Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Jangan Panik, Lakukan Ini Untuk Pertolongan Pertama Pada Rekan Kerja yang Patah Tulang
<p><em>Oleh: Dhafintya Noorca</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, salah satu aturan terpenting pada pertolongan pertama ialah mengetahui pertolongan apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan. Ada kecelakaan kerja yang lebih baik tidak ditolong, daripada sakit yang diderita justru semakin parah, seperti patah tulang akibat terjatuh dari ketinggian.</p> <p>Bila kejadian ini menimpa rekan kerja #SahabatJagoBangunan, jangan memindahkannya kecuali ada tenaga medis yang berpengalaman. Terlebih bila bagian yang terluka adalah kepala, leher, atau tulang belakang. Jika harus dipindahkan, pastikan bagian yang terluka tidak bergeser atau bergerak karena proses pemindahan. Misalnya ikat bagian kaki yang terluka dengan kaki yang tidak terluka, baru dipindahkan.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Patah Tulang/patahtulang1.jpg" alt="" width="543" height="349" /><em>(Sumber: <a href="https://qhseconbloc.wordpress.com">disini</a>)</em></p> <p>Patah tulang umumnya disebut fraktur, dan digolongkan menjadi 2 macam: fraktur tertutup dan fraktur terbuka. Pada fraktur tertutup, tulang yang patah tidak sampai keluar melewati kulit. Sedangkan pada fraktur terbuka, sebagian atau keseluruhan tulang yang patah terlihat menembus kulit. Kasus ini dapat berbahaya karena korban kemungkinan kehilangan banyak darah dan rawan infeksi.</p> <p>Menurut Stanley M. Zildo seperti dikutip dari bukunya yang berjudul 'First Aid, Cara Benar Pertolongan Pertama dan Penanganan Darurat', gejala patah tulang dapat dikenali melalui cara berikut:</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Patah Tulang/patahtulang4.jpg" alt="" width="656" height="355" /><em>(Sumber: <a href="http://www.get-everything.co.uk/">disini</a>)</em></p> <p>- Apabila korban atau #SahabatJagoBangunan merasa atau mendengar bunyi patahan tulang</p> <p>- Bagian yang terluka terasa sakit sekali, terutama saat disentuh atau digerakkan, dan korban mengalami kesulitan menggerakkan bagian yang terluka</p> <p>- Bagian tubuh yang bertindak sebagai tumpuan ketika terjatuh terlihat bengkak. Bagian tubuh yang luka terlihat membiru. Gerakan bagian tubuh yang terluka tidak normal atau tidak seperti biasanya.</p> <p>- Ada rasa tidak enak pada ujung tulang tubuh yang terluka. Bahkan terlihat ada perubahan bentuk, seperti ukuran atau panjang tulang berbeda dengan pasangan tubuh lainnya </p> <p>Apabila menemui gejala-gejala di atas, #SahabatJagoBangunan harus menghubungi paramedis setempat.  #PakJago juga akan memberikan tips penanganan darurat yang dapat dilakukan oleh #SahabatJagoBangunan sebagai berikut :</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Patah Tulang/patahtulang2.jpg" alt="" width="615" height="409" /><em>(Sumber: <a href="http://www.mirror.co.uk/">disini</a>)</em></p> <ol> <li>Buka jalan napas dengan melonggarkan pakaian korban. Lakukan napas buatan jika diperlukan.</li> <li>Hentikan perdarahan apabila terjadi patah tulang terbuka. Gunting pakaian korban sebelum melakukan pertolongan.</li> <li>Bila korban tak sadarkan diri, anggap ia mengalami luka di bagian kepala, leher atau tulang belakang.</li> <li>Jangan mencoba untuk mengembalikan tulang yang terlihat keluar.</li> <li>Jangan membersihkan luka atau menyisipkan sesuatu pada tulang yang luka meskipun tujuannya untuk menolong.</li> <li>Tutup luka secara perlahan dengan kain steril atau perban untuk menghentikan perdarahan.</li> <li>Tutup luka secara keseluruhan, termasuk tulang yang menonjol keluar.</li> <li>Hubungi paramedis atau ambulans, jangan mengangkat korban yang terluka di bagian kepala, leher atau tulang belakang tanpa memakai tandu. Jaga kepala tetap lurus dengan badan.</li> <li>Bila pertolongan medis belum datang sementara korban harus dibawa ke rumah sakit, gunakan splint di atas dan di bawah luka sebelum korban dipindah.</li> <li>Jangan memberi minuman atau makanan pada korban.</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Patah Tulang/patahtulang5.jpg" alt="" width="662" height="310" /><em>(Sumber: <a href="http://wineverse.it/">disini</a>)</em></p> <p>Itu dia cara menolong rekan yang mengalami kecelakaan dan berakitab patah tulang. Untuk mengetahui cara menolong rekan yang mengalami kecelakan kerja lainnya seperti tersengat listrik, pendarahan, dan lain-lain, #SahabatJagoBangunan bisa terus menyimak artikel kesehatan dari #PakJago selanjutnya.</p> <p>Sahabat juga bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun callcenter Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em> </p>
Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Saat Tubuh Terkena Serpihan Kayu dan Kaca
<p><em>Oleh: Tya Achni</em><br /> <br />Kayu dan kaca merupakan bahan yang sering ditemui oleh pekerja bangunan di tempat konstruksi. Saat bekerja menggunakan serat kayu dan kaca ini harus berhati-hati, karena serpihannya yang kecil dan tajam akan mengakibatkan rasa sakit bila mengenai tubuh.</p> <p>Serat yang sangat tipis dan tajam ini akan membuat iritasi kulit jika masuk ke dalamnya. Bila tak ditangani dengan benar, serpihan yang menancap ini bisa menyebabkan infeksi. Lakukan 5 tips dari #PakJago ini untuk mengatasi saat tubuh terkena serpihan serat kayu dan kaca di tempat kerja:<br /> <br />1. Manfaatkan selotip untuk mengeluarkan serpihan ini</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Serpihan Kayu Kaca/scarfadedotcom.jpg" alt="" width="613" height="408" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/scarfade.com">disini</a>)</em> </p> <p>Selotip ini bisa dilakukan untuk menarik keluar serpihan kayu atau kaca yang menancap di kulit. Caranya, siapkan gulungan selotip yang tebal dan lengket. Tekan selotip kuat-kuat ke bagian yang tertusuk serpihan kaca serat selama beberapa menit. Lepaskan selotip dengan satu gerakan lembut. Melepaskan selotip secara tiba-tiba atau dengan paksa akan membuat kulit terkelupas, atau mengakibatkan luka terbuka. Lepaskan selotip sedekat mungkin dengan kulit, kemudian lepaskan. <br /> <br />2. Cabut serpihan serat kayu atau kaca yang menancap di tangan</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Serpihan Kayu Kaca/greatistdotcom.png" alt="" width="643" height="337" />(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/greatist.com">disini</a>) </p> <p>Hal pertama yang harus dilakukan ialah memastikan tangan yang akan digunakan untuk mencabut serpihan bersih dan bebas bakteri. Agar bersih, tangan dicuci menggunakan sabun terlebih dahulu. Bersihkan bagian yang terkena serpihan serat kayu atau kaca dengan mengalirkan air sabun di atasnya, namun jangan usap atau gosok bagian tersebut. Anda justru akan membuat serpihan tersebut masuk semakin dalam pada kulit. <br /> <br />3. Gunakan benda tajam seperti penjepit dan jarum untuk menarik serpihan keluar</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Serpihan Kayu Kaca/livestrongdotcom.jpg" alt="" width="673" height="448" /><em>(Sumber:<a href="/backend/cms/article/article/livestrongcdn.com"> disini</a>)</em></p> <p style="text-align: left;">Pastikan alat yang digunakan untuk menarik serpihan ini steril dari bakteri dengan membersihkannya menggunakan alkohol. Bakteri dan kuman yang melekat pada benda tajam ini dapat menimbulkan infeksi. Tarik lembut serpihan hingga keluar dengan penjepit.