Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Material Kayu Dimakan Rayap? Basmi dengan Cara Ini agar Tak Membahayakan Bangunan
<p><em>Oleh: Jerie</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, material bangunan dari bahan kayu merupakan makanan segar bagi rayap. Tak hanya kayu, rayap bahkan memakan segala benda yang berselulosa seperti kain, karpet, dan kertas. Rayap dapat berkembang cepat pada tempat yang lembab dan kurang sinar matahari, dan bertelur puluhan ribu dalam sehari.</p> <p>Kayu yang dimakan rayap tentu berkurang kekuatannya lantaran keropos hingga ludes tersisa serpihannya saja. Bayangkan jika kayu yang dimakan itu ternyata digunakan untuk konstruksi bangunan seperti rangka atap, kolom, dinding, balok ring, kuda-kuda, maupun rangka pintu, apa yang akan terjadi?</p> <p style="text-align: center;"><img style="margin-right: auto; margin-left: auto; display: block;" src="/images/cms//articles/RAYAP/RAYAP5.jpg" alt="Kayu dimakan rayap. Sumber: disini." width="493" height="371" /><em>Kayu dimakan rayap. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?q=KAYU+DIMAKAN+RAYAP&client=firefox-b&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwj0sYrB9trVAhUEvY8KHb0_B5IQ_AUICigB#imgrc=x1qzyBYov7rcAM:">disini</a>.</em></p> <p>Betul, sangat berbahaya jika rangka atap atau dinding yang habis termakan rayap. Akibatnya bangunan bisa roboh dan membahayakan penghuni rumah. Karenanya Anda perlu mengetahui bagaimana cara mencegah dan membasmi rayap agar konstruksi bangunan bermaterial kayu bisa tahan rayap dan aman digunakan.</p> <p>Sebelum itu, #PakJago akan menjelaskan lebih dulu tentang jenis rayap yang berpotensi merusak konstruksi bangunan. Rayap terbagi menjadi 3 jenis:</p> <p style="text-align: center;"><img style="margin-right: auto; margin-left: auto; display: block;" src="/images/cms//articles/RAYAP/2__rayap_tanah.jpg" alt="" width="594" height="490" /><em>Rayap tanah.</em></p> <p>1. Rayap tanah. Rayap tanah ini bersarang di tanah dan dapat mencapai ketinggian puluhan meter diatas tanah. Bangunan bertingkat tinggi pun dapat dicapai oleh rayap tanah.</p> <p>2. Rayap kayu kering. Rayap kayu kering ini bersarang di kayu kering, dan tidak membutuhkan kontak dengan tanah.</p> <p>3. Rayap kayu basah. Rayap kayu basah ini bersarang di kayu basah, dan sama seperti rayap kayu kering, dia tidak membutuhkan kontak dengan tanah. </p> <p>Namun umumnya sebagian besar habitat rayap di dalam tanah, sehingga rayap tanah paling banyak muncul ditanah bangunan yang didirikan serta menyerang material kayu pada bangunan. Dalam koloni rayap tanah, dikenal 3 tingkatan:</p> <p><img style="margin-right: auto; margin-left: auto; display: block;" src="/images/cms//articles/RAYAP/3__termites.jpg" alt="" width="493" height="388" /></p> <p>- Rayap Pekerja</p> <p>Merupakan rayap yang bertugas mencari makan dan membagikan makan ke koloninya. Rayap pekerja akan makan ke segala benda berbahan kayu atau benda yang berselulosa (kain, karpet, kertas) dan dapat berjalan sejauh ± 200 meter dari koloninya.</p> <p>- Rayap Penjaga</p> <p>Rayap penjaga jumlahnya lebih sedikit dari rayap pekerja. Mereka bertugas menjaga ratu rayap dari serangan serangga lain dan koloni lainnya. Rayap penjaga sangat gigih menjaga ratu rayap.</p> <p>- Ratu Rayap</p> <p>Ratu rayap dikenal juga dengan istilah laron. Ia bertugas untuk kawin dan berkembang biak. Laron yang keluar dari sarangnya akan berpindah dan terbang jauh, kemudian melepaskan sayapnya dan masuk kedalam tanah kembali. Laron jantan dan laron betina akan kawin dan melahirkan rayap-rayap baru. Jika sudah mencapai ribuan, rayap akan membentuk koloni sendiri.</p> <p>Anda bisa mencoba memperhatikan kelompok dan jenis rayap serta perilakunya, agar memudahkan cara untuk membasmi rayap yang menyerang material kayu pada bangunan anda. Selain itu, #PakJago juga akan berbagi bagaimana cara ampuh membasmi rayap agar tak mau kembali lagi. Simak, yuk!</p> <p><strong>Basmi Rayap Sebelum Konstruksi Dimulai</strong></p> <p style="text-align: center;"><strong><img style="margin-right: auto; margin-left: auto; display: block;" src="/images/cms//articles/RAYAP/anti-rayap-7.jpg" alt="" width="514" height="386" /></strong><em>Membasmi rayap sebelum pondasi dipasang. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?q=semprotkan+obat+anti+rayap+pada+kayu&client=firefox-b&tbm=isch&tbs=rimg:CdufdBuAYMGxIji7oir6kBk2LEOGJ7AIOVBFYsKCnMb5WfANHlh-wIKFj9EbCkxxYE6tpzR13oNpcWJhKpa5u2qetioSCbuiKvqQGTYsEch67jPIy-D2KhIJQ4YnsAg5UEURDrv2hrYce7IqEgliwoKcxvlZ8BFl7jR7vbEt4CoSCQ0eWH7AgoWPEcxptOI_1qDgtKhIJ0RsKTHFgTq0R4zPhMcItjtoqEgmnNHXeg2lxYhG4hbfm5D67FSoSCWEqlrm7ap62EeK_1PQUjqTfB&tbo=u&sa=X&ved=0ahUKEwjeusui_drVAhVKN48KHeToBAYQ9C8IHw&biw=1366&bih=635&dpr=1#imgrc=2590G4BgwbHvVM:">disini</a>.</em></p> <p>Cara ini dinilai paling ideal dilakukan. Ialah pembasmian rayap tanah yang dilakukan bersamaan dengan penggalian tanah sebelum pekerjaan pondasi. Anda bisa menggunakan power spray untuk menyemprotkan obat anti rayap. Obat dapat meresap kedalam tanah dan ditunggu selama ± 12 jam sebelum pekerjaan pondasi dan pekerjaan konstruksi lainnya dilakukan.</p> <p>Obat anti rayap ini dapat bertahan dalam jangka waktu ± 5 tahun. Secara tradisional dapat juga dilakukan dengan menebarkan batu kapur diatas tanah sebelum pondasi diterapkan. Batu kapur ini akan mengeluarkan panas, yang menyebabkan serangga menjauh dari lokasi bangunan.</p> <p><strong>Basmi rayap setelah Konstruksi Selesai</strong></p> <p style="text-align: center;"><strong><img style="margin-right: auto; margin-left: auto; display: block;" src="/images/cms//articles/RAYAP/anti-rayap-5.jpg" alt="" width="458" height="343" /></strong><em>Membasmi rayap menggunakan power spray. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?q=semprotkan+obat+anti+rayap+pada+kayu&client=firefox-b&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwie6Iq0-9rVAhVFo48KHczQCl4Q_AUICigB&biw=1366&bih=635#imgrc=mCOqDoqfW2ri2M:">disini</a>.</em></p> <p>Cara ini dilakukan dengan memberi anti rayap setelah bangunan didirikan. Bahkan pada bangunan yang sudah terpakai dan terkena serangan rayap. Menggunakan power spray dengan cara injeksi atau pengeboran pada pondasi dan tanah. Injeksi obat anti rayap pada sisi luar, sisi dalam pondasi, dan sekitar tanah pondasi. Ini dapat lebih efektif dan obat dapat bertahan dalam jangka waktu ± 3 tahun.</p> <p><strong>Injeksi Kayu</strong></p> <p style="text-align: center;"><img src="/images/cms//articles/RAYAP/rayap8.jpg" alt="" width="484" height="646" /></p> <p style="text-align: center;"><em>Membasmi rayap dengan injeksi. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?client=firefox-b&biw=1366&bih=635&tbm=isch&sa=1&q=injeksi+kayu+anti+rayap&oq=injeksi+kayu+anti+rayap&gs_l=psy-ab.3...246689.249064.0.249438.11.11.0.0.0.0.109.886.10j1.11.0....0...1.1.64.psy-ab..0.0.0.IodU7oNgMFo#imgrc=D0heulLURWlHTM:">disini</a>.