Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Hanya 20 Jutaan, Begini Cara Menghitung Biaya Penyempurnaan Rumah Tipe 36
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, memiliki hunian yang sempurna, rapi, dan indah menjadi impian tiap orang. Baik hunian dengan desain mewah dan unik, maupun berdesain sederhana sesuai kebutuhan seperti rumah tipe 36. Rumah tipe 36 ini menjadi salah satu tipe rumah yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain harganya terjangkau, sangat cocok bagi keluarga yang tidak terlalu besar atau pun pasangan muda yang baru menikah.</p> <p>Meski biaya pembangunan rumah tipe 36 ini terbilang lebih terjangkau dibanding tipe rumah lain, tidak serta merta membuat pembangunannya selalu selesai sekali bangun. Ada beberapa Sahabat yang membangun dalam beberapa tahap, hingga rumah tampak sempurna. Seperti salah satu konsultasi Sahabat Jago Bangunan yang Pak Jago tangani. Sahabat tersebut ingin menyempurnakan rumahnya yang saat ini dalam kondisi belum diberi plafon, dinding belum diplester, serta lantai yang masih rabat dan belum dikeramik. Bagaimana cara menghitung RAB-nya?</p> <p><img src="/images/cms///RUMAH TIPE 36/CARA_MENYEMPURNAKAN_RUMAH_TIPE_36_-_JAGO_BANGUNAN_3.jpg" alt="" width="763" height="572" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/minimalisxrumah.com">sini</a>.</em></p> <p>Untuk menghitung biaya penyempurnaan rumah, terdapat beberapa langkah yang harus dilakukan. Pertama, gambar dahulu denah dan tampak rumah asli. Kemudian, gambar perubahan yang diinginkan sehingga terlihat bagian mana saja yang harus disempurnakan. Ketiga, hitung volume pekerjaan yang ingin disempurnakan. Baru kemudian menghitung biaya pekerja.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/14-kriteria-rumah-ideal-zaman-now-cocok-untuk-dihuni-6-anggota-keluarga">14 Kriteria Rumah Ideal Zaman Now, Cocok Untuk Dihuni 6 Anggota Keluarga</a></h3> <p>Secara teknis, harga satuan tiap material berbeda bergantung pada lokasi. Meski begitu, beda harga material relatif tidak jauh. Berbeda dengan harga tenaga pekerja yang lebih bervariasi di tiap daerah. Ada baiknya Sahabat Jago Bangunan bertanya dahulu ke toko material untuk melihat harga pasar bahan material yang dibutuhkan, agar dapat memperkirakan berapa biaya yang akan dihabiskan.</p> <p><img src="/images/cms///RUMAH TIPE 36/CARA_MENYEMPURNAKAN_RUMAH_TIPE_36_-_JAGO_BANGUNAN_4.jpeg" alt="" width="762" height="432" /><em>Sumber gambar: dokumentasi Jago Bangunan.</em></p> <p>Berikut contoh perhitungan biaya material untuk menyempurnakan rumah tipe 36 dengan kondisi tersebut di atas:</p> <p>Pasir untuk plester dan keramik = 3,5 m3 @ Rp. 300.000 = Rp. 1.050.000<br />Semen untuk plester dan keramik = 55 zak @ Rp. 51.000 = Rp. 2.805.000<br />Kayu 4/6 x 400 = 40 batang @ Rp. 40.000 = Rp. 1.600.000</p> <p>Gypsum/Kalsiboard = 18 lembar @ Rp. 50.000 = Rp. 900.000<br />Paku berbagai ukuran = 6 kg @ Rp. 18.000 = Rp. 108.000<br />Bahan cat (plamir dan cat) LS = 6 galon @ Rp. 150.000 = Rp. 900.000</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/inilah-cara-cepat-menghitung-biaya-pembuatan-rangka-plafon">Inilah Cara Cepat Menghitung Biaya Pembuatan Rangka Plafon</a></h3> <p>Keramik dan KM/WC = 52 m2 @ Rp. 55.000 = Rp. 2.860.000<br />Bahan lain tidak terduga = Rp. 2.500.000</p> <p>Tukang batu 1 org x 24 hr = 24 hari kerja @ Rp. 110.000 = Rp. 2.640.000<br />Tukang kayu 2 org x 6 hr = 12 hari kerja @ Rp. 120.000 = Rp. 1.440.000<br />Pekerja 2 org x 24 hr = 48 hari kerja @ Rp. 80.000 = Rp. 3.840.000<br />Maka, total perkiraan biaya = Rp. 20.643.000.</p> <p>Itulah penjelasan terkait cara menghitung RAB penyempurnaan rumah tipe 36 dengan kondisi tembok mentah (tanpa plester), tanpa keramik dan plafon. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.</p> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Inilah Cara Cepat Menghitung Biaya Pembuatan Rangka Plafon
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, plafon atau langit-langit merupakan salah satu unsur penting dalam rumah. Tidak hanya menambah keindahan ruangan, plafon juga berfungsi untuk mengurangi efek panas dan dingin yang merambat di ruangan, hingga melindungi dari hewan pengganggu.</p> <p><strong>Jenis-Jenis Plafon</strong></p> <p>Terdapat beberapa jenis plafon berdasarkan bahan penyusunnya. Pertama, plafon triplek. Plafon ini merupakan jenis plafon yang banyak digunakan oleh masyarakat karena mudah dicari dan harganya terjangkau. Jenis kedua, plafon gypsum. Plafon ini juga banyak dicari karena mudah dalam pemasangan, serta harga dan motifnya bervariasi. Plafon gypsum juga lebih tahan lama dibanding atap triplek yang mudah lapuk jika terkena air.</p> <p><img src="/images/cms///PLAFON/CARA_MENGHITUNG_RAB_PLAFON_-_JAGO_BANGUNAN_2.jpg" alt="" width="765" height="573" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/gambarfurniturekeren.com">sini</a>.</em></p> <p>Ketiga, plafon GRC atau Glassfiber Reinforced Cement. Meski pemasangan plafon ini cenderung lebih rumit, tapi plafon GRC memiliki ketahanan air dan api yang baik. Selain itu, ada plafon Eternit. Seperti halnya plafon GRC, plafon jenis eternit juga cenderung lebih sulit dalam pemasangan karena bahan yang mudah retak tapi tahan terhadap api dan air.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/mengenal-jenis-ukuran-dan-cara-menghitung-jumlah-kebutuhan-keramik">Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik</a></h3> <p>Selanjutnya, plafon jenis metal. Plafon ini tersusun dari lempengan metal yang tipis sehingga dapat diukir dengan berbagai macam motif. Ada juga da plafon akustik, yang dapat meredam udara dan suara. Terakhir, plafon berbahan dasar pipa air, plafon PVC atau Polyvinyl Chloride. Plafon PVC cenderung lebih awet. Karena selain tahan air dan api, plafon jenis ini juga tahan terhadap rayap dan bobotnya sangat ringan.</p> <p><strong>Menghitung Biaya Rangka Plafon</strong></p> <p><img src="/images/cms///PLAFON/CARA_MENGHITUNG_RAB_PLAFON_-_JAGO_BANGUNAN_5.jpg" alt="" width="763" height="429" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/youtube.com">sini</a>.</em></p> <p>Setelah menentukan jenis plafon yang akan digunakan, langkah selanjutnya ialah menghitung kebutuhan RAB-nya. Namun, sebelum menghitung biaya pembuatan plafon, Sahabat Jago Bangunan harus menghitung terlebih dahulu kebutuhan rangka plafonnya. Contoh, jika Sahabat Jago Bangunan ingin membuat plafon dengan rangka dari kayu jenis meranti batu. Berikut perhitungan RAB-nya.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/semen-indonesia-cetak-ribuan-tenaga-terampil-konstruksi-bangunan">Semen Indonesia Cetak Ribuan Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan</a></h3> <p>Setiap m2 plafon, memerlukan 4/6 usuk sebanyak bingkai persegi = 2 meter, bingkai penguat ½ meter di tengah = 1 meter, dan untuk penggantung rata-rata = 1 meter.</p> <p><img src="/images/cms///PLAFON/CARA_MENGHITUNG_RAB_PLAFON_-_JAGO_BANGUNAN_4.jpg" alt="" width="760" height="570" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/artikel.rumah123.com">sini</a>.</em></p> <p>Kayu meranti batu 4/6 = 2 + 1+1 = 4 meter atau 1 batang @ Rp. 34.000<br />Paku campur = 0,15 kg @ Rp. 16.000 = Rp. 2400<br />Kalsiboard 4 mm = 0,4 lembar @ Rp. 45.000 = Rp. 18.000<br />Pita/kasa = 4 meter @ Rp. 150 = Rp. 600<br />Cornice/plamir = 0,4 kg @Rp. 3000 = Rp. 1.200<br />Upah per m2 = Rp. 30.000</p> <p>Total RAB memasang rangka plafon dengan usuk kayu meranti batu sekitar Rp. 86.200 per m2. Jika ingin bahan usuk diganti menjadi besi hollow 4 x 4, harga yang harus dikeluarkan tidak akan jauh berbeda. Upah borongan memasang plafon dengan besi hollow sekitar Rp. 35.000 per m2. Setelah rangka selesai dipasang, Sahabat Jago Bangunan bisa memasang jenis plafon yang diinginkan. Harga plafon pun beragam, sesuai dengan material penyusun serta motifnya.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/begini-cara-tepat-memasang-kusen-kayu-berminyak-dan-sulit-menempel-pada-semen">Begini Cara Tepat Memasang Kusen Kayu “Berminyak” dan Sulit Menempel pada Semen</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Begini Cara Tepat Memasang Kusen Kayu “Berminyak” dan Sulit Menempel pada Semen