</p> <p>Fokuslah untuk mengambil ujung serat, kemudian menariknya keluar perlahan-lahan dari kulit. Usahakan untuk tidak menekannya semakin dalam ke lapisan kulit. Gunakan jarum jika hal ini terjadi, atau jika seluruh serpihan serat kayu atau kaca telah masuk ke bawah kulit.<br /> <br />4. Perhatikan adanya kemerahan pada kulit yang tertusuk serpihan kaca serat.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Serpihan Kayu Kaca/493ss_thinkstock_rf_cut_on_finger_close_up.jpg" alt="" width="509" height="346" /><em>(Sumber: disini)</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan harus jeli untuk membedakan antara iritasi dan infeksi pada kulit, karena perawatan untuk keduanya berbeda. Serpihan serat kayu dan kaca ini dapat menyebabkan radang pada kulit. Kulit mungkin akan memerah, terasa sangat gatal, dan ada luka kecil di permukaan kulit. <br /> <br />Anda hanya perlu menunggu luka ini sembuh dengan sendirinya. Apabila kemerahan pada kulit disertai dengan peningkatan suhu tubuh atau keluarnya nanah, kemungkinan Anda mengalami infeksi kulit. Carilah pertolongan medis untuk mengetahui apakah Anda membutuhkan terapi antibiotik. <br /> <br />5. Selalu gunakan Alat Pelindung Diri saat bekerja</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Serpihan Kayu Kaca/selfinsuredsolutionsdotcom.jpg" alt="" width="605" height="401" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/selfinsuredsolutions.com">disini</a>)</em></p> <p>Selalu lindungi tubuh Anda dari bahaya serat kaca dan kayu setiap waktu. Kenakan sarung tangan atau pakaian yang dapat mencegah kontak langsung antara serat kaca dan kayu dengan kulit. Jangan menggaruk atau menggosok bagian yang terkena serpihan. Jangan menyentuh mata selama bekerja, dan kenakan kaca mata pelindung dan masker agar serpihan-serpihan tidak masuk ke dalam mata atau paru-paru.<br /> <br />Itulah 5 cara yang bisa Anda lakukan untuk menangani serpihan kayu atau kaca yang mengenai tubuh Anda. Semoga bermanfaat.<br /> <br />#SahabatJagoBangunan, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Banyak Bahaya di Proyek Konstruksi, Gunakan Pelindung Kaki Ini Agar Anda Tak Cedera
<p><em>Oleh: Dhafintya Noorca</em><br /> <br />Ketika #SahabatJagoBangunan bekerja, semua bagian tubuh harus terlindungi. Mulai kepala, badan, tangan, tak terkecuali kaki. Pelindung kaki ini biasanya sering disepelekan, padahal perannya sama-sama penting seperti alat pelindung diri yang lain.<br /> <br />Sepatu pengaman atau safety shoes ini dibuat sesuai dengan kondisi proyek di tempat Anda bekerja. Ketika digunakan, sepatu pengaman harus dapat melindungi tenaga kerja terhadap kecelakaan yang menimpa kaki, benda tajam yang mungkin terinjak seperti paku, logam pijar, dan  bahan kimia seperti larutan asam. <br /> <br />Biasanya sepatu kulit yang buatannya kuat dan baik cukup memberikan perlindungan, namun untuk kemungkinan tertimpa benda-benda berat diperlukan sepatu pelindung khusus. Sepatu pengaman pekerja ini memiliki karakteristik ujung tertutup baja dan dilapisi baja pada bagian solnya. Lapisan  baja dalam sol sepatu perlu untuk melindungi pekerja dari tusukan benda runcing khususnya pada pekerja bangunan.<br /> <br />Bukan hanya pekerja bangunan yang wajib untuk memakai sepatu ini, tapi juga pekerja di bidang yang lain. Seperti pekerja di bidang listrik harus mengenakan sepatu berkonduktor, yakni sepatu tanpa paku dan logam. Juga tenaga kerja ditempat yang menimbulkan peledakan, diwajibkan memakai sepatu yang tidak menimbulkan percikan bunga api.<br /> <br />Berikut ini #PakJago infokan beberapa jenis sepatu pengaman yang dirancang khusus untuk pekerja bangunan:<br /> <br />Steel Toe Boots <br /> </p> <div style="text-align: center;"><img src="/images/cms//articles/Sepatu Pelindung/shoefinaledotcom.png" alt="" width="576" height="359" /></div> <div style="text-align: center;"><em>(Sumber: <a href="http://www.shoefinale.com">disini</a>)</em><br /> </div> <p>Ini sepatu khusus yang di desain melindungi jari-jari kaki dari kejatuhan benda-benda bahan bangunan. Pada bagian bawah Steel Toe Boots biasanya diberi plat sol untuk menghindari serpihan atau pecahan benda-benda proyek dari bawah. <br /> <br />Reinforced Sole <br /> </p> <div style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sepatu Pelindung/AdTec-Mens-Reinforced-Leather-Work-Boots-b1c883d5-e202-4e54-8015-d89fc955f5b4_600.jpg" alt="" width="624" height="624" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/ostkcdn.com">disini</a>)</em><br /> </div> <p>Sepatu khusus yang di desain khusus memakai bahan penguat dari besi ini akan memberikan perlindungan kaki agar tak tertusuk dari benda-benda tajam, seperti paku atau material bangunan lain.<br /> <br />Metatarsal Shoes<br /> </p> <div style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sepatu Pelindung/WBSM-W02407-031615-S16-HERO.jpg" alt="" width="608" height="506" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/wolverineworldwide.com">disini</a>)</em><br /> </div> <p>Metatarsus atau metatarsal adalah kelompok lima tulang panjang di kaki terletak di antara tulang-tulang tarsal dari belakang-dan pertengahan-kaki dan falang jari-jari kaki. Sepatu yang khusus di desain membuat perlindungan semua beberapa sisi kaki dari sisi tuas hingga ke sisi ujung-ujung jari. Sangat aman digunakan oleh Anda yang setiap hari bergelut dengan bahan-bahan konstruksi.<br /> <br />Nitrile Boots <br /> </p> <div style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sepatu Pelindung/Nitrile_Rubber_Safety_Boots.jpg" alt="" width="602" height="602" /><em>(Sumber: <a href="http://protective.ansell.com">disini</a>)</em><br /> </div> <p>Sepatu Nitrile Boots ini dirancang khusus agar tahan pada beberapa bahan kimia yang terdapat dalam material bangunan, seperti oli, cat, dan bahan sejenis.