkan keramik unglazed menggunakan motif yang dibuat secara langsung, sehingga memerlukan waktu produksi yang lebih lama.</p> <p><img src="/images/cms///KERAMIK/KERAMIK_2_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="759" height="530" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/lautanharga.com">sini</a>).</em></p> <p>Selain dari ada tidaknya lapisan, keramik juga dapat dibedakan dari daya serapnya. Terdapat empat jenis keramik dengan daya serap berbeda. Pertama, keramik dengan daya serap lebih dari tujuh persen, biasanya digunakan di dalam ruangan. Kedua, keramik daya serap tiga hingga tujuh persen. Jenis ketiga memiliki daya serap antara setengah hingga tiga persen, biasanya digunakan di luar ruangan tanpa terkena sinar matahari langsung. Untuk keramik dengan daya serap kurang dari setengah persen yang dapat digunakan di luar ruangan dan mendapat pencahayaan matahari langsung.</p> <h3><a href="/article/read/antisipasi-bencana-penuhi-dulu-7-syarat-bangunan-rumah-kokoh-dan-tahan-gempa-ini">Baca Juga: Antisipasi Bencana, Penuhi Dulu 7 Syarat Bangunan Rumah Kokoh dan Tahan Gempa Ini</a></h3> <p>Keramik juga dapat dibedakan dari ukuran keramik. Terdapat perbedaan jenis ukuran keramik dinding dan keramik lantai. Pada keramik dinding, ukuran keramik terdiri dari (dalam satuan cm) 20 x 20, 20 x 25, 20 x 40, 25 x 25, 25 x 40, 25 x 50, 30 x 30, 30 x 60. Sedangkan ukuran keramik lantai terdiri dari (dalam satuan cm) 20 x 20, 25 x 25, 25 x 40, 25 x 50, 30 x 30, 33.3 x 33.3, 34 x 39, 40 x 40, 50 x 50, 60 x 60.</p> <p><strong>Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik</strong></p> <p><img src="/images/cms///KERAMIK/KERAMIK_5_1_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="762" height="235" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/magazidu.ru">sini</a>).</em></p> <p>Untuk mempermudah cara perhitungan, Pak Jago akan mencoba menghitung keramik dengan ukuran 30 x 30 dan 40 x 40. Keramik dengan ukuran ini lebih sering digunakan oleh masyarakat. Keramik berukuran 30 x 30 biasanya digunakan pada ruangan yang berukuran kecil, sedangkan keramik berukuran 40 x 40 digunakan pada ruangan yang lebih luas.<br /> <br />Pertama, kita coba menghitung jumlah keramik untuk 1 m2 luas lantai. Jika keramik berukuran 30 x 30, maka jika dijadikan luas dalam meter = 0,3 m x 0,3 m = 0,09 m2. Digunakan untuk 1 m2 maka jumlah keramiknya = 1 : 0,09 = 11,11 buah. Sedangkan pada keramik berukuran 40 x 40 cm, maka jika dijadikan luas dalam meter = 0,4 m x 0,4 m = 0,16 m. Jika digunakan untuk 1 m2 maka jumlah keramik yang dibutuhkan = 1 : 0,16 = 6,25 buah.</p> <p><img src="/images/cms///KERAMIK/KERAMIK_3_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="762" height="597" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/dekorrumah.net">sini</a>).</em></p> <p>Dalam pemasangannya, keramik sering kali terpaksa dipotong pada bagian tepi atau kolom tengah untuk menyesuaikannya dengan ukuran ruangan. Dengan begitu, sebaiknya saat Sahabat Jago Bangunan membeli keramik, ditambahkan jumlah pembeliannya. Jumlah penambahan ini antara lima hingga sepuluh persen, tergantung pada kondisi rumah yang akan dipasangi keramik. Rumah dengan banyak lekukan dan kamar membutuhkan sepuluh persen tambahan keramik, sementara ruangan terbuka atau bebas hanya membutuhkan lima persen tambahan keramik, sebagai antisipasi kekurangan di tengah proses pemasangannya.</p> <h3><a href="/article/read/14-kriteria-rumah-ideal-zaman-now-cocok-untuk-dihuni-6-anggota-keluarga">Baca Juga: 14 Kriteria Rumah Ideal Zaman Now, Cocok Untuk Dihuni 6 Anggota Keluarga</a></h3> <p>Berikut contoh perhitungan kebutuhan keramik berukuran 40x40, untuk ruangan yang berukuran 11,20 m x lebar 5,40 m atau = 60,48 m2, hasil Konsultasi Gratis Jago Bangunan.