Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Jenis Air yang Tepat Agar Beton Lebih Kuat
<h1><strong>Jenis Air yang Tepat Agar Beton Lebih Kuat </strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Beton yang berkualitas adalah beton yang tetap kuat dalam jangka waktu panjang. Untuk membuat beton dengan kualitas tinggi, maka air yang digunakan perlu diperhatikan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pasalnya, air yang digunakan dapat menentukan kualitas pasta semen yang menjadi bahan dasar beton.</span><span style="font-weight: 400;"><br /></span><span style="font-weight: 400;">Karakter air yang dipilih harus mendukung proses setting semen , serta tidak menyebabkan korosi pada tulangan. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pada prinsipnya,  jika kita menggunakan bahan seperti besi, baja atau logam lainnya, sebaiknya hindari terhadap penggunaan air yang bersifat asin. Karena kadar garam sangat cepat merusak logam.  </span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Nah Sahabat, agar konstruksi dan struktur bangunan lebih kuat, jenis air apa yang sebaiknya kita gunakan untuk campuran beton? Mari simak artikel berikut.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>Air Tawar Campuran Terbaik </strong></h1> <h3><span style="font-weight: 400;">Untuk beton  yang kuat dan tahan lama, air tawar merupakan pilihan terbaik sebagai campuran beton karena mempunyai pH (tingkat keasaman) yang ideal (pH 5-7). </span></h3> <h3> </h3> <h3><span style="font-weight: 400;">pH merupakan tingkat keasamanan atau basa yang dapat diukur menggunakan </span><a href="https://materiipa.com/ph-meter"><span style="font-weight: 400;">pH meter</span></a><span style="font-weight: 400;">. </span><a href="https://materiipa.com/perbedaan-sifat-asam-dan-basa"><span style="font-weight: 400;">Perbedaan sifat asam dan basa</span></a><span style="font-weight: 400;"> dapat dilihat pada skala/nilai yang dimiliki pH yaitu dari 0 – 14, yang mana dikatakan bersifat asam jika nilai pH 1 – 6, normal pada pH 7 dan bersifat basa jika mempunyai nilai 8 – 14.</span></h3> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Air laut memiliki kadar pH lebih 8, jadi sifatnya asin. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika menggunakan air laut, campuran beton akan memiliki sifat rekat yang lebih lemah dibandingkan dengan jika menggunakan air tawar. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Dengan sifat rekat yang lebih lemah ini, beton yang dihasilkan akan memiliki permukaan yang lebih renggang (porositas). Jika permukaan beton renggang, maka beton tidak lagi tahan air. Kualitas beton yang tidak tahan air akan lebih cepat menurun dibandingkan yang tahan air. </span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Karena permukaannya yang renggang dan tidak lagi tahan air, rangka besi beton juga akan lebih mudah berkarat. Pasalnya, udara dan air yang merupakan dua zat penyebab karat akan dapat menembus permukaan beton. Rangka besi beton yang berkarat akan secara cepat mengurangi kekuatan beton. Jika dibiarkan, bangunan rawan mengalami keretakan. </span></p> <p><br /><br /><img src="/images/cms///air campuran beton/unnamed.jpg" alt="" width="512" height="317" /><br /><br /><br /></p> <p><em><span style="font-weight: 400;">Kadar pH terbaik untuk air campuran beton adalah 5.0-7.0</span></em></p> <p><br /><br /><br /><br /><br /><br /><br /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Menurut penelitian, kekuatan beton yang menggunakan air laut dalam campurannya hanya dapat bertahan kurang dari 7 hari.  </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Saat beton berusia lebih dari 28 hari, kekuatan beton yang menggunakan campuran air laut mulai menurun drastis.  </span></p> <p><br /><br /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sama halnya dengan air laut yang bersifat asin, air yang bersifat manis (pH kurang dari 4) juga sebaiknya dihindari untuk membuat beton. Air ini dapat membuat pasta semen mengering dan mengeras dalam waktu yang jauh lebih singkat. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sekilas beton yang cepat kering dan cepat keras nampak bagus. Pasalnya, hal ini dapat membuat beton lebih cepat untuk dipakai. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Namun, beton yang pengerasannya terjadi begitu cepat mempunyai struktur yang lebih lemah.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span><strong>Tips Pemilihan Air untuk Campuran Beton</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Agar beton yang dihasilkan kuat dan tahan lama, pilihlah air dengan kriteria yang tepat, sebagai berikut : </span></p> <p> </p> <ul> <li aria-level="1"><strong>Air bersih</strong></li> </ul> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Pastikan air yang Anda gunakan benar-benar bersih dan bening.  </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jangan sampai air yang Anda gunakan kotor, apalagi bercampur dengan sampah dan lumpur. Sampah berukuran besar maupun kecil dapat mengganggu tingkat kerapatan permukaan beton (menyebabkan porositas). </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sedangkan lumpur yang terkandung dalam air dapat mengurangi daya lekat semen secara drastis. Campuran lumpur juga membuat beton mengembang, sehingga bentuk dan ukuran akhir beton akan jauh berbeda dari rancangan awal..</span></p> <p> </p> <p> </p> <ul> <li aria-level="1"> <h2><strong>Gunakan air tawar</strong></h2> </li> </ul> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Pastikan air yang Anda gunakan berasa tawar, dengan pH tidak kurang dari 5 dan tidak lebih dari 7 dan rasanya tidak payau. Air asin dapat menurunkan kekuatan beton dan menyebabkan karat pada rangka beton. </span><span style="font-weight: 400;"><br /></span><span style="font-weight: 400;">Air laut masih aman digunakan pada besi tanpa tulangan, dan memiliki kandungnan garam tidak lebih dari 35.000 </span><em><span style="font-weight: 400;">ppm</span></em><span style="font-weight: 400;">. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Air tidak boleh mengandung kadar potassium yang tinggi (umumnya dijumpai pada air tanah) sebab dapat menimbulkan reaksi alkali - agregat. </span></p> <p><img src="/images/cms///air campuran beton/pasted_image_0.jpg" alt="" width="419" height="331" /></p> <p><em><span style="font-weight: 400;">Gunakan air tawar pada campuran semen, terutama pada beton dengan besi bertulang.</span></em></p> <p><br /><br /></p> <p> </p> <ul> <li aria-level="1"> <h2><strong>Pastikan bersih dari minyak</strong></h2> </li> </ul> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Gunakan air yang bebas dari kontaminasi minyak, terutama dalam jumlah yang banyak. Sifat alami minyak yang tidak dapat menyatu dengan air dapat mengganggu saat air dicampur dengan semen. Pasta semen yang tidak bercampur dengan baik dapat menyebabkan munculnya rongga di permukaan beton (porositas).</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> <img src="/images/cms///air campuran beton/photo6251244025550056751.jpg" alt="" width="709" height="460" /></span></p> <p><em><span style="font-weight: 400;">Air bersih bebas kotoran, minyak dan lumpur</span></em></p> <p><br /><br /><br /></p> <h1><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Demikian pembahasan mengenai air tawar untuk campuran beton yang kuat dan tahan lama. Jika Anda mempunyai pertanyaan seputar pembuatan beton atau hal konstruksi lainnya, segera hubungi kami melalui</span><a href="/"> <span style="font-weight: 400;">website Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;"> dan</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan?_rdc=1&_rdr"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
Trik Anti Gagal - Kamar Mandi Tidak Rembes dan   Bocor