<br /> <br />Vinyl Boots <br /> </p> <div style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sepatu Pelindung/412upYtwPZL.jpg" alt="" width="555" height="555" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/amazon.com">disini</a>)</em><br /> </div> <p>Tak jauh beda dengan Nitrile Bootd, sepatu ini juga dibuat menggunakan bahan yang tahan pada larutan kimia, asam, alkali, garam dan bahan kimia lainnya. <br /> <br />Latex / Rubber Shoes<br /> </p> <div style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sepatu Pelindung/2lab00a.jpg" alt="" width="643" height="482" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/imgur.com">disini</a>)</em><br /> </div> <p>Selain tahan pada bahan kimia, sepatu ini memiliki daya cengkeram yang lebih kuat pada daerah atau permukaan yang licin. Cocok digunakan untuk pekerja konstruksi terutama untuk kelancaran proses garapan pembangunan saat musim hujan.<br /> <br />PVC Boots <br /> </p> <div style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sepatu Pelindung/PB33.jpg" alt="" width="598" height="598" /><em>(Sumber: <a href="http://www.cordovaisc.com">disini</a>)</em><br /> </div> <p>Sepatu PVC Boots ini merupakan salah satu jenis sepatu boots yang mudah ditemui, karena bermanfaat membuat perlindungan kaki dari kelembapan, dan memudahkan saat dipakai untuk jalan di tempat becek.<br /> <br />Ada beberapa sepatu pengaman yang memadukan material bahan diatas, namanya Nitrile dan Rubber. Sepatu ini cocok untuk area kerja bersuhu panas, area kasar dan keras, rig platform minyak, dan area yang memerlukan sole yang tahan terhadap panas. Seperti: tambang minyak, tambang batubara, area kerja pengelasan, dan pengecoran.<br /> <br />Saat memilih safety shoes, pilihlah yang dapat melindungi kaki Anda dari ujung kaki hingga bawah lutut. Jangan memilih yang model low cut, karena model ini tidak sampai menutupi kaki Sahabat persis di bawah lutut. Usahakan untuk tidak memilih sepatu yang menggunakan tali, karena dapat menyulitkan Anda jika terjadi sesuatu secara mendadak.<br /> <br />Jadi, sepatu mana yang Anda butuhkan untuk melindungi kaki di tempat kerja, #SahabatJagoBangunan?<br /> <br />Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Lakukan 6 Cara Angkat Beban yang Benar Ini Agar Punggung Bebas Cedera
<p style="text-align: left;">Oleh: Dhafintya Noorca <br /> <br />#SahabatJagoBangunan, mengangkat dan mengangkut beban jika tidak dilakukan dengan benar dan hati-hati dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Bagian tubuh yang paling beresiko terkena dampak adalah tulang belakang. Kareananya teknik yang benar serta alat yang ergonomis sangat diperlukan untuk efektivitas dan efisiensi kerja. <br /> <br />Kegiatan mengangkat dan mengangkut ini dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya berat beban, jarak angkut, intensitas pembebanan, kondisi lingkungan kerja seperti keadaan medan yang licin, kasar, naik turun, hingga ketrampilan pekerja bangunan. <br /> <br />Perhatikan cara mengangkat beban berat yang benar dari #PakJago berikut ini agar punggung Anda bebas cedera.<br /> <br />1. Awali dengan jongkok</p> <p style="text-align: left;"><br /> <img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/angkat beban/2.jpg" alt="" width="426" height="569" /></p> <p style="text-align: center;"><em>Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"</em></p> <p style="text-align: left;">Saat pertama kali mengangkat beban, duduk jongkoklah dengan 1 kaki untuk menjaga keseimbangan. Bila Anda pernah melihat atlet binaragawan angkat besi, mereka selalu mengawali dengan berjongkok sebelum mengangkat beban. Dimana titik berat beban berada pada titik ideal posisi angkat. Ketika sedang di posisi jongkok, punggung dijaga tetap dalam keadaan lurus. Ketika benda mulai diangkat, otot kaki yang perlahan bergerak keatas hingga stabil saat membawa barang tersebut.<br /> <br />2. Letakkan benda sedekat mungkin dengan tubuh</p> <p style="text-align: left;"><br /> <img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/angkat beban/1.jpg" alt="" width="402" height="536" /></p> <p style="text-align: center;"><em>Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"</em></p> <p style="text-align: left;">Letakkan beban yang akan Sahabat angkat dekat dengan tubuh Anda, semakin menempel beban tersebut pada punggung, beban akan semakin ringan karena tumpuannya telah berpindah pada badan. Begitu pula saat mengangkat beban di depan, usahakan agar benda berat ini menempel pada dada dan posisi harus tegap. Bila kedua tangan membawa beban, maka posisi beban harus sama antara beban tangan kiri dan beban tangan kanan<br /> <br />3. Mengangkat beban lurus</p> <p><br /> <img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/angkat beban/3.jpg" alt="" width="399" height="532" /></p> <p style="text-align: center;"><em>Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"</em></p> <p style="text-align: left;">Lengan harus sedekat-dekatnya pada badan dan dalam posisi lurus. Ketika hendak mengangkat beban, jangan memutar tubuh ke kanan atau ke kiri, karena dapat menyebabkan masalah pada tulang belakang Anda. Upayakan ketika mengangkat benda berat, punggung selalu dalam keadaan lurus, jangan membungkuk. Dengan posisi ini, beban akan terdistribusi keseluruh sendi yang berbeda seperti sendi lutut dan tulang belakang. <br /> <br />4. Selalu tegak</p> <p style="text-align: center;"><br /> <img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/angkat beban/4.jpg" alt="" width="418" height="557" /></p> <p style="text-align: center;"><em>Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"</em></p> <p style="text-align: left;">Mengangkat dan membawa beban dengan posisi berdiri, berjalan atau dengan duduk, maka tekanan yang terjadi pada tulang belakang juga berbeda. Sangat penting dan perlu diperhatikan adalah pada wktu mengangkat dan membawa peralatan, posisi badan harus tepat pada titik tumpu pada tulang belakang. Saat mengangkat beban usahakan tubuh Anda selalu tegak maksimal kemiringan tubuh 15 derajat untuk mengurangi tekanan pada perut.<br /> <br />5. Bila beban berada di tempat yang tinggi, gunakan tangga</p> <p style="text-align: left;"><br /> <img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/angkat beban/8.jpg" alt="" width="384" height="690" /></p> <p style="text-align: center;"><em>Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"</em></p> <p style="text-align: left;">Saat akan mengangkat benda yang diletakkan di tempat yang tinggi, gunakanlah alat bantu berupa tangga agar dapat mencegah resiko cidera dan tertimpa benda tersebut akibat mengangkat beban yang berat. Turunkan terlebih dahulu barang yang akan diangkat, lalu angkat dari bawah. Hindari mengambil langsung benda tersebut dari tempat yang tinggi. <br /> <br />6. Gunakan alat bantu</p> <p style="text-align: left;"><br /><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/angkat beban/7.jpg" alt="" width="375" height="497" /></p> <p style="text-align: center;"><em>Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"</em></p> <p>Jangan coba mengangkat beban yang terlau berat yang tidak bisa Anda raih. Beban yang terlalu berat dan posisi yang dipaksakan, dapat mengakibatkan pembengkakan pada sendi atau salah urat. Gunakan alat bantu seperti troli atau gerobak untuk mengangkat beban yang lebih berat dan sulit diangkut. Ketika barang yang akan diangkat tersebut terlalu berat maka mintalah bantuan rekan kerja untuk mengangkat beban bersama-sama.</p> <p>Itu dia 6 cara yang benar untuk mengangkat beban agar tidak mengakibatkan cedera. Yuk, sayangi tubuh Anda dan selamat mencoba.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Tanpa Obat, Lakukan 8 Tips Ini Untuk Meredakan Sakit Kepala yang Tiba-Tiba Menyerang