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, pintu dan jendela menjadi salah satu unsur penting dalam rumah. Selain akses keluar masuk manusia dan udara, pintu dan jendela juga menjadi sarana untuk menjaga keamanan dan melindungi privasi penghuni rumah. Keberadaan pintu dan jendela juga dapat mempercantik arsitektur rumah dengan berbagai model maupun motifnya.</p> <p>Namun bagaimana jika kusen pintu dan jendela sulit dipasang karena kayunya “berminyak” dan sulit menempel pada semen? Berikut penjelasannya.</p> <p><img src="/images/cms///KAYU BERMINYAK/CARA_MEMASANG_KUSEN_KAYU_BERMINYAK_-_JAGO_BANGUNAN_3.jpg" alt="" width="765" height="489" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/rumahkita.id">sini</a>.</em></p> <h3><a href="/article/read/mengenal-jenis-ukuran-dan-cara-menghitung-jumlah-kebutuhan-keramik">Baca Juga: Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik</a></h3> <p>Jenis kayu yang mengandung unsur minyak berpotensi lebih awet dibanding kayu biasa yang tidak memiliki kandungan minyak. Misalnya kayu ulin, kayu jati dan kayu pinus. Hal ini karena, kayu-kayu dengan kandungan minyak ini memiliki ketahanan lebih tinggi saat berada di tempat yang lembab. Sayangnya, minyak dalam kayu-kayu ini sulit menempel pada semen. Membuat pemasangan kusen kayu dengan jenis ini menjadi lebih sulit.</p> <p>Tapi Sahabat Jago Bangunan tidak perlu khawatir. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan kolom praktis. Kolom praktis merupakan struktur kolom yang berfungsi sebagai penyangga utama dari beban material di atasnya sekaligus menjaga kondisi dinding agar tetap stabil. Untuk kekuatan penuh, pemasangan kusen dapat ditambah kolom praktis berukuran beugel 8 cm x 8 cm. Dengan begitu, kusen dapat menahan getaran pintu dan jendela dengan lebih kuat.</p> <p><img src="/images/cms///KAYU BERMINYAK/CARA_MEMASANG_KUSEN_KAYU_BERMINYAK_-_JAGO_BANGUNAN_4.jpg" alt="" width="762" height="429" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/youtube.com">sini</a>.</em></p> <h3><a href="/article/read/begini-tahapan-membangun-rumah-setengah-jadi-solusi-miliki-rumah-tanpa-kpr">Baca Juga: Begini Tahapan Membangun Rumah Setengah Jadi, Solusi Miliki Rumah Tanpa KPR</a></h3> <p>Untuk memperkuat kusen pada dinding semen, selanjutnya ditambahkan dengan memasang angkur di bagian sisi-sisinya. Pemasangan angkur dibuat lebih banyak dengan masing-masing sisi kanan 4 buah dan sisi kiri 4 buah angkur. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibanding pemasangan biasa. Hal ini dilakukan untuk mengatasi tekstur kayu yang cenderung lebih licin dibanding jenis kayu lainnya.</p> <p>Angkur sendiri merupakan salah satu jenis paku yang berfungsi untuk menyatukan struktur bagian atas dan bawah, ataupun struktur bagian sisi-sisi. Angkur berbentuk menyerupai paku. Akan tetapi, bagian ujung angkur memiliki lengkungan seperti membentuk huruf L. Angkur yang dipasang pada kusen berfungsi untuk mengeratkan kusen pada tembok agar tidak bergerak ke samping, depan, maupun belakang.</p> <p><img src="/images/cms///KAYU BERMINYAK/gambar-kusen-pintu_-_JAGO_BANGUNAN_1.jpg" alt="" width="763" height="916" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/mebelalalak.blogspot.com">sini</a>.</em></p> <p>Demikian penjelasan terkait pemasangan kayu yang mengandung minyak pada semen. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.</p> <h3><a href="/article/read/semen-indonesia-cetak-ribuan-tenaga-terampil-konstruksi-bangunan">Baca Juga: Semen Indonesia Cetak Ribuan Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik
<p><em>Oleh: Hildatun Najah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, keramik tidak hanya berfungsi sebagai penutup lantai. Melainkan juga menjadi penyempurna arsitektur ruangan. Kesan yang ingin diciptakan pada suatu ruangan dapat dilihat dari pemilihan warna, bentuk, maupun motif keramik. Hal ini pula, yang membuat keramik memiliki berbagai motif, warna, dan ukuran sebagaimana kebutuhan desain ruangan yang beragam.</p> <p><strong>Jenis dan Ukuran Keramik</strong></p> <p>Terdapat beberapa kriteria yang dapat dipakai untuk membedakan jenis-jenis keramik. Misalnya saja, kriteria keramik berdasarkan pemberian lapisan. Terdapat dua jenis keramik jika dilihat dari penggunaan lapisan, yaitu glazed (diberi lapisan) dan unglazed (tidak diberi lapisan). Keramik jenis glazed lebih banyak popular di masyarakat. Biasanya dimanfaatkan untuk melapisi lantai dan dinding. Sedangkan keramik unglazed menggunakan motif yang dibuat secara langsung, sehingga memerlukan waktu produksi yang lebih lama.</p> <p><img src="/images/cms///KERAMIK/KERAMIK_2_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="759" height="530" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/lautanharga.com">sini</a>).</em></p> <p>Selain dari ada tidaknya lapisan, keramik juga dapat dibedakan dari daya serapnya. Terdapat empat jenis keramik dengan daya serap berbeda. Pertama, keramik dengan daya serap lebih dari tujuh persen, biasanya digunakan di dalam ruangan. Kedua, keramik daya serap tiga hingga tujuh persen. Jenis ketiga memiliki daya serap antara setengah hingga tiga persen, biasanya digunakan di luar ruangan tanpa terkena sinar matahari langsung. Untuk keramik dengan daya serap kurang dari setengah persen yang dapat digunakan di luar ruangan dan mendapat pencahayaan matahari langsung.</p> <h3><a href="/article/read/antisipasi-bencana-penuhi-dulu-7-syarat-bangunan-rumah-kokoh-dan-tahan-gempa-ini">Baca Juga: Antisipasi Bencana, Penuhi Dulu 7 Syarat Bangunan Rumah Kokoh dan Tahan Gempa Ini</a></h3> <p>Keramik juga dapat dibedakan dari ukuran keramik. Terdapat perbedaan jenis ukuran keramik dinding dan keramik lantai. Pada keramik dinding, ukuran keramik terdiri dari (dalam satuan cm) 20 x 20, 20 x 25, 20 x 40, 25 x 25, 25 x 40, 25 x 50, 30 x 30, 30 x 60. Sedangkan ukuran keramik lantai terdiri dari (dalam satuan cm) 20 x 20, 25 x 25, 25 x 40, 25 x 50, 30 x 30, 33.3 x 33.3, 34 x 39, 40 x 40, 50 x 50, 60 x 60.</p> <p><strong>Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik</strong></p> <p><img src="/images/cms///KERAMIK/KERAMIK_5_1_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="762" height="235" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/magazidu.ru">sini</a>).</em></p> <p>Untuk mempermudah cara perhitungan, Pak Jago akan mencoba menghitung keramik dengan ukuran 30 x 30 dan 40 x 40. Keramik dengan ukuran ini lebih sering digunakan oleh masyarakat. Keramik berukuran 30 x 30 biasanya digunakan pada ruangan yang berukuran kecil, sedangkan keramik berukuran 40 x 40 digunakan pada ruangan yang lebih luas.<br /> <br />Pertama, kita coba menghitung jumlah keramik untuk 1 m2 luas lantai. Jika keramik berukuran 30 x 30, maka jika dijadikan luas dalam meter = 0,3 m x 0,3 m = 0,09 m2. Digunakan untuk 1 m2 maka jumlah keramiknya = 1 : 0,09 = 11,11 buah. Sedangkan pada keramik berukuran 40 x 40 cm, maka jika dijadikan luas dalam meter = 0,4 m x 0,4 m = 0,16 m. Jika digunakan untuk 1 m2 maka jumlah keramik yang dibutuhkan = 1 : 0,16 = 6,25 buah.</p> <p><img src="/images/cms///KERAMIK/KERAMIK_3_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="762" height="597" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/dekorrumah.net">sini</a>).