</p> <p><img src="/images/cms///KERAMIK/KERAMIK_4_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="765" height="553" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/bildeco.com">sini</a>).</em></p> <p>Secara teori, ruangan tersebut membutuhkan keramik sebanyak = 60,48 x 6,25 = 378 buah. Jika kondisi ruangan memiliki banyak kamar, maka reserve yang harus disediakan adalah 10%, jumlahnya menjadi = 10% x 378 = 37,8 - dibulatkan 38 buah. Jumlah yang harus dibeli = 378+38 = 416 buah. Dalam 1 dos keramik 40x40 isinya 6 buah, maka harus didatangkan keramik sebanyak 416:6 = 69,33 dos, dibulatkan 70 dos.</p> <p>Jika kondisi ruangan merupakan luasan bebas, maka reserve yang harus disediakan adalah 5%, jumlahnya = 5% x 378 = 18,9 dibulatkan 19 buah. Jumlah yang harus dibeli = 378+19 = 397 buah. Dalam 1 dos keramik 40x40 isinya 6 buah (kurang dari 1 m2) maka harus didatangkan keramik sebanyak 397:6 = 66,17 dos, dibulatkan 66 dos.</p> <h3><a href="/article/read/mau-ikut-sertifikasi-tukang-pasang-bata-juru-gambar-atau-juru-ukur-baca-panduan-ini-dulu">Baca Juga: Mau Ikut Sertifikasi Tukang Pasang Bata, Juru Gambar, atau Juru Ukur? Baca Panduan Ini Dulu</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Antisipasi Bencana, Penuhi Dulu 7 Syarat Bangunan Rumah Kokoh dan Tahan Gempa Ini
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, belakangan ini negeri kita banyak dilanda bencana. Mulai gempa di Lombok, Palu, dan beberapa gempa di daerah lain. Hampir setiap ada gempa selalu terdapat bangunan rumah penduduk yang rusak berat. Salah satu penyebab rusaknya bangunan, selain tentu saja dahsyatnya hantaman bencana, adalah karena konstruksinya kurang kuat.</p> <p>Untuk mengantisipasi kerusakan bangunan lain di masa mendatang, Pak Jago akan berbagi tentang 7 syarat membangun rumah tinggal (terutama rumah 1 lantai) agar kokoh dan tahan terhadap gempa.</p> <p>1. Tanah yang akan dibangun harus tanah yang keras (tidak lunak), agar tidak ada penurunan (ambles).</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/tanah_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="762" height="476" /><em>(Sumber gambar: di <a href="https://finance.detik.com/properti/">sini</a>)</em></p> <p>Tanah yang akan dibangun harus dipastikan tanah yang kuat menahan beban bangunan di atasnya mulai beban pondasi, sloof, kolom, ring balok, tembok, konstruksi atap dan bagian lainnya seperti plafon, pintu, jendela, dan tangki air. Pada kondisi tanah normal, artinya tanah cukup keras yang jika digali sekitar 80 cm sudah mencapai kekerasan cukup ditandai dengan beratnya cangkul/ganco itu pertanda tanahnya cukup kuat, mencapai tegangan sekitar 2 kg/cm2 atau sekitar 0,2 N/mm2.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/wow-begini-cara-memasang-bata-ringan-yang-cepat-dan-tepat-hingga-30-meter-per-hari">Wow! Begini Cara Memasang Bata Ringan yang Cepat dan Tepat Hingga 30 Meter Per Hari</a></h3> <p>Jika kondisi tanah termasuk lembek atau labil, meskipun sudah digali sampai dalam namun belum juga mendapatkan kekerasan yang cukup, bisa diatasi dengan memasang trucuk (kayu yang ditancapkan ke tanah sedalam kurang lebih 3 meter, guna memperkuat tanah dan pondasi di atasnya). Cara ini lazim dilakukan di daerah Kalimantan, masyarakat di sana menggunakan kayu ulin untuk memancang hingga mencapai tanah keras. Setelah itu, barulah dibangun pondasi di atasnya.</p> <p>2. Pondasi sebaiknya dibuat kuat, tidak terlalu menghemat material karena pondasi adalah bagian bawah dari bangunan yang berfungsi untuk menahan beban diatasnya.