<p><em>Oleh: Dhafintya Noorca</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, tubuh sakit merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres di dalam organnya. Bisa terjadi karena kelelahan bekerja, kurangnya waktu istirahat, dan masuknya virus atau kuman ke dalam tubuh. Pusing atau kepala tiba-tiba serasa berputar adalah salah satu gejala yang umum terjadi.</p> <p>Banyak orang mendefinisikan pusing ini dengan cara berbeda. Beberapa orang menggambarkan sensasi seperti ditusuk-tusuk tepat di syaraf kepala, kepala yang terasa ringan, hingga seolah-olah semua yang ada di sekeliling terasa berputar.</p> <p>Jika Sahabat tiba-tiba mengalami sakit kepala di tempat kerja, jangan panik. Lakukan 8 tips ampuh yang #PakJago berikan untuk #SahabatJagoBangunan berikut ini.</p> <ol> <li>Cari posisi yang nyaman, coba posisi duduk atau berbaring</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/sakit kepala/nprdotorg.jpg" alt="" width="676" height="380" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/npr.org">disini</a>.</em></p> <p>Pusing biasanya melanda ketika Anda berdiri atau melakukan gerakan yang spontan. Saat muncul tanda-tanda pusing atau kepala yang mendadak terasa ringan, segera cari posisi nyaman dengan duduk atau berbaring. Tindakan ini biasanya bisa meringankan sensasi berputar di kepala.</p> <p>Di sisi lain, dengan merebahkan diri kemungkinan cedera saat tiba-tiba terjatuh juga dapat diminimalisir. Berbaring akan meningkatkan aliran darah ke otak. Tetaplah duduk atau berbaring selama 1-2 menit, atau sampai rasa pusingnya hilang.</p> <ol start="2"> <li>Perbanyaklah minum air putih</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/sakit kepala/realworkersofnewyorkdotcom.jpg" alt="" width="576" height="382" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/realworkersofnewyork.com">disini</a>.</em></p> <p>Pusing seringkali juga disebabkan karena dehidrasi. Kondisi ini umumnya terjadi karena kurangnya asupan air atau lupa untuk mengisi cairan dalam tubuh saat #SahabatJagoBangunan sedang bekerja. Bukan hanya pusing yang ditimbulkan, kekurangan cairan bisa mengakibatkan muntah-muntah, diare atau demam. Meskipun tengah bekerja, konsumsi air putih tidak boleh terlewat ya, Sahabat.</p> <ol start="3"> <li>Makanlah sesuatu </li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/sakit kepala/chinadailydotcom.jpg" alt="" width="630" height="419" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/chinadaily.com">disini</a>.</em></p> <p>Coba diingat, kapan terakhir kali Anda memasukkan asupan ke dalam tubuh. Terlalu fokus saat bekerja juga kerap membuat #SahabatJagoBangunan tanpa sadar menunda makan.</p> <p>Pusing bisa juga terjadi karena kadar gula darah yang rendah, terutama sering dialami oleh penderita diabetes. Ketika rasa pusing menyerang, cobalah untuk memasukkan asupan energi dalam tubuh, sebaiknya sesuatu yang tinggi karbohidrat atau gula. Cokelat batang atau pisang bisa menjadi pilihan yang tepat.</p> <ol start="4"> <li>Fokuslah pada titik tertentu  </li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/sakit kepala/1.png" alt="" width="650" height="308" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/leafscience.com">disini</a>.</em></p> <p>Untuk mencegah sensasi berputar-putar ketika pusing menyerang, beberapa orang mempusatkan pandangan mereka pada titik tertentu. Dengan memusatkan perhatian pada tempat tertentu, seperti celah di langit-langit atau setitik noda di lantai, dapat menyadarkan indera bahwa #SahabatJagoBangunan tidak benar-benar berputar. Otak mengirim sinyal untuk melakukan perintah yang bertolak-belakang dengan yang tubuh kita berusaha katakan. </p> <ol start="5"> <li>Tarik napas panjang.</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/sakit kepala/chopradotcom.jpg" alt="" width="664" height="310" /><em>Sumber: <a href="http://www.chopra.com/">disini</a>.</em></p> <p>Rasa cemas yang tiba-tiba melanda kerap menyebabkan pusing. Cemas karena proyek tidak kunjung selesai, atau takut dimarahi oleh atasan misalnya. Seringkali, saat cemas datang, #SahabatJagoBangunan bernapas terlalu banyak dan sering. Cobalah untuk menarik nafas dalam-dalam dan perlahan. Selain mengurangi rasa pusing, menarik nafas panjang membantu Anda untuk tetap tenang disaat cemas.</p> <ol start="6"> <li>Hindari cahaya langsung yang terang.</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/sakit kepala/thephotonspacedotcom.jpg" alt="" width="646" height="404" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/thephotonspace.com">disini</a>.</em></p> <p>Jika Anda diserang rasa pusing tiba-tiba, coba hindari sinar lampu yang terlalu terang secara langsung, televisi atau laptop. Cahaya terang bisa mengakibatkan kebingungan dan memperparah pusing yang Anda alami. Cobalah duduk atau berbaring di ruangan gelap, atau Anda bisa menutup mata selama satu atau dua menit.</p> <ol start="7"> <li>Banyak beristirahat.</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/sakit kepala/theglobeandmaildotcom.jpg" alt="" width="663" height="442" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/theglobeandmail.com">disini</a>.</em></p> <p>Pusing merupakan gejala umum yang terjadi karena tubuh terlalu lelah dan butuh beristirahatnya. Akibatnya penyakit seperti pilek maupun flu biasanya disertai dengan kepala pusing. Bila pekerjaan #SahabatJagoBangunan cukup menyita, perbanyaklah istirahat. Anda juga bisa meminta ijin pada atasan bila kondisi tubuh tidak memungkinkan untuk bekerja.</p> <ol start="8"> <li>Perbanyak pula mengkonsumsi ramuan herbal</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/sakit kepala/herbalremediesadvicedotorg.jpg" alt="" width="567" height="378" /><em>Sumber: disini.</em></p> <p>Jahe sudah lama digolongkan sebagai ramuan alami selama ratusan tahun untuk mengobati rasa pusing dan mual. Studi ilmiah membuktikan khasiat jahe yang dapat meredakan pusing langsung ke sumbernya. Tanaman rempah-rempah ini meredakan pusing dengan merangsang aliran darah ke otak, karena pusing seringkali disebabkan oleh sirkulasi yang buruk. Selain jahe, #SahabatJagoBangunan bisa mengkonsumsi suplemen zat besi.</p> <p>Nah, itu dia 8 langkah yang bisa Anda lakukan untuk meredakan sakit kepala yang tiba-tiba menyerang. Jangan terburu-buru mengonsumsi obat pereda jika belum dibutuhkan atau bisa diatasi dengan langkah-langkah itu dulu. Mari jaga kesehatan dan semoga pekerjaan Anda selalu lancar ya, Sahabat.</p> <p>Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Jangan Asal Kenyang, Konsumsi 7 Makanan Ini Agar Stamina Tetap Terjaga
