Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Cara Pasang Paving Block Anti Gagal Ala Pak Jago
<p>Sumber gambar <a href="https://www.dekoruma.com/artikel/73476/variasi-paving-block">di sini</a></p> <p>Cara memasang paving block yang tepat dan rapi membuat tampilan eksterior taman atau halaman hunian menjadi lebih menarik. Keindahannya akan semakin bertambah dengan hadirnya jalan setapak yang disusun sesuai polanya. Selain sebagai penambah estetika, paving block berfungsi pula sebagai alas halaman yang kokoh dan tidak gampang retak. </p> <p>Meski perawatannya mudah, namun pemasangan paving block harus dilakukan secara teliti agar menghasilkan susunan yang rapat dan kuat serta pola yang menarik dan estetik. Pada artikel kali ini, Pak Jago akan membuka rahasia memasang <em>paving blok</em> anti gagal. Yuk ikuti langkah-langkahnya di bawah ini!</p> <ol> <li><strong> Merapikan Lahan</strong></li> </ol> <p><a href="https://www.dekoruma.com/artikel/73476/variasi-paving-block"><img src="/images/cms///Cara Pasang Paving Block Anti Gagal Ala Pak Jago/Image2_web_5_juli.png" alt="" width="960" height="640" /></a></p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.seasonalgardening.co.uk/garden_tools/raking-leveling.asp">di sini</a></p> <p>Sahabat Jago perlu untuk membersihkan area kerja dari rumput-rumput liar, dedaunan, dan sampah dengan menggunakan cangkul ataupun sapu. <em>Paving block</em> yang dipasang pada lahan yang kotor tidak akan menempel dengan benar sehingga akan lebih mudah tergeser. </p> <ol start="2"> <li><strong> Meratakan Tanah</strong></li> </ol> <p>Sebelum Sahabat Jago memasang kepingan-kepingan <em>paving block</em>, periksa terlebih dulu keadaan tanah pada area kerja. Jika tanah masih lembek, bisa dilakukan pemadatan menggunakan stamper kuda atau mesin<em> vibro roller</em>. Untuk materialnya, Sahabat Jago dapat memanfaatkan batu kapur, sirtu, atau makadam agar permukaannya rata, padat, dan tidak berlubang.</p> <ol start="3"> <li><strong> Mengukur Tanah</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///Cara Pasang Paving Block Anti Gagal Ala Pak Jago/Image3_web_5_juli.png" alt="" width="1280" height="853" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://jsbrickcorporation.com/how-to-level-the-ground-for-pavers/">di sini</a></p> <p>Pengukuran atau <em>leveling</em> tanah berguna untuk memastikan ketinggian dan kemiringan <em>paving block</em> yang akan dipasang. Tahap ini dilakukan agar struktur <em>paving block</em> tetap rata dan tidak bergelombang. Selain itu, <em>leveling</em> berguna untuk menghindari potensi munculnya genangan air saat hujan. Air hujan pun lebih mudah menyerap ke tanah apabila proses <em>leveling</em>-nya dilakukan secara tepat.</p> <ol start="4"> <li><strong> Melapisi Menggunakan Tanah Urug</strong></li> </ol> <p>Permukaan tanah yang sudah rata tidak cukup untuk menjaga kestabilan permukaan <em>paving block</em>.Agar benar sama rata, Sahabat Jago perlu melapisi lagi permukaan tanah dengan menggunakan tanah urug berupa tanah merah atau abu batu. Kemudian diatur hingga padat dan rata.</p> <ol start="5"> <li><strong> Memasang Kanstin Beton</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///Cara Pasang Paving Block Anti Gagal Ala Pak Jago/Image4_web_5_juli.png" alt="" width="800" height="665" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://1.bp.blogspot.com/-8pj6DCgGOX8/X4JziOvOFoI/AAAAAAAAI8M/mDDt7t5-3jMUgH4h81SJbXkamVorNzvBACPcBGAYYCw/s800/Kanstin-Jalan.jpg">di sini</a></p> <p>Kanstin beton merupakan kepingan beton yang dipasang pada sisi-sisi paving block.Kantsin beton berfungsi sebagai komponen yang dapat mengunci paving block yang nanti akan kamu pasang sehingga tidak akan mudah bergeser.</p> <ol start="6"> <li><strong> Memulai Pemasangan <em>Paving Block</em></strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///Cara Pasang Paving Block Anti Gagal Ala Pak Jago/Image5_web_5_juli.png" alt="" width="966" height="725" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.rumah.com/berita-properti/2016/5/124191/kenali-4-kelebihan-paving-block">di sini</a></p> <p>Pola <em>paving block </em>mirip seperti keramik dimana terdapat nat di antara materialnya, dalam hal ini menggunakan abu batu yang berguna agar nat <em>paving block</em> mampu meresap air.</p> <p>Setelah itu Sahabat Jago bisa memasang <em>paving block</em> sesuai polanya dengan teknik pemasangannya:</p> <ul> <li>Pasang <em>paving block</em> satu per satu sambil mengarah maju ke depan. Berikan celah 1 cm agar bisa diisi oleh <a href="https://www.klopmart.com/article/detail/merk-nat-keramik-terbaik">nat</a>. Gunakan palu karet agar susunan <em>paving block</em> tetap rapat.</li> <li>Pada area pinggir yang tidak bisa dipasang balok utuh, potong paving block terlebih dulu sesuai polanya menggunakan <em>paving block</em> cutter . Sesuaikan juga ukuran lebar celahnya agar <em>paving block</em> tidak bergeser dari kanstin yang sudah dipasang.</li> </ul> <ol start="7"> <li><strong> Pengisian <em>Joint Filler</em></strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///Cara Pasang Paving Block Anti Gagal Ala Pak Jago/Image6_web_5_juli.png" alt="" width="500" height="500" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://images.tokopedia.net/img/cache/500-square/product-1/2020/6/3/4988917/4988917_79c99c47-aff6-4bf1-8c91-304870698341_720_720.jpg">di sini</a></p> <p>Langkah berikutnya adalah pengisian <em>joint filler </em>atau celah antar <em>paving block</em> dengan menggunakan abu batu agar terlihat lebih rata. Padatkan struktur <em>paving block </em>menggunakan <em>baby roller</em> atau stamper kuda.</p> <ol start="8"> <li><strong> Membersihkan <em>Paving Block</em></strong></li> </ol> <p>Sebelum <em>paving block</em> digunakan, pastikan Sahabat Jago sudah membersihkan permukaannya dari abu batu. Meski karakteristik abu batu tidak begitu licin, namun bila volume-nya banyak dapat menyebabkan selip pada ban kendaraan yang melintas.</p> <p>Demikian cara memasang <em>paving blok</em> anti gagal dari Pak Jago. Ikuti terus informasi dan tips seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p>Sumber:</p> <p><strong><em>Tim Ahli Jago Bangunan</em></strong></p> <p><em>Pinhome.id : Paving block </em></p> <p><em>Masterblockindonesia.com : Cara pemasangan paving block </em></p> <p><em>Asiacon.co.id : Cara pasang paving block conblock</em></p> <p> </p>
Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian
<p>Sumber gambar <a href="https://sugar.technology/model-pagar-rumah-minimalis/">di sini</a></p> <p>“Rumahnya yang pagar warna apa?”, pernahkah Sahabat Jago mendapatkan pertanyaan yang sama ketika ada seseorang ingin bertamu? </p> <p>Pagar memang sering menjadi salah satu komponen eksterior yang diperhatikan dalam mengenali sebuah hunian. Keberadaannya mampu memberikan kesan pertama baik untuk tamu yang berkunjung maupun orang yang lewat di depan hunian tersebut. Peran pagar sebagai identitas hunian menjadikan pemasangan pagar tidak bisa disepelekan.   </p> <p>Lantas apa saja tips yang bisa Sahabat Jago pertimbangkan dalam membuat pagar agar bisa berfungsi lebih optimal sesuai kebutuhan? Yuk, simak informasi dari Pak Jago dalam artikel kali ini. Selamat membaca!</p> <p><strong>Fungsi Pagar Rumah</strong></p> <ol> <li><strong> Menjaga Privasi Penghuninya</strong></li> </ol> <p>Kebanyakan orang mengenal pagar sebagai pembatas antara hunian dengan lingkungan luar. Fungsi  tersebut bisa memberikan keleluasaan dalam melakukan aktivitas di dalam lingkungan hunian yang membutuhkan privasi. Aktivitas tersebut bisa berkaitan dengan kegiatan pribadi, misalnya berenang, ataupun aktivitas kebersamaan ketika mengadakan acara keluarga.  </p> <ol start="2"> <li><strong> Memberikan Rasa Aman</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/Image2_web_27_juni.png" alt="" width="800" height="480" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.cermati.com/artikel/10-inspirasi-pagar-minimalis-nan-mewah-untuk-hunian-impian">di sini</a></p> <p>Ketiadaan pagar seringkali menjadi “kambing hitam” atas banyaknya kasus kriminalitas yang terjadi di dalam hunian. Adanya pagar bisa menghadirkan rasa aman, dimana pagar bisa membatasi akses “orang asing” untuk leluasa masuk ke dalam area hunian,sehingga mampu mencegah hunian menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan. </p> <ol start="3"> <li><strong> Menghadirkan Keindahan</strong></li> </ol> <p>Fungsi pagar selain dua hal di atas adalah penambah estetika atau keindahan dari sebuah bangunan. Sebagai gerbang utama, pintu pagar bisa merepresentasikan daripada pemilik bangunan. Sehingga pagar sebagai wajah hunian harus terlihat indah dan serasi agar menambah kesan yang bagus bagi hunian.</p> <p><strong>Tips Membuat Pagar Rumah</strong></p> <ol> <li><strong> Menentukan Desain Pagar </strong></li> </ol> <p>Sahabat Jago bisa menentukan desain pagar sesuai dengan kebutuhan hunian. Pagar dengan lekukan melingkar akan lebih cocok dengan hunian yang bergaya klasik, sedangkan pagar yang memiliki desain garis-garis yang lurus akan cocok untuk hunian yang bergaya minimalis.</p> <p>Selain aspek estetika tersebut, faktor keamanan tentu juga menjadi pertimbangan utama dalam merancang desain pagar. Usahakan untuk menghindari bentuk pagar yang cenderung mudah untuk dinaiki, misalnya pagar besi dengan susunan horizontal yang mudah dipanjat. </p> <ol start="2"> <li><strong> Memperhatikan Ketinggian Pagar</strong></li> </ol> <p>Meskipun tidak ada kesepakatan standar tentang tinggi pagar, Sahabat Jago bisa menentukan ukuran ketinggiannya dengan memperhatikan beberapa pertimbangan. Bagi Sahabat Jago yang tinggal di perumahan dengan fasilitas sistem keamanan yang memadai, penggunaan pagar yang tidak terlalu tinggi lebih sesuai dengan konsep keramahan yang ditawarkan oleh perumahan tersebut. Sahabat Jago bisa menggunakan pagar dengan ketinggian 0,9 – 1,2 meter atau hanya setinggi pinggang orang dewasa.</p> <p>Ukuran tinggi pagar ideal bisa disesuaikan dengan kebutuhan Sahabat Jago. Pagar dengan tujuan melindungi area privat bisa dibuat lebih tinggi dari rata-rata tinggi orang dewasa, yaitu sekitar 1,8 meter. Untuk mencegah penyusup masuk ke dalam hunian, tinggi pagar rumah ideal berkisar 1,8-2,5 meter. Agar lebih aman, bisa ditambahkan material tajam pada bagian kepala pagar. Sementara itu, untuk meminimalisir kebisingan suara di area depan hunian, sebaiknya dibuat dengan ketinggian berkisar 1,8-2 meter dan tebal minimal 10 cm. </p> <p>Tinggi pagar juga bisa disesuaikan dengan  ukuran hunian. Jika lebar bangunan kurang dari 8 m, sebaiknya tinggi pagar 1,2 m agar hunian nampak proporsional dan tidak terkesan “tenggelam” karena tertutupi oleh pagar. Sementara jika lebar bangunan lebih dari 8 m, Sahabat Jago bisa menggunakan pagar yang lebih tinggi, yaitu 1,5 m. Ukuran pagar tersebut sudah cukup untuk memberi keamanan dan kenyamanan visual sehingga wajah hunian masih dapat dinikmati.