</em></p> <p>Cara ini dilakukan untuk mencegahan serangan rayap pada material bangunan dari bahan kayu, dengan cara injeksi obat anti rayap. Injeksi bisa dilakukan sebelum kayu terpasang atau bisa juga kayu dilapisi dengan spray obat anti rayap.</p> <p><strong>Sistem Umpan</strong></p> <p>Membasmi rayap tanah juga bisa dengan sistem pengumpanan. Umpan rayap akan menarik rayap pekerja untuk memakannya, yang didalam umpan telah diberi racun anti rayap. Secara tidak langsung, rayap akan mati dan tidak ada yang memberi makan koloninya. Ketika koloni tidak makan, maka seluruh koloni akan mati juga.</p> <p style="text-align: center;"><img style="margin-right: auto; margin-left: auto; display: block;" src="/images/cms//articles/RAYAP/rayap6.jpg" alt="" width="442" height="530" /><em>Membasmi rayap pakai sistem umpan. Sumber: <a href="https://www.google.com/search?client=firefox-b&biw=1366&bih=635&tbm=isch&sa=1&q=basmi+rayap+sistem+umpan&oq=basmi+rayap+sistem+umpan&gs_l=psy-ab.3...896718.911668.0.912327.49.36.5.0.0.0.1687.5133.19j7j3j8-1.30.0....0...1.1.64.psy-ab..16.14.3474...0j0i67k1j0i13k1j0i7i30k1j0i8i7i30k1j0i24k1j0i30k1.hBfOmEyb9n8#imgrc=PlLZcrNjZasw6M:">disini</a>.</em></p> <p>Itulah cara membasmi rayap yang menyerang material bangungunan yang Anda gunakan, tertutama material kyu. Semua cara diatas harus dilakukan oleh tenaga ahli dari perusahaan jasa anti rayap. Biasanya layanan jasa anti rayap memiliki layanan lengkap mulai dari <em>Pest Control</em> (pembasmi kecoa, lalat, nyamuk, semut, sarang tawon); Pembasmi Rayap; Pembasmi Tikus dan Fumigasi (pembasmi hama). Tinggal pilih perusahaan jasa anti rayap mana yang sesuai kebutuhan anda.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
14 Peralatan yang Wajib Dimiliki Tukang Bangunan, Anda Sudah Punya? (2)
<p><em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, dalam artikel sebelumnya, #PakJago sudah menjelaskan 7 peralatan yang wajib dimiliki tukang bangunan. Mulai meteran sampai siku besi, lengkap dengan kegunaannya. Jika Anda belum sempat menyimak, klik artikel di bawah ini, yuk.</p> <p><strong>Baca:  </strong><a href="/article/read/14-peralatan-yang-wajib-dimiliki-tukang-bangunan-anda-sudah-punya-1-"><strong>15 Peralatan yang Wajib Dimiliki Tukang Bangunan, Anda Sudah Punya? (1)</strong></a></p> <p>Nah, di bawah ini #PakJago akan melanjutkan penjelasan 8 peralatan lagi yang harus Anda miliki berdasarkan urutan kebutuhannya.</p> <ol start="8"> <li><strong>Cetok pasang </strong></li> </ol> <p><img src="/images/cms///articles/alat tukang/tukangalat2.jpg" width="622" height="165" /></p> <p>Cetok digunakan untuk memasang batu alam, bata merah, atau batako untuk  pekerjaan plesteran dan pemasangan keramik. Model cetok pasang sangat beragam, menyesuaikan jenis pekerjaan serta kebiasaan tukang setempat.</p> <ol start="9"> <li><strong>Selang timbangan</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/tukangalat3.jpg" alt="" width="261" height="142" /></p> <p>Selang timbangan dari plastik bening diameter kecil 8 mm merupakan alat ukur kedataran yang paling praktis dan akurat. Syaratnya, tidak ada gelembung udara di dalamnya. Sedangkan panjang selang berkisar antara 5-15 meter tergantung kebutuhan.</p> <ol start="10"> <li><strong>Roskam</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/tukangalat5.jpg" alt="" width="601" height="125" />Ialah alat untuk memlester atau mengaci. Ada yang rata dan ada yang bergerigi. Roskam bergerigi ini khusus untuk memasang keramik cara tipis.</p> <ol start="11"> <li><strong>Catut </strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/tukangalat6.jpg" alt="" width="604" height="340" /></p> <p>Catut beguna untuk memuntir kawat bindrad saat merangkai pembesian. Baik pembesian balok, kolom, maupun plat. Catut juga bisa digunakan untuk melepas paku yang tak begitu besar atau masuknya tak terlalu dalam.</p> <ol start="12"> <li><strong>Pahat beton </strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/tukangalat7.jpg" alt="" width="297" height="297" />Pahat beton fungsinya untuk memahat bagian yang harus dibuang. Misal, ketika akan menanam pipa listrik pada pasangan bata, maka diperlukan pahat yang dipukul dengan palu.</p> <ol start="13"> <li><strong>Pemotong keramik manual</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Gambar_2__Tile_cutter_dapat_digunakan_untuk_memotong_keramik_lebih_mudah_dan_cepat_.jpg" alt="" width="334" height="263" />Pemotong keramik manual menggunakan mata besi widya atau diamond. Pemakaian alat ini sangat praktis karena tidak berdebu dan tidak bersuara. Sayangnya alat ini tidak bisa digunakan untuk memotong bentuk L atau lengkungan. </p> <p><strong> </strong>  14.<strong> Peralatan elektrik</strong></p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/tukangalattttt.png" alt="" width="622" height="221" />Semua peralatan yang menggunakan mesin tergolong peralatan elektorni. Peralatan ini biasanya dimiliki oleh tukang borongan mengingat harganya cukup mahal. Diantaranya mesin gerindra dan mesin bor.</p> <p>Selain 15 jenis peralatan itu, masih banyak peralatan tukang lainnya. Namun, biasanya disediakan oleh pemberi pekerjaan, seperti ember, linggis, cangkul, sekop, ayakan pasir, perancah, tangga, kerekan, kereta dorong, tong tempat air, slang air, sapu lidi, sampai sikat ijuk. </p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/tukangalattttttttt.jpg" alt="" width="450" height="450" />Itu dia penjelasan tentang peralatan pertukangan yang harus dimiliki oleh tukang bangunan. Ketersediaan peralatan yang memadai sangat menentukan kualitas pekerjaan. Karenanya seorang tukang harus mempersiapkan semua alat pertukangan sebelum memulai pekerjaan konstruksi dengan sebaik-baiknya.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p> </p> <p> </p>
Ini Panduan Lengkap Bikin Denah Rumah Sederhana yang Hemat Biaya dan Tenaga Kerja
<p><em>Oleh: </em><em>Amin Zainullah</em></p> <p>#SahabatJagoBanagunan, perencanaan denah merupakan tahap awal dalam pembangunan rumah. Hal ini berkaitan dengan ketersediaan tanah, kebutuhan ruangan, dan ketersediaan biaya.</p> <p>Selain itu, jumlah biaya yang dibutuhkan juga menjadi pertimbangan yang tak talah penting. Biaya pembangunan ini akan bergantung pada perhitungan kualitas material, teknik pengerjaan, lokasi rumah, juga kualitas pekerja bangunannya.</p> <p>Bagaimana merencanakan denah rumah agar hasil bangunan sesuai harapan pemilik rumah, namun hemat biaya dan hemat tenaga kerja? Berikut ulasan #PakJago.</p> <ol> <li><strong>Peruntukan Lahan</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahrumah2.jpg" alt="" width="645" height="432" /></p> <p>Anda perlu memastikan peruntukan lahan yang akan dibangun rumah itu ke pemerintah melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten/Kota setempat. Selain agar bangunan yang akan digarap itu sudah tepat lahan, juga untuk memudahkan perencanaan denah sesuai lokasi dan kondisi sekitar.</p> <p>Lantaran kini memang sudah ada ketentuan peruntukan lahan dari pemerintah yang terbagi menjadi 3 zona: perumahan, perindustrian, dan ruang terbuka hijau.