<h1><strong>Trik Anti Gagal</strong></h1> <h1><strong>- Kamar Mandi Tidak Rembes dan </strong><strong>Bocor</strong></h1> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Kamar mandi menjadi salah satu ruangan di rumah Anda yang paling dekat dengan air. Tak heran jika sering terjadi rembes dan bocor di dalamnya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika kamar mandi yang bocor ada di lantai atas, maka potensi masalah yang muncul akan lebih luas karena pasti berimbas ke permukaan plafon serta tembok di bawahnya. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Berikut langkah-langkah pencegahan yang bisa melakukan pencegahan agar kamar mandi lantai atas bebas rembes dan bocor.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p> </p> <ul> <li aria-level="1"><strong>Terapkan model konstruksi kedap air</strong></li> </ul> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Saat terbaik untuk mencegah kamar mandi bebas rembes dan bocor adalah saat Anda mulai membangun kamar mandi. </span><span style="font-weight: 400;"><br /></span><span style="font-weight: 400;">Terapkan model konstruksi kedap air. </span></p> <ul> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Mulai dari konstruksi pondasi, dinding, lantai, dan bak mandi. </span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Perhatikan campuran semen dan pasir yang digunakan. Dianjurkan untuk membuat campuran keduanya dengan rasio 1 : 3-5. </span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Gunakan mortar yang dicampur dengan bahan aditif kedap air untuk plesteran atau spesi pasangan keramik pada dinding, lantai juga bak mandi. </span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Pastikan mortar di bawah keramik cukup padat guna mencegah terjadinya rembes dan bocor.</span></li> </ul> <p><span style="font-weight: 400;">Konstruksi kedap air juga harus diterapkan pada lantai beton struktural, jika kamar mandi Anda berada di lantai atas. Pengerjaan konstruksi kedap air bahkan harus lebih hati-hati, karena penanganan rembes atau bocor pada kamar mandi lantai atas akan lebih sulit. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pengecoran beton harus dilakukan dengan tepat. Pastikan adonan memiliki kekentalan seragam, dicor sekali jadi, dan tidak terlalu cepat kering. Dengan begitu, kamar mandi Anda anti rembes dan bocor.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Konstruksi kedap air</span></p> <p> </p> <p> <img src="/images/cms//Kamar mandi/photo6183788750962797459.jpg" alt="" width="611" height="359" /></p> <ul> <li aria-level="1"><strong>Gunakan pelapis kedap air</strong></li> </ul> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Lantai dan dinding kamar mandi menjadi dua lokasi rawan rembes dan bocor. Untuk menyiasati masalah tersebut, Anda bisa menggunakan pelapis kedap air. Gunakan pelapis kedap air tersebut pada plesteran, acian, cat, dan keramik.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Anda juga dapat mengulang penggunan pelapis kedap air untuk bagian-bagian yang berpotensi rembes atau bocor, seperti jalur saluran air bersih ke bak mandi, </span><em><span style="font-weight: 400;">shower</span></em><span style="font-weight: 400;">, </span><em><span style="font-weight: 400;">bathtub</span></em><span style="font-weight: 400;">, kloset dan wastafel. Ulangi juga pada bagian saluran air kotor termasuk area </span><em><span style="font-weight: 400;">floordrain</span></em><span style="font-weight: 400;">. Untuk kamar mandi yang berlokasi lantai atas, bahan pelapis kedap air ini sebaiknya diaplikasikan sebanyak 3 hingga 4 lapis sebelum acian keramik.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pelapis kedap air</span></p> <p> <img src="/images/cms//Kamar mandi/photo6183788750962797456.jpg" alt="" /></p> <p> </p> <ul> <li aria-level="1"><strong>Pilih material dan perlengkapan berkualitas</strong></li> </ul> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk mendapatkan kamar mandi anti rembes dan bocor, Anda wajib memilih material dan perlengkapan berkualitas. Dianjurkan agar Anda menggunakan pipa PVC berkualitas dengan ketahanan sangat baik terhadap tekanan, sehingga terhindar dari retak atau pecah. Di sisi lain, pilih perlengkapan mandi, seperti kran, saniter, serta material lain yang tahan korosi. Pasalnya, perlengkapan yang berkarat menyebabkan terjadinya rembes dan bocor. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jangan lupa, periksa kembali pemasangan seluruh perlengkapan di dalam kamar mandi Anda. Pastikan sudah terpasang dengan benar agar tidak ada menjadi celah kebocoran. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">pipa PVC</span></p> <p> <img src="/images/cms//Kamar mandi/photo6183788750962797457.jpg" alt="" width="715" height="477" /></p> <p><strong>TES KEBOCORAN </strong></p> <p><span style="font-weight: 400;">Lakukan tes kebocoran dengan menutup semua lubang rencana saluran buang serta lubang kloset.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Selanjutnya aliri air hingga menggenang dengan ketinggian sekitar 5 cm. Diamkan genangan air tersebut selama 2 hingga 3 hari, agar Anda dapat melakukan pemeriksaan terhadap penampakan lantai beton yang berada di bawahnya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pastikan tidak ada jejak air atau tanda-tanda rembesan air ke bawah.</span></p> <p> </p> <ul> <li aria-level="1"><strong>Perhatikan pemasangan keramik</strong></li> </ul> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika lantai ataupun dinding kamar mandi Anda masih baru tapi sudah bocor, kemungkinan besar itu disebabkan oleh kesalahan pada saat pemasangan keramik. </span></p> <ul> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Langkah pertama</span><strong><em>,</em></strong><span style="font-weight: 400;"> yang harus Anda lakukan adalah memastikan apakah keramik menempel dengan baik. Caranya bisa dengan mengetuknya menggunakan punggung jari atau benda tumpul. Jika saat diketuk berbunyi, berarti ada ruangan kosong di bawahnya. Maka harus dibongkar dan diperbaiki. </span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Namun jika tidak berbunyi, dipastikan tidak ada rongga di bawah keramik. Maka Anda hanya cukup memperbaiki nat pada area yang bocor saja. </span></li> </ul> <p><span style="font-weight: 400;">Campurkan air dan semen untuk membuat nat keramik tahan air ataupun cat waterproof yang Anda kuaskan pada nat keramik. Biarkan cairan tersebut hingga betul-betul meresap dan mengering sempurna.</span></p> <h3><strong>Jika kebocoran terjadi setelah kamar mandi sudah jadi :</strong></h3> <ol> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><em><span style="font-weight: 400;">Bongkar keramik lantai di kamar mandi atas</span></em><span style="font-weight: 400;">, apapun jenis keramiknya, apakah itu murah atau mahal, bongkar saja. Jika ada rencana untuk memasangnya kembali maka pembongkaran perlu dilakukan dengan hati-hati. </span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><em><span style="font-weight: 400;">Bongkar keramik dinding paling bawah</span></em><span style="font-weight: 400;">, hanya satu lapis keramik saja dari bawah yang dibongkar. </span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><em><span style="font-weight: 400;">Bersihkan lantai hingga beton dalam kondisi bersih</span></em><span style="font-weight: 400;">, ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa permukaan beton benar-benar bersih sehingga nantinya lapisan anti bocor bisa merekat dengan sempurna.</span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Jika beton retak, </span><em><span style="font-weight: 400;">Ciping dan suntik dengan Grouting</span></em><span style="font-weight: 400;">, ini dimaksudkan untuk memperbaiki struktur beton yang retak. Jika tidak terjadi keretakan maka bisa dilanjut ke langkah selanjutnya.</span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><em><span style="font-weight: 400;">Pasang lapisan waterproofing</span></em><span style="font-weight: 400;">, bisa yang berbentuk cair atau membrane. Ini berfungsi sebagai pelapis anti bocor agar air tidak merembes ke bawah. Pemasangan pada lantai dan 20cm pada dinding bagian bawah.</span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><em><span style="font-weight: 400;">Screed lantai</span></em><span style="font-weight: 400;">, ini berfungsi untuk melindungi lapisan waterproofing agar tidak rusak, screed juga berfungsi untuk meratakan lantai sebagai tempat dudukan keramik. </span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><em><span style="font-weight: 400;">Pasang keramik lantai dan dinding</span></em><span style="font-weight: 400;">, bisa dengan menggunakan keramik lama jika masih bagus, atau menggantinya dengan keramik baru dengan suasana baru. </span></li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><em><span style="font-weight: 400;">Perbaikan instalasi listrik</span></em><span style="font-weight: 400;">, karena dalam contoh kasus di atas kebocoran menyebabkan kerusakan pada instalasi listrik maka perlu dilakukan perbaikan agar tidak terjadi konsleting.</span></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;">Demikian tips-tipsnya ya, semoga bermanfaat. </span></p> <h2><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;">Jadi memiliki kamar mandi anti rembes dan bocor bukan lagi hal mustahil, sebab Anda bisa segera mewujudkannya dengan tips dan trik yang sudah dijelaskan di atas. Masih memiliki pertanyaan seputar konstruksi sipil? Dapatkan informasi lebih lanjut melalui </span><a href="/"><span style="font-weight: 400;">website Jago</span></a><span style="font-weight: 400;">  </span><a href="/"><span style="font-weight: 400;">Bangunan</span></a> <span style="font-weight: 400;">dan</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan?_rdc=1&_rdr"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p>