</em></p> <p>Dalam pemasangannya, keramik sering kali terpaksa dipotong pada bagian tepi atau kolom tengah untuk menyesuaikannya dengan ukuran ruangan. Dengan begitu, sebaiknya saat Sahabat Jago Bangunan membeli keramik, ditambahkan jumlah pembeliannya. Jumlah penambahan ini antara lima hingga sepuluh persen, tergantung pada kondisi rumah yang akan dipasangi keramik. Rumah dengan banyak lekukan dan kamar membutuhkan sepuluh persen tambahan keramik, sementara ruangan terbuka atau bebas hanya membutuhkan lima persen tambahan keramik, sebagai antisipasi kekurangan di tengah proses pemasangannya.</p> <h3><a href="/article/read/14-kriteria-rumah-ideal-zaman-now-cocok-untuk-dihuni-6-anggota-keluarga">Baca Juga: 14 Kriteria Rumah Ideal Zaman Now, Cocok Untuk Dihuni 6 Anggota Keluarga</a></h3> <p>Berikut contoh perhitungan kebutuhan keramik berukuran 40x40, untuk ruangan yang berukuran 11,20 m x lebar 5,40 m atau = 60,48 m2, hasil Konsultasi Gratis Jago Bangunan.</p> <p><img src="/images/cms///KERAMIK/KERAMIK_4_-_JAGO_BANGUNAN.jpg" alt="" width="765" height="553" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/bildeco.com">sini</a>).</em></p> <p>Secara teori, ruangan tersebut membutuhkan keramik sebanyak = 60,48 x 6,25 = 378 buah. Jika kondisi ruangan memiliki banyak kamar, maka reserve yang harus disediakan adalah 10%, jumlahnya menjadi = 10% x 378 = 37,8 - dibulatkan 38 buah. Jumlah yang harus dibeli = 378+38 = 416 buah. Dalam 1 dos keramik 40x40 isinya 6 buah, maka harus didatangkan keramik sebanyak 416:6 = 69,33 dos, dibulatkan 70 dos.</p> <p>Jika kondisi ruangan merupakan luasan bebas, maka reserve yang harus disediakan adalah 5%, jumlahnya = 5% x 378 = 18,9 dibulatkan 19 buah. Jumlah yang harus dibeli = 378+19 = 397 buah. Dalam 1 dos keramik 40x40 isinya 6 buah (kurang dari 1 m2) maka harus didatangkan keramik sebanyak 397:6 = 66,17 dos, dibulatkan 66 dos.</p> <h3><a href="/article/read/mau-ikut-sertifikasi-tukang-pasang-bata-juru-gambar-atau-juru-ukur-baca-panduan-ini-dulu">Baca Juga: Mau Ikut Sertifikasi Tukang Pasang Bata, Juru Gambar, atau Juru Ukur? Baca Panduan Ini Dulu</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Antisipasi Bencana, Penuhi Dulu 7 Syarat Bangunan Rumah Kokoh dan Tahan Gempa Ini
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, belakangan ini negeri kita banyak dilanda bencana. Mulai gempa di Lombok, Palu, dan beberapa gempa di daerah lain. Hampir setiap ada gempa selalu terdapat bangunan rumah penduduk yang rusak berat. Salah satu penyebab rusaknya bangunan, selain tentu saja dahsyatnya hantaman bencana, adalah karena konstruksinya kurang kuat.</p> <p>Untuk mengantisipasi kerusakan bangunan lain di masa mendatang, Pak Jago akan berbagi tentang 7 syarat membangun rumah tinggal (terutama rumah 1 lantai) agar kokoh dan tahan terhadap gempa.</p> <p>1. Tanah yang akan dibangun harus tanah yang keras (tidak lunak), agar tidak ada penurunan (ambles).</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/tanah_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="762" height="476" /><em>(Sumber gambar: di <a href="https://finance.detik.com/properti/">sini</a>)</em></p> <p>Tanah yang akan dibangun harus dipastikan tanah yang kuat menahan beban bangunan di atasnya mulai beban pondasi, sloof, kolom, ring balok, tembok, konstruksi atap dan bagian lainnya seperti plafon, pintu, jendela, dan tangki air. Pada kondisi tanah normal, artinya tanah cukup keras yang jika digali sekitar 80 cm sudah mencapai kekerasan cukup ditandai dengan beratnya cangkul/ganco itu pertanda tanahnya cukup kuat, mencapai tegangan sekitar 2 kg/cm2 atau sekitar 0,2 N/mm2.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/wow-begini-cara-memasang-bata-ringan-yang-cepat-dan-tepat-hingga-30-meter-per-hari">Wow! Begini Cara Memasang Bata Ringan yang Cepat dan Tepat Hingga 30 Meter Per Hari</a></h3> <p>Jika kondisi tanah termasuk lembek atau labil, meskipun sudah digali sampai dalam namun belum juga mendapatkan kekerasan yang cukup, bisa diatasi dengan memasang trucuk (kayu yang ditancapkan ke tanah sedalam kurang lebih 3 meter, guna memperkuat tanah dan pondasi di atasnya). Cara ini lazim dilakukan di daerah Kalimantan, masyarakat di sana menggunakan kayu ulin untuk memancang hingga mencapai tanah keras. Setelah itu, barulah dibangun pondasi di atasnya.</p> <p>2. Pondasi sebaiknya dibuat kuat, tidak terlalu menghemat material karena pondasi adalah bagian bawah dari bangunan yang berfungsi untuk menahan beban diatasnya.</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/pondasi_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="770" height="404" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/rapi-rumahku.blogspot.com">sini</a>)</em></p> <p>Pondasi untuk rumah tinggal yang paling banyak dilaksanakan adalah pondasi dari batu alam, bisa batu kali atau batu gunung. Bentuknya dibuat trapesium dengan lebar atas sekitar 30 cm, lebar bawah sekitar 50 hingga 80 cm tergantung berat/ringannya bangunan yang ada di atasnya serta kondisi tanahnya. Jika kondisi tanah cukup keras maka lebar bawah pondasi sebesar 50 cm untuk bangunan lantai 1 rumah biasa sudah cukup kuat.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/mau-ikut-sertifikasi-tukang-pasang-bata-juru-gambar-atau-juru-ukur-baca-panduan-ini-dulu">Mau Ikut Sertifikasi Tukang Pasang Bata, Juru Gambar, atau Juru Ukur? Baca Panduan Ini Dulu</a></h3> <p>Jika tanahnya lunak, maka pilihan pondasi diganti dengan pondasi telapak/foot plat dari beton bertulang. Untuk rumah tinggal 1 lantai dengan ukuran 80 cm x 80 cm tebal 20 cm dirasa cukup kuat menahan beban di atasnya.</p> <p>3. Struktur tiang, balok, kuda-kuda harus dibuat kuat agar jika ada gempa bumi masih bisa menahan goyangan.</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/Struktur_detail_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="769" height="1087" /><em>(Sumber gambar: dok. Konsultasi Jago Bangunan)</em></p> <p>Struktur bangunan dimulai dari pondasi, sloof, kolom, ring balok, kuda-kuda semuanya harus dikerjakan dengan benar, baik ukuran penampang beton bertulang, pemakai tulangan pokok, cincin/beugel, cara mengikat, campuran beton, pelaksanaan pengecoran semua hendaknya mengikuti petunjuk yang ada. Tulangan pokok baik untuk sloof, kolom, ring balok serta pondasi telapak dianjurkan menggunakan besi diameter 12 mm dan cincinnya menggunakan besi 8 mm dengan jarak maksimal 20 cm.</p> <p>Namun dalam kenyataannya banyak sekali yang hanya menggunakan besi 10 mm, itu pun ukurannya tidak standar/banci. Sehingga banyak yang sekedar memasang saja demi penghematan tanpa memikirkan akibat buruknya jika terjadi gempa. Untuk beugel banyak yang memasang besi 6 mm juga dengan ukuran yang tidak standar.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/begini-tahapan-membangun-rumah-setengah-jadi-solusi-miliki-rumah-tanpa-kpr">Begini Tahapan Membangun Rumah Setengah Jadi, Solusi Miliki Rumah Tanpa KPR</a></h3> <p>Sebenarnya bisa saja menggunakan besi 6 mm namun jarak beugelnya maksimal 15 cm. Hal lain yang harus diperhatikan adalah pada pertemuan antara sloof dengan sloof serta kolom dengan sloof atau kolom dengan ring balok. Sangat dianjurkan ada lewatan atau overlapping 40 x diameter tulangan untuk masuk ke bagian lainnya.</p> <p>Syarat ini yang paling tidak diperhatikan masyarakat. Umumnya hanya sekedar masuk saja sedalam 15-20 cm, sehingga apabila ada gerakan horizontal dari gempa berakibat hubungannya terlepas. Pada bagian bawah kolom hendaknya besi dimasukkan ke pondasi juga sedalam 40 x diameter besi tulangan pokok. Jika menggunakan besi 12 mm, maka masuknya adalah sedalam 40x12mm = 640 mm atau 64 cm. Masuknya besi bisa dibengkokkan seperti huruf L.