Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Bagaimana Menjaga Diri dari COVID-19 di Proyek Konstruksi?
<p><span style="font-weight: 400;">Pandemi COVID-19 yang sedang melanda dunia membuat segala aspek kehidupan berpengaruh, tak terkecuali dalam hal konstruksi bangunan. Penyebaran virus corona penyebab COVID-19 yang begitu masif bisa dipastikan membuat banyak Sahabat Jago yang terlibat dalam proyek konstruksi seperti rumah, gedung, hingga infrastruktur tidak bisa menjalani aktivitas seperti biasanya. Terlebih lagi di masa PPKM yang mengakibatkan pembatasan di berbagai tempat </span><span style="font-weight: 400;">untuk menekan laju penularannya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Walau begitu, konstruksi merupakan salah satu bidang yang masuk dalam sektor kritikal selama PPKM. Hal ini memang membuat pekerjaan konstruksi tetap dapat dilakukan seperti biasa, namun penularan virus yang terjadi justru membuat kita sepatutnya semakin waspada. Apa saja yang bisa kita lakukan sebagai pekerja konstruksi untuk menjaga diri agar tidak mudah terpapar virus corona? Berikut Pak Jago beri sedikit bocoran.</span></p> <h2><strong>Sadari COVID-19 Itu Nyata</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Artikel September 2021/Prokes di konstruksi/a55d0ab995295974d3290665c08cbae6.jpg" alt="" width="500" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Banyak di antara kita - termasuk barangkali Sahabat Jago juga - yang tidak menyadari atau bahkan sulit meyakini bahwa COVID-19 itu ada dan nyata. </span><span style="font-weight: 400;">Padahal, baik kita sadari atau tidak, virus corona sudah menyebar ke seluruh dunia dan mungkin sudah ada di sekitar kita. Dengan tingkat penularan yang sangat besar, virus corona bisa menyerang siapa saja dan di mana saja. Termasuk di lokasi proyek, di mana banyak pekerja yang menyelesaikan pekerjaan dalam waktu dan tempat yang sama.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Gelombang lonjakan kasus COVID-19 di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia, seharusnya sudah sedikit menyadarkan kita akan bahayanya penyakit ini. Terlebih lagi tak sedikit di antara kita yang harus kehilangan keluarga dan kerabat akibat terpapar COVID-19. Kasus akan semakin melonjak, salah satunya, apabila kita terlalu abai dengan ancaman virus yang ada di sekitar kita dan tidak menjalankan protokol kesehatan dengan baik.</span></p> <h2><strong>Sering Mencuci Tangan</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Artikel September 2021/Prokes di konstruksi/shutterstock_2029914380-min.jpg" alt="" width="500" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Mencuci tangan adalah salah satu cara yang perlu sering dilakukan Sahabat Jago agar terhindar dari penyakit COVID-19 saat bekerja. Ini karena dalam mengerjakan proyek kita akan sering bersentuhan dengan bahan bangunan, dan banyak peralatan kerja yang digunakan bersama-sama oleh lebih dari satu orang. Dengan demikian, kondisi tersebut dapat mempercepat risiko penularan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sahabat Jago perlu sering mencuci tangan setelah berpegangan dengan alat-alat pertukangan. Mencuci tangan dapat dilakukan dengan sabun dan air mengalir, atau dengan pembersih tangan (hand sanitizer) dari alkohol. Pak Jago sendiri menyarankan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, karena </span><a href="https://www.halodoc.com/artikel/cuci-tangan-lebih-baik-dari-hand-sanitizer-ini-alasannya"><span style="font-weight: 400;">menurut penelitian</span></a><span style="font-weight: 400;"> cara ini lebih efektif untuk menghilangkan virus daripada pembersih tangan. Namun demikian, pembersih tangan hendaknya senantiasa dibawa, karena dapat digunakan terutama bila tidak ada sabun dan air di dekat lokasi kerja.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bila ingin mencuci tangan dengan air, Sahabat Jago juga sebaiknya mengetahui sumber air terdekat untuk mencuci tangan, seperti keran atau kamar mandi. Jika memungkinkan, lakukan pekerjaan di dekat sumber air agar tidak perlu berjalan jauh untuk mencuci tangan.</span></p> <h2><strong>Gunakan Masker Bila Mampu</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Artikel September 2021/Prokes di konstruksi/shutterstock_1696181992-min.jpg" alt="" width="500" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Menggunakan masker saat bekerja mungkin merupakan hal yang asing bagi sebagian Sahabat Jago. Biasanya hanya pekerja yang mengurus bidang tertentu yang menggunakan masker, seperti perkayuan, namun di bidang lainnya tidak demikian. Meski begitu, di tengah pandemi memakai masker menjadi seperti kewajiban bagi kita untuk melindungi diri dari paparan virus corona.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk sebagian Sahabat Jago, memakai masker mungkin hanya membuat kondisi terasa pengap dan kurang nyaman sehingga bagian hidung terpaksa dibuka. Oleh karena itu, coba periksa kembali masker yang akan kita gunakan. Pastikan masker tersebut terbuat dari bahan yang efektif menangkal virus namun tetap nyaman dipakai, seperti masker kain atau masker medis. Dengan begitu, masker tetap enak dipakai sekalipun menutup hidung dan mulut.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk membentengi diri dari varian virus corona yang lebih menular, Pak Jago sarankan Sahabat Jago untuk menggunakan masker ganda, yakni masker medis yang ditutup dengan masker kain. Masker ganda baiknya juga tetap dipakai saat bekerja, meski pada awalnya terasa kurang nyaman.