<p><em>Oleh : Dhafintya Noorca</em></p> <p>Aktifitas yang banyak kerap membuat tubuh mudah lelah, terlebih bagi para pekerja konstruksi yang mengandalkan kekuatan fisik seperti #SahabatJagoBangunan. Asupan energi yang dibutuhkan untuk bisa bekerja ini umumnya didapatkan dari makanan dan minuman. Tentu #SahabatJagoBangunan tak boleh asal pilih dan asal makan agar kesehatan tetap terjaga.</p> <p>Sahabat juga perlu tahu makanan apa saja yang membuat tubuh lebih berenergi. Bila dulu sering terdengar 4 Sehat 5 Sempurna, kini istilahnya diganti dengan Gizi Seimbang. Ini berarti makan bukan lagi soal kenyang saja, namun bagaimana nilai gizi seimbangnya dapat diserap oleh tubuh.</p> <p>Nah, berdasar riset kesehatan, ada 7 makanan yang dipercaya mampu mengembalikan energi secara cepat bila dikonsumsi. Apa sajakah ke 7 makanan tersebut? Berikut #PakJago berikan ulasannya.</p> <ol> <li>Kacang-kacangan </li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/makanan%20energi/cookingwithsheiladotcom.jpg" alt="" width="676" height="416" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/Cookingwithsheila.com">disini</a></em>.</p> <p>Kacang-kacangan merupakan sumber protein nabati dan serat yang baik untuk menjaga energi di tengah aktifitas Anda yang padat. Perpaduan unik vitamin B dan E serta mineral seperti magnesium dan zat besi baik untuk menangkal kelelahan. Sesibuk apapun aktifitas #SahabatJagoBangunan, energi bisa cepat dipulihkan dengan memakan kacang-kacangan.</p> <ol start="2"> <li>Cabai </li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/makanan energi/discovermagazine.jpg" alt="" width="724" height="482" /><em>Sumber: <a href="http://discovermagazine.com">disini</a>.</em></p> <p>Senyawa yang terkandung dalam cabai seperti capsaicin yang berfungsi untuk memberikan sensasi rasa panas saat dicerna, dapat membantu untuk meningkatkan sirkulasi. Kandungan ini dipercaya dapat melawan rasa lelah dan mengirim sinyal ke otak, sehingga tubuh tetap bersemangat.</p> <p>Namun penting untuk diingat, bila #SahabatJagoBangunan memiliki gangguan pencernaan seperti maag, mengkonsumsi makanan pedas sebaiknya dikurangi atau dihindari. Jika dipaksakan, usahakan ada makanan lain untuk menetralkan pencernaan yang bereaksi saat makan pedas.</p> <ol start="3"> <li>Sayur-sayuran hijau</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/makanan energi/healthsomenesscom.jpg" alt="" width="634" height="317" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/healthsomeness.com">disini</a>.</em></p> <p>Sayuran hijau seperti bayam, arugula, lobak, dan kale besar adalah penghalau lelah yang paling baik, terutama pada #SahabatJagoBangunan yang menderita anemia. Sayuran hijau ini tidak hanya kaya akan zat besi yang berperan untuk membangun sel-sel darah merah, tapi juga tinggi vitamin C. Vitamin ini bertugas untuk memudahkan tubuh dalam menyerap zat besi.</p> <ol start="4"> <li>Rempah-rempah</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/makanan energi/wiki-fitnesscom.jpg" alt="" width="638" height="425" /><em>Sumber: <a href="http://wiki-fitness.com">disini</a>.</em></p> <p>Jika #SahabatJagoBangunan membubuhkan rempah-rempah seperti jahe atau kunyit pada sajian makanan disaat kondisi tubuh sedang kurang baik, tubuh akan kembali bugar. Bahan aktif yang ada pada rempah-rempah yakni kurkumin dan gingerolis, keduanya membantu mengurangi peradangan. Mengkonsumsi tanaman berbuku ini dapat membuat tubuh lebih kebal dan tidak mudah sakit.</p> <ol start="5"> <li>Pisang</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/makanan energi/hescaorg.jpg" alt="" width="674" height="321" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/hesca.org%20">disini</a>.</em></p> <p>Sejumlah penelitian telah mengungkap manfaat dari buah berwarna kuning ini. Pisang adalah makanan yang mudah dan dapat secara cepat memberikan rasa kenyang saat dikonsumsi. Kandungan serat yang tinggi pada pisang dapat menjaga kadar gula tetap stabil sepanjang hari. Selain itu kalium yang terkandung di dalamnya bisa menyalakan semangat #SahabatJagoBangunan saat bekerja.</p> <ol start="6"> <li>Biji gandum</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/makanan energi/briliodotnet.jpg" alt="" width="668" height="445" /><a href="/backend/cms/article/article/brilio.net%20"><em>Sumber: disini.</em></a></p> <p>Biji gandum atau quinoa adalah alternatif tambahan makanan yang biasanya ditambahkan saat membuat sajian seperti pasta. Biji gandum pada dasarnya mengandung karbohidrat yang cukup rendah, sehingga baik untuk yang sedang diet karbo. Tapi di lain sisi kandungan protein dalam quinoa bagus untuk menjaga energi tetap tinggi.  Nutrisi seperti vitamin B-kompleks, magnesium, potasium, dan zat besi akan melawan kelelahan juga.</p> <ol start="7"> <li>Kopi</li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/makanan energi/lemonbodydotcom.jpg" alt="" width="676" height="380" /><em>Sumber: <a href="http://lemonbody.com">disini</a>.</em></p> <p>Kopi adalah sahabat akrab #SahabatJagoBangunan. Penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi kopi mampu meningkatkan ketahanan dan stamina tubuh. Kopi akan membantu Anda saat bekerja tanpa mudah merasa lelah.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, itu dia tujuh makanan yang dapat membuat energi bertahan lebih lama dalam tubuh. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Anda Menggunakan Bahan Kimia Di Tempat Kerja? Cegah Bahayanya Dengan Cara Ini
