Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Kenali Fungsi Ganda Jendela, Tak Hanya Soal Ventilasi Saja
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Secara harfiah, jendela adalah lubang atau bukaan pada dinding bangunan yang memungkinkan masuknya cahaya alami atau terjadinya sirkulasi udara dalam ruang. Jendela juga bisa dijadikan sarana untuk menikmati pemandangan luar tanpa harus beranjak keluar. Secara arsitektural, jendela pun dimanfaatkan sebagai elemen dekoratif untuk memperindah tampilan bangunan. Bagaimana agar jendela rumah Anda fungsional sekaligus dapat mempercantik tampilan rumah? </p> <p>Rumah sehat semestinya dilengkapi cukup jendela sehingga ruang dalam senantiasa mengalami pergantian udara dan mendapat cukup sinar matahari, untuk penerangan sekaligus mematikan kuman. Agar fungsi-fungsi tersebut terpenuhi secara maksimal, jendela harus dirancang dengan memperhatikan dua hal berikut:</p> <h2><strong>1. Aspek fungsional jendela yang harus diperhitungkan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Jendela untuk Hunian/1420787833890.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>diynetwork.com</em></p> <p>• Sesuaikan jenis jendela dengan kebutuhan, pilih jendela mati yang hanya dapat memasukkan cahaya atau jendela dengan bukaan (daun jendela atau jalusi) yang dapat mengalirkan udara.<br />• Pastikan jendela ada pada sisi rumah yang tepat agar berfungsi baik tanpa mengurangi kenyamanan ruang karena dampak panas dan silau. Jika perlu, tambah konstruksi pelindung.  <br />• Pertimbangkan ukuran lubang dan tinggi jendela sesuai kebutuhan dan aktivitas dalam ruang. Misalnya untuk dapat menikmati pemandangan di luar, mungkin perlu bukaan lebar dan lebih rendah.  <br />• Gunakan material agar awet (meski terpengaruh cuaca) dan aman (kuat/kokoh dan mendukung privasi, jika perlu pasanglah teralis pengaman).</p> <h3><a href="/article/read/5-hal-ini-harus-dilakukan-saat-anak-batuk-pilek-agar-tak-makin-parah" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 5 Hal Ini Harus Dilakukan Saat Anak Batuk Pilek, Agar Tak Makin Parah</strong></a></h3> <h2><strong>2. Aspek estetika yang juga harus diperhatikan agar jendela tampak indah</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Jendela untuk Hunian/contractors-installing-windows.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>modernize.com</em></p> <p>• Ada beragam bentuk jendela, antara lain persegi/persegi panjang, bundar, oval, setengah lingkaran, trapesium, segitiga, oktagonal, atau kombinasi beberapa bentuk. Pilihlah model jendela yang menarik dan serasi dengan gaya rumah Anda.<br />• Serasikan warna jendela dengan warna bangunan. Anda juga dapat membuat permainan warna ataupun pembedaan warna menciptakan aksen.   <br />• Pilih material yang tidak sekadar aman dan awet, tetapi juga estetis. Kombinasikan dua atau lebih material atau pilih material unik untuk menciptakan desain menarik. Misalnya, jendela kaca patri/hias warna-warni; jendela krepyak kayu; dan sebagainya.<br />• Rancanglah pelengkap jendela yang dapat menambah nilai estetika, seperti teralis bermotif klasik, geometris ataupun nongeometris; tirai/gorden dengan warna dan/atau motif menarik; kerai (<em>window blind</em>); dsb.</p> <p>Jadi, tidak ada salahnya jika Anda terlebih dahulu mempertimbangkan berbagai aspek di atas sebelum merancang jendela untuk setiap sisi rumah Anda. Dengan demikian Anda akan mendapatkan jendela yang tidak hanya fungsional tetapi juga menambah keindahan baik fasad maupun interior rumah Anda.</p> <h3><a href="/article/read/mau-pakai-kaca-untuk-pengganti-dinding-bata-simak-4-faktanya-berikut" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Mau Pakai Kaca untuk Pengganti Dinding Bata? Simak 4 Faktanya Berikut</strong></a></h3>
Mau Pakai Kaca untuk Pengganti Dinding Bata? Simak 4 Faktanya Berikut