</p> <ol start="2"> <li><strong>Memperhatikan Advice Planning</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahrumah3.jpg" alt="" width="678" height="294" /></p> <p>Advice planning berisi informasi tentang berapa meter jarak tembok rumah paling depan dari batas tepi jalan atau pagar. Jarak tembok tersebut lebih dikenal dengan istilah Garis Sempadan Bangunan (GSB). Advice Planning juga mengatur tentang berapa lantai yang boleh dibangun dan berapa meter persegi luas tanah terbuka untuk penghijauan, dan sebagainya.</p> <p>Perhitungan ini jadi bekal untuk membuat gambar denah tampak depan, tampak samping, potongan, serta gambar 3 dimensi untuk memudahkan pelaksaanaannya.</p> <p>Contoh hasil Advice Planning:</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahrumah4.jpg" alt="" width="648" height="458" /></p> <p>Lahan yang akan dibangun berupa tanah kapling berukuran 7m x 10m = 70m2. Rencana akan dibangun rumah sederhana. Setelah diajukan ke Dinas Pekerjaan Umum, Anda mendapatkan keterangan dari Advice Planning bahwa  GSB-nya 2 meter. Maka panjang tanah yang akan kita bangun tinggal 10m - 2m = 8m.</p> <p>Sementara pada bagian belakang disarankan untuk dibuat ruang terbuka seluas 3m x 2m = 6m2. Ruang terbuka ini diperlukan untuk sirkulasi udara agar kebutuhan oksigen di dalam rumah terpenuhi.</p> <ol start="3"> <li><strong>Perencanaan Denah</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahrumah5.gif" alt="" width="600" height="396" />Sesuai contoh hasil advice planning di atas, panjang tanah yang bisa dibangun tinggal 8m, maka luas bangunan yang bisa dibangun adalah lebar 7m x panjang 8m = 56m2. Jika dikurangi ruang terbuka 3m x 2m = 6m2, maka maksimal luasnya 57m - 6m = 50m2.</p> <p>Luas tanah 50 m ini bisa dibuat denah dengan contoh perhitungan sebagai berikut:</p> <p>Dua kamar tidur ukuran 3m x 3m pada bagian kiri, maka panjang tanah 8 meter – 3m – 3m = 2m. Sisa 2m ini untuk kamar mandi, dibuat ukuran 2m x 1,5m = 3m2.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahrumah6.jpg" alt="" width="280" height="299" /></p> <p>Sedangkan lebar tanah 7 meter - lebar kamar 3 meter, tersisa 4 meter untuk ruang keluarga atau ruang tamu. Namun untuk kepantasan letak ruangan, tembok depan sebelah kanan dimundurkan 0,5 meter, sehingga luas bangunan berkurang lagi 4m x 0,5m = 2m2.</p> <p>Perhitungan luas bangunan menjadi 50m - 2m = 48m2. Ini berarti luas bangunan yang tertutup sebesar 48m2 atau dinamakan Type 48.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahrumah7.jpg" alt="" width="306" height="390" /></p> <p>Untuk dapur di bagian pojok belakang dibuat 2,5m x 2,5m = 6,25m2. Sementara ruang keluarga dan ruang ruang tamu luasnya 4m x 5m = 20m2. Ruang terbuka di belakang sangat cocok untuk pergantian udara di kamar tidur, kamar mandi, ruang keluarga, dan dapur. Sirkulasi udara akan selalu segar karena semua ruangan bisa berhubungan dengan udara luar.</p> <ol start="4"> <li><strong>Perencanaan Tampak Depan </strong></li> </ol> <p>Setelah denah rampung dan sesuai keinginan, kita bisa melanjutkan dengan membuat perencanaan tampak depan. Untuk bangunan sederhana, bentuk jendela dapat dibuat model persegi dengan bahan dari aluminium. Mengingat kusen dari kayu yang bagus harganya lebih mahal.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahrumah9.jpg" alt="" width="634" height="304" />Keuntungan kusen aluminum ini hampir tak memerlukan perawatan ulang seperti mengecat atau memolitur, disamping tahan terhadap cuaca dan lebih awet. Pemilihan konstruksi atap kini juga cenderung menggunakan baja ringan ketimbang kayu. Sementara pemilihan genteng masih bisa menggunakan genteng tanah liat, genteng beton, atau genteng galvalum.</p> <ol start="5"> <li><strong>Gambar Potongan</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahdepan11.jpg" alt="" width="498" height="341" /></p> <p>Untuk menjelaskan konstruksi bagian dalam diperlukan gambar potongan agar dalam pelaksanaan lebih mudah dipahami. Misal, gambar untuk kemiringan atap dan ketinggian plafon. Penggunaan besi kotak atau hollow sebagai pengganti usuk pada pemasangan plafon juga semakin populer karena pengerjaan lebih mudah, lebih cepat, dan lebih ekonomis.</p> <p>Bahan plafonnya pun sekarang cenderung menggunakan kalsiboard atau gypsum, dengan ukuran 2,40m x 1,20m. Plafon ini dilengkapi dengan hiasan ornamen lis serta variasi pada titik-titik lampunya. </p> <ol start="6"> <li><strong>Gambar 3 Dimensi</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/denahrumah/denahrumah12.jpg" alt="" width="509" height="353" />Gambar 3 Dimensi ( 3-D) berfungsi untuk memudahkkan pelaksanaan pembangunan. Juga untuk mengecek kembali apakah denah sudah sesuai keinginan atau ada perubahan bentuk lain. Hal ini dimaksudkan setelah rumah dibangun tidak lagi harus membongkar pasang.</p> <p>Dalam gambar ini juga bisa ditambahkan pemanis seperti tanaman, batu hias, serta pelindung kaca depan yang dibuat dari pasangan batu alam. Ini akan memberikan kesan rumah natural.</p> <p>Itulah cara membuat perencanaan denah dan bentuk untuk membangun rumah sederhana. Selamat mencoba, #SahabatJagoBangunan.</p> <p>Untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
14 Peralatan yang Wajib Dimiliki Tukang Bangunan, Anda Sudah Punya? (1)
<p> <em>Oleh: Amin Zainullah</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, seorang tukang bangunan hendaknya memiliki peralatan pribadi guna menunjang pekerjaan konstruksi. Kekurangan peralatan tak hanya menghambat proses pengerjaan sebuah bangunan, tapi juga merugikan tukang jika akhirnya harus menunda atau melepaskan tawaran pekerjaan hanya karena tidak punya peralatan.</p> <p>Berikut ini #PakJago akan jelaskan peralatan apa saja yang harus Anda miliki berdasarkan urutan kebutuhannya.</p> <ol> <li><strong>Meteran</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/alattukang1.png" alt="" width="589" height="387" /></p> <p>#PakTukang hendaknya memiliki alat ukur panjang (meteran) atau rolmeter ukuran 3; 5; atau 7,5 meter. Pada kondisi tertentu, diperlukan meteran panjang hingga 30 bahkan 50 meter. Terutama untuk pekerjaan uitset atau mengukur kapling. </p> <p>Namun semakin panjang meteran, biasanya semakin mudah rusak. Kasus yang sering terjadi, meteran bisa ditarik tapi tak bisa dikembalikan lagi. Selama ini yang dikenal paling awet ialah meteran dengan panjang 3 meter.</p> <p>Untuk pemakaian rolmeter, pada bagian ujungnya ada metal yang bisa bergerak sekitar 1 mm. Ketika metal ini ditarik dan dicantolkan, maka angka nol persis pada tepi benda yang dicantolkan. Sebaliknya, jika ditekan maka angka nol dimulai dari titik tekan tersebut.</p> <ol start="2"> <li><strong>Gergaji </strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/alattukang2.jpg" alt="" width="516" height="430" /></p> <p>Terdapat tiga macam gergaji yang biasanya dibutuhkan dalam proses pengerjaan konstruksi. Ialah gergaji kayu, gergaji besi, dan gergaji untuk memotong bata ringan. Gergaji kayu terbagi dalam 2 jenis: gergaji potong dan gergaji belah.