<p><em>Oleh: Dhafintya Noorca</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, bahan-bahan kimia sering digunakan dalam berbagai keperluan di tempat kerja. Baik menjadi produk siap pakai maupun bahan untuk membuat produk lain.</p> <p>Namun ternyata bahan kimia bisa membahayakan penggunanya, jika tidak hati-hati dan tidak tahu cara mengatasinya. Termasuk untuk Anda, pekerja konstruksi.</p> <p>Potensi bahan kimia di tempat kerja bangunan dapat berupa bahan baku konstruksi, seperti asbes, debu dari pasir, kapur, atau partikel kecil lainnya; asap dari alat-alat berat, campuran beton, dan korosi.</p> <p style="text-align: left;">Bahaya bahan-bahan kimia, sebagaiman pernah diulas oleh #PakJago pada artikel sebelumnya, antara lain <a href="/artikel/detail/662">penyakit asbestosis</a>, dan <a href="/artikel/detail/492">penyakit silikosis</a>.</p> <p style="text-align: center;"><br /><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/waspada bahan kimia/airbenchcom.jpg" alt="" width="628" height="413" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/arbench.com">disini</a>.</em></p> <p>Bahan kimia termasuk kategori bahan berbahaya jika bahan tersebut mempunyai sifat racun. Bahan dinyatakan beracun jika masuk melalui mulut, kulit, atau pernapasan dalam kadar tertentu. Biasanya zat beracun ini masuk lewat pernapasan, lalu beredar ke seluruh tubuh atau menuju organ tubuh tertentu.</p> <p>Zat tersebut langsung mengganggu organ tubuh seperti hati dan paru-paru. Bahkan tulang, darah, atau cairan limfa bisa kena getahnya. Dalam jangka panjang, kesehatan akan terganggu. Banyak bahan kimia juga dapat memasuki aliran darah dan menyebabkan kerusakan pada sistem tubuh dan organ lainnya.</p> <p>Bahan kimia berbahaya dapat berbentuk padat, cairan, uap, gas, debu, asap, maupun kabut. Semuanya dapat masuk ke dalam tubuh melalui tiga cara berikut ini:</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/waspada bahan kimia/evergreen-environtmendotcom.jpg" alt="" width="638" height="425" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/evergreen-environtment.com">disini</a>.</em></p> <ol> <li><strong> Pernapasan</strong></li> </ol> <p>Dengan bernapas melalui mulut atau hidung, zat beracun dapat masuk ke dalam paru-paru. Orang dewasa bisa menghirup sekitar lima liter udara per menit yang mengandung debu, asap, gas atau uap. Beberapa zat, seperti fiber atau serat, akan langsung melukai paru-paru. Lainnya diserap ke dalam aliran darah dan mengalir ke bagian tubuh yang lain.</p> <ol start="2"> <li><strong> Pencernaan </strong></li> </ol> <p>Bahan kimia dapat memasuki tubuh melalui makanan yang tercemar. Bisa jadi saat Anda memegang makanan menggunakan tangan, Anda lupa belum cuci tangan. Zat di udara juga dapat tertelan saat dihirup, karena bercampur dengan lendir dari mulut, hidung atau tenggorokan.</p> <ol start="3"> <li><strong> Penyerapan ke dalam kulit</strong></li> </ol> <p>Zat beracun melewati kulit dan masuk ke pembuluh darah, biasanya melalui tangan dan wajah. Kadang-kadang, zat beracun juga masuk melalui luka dan lecet atau suntikan (misalnya kecelakaan medis).</p> <p>Guna mengantisipasi dampak negatif yang mungkin terjadi di lingkungan kerja akibat bahaya faktor kimia, perlu dilakukan pengendalian lingkungan kerja secara teknis sehingga kadar bahan-bahan kimia di udara lingkungan kerja tidak melampaui nilai ambang batas (NAB).</p> <p>Nah, apa yang #SahabatJagoBangunan bisa lakukan untuk mencegah atau mengurangi bahaya bahan kimia di tempat kerja? Simak tips #PakJago berikut ini, yuk!</p> <p><strong>Kenali bahan-bahan kimia yang ada di tempat kerja</strong></p> <p style="text-align: center;"><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/waspada bahan kimia/GHS-Chemical-Classification.jpg" alt="" width="661" height="442" /></strong><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/GHS-Chemical-classification.com">disini</a>.</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan harus mengetahui mana bahan kimia yang berbahaya dan beracun. Semua bahan kimia harus dianggap sebagai sumber potensi bahaya sampai dampak bahan kimia tersebut sepenuhnya diketahui.</p> <p>Dengan begitu, Sahabat akan lebih waspada dan berhati-hati saat menggunakan bahan kimia. Bahan kimia ini seperti asbes, debu dari pasir, kapur, ataupun partikel kecil lainnya, asap dari alat-alat berat, campuran beton, dan korosi.</p> <p><strong>Ketahui wujud bahan kimia ini agar #SahabatJagoBangunan bisa mengetahui bagaimana pertolongan pertamanya</strong></p> <p style="text-align: center;"><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/waspada bahan kimia/mediadotnprdotorg.jpg" alt="" width="675" height="379" /></strong><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/media.nprd.org">disini</a>.</em></p> <p>Hal ini dapat membantu untuk menentukan bagaimana bahan kimia bisa masuk ke dalam tubuh dan bagaimana bahayanya dapat dikendalikan. Bagaimana mengenali, menilai, dan mengendalikan risiko bahan kimia, sangat menentukan keselamatan kerja. Misal dengan memasang peralatan pembuangan pada sumber bahaya atau racunnya.</p> <p>Hal lain seperti bila ada cairan berbahaya yang masuk ke dalam tubuh harus segera dibilas dengan air bersih. Jika keadaan tak kunjung membaik, jangan ragu untuk langsung menghubungi dokter atau rumah sakit terdekat.</p> <p><strong>Selalu gunakan alat pelindung diri (APD) saat bekerja</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/waspada bahan kimia/safetysigncoid.jpg" alt="" width="669" height="446" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/safetysign.co.id">disini</a>.</em></p> <p>Bukan hanya melindungi #SahabatJagoBangunan dari bahaya teknis saja, APD juga dapat melindungi pekerja dari bahaya bahan kimia. Seperti beberapa respirator dan sarung tangan yang dibuat khusus digunakan saat menyentuh bahan kimia. Pada penyakit asbestosis contohnya, debu-debu asbes yang berukuran mikro dapat dihindari dengan menggunakan masker saat bekerja.</p> <p><strong>Selalu memakai pakaian bersih saat pulang ke rumah </strong></p> <p>Agar keluarga tidak terpapar penyakit ini, disarankan setiap pekerja untuk mencuci pakaian kerjanya di tempat kerja, dan menggantinya dengan pakaian bersih sebelum kembali ke rumah. Sehingga semua pakaian kerja tidak ada yang dibawa pulang, dan pekerja membersihkan diri atau mandi sebelum kembali kerumah.</p> <p style="text-align: center;"><img src="/images/cms///articles/waspada bahan kimia/bigstock-152373758.jpg" alt="" width="711" height="473" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/bigstock.com">disini</a>.</em></p> <p>Itu dia cara yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengurangi bahaya bahan kimia di tempat kerja, Sahabat.  Setelah mengetahui jenis bahan kimia berbahaya, mengenali caranya masuk ke dalam tubuh, Sahabat juga bisa mengindentifikasi jika terjadi sesuatu pada tubuh Anda saat menggunakan bahan kimia.</p> <p>Tentu saja, gejala yang Anda kenali akan menentukan bagaimana pertolongan pertamanya agar tidak berakibat fatal. Selalu berhati-hati ya, Sahabat, dan selamat mencoba.</p> <p>#SahabatJagoBangunan juga bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dan berdiskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Anda Tak Ingin Terluka Saat Menggerinda? Ikuti Panduan Keselamatannya Berikut Ini