Kenali Jenis Perkakas Tukang Anda - Cara Merawatnya Agar Awet
<h1><strong>Kenali Jenis Perkakas Tukang Anda </strong></h1> <h1><strong>- Cara Merawatnya Agar Awet</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Cara para pekerja merawat perkakas pertukangan bisa jadi berbeda-beda. Istilahnya beda tukang beda juga caranya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Namun yang pasti bagi tukang yang handal, merawat perkakas tukang merupakan rutinitas yang tidak boleh ditunda. Perkakas-perkakas ini adalah benda-benda berharga bagi tukang, karena  melalui perkakas-perkakas inilah rezeki bisa diperoleh. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Mengapa perkakasi wajib dirawat? Alasannya adalah alat pertukangan yang dirawat dengan baik dan benar akan memberi banyak keuntungan, yaitu perkakas dapat berfungsi dengan baik dalam jangka waktu lebih lama. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Hasilnya, Anda bisa menghemat pengeluaran untuk membeli alat pertukangan yang baru karena alat yang lama rusak. </span><span style="font-weight: 400;"><br /></span><span style="font-weight: 400;">Selain itu, perkakas yang terawat juga mengurangi faktor penyebab kecelakaan kerja. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jadi, bagaimana cara menjaga dan merawat alat pertukangan dengan baik? Berikut beberapa caranya :</span></p> <h2><strong>1.Pisahkan Alat Pertukangan Berdasarkan Fungsinya</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;">Sebelum membersihkan alat pertukangan yang telah digunakan, pisahkan lebih dulu alat-alat tersebut berdasarkan fungsinya.  Dengan begitu, Anda bisa menerapkan metode yang tepat untuk merawatnya. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Contoh : </span></p> <ul> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1">Alat-alat yang bersentuhan dengan material : sendok semen, ember untuk mengangkat semen, skop, cangkul → wajib langsung dibersihkan setelah selesai digunakan.</li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1">Peralatan memotong : seperti gergaji, ketam, gunting besi, gergaji besi dan alat-alat yang materialnya menggunakan besi atau aluminium →  sesudah dipergunakan harus dibersihkan dan diminyaki.</li> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Peralatan yang menggunakan listrik : gerinda potong, ketam listrik, bor dan sebagainya cukup dibersihkan dengan lap kering. </span></li> </ul> <p><br /> <img src="/images/cms//Pertukangan2/Bedakan_peralatan_tukang.jpg" alt="" width="1849" height="691" />    </p> <h2><strong>2. Kenali Teknologi Alat Pertukangan</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;">Secara sederhana, teknologi pada alat pertukangan dibagi menjadi dua, yaitu peralatan elektrik (menggunakan listrik) dan non elektrik  (manual). </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pada alat pertukangan elektrik : </span></p> <ul> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Pastikan kabel telah dilepas setelah pemakaian. Ini penting agar tidak ada lagi arus listrik yang masuk sehingga mesin dapat beristirahat optimal. Jika kotor, cukup bersihkan dengan lap kering. Jangan lupa, simpan alat pertukangan elektrik di tempat kering. </span></li> </ul> <p> <span style="font-weight: 400;">Alat pertukangan manual (non elektronik) :</span></p> <ul> <li style="font-weight: 400;" aria-level="1"><span style="font-weight: 400;">Cara menjaga dan merawatnya relatif lebih mudah. Anda hanya perlu membersihkan peralatan setelah digunakan serta melakukan pengecekan berkala. Misalnya obeng. Untuk menjaga dan merawatnya, Anda perlu membersihkan debu dan kotoran yang mungkin menempel pada mata obeng dengan kain atau sebuah kawat lembut.</span></li> </ul> <p> <span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Pertukangan2/asda.jpg" alt="" width="512" height="275" /></span><em><span style="font-weight: 400;">Kenali teknologi peralatan untuk membedakan metode perawatannya.</span></em></p> <p> </p> <h2><strong>3. Hindari Tempat Penyimpanan yang Lembap</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;">Memperhatikan lokasi penyimpanan juga menjadi upaya untuk menjaga dan merawat alat pertukangan. Tempat penyimpanan yang lembap akan menyebabkan munculnya jamur dan karat pada alat-alat tersebut. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Anda bisa membuat rak penyimpanan khusus untuk meletakkan alat-alat pertukangan yang dimiliki. Simpan alat pertukangan sesuai fungsi dan penggunaannya agar Anda bisa lebih mudah mendapatkan yang dibutuhkan.</span><span style="font-weight: 400;"><br /></span><span style="font-weight: 400;">Jika disimpan diluar ruangan, pastikan terlindung dari air hujan.  Jika terlanjur kehujanan, segera bilas dengan air bersih dan keringkan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Pertukangan2/d54c3753-12af-4ae4-bc63-fcef8866aeda.jpg" alt="" width="640" height="426" /></span><em><span style="font-weight: 400;">Jangan simpan di tempat yang lembap</span></em></p> <h2><br /><strong>4. Lakukan Servis dan Kalibrasi Secara Berkala</strong></h2> <p><span style="font-weight: 400;">Merawat alat pertukangan juga termasuk melakukan pengecekan secara rutin. Jika diperlukan, Anda perlu melakukan kalibrasi alat secara berkala. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Secara garis besar, kalibrasi merupakan suatu proses yang dilakukan untuk menyesuaikan suatu alat ukur agar sesuai dengan standar ukur yang ditentukan dalam akurasi tertentu. Sehingga pada saat instrument ukur tersebut digunakan untuk mengukur suatu objek, maka </span><span style="font-weight: 400;">penunjuk nilai ukurnya sesuai dengan hasil pengukuran awal, tidak kurang dan tidak lebih.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Hal ini penting dilakukan, terutama pada alat pertukangan yang menggunakan listrik. Misalnya : gerinda, bor tangan, vibrator pemadat beton, jack hammer / hand drill, dan sebagainya. </span></p> <p> <span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Pertukangan2/fffffffffff.jpg" alt="" width="512" height="319" /></span><span style="font-weight: 400;"><em>Beberapa perkakas  membutuhkan kalibrasi secara berkala untuk menjaga akurasinya</em>. </span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Nah, menjaga dan merawat alat pertukangan menjadi lebih mudah, bukan? Selamat mencoba! </span></p> <h1><span style="font-weight: 400;">Konsultasi Jago Bangunan</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Bagaimana #SahabatJagoBangunan, sudah terinspirasi untuk rajin merawat perkakas pertukangan Anda yang berharga tersebut? Jika Anda masih memiliki pernyataan mengenai tips-tips pemilihan dan penggunaan alat pertukangan atau hal seputar konstruksi lainnya, Anda dapat menghubungi kami melalui</span><a href="/"> <span style="font-weight: 400;">website Jago</span></a><span style="font-weight: 400;">  </span><a href="/"><span style="font-weight: 400;">Bangunan</span></a> <span style="font-weight: 400;">dan</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan?_rdc=1&_rdr"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
Perhatikan 5 Hal Ini Saat Mengerjakan Instalasi Listrik Rumah