</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/pondasi_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="770" height="404" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/rapi-rumahku.blogspot.com">sini</a>)</em></p> <p>Pondasi untuk rumah tinggal yang paling banyak dilaksanakan adalah pondasi dari batu alam, bisa batu kali atau batu gunung. Bentuknya dibuat trapesium dengan lebar atas sekitar 30 cm, lebar bawah sekitar 50 hingga 80 cm tergantung berat/ringannya bangunan yang ada di atasnya serta kondisi tanahnya. Jika kondisi tanah cukup keras maka lebar bawah pondasi sebesar 50 cm untuk bangunan lantai 1 rumah biasa sudah cukup kuat.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/mau-ikut-sertifikasi-tukang-pasang-bata-juru-gambar-atau-juru-ukur-baca-panduan-ini-dulu">Mau Ikut Sertifikasi Tukang Pasang Bata, Juru Gambar, atau Juru Ukur? Baca Panduan Ini Dulu</a></h3> <p>Jika tanahnya lunak, maka pilihan pondasi diganti dengan pondasi telapak/foot plat dari beton bertulang. Untuk rumah tinggal 1 lantai dengan ukuran 80 cm x 80 cm tebal 20 cm dirasa cukup kuat menahan beban di atasnya.</p> <p>3. Struktur tiang, balok, kuda-kuda harus dibuat kuat agar jika ada gempa bumi masih bisa menahan goyangan.</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/Struktur_detail_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="769" height="1087" /><em>(Sumber gambar: dok. Konsultasi Jago Bangunan)</em></p> <p>Struktur bangunan dimulai dari pondasi, sloof, kolom, ring balok, kuda-kuda semuanya harus dikerjakan dengan benar, baik ukuran penampang beton bertulang, pemakai tulangan pokok, cincin/beugel, cara mengikat, campuran beton, pelaksanaan pengecoran semua hendaknya mengikuti petunjuk yang ada. Tulangan pokok baik untuk sloof, kolom, ring balok serta pondasi telapak dianjurkan menggunakan besi diameter 12 mm dan cincinnya menggunakan besi 8 mm dengan jarak maksimal 20 cm.</p> <p>Namun dalam kenyataannya banyak sekali yang hanya menggunakan besi 10 mm, itu pun ukurannya tidak standar/banci. Sehingga banyak yang sekedar memasang saja demi penghematan tanpa memikirkan akibat buruknya jika terjadi gempa. Untuk beugel banyak yang memasang besi 6 mm juga dengan ukuran yang tidak standar.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/begini-tahapan-membangun-rumah-setengah-jadi-solusi-miliki-rumah-tanpa-kpr">Begini Tahapan Membangun Rumah Setengah Jadi, Solusi Miliki Rumah Tanpa KPR</a></h3> <p>Sebenarnya bisa saja menggunakan besi 6 mm namun jarak beugelnya maksimal 15 cm. Hal lain yang harus diperhatikan adalah pada pertemuan antara sloof dengan sloof serta kolom dengan sloof atau kolom dengan ring balok. Sangat dianjurkan ada lewatan atau overlapping 40 x diameter tulangan untuk masuk ke bagian lainnya.</p> <p>Syarat ini yang paling tidak diperhatikan masyarakat. Umumnya hanya sekedar masuk saja sedalam 15-20 cm, sehingga apabila ada gerakan horizontal dari gempa berakibat hubungannya terlepas. Pada bagian bawah kolom hendaknya besi dimasukkan ke pondasi juga sedalam 40 x diameter besi tulangan pokok. Jika menggunakan besi 12 mm, maka masuknya adalah sedalam 40x12mm = 640 mm atau 64 cm. Masuknya besi bisa dibengkokkan seperti huruf L.</p> <p>4. Tembok harus dibuat dari bahan dinding yang tahan terhadap benturan, adukan untuk memasang dan memplester cukup bagus perbandingannya misal perbandingan 1 semen: 5 pasir. Fungsi tembok hanya sebatas penyekat saja, karena beban sudah diterima oleh ring balok, kolom, dan diteruskan ke sloof/pondasi.</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/diding_BATA_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="764" height="509" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/pixabay.com">sini</a>)</em></p> <p>5. Kuda-kuda harus dibuat dari kayu yang bagus, tidak rapuh, ukuran tak terlalu kecil. Kuda-kuda bukan hanya menumpang di atas ring balok namun hendaknya diikat kuat dengan konstruksi besi atau minimal diikat dengan besi kolom ditekuk yang dipaku pada kayu kuda-kuda.