<p><em>Oleh: Dhafintya Noorca</em></p> <p>Menggerinda merupakan pekerjaan yang akrab dilakukan oleh #SahabatJagoBangunan. Gerinda tak lain sebuah alat kerja yang paling banyak digunakan di proyek konstruksi, minyak dan gas, galangan kapal, pabrik metal, hingga bengkel-bengkel.</p> <p>Umumnya gerinda digunakan untuk mengikis, mengasah, atau memotong permukaan benda. Karenanya, gerindra menjadi salah satu penyumbang kecelakaan kerja yang yang paling sering terjadi pada pekerja lapangan.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/gerinda/grinder.jpg" alt="" width="657" height="359" /><em>Hati-hati saat menggerinda. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?sa=G&hl=id&q=angle+grinder+sparks&tbm=isch&tbs=simg:CAQSkwEJ1KteksfpwYcahwELEKjU2AQaAAwLELCMpwgaYgpgCAMSKPgL4Bb5C_1YL-haDDPUL8AvjFsMLpze5Kqs3xi27K-Mh8yPKLIcktjkaMJzfxK94AzvppS1l31Nkegi5fftNfC88sPuvbqiVZ71JyCOv_1IEoMPyFaMVCZ-uUaCAEDAsQjq7-CBoKCggIARIEkadbjgw&ved=0ahUKEwi4tKelj-DVAhVBu48KHU7eC4wQwg4IIigA&biw=1366&bih=635">disini</a>.</em></p> <p>Luka yang disebabkan gerinda biasanya ada benda asing mengenai mata atau tangan yang tergores. Namun tidak menutup kemungkinan kecelakaan fatal bisa terjadi, baik cacat tetap hingga menyebabkan kematian. Maka kedisiplinan #SahabatJagoBangunan terhadap peraturan penggunaan gerinda dapat mengurangi bahkan menghilangkan bahaya yang selalu mengintai saat menggunakan alat ini.</p> <p>Kesalahan yang paling umum ditemui ialah tidak menggunakan atau salah menggunakan alat pelindung diri. Padahal dengan menggunakan alat pelindung, batu-batu kecil atau serat-serat yang tergerinda tidak akan mengenai tubuh secara langsung.</p> <p>Selain itu, belum terbiasa menggunakan gerinda juga kerap menjadi pemicu kesalahan pemakaian. Akibatnya, salah menggunakan tipe atau ukuran cakram, dan tidak seimbangnya dudukan cakram. Belum terbiasa menggunakan gerinda juga dapat mengakibatkan kesalahan pada cara memotong.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/gerinda/164623.jpg" alt="" width="660" height="300" /><em>Banyak faktor yang menyebabkan terluka saat menggerinda. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?sa=G&hl=id&q=angle+grinder+sparks&tbm=isch&tbs=simg:CAQSkwEJ1KteksfpwYcahwELEKjU2AQaAAwLELCMpwgaYgpgCAMSKPgL4Bb5C_1YL-haDDPUL8AvjFsMLpze5Kqs3xi27K-Mh8yPKLIcktjkaMJzfxK94AzvppS1l31Nkegi5fftNfC88sPuvbqiVZ71JyCOv_1IEoMPyFaMVCZ-uUaCAEDAsQjq7-CBoKCggIARIEkadbjgw&ved=0ahUKEwi4tKelj-DVAhVBu48KHU7eC4wQwg4IIigA&biw=1366&bih=635">disini</a>.</em></p> <p>Cara memotong yang terlalu keras, terlalu berat, dan terlalu cepat, dapat membuat penggerindaan jadi tidak maksimal. Ini akan membuat cakram pecah dan terlempar hingga melukai pekerja. Sebaiknya, sebelum menggunakan gerinda, #SahabatJagoBangunan harus memiliki pengetahuan yang memadai atau harus didampingi ahlinya.</p> <p>Lalu bagaimana agar #SahabatJagoBangunan tetap aman selama menggunakan gerinda saat bekerja? Ini tips dari #PakJago.</p> <p>1. Alat pelindung kerja seperti penutup telinga, kacamata kerja, pelindung wajah, dan masker debu harus dipakai. Gunakan kacamata kerja setiap saat, meskipun sudah tersedia pelindung cakram gerindanya.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/gerinda/gerinda.jpg" alt="" width="663" height="553" /><em>Gunakan pelindung diri saat menggerinda. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?hl=id&tbm=isch&q=alat+pelindung+diri+saat+menggerinda&spell=1&sa=X&ved=0ahUKEwjjxOuwkODVAhWKpo8KHeERAQQQvwUIIigA&biw=1366&bih=635&dpr=1#imgdii=VMYz1r-ze0ii6M:&imgrc=JbYQANINtCtSkM:">disini</a>.</em></p> <p>Jangan gunakan pakaian kerja yang panjang dan terjuntai, kalung, atau perhiasan lainnya yang memungkinkan jatuh atau tersangkut selama gerinda digunakan. Pastikan benda kerja dan peralatan yang lain sudah pada posisi yang benar.</p> <p>2. Sebelum menggunakan gerinda, selalu periksa kondisi cakram dari keretakan.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/gerinda/gerinda2.jpg" alt="" width="642" height="427" /><em>Pastikan kondisi cakram masih bagus. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?hl=id&tbm=isch&q=alat+pelindung+diri+saat+menggerinda&spell=1&sa=X&ved=0ahUKEwjjxOuwkODVAhWKpo8KHeERAQQQvwUIIigA&biw=1366&bih=635&dpr=1#imgrc=x08_9mdkox49wM:">disini</a>.</em></p> <p>Memeriksa kondisi cakram dapat dilakukan dengan cara mengetuk cakram dengan tangkai obeng. Bila suaranya nyaring, berarti gerinda dalam kondisi baik dan dapat digunakan. Namun bila suara yang keluar bernada sumbang, berarti ada keretakan dalam cakram tersebut.</p> <p>3. Dilarang keras melepas bagian pelindung cakram agar tak menimbulkan kecelakaan bagi #SahabatJagoBangunan.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/gerinda/gerinda3.png" alt="" width="636" height="419" /><em>Pelindung cakram harus selalu digunakan. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?hl=id&tbm=isch&q=alat+pelindung+diri+saat+menggerinda&spell=1&sa=X&ved=0ahUKEwjjxOuwkODVAhWKpo8KHeERAQQQvwUIIigA&biw=1366&bih=635&dpr=1#imgrc=DBo7yEGYOnpNMM:">disini</a>.</em></p> <p>Selain itu, kecepatan cakram harus dijaga sesuai ketentuan yang ada di tabel kecepatan pada mesin tersebut. Pergunakan cakram sesuai dengan jenis dan bidang kerjanya.</p> <p>Gunakan gerinda sesuai dengan jenis dan bidang kerjanya. Seperti mesin gerinda datar yang digunakan untuk menggerinda permukaan dengan meja mesin bergerak datar bolak-balik.</p> <p>4. Hentikan terlebih dahulu semua proses penggerindaan saat mengatur atau menyetal mesin gerinda. Hindari pula memeriksa pengukuran selama benda sedang digerinda.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/gerinda/gerinda4.jpg" alt="" width="631" height="420" /><em>Hentikan proses penggerindaan saat menyetel mesin. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?hl=id&tbm=isch&q=alat+pelindung+diri+saat+menggerinda&spell=1&sa=X&ved=0ahUKEwjjxOuwkODVAhWKpo8KHeERAQQQvwUIIigA&biw=1366&bih=635&dpr=1#imgdii=CE6sCVdpA5rxtM:&imgrc=DBo7yEGYOnpNMM:">disini</a>.</em></p> <p>Ketika memasang atau menempatkan benda kerja untuk digerinda, pastikan cakram diundurkan atau dijauhkan agar tidak mengganggu pemasangan. Jangan pernah meninggalkan mesin gerinda dalam keadaan hidup. Pastikan mesin mati pada saat tidak digunakan.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, itu dia tips aman menggunakan gerinda saat bekerja. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun <em>call center</em> bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Jangan Disepelekan, Ini Pentingnya Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Kerja Bangunan