<h1><strong>Perhatikan 5 Hal Ini Saat Mengerjakan Instalasi Listrik Rumah</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Pekerjaan instalasi listrik pada saat membangun rumah perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, kesalahan dalam mengerjakan instalasi listrik dapat menimbulkan kerugian dan mengancam keselamatan pemilik rumah.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jadi, pastikan Anda terlebih dulu memperhatikan 5 hal ini saat mengerjakan instalasi listrik pada pembangunan rumah.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Apa saja? Baca selengkapnya di artikel berikut ini.</span></p> <h1><span style="font-weight: 400;"> </span></h1> <h1><strong>1. Ketahui Luas dan Jumlah Ruangan di Dalam Rumah</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Saat mengerjakan instalasi listrik, pastikan Anda sudah mengetahui ukuran luas rumah dan jumlah ruangan di dalamnya. Tujuannya agar Anda lebih mudah dalam memperhitungkan kebutuhan kabel selama proses instalasi. Anda juga bisa lebih mudah dalam menghitung jumlah kebutuhan stop kontak, sakelar, dan lampu.</span></p> <h1><span style="font-weight: 400;"> </span></h1> <h1><strong>2. Hitung Besaran Daya Listrik yang Ada</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Besaran daya listrik yang dimiliki oleh bangunan rumah tersebut juga wajib dihitung. Baik </span><span style="font-weight: 400;">dalam satuan watt maupun Volt Ampere (VA). Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan penggunaan </span><em><span style="font-weight: 400;">Miniature Circuit Breaker</span></em><span style="font-weight: 400;"> (MCB) secara optimal. MCB ini berperan penting dalam membagi daya listrik di dalam rumah. Komponen ini memiliki fungsi sebagai sistem proteksi arus listrik untuk mengurangi beban berlebih pemakaian sehingga risiko arus pendek dapat dicegah.</span></p> <p><strong>Cek daya listrik</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> <img src="/images/cms///listrik/photo6183788750962797467.jpg" alt="" width="700" height="467" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>3. </strong><strong>Pilih Jenis Kabel yang Sesuai</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Anda juga wajib memilih jenis kabel yang sesuai dengan daya hantarnya. Jenis kabel yang sesuai dapat meminimalisir terjadinya korsleting atau risiko arus pendek. Perlu diketahui, jenis kabel berpenghantar tembaga dan berisolasi PVC berukuran 2,5 mm persegi yang terpasang secara permanen di dalam rumah hanya boleh dialiri listrik maksimal 10A. Bila daya listrik berada antara 10A-16A, gunakan kabel berukuran 4 mm persegi.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><strong>Pilih kabel listrik yang sesuai</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">  <img src="/images/cms///listrik/photo6183788750962797468.jpg" alt="" width="750" height="500" /></span></p> <h1><strong>4. </strong><strong>Lakukan Grounding</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Pastikan Anda juga melakukan grounding pada instalasi listrik rumah untuk mencegah terjadinya kontak antara penghuni rumah dengan tegangan listrik yang terekspos akibat kegagalan isolasi. Di setiap pekerjaan instalasi listrik rumah, terdapat grounding listrik dan grounding penangkal petir. Keduanya harus dipisahkan pemasangannya. Jaraknya paling tidak 10 m. Koneksi grounding untuk instalasi listrik rumah terpasang di kWh meter PLN. </span></p> <p><strong> Grounding</strong></p> <p><span style="font-weight: 400;"> <img src="/images/cms///listrik/photo6183788750962797469.jpg" alt="" width="700" height="525" /></span></p> <h1><strong>5. Perhatikan Jarak Stop Kontak</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Tidak kalah penting, Anda juga wajib memperhatikan jarak stop kontak saat mengerjakan instalasi listrik pada pembangunan rumah. Umumnya, jarak ideal pemasangan stop kontak dari dasar lantai adalah 1 – 2 meter. Untuk meminimalisir korsleting, jangan memberi beban listrik terlalu besar pada masing-masing stop kontak. Satu stop kontak hanya boleh dicabang dengan satu T-steker hingga 4 percabangan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Nah, mengerjakan instalasi listrik pada pembangunan rumah tidak lagi sulit, bukan? Anda bisa memperhatikan hal-hal yang sudah disebutkan di atas agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat. Instalasi listrik dalam rumah pun terpasang dengan baik dan aman.</span></p> <h4><strong> Jarak stop kontak<br /><img src="/images/cms///listrik/photo6183788750962797470.jpg" alt="" width="705" height="371" /><br /></strong></h4> <h1><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h1> <h4><span style="font-weight: 400;">Butuh informasi lain terkait tips-tips pembangunan rumah? Baca artikel terkait kebutuhan bangunan Anda di</span><a href="/"> <span style="font-weight: 400;">website JagoBangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">  </span><span style="font-weight: 400;">atau hubungi kami melalui</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan?_rdc=1&_rdr"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></h4>
Awas! Ini Titik Bangunan Rawan Gangguan Rayap
<h1><strong>Awas! Ini Titik Bangunan Rawan Gangguan Rayap</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Rayap merupakan salah satu hama yang dapat mengganggu kekokohan bangunan. Rayap gemar menggerogoti bagian konstruksi bangunan yang terbuat dari kayu. Apalagi kondisi iklim Indonesia yang hangat tapi lembap, disukai rayap untuk berkembang biak.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengenali titik-titik bangunan yang rawan terhadap serangan rayap serta memahami bagaimana cara mengatasinya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>1.Kusen Pintu dan Jendela Luar Rumah</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Kusen pintu dan jendela yang berada di luar rumah rawan terserang rayap dibandingkan di dalam rumah. Ini karena kusen kayu di luar rumah berhubungan langsung dengan tanah. Akses rayap juga menjadi lebih mudah karena kusen tidak memiliki bantalan (locis).</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Anda bisa memperhatikan tanda-tanda kusen yang telah diserang rayap :</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">-</span><span style="font-weight: 400;">        </span><span style="font-weight: 400;">Munculnya retakan di kusen</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">-</span><span style="font-weight: 400;">        </span><span style="font-weight: 400;">Ada kotoran di sekitar kusen</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">-</span><span style="font-weight: 400;">  </span><span style="font-weight: 400;">Muncul garis cokelat menyerupai tabung lumpur kecil yang memanjang sepanjang dinding dan kusen. </span></p> <p><img src="/images/cms///Rayap/photo6095721357091384661.jpg" alt="" width="699" height="466" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Kusen pintu dan jendela yang diserang rayap</span></p> <h1><strong>2. Lantai Kayu</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Kayu menjadi pilihan yang baik untuk lantai karena sifatnya yang mampu menahan dingin maupun panas, sekaligus memiliki tampilan cantik. Sayangnya, lantai kayu rawan terhadap serangan rayap dibandingkan jenis lantai lain.</span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Mendeteksi serangan rayap di lantai kayu lebih sulit dibandingkan dengan kusen, namun cara berikut adalah yang sering dilakukan :</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">-</span><span style="font-weight: 400;">  </span><span style="font-weight: 400;">Jika mendengar lantai kayu berdecit dan lantai terasa kosong ketika Anda mengetuknya, bagian lantai tersebut perlu diperiksa.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">-</span><span style="font-weight: 400;">  </span><span style="font-weight: 400;">Perhatikan apakah ada tabung lumpur kecil di sekitar lantai kayu, karena ini merupakan jalur rayap yang masuk dari tanah melalui celah yang ada. </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms///Rayap/photo6095721357091384662.jpg" alt="" width="699" height="466" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Lantai Kayu yang mulai diserang rayap</span></p> <h1><strong>3. Pondasi Bangunan</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Konstruksi bangunan yang terbuat dari beton belum tentu terbebas dari rayap. Memang, beton tidak akan diserang rayap. Namun, retakan dalam beton dapat menjadi jalur masuk rayap ke dalam sudut-sudut rumah. Pada akhirnya, rayap dapat menyerang kusen hingga furnitur yang terbuat dari kayu. </span></p> <p><img src="/images/cms///Rayap/prosesmasukrayapkerumah.jpg" alt="" width="458" height="260" /></p> <p><em><span style="font-weight: 400;">Foto : www.kitasipil.com</span></em></p> <p> </p> <h1><strong>Cara Mengatasi</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pada kusen  dan lantai kayu yang terlanjur diserang rayap :</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">-        Semprotkan beberapa jenis cairan seperti minyak tanah, air bekas cucian beras, larutan air garam, air kapur sirih, air campuran tembakau, dan termisida.