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sahabat Jago boleh membuka masker saat makan, minum, atau bekerja (bila nafas terganggu karena menggunakan masker) dengan syarat dalam keadaan sendiri dan tidak bersama orang lain. Taruh masker di kantung khusus atau tempat yang bersih dan tidak menyentuh bagian dalam masker. Gunakan masker kembali saat bertemu dengan sesama pekerja bangunan.</span></p> <h2><strong>Selalu Jaga Jarak</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Artikel September 2021/Prokes di konstruksi/shutterstock_1802349427-min.jpg" alt="" width="500" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Seperti kita tahu, virus corona dapat menular melalui percikan yang keluar saat kita berbicara, batuk, atau bersin. Oleh karena itu, Sahabat Jago juga hendaknya tidak lupa untuk menjaga jarak antarindividu antara 1-2 meter, termasuk sesama pekerja bangunan. Tentu sulit rasanya untuk menjaga jarak (Pak Jago juga begitu), namun ini tidaklah sulit selama kita saling mengingatkan untuk menjaganya. Ingatkan Sahabat Jago yang lain jika saat mengangkat bahan bangunan atau koordinasi pekerjaan jarak antarindividu terlalu dekat.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sebisa mungkin Sahabat Jago juga membatasi interaksi dan sentuhan langsung yang terlalu lama dengan orang lain. Kegiatan bersalaman yang biasa kita lakukan sementara bisa kita ganti dengan melambaikan tangan, misalnya. Demikian pula ketika makan dan beristirahat, tetaplah menjaga jarak - apalagi bila masker harus terbuka saat makan atau minum.</span></p> <h2><strong>Lakukan Pola Hidup Sehat</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Artikel September 2021/Prokes di konstruksi/shutterstock_227550832-min.jpg" alt="" width="500" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Satu lagi yang perlu Sahabat Jago perhatikan untuk mencegah virus corona masuk dalam tubuh kita adalah soal pola hidup. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati, dan hal itu bisa dicapai dengan gaya hidup yang sehat. Jangan lupa untuk selalu bersemangat dan berpikiran positif.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Di antara pola hidup yang sehat ialah mengonsumsi makanan dan minuman bergizi seimbang. Minuman tradisional seperti jamu dan jahe bisa menjadi ‘tameng’ yang berguna menjaga kesehatan Sahabat Jago. Istirahat yang cukup, tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit juga dapat membugarkan tubuh.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Satu hal yang harus Sahabat Jago lakukan untuk lebih menjaga kesehatan di masa pandemi seperti saat ini adalah mengurangi aktivitas merokok. Ini disebabkan oleh dampak buruk rokok terhadap paru-paru. Rokok terbukti menyebabkan kerusakan pada paru-paru meskipun tidak disadari, dan akan menyebabkan paru-paru lebih mudah sakit jika terinfeksi Covid-19.</span></p> <h2><strong>Bila Sakit...</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;">Bila Sahabat Jago merasa sedang tidak sehat, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk tetap pergi ke tempat kerja. Terlebih lagi bila Sahabat Jago mengalami tanda-tanda umum COVID-19, seperti batuk, demam tinggi, dan sulit merasakan penciuman. Sahabat Jago bisa menularkan virus ke orang lain kalau Sahabat Jago memaksakan diri ke tempat kerja namun setelah dites ternyata positif Covid-19.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bila masalah kesehatan berlanjut, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat seperti rumah sakit atau puskesmas untuk mendapatkan penanganan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Demikian sedikit tips menjaga diri dari COVID-19 di proyek konstruksi. Ikuti terus informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan </span><a href="http://www.facebook.com/jagobangunan"><span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">. Sahabat Jago juga bisa berkonsultasi dengan Pak Jago lewat dua situs tersebut bila ada kendala yang perlu diselesaikan.</span></p>
Penekanan K3 Pada Masa Pandemi
<h1>K3 saat Pandemi, Ada Protokol Khusus yang Melindungi</h1> <p> </p> <p>Adanya pandemi Covid-19 memengaruhi semua jenis pekerjaan, tidak terkecuali pekerjaan konstruksi. Diharuskan untuk beraktivitas di luar, pekerjaan konstruksi juga memiliki risiko penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, protokol kesehatan pun harus lebih diperketat untuk meminimalisir risiko penyebaran tersebut.</p> <p>Indonesia sendiri telah memiliki peraturan yang mengharuskan instansi-instansi perusahaan untuk menerapkan protokol kesehatan demi menjaga keselamatan para pekerja saat bekerja di lapangan. Protokol tersebut adalah K3, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja.</p> <p>Pada saat pandemi ini, pemerintah telah mengeluarkan detil protokol pencegahan penyebaran Covid-19 untuk penyelenggara jasa konstruksi. </p> <p>Tepatnya pada 27 Maret 2020, Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, telah mengeluarkan Instruksi Menteri Nomor 02/IN/M/2020 tentang Protokol Penyebaran Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. </p> <p>Dalam Instruksi Menteri tersebut, secara garis besar terdapat 7 mekanisme utama yang harus dilakukan, yakni sebagai berikut.</p> <p> </p> <h1>Membentuk Satgas Pencegahan Covid-19</h1> <p>Satgas atau satuan tugas pencegahan Covid-19 harus dibentuk oleh pengguna jasa konstruksi dan penyedia jasa konstruksi. Dicantumkan dalam Instruksi Menteri, satgas setidaknya berjumlah 5 orang. Kedua belah pihak bekerja sama untuk membentuk satgas yang responsif, yang akan ditugaskan tanggap melakukan berbagai langkah pencegahan.