</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/kuda-kuda_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="765" height="541" /><em>(Sumber gambar: dok. Konsultasi Jago Bangunan)</em></p> <p>Jika pakai baja ringan, pilihlah yang kualitasnya bagus, karena baja ringan saja ada lebih dari 60 merk dengan tingkat kualitas yang beragam. Pastikan pemasangan kuda-kuda baja ringan dikerjakan oleh aplikator yang bersertifikat dan konstruksinya direncanakan dengan perhitungan statistika yang benar.</p> <p>6. Kusen pintu dan jendela harus dipasang angkur agar ada ikatan yang kuat dengan tembok. Kalau rumah biasa cukup 2 angkur pada bagian kanan dan 2 angkur pada bagian kiri, maka rumah kokoh disarankan minimal 4 buah kanan dan 4 buah pada bagian kiri kusen.</p> <p><em><img src="/images/cms//7 SYARAT RUMAH KOKOH/JENDELA_-_JAGO_BANGUNAN.jpeg" alt="" width="761" height="568" /></em></p> <p><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/sllideshare.net">sini</a>)</em></p> <p>7. Kualitas pipa air dan kabel listrik juga dipilih bahan yang bagus tidak mudah rapuh dan koyak oleh umur bangunan.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/lestarikan-kearifan-lokal-duta-terampil-semen-gresik-di-pamekasan-ini-sukses-berbisnis-konstruksi-kayu-madura">Lestarikan Kearifan Lokal, Duta Terampil Semen Gresik di Pamekasan Ini Sukses Berbisnis Konstruksi Kayu Madura</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gratis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Mau Ikut Sertifikasi Tukang Pasang Bata, Juru Gambar, atau Juru Ukur? Baca Panduan Ini Dulu
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, pelaksanaan uji sertifikasi tenaga konstruksi ada banyak sekali jenisnya. Biasanya dilaksanakan langsung tanpa pembekalan, namun yang umum dilakukan adalah peserta diberikan pembekalan terlebih dahulu berupa pelatihan sesuai bidang keterampilan yang akan diujikan. </p> <p>Berikut ini Pak Jago uraikan contoh pelaksanaan sertifikasi tenaga terampil yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Malang, bertempat di PPPPTK/VEDC Malang, yang diawali dengan pembekalan selama 2 hari, kemudian proses sertifikasi 1 hari.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="/images/cms///SERTIFIKASI VEDC/UJI_SERTIFIKASI_LPJK_-_JAGOBANGUNAN_COM_3.jpeg" alt="" width="759" height="569" /><em>Proses uji wawancara dalam sertifikasi tenaga kerja konstruksi di PPPPTK/VEDC Malang (dok. Jago Bangunan).</em></p> <p><strong>1. Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Pasang Bata / kode TA-004</strong></p> <p>Peserta yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi adalah para tukang yang sudah berpengalaman mengerjakan pembangunan gedung namun belum memiliki sertifikat. Selama 2 hari pelatihan mereka dilatih memasang bata ekspos (bata yang tidak diplester) oleh instruktur yang sudah berpengalaman dan muridnya pernah menghasilkan juara baik tingkat provinsi, nasional, regional (<em>Asean Skills</em>) maupun International (<em>World Skills</em>).</p> <p>Untuk pelaksanaan sertifikasinya para peserta diharuskan membuat pasangan bata berupa pilar ukuran 1, 5 bata x 1,5 bata setinggi 10 lapis saja namun pasangan harus rapi, nat-natnya teratur jaraknya. Penilaian meliputi ketegakan, kerataan, siku dan kerapian. Praktek individual ini adalah dalam rangka menguji Keterampilan/<em>Skills</em>.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="/images/cms///SERTIFIKASI VEDC/UJI_SERTIFIKASI_LPJK_-_JAGOBANGUNAN_COM_4.jpeg" alt="" width="760" height="570" /><em>Proses uji sertifikasi tukang pasang bata di PPPPTK/VEDC Malang (dok. Jago Bangunan).</em></p> <p>Ujian lainnya yaitu uji tertulis berupa <em>test multiple choice</em>/pilihan ganda yang merupakan Uji Pengetahuan/<em>Knowledge</em>. Terakhir mereka harus mengikuti wawancara yang merupakan Uji Sikap/<em>Attitude</em>. Ketiga penilaian di atas adalah proses penentuan apakah seseorang dinyatakan Kompeten/Belum Kompeten.