</p> <ol start="3"> <li><strong> Memilih Bahan Pagar yang Berkualitas</strong></li> </ol> <p>Apapun bahan pagar yang Sahabat Jago pilih, pastikan bahan tersebut terpasang kuat dengan menggunakan bahan struktur beton bertulang pada setiap pilarnya. Sahabat Jago bisa memilih jenis material pagar sesuai dengan kebutuhan setelah mempertimbangkan karakter masing-masing bahan.</p> <p><strong> a. Pagar Logam atau Besi </strong></p> <p><img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/Image_3_web_27_juni.png" alt="" width="1000" height="615" /> </p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.dekoruma.com/artikel/21191/berbagai-desain-pagar-rumah">di sini</a></p> <p>Logam banyak dipakai sebagai material pagar hunian karena memiliki kelebihan seperti awet, kuat, serta memiliki kesan elegan. Namun material besi harganya cenderung mahal dibandingkan dengan jenis material lainnya. Pagar jenis ini juga memerlukan perawatan khusus untuk mencegah karat dan korosi.</p> <p><strong>b. Pagar Batu Bata</strong></p> <p><img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/Image4_web_27_juni.png" alt="" width="700" height="467" /> </p> <p>Sumber gambar <a href="https://idea.grid.id/read/092113219/tips-hadirkan-bata-ekspos-bukan-cuma-dinding-bisa-juga-untuk-pagar?page=all">di sini</a></p> <p>Dengan menggunakan ekspos batu bata, Sahabat Jago bisa memperoleh kesan hunian yang  lebih natural. Ekspos batu bata juga dapat divariasikan dalam bentuk yang unik, dengan menempatkan susunan bata tersebut sesuai keinginan. Di lokasi yang memiliki kelembaban cukup tinggi, pagar dengan material batu bata bisa saja mudah lapuk dan ditumbuhi lumut. </p> <p><strong>c. Pagar Batu Alam</strong></p> <p><img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/Image5_web_27_juni.png" alt="" width="800" height="500" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://artikel.rumah123.com/10-inspirasi-model-pagar-rumah-batu-alam-hunian-tropis-modern-jadi-semakin-menawan-95179">di sini</a></p> <p>Kesan rumah bergaya natural juga dapat Sahabat Jago peroleh dengan menggunakan pagar berbahan batu alam. Corak unik batu alam bisa menciptakan pola susunan  yang estetik. </p> <p>Untuk perawatannya, Sahabat Jago perlu membersihkannya dengan menyikat secara rutin agar batu alam tidak tertutupi kotoran, debu, dan lumut. Bobot material yang berat mengharuskan pemasangan material ini harus dilakukan secara hati-hati supaya tidak membahayakan. </p> <p><strong>d. Pagar Kayu</strong></p> <p><img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/Image6_web_27_juni.png" alt="" width="990" height="702" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.dekoruma.com/artikel/21191/berbagai-desain-pagar-rumah">di sini</a></p> <p>Sifat kayu yang mudah dibentuk dan mudah didapat cocok menjadi pintu pagar yang memberikan kesan alami dan hangat. Pagar dengan material kayu memiliki kelemahan seperti mudah kusam, keropos, lapuk, dan berjamur. Untuk mengantisipasinya, Sahabat Jago perlu mencari kayu yang tahan terhadap perubahan cuaca. Alternatif material kayu yang bisa dipilih diantaranya kayu ulin atau kayu besi. Namun Sahabat Jago perlu merogoh biaya yang cukup mahal karena kayu yang berkualitas sudah semakin langka.</p> <p><strong>e. Pagar Bambu</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/Image7_web_27_juni.png" alt="" width="726" height="409" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.rumah.com/panduan-properti/pagar-bambu-biasa-63727">di sini</a></p> <p>Untuk menghadirkan suasana pedesaan yang asri pada eksterior hunian, bahan bambu bisa menjadi alternatif. Bambu mudah didapat dan harganya relatif murah. Bentuk dan penampilannya bisa dikreasikan sesuai keinginan. Hampir sama dengan karakter pagar kayu, pagar yang terbuat dari bambu rentan terhadap perubahan cuaca yang membuatnya mudah rapuh. Pencegahan dapat dilakukan dengan melapisinya dengan cairan khusus.</p> <p><strong>f. Pagar dengan Tanaman</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/image8_web_27_juni.png" alt="" width="700" height="465" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://idea.grid.id/read/09700138/pagar-dari-pot-tanaman-segar-dan-unik">di sini</a></p> <p>Salah satu jenis pagar yang sedang tren saat ini adalah pagar merangkap sebagai tempat bercocok tanam. Material pagar umumnya terbuat dari rangka besi yang dilengkapi cantelan. Pada cantelan inilah pot-pot tanaman digantungkan. Aplikasi pagar ini bisa menjadi solusi untuk Sahabat Jago yang ingin bercocok tanam tetapi tidak memiliki lahan. Selain merawat tanaman dalam pot, Sahabat Jago perlu memperhatikan pagar yang menjadi tempat bertumpunya pot-pot tersebut. Intensitas material terkena air ketika menyiram tanaman bisa menjadikan rangka besi pagar menjadi mudah berkarat.</p> <p><strong>g. Pagar Roster</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/image9_web_27_juni.png" alt="" width="900" height="437" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.dekoruma.com/artikel/141309/model-pagar-roster-minimalis">di sini</a></p> <p>Material pagar yang tidak kalah diminati saat ini adalah pagar berbahan roster. Pagar roster secara umum mudah dan cocok diaplikasikan untuk hampir semua desain hunian. Penggunaan roster dapat membuat hunian terkesan kekinian serta <a href="https://www.dekoruma.com/artikel/83088/memperbaiki-sirkulasi-udara-di-rumah">efektif melancarkan sirkulasi udara</a> ke dalam hunian. Perawatannya pun mudah, karena pagar roster tahan terhadap air serta api, <a href="https://www.dekoruma.com/artikel/76615/anti-rayap-alami">anti rayap</a> serta anti pelapukan.</p> <p>Bentuk roster yang berlubang membuatnya dapat diintip dari dua sisi. Hal tersebut membuat privasi hunian menjadi terbuka. Rongga yang berada pada roster juga dapat mempermudah debu dan kotoran masuk ke dalam area hunian.</p> <p><strong>h. Pagar Beton</strong></p> <p><img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/image10_web_27_juni.png" alt="" width="800" height="600" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://artikel.rumah123.com/10-ide-desain-pagar-tembok-rumah-minimalis-type-36-rumah-keren-berawal-dari-pagar-yang-cantik-92773">di sini</a></p> <p>Bagi Sahabat Jago yang menyukai kepraktisan dalam merawat hunian, pagar beton dapat menjadi salah satu solusi terbaik. Beton yang kuat dan solid bisa dijadikan alternatif dalam membuat dinding pagar yang rapi dan awet. Namun, bagi Sahabat Jago yang memiliki minat pada keunikan bentuk, pagar beton bisa jadi bukan menjadi pilihan karena karakternya yang kaku sehingga tidak mudah untuk berkreasi atau melakukan modifikasi.</p> <p><strong>i. Pagar Kombinasi</strong></p> <p> <img src="/images/cms///Memaksimalkan Fungsi Pagar Hunian/image11_web_27_juni.png" alt="" width="1096" height="822" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://umma.id/post/7-model-pagar-minimalis-dengan-beragam-kombinasi-menarik-12180581777474?lang=id">di sini</a></p> <p>Jika Sahabat Jago bingung memilih satu jenis material penyusun pagar, ada alternatif pagar kombinasi yang biasanya terdiri dari dua atau tiga material berbeda. Misalnya batu bata dan baja ringan atau batu bata, batu alam, dan kayu. Keleluasaan dalam mengombinasikan beberapa material dalam sebuah desain pagar akan menghasilkan rancangan desain yang lebih luwes menyesuaikan selera yang Sahabat Jago inginkan. Perlu diingat bahwa masing-masing material memiliki karakter berbeda-beda sehingga perlu perencanaan dan perhitungan matang dalam eksekusinya. </p> <p>Membuat atau merenovasi pagar hunian yang aman dan nyaman adalah prioritas, namun jangan sampai pagar yang aman membatasi interaksi kita dengan tetangga dan masyarakat setempat. </p> <p>Itulah tips yang bisa menjadi inspirasiSahabat Jago dalam memaksimalkan fungsi pagar hunian. Ikuti terus informasi dan tips seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p><em> Sumber:</em></p> <p><strong><em>Tim Ahli Jago Bangunan</em></strong></p> <p><em>propertinews.id : Cegah maling ini tips membuat pagar rumah agar tetap aman</em></p> <p><a href="https://properti.kompas.com/read/2014/05/11/1217552/Sebetulnya.Berapa.Tinggi.Ideal.Pagar.Rumah."><em>properti.kompas.com</em></a><em> : "Sebetulnya, Berapa Tinggi Ideal Pagar Rumah?"</em></p> <p><em>parenting.dream.co.id : 4 faktor yang harus dipertimbangkan saat memilih pagar rumah</em> </p> <p>idea.grid.id : Kelebihan dan kekurangan 6 material yang bisa digunakan menjadi pagar</p>
6 Tips Menjadi Tukang Terpercaya