</p> <p>Tidak hanya bertugas untuk menerapkan kedisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, satgas juga akan bertugas untuk melakukan tindakan pencegahan lebih lanjut jika ditemukan pekerja konstruksi yang terindikasi tanda dan gejala Covid-19.</p> <p> </p> <h1>Menyediakan Fasilitas Pencegahan Covid-19</h1> <p>Fasilitas pencegahan Covid-19 yang dimaksud adalah fasilitas kesehatan yang mendukung. Dalam bentuk konkritnya yakni seperti ruang klinik lengkap dengan berbagai alat kesehatan. Beberapa contoh alat tersebut yakni thermoscan, tabung oksigen, dan pengukur tekanan darah. Tentunya fasilitas pencegahan Covid-19 juga harus dilengkapi dengan tenaga medis.</p> <p> </p> <h1>Mengedukasi Pekerja untuk Menjaga Diri dari Covid-19</h1> <p>Bekerja di luar ruangan memiliki protokol tersendiri untuk mencegah penyebaran Covid-19. Diantaranya untuk tetap jaga jarak atau <em>physical distancing</em> dan juga cuci tangan sebelum dan setelah bekerja. Edukasi pencegahan ini harus dilaksanakan agar pekerja dan semua orang yang terlibat dalam proyek konstruksi. </p> <p>Tidak hanya sekadar bertugas mengedukasi, Satgas juga bertugas untuk memastikan bahwa pekerja telah memahami betul langkah pencegahan Covid-19 serta menegakkan kedisiplinan agar langkah pencegahan tersebut diterapkan.</p> <p> </p> <h1>Mengukur Suhu Pekerja Tiap Pagi, Siang, dan Sore</h1> <p>Pengukuran suhu badan harus dilakukan secara reguler mengingat perubahan suhu badan bisa terjadi secara singkat. Proses pengukurannya sendiri juga harus menggunakan alat standar yang akurat, seperti thermogun.</p> <p> </p> <h1>Bekerja Sama dengan Rumah Sakit dan Puskesmas</h1> <p>Penyedia jasa konstruksi harus melakukan kerja sama dengan rumah sakit dan puskesmas. Dengan begitu, jika terdapat pekerja yang memiliki tanda dan gejala Covid-19, maka bisa dirujuk dengan cepat agar segera bisa ditangani.</p> <p> <img src="/images/cms///Keselamatan Kerja/WhatsApp_Image_2020-09-23_at_10_08_05.jpeg" alt="semen indonesia" width="708" height="471" /></p> <h1>Menghentikan Pekerjaan Sementara</h1> <p>Jika diketahui bahwa salah satu pekerja ada yang terindikasi Covid-19, maka jalannya proyek pun harus dihentikan sementara setidaknya selama 14 hari kerja. Dengan begitu, langkah pencegahan selanjutnya bisa dilaksanakan seperti melakukan tes Covid-19 untuk semua pekerja demi mendeteksi adanya cluster baru atau tidak.</p> <p> </p> <h1>Membersihkan dan Mengisolasi</h1> <p>Jika ditemukan <em>suspect </em>Covid-19 di lapangan, maka penyemprotan masif disinfektan di semua sarana dan prasarana lapangan dan juga kantor harus segera dilakukan. Setelah selesai, maka lokasi pun harus diisolasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih lanjut.</p> <p> </p> <h1>Tanyakan Kepada Penanggung Jawab</h1> <p>Jika Sahabat Bangunan sebagai pekerja konstruksi memiliki pertanyaan mengenai protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 saat bekerja, maka segera tanyakan kepada penanggung jawab lapangan. Pastikan bahwa kesehatan dan keamanan Anda terlindungi saat bekerja.</p>
Kondisi Mata Tunjukkan Kesehatan Anda, Ini 4 Hal yang Perlu Diketahui
<p><em><strong>Oleh: Tya Achni</strong></em></p> <p>Bila ada sesuatu yang tidak beres, tubuh akan segera mengirim sinyal-sinyal yang bisa dilihat kasat mata. Termasuk pada indra penglihatan yaitu mata. Bukan hanya masalah penglihatan, tapi juga gejala penyakit gawat lainnya seperti katarak hingga diabetes. Yuk cek apakah tanda-tanda ini ada di mata Anda. Bila ada, segera periksakan ya!</p> <h2><strong>1. Bintik-bintik kuning</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Tanda Kesehatan dari Mata/Eye-Health-and-Diabetes-1170x563.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>royaloakeye.com</em></p> <p>Terkadang pada beberapa orang kerap mengabaikan kondisi mata, seperti mata yang berwarna atau berbintik kuning. Padahal itu bisa menandakan adanya retinopati diabetes, yaitu salah satu bentuk komplikasi diabetes melitus. Kondisi ini menunjukkan bahwa kadar gula yang tinggi pada tubuh mengakibatkan kerusakan pada pembuluh darah retina mata dan memengaruhi sirkulasi darah di mata.</p> <h2><strong>2. Mata berkabut atau berawan</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Tanda Kesehatan dari Mata/090423-F-0000S-746.JPG" alt="" width="800" /></p> <p><em>maxwell.af.mil</em></p> <p>Di antara Anda ada yang merasa matanya seperti diselimuti kabut atau berawan? Jika merasakan mata yang seperti itu, bisa jadi itu adalah gejala dari katarak. Katarak tak hanya menyerang orang di usia senja, namun juga orang-orang yang masih berada di usia yang masuk kategori muda. Gejala lain dari katarak adalah lebih sensitif pada cahaya, cahaya redup membuat tidak nyaman, warna lensa mata berubah, dan penglihatan ganda.</p> <h3><a href="/article/read/mengenal-2-jenis-mutu-beton-material-umum-dengan-beragam-fungsi" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mengenal 2 Jenis Mutu Beton, Material Umum dengan Beragam Fungsi</a></h3> <h2><strong>3. Mata terlihat mengantuk</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Tanda Kesehatan dari Mata/man-person-looking-male-portrait-model-850006-pxhere_com.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pxhere.com</em></p> <p>Kondisi ini biasa terlihat dari kelopak mata yang layu atau sayu. Biasanya ini disebabkan oleh otot mata belakang yang lemah. Namun lebih serius, bisa jadi menandakan risiko terkena stroke dan kanker. Atau bisa jadi memiliki penyakit autoimun, yaitu myasthenia gravis di mana ini adalah penyakit autoimun kronis dari transmisi neuromuskular yang menghasilkan kelemahan otot.</p> <h2><strong>4. Urat mata memerah</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Tanda Kesehatan dari Mata/Home-Remedies-for-Red-Eye-Treatment-Naturally1.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>lethow.com</em></p> <p>Bila mata dikucek biasanya menjadi memerah, ini disebabkan oleh melebarnya struktur pembuluh darah yang berada di konjungtiva, selaput lendir, atau selaput mukosa. Tetapi jika tidak dikucek tetap memerah, itu bisa jadi menandakan adanya masalah besar dengan sistem peredaran darah. Bahkan bisa memungkinkan darah tinggi, stroke, dan penyakit jantung.</p> <h3><a href="/article/read/mengenal-micin-penyedap-rasa-yang-disebut-bikin-daya-berpikir-menurun" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mengenal Micin. Penyedap Rasa yang Disebut Bikin Daya Berpikir Menurun</a></h3>