</p> <p>4. Tembok harus dibuat dari bahan dinding yang tahan terhadap benturan, adukan untuk memasang dan memplester cukup bagus perbandingannya misal perbandingan 1 semen: 5 pasir. Fungsi tembok hanya sebatas penyekat saja, karena beban sudah diterima oleh ring balok, kolom, dan diteruskan ke sloof/pondasi.</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/diding_BATA_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="764" height="509" /><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/pixabay.com">sini</a>)</em></p> <p>5. Kuda-kuda harus dibuat dari kayu yang bagus, tidak rapuh, ukuran tak terlalu kecil. Kuda-kuda bukan hanya menumpang di atas ring balok namun hendaknya diikat kuat dengan konstruksi besi atau minimal diikat dengan besi kolom ditekuk yang dipaku pada kayu kuda-kuda.</p> <p><img src="/images/cms///7 SYARAT RUMAH KOKOH/kuda-kuda_-_jago_bangunan.jpg" alt="" width="765" height="541" /><em>(Sumber gambar: dok. Konsultasi Jago Bangunan)</em></p> <p>Jika pakai baja ringan, pilihlah yang kualitasnya bagus, karena baja ringan saja ada lebih dari 60 merk dengan tingkat kualitas yang beragam. Pastikan pemasangan kuda-kuda baja ringan dikerjakan oleh aplikator yang bersertifikat dan konstruksinya direncanakan dengan perhitungan statistika yang benar.</p> <p>6. Kusen pintu dan jendela harus dipasang angkur agar ada ikatan yang kuat dengan tembok. Kalau rumah biasa cukup 2 angkur pada bagian kanan dan 2 angkur pada bagian kiri, maka rumah kokoh disarankan minimal 4 buah kanan dan 4 buah pada bagian kiri kusen.</p> <p><em><img src="/images/cms//7 SYARAT RUMAH KOKOH/JENDELA_-_JAGO_BANGUNAN.jpeg" alt="" width="761" height="568" /></em></p> <p><em>(Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/sllideshare.net">sini</a>)</em></p> <p>7. Kualitas pipa air dan kabel listrik juga dipilih bahan yang bagus tidak mudah rapuh dan koyak oleh umur bangunan.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/lestarikan-kearifan-lokal-duta-terampil-semen-gresik-di-pamekasan-ini-sukses-berbisnis-konstruksi-kayu-madura">Lestarikan Kearifan Lokal, Duta Terampil Semen Gresik di Pamekasan Ini Sukses Berbisnis Konstruksi Kayu Madura</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gratis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Mau Ikut Sertifikasi Tukang Pasang Bata, Juru Gambar, atau Juru Ukur? Baca Panduan Ini Dulu
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, pelaksanaan uji sertifikasi tenaga konstruksi ada banyak sekali jenisnya. Biasanya dilaksanakan langsung tanpa pembekalan, namun yang umum dilakukan adalah peserta diberikan pembekalan terlebih dahulu berupa pelatihan sesuai bidang keterampilan yang akan diujikan. </p> <p>Berikut ini Pak Jago uraikan contoh pelaksanaan sertifikasi tenaga terampil yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Malang, bertempat di PPPPTK/VEDC Malang, yang diawali dengan pembekalan selama 2 hari, kemudian proses sertifikasi 1 hari.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="/images/cms///SERTIFIKASI VEDC/UJI_SERTIFIKASI_LPJK_-_JAGOBANGUNAN_COM_3.jpeg" alt="" width="759" height="569" /><em>Proses uji wawancara dalam sertifikasi tenaga kerja konstruksi di PPPPTK/VEDC Malang (dok. Jago Bangunan).</em></p> <p><strong>1. Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Pasang Bata / kode TA-004</strong></p> <p>Peserta yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi adalah para tukang yang sudah berpengalaman mengerjakan pembangunan gedung namun belum memiliki sertifikat. Selama 2 hari pelatihan mereka dilatih memasang bata ekspos (bata yang tidak diplester) oleh instruktur yang sudah berpengalaman dan muridnya pernah menghasilkan juara baik tingkat provinsi, nasional, regional (<em>Asean Skills</em>) maupun International (<em>World Skills</em>).</p> <p>Untuk pelaksanaan sertifikasinya para peserta diharuskan membuat pasangan bata berupa pilar ukuran 1, 5 bata x 1,5 bata setinggi 10 lapis saja namun pasangan harus rapi, nat-natnya teratur jaraknya. Penilaian meliputi ketegakan, kerataan, siku dan kerapian. Praktek individual ini adalah dalam rangka menguji Keterampilan/<em>Skills</em>.</p> <p style="text-align: justify;"><img src="/images/cms///SERTIFIKASI VEDC/UJI_SERTIFIKASI_LPJK_-_JAGOBANGUNAN_COM_4.jpeg" alt="" width="760" height="570" /><em>Proses uji sertifikasi tukang pasang bata di PPPPTK/VEDC Malang (dok. Jago Bangunan).</em></p> <p>Ujian lainnya yaitu uji tertulis berupa <em>test multiple choice</em>/pilihan ganda yang merupakan Uji Pengetahuan/<em>Knowledge</em>. Terakhir mereka harus mengikuti wawancara yang merupakan Uji Sikap/<em>Attitude</em>. Ketiga penilaian di atas adalah proses penentuan apakah seseorang dinyatakan Kompeten/Belum Kompeten.</p> <h3><a href="/article/read/gelar-edutainment-jago-bangunan-semen-indonesia-beri-edukasi-tukang-di-rembang-dan-pacitan">Gelar Edutainment Jago Bangunan, Semen Indonesia Beri Edukasi Tukang di Rembang dan Pacitan</a></h3> <p>Tim penguji terdiri dari 3 asesor LPJK Provinsi Jatim yang bekerja bersama-sama melakukan uji terhadap para peserta/asesi satu per satu dengan cara mengamati dan menilai praktek, kemudian mengoreksi hasil jawaban tertulis serta mewawancarai satu per satu.</p> <p><strong>2. Pelatihan dan Sertifikasi Juru Gambar / Drafter / kode TS-003</strong></p> <p>Untuk peserta pelatihan dan sertifikasi Juru Gambar/Drafter juga diadakan pelatihan cara membuat dan membaca gambar dari denah , tampak dan potongan, masih dengan cara manual yaitu menggambar dengan pensil di atas kertas ukuran A-3, karena sebagai dasar seorang juru gambar akan lebih baik jika sudah terbiasa menggambar dengan cara manual sebelum menggambar pakai komputer.</p> <p><img src="/images/cms///SERTIFIKASI VEDC/UJI_SERTIFIKASI_LPJK_-_JAGOBANGUNAN_COM_1.jpeg" alt="" width="759" height="569" /><em>Proses uji sertifikasi juru gambar di PPPPTK/VEDC Malang (dok. Jago Bangunan).</em></p> <p>Peserta harus tahu bagaimana memproyeksikan garis dari denah ditarik ke atas menjadi tampak, bagaimana cara membuat detail dengan skala besar sehingga akan sangat jelas konstruksi yang dimaksud. Jika sudah terbiasa dengan cara manual maka untuk meningkatkan ke gambar dengan komputer akan lebih mudah.</p> <h3><a href="/article/read/wow-begini-cara-memasang-bata-ringan-yang-cepat-dan-tepat-hingga-30-meter-per-hari">Wow! Begini Cara Memasang Bata Ringan yang Cepat dan Tepat Hingga 30 Meter Per Hari</a></h3> <p>Untuk uji skill mereka diharuskan menggambar kusen pintu tunggal, dengan potongan vertikal dan horizontal dalam skala 1 : 20 disertai ukuran lebar dan tinggi pintu, tinggi neut atau sepatu kusen, panjang kupingan dan jumlah angkur dalam waktu 120 menit harus dikumpulkan untuk dievaluasi hasilnya. Untuk uji pengetahuan mereka diharuskan menjawab pertanyaan dengan pilihan ganda dan diakhiri dengan uji sikap dengan cara wawancara.</p> <p><strong>3. Pelatihan dan Sertifikasi Juru Ukur / Surveyor / kode TS-004</strong></p> <p>Uji sertifikasi juru ukur/surveyor untuk keterampilannya mereka diuji cara menggunakan alat ukur berupa Pesawat Penyipat Datar (PPD) atau <em>Waterpass Instrument</em> untuk mengukur beda tinggi satu tempat dengan tempat lainnya. Secara bergantian mereka meneropong alat pengukur guna meyakinkan kepada asesor bahwa peserta menguasai penggunaan alat tersebut.</p> <p><img src="/images/cms///SERTIFIKASI VEDC/UJI_SERTIFIKASI_LPJK_-_JAGOBANGUNAN_COM_2.jpeg" alt="" width="760" height="570" /><em>Proses uji sertifikasi juru ukur di PPPPTK/VEDC Malang (dok. Jago Bangunan).</em></p> <p>Adapun soalnya sendiri relatif mudah, yaitu menentukan beda tinggi sengan kemiringan tertentu seperti pada pembuatan jalan, namun tingkat ketelitiannya lah yang menentukan benar/tidaknya hasil bacaan pada pesawat.</p> <p>Seperti halnya sub bidang lainnya, maka untuk juru gambar juga mengerjakan uji tulis untuk menentukan tingkat pengetahuan dan uji wawancara untuk menentukan sikap/<em>attitude</em>, mereka juga harus menghadap team asesor guna menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan keterampilan yang sedang diujikan, apakah bisa dinyatakan kompeten/belum kompeten.</p> <h3><a href="/article/read/14-kriteria-rumah-ideal-zaman-now-cocok-untuk-dihuni-6-anggota-keluarga">14 Kriteria Rumah Ideal Zaman Now, Cocok Untuk Dihuni 6 Anggota Keluarga</a></h3> <p>Itulah 3 jenis uji sertiikasi untuk tenaga kerja konstruksi yang terbilang paling sering diikuti ketimbang jenis uji sertifikasi yang lain. Manakah yang pernah Sahabat Jago Bangunan ikuti?</p> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Wow! Begini Cara Memasang Bata Ringan yang Cepat dan Tepat Hingga 30 Meter Per Hari