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Popularitas kaca tak pernah surut sejak ribuan tahun silam, bahkan pemanfaatannya pun terus berkembang. Pada era modern, material kaca bahkan tampil cukup mendominasi. Tidak terbatas untuk ornamen, jendela, atau bukaan, kaca juga diaplikasikan sebagai dinding bangunan. Aplikasi dinding kaca pada rumah tinggal kemudian juga populer dan disukai, karena membuat ruang terang, terkesan lebih luas dan dapat menyatukan dua ruang atau lebih.</p> <p>Segera tentukan ruang mana yang dindingnya akan diganti sepenuhnya dengan material kaca. Pilih jenis kaca yang paling sesuai dengan selera dan <em>budget</em>. Berikut tips penggunaan kaca dalam hunian seperti dilansir dari dari rumahku.com:</p> <h2><strong>1. Syarat kaca sebagai pengganti dinding bata</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Penggunaan Kaca sebagai Dinding/attractive-small-prefab-homes-kits-house-plans-with-cabin-marvellous-architecture-wooden-ideas-glass-wall-combine-dark-brown-frame-door_house-plans-with-glass-exterior-glass-walls_exterior_exterior-wa.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>loversiq.com</em></p> <p>Ada beragam produk material kaca, seperti kaca bening, kaca berwarna (<em>tinted glass/rayban)</em>, kaca es/buram (<em>sandblast</em>), kaca laminasi, kaca <em>tempered</em>, dan sebagainya. Pada dasarnya semua jenis kaca dapat diaplikasikan sebagai dinding interior maupun eksterior untuk menggantikan material masif seperti bata, asalkan memenuhi syarat konstruksi dan ketahanan. Misalnya, ketebalannya mencukupi, memiliki kemampuan menahan panas, dan sebagainya.</p> <h2><strong>2. Cahaya alami akan menjadi penerangan yang melimpah</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Penggunaan Kaca sebagai Dinding/Kiev-Apt-MARTIN-architects-1.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>nylonliving.com</em></p> <p>Dinding kaca memberi banyak keuntungan, yang terutama dapat memasukkan cahaya alami. Selain untuk penerangan, cahaya alami yang masuk menimbulkan kesan lebih lapang. Kesan lapang juga tercipta karena dinding kaca yang tembus pandang, memungkinkan dua ruang terhubung atau menyatu seperti tanpa batas. Dinding kaca yang jauh lebih tipis dari dinding bata juga menghemat ruang serta menampilkan ruang yang terkesan ringan.</p> <h3><a href="/article/read/3-fakta-desain-split-level-cara-cerdik-dan-murah-atasi-lahan-sempit"><strong>Baca Juga: 3 Fakta Desain Split Level, Cara Cerdik dan Murah Atasi Lahan Sempit</strong></a></h3> <h2><strong>3. Kaca untuk menyatukan ruang</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Penggunaan Kaca sebagai Dinding/mali-stanovi.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>dblog.telegram.hr</em></p> <p>Tidak semua kaca dapat menciptakan efek menyatukan ruang. Misalnya kaca es dan kaca <em>sandblast</em>, meski dapat meneruskan cahaya, tetapi tidak memungkinkan terjadinya interaksi visual dua arah. Guna meniadakan batas dan memberi efek menyatukan dua ruang atau lebih, pilihlah dinding kaca yang bersifat 100% tembus pandang.</p> <h2><strong>4. Kecocokan fisik kaca dengan fungsi pemakaiannya</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Penggunaan Kaca sebagai Dinding/trennw__nde-aus-glas-lounge-musikraum-esstisch-holz-get__nte-scheibe.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>deavita.com</em></p> <p>Di antara beragam produk material kaca yang ada, kaca bening adalah jenis yang relatif paling sesuai untuk menyatukan dua ruang atau lebih. Kaca bening yang polos relatif bersih dan tembus pandang. Kaca bening yang rata tidak menimbulkan distorsi, namun kaca bening sebaiknya digunakan untuk bagian interior karena cenderung tidak tahan panas matahari langsung. Selain kaca bening, kaca <em>tempered</em> adalah jenis kaca yang juga sesuai untuk dinding bangunan. Dengan ketebalan yang sama, kaca <em>tempered</em> memiliki kekuatan 4-5 kali lebih besar dari kaca biasa. Kaca ini juga mampu menahan beban dan perubahan suhu tinggi, sehingga sesuai untuk diaplikasikan sebagai dinding eksterior yang terpapar matahari langsung sepanjang hari.</p> <h3><a href="/article/read/5-hal-ini-harus-dilakukan-saat-anak-batuk-pilek-agar-tak-makin-parah" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 5 Hal Ini Harus Dilakukan Saat Anak Batuk Pilek, Agar Tak Makin Parah</strong></a></h3>
3 Fakta Desain Split Level, Cara Cerdik dan Murah Atasi Lahan Sempit