Berbahaya, Ini 5 Kebiasaan Penyebab Kolesterol Menumpuk dalam Tubuh
<p><em><strong>Oleh: Tya Achni</strong></em></p> <p>Bukan hanya dari makanan, ternyata kolesterol makin betah bersarang dalam tubuh bila kita terus-terusan melakukan kebiasaan buruk ini! Agar 2018 Anda lebih baik dari tahun lalu, sebaiknya mulai kontrol kebiasaan sehari-hari. Sebab jika tidak, kondisi kesehatan Anda tidak akan meningkat tahun ini. </p> <h2><strong>1. Tidak pernah melakukan pemeriksaan rutin</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Sebab Kolesterol Menumpuk/person-arm-human-body-organ-nurse-diabetes-924261-pxhere_com.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pxhere.com</em></p> <p>Jangan terbuai, usia muda bukan berarti tidak ada potensi kolesterol tinggi dalam tubuh. Pemeriksaan rutin atau <em>Medical Check Up</em> (MCU) perlu dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya potensi penyakit-penyakit jahat. Dengan mengetahui kondisi tubuh, Anda bisa mengupayakan pengobatan dan perubahan gaya hidup.</p> <h2><strong>2. Terus makan tanpa melihat nilai gizi</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Sebab Kolesterol Menumpuk/dish-meal-food-seafood-recipe-lunch-1417908-pxhere_com.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pxhere.com</em></p> <p>Bisa jadi Anda memang menghindari gorengan dan makanan berlemak lainnya. Tapi secara sembarangan Anda mengonsumsi makanan yang nengandung lemak jenuh tinggi. Sebelum membeli makanan, periksa terlebih dahulu nilai gizinya.</p> <h3><a href="/article/read/mengenal-2-jenis-mutu-beton-material-umum-dengan-beragam-fungsi" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mengenal 2 Jenis Mutu Beton, Material Umum dengan Beragam Fungsi</a></h3> <h2><strong>3. Berat badan tidak ideal</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Sebab Kolesterol Menumpuk/Participants_of_a_walk_against_Diabetes_and_for_general_fitness_around_Nauru_airport.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>wikimedia.org</em></p> <p>Tubuh memiliki dua kolesterol yang saling bertolak belakang, yaitu kolesterol baik dan kolesterol jahat. Jika indeks massa tubuh Anda lebih dari 30, tandanya kolesterol jahat di badan tinggi. kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Jaga berat badan tetap ideal, jangan terlalu kurus atau gemuk.</p> <h2><strong>4. Kurang olahraga</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Sebab Kolesterol Menumpuk/man-person-people-sleeping-temple-resting-1141909-pxhere_com.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pxhere.com</em></p> <p>Bila badan jarang diajak bergerak, maka tidak ada lemak jahat yang terbakar. Orang yang kurang, atau sama sekali tidak olahraga, tubuhnya tidak akan sebugar mereka yang rutin berolahraga.</p> <h2><strong>5. Terus memelihara kebiasaan buruk</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Sebab Kolesterol Menumpuk/pexels-photo-989204.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Kebiasaan buruk yang dimaksud adalah merokok. Tetap memelihara kebiasaan buruk ini tak akan membawa manfaat sedikit pun untuk tubuh. Jika Anda masih memiliki kebiasaan merokok, hal ini bisa memengaruhi kolesterol di dalam tubuh. Rokok dapat menurunkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh, ini berarti kadar kolesterol jahat (LDL) dapat dengan mudah meningkat.</p> <h3><a href="/article/read/mengenal-micin-penyedap-rasa-yang-disebut-bikin-daya-berpikir-menurun" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mengenal Micin. Penyedap Rasa yang Disebut Bikin Daya Berpikir Menurun</a></h3>
Mengenal Micin. Penyedap Rasa yang Disebut Bikin Daya Berpikir Menurun
<p><em><strong>Oleh: Tya Achni</strong></em></p> <p>Micin atau MSG adalah bahan yang biasanya ditambahkan dalam makanan agar rasanya makin nikmat. Belakangan ini banyak yang menganggap MSG sebagai biang penyakit bila terlalu banyak dikonsumsi. Bahkan muncul istilah "generasi micin", terkait dengan kemampuan berpikir, untuk orang yang gemar mengonsumsi makanan dengan MSG. Bahkan kini beramai-ramai dari kita yang sebisa mungkin tidak menambahkan micin dalam masakan. Walaupun soal kualitas rasa jauh dari kata sempurna, “biar sehat”, jadi salah satu tujuannya. Lalu apakah MSG ini benar-benar berbahaya bagi tubuh?</p> <h2><strong>1. MSG dikenal sebagai peningkat cita rasa makanan</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Mengenal Micin/pexels-photo-1005371.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>MSG atau Monosodium Glutamat berfungsi sebagai peningkat cita rasa makanan. Sederhananya MSG adalah garam yang berasal dari glutamat. Glutamat di MSG dihasilkan melalui proses fermentasi, dan zat glutamat yang dihasilkan inilah yang sering menimbulkan perdebatan tentang dampak MSG. Bahkan telah diklaim bahwa MSG adalah salah satu dari tiga jenis bumbu dasar selain garam dan merica.