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan, bata ringan kini terus berkembang dan menjadi alternatif material yang kian banyak digunakan untuk membangun rumah. Selain ringan dan lemnya cepat kering, proses pemasangan cenderung lebih cepat, dan biaya pemasangan tidak jauh beda dengan bata merah. Saking cepatnya, seorang tukang dan pembantu bisa memasang bata ringan hingga 30 m2/hari. Lalu, bagaimana cara pemasangan bata ringan yang benar dan cepat ini? Berikut uraiannya.</p> <p>1. Pasangan bata ringan menggunakan adukan biasa campuran 1 semen : 3 pasir</p> <p>Bata ringan bisa dipasang dengan adukan biasa jika nantinya tembok tersebut tidak diplester, sehingga merupakan pasangan dinding ekspos. Nat dibuat tebal 1 hingga 1,5 cm dirapikan agar enak dilihat.</p> <h3><a href="/article/read/lestarikan-kearifan-lokal-duta-terampil-semen-gresik-di-pamekasan-ini-sukses-berbisnis-konstruksi-kayu-madura">Lestarikan Kearifan Lokal, Duta Terampil Semen Gresik di Pamekasan Ini Sukses Berbisnis Konstruksi Kayu Madura</a></h3> <p>Tarikan per lapis dipandu dengan benang agar senantiasa datar dan rata. Jangan sampai ceceran nat menutupi permukaan bata ringan agar ketika dicat nanti semua dalam keadaan rapi. Letak nat vertikal juga dirapikan sehingga jarak-jaraknya selalu zig-zag persis di tengah-tengah.</p> <p><img src="/images/cms//BATA RINGAN/Cara_memasang_bata_ringan_-_Jago_Bangunan_Semen_Gresik_2.jpg" alt="" width="764" height="573" /><em>Sumber: di <a title="Cara memasang bata ringan - Jago Bangunan" href="/backend/cms/article/article/edit/anekabangunan.com">sini</a>.</em></p> <p>2. Pasangan bata ringan menggunakan drymix (semen instant)</p> <p>Jika bata ringan nantinya akan diplester, maka jarak nat tidak berpengaruh, toh nantinya tak akan terlihat lagi. Untuk pemasangan ini gunakan saja drymix atau adukan khusus untuk pemasangan bata ringan yang tinggal menambahkan air dan diaduk sedikit saja sudah jadi adonan semacam lem yang mudah melekat, tapi juga mudah kering sehingga harus secepatnya digunakan setelah mengaduk.</p> <h3><a href="/article/read/dari-eksklusif-hingga-sederhana-ini-3-inspirasi-desain-rumah-toko-ruko-yang-hemat-biaya-tanyapakjago">Dari Eksklusif Hingga Sederhana, Ini 3 Inspirasi Desain Rumah Toko (Ruko) yang Hemat Biaya #TanyaPakJago</a></h3> <p>Tebal adukan ini kisaran 3 mm saja akan tetapi daya rekatnya luar biasa. Dalam waktu 1 jam sudah melekat keras sehingga kita bisa memasang sampai ketinggian 1,50 bahkan 2,00 meter, berbeda dengan pasangan bata merah yang hanya dianjurkan sehari memasang 1 meter saja.</p> <p><img src="/images/cms//BATA RINGAN/Cara_memasang_bata_ringan_-_Jago_Bangunan_Semen_Gresik_4.jpg" alt="" width="764" height="579" /><em>Sumber: di <a title="Cara memasang bata ringan 2 - Jago Bangunan " href="/backend/cms/article/article/edit/media.roang.com">sini</a>.</em></p> <p>Untuk hasil terbaik, langkah pemasangannya adalah sebagai berikut:</p> <p>- Pada pemasangan lapisan pertama usahakan ditimbang dengan selang kemudian tentukan ketinggian lapis pertama agar benar-benar rata dengan tarikan benang yang diikat pada tongkat/ hollow yang dipasang vertikal (lot). Jika kondisi lantai tidak rata maka gunakan adukan 1 semen : 2 pasir untuk meratakan pasangan lapisan pertama di atas lantai, mungkin ada yang tebalnya 3 cm guna mengejar kedataran.</p> <p>- Jika lapisan pertama sudah benar-benar rata, maka pemasangan selanjutnya akan mudah ditata dan dirapikan.</p> <p>- Gunakan cetok/sendok adukan yang kecil untuk mengoleskan drymix sehingga tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipis, kisaran 3 mm saja sudah cukup. Sekarang tersedia sendok khusus untuk memasang bata ringan yang permukaannya bergerigi.</p> <p><em><img src="/images/cms//BATA RINGAN/Cara_memasang_bata_ringan_-_Jago_Bangunan_6.jpeg" alt="" width="764" height="574" /></em><em>Sumber: dok. Jago Bangunan.</em></p> <p>Untuk nat vertikal juga diolesi adukan drymix setebal 3 mm agar hubungan horizontal antar bata ringan merekat dengan kuat. Sering sekali terlihat banyak tukang yang tak memasang nat vertikal ini karena mengejar borongan/target agar cepat pemasangannya. Hal ini menyalahi prinsip-prinsip pemasangan tembok yang baik dan benar.</p> <p>- Jika akan memotong maka gunakan gergaji khusus pemotongan bata ringan yang gigi-giginya besar dan disiwar kanan/kiri karena prinsipnya adalah gergaji potong maka giginya cenderung tegak bukan miring seperti gergaji belah.</p> <p>- Bata ringan tak perlu disiram air sebelum pemasangan, berbeda dengan bata merah</p> <h3><a href="/article/read/begini-tahapan-membangun-rumah-setengah-jadi-solusi-miliki-rumah-tanpa-kpr">Begini Tahapan Membangun Rumah Setengah Jadi, Solusi Miliki Rumah Tanpa KPR</a></h3> <p>Demikian cara memasang bata ringan yang benar dan cepat menggunakan campuran semen manual maupun semen instant. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.</p> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Begini Tahapan Membangun Rumah Setengah Jadi, Solusi Miliki Rumah Tanpa KPR
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em><br /> <br />Sahabat Jago Bangunan, ada seorang sahabat yang menanyakan cara pembangunan rumah setengah jadi/rumah mentah yang baru terpasang dindingnya saja, belum diplester, belum ada plafon, belum dipasang lantai keramik namun sudah ada atapnya, sehingga secara darurat bisa ditempati. Adapun untuk penyelesaiannya akan dilaksanakan nanti secara bertahap sambil ditempati sesuai dengan dana yang tersedia di masa mendatang.</p> <p>Pembangunan rumah secara bertahap lazim dilakukan oleh masyarakat pedesaan atau pada era sebelum tahun 80 an, karena waktu itu belum ada Kredit Pemilikan Rumah (KPR) seperti sekarang. Rumah setengah jadi juga kerap dilakukan oleh masyarakat yang lebih puas membangun rumah sesuai kemampuan, tanpa harus berhutang dan dibebani bunga.</p> <h3><a href="/article/read/cara-mudah-dan-contoh-menghitung-rencana-anggaran-pelaksanaan-untuk-jasa-pekerjaan-konstruksi-dengan-sistem-komisi">Cara Mudah dan Contoh Menghitung Rencana Anggaran Pelaksanaan Untuk Jasa Pekerjaan Konstruksi dengan Sistem Komisi</a></h3> <p>Nah, bagaimana tahapan dalam proses pembangunan rumah setengah jadi ini? Mari kita bahas satu per satu.</p> <p>1. Membersihkan lahan dari rerumputan dan akar-akar pohon, agar bangunannya nanti tidak ambles karena rumput atau pohon-pohon yang lunak seperti keladi/pisang yang diurug tanah akan membusuk dan menyebabkan penurunan tanah.</p> <p><img src="/images/cms//RUMAH SETENGAH JADI/5.jpg" alt="" width="761" height="428" /><em>Sumber gambar: di <a>sini</a>.</em></p> <p>2. Membuat bouwplank/tarikan as tembok, guna menjaga jarak tembok yang tepat dan siku, sehingga jika kelak lantainya dipasang keramik akan rapi potongannya.</p> <p>3. Menggali pondasi hingga mencapai tanah keras, biasanya kedalaman sekitar 80 cm namun ada juga yang baru digali 60 cm sudah keras, di lain tempat ada yang digali hingga lebih dari 100 cm masih juga lunak. Pada kondisi ini maka sebaiknya dipasang trucuk/dipatok agar kuat menahan tekanan dari pondasi dan bangunan di atasnya.