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Dari beberapa pilihan cairan tersebut, termisida dipastikan ampuh bekerja. Cairan ini merupakan obat serangga yang dapat mengusir rayap.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sedangkan pada pondasi, retakan kecil pada beton pondasi tidak dapat dihindarkan. Untuk itu, Anda sebaiknya memasang </span><em><span style="font-weight: 400;">termite barrier</span></em><span style="font-weight: 400;"> setelah membangun pondasi.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Namun, jika sudah terlanjur, Anda dapat melakukan perawatan pasca konstruksi dengan menyemprotkan pestisida atau obat anti rayap dengan bantuan profesional.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <table> <tbody> <tr> <td><br /><br /></td> </tr> </tbody> </table> <p><img src="/images/cms///Rayap/SG_6-17-17.jpg" alt="" width="517" height="304" /></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><br /><br /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pemasangan Termite Barrier   </span> <span style="font-weight: 400;">                     </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms///Rayap/DSCF5986-10.jpg" alt="" width="691" height="461" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> Injeksi anti rayap   </span><span style="font-weight: 400;">(foto: fumida.co.id)</span><span style="font-weight: 400;">                   </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">          </span></p> <h1><strong>Mencegah Lebih Baik Daripada Membasmi</strong></h1> <ol> <li><strong>   HINDARI KELEMBAPAN</strong><span style="font-weight: 400;">. Kelembapan dan rayap saling berkaitan. Maka dari itu, pencegahan nomor satu untuk melindungi furniture atau lantai kayu Anda dari rayap adalah menjaganya tetap bebas dari kelembapan.</span></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;">-        Hindari penggunaan air atau jenis cairan pembersih atau larutan lain untuk </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">         membersihkan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">-        Gunakan kain kering berbahan lembut atau microfiber.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">-        Jemur furnitur Anda di bawah terik sinar matahari terutama sebelum dan </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">         sesudah musim hujan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <ol start="2"> <li><strong>   GUNAKAN MINYAK</strong><span style="font-weight: 400;">. Beberapa minyak dapat bekerja sebagai perlindungan terhadap rayap antara lain adalah minyak mimba </span><em><span style="font-weight: 400;">(neem oil)</span></em><span style="font-weight: 400;">, minyak cengkeh, minyak vetiver, minyak zaitun, minyak jeruk dan lain-lain. Minyak ini menghambat pertumbuhan rayap atau membunuh koloninya.</span></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;">-       Oleskan campuran minyak zaitun dan cuka putih. Anda bisa menggunakan botol semprot untuk mengoleskan minyak dengan mudah pada furniture/lantai kayu.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <ol start="3"> <li><strong>   POLES KAYU</strong><span style="font-weight: 400;">.  Poles bagian rumah atau produk furnitur berbahan kayu Anda secara berkala sebagai perawatan rutin, atau sewa tukang kayu untuk melakukannya.</span></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;"> Untuk perlindungan yang lebih baik, gunakan cat dengan sifat tahan rayap. Anda dapat mempertimbangkan pernis berbahan dasar minyak sebagai lapisan pelindung.  </span></p> <ol start="4"> <li><strong>   PRA-KONTRUKSI.</strong><span style="font-weight: 400;"> Metode ini bertujuan </span><span style="font-weight: 400;">untuk memproteksi bangunan/rumah dari serangan rayap yang dapat terjadi pada masa yang akan datang</span></li> </ol> <p><span style="font-weight: 400;">Prosesnya dilakukan pada saat  baru mulai proses pembangunan.   Penyemprotan dilakukan pada tempat-tempat berikut :  dasar galian pondasi, dinding galian pondasi dan tanah yang digunakan untuk mengurug pondasi. </span></p> <h1><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk menghindari bangunan dari serangan rayap, sebaiknya dilakukan pencegahan pada awal pembangunan. Mulai dari persiapan tanah pondasi hingga penyemprotan pondasi bangunan dengan cairan anti rayap. Namun, jika rayap masih menyerang, jangan tunda untuk segera membasminya dengan cara-cara di atas agar kerusakan tidak bertambah parah.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika Anda mempunyai pertanyaan mengenai pencegahan rayap pada bangunan atau seputar konstruksi lainnya, silahkan menghubungi kami melalui</span><a href="/"> <span style="font-weight: 400;">website Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;"> dan</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p>
Ingin Bangunan Anda Tahan Gempa?– Perhatikan 5 Hal Penting Ini
<h1><strong>Ingin Bangunan Anda Tahan Gempa?– Perhatikan 5 Hal Penting Ini</strong></h1> <h1><span style="font-weight: 400;"> </span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Bangunan tahan gempa pasti menjadi prioritas bagi Anda yang tinggal di Indonesia. Ini karena posisi Indonesia yang tepat berada di tengah-tengah Lingkaran Api Pasifik sehingga gempa bumi dan letusan gunung berapi seringkali terjadi.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Bangunan tahan gempa dibangun menggunakan struktur dan teknik tersendiri dibandingkan bangunan biasa. Jika Anda ingin membangun bangunan tahan gempa, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian khusus, yakni sebagai berikut.</span></p> <h1><strong>1. Tanah yang Padat dan Keras</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Tanah yang padat dan keras menjadi bagian penting bangunan tahan gempa karena berfungsi sebagai tumpuan pondasi untuk mengalirkan beban bangunan. Pondasi tahan gempa tidak begitu berarti jika tidak berdiri di atas tanah padat dan keras. Untuk itu, sebelum memulai proses pembangunan, Anda perlu melakukan survei untuk memastikan kualitas tanah di mana bangunan akan berdiri.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika tanah kurang keras, Anda perlu memperkuat lapisannya dengan membiarkan tanah galian konstruksi selama beberapa hari. Sesaat setelah tanah digali, lakukan pemadatan secara manual serta melakukan penyiraman air.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> <img src="/images/cms///topik 4/photo6075634684106222650.jpg" alt="" width="695" height="372" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Tanah yang padat</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>2. Pondasi dengan Kedalaman yang Cukup</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Kedalaman pondasi bangunan tahan gempa bergantung pada bangunan. Jika bangunan hanya 1 lantai, pondasi batu kali dengan kedalaman 45 cm direkomendasikan. Jika bangunan mempunyai 2 lantai, kedalaman pondasi batu kali hendaknya 60 cm.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pondasi batu kali bangunan tahan gempa juga perlu dibuat dengan perbandingan pasir dan semen yang tepat. Agar kuat dan kokoh, perbandingan pasir dan semen yang direkomendasikan adalah 1:4.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> <img src="/images/cms///topik 4/photo6075634684106222651.jpg" alt="" width="701" height="462" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pondasi kedalaman yang disarankan : 45 cm (bangunan 1 lantai) dan 60 cm (bangunan 2 lantai)</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>3. Pondasi Bangunan Menerus </strong><span style="font-weight: 400;">(Tidak Terputus)</span></h1> <h1><span style="font-weight: 400;"> </span></h1> <p><span style="font-weight: 400;"><br />Selain kedalaman dan perbandingan pasir semen yang tepat, kunci bangunan tahan gempa juga ada pada pondasi yang dibangun secara menerus alias tidak terputus. Memang, pondasi menerus akan memakan biaya lebih banyak. Namun, demi keselamatan penghuni bangunan nantinya, sebaiknya tetap dilakukan.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms///topik 4/photo6075634684106222652.jpg" alt="" width="692" height="692" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span><span style="font-weight: 400;">Pondasi bangunan menerus</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>4. </strong><strong><em>Sloof </em></strong><strong>atau Balok Pengikat Pondasi</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Setelah pondasi dibuat, langkah selanjutya adalah membuat sloof atau yang dikenal sebagai balok pengikat pondasi. Sloof merupakan jenis konstruksi beton bertulang yang di desain khusus luas penampang dan jumlah pembesiannya disesuaikan dengan kebutuhan beban di atasnya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sloof berfungsi mendistribusikan beban dari bangunan atas ke pondasi, sehingga beban yang tersalurkan di setiap titik di pondasi tersebar merata. Selain itu sloof juga berfungsi sebagai pengunci dinding dan kolom agar tidak roboh apabila terjadi pergerakan tanah.