</p> <p>Perbedaan keduanya tampak jelas pada gigi gergaji. Gergaji potong gigi-giginya agak tegak, sedangkan gergaji belah agak miring ke depan.</p> <ol start="3"> <li><strong>Palu </strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/alattukang3.jpg" alt="" width="583" height="404" /></p> <p>Konon, palu merupakan alat pertukangan paling tua yang berfungsi untuk banyak hal, seperti memaku, memperbaiki suatu benda, dan penempaan logam. Bentuk umumnya palu terdiri dari kepala dan gagang palu.</p> <p>Kini gagang palu terbuat dari plastik tahan lama atau karet. Sementara variasi kepala palu biasanya hanya pada besar kecilnya ukuran saja, disesuaikan dengan daya tumbuk yang diberikan.</p> <ol start="4"> <li><strong>Kampak kayu </strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/alattukang4.jpg" alt="" width="627" height="418" /></p> <p>Kampak berguna untuk melancipkan kayu agar mudah digunakan bila kita akan memasang patok bouwplank .</p> <ol start="5"> <li><strong>Waterpas</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/alattukang5.jpg" alt="" width="527" height="250" /></p> <p>Waterpas digunakan untuk mengontrol ketegakan atau kedataran saat memasang keramik dalam ruang sempit, maupun tangga. Untuk mengontrol kedataran pada ruang lebar gunakan selang timbangan, sedangkan untuk mengontrol ketegakannya sebaiknya pakai lot.</p> <p>Selang timbangan dari plastik bening diameter kecil 8 mm, merupakan alat ukur kedataran yang paling praktis dan akurat selama tidak ada gelembung udara di dalamnya, memiliki panjang 5  - 15 meter tergantung kebutuhan.</p> <ol start="6"> <li><strong>Lot atau unting-unting</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/alat tukang/alattukang6.png" alt="" width="672" height="230" />Lot  digunakan untuk mengontrol ketegakan , seperti mengontrol ketegakan bekisting kolom, kusen, pasangan bata. Lot terdiri dari berbagai ukuran. Untuk bangunan sederhana dengan ketinggian 3 m cukup dengan berat sekitar 400 gram.</p> <p>Namun apabila mengontrol tinggi lebih dari  6 m  diperlukan lot yang lebih berat agar tidak  bergoyang karena pengaruh angin.</p> <ol start="7"> <li><strong>Siku besi</strong></li> </ol> <p><img style="float: left;" src="/images/cms///articles/alat tukang/alattukang7.jpg" alt="" width="397" height="255" /> <img src="/images/cms///articles/alat tukang/alattukang8.jpeg" alt="" width="314" height="255" /></p> <p>Siku besi dibedakan menjadi dua macam: siku tukang kayu dann diku tukang batu. Yakni siku tukang kayu digunakan untuk menggaris papan sebelum dipotong. Sementara siku tukang batu digunakan untuk mengontrol kesikuan sebuah sudut pasangan.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, masih ada 8 peralatan lagi yang harus dimiliki tukang bangunan. Kelanjutan penjelasannya ada di artikel berikutnya. </p> <p><strong>Baca: <a href="/artikel/detail/1225">14 Peralatan yang Wajib Dimiliki Tukang Bangunan, Anda Sudah Punya? (2)</a></strong></p> <p>Untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Selain Lebih Awet dan Tahan Bocor, Ini Alasan Mengapa Genteng Perlu Dicat
<p><em>Oleh: Cahyadi</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, seringkali kita beranggapan bahwa konstruksi atap itu berakhir pada proses pemasangan genteng. Namun ternyata masih ada satu tahap lagi yang perlu dilakukan untuk membuat bangunan kokoh sempurna dan tahan lama. Ialah pengecatan genteng.</p> <p>Genteng perlu dicat agar atap tidak lekas bocor saat diguyur hujan, ditumbuhi lumut dan jamur, juga melindungi dari sengatan matahari yang hawa panasnya langsung masuk ke ruangan di rumah.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Cat%20Genteng/catgenteng5.jpg" alt="" width="632" height="474" /></p> <p>Karenanya cat genteng memang didesain untuk awet, tahan cuaca, mengandung garam alkali, memiliki daya rekat yang kuat dan kelembaban tinggi. Selain alasan tersebut, genteng yang dicat dengan warna beragam juga menambah tampilan keindahan rumah.</p> <p>Proses pengecatan genteng dapat dilakukan dengan dua cara: dikuas atau disemprot. Untuk genteng berbahan keramik (tanah liat) dan beton, biasanya menggunakan kuas. Cat genteng untuk yang berbahan keramik dan beton memiliki kemampuan waterproof (tahan air), anti lumut, dan jamur.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Cat%20Genteng/3__pengecatan_genteng.jpg" alt="" width="709" height="270" /></p> <p>Sedangkan genteng berbahan metal, seng, zincalume dan spandek, biasanya cukup dengan disemprot. Cat genteng ini juga memiliki kemampuan anti karat dan mampu menahan panas matahari.</p> <p>Berdasar materialnya, genteng memang memiliki banyak varian produk, Sahabat. Ada yang terbuat dari keramik, beton, metal, PVC, asbes, zincalume, bitumen, dan masih banyak yang lainnya. Dilihat dari modelnya, genteng juga punya banyak pilihan. Genteng keramik dari tanah liat saja ada model kodok, plentong, manthili, garuda, paris, press, dan gelombang.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Cat Genteng/2__aneka_genteng.jpg" alt="" width="681" height="1022" /></p> <p>Sementara genteng keramik berglazur pilihannya bermodel classic, royal, slate, majestic, oriental.  Begitu juga dengan genteng metal, asbes, dan bitumen, modelnya didesain beragam seperti genteng keramik.</p> <p>Dari berbagai varian bahan dan bentuk produk genteng tersebut, ada yang sudah finishing dengan lapisan cat (glazur) dan ada yang belum di cat. Umumnya genteng keramik, beton, seng, dan zincalume belum ada lapisan cat gentengnya. Sedangkan seperti genteng keramik glazur sudah ada lapisan catnya. Begitu juga dengan genteng PVC, polycarbonate, dan metal sudah diwarnai dari pabriknya.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Cat Genteng/catgenteng4.jpg" alt="" width="658" height="493" /></p> <p>Di pasaran, Anda bisa mendapatkan cat genteng dalam berbagai varian produk dan harga yang sesuai dengan spesifikasinya. Semakin baik kualitas cat genteng, tentu akan sebanding dengan harga catnya. Namun lebih baik dicek dulu spesifikasi dan kualitasnya. Faktor yang tak kalah penting, pilih warna yang sesuai dengan konsep desain rumahnya.  Selamat mencoba.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em> </p>
Hati-Hati, Tak Teliti Pasang Rangka Baja Ringan Bisa Bikin Atap Roboh (2)