</p> <h3><a href="/article/read/wajib-tahu-begini-panduan-rencana-anggaran-pelaksanaan-rap-untuk-jasa-pekerjaan-konstruksi-dengan-sistem-komisi">Wajib Tahu, Begini Panduan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) Untuk Jasa Pekerjaan Konstruksi dengan Sistem Komisi</a></h3> <p>4. Menggelar urugan pasir/sirtu bawah pondasi untuk perbaikan tanah dasar dan menstabilkan kedudukan pondasi dengan ketebalan sekitar 10-15 cm.</p> <p>5. Memasang batu kosong/aanstamping setebal 15-20 cm, batu ini dipasang berdiri berhimpitan kemudian celah-celahnya diisi pasir dan disiram agar terisi semua.</p> <p><em><img src="/images/cms//RUMAH SETENGAH JADI/pondasi_fx.jpeg" alt="" width="763" height="600" /></em><em>Sumber gambar: dok. Jago Bangunan.</em></p> <p>6. Memasang pondasi dengan adukan perbandingan 1 semen : 6 pasir, jika kondisi pasirnya bagus maka campuran bisa dihemat 1 semen : 8 pasir. Pemasangan ini harus diawali dengan pemasangan profil dari reng/bambu untuk menarik benang agar bentuk pondasi terjaga kelurusannya.</p> <p>7. Memasang rangkaian besi sloof dan kolom. Untuk rumah tak bertingkat dan bangunan sederhana sloofnya cukup selebar 15 cm dan tinggi 20 cm. Besi yang digunakan untuk tulangan pokok minimal diameter 10 mm dan cincin/beugelnya diameter 6 mm berjarak maksimal 15 cm.</p> <h3><a href="/article/read/ingin-punya-banyak-ruang-tapi-lahan-terbatas-coba-desain-rumah-bergaya-klasik-modern-2-lantai-ini-tanyapakjago">Ingin Punya Banyak Ruang Tapi Lahan Terbatas? Coba Desain Rumah Bergaya Klasik Modern 2 Lantai Ini #TanyaPakJago</a></h3> <p>8. Ketika merangkai besi sloof sekaligus merangkai pembesian kolom agar hubungan antara sloof dan kolom menyatu/monolit. Untuk hasil terbaik, maka kolom sebaiknya ditanam masuk ke dalam pondasi sekitar 40 x ukuran diameter besi kolom. Jika diameter besi yang dipakai 10 mm (1 cm) maka besi yang masuk ke pondasi panjangnya 40 cm, yang 10 m ditekuk ke samping dan yang 30 lurus mirip huruf L.</p> <p>9. Setelah rangkaian besi sloof disetel dan diikat besi bindrat, dipasang kayu bekisting ukuran 2x20 cm, bisa kayu randu, kayu sengon atau meranti. Tarikan benang dari bouwplank sangat membantu untuk meluruskan kedudukan bekisting sehingga hasil cor-coran sloof benar-benar lurus dan siku.</p> <p><em><img src="/images/cms//RUMAH SETENGAH JADI/sloof.jpeg" alt="" width="764" height="573" /></em><em>Sumber gambar: dok. Jago Bangunan.</em></p> <p>10. Menyetel kusen pintu di atas sloof. Penyetelan pintu harus diawali dengan mengontrol kesikuan kusen yang dikirim oleh perusahaan kusen. Sering terjadi pengepakan kusen hanya asal dipaku saja padahal belum dikontrol kesikuannya. Jangan lupa memasang besi duk/nit di bawah kusen setinggi 12 cm, dengan perhitungan yang 2 cm untuk jagaan pasang keramik dan 10 cm untuk yang terlihat di atas lantai. Jangan lupa pula memasang angkur pada kanan kiri kusen minimal masing-masing 2 buah. Akan lebih baik jika di bagian kusen yang menempel tembok dioles dengan meni agar kayu kusen lebih awet.</p> <p>11. Untuk kusen dari aluminium maka pemasangannya menyusul, tembok cukup disediakan lubang saya yang siku nanti setelah tembok terpasang baru disetel kusennya dengan pengeras sekrup+fisher.</p> <h3><a href="/article/read/lestarikan-kearifan-lokal-duta-terampil-semen-gresik-di-pamekasan-ini-sukses-berbisnis-konstruksi-kayu-madura">Lestarikan Kearifan Lokal, Duta Terampil Semen Gresik di Pamekasan Ini Sukses Berbisnis Konstruksi Kayu Madura</a></h3> <p>12. Pemasangan dinding, bisa dari bata merah atau bata ringan, tergantung selera dan ketersediaan material di lokasi. Harga per m2 material+ongkos pemasangan bata ringan lebih mahal sedikit dibanding bata merah, namun lebih cepat pemasangannya dan jika nantinya belum diplester maka bata ringan lebih enak dilihat.</p> <p>13. Berikutnya sambil memasang dinding kita pasang kusen jendela, lubang angin, glassblcok jika diperlukan sesuai ketinggian yang diharapkan hingga mencapai ketinggian yang direncanakan. Untuk rumah biasa maka ketinggian tembok yang lazim adalah 3,00 meter.</p> <p><img src="/images/cms//RUMAH SETENGAH JADI/2.jpg" alt="" width="763" height="572" /><em>Sumber gambar: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/hasanasari.wordpress.com">sini</a>.</em></p> <p>14. Setelah tembok mencapai ketinggian yang direncanakan, maka pasanglah ringbalok di atas tembok guna menahan gaya agar tidak semua beban menumpu ke tembok tetapi ada yang dialihkan ke ringbalok, ke kolom dan diteruskan ke pondasi pada tembok maka ketebalan cor menyesuaikan lebar bahan yang dipakai. Jika pakai bata merah tebal 12 cm maka tebal kolom+ringbalok juga setebal 12 cm namun jika menggunakan bata ringan maka tebal kolom dan ringbalok jiga setebal 10 cm. Beugel/cincin lebarnya sekitar 7 cm sudah cukup.</p> <p>15. Berikutnya jika rumah kuda-kudanya model gewel maka di atas ringbalok dipasang tembok lagi berbentuk segi-3 dan pada bagian miring juga dipasang ringbalok miring.</p> <p>16. Terakhir memasang kuda-kuda dan atap, jika tembok rata dan atap limasan maka pemasangan kuda-kuda dengan baja ringan lebih efisien baik dari segi kekuatan maupun harga yang tak terpaut jauh dengan konstruksi dari kayu. Namun untuk atap gewel maka pilihan kuda-kuda kayu lebih mudah dilaksanakan.</p> <p><em><img src="/images/cms//RUMAH SETENGAH JADI/bata.jpeg" alt="" width="760" height="570" /></em><em>Sumber gambar: dok. Jago Bangunan.</em></p> <p>17. Untuk pintu/jendela, jika dana belum ada maka bisa dipasang pintu sementara dari triplek tipis, demikian pula jendelanya.</p> <p>18. Agar bisa ditempati maka instalasi listrik harus dipasang guna menghidupkan pompa air dan penerangan.<br /> <br />Untuk biaya, rata-rata memerlukan 50% dari biaya keseluruhan. Jika rumah sederhana memerlukan dana Rp. 3.000.000/m2, ukuran bangunan 6x9 atau 54 m2 maka dana untuk membuat rumah mentah memerlukan biaya 54 x Rp. 1.500.000 = Rp. 81.000.000.</p> <p>Demikian tahapan pembuatan rumah setengah jadi atau rumah mentah, jika sudah ada tembok dan atap maka bisa ditempati meskipun bangunan belum sempurna.</p> <h3><a href="/article/read/program-kotaku-hadir-di-gresik-141-tukang-bangunan-bergotong-royong-membangun-saluran-air">Program KOTAKU Hadir di Gresik, 141 Tukang Bangunan Bergotong Royong Membangun Saluran Air</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Cara Mudah dan Contoh Menghitung Rencana Anggaran Pelaksanaan Untuk Jasa Pekerjaan Konstruksi dengan Sistem Komisi
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sahabat Jago Bangunan, dalam artikel sebelumnya Pak Jago telah membahas tentang bagaimana asal mula sistem komisi dan cara membuat RAP untuk pekerjaan konstruksi dengan sistem komisi. Jika Sahabat belum sempat membaca, silakan klik tautan di bawah ini:</span></p> <h3><strong><a href="/article/read/wajib-tahu-begini-panduan-rencana-anggaran-pelaksanaan-rap-untuk-jasa-pekerjaan-konstruksi-dengan-sistem-komisi">Wajib Tahu, Begini Panduan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) Untuk Jasa Pekerjaan Konstruksi dengan Sistem Komisi</a></strong></h3> <p><span style="font-weight: 400;">Nah, dalam artikel kali ini akan dikupas contoh penerapan penghitungan RAP dengan cara sederhana dan mudah dipahami. Contoh kasus ini merupakan salah satu hasil Konsultasi Gratis Jago Bangunan kategori RAB. Simak, yuk!</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Salah satu Sahabat akan membuat hitungan bongkar pasang pembuatan tembok pagar dengan panjang tembok keliling 57 meter, tinggi pondasi 2,40 m (cukup tinggi pondasinya), tinggi pasangan bata 3,25 m diplester kanan kiri, jarak kolom praktis 3,00 meter, ada sloof dan ring balok. Bagaimana penghitungan RAP-nya?