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Perbandingan bahan yang direkomendasikan untuk membuat sloof adalah 1 semen : 2 pasir : 2 split (koral).</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span><span style="font-weight: 400;"> <img src="/images/cms///topik 4/SG_6-17-50.jpg" alt="" width="683" height="512" /></span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span><span style="font-weight: 400;">Sloof beton bertulang</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><br /><br /><br /><br /></p> <h1><strong>5. Ikatan </strong><strong><em>Sloof</em></strong><strong>, Pondasi, dan Kolom</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Setelah membuat pondasi dan </span><em><span style="font-weight: 400;">sloof </span></em><span style="font-weight: 400;">dengan benar, langkah terakhir yang menentukan ketahanan semua bagian adalah ikatan antara </span><em><span style="font-weight: 400;">sloof</span></em><span style="font-weight: 400;">, pondasi, dan kolom.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Anda perlu memastikan kolom atau tulangan besi telah terpasang dengan baik sebelum mengikatnya dengan beton. Ikatan antara 3 hal ini akan menentukan kekuatan pondasi bangunan tahan gempa Anda. Pasalnya, ikatan inilah yang bertugas untuk menyalurkan beban gempa secara keseluruhan dari atas hingga bawah bangunan. Jika ikatan kuat, maka saat gempa terjadi, bangunan tidak akan hancur.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong> </strong><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Kunci dari bangunan tahan gempa adalah saat Anda membangun pondasinya. Persiapan tanah yang padat, pondasi batu kali, </span><em><span style="font-weight: 400;">sloof</span></em><span style="font-weight: 400;">, hingga ikatannya, harus dilakukan dengan tepat. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai bangunan tahan gempa atau hal mengenai konstruksi lainnya, silahkan menghubungi kami melalui</span><a href="/"> <span style="font-weight: 400;">website Jago Bangunan</span></a> <span style="font-weight: 400;">dan</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
Cara Mudah Atasi Bocor di Pertemuan Atap-Dinding Menggunakan Plester Waterproof
<h1><strong>Cara Mudah Atasi Bocor di Pertemuan Atap-Dinding Menggunakan Plester </strong><strong><em>Waterproof</em></strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Kebocoran menjadi masalah yang sering dikhawatirkan di musim hujan. Kebocoran dapat terjadi karena berbagai hal. Bisa karena genteng yang retak atau genteng geser. Bahkan, genteng yang nampaknya baik-baik saja, bisa menjadi penyebab kebocoran</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sumber kebocoran yang sering dijumpai ada pada pertemuan atap dan dinding. Untuk kebocoran jenis ini, air tidak jatuh layaknya hujan turun, melainkan merembes pada dinding. Rembesan air ini dapat mengganggu kualitas furnitur rumah yang menempel pada dinding. Bahkan jika hujan deras, rembesan ini dapat menyebabkan genangan dalam rumah!</span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika rumah, kantor, ruko, atau bangunan Anda bocor pada pertemuan atap dan dinding, Anda bisa memperbaikinya dengan memasang plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof membrane</span></em><span style="font-weight: 400;">. Berikut langkah-langkah pemasangannya.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>1.Ukur Tinggi Pemasangan Plester</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Sebelum memasang plester, buatlah garis lurus dengan pensil di dinding. Tinggi garis dari permukaan atap setidaknya 10 hingga 12 cm. Jangan lupa untuk membersihkan permukaan dinding terlebih dahulu agar plester dapat melekat sempurna.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>2.Pasang Plester Waterproof Membrane</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Letakkan plester pada pertemuan atap-dinding dengan menekuk plester sesuai ukuran tinggi yang telah dibuat sebelumnya. Setelah itu, lepas plastik pelindung perekat pada bagian belakang plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof</span></em><span style="font-weight: 400;">. Secara perlahan, rekatkan plester ke dinding sambil menepuk-nepuk permukaan plester agar dapat merekat sempurna. Ulangi langkah ini hingga seluruh plester menempel ke permukaan dinding.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Setelah menempel di permukaan dinding, Anda perlu membuka lapisan pelindung perekat untuk bagian atap. Namun sebelum merekatkan, Anda perlu memukuli plester waterproof menggunakan palu agar bentuk plester mengikuti bentuk lekukan genteng. Hal ini diperlukan karena plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">memiliki lapisan aluminium tipis di dalamnya. Plester waterproof perlu dipasang mengikuti bentuk lekukan genteng agar mendapatkan hasil terbaik. Setelah itu, lepaskan lapisan pelindung perekat plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">lalu rekatkan plester sambil menepuk-nepuk permukaannya agar dapat merekat sempurna.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika panjang plester ternyata belum menutupi panjang permukaan dinding bocor yang ingin Anda tutup, pastikan untuk memasang plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">dengan jarak </span><em><span style="font-weight: 400;">overlapping </span></em><span style="font-weight: 400;">7 hingga 10 cm. Dengan kata lain, plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">perlu direkatkan di atas plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">yang telah tertempel sepanjang 7 hingga 10 cm.</span></p> <p><img src="/images/cms///Topik 1/photo6075634684106222629.jpg" alt="" width="702" height="413" /></p> <p> </p> <h1><strong>3.Kuatkan dengan Besi Tempel</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Mengandalkan perekat dari plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">saja mungkin tidak cukup. Agar plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">tahan lama, rekatkan lagi menggunakan besi tempel. Gunakan bor untuk melubangi dinding. Lalu, pasang </span><em><span style="font-weight: 400;">wall plug </span></em><span style="font-weight: 400;">pada tiap lubang. Jarak lubang pada dinding hendaknya disesuaikan dengan jarak lubang yang ada pada besi. Setelah </span><em><span style="font-weight: 400;">wall plug</span></em><span style="font-weight: 400;"> terpasang, tempelkan besi sesuai posisi lubang, kemudian baut satu persatu. </span></p> <p><img src="/images/cms///Topik 1/photo6075634684106222634.jpg" alt="" width="702" height="413" /></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>4.Tutup Pertemuan Permukaan Besi dengan Dinding Menggunakan Sealent</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Untuk menambahkan perlindungan ekstra, tutup permukaan antara besi dengan dinding menggunakan sealent </span><em><span style="font-weight: 400;">awning</span></em><span style="font-weight: 400;">. Agar terlihat rapi, gunakan silikon dengan warna yang sama dengan warna besi.  </span></p> <p><span style="font-weight: 400;"><img src="/images/cms//Topik 1/architectural-plans-project-drawing-pen__1_.jpg" alt="" width="700" height="300" /> </span></p> <h1><strong>5. Tutup dengan Cat Waterproof</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Langkah terakhir ini merupakan opsional. Dengan mengecat permukaan plester dan besi yang telah terpasang, Anda dapat mempercantik tampilan atap. Selain itu, dengan menggunakan cat </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof</span></em><span style="font-weight: 400;">, Anda memberikan perlindungan ekstra untuk atap Anda dari kebocoran.</span></p> <p><span style="font-weight: 400;">Sebelum melakukan pengecatan, pastikan permukaan plester dan dinding bersih. Jika Anda mengecat saat musim hujan, sebaiknya pilih cat </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">yang cepat kering. Pasalnya, jika cat belum kering sempurna tapi hujan turun, cat akan mengelupas dan tidak dapat melindungi atap Anda dengan baik</span></p> <p><img src="/images/cms///Topik 1/photo6075634684106222638.jpg" alt="" width="570" height="427" /></p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> <h1><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Mencegah kebocoran pada pertemuan dinding dan atap tidak cukup menggunakan cat </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof </span></em><span style="font-weight: 400;">saja. Anda lebih baik menggunakan plester </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof membrane</span></em><span style="font-weight: 400;"> sebelum menggunakan cat </span><em><span style="font-weight: 400;">waterproof</span></em><span style="font-weight: 400;">. Jika Anda memiliki pertanyaan mengenai kebocoran bangunan atau hal seputar konstruksi lainnya, silahkan langsung menghubungi kami melalui</span><a href="/"> <span style="font-weight: 400;">website Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;"> dan</span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan"> <span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