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, pada pembahasan sebelumnya, #PakJago sudah menjelaskan tentang prinsip pemasangan, proses perakitan, dan proses pemasangan rangka atap baja ringan. Jika Anda belum sempat menyimak, silakan klik artikel di bawah ini.</p> <p><strong>Baca: <a href="/artikel/detail/1203">Hati-Hati</a></strong><a href="/artikel/detail/1203"><strong>, Tak Teliti Pasang Rangka Baja Ringan Bisa Bikin Atap Roboh</strong><strong> (1)</strong> </a></p> <p>Nah, berikut ini #PakJago akan melanjutkan uraian terkait pemeriksaan tumpuan, pemasangan rangka pada tumpuan, hingga pemeriksaan akhir atau <em>finishing</em>. Mari disimak, Sahabat.</p> <ol start="3"> <li><strong>Pemeriksaan kerataan tumpuan dan pemberian tanda</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Baja Ringan/bajaringanlagi12.jpg" alt="" width="430" height="455" /><br />Sebelum pemasangan, rangka atap yang telah dirakit perlu diperiksa lagi - pakah bidang tumpuan (<em>ring balk</em>)sudah rata dan siku. Harus dipastikan pula ikatan antara <em>ring balk</em> dan kolom di bawahnya sudah seberapa kuat.  Kemudian lakukan pengukuran untuk menentukan titik peletakan kuda-kuda sesuai gambar rencana, dan menandainya. Idealnya jarak maksimum antar kuda-kuda (as-as) adalah 1,2 meter.</p> <ol start="4"> <li><strong>Pemasangan rangka atap pada tumpuan</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Baja Ringan/bajaringanlagi11.jpg" alt="" width="541" height="458" /></p> <p>Setelah tumpuan siap, kuda-kuda yang telah dirakit dapat diangkat dan didudukkan pada tumpuan. Pengangkatan harus dilakukan secara hati-hati agar rakitan tidak rusak, dan dengan arah hadap serta posisi kanan-kiri yang tepat. Kuda-kuda didudukkan pada <em>ring balk</em>, tepatnya pada titik tumpuan (<em>pitching point</em>) sesuai tanda.</p> <p>Harus dipastikan kuda-kuda telah berada pada posisi yang tepat dan tegak lurus terhadap <em>ring balk</em>. Selanjutnya kuda-kuda dan tumpuan disatukan dengan plat L (L <em>bracket</em>). Untuk sambungan kuda-kuda dan plat L digunakan sekrup. Sedangkan untuk penyatuan plat L dan <em>ring balk</em> digunakan baut angkur (<em>dynabolt</em>). L <em>bracket</em> dapat digunakan produk pabrik atau dibuat sendiri dari profil C.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Baja Ringan/bajaringanlagi15.JPG" alt="" width="587" height="440" /></p> <p>Setelah kuda-kuda pertama terpasang, dilanjutkan dengan pemasangan kuda-kuda berikutnya, sesuai gambar rencana dan pada tumpuan yang telah ditandai. Selanjutnya harus diperiksa semua puncak kuda-kuda (<em>apex</em>) telah sama tinggi agar nantinya balok nok terpasang rata.</p> <ol start="5"> <li><strong>Pemasangan balok nok, pengaku, dan kelengkapan lain</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Baja Ringan/bajaringanlagi16.JPG" alt="" width="640" height="480" /></p> <p>Setelah dipastikan tinggi puncak kuda-kuda sama dan kemiringan rata, dipasang kelengkapan rangka atap, dimulai dari balok nok yang menghubungkan puncak kuda-kuda. Untuk menjamin kekuatan struktur harus dipasang batang pengaku (<em>bracing</em>) sebagai pengikat antar kuda-kuda (pada bagian bawah, tengah, diagonal, dan dekat dinding).</p> <p>Selanjutnya dipasang kelengkapan lain berupa kasau atau usuk (<em>rafter</em>), reng (<em>roof batten</em>), dan talang jurai. Aluminium foil, jika ada, dipasang di antara kuda-kuda atau kasau dan reng dengan cara dijepit, dipaku atau disekrup.Jarak reng disesuaikan dengan jenis penutup atap yang hendak digunakan. </p> <p><strong>Pemeriksaan akhir</strong></p> <p><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Baja Ringan/bajaringanlagi13.jpg" alt="" width="600" height="448" /></strong></p> <p>Pemeriksaan akhir dilakukan untuk memastikan rangka atap baja ringan telah terpasang dengan benar. Kesamaan kemiringan atap, kelurusan reng, ketepatan jurai, dan sebagainya. Jika sudah penutup atap yang dipilih (genting keramik, genting beton, genting metal, dan sebagainya) dapat dipasang sesuai prosedur. Lalu dilanjutkan dengan penutupan nok, pembuatan list plank, dan pekerjaan akhir lain.</p> <p>Demikian ulasan tentang pemasangan rangka atap baja ringan dengan teliti agar atap kuat dan tidak berpotensi roboh. rangka atap baja ringan memang lebih mudah dan cepat dipasang. Namun butuh ketelitian dan kehati-hatian agar tidak berakibat fatal. Selamat mencoba.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p> <p> </p>
Hati-Hati, Tak Teliti Pasang Rangka Baja Ringan Bisa Bikin Atap Roboh (1)
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, rangka atap baja ringan kini makin digemari karena memiliki banyak kelebihan. Sayangnya, jika tidak teliti dan hati-hati saat memasang, kekuatan rangka atap baja ringan akan berkurang dan berisiko tidak mampu menahan beban. Risiko fatalnya, tak hanya atap yang roboh, tapi juga berbahaya bagi penghuni rumah.</p> <p>Karenanya meski distributor atau aplikator baja ringan biasanya memberikan jasa instalasi produk, namun kita tetap perlu memahami seluk beluknya agar hasil rangka atap sesuai dengan desain dan kebutuhan bangunan. Berikut ini #PakJago sajikan pembahasan mengenai prinsip dan proses pemasangan rangka atap baja ringan.</p> <p><strong>Prinsip Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan</strong></p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Baja Ringan/bajaringan4.jpg" alt="" width="558" height="418" /></p> <p>Pemasangan rangka atap baja ringan harus dilakukan secara cermat dan mengikuti standar serta prosedur yang telah ditentukan. Berikut beberapa persyaratan teknis yang harus dipenuhi.</p> <p>- Tidak boleh ada kerusakan lapisan pelindung pada baja ringan.</p> <p>- Rangka atap dipasang tegak lurus terhadap tumpuannya (<em>ring balk</em>)</p> <p>- Ikatan rangka atap dan <em>ring balk </em>harus diperkuat dengan baut angkur (<em>dynabolt</em>).</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Baja Ringan/bajaringan3.jpg" alt="" width="605" height="453" /></p> <p>Puncak kuda-kuda (<em>apex</em>) harus sama tinggi dan nok terpasang rata.</p> <p>- Kemiringan rangka atap harus sama rata (tidak boleh bergelombang).</p> <p>- Tidak boleh terjadi kesalahan pengerjaan yang menyebabkan perubahan bentuk.</p> <p><strong>Proses Perakitan dan Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan</strong></p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Baja Ringan/bajaringan8.jpg" alt="" width="533" height="251" />Rangka atap baja ringan didudukkan langsung di atas tumpuan (<em>ring balk</em>). Namun dalam kondisi tertentu, jika tumpuan tidak rata, maka rangka atap dapat didudukkan di atas <em>wall plate</em> sebagai perantara. Pemasangan melalui tahapan persiapan, perakitan kuda-kuda, pemeriksaan tumpuan, dan peletakan kuda-kuda serta kelengkapannya. </p> <ul> <li><strong>Persiapan</strong></li> </ul> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Baja Ringan/bajaringan5.jpg" alt="" width="546" height="294" /></p> <p>Hal-hal yang harus disiapkan sebelum pemasangan ialah  gambar rencana atap yang menjelaskan letak kuda-kuda. Serta peralatan kerja (meteran, <em>waterpass</em> atau unting-unting, mesin potong, mesin bor sekaligus obeng, alat penyiku, palu).</p> <p>Sedangkan bahan yang dibutuhkan tentu saja baja ringan (sesuai kebutuhan). Sebaiknya disiapkan juga peralatan keselamatan kerja (sarung tangan, kacamata, helm, sepatu kerja) agar peroses pengerjaan berlangsung dengan aman.