</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pertama, Sahabat harus membongkar dahulu pasangan tembok lama dan pondasinya. Material lama dianggap tak bisa digunakan kecuali batu kalinya saja yang bisa digunakan sebagian.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Mari mulai menghitung. Hitungan ini bersifat asumsi (anggapan) yang memungkinkan bisa terjadi perubahan dalam proses pelaksanaan. Berikut proses penghitungannya:</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms///RAP/6.jpg" alt="" width="763" height="429" /></span><em><span style="font-weight: 400;">Sumber: di <a href="/backend/cms/article/article/pttei.co.id">sini</a>.</span></em></p> <p><span style="font-weight: 400;">- Kualitas bangunan dibuat normal/standar Kementerian SNI/PUPR</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- Ukuran pondasi bagian bawah ditentukan 1,00 m, lebar atas 30 cm dan ketinggian pondasi 2,40 m, di bawahnya tidak ada stampengan , langsung menumpang di atas galian lama yang didalamkan 30 cm lagi.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Dalam galian dianggap 1.00 meter, lebar  bawah galian 1,00m , lebar galian atas 130 cm yang merupakan pembongkaran pondasi lama. Campuran menggunakan perbandingan 1 semen : 6 pasir, keperluan batu sebagian menggunakan batu lama (dihitung 40%), kekurangannya beli baru.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- Sloof dan ringbalok ukuran 15 cm x 20 cm menggunakan tulangan  4 buah diamater 10 mm asli, dengan beugel diameter 6 mm dengan ukuran beugel 10 cm x 15 cm jaraknya 15 cm.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- Ukuran kolom menggunakan ukuran 12 cm x 15 cm, menggunakan tulangan 4 buah diameter 10 mm asli, dan beugel diameter 6 mm berukuran 8 cm x 10 cm dengan jarak 15 cm. Jarak kolom dibuat setiap 3,00 meteran.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- Tembok dibuat dari bata merah dengan adukan 1 semen : 5 pasir yang kedua sisinya diplester tebal rata-rata 1,5 cm , kemudian acian menggunakan semen ditambah dolosit atau mill sekedarnya sebagai bahan pelumer.</span></p> <p><img src="/images/cms//RAP/8.jpg" alt="" width="760" height="506" /><em>Sumber: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/ekonomi.metronews.com">sini</a>.</em></p> <p><strong>Kebutuhan bahan:</strong></p> <p><strong>Besi beton:</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Besi 10 mm  sloof+ring / atas bawah = 2 x 4 buahx 57 meter = 456 m’</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Besi 10 mm untuk kolom, jarak 3 meteran ada 20 kolom = 20 x 4 x 3,5 m = 280 m’</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Panjang besi 10 mm = 456+280 = 736 m’, jika panjang rata-rata 1 batang 11 meter maka kebutuhan besi 10 mm = 736:11= 67 batang, dibulatkan 70 batang</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Besi beugel sloof/ring atas 6 mm, panjang sloof+ringbalok = 2x57= 114 m’, jarak beugel 15 cm sehingga jumlah beugel = 114:0,25 = 760 buah . Panjang beugel = 10+10+15+15=50 cm ditambah kait =5+5=10 cm, sehingga potongan besi beugel = 50+10= 60 cm. Panjang besi = 760 buah x 0,60 = 456 meter, jika panjang besi rata-rata 11 meter maka perlu 456:11 = 42 batang.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Besi beugel kolom 6 mm, panjang kolom = 3,25 x20 = 65 m’, jarak beugel 15 cm, jumlah beugel = 65:0,15= 434 buah, panjang beugel  ukuran 8x10 = 8+8+10+10 =36 cm ditambah kait 10 cm menjadi 36+10=46 cm (=0,46m). Sehingga panjang besi 8 mm = 434 x 0.46 = 200 m’, jika panjang rata-rata 11 m maka jumlah besi = 200:11= 18 batang.</span></p> <h3><a href="/article/read/sempat-merantau-dan-ganti-profesi-pria-ini-malah-sukses-jadi-kepala-tukang-bangunan-di-kampung-sendiri">Sempat Merantau dan Ganti Profesi, Pria Ini Malah Sukses Jadi Kepala Tukang Bangunan di Kampung Sendiri</a></h3> <p><strong>Kebutuhan besi untuk sloof dan kolom</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Besi 10 mm  =70 batang</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Besi 6 mm = 42 + 18 = 60 batang</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Besi pengikat/ Bindrad = 10 kg</span></p> <p><strong>Kebutuhan bahan pondasi</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Volume pondasi = (1,00+0,30)/2 x 57 = 88,92 m3, jika menggunakan adukan 1 semen : 6 pasir diperlukan</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Batu = 88,92 x 1,2 = 106,7 m3, dikurangi yang ada 40% , kurang 60%x106,7 = 64,2 m3</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Semen = 88,92 x 117 kg = 10.403 kg, jika pakai semen isi 40 zak diperlukan =10.403:40 = 260 zak</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Pasir pasang = 88,92 x 0,561 m3 =  49,91 m3</span></p> <p><strong>Kebutuhan untuk cor sloof+kolom</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Volume kolom = 20x 0,12 x 0,15 x 3,25 = 1,26 m3</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Volume sloof+ring = 57x2x0,15x0,20 = 3,42 m3</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Jumlah cor = 1,26+3,42= 4,68 m3</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika campurannya 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil, maka diperlukan:</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Semen = 4,68 x 340 kg = 1.591 kg atau 1.591:40 = 40 zak</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- </span><span style="font-weight: 400;">Pasir = 4,68 x 0, 544 = 2,55 m3</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">- Kerikil = 4,68 x 0,817 = 3,83 m</span></p> <h3><a href="/article/read/5-syarat-yang-harus-dipenuhi-dalam-pembuatan-bekisting-agar-konstruksi-beton-mencapai-hasil-maksimal"><strong>5 Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Pembuatan Bekisting Agar Konstruksi Beton Mencapai Hasil Maksimal</strong></a></h3> <p><strong>Kebutuhan bahan tembok</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Luas pasangan bata = 57x3 = 171 m2 ( tebal kolom diabaikan)</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika ukuran bata 23x11x4,5 cm dan campuran 1 semen : 5 pasir, diperlukan bahan:</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bata merah = 171 x 75 buah = 12.825 buah, dibulatkan 13.000 buah</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Semen = 171 x 9,84 kg = 1.683 kg , dijadikan zak = 1683:40 = 42 zak</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pasir pasang = 171 x 0,039 m3= 6,73 m</span></p> <p><strong>Kebutuhan bahan plesteran 1 semen : 5 pasir</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Luas plesteran = 171 x 2 = 342 m2</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Semen = 342 x 4,53 kg = 1.551 kg, atau 1,551:40 = 39 zak</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pasir pasang = 342 x 0,012 m3 =  4,1 m3</span></p> <p><strong>Prakiraan kebutuhan bahan:</strong></p> <ol> <li><span style="font-weight: 400;">    Besi 10 mm = 70 batang @ 65.000 = Rp. 4.550.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Besi 6 mm = 60 batang  @ 25.000= Rp. 1.500.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Kawat ikat/bindrat = 10 kg @ 20.000 = Rp. 200.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Semen = 260+ 40 + 42 + 49 = 391 zak @ 50.000 = Rp. 19.550.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Pasir cor = 2,55 m3 @  280.000 = Rp. 714.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Kerikil = 3,83 @ 270.000 = Rp. 1.034.100</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Pasir pasang = 49,91+6,73 + 4,1 m3 = 60,74 m3 @ 230.00 = Rp.13.970.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Batu kali = 64,2 m3 @ 200.000 = Rp. 12.840.