<p> </p> <p>                            Sumber gambar <a href="https://tukangqu.com/cari-tukang-bangunan/">di sini</a></p> <p>Memiliki profesi sebagai tukang tentu identik dengan pekerja yang mengandalkan fisik. Asal kondisi tubuh sehat dengan massa otot yang kuat, punya peluang besar memperoleh tempat di proyek bangunan. Modal tenaga tersebut bisa saja menjadikan seorang tukang mampu eksis, karena dunia pertukangan merupakan aktivitas yang berhubungan dengan material maupun peralatan yang berbobot.</p> <p>Di sisi lain, ada keahlian yang tidak kalah penting untuk dimiliki oleh seorang tukang. Suatu keahlian yang tidak berkaitan dengan kekuatan fisik dan tidak semua tukang bisa menguasainya. Keahlian ini menjadi penting, karena telah terbukti bisa menjadi jalan lompatan karir tukang ke level profesi yang lebih tinggi.</p> <p>Tanpa berpanjang lebar, Bang Jago akan memberikan enam rahasia menjadi seorang tukang yang karirnya tidak sekedar eksis namun juga bertumbuh.</p> <ol> <li><strong> Mengkondisikan Fisik Tetap Prima</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///6 Tips Menjadi Tukang Terpercaya/image2_web_21_jun.png" alt="" width="731" height="448" />                         </p> <p>                  Sumber gambar <a href="https://precast.co.id/konstruksi/inilah-istilah-para-tukang-bangunan/">di sini</a></p> <p>Menyantap mie kemasan dua porsi dan minuman dingin penambah stamina berwarna cerah sangatlah identik dengan menu tukang bangunan. Meski terlihat mampu mengganjal perut dan menyegarkan tubuh, mengonsumsi makanan dan minuman instan yang mengandung bahan pengawet, pewarna dan bahan kimia memiliki potensi mengganggu kesehatan.</p> <p>Pola makan berkaitan erat dengan kondisi fisik seorang tukang bangunan. Suplai makanan dan minuman yang terjaga higienitasnya dan teratur waktunya bisa mempengaruhi konsentrasi dan daya tahan tubuh tukang dalam menyelesaikan proyek sesuai waktunya. Fisik yang prima dapat menjadi modal menjadi tukang yang diandalkan. </p> <ol start="2"> <li><strong> Kemauan untuk Selalu Belajar </strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///6 Tips Menjadi Tukang Terpercaya/image3_web_21jun.png" alt="" width="1000" height="635" /></p> <p>                                           Sumber gambar <a href="https://kanggo.id/blog/tukang-bangunan-profesional/">di sini</a></p> <p>Setiap hari baru adalah ilmu baru. Seorang tukang yang memiliki niat mengembangkan karir, selain rajin dalam penyelesaian pekerjaannya, juga mesti rajin mempelajari ilmu baru dari tukang senior yang lebih berpengalaman. Dengan mempraktikkan ilmu baru yang diperoleh, akan mengasah ketelatenan seorang tukang. Kemampuan yang meningkat seiring waktu tersebut akan mematangkan keahlian tukang, sehingga akan lebih dipercaya oleh kepala tukang atau mandor.  </p> <ol start="3"> <li><strong> Terampil dalam Berkomunikasi</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///6 Tips Menjadi Tukang Terpercaya/image4_web_21_jun.png" alt="" width="700" height="467" />          </p> <p>                         Sumber gambar <a href="https://blog.qelola.com/wp-content/uploads/2021/08/checking-construction-plan-e1629550284591.jpg">di sini</a></p> <p>Keterampilan tukang dalam berkomunikasi tidak cukup dengan keberaniannya dalam berbicara maupun kesigapan melaksanakan instruksi dari kepala tukang. Komunikasi yang diharapkan adalah saling memberi masukan, pendapat, bertukar pikiran dengan kepala tukang maupun mandor sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam pengerjaan proyek.</p> <p>Kepandaian dalam komunikasi dua arah, memungkinkan seorang tukang untuk bisa memahami instruksi sekaligus memperoleh pengetahuan yang baru. Salah satunya adalah pemahaman dan pengetahuan untuk menerapkan pekerjaan berdasarkan gambar kerja yang diberikan. Kemampuan memahami gambar kerja tentunya akan membantu proses pengerjaan bangunan sesuai rancangan. Bukan hanya secara visual, namun juga dari segi perhitungan dan ukuran sehingga pas dalam penggunaan bahan serta cepat dalam pengerjaan.</p> <p>Keterampilan komunikasi tersebut akan mengasah dan meningkatkan keahlian seorang tukang, dari tukang biasa yang fokus pada keahilan teknisnya menjadi seorang tukang yang juga “nyambung” dalam berkomunikasi.</p> <ol start="4"> <li><strong> Menjaga Kejujuran</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///6 Tips Menjadi Tukang Terpercaya/image5_web_21jun.png" alt="" width="1265" height="711" />   </p> <p>                                  Sumber gambar <a href="https://www.viva.co.id/digital/startup/1016100-tukang-bangunan-zaman-now-pesan-via-helptask">di sini</a></p> <p><em>Ora Jujur Bakal Ajur</em>. Sebuah peribahasa Jawa tentang pentingnya kejujuran, yang jika ditinggalkan akan membawa pada kehancuran karir seseorang. Sudah menjadi rahasia umum tentang berbagai peluang seorang tukang untuk melakukan kecurangan dalam sebuah proyek bangunan. Mulai dari membawa sebagian material yang dibeli pulang ke rumah mereka sendiri, memalsukan kwitansi dari toko bahan bangunan, menaikkan harga bahan bangunan, sampai mengganti material dengan kualitas yang lebih rendah.</p> <p>Jika seorang tukang bisa menghindari berbagai modus yang bisa merugikan pemilik bangunan, secara otomatis tukang tersebut akan dipercaya terutama oleh atasannya, baik Kepala Tukang maupun Mandor. Rekam jejak yang baik, tidak neko-neko dalam bekerja, bisa menjadikan seorang tukang bangunan berada pada rekomendasi prioritas seorang Mandor yang memiliki akses ke banyak proyek bangunan. Semakin dipercaya akan semakin tinggi pula jam terbang tukang, sehingga peluang untuk semakin meningkatnya keahlian juga terbuka lebar sebagai bekal menaikan level karir yang lebih tinggi.    </p> <ol start="5"> <li><strong>Disiplin & Tepat Waktu</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///6 Tips Menjadi Tukang Terpercaya/image6_web_21jun.jpg" alt="" width="960" height="640" /> </p> <p>                                  Sumber gambar <a href="https://pixabay.com/id/photos/konstruksi-pekerja-industri-4241847/">di sini</a></p> <p>Untuk sebuah pekerjaan yang membutuhkan ketepatan waktu, mendirikan atau merenovasi bangunan membutuhkan tukang yang profesional. Salah satu cirinya memiliki kedisiplinan dan terbiasa untuk tepat waktu. Seringkali kita mendapati tukang bangunan “tanpa beban”. Datang kesiangan, leha-leha sebelum waktu istirahat tiba dan sudah siap pulang sebelum saatnya.</p> <p> Kebiasaan yang menghambat penyelesaian pekerjaan akan membuat jadwal proyek menjadi molor. Akibatnya pekerjaan berjalan tidak sesuai rencana dan mengharuskan menambah hari untuk menyelesaikan pekerjaan. Hal tersebut akan berpengaruh pada waktu dan biaya yang merugikan pemilik proyek. Dengan kondisi tersebut, seorang tukang tidak akan lagi menjadi pilihan bagi Kepala Tukang ataupun Mandor untuk dipekerjakan.</p> <p>Menghargai waktu dan menyelesaikan pekerjaan dengan tepat, sesuai standar kualitasnya, memberikan citra positif dan kesan yang baik untuk bisa menjadi tukang favorit pilihan Kepala Tukang dan Mandor di berbagai proyek bangunan.  </p> <ol start="6"> <li><strong> Mengikuti Sertifikasi Tukang Bangunan</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///6 Tips Menjadi Tukang Terpercaya/image7_web_21jun.jpg" alt="" width="1600" height="898" /></p> <p>Hal yang tak kalah penting adalah menjadi Tukang Bangunan yang mengikuti perkembangan jaman. Salah satunya mengetahui adanya peraturan pemerintah yang mewajibkan setiap tenaga kerja konstruksi memiliki sertifikat kompetensi kerja sesuai ikut serta dalam program sertifikasi yang pemerintah Undang-undang Nomor 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.</p> <p>Tenaga kerja yang akan melakukan uji dapat mengajukan sertifikasi melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Asosiasi Profesi ataupun Balai Kerja Konstruksi. Manfaat menjadi Tukang Bangunan (tenaga kerja konstruksi) yang bersertifikat,  selain memperoleh  jaminan kejelasan besaran imbalan/gaji sesuai dengan standar yang ditetapkan Pemerintah serta mendapatkan jaminan kesehatan, pastinya seorang Tukang Bangunan akan lebih memperoleh kepercayaan karena kemampuannya yang sudah teruji.    </p> <p>Demikian enam rahasia yang bisa Pak Jago bagikan kepada Sahabat Jago untuk menjadi tukang bangunan yang dapat diandalkan dan membuat <a href="/article/read/disiplin-dan-jujur-kunci-sukses-tukang-batu-yang-kini-jadi-pemborong-beromzet-20-juta">kisah sukses tukang bangunan</a> selanjutnya. Ikuti terus informasi dan tips seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p> </p> <p><em><strong>Tim Ahli Jago Bangunan</strong></em></p> <p><em>Bildeco : Kriteria tukang bangunan</em></p> <p><em>Kanggo : Tukang bangunan professional</em></p> <p><em>Kompasiana : Mencari tukang dan pemborong yang jujur</em></p> <p><em>Gabpeknas : Begini Cara Pekerja Konstruksi Bisa Dapat Sertifikat</em></p>
4 Tahapan Karir Menjanjikan Untuk Pekerja Bangunan
<p>                                   Sumber gambar <a href="https://www.pinhome.id/kamus-istilah-properti/jasa-pemborongan/">di sini</a></p> <p>Aktivitas seorang pekerja bangunan di dunia konstruksi tidak selamanya hanya sekadar memindahkan material, mengaduk semen atau pun “menata” batu bata. Tidak juga bekerja -bermandikan keringat- di bawah terik matahari dalam sepanjang karirnya. Profesi pekerja bangunan juga memiliki jenjang karir yang tentunya bisa menjadi peluang untuk mengembangkan keahlian serta meningkatkan kesejahteraan.</p> <p>Nah, apa saja sih tahapan karir yang bisa dicapai bagi mereka yang mengawali profesi sebagai seorang tukang bangunan? Biar Sahabat Jago tidak penasaran, Bang Jago akan menjawabnya dalam ulasan artikel berikut ini. Simak sampai tuntas ya!</p> <ol> <li><strong> Tukang</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///4 Tahapan Karir Menjanjikan Untuk Pekerja Bangunan/image2_web_17_juni.jpg" alt="" width="1600" height="1067" />       </p> <p>                            Sumber gambar <a href="https://javaro.co.id/product/pengawas-smk3-kontraktor/">di sini</a></p> <p>Level awal dari pekerja bangunan ialah menjadi Tukang. Seorang tukang umumnya memiliki spesialisasi dan peran tersendiri dalam menyelesaikan proyek bangunan pada hal teknis. Misalnya spesialis pemasangan keramik, spesialis finishing pengecatan, spesialis pemasangan kaca, dan lain-lain. Meski saat ini jarang ditemui tukang yang hanya memiliki satu keahlian saja, karena rata-rata para tukang sudah bisa melakukan banyak hal. Di dalam sebuah proyek, para tukang tersebut memiliki tugas untuk menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan arahan Kepala Tukang. </p> <ol start="2"> <li><strong> Kepala Tukang</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///4 Tahapan Karir Menjanjikan Untuk Pekerja Bangunan/image3_web_17_juni.jpg" alt="" width="640" height="960" />                                   </p> <p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/niSnhfMjiMI">di sini</a></p> <p>Tukang yang telah memiliki “jam terbang” tinggi, dengan pengalaman dan pemahamannya dalam hampir semua jenis pekerjaan sebuah proyek pembangunan, bisa kemudian menjadi seorang Kepala Tukang. Umumnya, Kepala Tukang memahami kebiasaan dalam dunia pertukangan. Misalnya dalam memasang keramik/granit. Kepala Tukang bisa mencari titik tengah sebagai poros untuk memulai pemasangan, sehingga memiliki perhitungan yang pas untuk meminimalisir potongan tidak utuh dan memastikan hasilnya lurus.</p> <p>Tugas dari seorang Kepala Tukang selain membutuhkan ilmu teknis juga menuntut kecakapannya dalam aspek non-teknis yang diantaranya adalah :</p> <ol> <li><strong> Memimpin Para Tukang</strong></li> </ol> <p>Kepala Tukang memiliki tugas sebagai pemimpin bagi para Tukang dalam mengkoordinir berjalannya proyek pembangunan agar proses dan hasilnya sesuai dengan perencanaan. Biasanya sosok Kepala Tukang sangat dihormati para Tukang karena keahlian teknis yang dimilikinya.