Mencegah Kerusakan pada Beton
<p>Beton banyak digemari untuk berbagai kebutuhan konstruksi karena sifatnya yang kuat dan tahan lama. Namun, beton yang tidak dibuat dengan prosedur yang semestinya akan mudah mengalami kerusakan.</p> <p>Untuk mencegahnya, kita harus mengenal jenis kerusakan yang ada dan apa saja penyebabnya. Sehingga kita bisa melakukan langkah-langkah pencegahan untuk mengantisipasi kerusakan.</p> <p>Nah sekarang, mari kita bahas apa saja penyebab kerusakan beton yang paling sering ditemui serta bagaimana langkah pencegahannya? Berikut penjelasannya. </p> <p> </p> <p>  </p> <h2><strong>1. Tinggi Jatuh Pengecoran</strong></h2> <p>Penyebab kerusakan beton yang paling sering ditemui adalah tinggi jatuh pengecoran yang jaraknya terlalu besar. Bila mengabaikan jarak maksimum yang direkomendasikan, adonan beton yang terdiri dari campuran semen dan batu kerikil menjadi tidak rata.</p> <p>Untuk mencegahnya, disarankan tinggi jatuh pengecoran maksimal 1,5 meter. Dengan jarak maksimal 1,5 meter, pengecoran dilakukan lapis demi lapis sehingga campuran semen dan batu kerikil dapat lebih rata. Tebal tiap lapis juga tidak boleh lebih panjang dari batang mesin <em>vibrator, </em>yakni tidak lebih dari 50 cm.</p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207764.jpg" alt="" width="601" height="266" /></p> <h2><strong>2. Kesalahan Penggunaan <em>Vibrator</em></strong></h2> <p><em>Vibrator </em>digunakan untuk memadatkan adonan beton yang telah dimasukkan ke dalam bekisting. Seperti namanya, mesin ini dapat menghasilkan getaran di bagian kepala <em>vibrator</em>. Sehingga saat kepala <em>vibrator </em>dimasukkan ke adonan beton, adonannya jadi lebih padat dan rata dalam bekisting. Ini karena udara yang terjebak dalam adonan dapat keluar. </p> <p>Beton akan cepat mengalami kerusakan apabila proses pemadatan beton menggunakan mesin <em>vibrator </em>tidak dilakukan dengan benar. Pekerja konstruksi sebaiknya menggunakan <em>vibrator </em>sesuai dengan SNI 03-3976, yang secara ringkas sebagai berikut : </p> <ul> <li>Adonan beton telah dituang ke dalam bekisting.</li> <li>Mesin <em>vibrator </em>telah diposisikan di dekat bekisting.</li> <li>Jaga jarak selang agar tidak terlalu jauh dari adonan beton yang akan digetar.</li> <li>Hidupkan mesin <em>vibrator</em>, masukkan bagian kepala ke dalam adonan beton</li> <li>Getarkan kepala <em>vibrator </em>pada 1 area sekitar 10 detik.</li> <li>Pindahkan ke area lain yang jaraknya sekitar 30-40 cm dari area sebelumnya.</li> <li>Pastikan kepala <em>vibrator </em>tidak menyentuh langsung bekisting.</li> <li>Jarak kepala <em>vibrator </em>dengan sisi bekisting yang dianjurkan adalah 10-12 cm.</li> </ul> <p> </p> <h2><strong>3. Kesalahan Pembesian</strong></h2> <p>Rangka besi untuk beton sangat penting dalam menentukan ketahanan beton. Jika rangka besi disusun tidak sesuai standar, beton akan cepat rusak. Oleh karenanya, pelaksana dan pengawas perlu melakukan pemeriksaan sebelum tulang besi dipasang menjadi bekisting. Selain itu, desain tulang besi dan tahu beton juga harus sesuai dengan peraturan SNI.</p> <p>Standar desain tulang besi yang sesuai dengan SNI adalah sebagai berikut.</p> <p> <img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207765.jpg" alt="" width="697" height="497" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207766.jpg" alt="" width="696" height="496" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207768.jpg" alt="" width="696" height="481" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207767.jpg" alt="" width="696" height="492" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207770.jpg" alt="" width="696" height="500" /></p> <p><img src="/images/cms///Topik 5/photo6262656977721207769.jpg" alt="" width="696" height="500" /></p> <p> </p> <h2><strong>4. Pelepasan Bekisting</strong></h2> <p>Agar adonan beton benar-benar kering sempurna, sebaiknya pelepasan bekisting dilakukan ketika beton mencapai usia minimal 1 bulan atau sekitar 28 hari. Bekisting yang dilepas saat usia beton belum 1 bulan akan dapat berakibat retak dan lepasnya tulangan besi, sehingga beton tidak lagi menjadi material konstruksi yang kuat dan tahan lama.</p> <p> </p> <h2><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h2> <p>Solusi paling tepat untuk mencegah beton agar tidak mudah rusak adalah dengan memastikan proses pembuatan beton telah dilakukan sesuai standar prosedur yang ada. Jika Anda menggunakan beton precast, pastikan juga bahwa produsen beton tersebut memang memiliki kualitas bagus.</p> <p> </p> <p>Jika Anda memiliki pertanyaan seputar beton atau hal konstruksi lain, silahkan langsung menghubungi kami melalui<a title="jago bangunan" href="/" target="_blank" rel="noopener"><u> website Jago Bangunan</u></a> dan<a title="facebook jago bangunan" href="https://web.facebook.com/jagobangunan" target="_blank" rel="noopener"><u> Facebook Jago Bangunan</u></a>.</p> <p> </p> <p> </p>
Mengenal Beton Precast dan Jenis-jenisnya
<h1><strong>Mengenal Beton Precast dan Jenis-jenisnya</strong></h1> <p> </p> <p>Beton merupakan material yang digunakan di banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia. Dikenal kukuh, beton menjadi material pilihan untuk berbagai pengerjaan konstruksi, mulai dari gedung hingga gorong-gorong. Kepopuleran beton membuat variasi beton pra cetak atau precast semakin dikenal. Pasalnya, betonp recast sudah dicetak dalam bentuk dan ukuran yang telah ditetapkan sehingga penggunaannya lebih praktis karena siap pakai.</p> <p>Sebagai orang yang berkecimpung di bidang konstruksi, sejauh mana Anda mengenal beton precast? Sudahkah Anda mengenal jenis-jenisnya? Mari simak artikel berikut untuk mengetahuinya.</p> <p> </p> <h2>1. <strong>Beton Pra-cetak</strong></h2> <p>Beton precast atau beton pracetak merupakan beton yang dibuat menggunakan cetakan dan ukuran yang telah ditentukan. Proses cetakan tersebut umumnya berlangsung di pabrik yang memang memproduksi beton precast. Beton precast terbuat dari berbagai campuran material tangguh seperti pengikat semen dan campuran agregat, juga diperkuat rangkaian besi agar semakin kukuh. Bentuk dan ukuran beton precast bermacam-macam hal ini disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi yang ada.</p> <p>Berdasarkan jenisnya, berikut beberapa macam beton precast :</p> <p> </p> <h2><strong>2. Paving block</strong></h2> <p>Paving block merupakan jenis beton precast yang sering kita jumpai. Berfungsi untuk menutupi permukaan tanah, paving block mampu menahan beban berat sehingga pemakaiannya dapat bertahan lama. Namun, pemasangannya perlu diperhatikan agar dapat berfungsi maksimal. Pemasangan yang kurang baik dapat menyebabkan sambungan paving block menjadi mudah pecah. Selain kekukuhannya, paving block juga digemari karena mempunyai bentuk dan warna beragam.</p> <p> <img src="/images/cms///precast/photo6156818430813120968.jpg" alt="" width="710" height="533" /></p> <p>  </p> <p> </p> <h2><strong>3. Pagar panel</strong></h2> <p>Panel yang berbentuk persegi panjang dan disusun secara vertikal ini seringkali digunakan sebagai pembatas perumahan, pabrik, jalan, perkebunan, dan sebagainya. Umumnya, pemasangan pagar panel beton precast perlu diperkuat dengan kolom penyangga.