</p> <h2><strong>2. Glutamat ternyata diproduksi secara alami dalam makanan dan tubuh</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Mengenal Micin/pexels-photo-277253.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Nyatanya, glutamat juga secara alami banyak ditemukan di dalam makanan kita sehari-hari, seperti keju, daging, ikan, dan sayuran seperti tomat. Bahkan, tubuh kita sendiri pun faktanya, memproduksi glutamat.</p> <h2><strong>3. Mulanya, dampak MSG diperdebatkan di Negeri Tiongkok</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Mengenal Micin/pexels-photo-522981.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Perdebatan mengenai dampak buruk MSG ini bermula sejak timbulnya <em>Chinese Restaurant Syndrome</em> pada tahun 1960-an. Banyak orang yang merasa pusing, mual, keringat dingin, dan kulit kemerahan setelah memakan masakan Tiongkok yang banyak menggunakan MSG. Tetapi, justru berbagai penelitian nyatanya tidak berhasil menyatakan bahwa gejala-gejala tersebut, benar-benar disebabkan oleh MSG. Penelitian menyatakan bahwa penyebab dari pusing, mual, dan kulit kemerahan tersebut, lebih cenderung berasal dari bahan makanan lain atau sugesti negatif konsumen ketika mengonsumsi makanan dengan MSG.</p> <h3><a href="/article/read/ternyata-alergi-bisa-disembuhkan-begini-4-cara-yang-ditempuh" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Ternyata Alergi Bisa Disembuhkan, Begini 4 Cara yang Ditempuh</a></h3> <h2><strong>4. Selain itu, ada pula penelitian yang menyatakan dampak buruk MSG pada tubuh</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Mengenal Micin/pexels-photo-1047460.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Meskipun begitu, ada juga penelitian lainnnya yang menyatakan bahwa MSG dapat merangsang saraf kita secara berlebihan, sehingga bisa merusak sistem saraf kita. Tetapi nyatanya, penelitian ini banyak ditentang karena dalam penelitian tersebut, pemberian jumlah MSG dianggap terlalu berlebihan, sehingga tidak mencerminkan jumlah konsumsi MSG kita sehari-hari.</p> <h2><strong>5. Menambahkan MSG dalam masakan aman, asalkan…</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mengenal Micin/pexels-photo-104884.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>MSG aman dikonsumsi dengan jumlah dan cara yang sewajarnya pada porsi makanan kita. Karena nyatanya, apapun yang dikonsumsi secara berlebihan, tentunya dapat mengganggu keseimbangan tubuh kita. Prof. Agus Sujarwo, drh., Ph.D. menganjurkan untuk menghindari menggunakan vetsin sebagai penyedap rasa. Tetapi kalaupun tetap ingin menggunakannya, pakailah sesuai takaran yang dianjurkan. “Aturan mengkonsumsi MSG yang aman adalah 120 mg/kg BB/hari pada orang dewasa”, ujarnya. Berarti, jika seseorang mempunyai berat badan 50 kg, maka konsumsi vetsin yang dianjurkan tidak lebih dari 6 gram, setara dengan 2 sendok teh. Atau dosis optimumnya yaitu 0.2-0.8% dari volume makanan.Untuk anak-anak tidak lebih dari 2 gram sehari. Dan dilarang untuk bayi di bawah usia 12 minggu.</p> <h3><a href="/article/read/mengenal-2-jenis-mutu-beton-material-umum-dengan-beragam-fungsi" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mengenal 2 Jenis Mutu Beton, Material Umum dengan Beragam Fungsi</a></h3>
Sering Sakit Kepala Mendadak? 5 Cara Ini Ampuh Redakan dengan Cepat
<p><strong><em>Oleh: Tya Achni</em></strong></p> <p>Tubuh sakit merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres terjadi di dalam sana. Bisa terjadi karena kelelahan bekerja, kurangnya waktu istirahat, dan masuknya virus atau kuman ke dalam tubuh. Pusing atau kepala tiba-tiba serasa berputar adalah salah satu gejala yang umum ditemui.</p> <p>Banyak orang mendefinisikan pusing ini dengan cara yang berbeda. Beberapa orang menggambarkan sensasi seperti ditusuk-tusuk tepat di syaraf kepala, kepala yang terasa ringan, hingga seolah-olah semua yang ada di sekeliling terasa berputar. Ini 5 tips ampuh yang bisa Anda lakukan bila sakit kepala tiba-tiba melanda:</p> <h2><strong>1. Cari posisi yang nyaman, bisa dengan duduk atau berbaring</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Atasi Sakit Kepala Mendadak/pexels-photo-872736.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Pusing biasanya melanda ketika Anda berdiri atau melakukan gerakan yang spontan. Saat muncul tanda-tanda pusing atau kepala yang mendadak terasa ringan, segera cari posisi nyaman dengan duduk atau berbaring. Tindakan ini biasanya bisa meringankan sensasi berputar di kepala. Di sisi lain, dengan merebahkan diri kemungkinan cedera saat tiba-tiba terjatuh juga dapat diminimalisir. Berbaring akan meningkatkan aliran darah ke otak. Tetaplah duduk atau berbaring selama 1-2 menit, atau sampai rasa pusingnya hilang.</p> <h2><strong>2. Perbanyaklah minum air putih</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Atasi Sakit Kepala Mendadak/bottle-2582012_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Pusing seringkali juga disebabkan karena dehidrasi. Kondisi ini umumnya terjadi karena kurangnya asupan air atau lupa untuk mengisi cairan dalam tubuh saat sedang bekerja. Bukan hanya pusing yang ditimbulkan, kekurangan cairan bisa mengakibatkan muntah-muntah, diare atau demam. Meskipun tengah bekerja, konsumsi air putih tidak boleh terlewat ya!</p> <h2><strong>3. <em>Ngemil </em>atau makanlah sesuatu</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Atasi Sakit Kepala Mendadak/pexels-photo-1005374.