</p> <ol> <li><strong> Memberikan Contoh</strong></li> </ol> <p>Kepala Tukang harus memastikan setiap aktivitas sesuai dengan pedoman teknis, urutan pengerjaan serta rancangan gambar kerjanya. Dengan “jam terbang” dalam pengalaman maupun keahliannya, seorang Kepala Tukang secara otomatis akan menjadi “konsultan” yang mesti bisa memberikan solusi atas permasalahan teknis yang dihadapi oleh para Tukang. </p> <p>Ada kalanya tukang menemui kesulitan dalam melakukan eksekusi pekerjaannya. Di sinilah peran seorang Kepala Tukang untuk memberikan contoh ‘cara eksekusi’ sebuah pekerjaan yang baik dan benar. </p> <p>Sehingga dalam aktivitas kerjanya, para Tukang dapat terbantu sekaligus memperoleh ilmu baru atas kesulitan maupun pertanyaan yang berhubungan dengan teknis bangunan.</p> <ol> <li><strong> Melaporkan Perkembangan Proyek kepada Mandor</strong></li> </ol> <p>Kepala Tukang bertugas untuk membuat laporan kepada Mandor. Isi laporan tersebut umumnya meliputi: </p> <p>- Jenis dan kualitas material bahan yang tersedia</p> <p>- Penempatan tenaga kerja beserta tugasnya</p> <p>- Jenis, jumlah dan kondisi peralatan</p> <p>- Jenis dan kualitas pekerjaan yang diselesaikan</p> <p>- Hambatan yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan, misalnya kodisi cuaca  </p> <p>Laporan tersebut secara periodik disampaikan secara harian, mingguan (rangkuman laporan harian tentang kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu) serta bulanan (rangkuman laporan mingguan  tentang kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan). Kepala Tukang juga wajib berkonsultasi bila terdapat kesulitan atau masalah di proyek pembangunan. Hal ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.</p> <ol> <li><strong> Mengelola Upah Kerja</strong></li> </ol> <p>Selain dalam masalah teknis pekerjaan, Kepala Tukang juga mengurusi upah atau gaji tukang. Kepala Tukang bertugas untuk membagikan upah ke para tukang sesuai dengan keahlian dan pendapatan masing-masing sesuai jadwal pembayaran yang disepakati.</p> <ol> <li><strong> Mengatur Alat Kerja</strong></li> </ol> <p>Peralatan kerja dalam sebuah proyek pembangunan memiliki peran vital kepada hasil pekerjaan pembangunan. Karenanya, Kepala Tukang harus memastikan kebutuhan alat kerja dalam pelaksanaan proyek pembangunan, memperhatikan jumlah yang dibutuhkan, kondisi alat kerja sampai kepada mengatur pembagian alat kerja kepada para tukang.</p> <p>Nantinya Kepala Tukang akan bertanggung jawab terhadap Mandor atas keseluruhan proyek yang sedang dikerjakan.</p> <ol start="3"> <li><strong> Mandor</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///4 Tahapan Karir Menjanjikan Untuk Pekerja Bangunan/image4_web_17_juni.jpg" alt="" width="520" height="310" />            </p> <p>          Sumber gambar <a href="https://www.wise-geek.com/what-are-the-different-types-of-construction-business-ideas.htm">di sini</a></p> <p>Mandor dari sisi tanggung jawabnya hampir sama dengan Kepala Tukang. Aspek yang membedakan adalah keahlian Mandor cenderung untuk mengelola tenaga kerja dan material, sedangkan Kepala Tukang lebih kepada keahlian teknis. Sehingga pada dasarnya Mandor sudah tidak bekerja lagi.</p> <p>Perannya ada pada pengelolaan atau manajemen sumber daya, yakni manajemen SDM, manajemen material serta manajemen proyek, termasuk diantaranya mengawasi tukang, mengatur beban pekerjaan, mengatur material yang harus dipesan dan mengatur alur urutan pekerjaan. Keseluruhan peran tersebut dilakukan bersama dengan Kepala Tukang, yang diantaranya dapat diuraikan sebagai berikut :  </p> <ol> <li><strong> Memberi Instruksi Pekerjaan</strong></li> </ol> <p>Peran utama seorang mandor bangunan adalah memberi instruksi pekerjaan kepada seluruh tim tukang bangunan yang bertugas di satu lokasi konstruksi. Mulai dari pengerahan jadwal, melatih pekerja baru, mengorganisir pekerja, menyusun alur pekerjaan harian, hingga memastikan bahwa kegiatan konstruksi sudah terkoordinasi dengan baik.</p> <ol> <li><strong> Mengawasi Tukang Bangunan</strong></li> </ol> <p>Tugas kedua dari mandor bangunan ialah mengawasi pekerjaan tukang bangunan. Hal ini demi memastikan bahwa tugas diselesaikan tepat waktu dan dengan standar kualitas yang dipersyaratkan. Selain itu, mandor bangunan juga wajib memperbarui laporan perkembangan proyek secara terperinci dan akurat untuk disampaikan kepada pihak yang berkepentingan, misalnya klien, arsitek, atau pun insinyur. Laporan tersebut meliputi aspek kualitas fisik bangunan, keuangan serta problem yang dihadapi.</p> <ol> <li><strong> Mengatur Material Bangunan</strong></li> </ol> <p>Peran yang tak kalah penting terkait tugas mandor bangunan yakni mengorganisir alat, manufaktur, mesin dan <a href="https://www.rumah.com/panduan-properti/daftar-bahan-bangunan-penting-untuk-bangun-rumah-15323">bahan bangunan</a>. Sehingga tidak terjadi adanya kurang material yang bisa menyebabkan keterlambatan proses konstruksi.</p> <ol> <li><strong> Memastikan Keselamatan Para Pekerja</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///4 Tahapan Karir Menjanjikan Untuk Pekerja Bangunan/image_5_web_17_juni.png" alt="" width="500" height="327" />  </p> <p>                    Sumber gambar <a href="https://isc.id/page/insight/detail/tips-menjaga-keselamatan-kerja-untuk-anda">di sini</a></p> <p>Terakhir, seorang mandor bangunan harus betul-betul mampu mengawasi kegiatan konstruksi dan bertanggung jawab atas kesehatan dan keselamatan di lokasi. Itu sebabnya, sebaiknya seorang mandor bangunan memiliki Sertifikat Keahlian dan sudah teruji dalam Pelatihan Keselamatan Kerja. Setifikasi tersebut dapat diperoleh melalui Lembaga dan Asosiasi yang bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.</p> <p>Perbedaan lainnya antara Kepala Tukang dengan Mandor adalah dalam akses komunikasi. Jika Kepala Tukang hanya kepada para Tukang dan Mandor saja, untuk Mandor sendiri juga memiliki peran dalam berkomunikasi dengan klien atau pemilik bangunan secara langsung. </p> <ol start="4"> <li><strong> Pemborong</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///4 Tahapan Karir Menjanjikan Untuk Pekerja Bangunan/image6_web_17_juni.jpg" alt="" width="1600" height="1088" /> </p> <p>                                    Sumber gambar <a href="https://www.dekoruma.com/artikel/123796/biaya-bangun-rumah-dua-lantai">di sini</a></p> <p> </p> <p>Peluang karir dalam pekerjaan konstruksi selanjutnya adalah menjadi seorang Pemborong yaitu penyedia jasa konstruksi. Pada tingkatan ini, pengetahuan konstruksi dan jaringan yang sudah dimiliki dengan para pekerja profesional, toko penyedia material serta kepemilikan peralatan yang memadai bisa menjadi modal untuk melangkah ke jenjang profesi sebagai Pemborong. Jika pada profesi sebelumnya (Tukang, Kepala Tukang, Mandor) mengikuti sistem, pada level Pemborong, Sahabat Jago bisa bertindak sebagai pembuat sistem dalam aktivitas konstruksi.</p> <p><strong>Peran dan Tanggung Jawab Pemborong</strong></p> <ol> <li>Melaksanakan pembangunan sesuai dengan peraturan dan spesifikasi yang telah direncanakan dan ditentukan di dalam kontrak Perjanjian Pemborongan.</li> <li>Memberikan laporan kemajuan proyek meliputi laporan harian, mingguan, dan bulanan kepada pemilik proyek.</li> <li>Menyediakan tenaga kerja, bahan, peralatan, tempat tinggal pekerja, dan alat-alat pendukung yang mengacu pada gambar dan spesifikasi proyek. Selain itu juga memperhatikan waktu, biaya, kualitas dan pekerjaan keamanan.</li> <li>Bertanggung jawab atas kegiatan pembangunan dan metode pelaksanaan pekerjaan di lapangan.</li> <li>Menjalankan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati.</li> </ol> <p><strong>  </strong></p> <p>Perjuangan untuk bisa sampai pada level Mandor pastinya memerlukan proses dan keuletan tersendiri. Sahabat Jago bisa me-review kembali artikel  <a href="/article/read/ini-tips-sukses-ala-pakjago-agar-tukang-bangunan-bisa-naik-pangkat-">Ini Tips Sukses Ala #PakJago Agar Tukang Bangunan Bisa Naik "Pangkat"</a> untuk menginspirasi sekaligus menambah motivasi sukses di dunia konstruksi. </p> <p>Demikian pembahasan mengenai level profesi untuk menambah  wawasan Sahabat Jago seputar jenjang karir pekerja bangunan . Ikuti terus informasi dan tips seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p> </p> <p><em>Sumber :</em></p> <p><em>Tim Ahli Jago Bangunan</em></p> <p><em>panggiltukang.id : 5 Fakta Pekerja Bangunan yang Perlu Kamu Ketahui</em></p> <p><em>sudah-sore.com : Mandor, Kepala Tukang, Tukang dan Keneknya</em></p> <p><em>adhyaksapersada.co.id : Pemborong Bangunan</em></p> <p> </p>
Pembuatan Selokan Benar, Air Mengalir Lancar
<p>Sumber gambar <a href="https://cybernewsnasional.com/pemasangan-spal-u-ditch-mendapat-apresiasi-warga/">di sini</a></p> <p>Saat kecil, Sahabat Jago pernah bermain balap perahu di selokan? Semakin lancar aliran airnya, pasti semakin seru ‘kan berlama-lama di selokan. Membuat selokan yang bisa mengalirkan air dengan baik tentu perlu teknik tersendiri. Walau tampak mudah, perlu langkah-langkah yang tepat agar selokan bisa berfungsi seperti seharusnya.</p> <p>Selokan memiliki fungsi sebagai saluran drainase rumah. Sistem drainase adalah sebuah saluran air untuk menyalurkan massa air yang berlebih. Air yang berlebih bisa berasal dari limbah rumah tangga (kamar mandi dan dapur) atau dari air hujan. Selokan akan menjadi penampungan dan peresapan air limpahan hujan dari rumah sehingga meminimalisir terjadinya banjir.</p> <p>Aliran selokan biasanya akan bermuara ke saluran pembuangan utama. Oleh karena itu, proses pembuatan selokan harus disesuaikan dengan sistem drainase lingkungan setempat, baik material, lebar, kedalaman, kemiringan, dan ketertutupannya.</p> <p>Pada artikel berikut ini, Pak Jago akan menjelaskan tahap-tahap yang perlu Sahabat Jago lakukan dalam membuat selokan untuk bangunan rumah tinggal.</p> <p><img src="/images/cms///Pembuatan Selokan Benar, Air Mengalir Lancar/image2_web_24_mei.png" alt="" width="683" height="512" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.kabarbima.com/2017/03/pembangunan-drainase-di-jalan-gajah.html">di sini</a></p> <p><strong>Pengukuran<br /> </strong>Pengukuran dilakukan untuk menentukan dimensi dan ketinggian selokan. Ada baiknya untuk memberikan jarak yang cukup antara selokan dengan pagar di sekitarnya. Lalu Sahabat Jago bisa membuat <em>bouwplank</em> dengan patok kayu sementara untuk menentukan lokasi titik-titik penting, serta menggunakan benang untuk pedoman penggalian dan pembuatan pondasi. <em>Bouwplank</em> adalah sejenis pembatas yang digunakan untuk menentukan batas area kerja proyek pembangunan terkait bentuk dan ukuran bangunan yang akan dikerjakan. Dengan adanya <em>bouwplank</em> akan memudahkan untuk melihat letak fondasi.