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Bata merah = 13.000 buah @ Rp.700 = Rp. 9.100.000</span></li> </ol> <p><strong><img src="/images/cms//RAP/7.jpg" alt="" width="763" height="498" /></strong><em>Sumber: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/marketeers.com">sini</a>.</em></p> <p><strong>Bahan tambahan/pendukung:</strong></p> <ol start="10"> <li><span style="font-weight: 400;">  Papan cor 3/20 x 300 = 30 batang  @ 18.000 = Rp. 540.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Usuk 4/6x400 = 20 batang @ 35.000 = Rp. 700.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Bambu perancah = 30 batang @ 18.000 = Rp. 540.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Ember = 30 buah @ 8.000 = Rp. 240.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Benang = 5 rol @ 1.000 = Rp. 5.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Paku 5 cm dan 7 cm = 8 kg @ 18.000 = Rp. 144.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Tong air = 1 buah @ 300.000 = Rp. 300.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Selang air = 30 meter @ 4.000  = Rp. 120.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Sekop = 2 buah @ 35.000 = Rp. 70.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Cangkul = 2 buah @ 38.000 = Rp. 76.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Keranjang cor = 10 buah @ 15.000 = Rp. 150.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">  Lain-lain tak terduga = Rp. 2.000.000</span></li> </ol> <p><strong>Jumlah bahan = Rp. 68.343.300</strong></p> <p><strong>Prakiaraan upah pekerja</strong></p> <ol> <li><span style="font-weight: 400;">    Mandor= 1 orang x 50 hari x Rp. 150.000 = Rp.  7.500.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Tukang = 2 orang x 50 hari x Rp. 100.000 = Rp. 10.000.000</span></li> <li><span style="font-weight: 400;">    Pekerja = 4 orang x 50 hari x Rp. 80.000 = Rp. 16.000.000</span></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;">Jumlah upah = Rp. 33,500,000</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> Total bahan + upah = Rp. 68.343.300+ Rp. 33.500.000 = Rp. 101.843.300</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Fee pelaksana  = 10% x Rp. 101.843.300 = Rp. 10.184.330</span></p> <p><strong>Perkiraan biaya seluruhnya  = Rp. 101.843.300 + Rp. 10.184.330 = Rp. 112.027.630</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sahabat, demikian cara menghitung Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) untuk jasa konstruksi dengan sistem komisi. Cara ini terbilang sangat mudah, namun memerlukan kejujuran dan kesanggupan memegang amanat yang dibebankan kepada Sahabat. Semoga Sahabat Jago Bangunan menjadi praktisi bangunan yang terpercaya dengan hasil kerja yang maksimal sehingga menguntungkan kedua belah pihak. Sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.</span></p> <h3><a href="/article/read/ternyata-gampang-lho-begini-cara-menghitung-rancangan-anggaran-biaya-rab-rumah-secara-global-tanyapakjago"><strong>Ternyata Gampang, Lho.. Begini Cara Menghitung Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Rumah Secara Global #TanyaPakJago</strong></a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Wajib Tahu, Begini Panduan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) Untuk Jasa Pekerjaan Konstruksi dengan Sistem Komisi
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>Sahabat Jago Bangunan mungkin pernah mendengar istilah komisi atau fee proyek pada pekerjaan bangunan. Tahukah, Sahabat, bagaimana asal mula istilah ini?</p> <p>Istilah komisi atau fee proyek ini berasal dari kondisi dimana kedua belah pihak sama-sama khawatir akan biaya yang timbul dalam sebuah proyek pembangunan. Pemilik merasa khawatir jika pemborong mengambil untung terlalu besar, pemborong juga khawatir jika harga yang ditawarkan nanti tidak mencukupi.</p> <h3><a href="/article/read/5-syarat-yang-harus-dipenuhi-dalam-pembuatan-bekisting-agar-konstruksi-beton-mencapai-hasil-maksimal">5 Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Pembuatan Bekisting Agar Konstruksi Beton Mencapai Hasil Maksimal</a></h3> <p>Namun demikian, seorang yang akan mengambil jasa fee harus bisa menunjukkan kemampuan menghitung perkiraan harga Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Penghitungan ini meliputi kebutuhan bahan, upah dan biaya tak terduga yang biasanya timbul. RAP nantinya ditunjukkan kepada pemilik bangunan, sifatnya sebagai gambaran biaya saja bukan harga akhir.</p> <p><img src="/images/cms//RAP/4.jpg" alt="" width="762" height="428" /><em>Sumber: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/jogja.tribunnews.com">sini</a>.</em></p> <p>Harga akhir merupakan harga pembelanjaan sesuai data yang tertera dalam kwitansi/nota. Jika pemilik bangunan sepakat dan mempercayakan proyek tersebut pada Sahabat, maka kita mulai menghitung biayanya. Sahabat harus menjaga kepercayaan ini agar tak mengecewakan pemilik bangunan. Jangan menaikkan harga atau menambahkan volume pada nota pembelian agar kita dipercaya. Ingat, semakin bonafi maka semakin laris jasa kita.</p> <h3><a href="/article/read/dari-eksklusif-hingga-sederhana-ini-3-inspirasi-desain-rumah-toko-ruko-yang-hemat-biaya-tanyapakjago">Dari Eksklusif Hingga Sederhana, Ini 3 Inspirasi Desain Rumah Toko (Ruko) yang Hemat Biaya #TanyaPakJago</a></h3> <p>Sahabat Jago Bangunan, dalam pembuatan RAP ada berbagai macam cara untuk menghitungnya. Untuk kontraktor, penghitungannya menggunakan analisa harga satuan pekerjaan, bisa per m’ (meter panjang/meter lari), m2 (meter persegi), m3 (meter kubik), atau satuan lain menyesuaikan item pekerjaan.</p> <p><img src="/images/cms//RAP/5.jpg" alt="" width="761" height="475" /><em>Sumber: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/fabrikasikonstruksi.com">sini</a>.</em></p> <p>Misal, untuk pekerjaan listrik pada pemasangan skaklar + fitting + kabel menggunakan satuan titik. Untuk pekerjaan yang tidak ada satuannya maka dibuat LS (lumpsum) yang merupakan harga perkiraan, namanya perkiraan maka sangat mungkin antara harga satu kontraktor dengan kontraktor lainnya berbeda.</p> <h3><a href="/article/read/lestarikan-kearifan-lokal-duta-terampil-semen-gresik-di-pamekasan-ini-sukses-berbisnis-konstruksi-kayu-madura">Lestarikan Kearifan Lokal, Duta Terampil Semen Gresik di Pamekasan Ini Sukses Berbisnis Konstruksi Kayu Madura</a></h3> <p>Salah satu contoh analisa harga satuan untuk pembuatan pondasi sesuai kode analisa C.004 adalah sebagai berikut:</p> <p><img src="/images/cms//RAP/ANALISA_HARGA.jpg" alt="" width="761" height="541" /><em>Sumber: di <a href="/backend/cms/article/article/edit/jagobangunan.com">sini</a>.</em></p> <p>Analisa tersebut adalah RAP yang resmi dikeluarkan pemerintah sebagai acuan penghitungan biaya pekerjaan sistem borongan. Diperlukan latihan yang cukup lama untuk memahaminya.<br /> <br />Namun ada cara yang paling mudah dalam membuat Rencana Anggaran Pelaksanaan adalah dihitung dahulu semua keperluan material dengan ilmu matematika sederhana menggunakan hitungan manual dibantu kalkulator maupun program Microsoft Excel. Sambil menghitung, Sahabat akan belajar menelaah apa saja pekerjaan yang akan terjadi pada pelaksanaan nanti dan apa saja bahan yang dibutuhkan.</p> <p>Bagaimana contoh penerapan penghitungan RAP dalam pekerjaan konstruksi ini? Simak lanjutan pembahasanya dalam artikel berikut:</p> <h3><a href="/article/read/cara-mudah-dan-contoh-menghitung-rencana-anggaran-pelaksanaan-untuk-jasa-pekerjaan-konstruksi-dengan-sistem-komisi">Cara Mudah dan Contoh Menghitung Rencana Anggaran Pelaksanaan Untuk Jasa Pekerjaan Konstruksi dengan Sistem Komisi</a></h3> <p>=====<br />Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.</p> <p>Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.<br />=====</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>