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Ada banyak alasan mengapa seseorang merancang hunian dengan lantai berjenjang <em>(split level)</em>—dari halaman, beranda hingga ruang dalam. Baik bersifat umum ataupun personal. Cermati beberapa alasan yang bisa menginspirasi Anda berikut ini :</p> <h2><strong>1. Menyesuaikan lahan berkontur</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Fungsi Split Level/pexels-photo-206673.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Bisa jadi tanah yang Anda beli untuk dibangun rumah berada di kawasan berkontur (tidak rata/memiliki perbedaan tinggi antar bagian). Manfaatkan kontur lahan dengan mengaplikasikan lantai berjenjang (<em>split level</em>) sejak dari halaman hingga ruang dalam. Selain ramah lingkungan karena meminimalkan penggalian tanah, dijamin rumah Anda akan tampil lebih estetis dan atraktif.</p> <h3><a href="/article/read/anti-jebol-dan-bocor-ini-cara-membuat-saluran-pembuangan-yang-benar" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Anti Jebol dan Bocor, Ini Cara Membuat Saluran Pembuangan yang Benar</strong></a></h3> <h2><strong>2. Menyiasati hunian sempit</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Fungsi Split Level/day-bed-on-wheels-on-a-split-level-living-room.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>homedit.com</em></p> <p>Salah satu cara jitu mengatasi hunian sempit adalah merenovasinya jadi dua lantai atau lebih. Selain memakai tangga sebagai penghubung antar lantai, kombinasi tangga, <em>void</em>, dan <em>mezzanine</em> akan menciptakan hunian dua lantai yang lebih menarik. Hunian sempit juga bisa disiasati dengan konsep terbuka. Misalnya menyatukan <em>pantry</em>, ruang makan, dan ruang duduk dalam satu area terbuka tanpa dinding penyekat. Meski terkesan luas, ruang terbuka yang rata tetap tampak sebagai satu ruang. Dengan membuat <em>split level</em> pada area terbuka yang sama, Anda seakan-akan memiliki banyak ruang. Perbedaan ketinggian menjadi batas imajiner yang membedakan fungsi ruang. </p> <h2><strong>3. Menghindari kesan monoton</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Fungsi Split Level/split-level-home-designs-1000-ideas-about-split-level-house-plans-split-level-home-designs.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>mastercus.com</em></p> <p>Rumah satu lantai yang sama rata dari beranda hingga bagian belakang, cenderung membosankan. Kesan monoton itu bisa dihindari dengan mengaplikasikan teknik <em>split level</em>. Selain terhalaunya kesan monoton, suasana hunian pun cenderung lebih bervariasi dan menarik. Perbedaan tinggi yang sedikit ekstrem atau desain khas, seperti halnya <em>mezzanine</em>, bahkan bisa menjadi <em>eye catching</em> sekaligus <em>focal point</em>.  <em>Split level</em> juga berpotensi membantu kebugaran tubuh dan memicu perasaan gembira oleh gerak naik-turun saat berjalan dari satu ruang ke ruang lain. Ada banyak titik di mana Anda bisa membuat pembedaan tinggi lantai. Misalnya, teras depan dibuat lebih tinggi dari halaman; ruang duduk lebih rendah dari ruang tamu; ruang kerja/belajar dan perpustakaan dirancang berupa <em>mezzanine</em> yang lebih tinggi dari ruang-ruang sekitarnya.</p> <h3><a href="/article/read/5-kebiasaan-setelah-makan-ini-ternyata-bahaya-bagi-tubuh-tak-terduga-" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 5 Kebiasaan Setelah Makan Ini Ternyata Bahaya Bagi Tubuh, Tak Terduga!</strong></a></h3>
Anti Jebol dan Bocor, Ini Cara Membuat Saluran Pembuangan yang Benar