</p> <p><strong>Penggalian Tanah</strong></p> <p>Selanjutnya, Sahabat Jago bisa melakukan penggalian tanah. Untuk kedalaman selokan yang dibuat bisa disesuaikan dengan sistem drainase setempat yang sudah dibangun. Sesuaikan dimensi (lebar dan tinggi) galian dengan material yang dipakai. Idealnya ukuran kedalamannya 50 cm dan untuk lebarnya 40 cm.</p> <p><strong>Lantai Kerja<br /> </strong>Tahap berikutnya adalah dengan membuat lantai kerja terlebih dulu. Lantai kerja merupakan pengerjaan dasar konstruksi menggunakan lapisan pasir setebal 5 – 10 cm guna meratakan tanah dasar. Di atasnya kemudian dipasang batu dengan kedudukan berdiri (pasangan batu kosong) dan rongga-rongganya diisi pasir secara penuh sehingga kedudukannya menjadi kokoh dan sanggup mendukung beban fondasi di atasnya. Selain untuk memudahkan pekerja berdiri di atas lahan datar serta lahan menjadi tidak kotor dan becek, lantai kerja juga berfungsi untuk menahan gaya angkat (<em>up-lift force</em>) tanah di bawahnya. Setelah lantai kerja sudah siap, bisa dilanjutkan dengan pekerjaan membuat selokan itu sendiri menyesuaikan dengan material yang akan digunakan.</p> <p><strong>Memilih Material</strong></p> <p>Beberapa pilihan material yang umum dipakai antara lain buis beton, pasangan batu kali, dan juga U-Ditch.</p> <ol> <li>Buis Beton</li> </ol> <p><img src="/images/cms///Pembuatan Selokan Benar, Air Mengalir Lancar/image3_web_24_mei.jpg" alt="" width="886" height="669" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://indoprecast.com/mengenal-buis-beton-solusi-untuk-drainase/">di sini</a></p> <p>Buis beton adalah beton pracetak yang memiliki beragam fungsi sebagai saluran air. Material ini menjadi salah satu yang banyak digunakan. Alasannya, buis beton memiliki berbagai keunggulan, terutama dari sisi harga yang terjangkau serta bobotnya yang ringan sehingga memudahkan dalam pemasangannya. Tapi kekurangan dari buis beton adalah daya tahannya yang tidak sekokoh material lainnya<br /> </p> <ol start="2"> <li>Batu Kali</li> </ol> <p><img src="/images/cms///Pembuatan Selokan Benar, Air Mengalir Lancar/image4_web_24_mei.jpg" alt="" width="678" height="381" /></p> <p>Sumber gambar <a href="http://tunggalwarga.desa.id/2017/06/10/pembangunan-drainase-program-dd-tahun-2017-kampung-tunggal-warga/">di sini</a></p> <p>Material selanjutnya adalah batu kali. Dengan pembuatannya yang manual, selokan batu kali membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama. Selain itu, proses pengerjaannya juga memerlukan area atau lahan yang lebih luas karena umumnya tebal selokan batu kali minimal 30 cm, sedangkan selokan buis beton cukup dengan tebal 15 cm. Dari sisi biaya, memakai batu kali lebih terjangkau daripada menggunakan buis beton maupun U-Ditch. Batu kali juga memiliki ketahanan material yang lebih baik dibandingkan buis beton.</p> <ol start="3"> <li>U-Ditch</li> </ol> <p><img src="/images/cms///Pembuatan Selokan Benar, Air Mengalir Lancar/image5_web_24_mei.png" alt="" width="864" height="1152" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://newsrepublik.com/lintas-daerah/pelaksanaan-saluran-u-ditch-ratusan-juta-tanpa-lantai-dasar-dibongkar/">di sini</a></p> <p>Lalu ada material U-Ditch. Material ini adalah beton pracetak sama seperti buis beton. Perbedaannya ada pada bentuknya yang bersiku dengan sistem penyambungan memakai <em>plat joint</em> (buis beton menggunakan nat semen). Sistem <em>plat joint</em> menggunakan baut untuk menyambungkan bagiannya. Tipe sambungan seperti ini umumnya disebut sambungan <em>male-female</em>. Untuk penutup pada bagian pertemuan sambungan (nat) menggunakan bahan material mortar. U-Ditch memiliki ketahanan yang lebih baik karena didesain untuk mengalirkan air dalam volume besar dan permukaannya juga dirancang untuk bisa menahan bobot kendaraan yang melintasinya. Keunggulan tersebut berbanding lurus dengan harganya yang lebih mahal dari material lainnya.</p> <p>Sesuaikan pemilihan material dengan kebutuhan Sahabat Jago. Rekomendasi Pak Jago untuk selokan rumah biasa, bisa menggunakan batu kali yang kokoh dan harganya terjangkau.  Buis Beton cocok digunakan sebagai pelapis dinding tanah untuk membuat sumur resapan karena lebih mudah dan hemat dalam pemasangannya. Sedangkan untuk pendukung infrastruktur yang membutuhkan struktur yang lebih kuat, U-Ditch bisa menjadi pilihan material gorong-gorong jalan, jembatan, maupun saluran limbah industri.  Jangan lupa juga untuk memperkuat sisi atas serta kanan dan kirinya. Contohnya dengan memakai bata plesteran sebagai material penguat.</p> <p><strong>Pasca Pembuatan Selokan</strong></p> <p>Sebelum selokan benar-benar digunakan, pastikan kondisinya kering terlebih dahulu. Sebaiknya tutup bagian-bagian selokan yang terbuka dengan besi penutup selokan untuk mengantisipasi masuknya kotoran yang nantinya dapat menghambat aliran air.</p> <p><strong>Perawatan Selokan</strong></p> <p><img src="/images/cms///Pembuatan Selokan Benar, Air Mengalir Lancar/image6_web_24_mei.jpg" alt="" width="700" height="467" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://idea.grid.id/read/092194783/bikin-resapan-air-dengan-biopori-jamin-pasokan-air-dan-cegah-becek-ini-caranya?page=all">di sini</a></p> <p>Terakhir, agar selokan yang dibuat dapat berfungsi secara maksimal untuk menyalurkan air pembuangan, Sahabat Jago perlu rutin untuk merawat selokan. Sahabat Jago bisa membersihkan selokan minimal tiga bulan sekali. Singkirkan sampah serta endapan lumpur yang bisa membuat selokan menjadi dangkal dan tersumbat, sehingga potensi banjir, bau tidak sedap, dan bahkan sarang nyamuk sebagai sumber penyakit bisa dicegah.</p> <p>Sahabat Jago juga bisa membuat lubang biopori pada selokan. Lubang-lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah dengan diameter 10 cm dan kedalaman 80-100 cm. Lubang ini berfungsi untuk meresapkan lebih banyak air ke dalam tanah sehingga air hujan atau banjir tidak menggenang terlalu lama.</p> <p>Demikian tahapan yang perlu Sahabat Jago perhatikan dalam mengerjakan pembuatan selokan. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p> </p> <p>Sumber:</p> <p>Tim Ahli Jago Bangunan</p> <p>prospeku.com : Apa Itu Drainase? Pengertian, Kegunaan dan Jenisnya</p> <p><u>perpusteknik.com : Perbedaan dan Persamaan U-Dicth, Buis Beton, dan Box Culvert </u></p> <p>arafuru.com : Langkah-Langkah Cara Membuat Selokan Yang Baik </p> <p> </p>
Merancang Dapur Nyaman Gaya Jepang
<p><span style="font-weight: 400;">Sumber gambar </span><a href="https://www.gmboel.com/2021/08/japandi-style-kitchen-design.html"><span style="font-weight: 400;">di sini</span></a></p> <p><span style="font-weight: 400;">Dapur menjadi salah satu ruangan paling penting dalam sebuah rumah. Fungsi utama dari dapur untuk “memproduksi kebahagiaan” bagi para penghuninya, membuat ruang memasak ini kerap kali disebut sebagai jantungnya rumah.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bicara tentang dapur, konsep yang saat ini sedang populer adalah gaya minimalis fungsional ala Jepang. Selain bisa menciptakan tampilan yang rapi dan bersih, desain dapur minimalis bergaya Jepang juga bisa menghadirkan kenyamanan yang identik dengan kealamian, perhatian terhadap detail, serta kesederhanaannya. Salah satu yang membedakan dapur minimalis bergaya Jepang dengan dapur minimalis pada umumnya adalah penerapan prinsip Kanso. Sebuah prinsip untuk menyeleksi peralatan  dapur kemudian menyimpannya dengan rapi sehingga tidak ada lagi benda yang berada di atas meja, baik itu wadah bumbu ataupun sendok dan garpu. Semuanya mesti tersimpan rapi di dalam lemari kabinet dan laci, sehingga dapur nampak lebih bersih.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk memahami detail tren dapur bergaya Jepang, simak 4 tips dari Pak Jago dalam merancang dapur ala negeri Sakura sebagai inspirasi membuat ruang dapur idaman.</span></p> <ol> <li><strong> Penggunaan Material Kayu</strong></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Merancang Dapur Nyaman Gaya Jepang/Image2_web_11_Mei.jpg" alt="" width="406" height="406" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sumber gambar </span><a href="https://i.pinimg.com/564x/84/31/19/8431198dc91aa4d6e704572a7f2082fb.jpg"><span style="font-weight: 400;">di sini</span></a></p> <p><span style="font-weight: 400;">Material kayu</span><span style="font-weight: 400;"> adalah salah satu pilihan terbaik yang bisa digunakan dalam merancang dapur bergaya Jepang.</span><a href="https://artikel.rumah123.com/7-rekomendasi-set-meja-makan-kayu-terbaik-harga-rp1-jutaan-ke-bawah-79175"><span style="font-weight: 400;"> Sentuhan kayu</span></a><span style="font-weight: 400;"> bisa memberikan kesan elegan dan menjadikan suasana dapur lebih hangat, sehingga bisa mempengaruhi semangat Sahabat Jago untuk menghasilkan berbagai hidangan yang lezat.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Aplikasi dari aksen kayu biasanya dihadirkan melalui pemilihan furnitur, </span><em><span style="font-weight: 400;">kitchen set,</span></em><span style="font-weight: 400;"> hingga penggunaannya pada dinding, plafon, serta lantai dapur. Dengan menggunakan material kayu yang dominan, unsur tradisional ala Jepang akan semakin terasa. </span><span style="font-weight: 400;">Kayu yang umum digunakan adalah kayu pinus atau </span><em><span style="font-weight: 400;">pinewood</span></em><span style="font-weight: 400;">. Pinus yang dikenal dengan nama Jati Belanda ini </span><span style="font-weight: 400;">memiliki keunggulan pada bobotnya yang ringan. Selain itu, pinus memiliki warna yang cerah, yaitu kuning muda atau krem, jenis kayu ini juga memiliki serat kayu yang halus sehingga membuat tampilannya cantik dan natural.