</p> <p> <img src="/images/cms///precast/photo6156818430813120969.jpg" alt="" width="703" height="396" /></p> <p> </p> <h2><strong>4. Beton pembatas</strong></h2> <p>Jenis beton precast ini dapat kita temukan di lahan parkir yang difungsikan sebagai car stopper. Beton pembatas biasanya juga digunakan sebagai pembatas jalan atau populer dengan nama kanstin. Bentuknya balok dan mempunyai dimensi ukuran yang sama antara satu dengan lainnya.</p> <p><img src="/images/cms///precast/photo6177057210065071049.jpg" alt="" width="699" height="471" /></p> <p>Karena pemasangannya tidak menggunakan semen perekat, beton pembatas dapat dikatakan merupakan instalasi / bangunan semi-permanen. Disebut semi permanen karena beton pembatas yang telah dipasang masih dapat dipindahkan, meskipun untuk memindahkannya dibutuhkan tenaga lebih dari 1 orang, atau dengan bantuan alat khusus.</p> <p> </p> <p>Berbentuk kotak, beton precast satu ini biasa digunakan sebagai material pembangunan gorong-gorong. Box culvert mempunyai bagian khusus, yakni spigot dan socket yang berfungsi untuk mencegah masuknya air tanah dan menjaga box culvert tetap menyatu satu sama lain meskipun terjadi pergeseran tanah.</p> <p> </p> <p> <img src="/images/cms///precast/image.jpg" alt="" width="708" height="476" /></p> <h2><strong>Keunggulan Beton Precast</strong></h2> <p>Beton precast memiliki berbagai keunggulan yang dapat Anda pertimbangkan sebelum menggunakannya sebagai material konstruksi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.</p> <p>  </p> <ul> <li> <h2><strong>Praktis & Pemasangan Mudah</strong></h2> </li> </ul> <p>Selain kukuh, beton precast banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan konstruksi dikarenakan praktis dan pemasangannya yang relatif mudah. Dengan ukuran yang sudah ditetapkan, beton precast dapatlangsung diaplikasikan pada proyek pembangunan.</p> <p> </p> <ul> <li> <h2><strong>Hemat Waktu & Biaya</strong></h2> </li> </ul> <p>Karena beton precast dapat langsung digunakan, Anda juga tidak perlu membuat beton dan membuang waktu menunggu beton jadisebelum digunakan sebagai material pembangunan. Sesaat setelah beton precast datang, Anda bisa langsung memulai proses pembangunan. Selain itu, tanpa adanya proses pembuatan beton, Anda dapat menghemat biaya yang seharusnya dialokasikan ke pekerja konstruksi atau tukang bila membuat beton sendiri.</p> <p> </p> <h2><strong>Konsultasi Jago Bangunan</strong></h2> <p>Demikian berbagai jenis beton precast. Jika Sahabat Jago Bangunan memiliki pertanyaan seputar beton precast atau hal mengenai konstruksi lainnya, silahkan menghubungi</p> <p>kami melalui website <a href="/backend/cms/article/article/jagobangunan.com">Jago Bangunan</a> dan Facebook <a href="https://web.facebook.com/jagobangunan/">Jago Bangunan.</a></p> <p> </p> <p> </p>
4 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Memasang Saluran Plumbing Bangunan
<h1><span style="font-weight: 400;">4 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan dalam Memasang Saluran Plumbing Bangunan</span></h1> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Rumah, kantor, ruko, maupun bangunan lainnya, semua sangat membutuhkan saluran plumbing yang baik. Pemasangan saluran plumbing atau saluran pemipaan sendiri cukup sulit dilakukan jika tanpa perencanaan yang matang. Oleh sebab itu, memasang saluran plumbing yang berfungsi baik untuk jangka panjang ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Untuk meminimalisir kesalahan, mari simak artikel berikut hingga akhir. </span></p> <p> </p> <h1><span style="font-weight: 400;">Sumber Air dan Ukuran Pipa</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Sebelum melakukan pemasangan saluran plumbing, sumber air bangunan harus menjadi pertimbangan. Apakah sumber air bangunan berasal dari PAM atau sumur resapan (air tanah)? </span></p> <p><img src="/images/cms///Plumbing/photo6125357915629005395.jpg" alt="" width="704" height="486" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Mengapa hal ini harus menjadi pertimbangan? Hal ini karena jika sumber air berasal dari PAM, maka jalur distribusi dan ukuran pipa pun sudah disediakan oleh pengelola PAM. Terdapat kebijakan dari pihak PAM untuk TIDAK memodifikasi ukuran pipa, sehingga Anda tidak boleh mengganti ukuran pipa yang berbeda dari ketentuan pihak PAM.</span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Air PAM yang menggunakan pipa berukuran 0,5 inci dihubungkan ke instalasi pipa dalam rumah. Untuk air PAM yang didistribusikan ke instalasi pipa dalam rumah secara tidak langsung (melalui bak penampung), memiliki pipa dari meteran PAM ke bak penampung berukuran 0,5 inci. Sedangkan pipa dari bak penampung ke instalasi pipa dalam rumah berukuran ¾ sampai dengan 1 inci. </span></p> <p> </p> <p><span style="font-weight: 400;">Jika sumber air berasal dari sumur resapan atau air tanah, maka disarankan menggunakan </span><em><span style="font-weight: 400;">jet pump</span></em><span style="font-weight: 400;"> (pompa air) dan air dialirkan langsung ke instalasi pipa dalam rumah. Ukuran pipa yang digunakan sebaiknya berukuran sama, baik pipa yang tersambung dengan pompa air maupun pipa yang mengeluarkan air dalam rumah. </span></p> <p> </p> <h1><span style="font-weight: 400;">Dalam Satu Garis Vertikal</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Pada bangunan bertingkat khususnya, terutama bangunan tingkat, sebaiknya juga mempertimbangkan pemasangan sistem plumbing yang lebih detail lagi. Ruangan yang membutuhkan saluran air sebaiknya diletakkan dalam satu zona. Contohnya untuk kamar mandi di lantai bawah dan atas sebaiknya didesain tepat satu garis vertikal.</span></p> <p><img src="/images/cms///Plumbing/photo6125357915629005396.jpg" alt="" width="626" height="417" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Mengapa demikian? Hal ini dilakukan agar pipa dapat dipasang secara vertikal sekaligus. Pemasangan pipa vertikal ini bertujuan untuk membantu Anda dalam memperlancar saluran air. Namun, pemasangan pipa akan berbeda apabila kamar mandi di lantai atas dan bawah tidak dalam satu zona, misalnya kamar mandi bawah terletak di sisi utara, sedangkan kamar mandi atas terletak di sisi barat. Pemasangan pipa kamar mandi pun akan memiliki banyak tikungan, sehingga memerlukan banyak sambungan. Sistem plumbing dengan sambungan pipa yang terlalu banyak bercabang rawan terhadap kebocoran. </span></p> <p> </p> <h1><span style="font-weight: 400;">Warna Pipa Sesuai Saluran Air</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Sistem plumbing tidak menyalurkan air bersih saja, melainkan juga menyalurkan air kotor dan juga kotoran. Agar bisa membedakan mana saja pipa yang menyalurkan air bersih, air kotor, dan kotoran, maka sebaiknya dibedakan sesuai warna. </span></p> <p><img src="/images/cms///Plumbing/photo6125357915629005397.jpg" alt="" width="708" height="470" /></p> <p><span style="font-weight: 400;">Pipa berwarna biru untuk mengalirkan air bersih, pipa berwarna abu-abu untuk mengalirkan air kotor, dan pipa berwarna hitam untuk mengalirkan kotoran. Dengan membedakan warna pipa sesuai alirannya, maka akan lebih mudah untuk memperbaikinya jika sewaktu-waktu ada masalah dengan saluran plumbing. </span></p> <p> </p> <h1><span style="font-weight: 400;">Pasang dalam </span><em><span style="font-weight: 400;">Shaft</span></em><span style="font-weight: 400;"> </span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Saluran pipa sebaiknya tidak ditanam dalam dinding. Agar lebih mudah diakses jika sewaktu-waktu ada masalah, maka saluran pipa sebaiknya disembunyikan dalam shaft atau rongga. </span><em><span style="font-weight: 400;">Shaft </span></em><span style="font-weight: 400;">atau rongga sendiri biasanya terbuat dari kayu atau beton. Rongga ini bersambung dari lantai atas hingga bawah. </span></p> <p><img src="/images/cms///Plumbing/photo6125357915629005398.jpg" alt="" width="570" height="300" /></p> <h1><span style="font-weight: 400;">Konsultasi Jago Bangunan</span></h1> <p><span style="font-weight: 400;">Banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang saluran plumbing. Bahkan akan lebih bagus jika bangunan juga didesain untuk mempermudah saluran plumbing sehingga aliran air keluar dan masuk rumah juga lancar dalam jangka panjang. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar pemasangan saluran plumbing atau hal seputar konstruksi lainnya, silahkan menghubungi kami melalui </span><a href="/"><span style="font-weight: 400;">website Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;"> dan </span><a href="https://web.facebook.com/jagobangunan?_rdc=1&_rdr"><span style="font-weight: 400;">Facebook Jago Bangunan</span></a><span style="font-weight: 400;">. </span></p>