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Pekerjaan saluran rumah tangga adalah pekerjaan mengalirkan air kotor yang berada di luar rumah atau di sekeliling rumah untuk dibuang ke aliran yang lebih besar seperti saluran kota, dan sungai. Sebagaimana dikutip dari buku Rumah Kokoh Semen Gresik, saluran bisa dibuat tanpa pasangan atau dengan pasangan. Pasangan bisa dibuat dari pasangan batu, dari beton atau gorong-gorong.<br />Bentuk saluran yang mudah dikerjakan dan lancar alirannya adalah bentuk setengah lingkaran, kemudian bentuk yang juga masih bagus alirannya adalah bentuk trapesium. Selain itu kemiringan saluran harus diperhatikan minimal 1% (setiap 100 cm turun 1 cm) agar aliran air mengalir dengan lancar.</p> <h2><strong>1. Bentuk macam-macam saluran<img src="http://keluargakokoh.com/file/content/2016/10/161028041516_keluargakokoh.jpg" alt="" /></strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Pembuatan Saluran/water-243046_1280.jpg" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Saluran air kotor diusahakan dengan sistem terbuka supaya mudah dibersihkan. Kalau tidak memungkinkan bisa dibuat dengan sistim tertutup dari pipa PVC atau beton. Pada pipa PVC atau beton sebaiknya dibuat dari kelas D atau AW supaya tidak mudah pecah dengan diameter minimum 10 cm atau 4 inchi (DIM).</p> <h3><a href="/article/read/bulan-sabit-pada-kuku-anda-hilang-sebaiknya-waspadai-hal-berikut-ini" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Bulan Sabit Pada Kuku Anda Hilang? Sebaiknya Waspadai Hal Berikut Ini</strong></a></h3> <h2><strong>2. <em>Septic tank</em></strong><img src="http://keluargakokoh.com/file/content/2016/10/161028041559_keluargakokoh.jpg" alt="" /></h2> <p><img src="/images/cms//Pembuatan Saluran/plumbing-709631_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p><em>Septic tank</em> dibuat untuk memproses air tinja agar kandungan zat yang berbahaya berubah secara alamiah setelah dimakan jentik-jentik. Agar kemudian berubah menjadi kotoran yang tidak agresif. Sehingga airnya tidak lagi berbahaya dan bisa dialirkan ke peresapan.</p> <h2><strong>3. Peresapan</strong><img src="http://keluargakokoh.com/file/content/2016/10/161028041529_keluargakokoh.jpg" alt="" /></h2> <p><img src="/images/cms//Pembuatan Saluran/digging-2111404_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Peresapan dibuat untuk daerah yang tidak memungkinkan dibuat saluran. Tujuannya untuk menampung air kotor dari KM/ cucian serta pembuangan dari <em>septic tank</em>. Fungsi lain dari peresapan adalah agar air tanah terjaga sehingga pohon-pohon masih bisa tumbuh subur. Daerah DKI Jakarta sekarang sedang digalakkan pembuatan peresapan guna menambah kandungan air dalam tanah. Peresapan sebaiknya dibuat berjarak 10 meter dari sumur air bersih. Semakin jauh semakin baik agar air yang masih belum steril tidak kembali ke sumur air bersih lagi.</p> <h3><a href="/article/read/6-tips-aman-meningkat-rumah-anti-roboh-dan-irit-biaya" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 6 Tips Aman Meningkat Rumah, Anti Roboh dan Irit Biaya</strong></a></h3>
4 Tips Cek Ketahanan Rumah, Penting Dilakukan Saat Musim Hujan
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Bukan hanya fisik yang perlu dipersiapkan untuk mengantisipasi terjangan cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini, hunian juga perlu untuk di cek kesigapannya. Mulai dari atap, hingga yang paling krusial semisal jaringan listrik. Anda tentu tidak ingin tabungan tiba-tiba terkuras akibat merenovasi rumah karena terkena terpaan hujan? Atau tetesan air hujan mengganggu aktivitas di dalam rumah? Yuk lakukan hal-hal berikut:</p> <h2><strong>1. Periksa kembali jaringan listrik</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Cek Rumah Musim Hujan/electrician-2755682_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Jangan sampai ada kabel yang terkelupas atau colokan yang tidak terpasang dengan rapat di rumah. Terutama jika Anda memiliki kolam, taman, dan lampu yang menyambung saluran listrik di luar rumah. Minimalisir kejadian yang tidak diinginkan, karena hujan lebat biasanya diikuti dengan angin kencang dan pemadaman listrik sewaktu-waktu.     </p> <h2><strong>2. Apakah dinding sudah aman dari rembesan air hujan?</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Cek Rumah Musim Hujan/pexels-photo-154143.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Dinding yang terkena resapan air hujan biasanya tidak berumur lama karena mudah terkelupas dan lembab. Sebelum kondisi rumah makin tidak terkendali, Anda bisa memoles tembok ruangan-ruangan, terutama di bagian luar rumah dengan cat pelapis anti air atau <em>weathercoat</em>.