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Coba diingat, kapan terakhir kali Anda memasukkan asupan ke dalam tubuh. Terlalu fokus saat bekerja juga kerap membuat Anda untuk menunda makan. Pusing bisa juga terjadi karena kadar gula darah yang rendah, terutama sering dialami oleh penderita diabetes. Ketika rasa pusing menyerang, cobalah untuk memasukkan asupan energi dalam tubuh, sebaiknya sesuatu yang tinggi karbohidrat atau gula. Cokelat batang atau pisang bisa menjadi pilihan yang tepat.</p> <h3><a href="/article/read/mengenal-gaya-desain-industrial-hunian-tampak-maskulin-dan-kokoh" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mengenal Gaya Desain Industrial, Hunian Tampak Maskulin dan Kokoh</a></h3> <h2><strong>4. Fokuslah pada titik tertentu</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Atasi Sakit Kepala Mendadak/pexels-photo-638791.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Untuk mencegah sensasi berputar-putar ketika pusing menyerang, beberapa orang mempusatkan pandangan mereka pada titik tertentu. Dengan memusatkan perhatian pada tempat tertentu, seperti celah di langit-langit atau setitik noda di lantai, dapat menyadarkan indera bahwa Anda tidak benar-benar berputar. Otak mengirim sinyal untuk melakukan perintah yang bertolak-belakang dengan yang tubuh kita berusaha katakan.</p> <p> </p> <h2><strong>5. Hindari cahaya langsung yang terang</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Atasi Sakit Kepala Mendadak/pexels-photo-810775.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Jika Anda diserang rasa pusing tiba-tiba, coba hindari paparan sinar lampu yang terlalu terang, televisi atau laptop. Cahaya terang bisa mengakibatkan kebingungan dan memperparah pusing yang Anda alami. Cobalah duduk atau berbaring di ruangan gelap, atau Anda bisa menutup mata selama satu atau dua menit.</p> <h3><a href="/article/read/jarang-diketahui-5-hal-ini-berbahaya-jika-dilakukan-setelah-makan" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Jarang Diketahui, 5 Hal Ini Berbahaya Jika Dilakukan Setelah Makan</a></h3> <p> </p>
Ternyata Alergi Bisa Disembuhkan, Begini 4 Cara yang Ditempuh
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Ada beberapa contoh alergi, seperti alergi debu, bulu, protein dalam susu sapi, telur, maupun daging hewan atau ikan. Dalam beberapa kasus, alergi diturunkan secara turun temurun dalam keluarga. Namun tidak jarang alergi tercipta karena terpapar alergen secara terus menerus. Paparan asap rokok, kurangnya rangsangan mikroba dari lingkungan, seperti gaya hidup yang terlalu bersih atau menggunakan antibiotik secara tidak tepat.</p> <p>DR. Dr. Gatot Soegiarto, Sp. PD,K-AI, FINASIM, konsultan penyakit alergi dan imunologi mengatakan, dalam menyikapi alergi ini disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli medis, dalam ini yaitu dokter. Melalui diagnosis lengkap, alergi dapat ditelusuri penyebab dan cara mengatasinya. Dokter yang berpraktik di RS Darmo Surabaya ini membagikan empat langkah mudah untuk mengatasi gejala dan penyakit alergi, sebagaimana dilansir dari Majalah Surabaya City Guide yaitu:</p> <h2><strong>1. Identifikasi</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mengobati Alergi/injecting-519389_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Dokter dapat membantu pasien memastikan apakah gejala yang dialami itu penyakit alergi atau bukan, sekaligus mengidentifikasi alergen pencetus melalui anamnesis (wawancara) tentang riwayat penyakit sebelumnya, pemeriksaan fisik yang terarah, serta pemeriksaan penunjang khusus alergi seperti tes tusuk kulit dan pemeriksaan antibodi terkait alergi (kadar IgE total dan IgE spesifik alergen).</p> <h2><strong>2. Hindari</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mengobati Alergi/yoga-2184811_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Jika alergen pencetus sudah dapat diidentifikasi, maka langkah berikutnya adalah upaya menghindari alergen pencetus tersebut. Sebagian besar alergen pencetus sebenarnya dapat dihindari, hanya debu dan tungau debu rumah yang mungkin sulit dihindari dan memerlukan upaya khusus untuk mengendalikannya. Jika penderita alergi tidak lagi melakukan kontak dengan alergen pencetusnya, biasanya reaksi alergi dan gejala alergi yang dirasakannya tidak akan muncul lagi.</p> <h3><a href="/article/read/mengenal-gaya-desain-industrial-hunian-tampak-maskulin-dan-kokoh" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mengenal Gaya Desain Industrial, Hunian Tampak Maskulin dan Kokoh</a></h3> <h2><strong>3. Obati</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mengobati Alergi/close-up-1853400_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Seringkali dokter memberikan obat anti alergi dan anti-inflamasi untuk membantu pasien mengatasi gejala alergi yang mengganggu dalam jangka pendek atau kurun waktu tertentu. Dengan obat-obatan tersebut, baik yang digunakan secara oral (diminum) maupun topikal (dioleskan di kulit, atau disemprotkan ke mukosa hidung, atau dihirup ke dalam saluran nafas), bertujuan untuk menekan gejala alergi yang dirasakan oleh pasien secara lebih cepat. Pasien tertentu mungkin membutuhkan obat-obatan dalam waktu yang lebih lama dibandingkan pasien yang lain. Perlu diingat bahwa obat anti alergi hanya menekan agar gejala alergi tidak muncul tetapi tidak mengobati kecenderungan seseorang mengidap penyakit alergi. Pada saat obat sudah tidak lagi digunakan, ada kemungkinan gejala penyakit alerginya kembali muncul.</p> <h2><strong>4. Imunoterapi</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mengobati Alergi/pexels-photo-220723.