</p> <h3><a href="/article/read/gelar-edutainment-jago-bangunan-semen-indonesia-beri-edukasi-tukang-di-rembang-dan-pacitan">Gelar Edutainment Jago Bangunan, Semen Indonesia Beri Edukasi Tukang di Rembang dan Pacitan</a></h3> <p>Tim penguji terdiri dari 3 asesor LPJK Provinsi Jatim yang bekerja bersama-sama melakukan uji terhadap para peserta/asesi satu per satu dengan cara mengamati dan menilai praktek, kemudian mengoreksi hasil jawaban tertulis serta mewawancarai satu per satu.</p> <p><strong>2. Pelatihan dan Sertifikasi Juru Gambar / Drafter / kode TS-003</strong></p> <p>Untuk peserta pelatihan dan sertifikasi Juru Gambar/Drafter juga diadakan pelatihan cara membuat dan membaca gambar dari denah , tampak dan potongan, masih dengan cara manual yaitu menggambar dengan pensil di atas kertas ukuran A-3, karena sebagai dasar seorang juru gambar akan lebih baik jika sudah terbiasa menggambar dengan cara manual sebelum menggambar pakai komputer.</p> <p><img src="/images/cms///SERTIFIKASI VEDC/UJI_SERTIFIKASI_LPJK_-_JAGOBANGUNAN_COM_1.jpeg" alt="" width="759" height="569" /><em>Proses uji sertifikasi juru gambar di PPPPTK/VEDC Malang (dok. Jago Bangunan).</em></p> <p>Peserta harus tahu bagaimana memproyeksikan garis dari denah ditarik ke atas menjadi tampak, bagaimana cara membuat detail dengan skala besar sehingga akan sangat jelas konstruksi yang dimaksud. Jika sudah terbiasa dengan cara manual maka untuk meningkatkan ke gambar dengan komputer akan lebih mudah.</p> <h3><a href="/article/read/wow-begini-cara-memasang-bata-ringan-yang-cepat-dan-tepat-hingga-30-meter-per-hari">Wow! Begini Cara Memasang Bata Ringan yang Cepat dan Tepat Hingga 30 Meter Per Hari</a></h3> <p>Untuk uji skill mereka diharuskan menggambar kusen pintu tunggal, dengan potongan vertikal dan horizontal dalam skala 1 : 20 disertai ukuran lebar dan tinggi pintu, tinggi neut atau sepatu kusen, panjang kupingan dan jumlah angkur dalam waktu 120 menit harus dikumpulkan untuk dievaluasi hasilnya. Untuk uji pengetahuan mereka diharuskan menjawab pertanyaan dengan pilihan ganda dan diakhiri dengan uji sikap dengan cara wawancara.</p> <p><strong>3. Pelatihan dan Sertifikasi Juru Ukur / Surveyor / kode TS-004</strong></p> <p>Uji sertifikasi juru ukur/surveyor untuk keterampilannya mereka diuji cara menggunakan alat ukur berupa Pesawat Penyipat Datar (PPD) atau <em>Waterpass Instrument</em> untuk mengukur beda tinggi satu tempat dengan tempat lainnya. Secara bergantian mereka meneropong alat pengukur guna meyakinkan kepada asesor bahwa peserta menguasai penggunaan alat tersebut.</p> <p><img src="/images/cms///SERTIFIKASI VEDC/UJI_SERTIFIKASI_LPJK_-_JAGOBANGUNAN_COM_2.jpeg" alt="" width="760" height="570" /><em>Proses uji sertifikasi juru ukur di PPPPTK/VEDC Malang (dok. Jago Bangunan).</em></p> <p>Adapun soalnya sendiri relatif mudah, yaitu menentukan beda tinggi sengan kemiringan tertentu seperti pada pembuatan jalan, namun tingkat ketelitiannya lah yang menentukan benar/tidaknya hasil bacaan pada pesawat.</p> <p>Seperti halnya sub bidang lainnya, maka untuk juru gambar juga mengerjakan uji tulis untuk menentukan tingkat pengetahuan dan uji wawancara untuk menentukan sikap/<em>attitude</em>, mereka juga harus menghadap team asesor guna menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan keterampilan yang sedang diujikan, apakah bisa dinyatakan kompeten/belum kompeten.</p> <h3><a href="/article/read/14-kriteria-rumah-ideal-zaman-now-cocok-untuk-dihuni-6-anggota-keluarga">14 Kriteria Rumah Ideal Zaman Now, Cocok Untuk Dihuni 6 Anggota Keluarga</a></h3> <p>Itulah 3 jenis uji sertiikasi untuk tenaga kerja konstruksi yang terbilang paling sering diikuti ketimbang jenis uji sertifikasi yang lain. Manakah yang pernah Sahabat Jago Bangunan ikuti?</p> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>