</span></p> <ol start="2"> <li><strong> Aplikasi Warna Netral</strong></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Merancang Dapur Nyaman Gaya Jepang/Image3_web_11_Mei.jpg" alt="" width="564" height="846" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sumber gambar </span><a href="https://i.pinimg.com/564x/f5/9e/04/f59e04707f52643ab1f86b0cc56a7877.jpg"><span style="font-weight: 400;">di sini</span></a></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pemilihan warna menjadi salah satu elemen untuk memperkuat tampilan minimalis ruang dapur bernuansa Jepang. Sahabat Jago bisa menggunakan warna putih sebagai warna utama bersama dengan warna abu-abu. </span><span style="font-weight: 400;">Warna tersebut bisa dikombinasikan dengan warna alami seperti krem atau cokelat, terutama untuk dekorasi. Sifat warna tersebut yang cenderung hangat dan terkait erat dengan alam, akan semakin menambah suasana ala Jepang di dapur Sahabat Jago.</span></p> <ol start="3"> <li><strong> Konsep </strong><strong><em>Open Space</em></strong><strong> (Ruang Terbuka)</strong></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Merancang Dapur Nyaman Gaya Jepang/Image4_web_11_Mei.jpg" alt="" width="639" height="472" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sumber gambar </span><a href="https://woodweb.com/galleries/project/posts/2455.html"><span style="font-weight: 400;">di sini</span></a></p> <p><span style="font-weight: 400;">Menyatu dengan alam adalah salah satu ciri khas dari konsep dapur bergaya Jepang. Penggunaan L</span><span style="font-weight: 400;">ayar Shoji atau pintu geser tradisional Jepang bisa menjadi pilihan akses dengan lingkungan luar secara leluasa. Layar Shoji memungkinkan cahaya alami menembus setiap ruangan. Untuk mendapatkan layar Shoji, Sahabat Jago bisa memperolehnya secara online di marketplace. Namun kalau  Sahabat Jago tidak bisa mendapatkan layar Shoji dengan mudah, gunakan pintu geser kayu dengan beberapa panel kaca tembus pandang untuk masuknya cahaya sekaligus berfungsi untuk menghemat ruang.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Selain pencahayaan yang memadai, manfaat dari mengaplikasikan pintu geser adalah memaksimalkan fungsi ventilasi dan sirkulasi udara ruang dapur, karena salah satu kunci dapur yang sehat adalah pencahayaan dan sirkulasi udara yang memadai.</span></p> <ol start="4"> <li><strong> Menyelaraskan Ergonomi</strong></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Merancang Dapur Nyaman Gaya Jepang/Image5_web_11_Mei.jpg" alt="" width="639" height="510" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sumber gambar </span><a href="https://www.gmboel.com/2021/08/japandi-style-kitchen-design.html"><span style="font-weight: 400;">di sini</span></a></p> <p><span style="font-weight: 400;">Ergonomi ruang secara sederhana dapat diartikan sebagai sebuah upaya menyesuaikan lingkungan dengan kebutuhan penghuninya, dalam hal ini adalah lingkungan dapur yang mendukung aktivitas penghuninya terutama dalam menghadirkan kenyamanan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Dapur bergaya Jepang dengan prinsip minimalisnya </span><span style="font-weight: 400;">berusaha memaksimalkan ruang penyimpanan untuk memudahkan Sahabat Jago meletakkan perlengkapan dapur. Prinsip ini dikenal dengan istilah </span><em><span style="font-weight: 400;">Shibui.</span></em><span style="font-weight: 400;"> Salah satu teknik dalam menerapkan prinsip ini adalah dengan penggunaan rak yang fungsional dari sisi letaknya yang masih berada pada daya jangkau ideal (maksimal 2 meter) hingga sirkulasi antar koridor yang lega dengan penggunaan pintu geser.  </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Demikian 4 aspek yang perlu Sahabat Jago perhatikan dalam merancang dapur bergaya Jepang. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan </span><a href="http://www.facebook.com/jagobangunan"><span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sumber:</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Tim Ahli Jago Bangunan</span></p> <p> </p>
Renovasi Rumah: Pikir Matang sebelum Bongkar Ulang
<p><strong>Renovasi Rumah: Pikir Matang sebelum Bongkar Ulang</strong></p> <p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/biRt6RXejuk">di sini</a></p> <p>Renovasi adalah proses untuk memperbarui, memperbaiki, menyempurnakan struktur, atau memberikan desain tambahan pada bangunan. Renovasi rumah bisa juga dilakukan untuk menambah atau memperbarui interior (termasuk perlistrikan) dan eksterior (misalnya dinding atau atap). Selain aktivitas memperbarui bangunan, renovasi rumah juga mencakup pekerjaan yang sifatnya pemeliharaan seperti perawatan kebun.</p> <p>Merenovasi rumah menjadi tampilan baru bisa menjadi pilihan bagi Sahabat Jago yang ingin mewujudkan rumah impian. Tapi, mengubah bentuk rumah tentu tidak semudah bongkar-pasang <em>puzzle</em>.</p> <p>Sahabat Jago perlu mengetahui apa saja yang harus dipertimbangkan dan dipersiapkan sebelum merenovasi rumah. Ini dilakukan agar niat merenovasi rumah tidak sekadar keinginan, tapi sesuai dengan anggaran serta kebutuhan, dan tentunya mendapat hasil yang memuaskan.</p> <p>Berikut beberapa tips yang perlu Sahabat Jago perhatikan saat ingin melakukan renovasi rumah. Pastikan tips-tips dari Pak Jago ini disimak sampai selesai ya!</p> <p><strong>Membuat Skala Prioritas</strong></p> <p><img src="/images/cms///Renovasi Rumah: Pikir Matang sebelum Bongkar Ulang/image_2_web_22_apr_.jpg" alt="" width="1600" height="1068" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/OQMZwNd3ThU">di sini</a></p> <p>Membuat skala prioritas menjadikan renovasi yang dilakukan Sahabat Jago tidak sekadar mengikuti keinginan, tapi sesuai dengan kebutuhan. Tahap awal adalah menentukan desain rumah yang akan direnovasi. Sahabat Jago perlu untuk menentukan area atau ruang yang akan diperbarui. Buatlah desain yang mendukung aktivitas keseharian keluarga agar kebutuhan ruang masing-masing anggota keluarga terpenuhi, misal ruang keluarga untuk berkumpul atau tempat pribadi yang tenang untuk bekerja. Tahap ini berkaitan erat dengan perhitungan biaya renovasi yang dibutuhkan.</p> <p>Jangan terlewat untuk mempertimbangkan biaya pemeliharaan jangka panjang dan biaya perbaikan di masa depan. Perencanaan yang tepat bisa membantu Sahabat Jago untuk menghemat anggaran renovasi.</p> <p><strong>Kenali Karakter Bangunan</strong></p> <p><img src="/images/cms///Renovasi Rumah: Pikir Matang sebelum Bongkar Ulang/image_3_web_22_apr_.jpg" alt="" width="1600" height="1067" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/I9IbQWyOF9g">di sini</a></p> <p>Ada baiknya Sahabat Jago mengenal lebih detail tentang karakter rumah sebelum direnovasi. Mengetahui luas sampai struktur bangunan yang dimiliki, memiliki pengaruh besar dalam perhitungan biaya yang dibutuhkan pada proses renovasi rumah. Dengan mengenal lebih detail, Sahabat Jago bisa menghindari adanya renovasi besar-besaran (misal merombak ulang ruangan dari nol) sehingga membantu dalam menghemat biaya renovasi.</p> <p>Selain berkaitan dengan anggaran, pemahaman tentang struktur bangunan juga bertujuan agar aktivitas renovasi berjalan dengan aman dan lancar. Sebaiknya renovasi yang dilakukan telah sesuai dengan peraturan bangunan yang berlaku di wilayah Sahabat Jago. Misalnya tinggi bangunan tidak lebih tinggi dari bangunan rumah ibadah atau harus menyisakan lahan untuk menanam pohon sebagai area resapan air dan penghijauan. </p> <p>Pastikan Sahabat Jago mengenali dan menghargai karakter komunitas setempat serta yang tidak kalah penting adalah renovasi bangunan telah sesuai IMB yang dimiliki.</p> <p><strong>Penggunaan Material</strong></p> <p><img src="/images/cms///Renovasi Rumah: Pikir Matang sebelum Bongkar Ulang/image_4_web_22_apr_.jpg" alt="" width="1600" height="1067" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/gH4JYw8RrtA">di sini</a></p> <p>Teliti kembali bagian rumah yang masih bisa dipertahankan serta material yang bisa digunakan kembali, misal genteng, kaca, kayu atau kusen pintu. Pastikan material tersebut masih dalam kualitas yang baik agar memungkinkan untuk dipakai dalam jangka waktu beberapa tahun ke depan.</p> <p>Cermat dalam merencanakan pembelian material bangunan akan membantu Sahabat Jago mengelola anggaran, karena material bisa dibilang memiliki biaya yang paling besar dibanding biaya lainnya saat melakukan renovasi rumah.</p> <p>Bagaimana Sahabat Jago, sudah semakin yakin untuk merenovasi rumah dengan tips dari Pak Jago di atas? Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook tersebut jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p>Sumber :</p> <p>Tim Ahli Jago Bangunan</p> <p><a href="https://bangunankita.com/hal-yang-perlu-diperhatikan-ketika-ingin-renovasi-rumah/">https://bangunankita.com/hal-yang-perlu-diperhatikan-ketika-ingin-renovasi-rumah/</a></p> <p><a href="https://koinworks.com/blog/menghemat-banyak-uang-saat-merenovasi-rumah/">https://koinworks.com/blog/menghemat-banyak-uang-saat-merenovasi-rumah/</a></p> <p><a href="https://www.rumah.com/panduan-properti/panduan-renovasi-rumah-anti-boros-16181">https://www.rumah.com/panduan-properti/panduan-renovasi-rumah-anti-boros-16181</a></p> <p> </p>
5 Bagian Penting Konstruksi Bangunan yang Harus Diperhatikan
<p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/hfI0pr6g4yw">di sini</a> </p> <p>Merancang rumah dari nol pasti butuh memahami segala persiapannya, salah satu yang penting di antaranya adalah konstruksi bangunan. Konstruksi menjadi dasar dari keseluruhan bangunan yang nantinya berpengaruh pada daya tahan bangunan tersebut.</p> <p>Konstruksi bangunan harus direncanakan secara matang dan dengan perhitungan yang tepat karena fungsi pentingnya, yaitu memperkokoh bangunan, membuat bangunan tahan bencana, dan menopang keberadaan elemen konstruksi lainnya. Selain itu, konstruksi yang tepat akan membuat masing-masing struktur bangunan saling bekerja sama membentuk suatu kesatuan yang kuat.</p> <p>Kali ini, Pak Jago akan berbagi informasi tentang bagian-bagian penting dalam konstruksi bangunan sebagai pertimbangan Sahabat Jago dalam membangun rumah yang kokoh. Yuk, simak sampai akhir!</p> <ol> <li><strong>FONDASI</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///5 Bagian Penting Konstruksi Bangunan yang Harus Diperhatikan/image_2_web_22_apr.jpg" alt="" width="1280" height="720" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://www.inpetra.id/jenis-jenis-fondasi-dangkal/">di sini</a></p> <p>Fondasi adalah bagian paling bawah dari konstruksi bangunan yang langsung menempel pada tanah. Fungsinya untuk menopang beban bangunan secara keseluruhan agar dapat berdiri kokoh dengan meneruskan beban ke dalam tanah.