</p> <ul> <li><strong>Perakitan rangka atap </strong></li> </ul> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Baja Ringan/bajaringan7.jpg" alt="" width="602" height="367" /></p> <p>Jika tidak dibuat di pabrik, rangka atap dapat dirakit sendiri di lokasi. Prosesnya, pertama harus diukur panjang dan lebar bidang yang hendak ditutup atap dan mengetahui kemiringan atap. Ukuran digunakan sebagai patokan untuk menentukan panjang batang baja ringan pada kuda-kuda, meliputi batang luar atas atau sisi miring (<em>top chord</em>), batang luar bawah (<em>bottom chord</em>), dan batang dalam atau pengaku (<em>web</em>).</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Baja Ringan/bajaringan9.jpg" alt="" width="593" height="361" /></p> <p>Spesifikasi baja ringan harus sesuai standar yang disarankan produsen. Setelah dipotong, batang-batang dirakit menjadi kuda-kuda sesuai bentang dan rencana bentuk atap. Bentuk standar kuda-kuda baja ringan bisa berupa segitiga utuh (untuk atap pelana atau limas), segitiga terpancung dan segitiga kecil. </p> <p>Perakitan kuda-kuda idealnya dilakukan di area terbuka yang rata dan kering, bisa di bawah atau di atas (misal, diletakkan pada dak beton). Agar kekuatan dan kestabilan rangka atap terjamin, sambungan batang-batang baja harus digunakan baut khusus yang terbuat dari baja bermutu tinggi dan anti karat.   </p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Baja Ringan/bajaringan2.jpg" alt="" width="481" height="230" /></p> <p>#SahabatJagoBangunan, sampai di sini penjelasan #PakJago untuk proses pemasangan rangka atap baja ringan. Namun pembahasan belum selesai, Sahabat. Pada artikel berikutnya, #PakJago akan berbagi tentang pemeriksaan tumpuan, pemasangan rangka pada tumpuan, hingga pemeriksaan akhir atau finishing.</p> <p>Baca: <a href="/artikel/detail/1204">Hati-Hati, Tak Teliti Pasang Rangka Baja Ringan Bisa Bikin Atap Roboh (2)</a> </p> <p>Untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Tak Harus Kayu, Ini Ragam Jenis Konstruksi Rangka Atap yang Bisa Anda Pilih Sesuai Kebutuhan
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, tak melulu harus berbahan material kayu untuk membuat rangka atap. Bagian teratas bangunan yang berfungsi menahan beban penutup atap ini makin banyak jenis materialnya. Bentuk rangka juga bisa dimodifikasi sedemikian rupa hingga menghasilakn aneka bentuk atap, seperti pelana dan perisai (limas).</p> <p>Rangkaian batang-batang disusun menjadi satu kesatuan dalam bentuk standar segitiga—yang terbukti paling stabil dan kokoh. Prinsip rangka pada kuda-kuda adalah membagi segitiga menjadi bentuk segitiga-segitiga yang lebih kecil. Berikut ini akan #PakJago jelaskan beberapa jenis konstruksi rangka atap (kuda-kuda) berdasar materialnya.</p> <ol> <li><strong> Rangka atap kayu</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Rangka atap/rangkaatap2.jpg" alt="" width="620" height="310" /></p> <p>Kayu memang telah lama menjadi material utama dalam pembangunan, termasuk rangka atap, karena banyak tersedia di alam bebas. Jenis kayu untuk rangka atap diantaranya kamfer, bangkirai, jati, dan keruing.</p> <p>Kayu yang ulet dan elastis mampu menahan beban, baik tekanan maupun lenturan. Dengan rangka atap kayu yang ringan, tidak terlalu membebani struktur di bawahnya. Rangka atap kayu juga dapat dibentuk dengan relatif mudah dan cepat. Selain kelebihan teknisnya, kayu terkesan natural dan eksotis sehingga dapat menambah keindahan ruangan.</p> <p>Namun rangka atap kayu juga memiliki kekurangan. Diantaranya tidak tahan rayap, mudah terbakar, dan mudah terpengaruh perubahan suhu. Kayu perlu perlakuan dan perawatan khusus, seperti pelapisan anti rayap.</p> <ol start="2"> <li><strong> Rangka atap beton</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Rangka atap/rangkabeton.jpg" alt="" width="550" height="312" /></p> <p>Rangka atap beton terbuat dari bahan beton. Ialah campuran pasir, semen, dan split dengan rasio tertentu yang dicor pada cetakan dengan memberikan baja tulangan di dalamnya. Ukuran lebar dan panjang balok dibuat dengan perbandingan 2:3, dengan ukuran tinggi sekitar 1/10 sampai 1/12 bentang.</p> <p>Rangka atap beton biasanya dikombinasikan dengan material lain untuk gording, kasau, dan reng, seperti material kayu atau baja ringan. Rangka atap beton memiliki beban paling berat dibanding rangka atap lain. Karenanya beban atap beton lebih besar untuk struktur di bawahnya (balok, kolom, pondasi). </p> <p>Kekurangan lainnya, pengerjaannya relatif rumit. Dimulai dari arus proses penulangan dan pemasangan bekisting, pengecoran, pembongkaran bekisting, pengeringan, dan pengacian. Waktu pengeringan juga relatif lama, minimal sekitar 28 hari. Terkadang ukurannya bisa juga kurang tepat.</p> <p>Namun rangka atap beton juga memiliki beberapa kelebihan. Seperti anti rayap, anti jamur, antikarat, tidak mudah terbakar, dan tidak memiliki muai susut. Rangka atap beton juga lebih tahan lama, dan menyediakan ruang lebih lapang untuk struktur di bawahnya.</p> <ol start="3"> <li><strong> Rangka atap baja konvensional</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Rangka atap/rangkabajakon.JPG" alt="" width="632" height="474" /></p> <p>Baja merupakan logam yang terbuat dari campuran besi dan karbon. Sedangkan baja konvensional ialah jenis baja yang proses pembentukannya dilakukan saat bahan masih berwujud cair dan bersuhu tinggi. Karena kekuatan dan daya tahannya, baja banyak dimanfaatkan untuk struktur jembatan, menara, gedung, dan rangka atap.</p> <p>Rangka atap baja biasanya digunakan profil wide flange (WF) untuk kolom dan balok. Sedangkan gording dan balok dudukan penutup atap dipakai profil C (baja kanal C atau CNP). Perangkaian profil relatif mudah dan cepat. Meskipun berat, bobot rangka atap baja jauh lebih ringan dari rangka atap beton.</p> <p>Keunggulan lain rangka atap baja adalah kuat, kokoh, stabil, dan tahan lama. Rangka atap baja juga anti rayap, tidak mudah terbakar, dan tidak mengalami muai susut. Namun rangka atap baja harus dilapisi anti karat agar tahan terhadap perubahan cuaca.</p> <ol start="4"> <li><strong> Rangka atap baja ringan</strong></li> </ol> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Rangka atap/rangkabajaringan.jpeg" alt="" width="600" height="450" /></p> <p>Baja ringan dibentuk saat mulai dingin. Dalam prosesnya, molekul-molekul baja tersusun lebih rapat. Ini menghasilkan jenis baja yang lebih berkualitas dari baja konvensional. Dengan kekuatan sama, baja ringan memiliki bobot yang jauh lebih ringan daripada baja biasa.</p> <p>Karakteristik tersebut menjadi kelebihan rangka atap baja ringan. Bobot yang hanya 6 kg/m2 jauh lebih ringan dari bobot rangka atap baja konvensional (20 kg/m2), rangka atap beton (30 kg/m2) maupun rangka atap kayu (10 kg/m 2). Beban yang harus ditopang struktur di bawahnya pun jauh lebih kecil.</p> <p>Proses pemasangan rangka atap baja ringan relatif mudah dan cepat, serta lebih gampang dibentuk sesuai desain. Kelebihan lainnya, atap baja ringan ini anti rayap, tahan karat, tidak mudah terbakar, dan tidak mengalami muai susut. Sayangnya, jika perhitungannya kurang teliti, kekuatannya akan jauh berkurang dan berisiko tidak mampu menahan beban.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Rangka atap/konstruksi-baja.jpg" alt="" width="640" height="480" /></p> <p>Keempat rangka atap dapat diterapkan sesuai kebutuhan. Misal, untuk rumah tahan gempa, rangka atap kayu atau rangka atap baja ringan tentu menjadi pilihan terbaik. Itu dia penjelasan tentang ragam konstruksi atap yang bisa Anda pilih, semoga bermanfaat.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, untuk mendapat informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Tak Hanya Tetap Kokoh, Konstruksi Bangunan Tahan Gempa Ini Juga Bisa Kurangi Korban Jiwa