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Satu-satunya cara untuk menaklukkan penyakit alergi adalah dengan mengubah kecenderungan seseorang mengidap penyakit alergi atau dengan mengintervensi respon imunologis yang membuat pasien cenderung jadi alergi. Tindakan itu disebut imunoterapi yaitu dengan memberikan alergen pencetus kepada pasien yang alergi terhadapnya secara bertahap (dimulai dari dosis yang sangat kecil hingga dosis yang sesuai dengan paparan alergen nyata dalam kehidupan sehari-hari). Hasil akhirnya pasien yang semula alergi berubah menjadi toleran (tidak lagi alergi terhadap alergen tersebut) atau ‘kebal’ terhadap alergen. Tindakan ini membutuhkan komitmen pasien yang tinggi karena prosedur imunoterapi yang tersedia saat ini membutuhkan waktu antara 3-5 tahun. Tingkat keberhasilannya cukup menjanjikan yaitu berkisar antara 80%.</p> <h3><a href="/article/read/benarkah-saat-batuk-harus-berhenti-makan-buah-masam-ini-5-faktanya" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Benarkah Saat Batuk Harus Berhenti Makan Buah Masam? Ini 5 Faktanya</a></h3>
Jarang Diketahui, 5 Hal Ini Berbahaya Jika Dilakukan Setelah Makan
<p><strong><em>Oleh: Tya Achni</em></strong></p> <p>Kegiatan makan memang merupakan kebutuhan yang menyenangkan. Selain karena kebutuhan, saat ini makan juga menjadi hobi bagi beberapa orang yang suka mencari tempat-tempat makan baru. Tapi ternyata, banyak orang tidak sadar bahwa kegiatan setelah makan yang dilakukannya justru berbahaya bagi kesehatan. Nah, agar tidak lagi melakukan kesalahan tersebut, simak penjelasannya di bawah ini.</p> <h2><strong>1. Langsung tidur setelah makan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Jangan Dilakukan Setelah Makan/pexels-photo-269141.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Larangan tidur setelah makan ini sudah umum kita temui. Hal ini karena begitu besar kerugian yang ditimbulkan akibat langsung tertidur setelah makan. Tidur dengan perut kenyang dapat menyebabkan rasa panas di dada, sendawa, dan tingginya asam lambung. Bila dilakukan terus menerus dan menjadi kebiasaan, hati-hati terkena resiko stroke. Seusai makan, sebaiknya tidur setidaknya dua jam setelahnya.</p> <h2><strong>2. Mandi tanpa mengambil jeda waktu setelah makan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Jangan Dilakukan Setelah Makan/shower-shower-head-water-drop-of-water-161502.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Waktu terbaik untuk mandi adalah 30 menit setelah makan. Saat mandi, aliran darah dan suhu tubuh mengalami peningkatan. Sehingga hal ini dapat merusak proses pencernaan dan memperlambat metabolisme dalam tubuh.</p> <h2><strong>3. Minum teh, atau bahkan es teh setelah makan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Jangan Dilakukan Setelah Makan/pexels-photo-540533.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Teh memiliki kandungan asam tinggi yang membuat kandungan protein dalam makanan justru meningkat. Akibatnya makanan yang masuk ke dalam tubuh jadi sulit dicerna. Teh juga diketahui dapat mengganggu penyerapan zat besi dan mineral dalam tubuh. Apabila tetap ingin menikmati teh, campur dengan air yang lebih banyak atau tunggu satu jam setelah makan.</p> <h3><a href="/article/read/benarkah-saat-batuk-harus-berhenti-makan-buah-masam-ini-5-faktanya" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Benarkah Saat Batuk Harus Berhenti Makan Buah Masam? Ini 5 Faktanya</a></h3> <h2><strong>4. Langsung berolahraga tanpa jeda waktu dan pemanasan yang cukup</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Jangan Dilakukan Setelah Makan/pexels-photo-168872.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Pernahkah Anda merasakan kram di bagian perut secara tiba-tiba saat sedang berolahraga? Setelah makan, jangan langsung melakukan aktivitas fisik yang cukup berat seperti berolahraga. Hal ini dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada bagian perut seperti kram dan perut kembung.</p> <h2><strong>5. Salah waktu memakan buah</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Jangan Dilakukan Setelah Makan/tangerines-1721590_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p> </p> <p>Makan buah sering dianggap sebagai hidangan penutup saat makan. Hal ini salah besar. Saat terbaik untuk makan buah adalah sebelum makan, karena buah memerlukan enzim khusus agar dapat dicerna oleh tubuh. Sehingga dalam keadaan perut belum terisi, semua manfaat buah seperti nutrisi, serat, dan gula dapat diserap secara sempurna oleh tubuh.</p> <h3><a href="/article/read/5-ide-perabotan-ini-berguna-atasi-ruang-sempit-bisa-dibuat-sendiri" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 5 Ide Perabotan Ini Berguna Atasi Ruang Sempit, Bisa Dibuat Sendiri</a></h3>
Benarkah Saat Batuk Harus Berhenti Makan Buah Masam? Ini 5 Faktanya
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Pernahkah Anda mendengar larangan memakan buah asam, seperti jeruk, ketika sedang batuk? Benarkah kita dilarang untuk memakan buah-buahan asam saat batuk karena bisa memperparah batuk? Ternyata tidak! Seperti yang dilansir dari <em>Boldsky</em>, ternyata buah-buahan asam mengandung banyak manfaat bagi tubuh ketika Anda sedang batuk, antara lain:</p> <h2><strong>1. Buah-buahan sebagai sumber cairan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mitos Buah Masam/pexels-photo-265562.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Selama sakit, tubuh membutuhkan banyak cairan. Namun tidak semua orang suka minum air saat sakit. Buah-buahan mengandung cairan yang dibutuhkan oleh tubuh, selain itu juga memberikan sensasi yang berbeda bagi tubuh Anda untuk merasa lebih baik.  </p> <h2><strong>2. Sebagai sumber nutrisi</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mitos Buah Masam/fresh-orange-juice-squeezed-refreshing-citrus-158053.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Buah-buahan seperti lemon, jeruk, anggur, dan lain-lain mengandung vitamin B, C, dan mineral lain seperti kalsium, serat dan karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk melawan virus.</p> <h2><strong>3. Meningkatkan kekebalan tubuh</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mitos Buah Masam/ill-3181155_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Salah satu manfaat paling penting dari mengkonsumsi buah jeruk selama batuk adalah meningkatkan kekebalan tubuh. Buah jeruk kaya akan vitamin dan mineral serta serat yang berguna bagi kekebalan tubuh dan melawan serangan bakteri dan virus.</p> <h3><a href="/article/read/memasang-plafon-ada-aturannya-ketahui-hal-berikut-ini" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Memasang Plafon Ada Aturannya, Ketahui Hal Berikut Ini</strong></a></h3> <h2><strong>4. Melegakan paru-paru Anda</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Mitos Buah Masam/purple-grapes-vineyard-napa-valley-napa-vineyard-45209.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Jika masalah paru-paru menjadi alasan penyakit batuk Anda, maka ada satu buah yang bisa diandalkan yaitu anggur. Ya! Semua mitos tentang buah anggur berpengaruh buruk bagi tubuh saat batuk hanyalah mitos belaka. Anggur bisa menghilangkan segala sumbat dan penyakit penyebab batuk yang berada di paru-paru.</p> <h2><strong>5. Meredakan sakit tenggorokan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mitos Buah Masam/110922-F-XX204-001.JPG" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>media.defense.gov</em></p> <p>Sakit tenggorokan yang merupakan gejala awal dari batuk bisa dicegah dengan mengonsumsi buah-buahan. Jus lemon yang diberi madu atau <em>orange juice</em> akan meredakan sakit tenggorokan Anda.</p> <h3><a href="/article/read/5-makanan-ini-ternyata-penyebab-bau-mulut-perhatikan-mullai-sekarang" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 5 Makanan Ini Ternyata Penyebab Bau Mulut, Perhatikan Mulai Sekarang</a></h3>
5 Makanan Ini Ternyata Penyebab Bau Mulut, Perhatikan Mulai Sekarang
<p><strong><em>Oleh: Tya Achni</em></strong></p> <p>Bau mulut jadi salah satu hal yang membuat Anda merasa kurang percaya diri. Penampilan dari atas ke bawah sudah oke, tapi bau mulut bermasalah tentu jadi masalah. Masalah bagi diri Anda, maupun lawan bicara, apalagi di bulan puasa seperti sekarang. Baiknya, sebelum Anda beraktivitas, kenali dulu 5 makanan ini yang bila dikonsumsi dapat memicu bau mulut tak sedap.</p> <h2><strong>1. Kopi dan Teh Hitam</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Makanan Penyebab Bau Mulut/pexels-photo-374852.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Salah satu hal yang memicu bau mulut tidak sedap adalah kondisi mulut yang kering. Mengkonsumsi teh hitam dan kopi dapat memicu kenaikan asam lambung, akibatnya mulut jadi kering. Tapi bukan berarti Anda tak boleh mengonsumsi teh hitam atau kopi. Asal jangan berlebihan, bau mulut akan menjauh.</p> <h2><strong>2. Alkohol</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Makanan Penyebab Bau Mulut/alcohol-hangover-event-death-52507.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Selain menyebabkan nafas bau, minum alkohol juga dapat memicu bau badan yang tidak sedap. Tubuh akan merubah zat toksin dalam alkohol menjadi asam asetat yang dikeluarkan melalui pori-pori kulit, akibatnya bau badan Anda jadi tak sedap. Pada bau mulut yang tidak enak, hal ini terjadi karena hati tidak mampu mengolah kadar alkohol yang masuk, sehingga cairan tersebut akan disalurkan ke sistem peredaran darah dan paru-paru. Paru-paru akan mengeluarkannya melalui hembusan nafas.</p> <h3><a href="/article/read/5-cara-memilih-bahan-bangunan-berkualitas-agar-tahan-gempa" target="_blank" rel="noopener">Baca: 5 Cara Memilih Bahan Bangunan Berkualitas, Agar Tahan Gempa</a></h3> <h2><strong>3. Rokok</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Makanan Penyebab Bau Mulut/ashtray-ash-cigarettes-smoking-46198.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Tentu sudah banyak orang tahu efek samping dari menghisap rokok ini. sejumlah peringatan telah dikeluarkan untuk mencegah orang agar tak merokok. Selain berbahaya bagi kesehatan, asap rokok yang bercampur dapat keluar melalui kelenjar keringat bisa membuat keringat bau mulut tak sedap.</p> <h2><strong>4. Bawang</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Makanan Penyebab Bau Mulut/bulb-closeup-close-up-clove-161603.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Tahukah Anda bila bawang putih memproduksi gas yang mengandung sulfur atau belerang? Kandungan ini keluar saat bawang disantap, misalnya saat menikmati lumpia goreng dan daun bawang. Gas ini ternyata sama dengan yang membuat kentut jadi bau, akibatnya aroma mulut jadi tajam saat mengkonsumsi bawang.</p> <h2><strong>5. Susu</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Makanan Penyebab Bau Mulut/milk-glass-frisch-healthy-46520.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p> </p> <p>Susu dikenal sebagai salah satu sumber energi yang kaya protein. Protein yang terdapat dalam susu ketika masuk dalam perut, akan dipecah dan menghasilkan hidrogen sulfida dan metil merkaptan yang menjadi pemicu bau busuk.</p> <h3><a href="/article/read/ruang-ini-jarang-dipakai-rumah-tropis-tapi-perlu-dikenali" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Ruang Ini Jarang Dipakai Rumah Tropis, Tapi Perlu Dikenali</a></h3>