</p> <p>Fondasi memiliki banyak jenis yang perlu disesuaikan dengan karakteristik lahan bangunan. Beberapa jenis fondasi rumah yang biasa digunakan di Indonesia, antara lain fondasi tapak, fondasi cakar ayam (detail fondasi cakar ayam bisa disimak <a href="/article/read/kapan-fondasi-cakar-ayam-perlu-diterapkan-ini-kata-pak-jago">di artikel sebelumnya</a>), dan fondasi tikar. Sedangkan untuk bahan penyusun pondasi biasanya menggunakan susunan dari batu bata, batu kali, atau beton. Material yang biasa digunakan untuk fondasi dapat Sahabat Jago baca kembali <a href="/article/read/batu-kali-atau-batu-kumbung-mana-yang-lebih-bagus-untuk-fondasi-">di artikel sebelumnya.</a></p> <p>Usahakan lahan yang akan dibangun memiliki risiko longsor yang kecil dan tidak rentan terhadap penurunan tanah agar fungsi fondasi dalam menopang hunian semakin optimal. Salah satu cara yang kerap dilakukan untuk mengidentifikasi kawasan rawan longsor adalah dengan melakukan cek jenis dan struktur tanah yang melibatkan ahli atau bisa juga menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG). Teknik dengan menggunakan teknologi komputerisasi mampu menghasilkan analisa akurat tentang kondisi lahan, dalam hal ini menentukan lokasi lahan yang aman.</p> <p>Jika Sahabat Jago memiliki lahan dengan kerawanan bencana longsor atau penurunan tanah, hal tersebut dapat disiasati dengan teknik <em>soil nailing</em>. Teknik memperkuat tanah untuk menjaga kestabilan galian tanah dengan memasukkan besi beton yang dipasang memiliki jarak yang dekat dengan massa tanah sehingga tanah menjadi lebih stabil.</p> <ol start="2"> <li><strong>RANGKA PENYUSUN</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///5 Bagian Penting Konstruksi Bangunan yang Harus Diperhatikan/image_3_web_22_apr.jpg" alt="" width="1276" height="796" /></p> <p>Sumber gambar <a href="/article/read/begini-cara-pasang-sloof-kolom-dan-ring-balk-agar-pondasi-kuat-lebih-lama">di sini</a></p> <p>Bagian konstruksi bangunan rumah selanjutnya adalah <em>sloof,</em> yaitu bagian bangunan yang diletakkan di atas fondasi. Dua fungsi utama <em>sloof</em> adalah mendistribusikan beban dari bagian atas bangunan ke fondasi secara merata serta sebagai pengunci dinding dan kolom agar tidak roboh kalau terjadi pergerakan tanah.</p> <p>Kemampuan tanah yang berbeda dalam menopang bangunan bisa sangat memengaruhi keseimbangan bangunan. Karena itulah, konstruksi bangunan terbuat dari baja dan beton agar bisa menahan bangunan tetap dalam posisi yang sejajar.</p> <ol start="3"> <li><strong>DINDING</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///5 Bagian Penting Konstruksi Bangunan yang Harus Diperhatikan/image_4_web_22_apr.jpg" alt="" width="1200" height="1600" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/WzP3YnV9T-U">di sini</a></p> <p>Dinding menjadi satu kesatuan dari konstruksi yang dibangun di atas balok beton. Selain berfungsi untuk memisahkan bagian dalam dengan bagian luar rumah, dinding juga memiliki fungsi penting lainnya, baik dari sisi keamanan dan kenyamanan penghuninya, serta dari sisi estetika.</p> <ul> <li>Menopang beban konstruksi di atasnya agar rumah semakin kokoh.</li> <li>Melindungi dari berbagai macam jenis cuaca seperti paparan terik matahari, hujan, cuaca dingin, dan angin.</li> <li>Mengurangi gangguan dari luar rumah yang bisa berdampak pada kenyamanan dan juga kesehatan penghuni rumah, seperti polusi udara dan juga polusi suara.</li> <li>Melindungi penghuni dari bahaya tindak kejahatan kriminal seperti pencurian, perampokan, hingga binatang liar.</li> <li>Menjadi pembatas atau sekat dengan jalan atau rumah tetangga.</li> <li>Memperindah tampilan rumah dengan pemilihan material dan desain yang tepat.</li> </ul> <p>Berdasarkan ragam manfaatnya, penting untuk mengetahui jenis-jenis material dinding rumah yang biasa diaplikasikan sesuai dengan kebutuhan dan keunggulannya.</p> <p><strong>Dinding Rumah dengan Material Batu Bata Merah</strong></p> <p>Penggunaan dinding rumah dengan material batu bata merah menjadi material paling favorit yang paling banyak digunakan. Bahan baku dasarnya adalah tanah liat yang dicetak, kemudian dijemur hingga kering, sebelum dibakar hingga kemerahan.</p> <p>Ada banyak keunggulan dari batu bata merah sebagai dinding rumah, di antaranya:</p> <ol> <li>Harganya yang relatif terjangkau</li> <li>Lebih nyaman, kokoh, dan sejuk</li> <li>Dinding rumah yang terbuat dari batu bata merah juga tahan terhadap api, sehingga lebih aman</li> <li>Tidak membutuhkan perawatan khusus</li> </ol> <p>Tapi di sisi lain ada juga kelemahan dari batu bata merah, seperti:</p> <ol> <li>Batu bata merah memerlukan cukup banyak bahan perekat untuk menyatukannya</li> <li>Selain itu, dinding rumah dari batu bata merah juga tidak langsung rata sehingga perlu ditambah adonan semen atau proses pengacian untuk meratakan dinding.</li> </ol> <p><strong>Dinding Rumah dengan Material Batako</strong></p> <p>Selain batu bata merah, batako juga banyak digunakan sebagai pilihan material dinding rumah. Keunggulan batako dibanding batu bata merah di antaranya adalah:</p> <ol> <li>Bobotnya yang tidak seberat batu bata merah</li> <li>Ukurannya yang lebih besar dari batu bata merah, biasanya berukuran antara 9-12 meter persegi, sehingga juga lebih ekonomis</li> <li>Ukurannya yang besar membuatnya juga mudah dipasang dan cepat selesai.</li> <li>Dinding rumah dari batako kuat dan kedap air, namun juga menyimpan panas.</li> </ol> <p>Tapi, material batako memiliki sifat yang menyimpan panas sehingga membuat rumah cenderung terasa pengap dan panas. Selain itu juga rentan terhadap guncangan, sehingga kurang aman jika terjadi gempa besar.</p> <p><strong>Dinding Rumah dengan Material Bata Ringan atau Hebel</strong></p> <p>Bata ringan atau hebel merupakan campuran dari berbagai material seperti semen, pasir kuarsa, gipsum, air, dan sebagainya. Kelebihan dari penggunaan material bata ringan, sesuai dengan namanya, bobotnya lebih ringan dan lebih rapi saat pemasangan.</p> <p>Dan sama seperti sifat batu bata merah, bata ringan juga mampu menyerap panas. Keunggulan lainnya juga karena tahan terhadap gempa. Itu sebabnya bata ringan digunakan pada pembuatan rumah <em>dome</em> Teletubbies (rumah anti gempa) di Yogyakarta.</p> <p>Tapi untuk pemasangan sebagai dinding rumah, aplikasi bata ringan tidaklah mudah. Diperlukan perekat dan cat khusus untuk melindungi dari air. Selain itu, harganya juga lebih mahal daripada batu bata merah dan distribusinya hanya bisa diperoleh di toko material besar.</p> <p><strong>Dinding Rumah dengan Material Kayu</strong></p> <p>Material kayu tidaklah sepopuler batu bata sebagai pilihan dinding rumah. Kayu bisa menjadi pilihan bagi yang ingin menghadirkan suasana natural pada bangunan. Sebagai <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Insulator">insulator alami</a>, material kayu memiliki sifat pencegahan terhadap hantaran panas sehingga bisa membuat udara ruangan terasa lebih sejuk.</p> <p>Di sisi lain, material kayu harganya relatif mahal. Dibutuhkan perawatan ekstra agar kayu yang dipakai tahan lama mengingat kayu rentan pada iklim tropis dan juga serangan rayap.</p> <p>Pemilihan dan pengaplikasian material untuk dinding hunian pada akhirnya menyesuaikan kebutuhan Sahabat Jago, antara aspek fungsi atau estetisnya dengan konsekuensi pada perawatan yang berbeda pada masing-masing materialnya.</p> <ol start="4"> <li><strong>MEP</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///5 Bagian Penting Konstruksi Bangunan yang Harus Diperhatikan/image_5_web_22_apr.jpg" alt="" width="662" height="268" /></p> <p>Sumber gambar <a href="/article/read/perhatikan-5-hal-ini-saat-mengerjakan-instalasi-listrik-rumah">di sini</a></p> <p>MEP adalah kependekan dari <em>Mechanical </em>(mekanik)<em>, Electrical </em>(listrik)<em>,</em> dan <em>Plumbing </em>(pipa). Tiga elemen utama ini memiliki fungsi yang berhubungan dengan pemanfaatan sarana dan prasarana dari sebuah bangunan. MEP ibarat seperti saraf, nadi, dan otot-otot di dalam tubuh manusia untuk melengkapi fungsinya sebagai makhluk hidup. Ketiga unsur ini menjadi pilar utama struktur sebuah bangunan yang saling terkait.</p> <p><strong>Sistem </strong><strong><em>Mechanical </em></strong><strong>(Mekanik)</strong></p> <p>Mekanikal adalah sistem kerja mesin atau motor. Pekerjaan mekanikal berhubungan dengan pemanfaatan mesin untuk menunjang bangunan secara fungsional, di antaranya adalah lift, AC, sampai fungsi pemadaman kebakaran.</p> <p><strong>Sistem </strong><strong><em>Electrical </em></strong><strong>(listrik)</strong></p> <p>Selain sistem mekanikal, ada juga sistem elektrikal yang memegang kendali fungsi instalasi kelistrikan. Fungsi sistem ini untuk memastikan pendistribusian energi listrik tepat agar kebutuhan listrik bisa terpenuhi dengan baik.</p> <p><strong>Sistem </strong><strong><em>Plumbing </em></strong><strong>(pipa)</strong></p> <p><em>Plumbing</em> adalah sistem instalasi pemasangan pipa yang meliputi saluran pembuangan toilet, air hujan, serta instalasi pipa air yang memiliki fungsi mengelola distribusi air ke dalam maupun ke luar rumah.</p> <ol start="5"> <li><strong>VENTILASI</strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///5 Bagian Penting Konstruksi Bangunan yang Harus Diperhatikan/image_6_web_22_apr.jpg" alt="" width="1600" height="1200" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://flickr.com/photos/axelhartmann/501187415/">di sini</a></p> <p>Ventilasi adalah elemen bukaan pada sebuah bangunan yang memiliki peran dalam pertukaran udara dari luar ke dalam. Ventilasi tidak selalu tentang jendela. Pintu dan lubang dinding pun termasuk ventilasi.</p> <p>Posisi dan ukuran ventilasi memiliki peran dalam menghadirkan kenyamanan, kesehatan, dan keamanan rumah. Dengan perancangan bukaan yang baik, rumah Sahabat Jago akan memiliki sirkulasi udara yang berjalan baik juga, sehingga ruangan pun menjadi nyaman dan sehat.</p> <p>Demikian 5 bagian dari konstruksi bangunan yang harus dipertimbangkan dalam memaksimalkan daya tahan rumah. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p>Sumber:</p> <p>Tim Ahli Jago Bangunan</p> <p><a href="https://www.rumah.com/panduan-properti/mengenal-jenis-jenis-dinding-rumah-dan-cara-merawatnya-20471">https://www.rumah.com/panduan-properti/mengenal-jenis-jenis-dinding-rumah-dan-cara-merawatnya-20471</a></p> <p><u>https://www.dekoruma.com/artikel/69581/bagian-dari-konstruksi-bangunan</u></p> <p><u>https://www.99.co/id/panduan/konstruksi-bangunan-rumah</u></p> <p> </p>
Setelah Bencana: Kenapa Membangun Ulang Rumah Lebih Baik daripada Pindah?