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em> </p> <p>#SahabatJagoBangunan, bencana gempa bumi mengintai sebagian besar wilayah Indonesia. Selain memahami risiko gempa, #SahabatJagoBangunan dapat turut berupaya mengurangi korban jiwa dan dampak kerusakan pada bangunan. Salah satunya dengan membangun rumah tahan gempa.</p> <p>Berikut ini #PakJago akan berbagi informasi tentang prinsip dasar pembangunan rumah tahan gempa dan berbagai hal terkait.</p> <p><strong>Prinsip dasar </strong><strong>konstruksi bangunan </strong><strong>tahan gempa</strong></p> <p>Prinsip dasar rumah tahan gempa adalah mengikat seluruh struktur bangunan—vertikal dan horizontal, di bawah maupun di atas permukaan tanah—menjadi satu kesatuan utuh. Penyatuan membuat seluruh elemen struktur bangunan bersama-sama menyalurkan beban yang diterimanya secara proporsional, sehingga dapat bertahan saat terdampak getaran dan goncangan gempa.</p> <p>Bangunan dengan kekakuan struktur dapat bertahan dan cenderung kembali ke bentuk semula meskipun mengalami goncangan berkali-kali. Namun, bukan berarti rumah dengan konstruksi tahan gempa tidak dapat rusak sama sekali.</p> <p>Jika kekuatan gempa sangat besar, potensi rusak tentu ada tetapi tidak semudah rumah biasa. Bahkan boleh jadi akan tetap berdiri. Karenanya, bila bencana terjadi mereka yang berada di dalam rumah punya kesempatan lebih besar untuk selamat.</p> <p style="text-align: center;"><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/KonstruksiTahanGempa/Gambar_1__Pada_rumah-rumah_tradisional_telah_diterapkan_konsep_menyatukan_struktur.jpg" alt="" width="692" height="214" /></strong><em>Gambar 1. Pada rumah-rumah tradisional telah diterapkan konsep menyatukan struktur dan terbukti dapat bertahan saat terjadi gempa. (Sumber foto: kiri - <a href="http://www.visitniasisland.com">www.visitniasisland.com</a> dan kanan – koleksi dwiklarasari).</em></p> <p><strong>Karakteristik elemen struktur</strong></p> <p>Agar prinsip kekakuan struktur terpenuhi dan berhasil menjadikan sebuah rumah relatif tahan gempa, setiap elemen strukturnya harus dibangun dengan karakteristik tertentu.</p> <ul> <li><strong>Pondasi </strong></li> </ul> <p>Karena pondasi bertugas menyalurkan beban bangunan ke tanah, maka harus dibangun pada tanah keras dan stabil. Jika tanah lunak harus dibuat struktur perkerasan atau diterapkan jenis pondasi khusus, misalnya pondasi plat.</p> <p>Penempatan pondasi pada dua karakter tanah berbeda (keras dan lunak) harus dihindari, demikian juga pembuatan pondasi bertangga. Pondasi harus dibuat menerus tanpa terputus. Karena itu pada penerapan pondasi setempat, harus dibuat sloof untuk mengikat seluruh pondasi.</p> <p style="text-align: center;"><em><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/KonstruksiTahanGempa/Gambar_2__Ilustrasi_pondasi_menerus_yang_juga_terikat_dengan_sloof_pada_konstruksi_beton_maupun_kayu.jpg" alt="" width="668" height="210" /></em><em>Gambar 2</em><em>. Ilustrasi pondasi menerus yang juga terikat dengan sloof pada konstruksi beton maupun kayu. (Sumber: ciptakarya.pu.go.id).</em></p> <ul> <li><strong>Sloof dan ring balk</strong></li> </ul> <p>Sloof berfungsi mengikat dan menguatkan pondasi serta kolom. Sloof akan menerima beban dari kolom dan menyebarkannya secara merata ke seluruh pondasi. Beban dinding bangunan juga harus ditopang oleh sloof. Fungsi ring balk tidak jauh berbeda.</p> <p>Ring balk mengikat kolom di bagian atas sehingga menyatu dan bila terjadi goncangan akan tetap pada posisinya. Ring balk juga mengikat dinding dan bertugas menerima beban di atasnya, terutama rangka dan penutup atap, kemudian menyalurkannya ke kolom—yang terhubung dengan pondasi.</p> <p>Mengingat fungsi struktural, material, bentuk, dan dimensi sloof maupun ring balk, semua harus direncanakan serta dihitung secara tepat. Sebagai contoh, untuk rumah satu lantai dengan pondasi batu kali dapat diterapkan sloof beton bertulang berdimensi 15/20; di lain hal sloof dari susunan bata (rolag) tidak tepat untuk membagi beban. Sementara, spesifikasi ring balk sebaiknya dibuat seperti kolom sehingga keduanya memiliki hubungan yang kaku dan pola gaya yang sama.    </p> <ul> <li><strong>Kolom</strong></li> </ul> <p>Kolom merupakan rangka struktur yang menerima dan menyalurkan beban dari atas. Untuk menciptakan struktur yang kaku, kolom harus terikat dengan pondasi, sloof, dan ring balk. Jika menggunakan struktur beton bertulang, harus terdapat tulangan kolom yang melewati tulangan ring balk dan juga sloof. Demikian sebaliknya.</p> <p style="text-align: center;"><em><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/KonstruksiTahanGempa/Gambar_3__Untuk_menciptakan_keakuan_struktur_maka_pondasi__sloof_kolom_dan_ring_balk_harus_saling_terikat.jpg" alt="" width="743" height="235" /></em><em>Gambar 3. Untuk menciptakan keakuan struktur maka pondasi, sloof kolom dan ring balk harus saling terikat</em> <em>(Sumber: ciptakarya.pu.go.id).</em></p> <ul> <li><strong>Dinding</strong></li> </ul> <p>Dinding struktural berfungsi sebagai pendukung dan penyalur beban sehingga sangat mempengaruhi prinsip kesatuan struktur. Karenanya dinding ini harus dibuat kuat dan kokoh sebagaimana elemen struktural lain—kolom, balok, dll. Sementara dinding pengisi yang tidak terkait langsung dengan kekuatan struktur (nonstruktural) meskipun mengalami kerusakan relatif tidak mempengaruhi struktur. </p> <ul> <li><strong>Konstruksi atap</strong></li> </ul> <p>Rangka atap berfungsi memikul beban sendiri, beban penutup atap juga beban luar dan menyalurkannya ke ring balk. Karena itu elemen-elemennya (kuda penopang, ander, gording, kasau dan reng) harus menyatu dan dikokohkan dengan batang pengaku yang mengikat seluruh kuda-kuda. Bahan konstruksi rangka atap sebaiknya juga ringan namun kokoh.</p> <p style="text-align: center;"><em><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/KonstruksiTahanGempa/Gambar_4__Elemen-elemen_pada_konstruksi_atap_menyatu_dan_kokoh.jpg" alt="" width="664" height="215" /></em><em>Gambar 4. Elemen-elemen pada konstruksi atap menyatu dan kokoh. (Sumber foto: kiri – moresunwoodworking.com dan kanan - img.olx.biz.id)</em><strong> </strong></p> <p><strong>Kelenturan bangunan</strong></p> <p>Agar mampu meredam getaran dan bertahan saat mengalami goncangan, selain kekuatan struktur, rumah harus memiliki kelenturan tinggi. Kelenturan bangunan antara lain dipengaruhi oleh penggunaan material.</p> <p>Besarnya gaya inersia gempa berbanding lurus dengan beban bangunan. Semakin ringan bangunan, semakin kecil gaya yang membebaninya. Karena itu pemilihan jenis material ringan namun kuat, akan sangat membantu menciptakan rumah tahan gempa.</p> <p>Alam menyediakan banyak material ringan, elastis sekaligus kuat, seperti kayu, bambu, rotan. Material ringan dan kuat juga telah diproduksi oleh industri modern, misalnya baja ringan, <em>fiberboard</em>, zincalume, polikarbonat.</p> <p>Silakan #SahabatJagoBangunan mengenal lebih jauh dengan membaca artikel “Daerah Anda Rawan Bencana? Pilih Material Ini Agar Bangunan Tahan Gempa” yang telah #PakJago sajikan.</p> <p>Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun callcenter – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya.<strong> </strong></p>