<p><em>Oleh: Dhafintya Noorca</em></p> <p>Tak jarang terjadi, #SahabatJagoBangunan sudah mengetahui sumber bahaya tetapi tidak mengerti bagaimana upaya pertolongan pertamanya, sehingga menyebabkan kecelakaan kerja tak tertangani dengan baik, bahkan berakibat fatal.</p> <p>Karenanya #PakJago ingin berbagi tentang bagaimana pelaksanaan P3K di tempat kerja, guna menangani kecelakaan kerja yang bisa berdampak lebih buruk. Jangan salah, pertolongan pertama dengan sedikit tindakan dan peralatan sederhana justru banyak manfaatnya untuk mengurangi rasa sakit, hingga menyelamatkan nyawa rekan kerja #SahabatJagoBangunan. </p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/p3k/p3k_lagi.jpg" alt="" width="585" height="386" /></p> <p>Beberapa kecelakaan yang sering terjadi di tempat kerja diantaranya luka dan perdarahan; patah tulang; luka bakar; cipratan bahan kimia; gangguan pernafasan, peredaran darah dan kesadaran; sengatan listrik; kekurangan oksigen; paparan suhu ekstrim; dan adanya gas beracun. Penyediaan fasilitas P3K di tempat kerja yang didukung petugas P3K akan menekan atau mengurangi konsekuensi yang ditimbulkan.</p> <p><strong>Fasilitas P3K</strong></p> <p>Penting bagi #SahabatJagoBangunan untuk mengetahui fasilitas P3K yang ideal pada kerja konstruksi bangunan. Sebaiknya pada tempat kerja dengan resiko tinggi seperti konstruksi, perkapalan, hingga pabrik kimia dengan kapasitas pekerja mencapai lebih dari 100 orang, harus disediakan satu orang petugas P3K.</p> <p>Fasilitas P3K di tempat kerja meliputi : ruang P3K, kotak P3K beserta isinya, alat evakuasi, alat transportasi, dan fasilitas tambahan berupa alat pelindung diri atau peralatan khusus di tempat kerja yang memiliki potensi bahaya bersifat khusus.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/p3k/p3k.jpg" alt="" width="640" height="480" /></p> <p>Alat pelindung diri khusus disesuaikan dengan potensi bahaya yang ada di tempat kerja dan digunakan dalam keadaan darurat, misalnya alat untuk pembasahan tubuh cepat (shower) dan pembilasan atau pencucian mata.</p> <p>Kotak P3K harus terbuat dari bahan yang kuat dan mudah dipindahkan atau diangkat dari tempatnya jika ada kecelakaan dan harus diberi label. Kotak P3K juga harus ditempatkan pada tempat yang mudah dilihat dan dijangkau, diberi tanda arah yang jelas serta cukup cahaya.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/p3k/p3k3.jpg" alt="" width="425" height="420" /></p> <p>Penempatan dan jumlah minimum kotak P3K disesuaikan dengan jenis tempat kerja dan jumlah pekerjanya. #SahabatJagoBangunan juga harus memastikan peralatan medis yang wajib ada di Kotak P3K ini, diantaranya kasa steril, perban, plester, gunting, dan alkohol.</p> <p>Pelaksanaan P3K di tempat kerja harus menjamin sistem penanganan kecelakaan di tempat kerja. Paling tidak sampai korban kecelakaan mendapat rujukan ke fasilitas pelayanan kesehatan sesuai dengan sifat pekerjaan. Fasilitas pelayanan yang menjadi rujukan P3K dapat diberikan pada klinik perusahaan atau kerjasama dengan rumah sakit di luar perusahaan.</p> <p>Nah, Sahabat, itulah penjelasan betapa pentingnya pertolongan pertama bagi korban kecelakaan di tempat kerja. Selain P3K, Anda juga harus mengetahui cara pertolongan pertama untuk berbagai jenis kecelakaan di tempat kerja. Ingin tahu penjelasan lengkapnya? Nantikan di artikel kami berikutnya, ya.</p> <p>#SahabatJagoBangunan juga bisa mendapatkan informasi lebih lanjut dan berdiskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun callcenter – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya. </p>
Hati-Hati, Bahaya Ini Bisa Timbul dari Perkakas Kerja Anda
<p><em>Oleh: Dhafintya Noorca</em> </p> <p>#SahabatJagoBangunan, peralatan atau perkakas kerja bagaikan bekal utama saat bekerja. Sayangnya masih banyak yang belum tahu bila perkakas kerja ini dapat menimbulkan bahaya. Terlebih bila peralatan ini tidak terjaga dengan baik, tentu rentan menyebabkan kecelakaan kerja.</p> <p>Alat perkakas ini dapat menjadi sumber bahaya apabila didalam pemakainya tidak sesuai prosedur pemakaian yang benar. Kecelakaan yang terjadi terkadang tak terduga, tak dikehendaki, serta menyangkut orang, obyek, atau bahan.</p> <p><strong>Kenali Sumber Bahaya dari Perkakas Kerja</strong></p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Perkakas/perkakas1.jpg" alt="" width="644" height="429" /></p> <p>Menurut #PakJago, sumber bahaya antara lain disebabkan oleh bahan yang tidak baik, konstruksi bahan yang tidak tepat, penggunaan dari alat yang tidak tepat, dan alat perlengkapan yang telah rusak. Juga bisa disebabkan tata cara penggunaan yang salah, tanpa menggunakan alat pelindung diri, dan faktor pekerja yang tidak terlatih atau tidak trampil dalam menggunakan alat kerja.</p> <p><strong>Pahami Tata Cara Penggunaan Perkakas Kerja</strong> </p> <p>Karenanya, #SahabatJagoBangunan harus sudah mahir dan mengetahui kegunaan, tata cara pengerjaan, dan digunakan untuk apa perkakas kerja tersebut. Melalui sejumlah latihan, dan pengetahuan yang mumpuni, resiko kecelakaan kerja yang bersumber dari perkakas kerja tentu bisa ditekan sekecil mungkin.</p> <p style="text-align: left;"> <img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Perkakas/perkakas4.png" alt="" width="606" height="385" /><br />Selain itu, penggunaan alat pelindung diri yang sesuai dengan bahaya sifat pekerjaannya juga sudah jadi hal yang tidak bisa ditawar lagi. Kaca mata atau pelindung lain dapat melindungi tubuh dari pecahan material yang berterbangan. #PakJago menyarankan untuk mengenakan respirator dan helm apabila bekerja di daerah yang penuh debu dan membahayakan. </p> <p><strong>Pastikan Perkakas Berkualitas & Aman Digunakan</strong></p> <p>Beberapa persyaratan umum yang harus dijadikan pacuan untuk memilih perkakas kerja diantaranya, harus terbuat dari bahan yang bermutu baik dan sesuai dengan pekerjaan dimana alat itu dipergunakan.</p> <p>Misalnya, palu biasa atau besar, pahat, kikir, dan alat hentak sejenisnya harus dibuat dari baja pilihan yang cukup untuk menahan pukulan tanpa mengalami kerusakan. #SahabatJagoBangunan tentu tidak mau kan bila palu tiba-tiba melayang saat digunakan dan mencelakai teman kerja lain?</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Perkakas/using_a_handsaw_l1.jpg" alt="" width="600" height="400" /></p> <p>Sedangkan dari sisi alat perkakas tangan harus terbuat dari bahan berserat lurus dan mutu yang terbaik. Pilihlah ukuran dan bentuk yang sesuai dengan pengerjaan yang akan #SahabatJagoBangunan lakukan. Lalu permukaan perkakas yang halus dan tepi yang tidak tajam juga harus diperhatikan. Perkakas tangan bertepi tajam seperti gergaji harus dilengkapi dengan pelindung tepi atau ujung.</p> <p><strong>Simpan Perkakas Kerja dengan Rapi di Tempat Khusus</strong></p> <p>Seusai menggunakan perkakas ini juga jangan diletakkan berserakan dilantai, jalan, atau tempat dimana orang berlalu lalang atau bekerja. #SahabatJagoBangunan tentu tidak mau kan kelalaian Anda mencelakai rekan pekerja yang lain, kan? Harus disediakan lemari, rak, dan gantungan yang sesuai dengan perkakas dan ditempatkan dekat dengan jangkauan Anda di tempat kerja.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Perkakas/perkakas5.jpg" alt="" width="616" height="462" /></p> <p>#SahabatJagoBangunan, itu dia tips menggunakan perkakas dengan aman agar terhindar dari bahaya yang mengancam kesemalatan kerja. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun callcenter Bebas Pulsa di nomor 0800-188- 5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p>