<p>Bencana alam jadi hal yang datangnya di luar dugaan dan susah untuk diperkirakan, sehingga tidak ada cukup waktu untuk bersiap menanggulanginya. Gempa bumi, banjir, tanah longsor, atau kebakaran, kadang menyebabkan dampak yang sangat fatal. Tidak hanya hilangnya harta-benda, rumah juga jadi salah satu yang terkena dampaknya dan hanya meninggalkan puing-puing.</p> <p>Berlalunya bencana adalah awal untuk bangkit. Rumah yang berdiri kembali jadi kebutuhan yang mendesak karena sebagai tempat berteduh dan berlindung bagi keluarga. Lalu pertanyaan yang muncul, “lebih baik mana, membangun ulang rumah di lokasi lama atau pindah ke lokasi baru?”</p> <p>Bagi banyak orang, membangun ulang rumah di lokasi lama adalah pilihan yang tepat. Ada beberapa alasan kenapa membangun ulang rumah lebih baik daripada pindah. Berikut Pak Jago bagikan khusus untuk Sahabat Jago. Baca sampai akhir ya!</p> <p> </p> <p><strong>Punya Banyak Kenangan</strong></p> <p><img src="/images/cms///Taman di Atap: Manfaat dan Cara Membuatnya/image_2_web_7_apr_.jpg" alt="" width="1600" height="1064" /><br />Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/XnoOrTIjgjw">di sini</a></p> <p>Tidak bisa disangkal, rumah yang Sahabat Jago tinggali pasti meninggalkan banyak kenangan. Apalagi kalau usia rumah itu sudah puluhan tahun atau sudah ada sejak Sahabat Jago lahir, tentu akan lebih susah untuk memutuskan pindah. </p> <p>Membangun ulang rumah di lokasi lama jadi pilihan tepat untuk menjaga dan melanjutkan kenangan yang dimiliki. Dengan rasa emosional seperti itu, melihat rumah bisa berdiri kembali akan menjadi kebahagiaan yang luar biasa.</p> <p> </p> <p><strong>Terbatasnya Kemampuan Ekonomi</strong></p> <p><img src="/images/cms///Taman di Atap: Manfaat dan Cara Membuatnya/image_3_web_7_apr_.jpg" alt="" width="1600" height="1068" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/jpqyfK7GB4w">di sini</a></p> <p>Harta-benda yang hilang setelah bencana tentu berpengaruh kepada kemampuan ekonomi. Dengan membangun rumah di lokasi baru, biaya yang diperlukan jadi lebih tinggi. Selain biaya untuk membangun rumah, masih perlu biaya untuk membeli lahan yang pastinya tidak sedikit.</p> <p>Selain itu, Sahabat Jago sudah tahu harga kisaran bahan, material, atau tukang bangunan di lokasi lama. Hal ini tentu memudahkan Sahabat Jago kalau ingin membangun ulang rumah karena tidak perlu mencari info terlalu lama. Berbeda kalau Sahabat Jago pindah ke lokasi baru, survei lokasi pembangunan, lingkungan sekitar, serta harga bahan dan tukang bangunan harus dilakukan.</p> <p> </p> <p><strong>Kecocokan yang Susah Dihilangkan</strong></p> <p><img src="/images/cms///Taman di Atap: Manfaat dan Cara Membuatnya/image_4_web_7_apr_.jpg" alt="" width="1600" height="1064" /></p> <p>Sumber gambar <a href="http://leolontoh.blogspot.com/2013/03/yogyakarta-part-3-end.html">di sini</a></p> <p>Faktor ini juga tidak kalah penting untuk jadi alasan kenapa membangun ulang rumah adalah pilihan tepat. Setelah tinggal cukup lama, apalagi puluhan tahun, tentu ada kecocokan yang membuat Sahabat Jago bertahan di lokasi itu. Mulai dari suasana yang nyaman, tetangga yang ramah, akses atau jalan yang mudah, sampai keamanan lingkungan yang terjaga, jadi kecocokan yang akan membuat Sahabat Jago merasa berat untuk pindah.</p> <p> </p> <p><strong>Lalu, Apa Saja yang Harus Diperhatikan Saat Membangun Ulang Rumah?</strong></p> <p><img src="/images/cms///Taman di Atap: Manfaat dan Cara Membuatnya/image_5_web_7_apr_.jpg" alt="" width="1600" height="1200" /></p> <p>Sumber gambar <a href="https://unsplash.com/photos/pE9fOOJy5rA">di sini</a></p> <p>Setelah memutuskan untuk renovasi atau membangun ulang rumah, ada beberapa hal yang harus Sahabat Jago perhatikan sebelum melakukannya. Apa saja itu? Berikut di antaranya:</p> <ol> <li>Rencanakan dengan Cermat</li> </ol> <p>Walau membangun ulang rumah adalah hal yang mendesak dan harus dilakukan segera, tetap diperlukan perencanaan yang cermat dan perhitungan yang teliti. Pertimbangkan berbagai pilihan bahan atau material bangunan, pilih yang berkualitas tapi harganya terjangkau. Kalau perlu, buat Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar pengeluaran bisa terukur.</p> <p>Selain itu, perhatikan juga bahan atau bagian rumah yang masih bisa digunakan. Misal rangka atap, kusen, pintu, atau jendela masih bisa digunakan, tentu ini akan menghemat biaya yang dikeluarkan. Kalau ada bagian rumah yang masih berdiri dan cukup kuat, Sahabat Jago tidak perlu membongkarnya. Cukup memperbaiki seperlunya lalu lanjutkan dengan membangun bagian lain untuk menghemat waktu.</p> <ol start="2"> <li>Bangun Dulu Sesuai Keperluan</li> </ol> <p>Setelah bencana berlalu, kemampuan ekonomi tentu akan terbatas. Membangun ulang rumah sesuai keperluan utama adalah pilihan yang tepat. Selain karena menghemat waktu (keperluan mendesak), ini juga bisa menghemat biaya. Bangun dulu ruangan yang diperlukan, seperti ruang keluarga, kamar tidur, dapur, dan kamar mandi. Seiring kemampuan ekonomi yang kembali normal, ruangan lain bisa menyusul untuk dibangun. </p> <ol start="3"> <li>Konstruksi Rumah Sesuai Risiko Bencana yang Mungkin Terjadi</li> </ol> <p>Bencana alam memang jarang terjadi. Tapi bencana seperti gempa bumi atau banjir, kadang bisa diperkirakan datang dalam waktu tertentu, seperti setahun sekali. Dengan informasi ini, lebih memudahkan Sahabat Jago untuk menyesuaikan jenis konstruksi rumah yang akan dibangun ulang, misal membangun rumah dengan konstruksi tahan gempa. Begitu juga dengan risiko kebakaran, Sahabat Jago bisa menambahkan alarm sensor api untuk mencegah terjadinya kebakaran.</p> <p>Seperti yang pernah juga Pak Jago bahas di artikel<a href="/article/read/5-cara-mengurangi-risiko-terkena-banjir-pada-rumah-sahabat-jago"> Cara Mengurangi Risiko Terkena Banjir</a>, Sahabat Jago bisa melakukan beberapa cara untuk meminimalisir dampak yang muncul karena bencana banjir. Di antaranya adalah meninggikan fondasi dan lantai agar air banjir tidak masuk rumah, membuat mezzanine sederhana, serta membuat taman sebagai penyerap air hujan. </p> <p>Sebagai catatan, untuk bencana alam tanah longsor, kalau lokasi lama sudah tidak bisa untuk dibangun rumah kembali, pilihan untuk pindah ke lokasi baru dirasa lebih tepat. </p> <p>Demikian alasan kenapa membangun ulang rumah setelah bencana lebih baik daripada pindah. Ikuti terus tips dan informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan <a href="http://www.facebook.com/jagobangunan">Facebook Jago Bangunan</a>. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook jika ada pertanyaan yang ingin disampaikan.</p> <p>Sumber:</p> <p>Tim Ahli Jago Bangunan</p> <p><a href="https://www.newhomesource.com/learn/rebuild-home-after-disaster/">https://www.newhomesource.com/learn/rebuild-home-after-disaster/</a> </p> <p> </p>