Lakukan 4 Hal Ini Sebelum Menerima Pekerjaan Renovasi
<p><em>Oleh: </em><em>Dwi Klarasari</em></p> <p>Kadang pemilik rumah melakukan sendiri renovasi rumahnya, terutama jika sekadar memperbaiki kerusakan-kerusakan ringan. Namun, jika renovasi relatif besar atau menuntut keahlian khusus—penambahan ruang atau struktur bangunan, maupun perbaikan kerusakan berat—kemungkinan besar pemilik rumah akan menghubungi tukang atau pemborong untuk mengerjakannya.</p> <p>Nah, jika #SahabatJagoBangunan mendapat tawaran pekerjaan renovasi, #PakJago sarankan untuk melakukan 4 hal berikut sebelum menerimanya.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sebelum Renovrumah/renov2.jpg" alt="" width="660" height="361" /></p> <ol> <li><strong> Lakukan Survei</strong></li> </ol> <p>Sebelum menerima pekerjaan renovasi, #SahabatJagoBangunan harus melakukan survei untuk mengetahui jenis dan volume pekerjaan. Lakukan survei untuk memeriksa kondisi riil rumah berdasarkan daftar pekerjaan atau kerusakan yang dikeluhkan oleh pemilik rumah.</p> <p>Lakukan survei secara teliti. Sebagai contoh, jika dikeluhkan adanya keretakan pada dinding, #SahabatJagoBangunan harus mengetahui apakah itu sekadar retak rambut atau retak yang bersifat struktural. Bisa jadi juga kerusakan pada satu tempat berhubungan dengan kerusakan di tempat lain.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Sebelum Renovrumah/renov1.jpg" alt="" width="700" height="400" /></p> <p>Selain berguna untuk menentukan harga jasa, pemeriksaan kondisi rumah juga sangat diperlukan agar #SahabatJagoBangunan dapat memahami jenis dan tingkat kerusakan secara lebih tepat sehingga dapat menentukan kebutuhan material dan cara perbaikan yang paling tepat dan efisien. Harapannya, kelak pemilik rumah akan merasa puas dengan hasil kerja #SahabatJagoBangunan.</p> <ol start="2"> <li><strong>Ajukan penawaran harga</strong></li> </ol> <p>Berdasarkan survei terkait jenis dan tingkat kerusakan, #SahabatJagoBangunandapat membantu pemilik membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB), termasuk penawaran harga jasa renovasi. Dalam hal ini perlu ditawarkan juga pertimbangkan sistem pembayaran, apakah sistem harian ataukah borongan.</p> <p>Buatlah penawaran harga yang wajar berpatokan pada harga standar di wilayah lokasi rumah klien #SahabatJagoBangunan dalam periode tahun yang berlaku. Penawaran harga terutama menyebutkan daftar pekerjaan dan harga pekerjaan per meter persegi atau meter lari, hingga didapat harga total.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Sebelum Renovrumah/Menyusun_RAB.jpg" alt="" width="633" height="483" /></p> <p> </p> <p>Dalam penawaran tersebut #SahabatJagoBangunan semestinya perlu menjelaskan kebutuhan material, metode pengerjaan atau perbaikan, peralatan khusus yang harus disediakan, dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Ajukanlah penawaran yang bersifat transparan dan saling menguntungkan.</p> <ol start="3"> <li><strong>Buat kesepakatan kerja </strong></li> </ol> <p>Setelah #SahabatJagoBangunan dan pemilik rumah sepakat dengan harga untuk suatu pekerjaan tertentu, buatlah kesepakatan kerja (Surat Perjanjian Kerja/Surat Kontrak Kerja-SPK) secara tertulis. Ada kalanya karena sudah saling kenal dan memiliki hubungan baik, kedua belah pihak tidak menganggap penting surat kontrak dan hanya membuat kesepakatan kerja secara lisan.</p> <p>Namun surat kontrak sangat diperlukan demi menjaga serta melindungi hak dan kewajiban kedua pihak bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih jika kesepakatan menyangkut volume pekerjaan dengan jumlah dana yang sangat besar. Menurut #PakJago, ucapanb isa berubah, sedangkan surat kontrak bersifat pasti dan berkekuatan hukum.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sebelum Renovrumah/SPK_1.jpg" alt="" width="441" height="293" /></p> <p> SPK tersebut setidaknya harus mencakup kesepakatan mengenai jenis-jenis pekerjaan, periode pekerjaan, hal-hal tertentu terkait proses pengerjaan, material, dsb., dan yang tidak kalah penting adalah pembayaran. Sepakati apakah pemilik ingin membayar harga jasa sekaligus material atau jasa renovasi saja.</p> <p>Tentukan persentase untuk tiap-tiap termin pembayaran. Misalnya, 40% uang muka, 40% setelah prestasi kerja mencapai 60%, dan sisanya setelah pekerjaan selesai.Selanjutnya, kedua belah pihak menandatangani surat kontrak tersebut di atas meterai.</p> <ol start="4"> <li><strong>Himpun rekan kerja dan buat kesepakatan</strong></li> </ol> <p>Jika pekerjaan renovasi relatifringan mungkin #SahabatJagoBangunansanggup menggarapnya sendiri bersama seorang kernet, tanpa bantuan rekan tukang.</p> <p>Sementara untuk renovasi rumah berskala besar dengan tingkat kerusakan beragam, sudah pasti diperlukan rekan kerja (mungkin dengan keahlian bebeda) dan juga sejumlah kernet untuk membantu kelancaran pekerjaan.</p> <p>Jika demikian, #PakJago sarankan #SahabatJagoBangunan mencari rekan kerja tukang dan kernet yang sudah dikenal dan diketahui berpengalaman, berkualitas serta memiliki kinerja yang baik. Alhasil, nantinya pekerjaan dapat selesai tepat waktu dengan hasil memuaskan.</p> <p><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/Sebelum Renovrumah/renov_3.jpg" alt="" width="680" height="424" /></p> <p>#SahabatJagoBangunan pun harus membuat kesepakatan kerja sama dengan tim tersebut dengan baik, dan jika perlu secara tertulis. Buat kesepakatan berdasarkan surat kontrak dengan pemilik rumah.</p> <p>Segera setelah terbentuk tim kerja renovasi, #SahabatJagoBangunan dapat mulai bekerja sesuai dengan periode waktu yang disepakati dalam surat kontrak. Pastikan #SahabatJagoBangunan dan tim melakukan setiap pekerjaan dengan baik dan tepat waktu, sehingga dapat menuntut pembayaran sesuai termin yang disepakati.</p> <p>Nah #SahabatJagoBangunan, demikian 4 hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menerima pekerjaan renovasi, semoga bermanfaat. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun callcenter – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656.</p> <p>Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p>