</p> <h3><a href="/article/read/jika-5-tanda-ini-muncul-pada-wajah-mulai-perhatikan-kesehatan-anda-" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Jika 5 Tanda Ini Muncul Pada Wajah, Mulai Perhatikan Kesehatan Anda!</strong></a></h3> <h2><strong>3. Saluran air jangan sampai ada yang bocor</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Cek Rumah Musim Hujan/plumbing-840835_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Bukan hanya bocor yang patut untuk diantisipasi, namun juga saluran air jangan sampai tersumbat. Musim hujan yang kerap diimbuhi dengan banjir dapat berpotensi mengganggu kelancaran saluran air pada hunian. Selain memperbaiki saluran air di dalam rumah, Anda juga harus memeriksa kembali selokan di depan rumah. Untuk hal ini Anda bisa mengajak tetangga untuk bekerja bakti membersihkan selokan.</p> <h2><strong>4. Paling penting, cek kondisi atap</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Cek Rumah Musim Hujan/chimney-1848939_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Mengapa penting? Karena tetesan hujan pertama kali akan mengenai atap rumah. Jika atap sebagai pelindung dari panas dan hujan ternyata bocor, maka banjir bukan hanya terjadi di luar tapi juga di dalam rumah. Apabila atap rumah dekat dengan dedaunan atau ranting pohon, sebaiknya dipotong agar tidak jatuh ke atap. Selain itu bila ternyata di atap terdapat kebocoran, Anda bisa melapisinya dengan cat anti bocor khusus untuk atap.</p> <h3><a href="/article/read/6-tips-aman-meningkat-rumah-anti-roboh-dan-irit-biaya" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 6 Tips Aman Meningkat Rumah, Anti Roboh dan Irit Biaya</strong></a></h3>
6 Tips Aman Meningkat Rumah, Anti Roboh dan Irit Biaya
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Meningkat rumah menjadi solusi bertambahnya kebutuhan ruang, sementara lahan terbatas. Kenali apa saja yang harus disiapkan. Karena sempitnya lahan, rumah bertingkat menjadi solusi untuk mewadahi tuntutan kebutuhan ruang. Seringkali, muncul banyak keinginan terkait desain rumah yang hendak diwujudkan. Apapun desain yang diinginkan, pertimbangkan hal-hal berikut agar rumah menjadi efisien dan lebih hemat saat membangunnya.</p> <h2><strong>1. Perhatikan tata ruang agar tidak berantakan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Tips Meningkat Rumah/paper-3152429_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Perhatikan tata letak ruang, dan kelompokkan ruang sesuai dengan fungsinya. Misalnya lantai bawah untuk area publik, seperti ruang tamu, ruang duduk, ruang makan dan dapur. Sedangkan di lantai atas, untuk penempatan kamar-kamar tidur. Untuk penghematan, kurangi dinding pembatas dan buat ruang-ruang saling menyatu. Ruang keluarga, ruang makan dan dapur/pantry, dibuat menyatu tanpa sekat.</p> <h2><strong>2. Cek kembali keamanan struktur dan konstruksi</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Tips Meningkat Rumah/building-1080589_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Pondasi bangunan rumah satu lantai, seringkali tidak disiapkan untuk rumah dua lantai. Sehingga pondasi yang ada harus diperkuat, yang dikenal dengan istilah suntik pondasi. Ini artinya, pada titik pondasi dindingnya harus dibobok, lantai harus digali sebagian untuk pondasi telapak atau cakar ayam di beberapa titik. Letakkan kolom tambahan ini di samping kolom lama, yang berfungsi sebagai kolom struktur. Perhitungkan dengan benar letak dan jumlah struktur, sehingga kolom tidak terletak di tempat yang salah, misalnya berada di tengah-tengah ruangan atau tengah pintu.</p> <h3><a href="/article/read/4-material-pilihan-untuk-rumah-minimalis-tampil-mewah-tak-harus-mahal" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 4 Material Pilihan untuk Rumah Minimalis, Tampil Mewah Tak Harus Mahal</strong></a></h3> <h2><strong>3. Perhitungkan akses secara cermat</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Tips Meningkat Rumah/construction-worker-569149_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Posisi dan desain tangga sebagai akses menuju lantai dua, harus dipikirkan dengan cermat. Area tangga membutuhkan setidaknya 6 meter persegi. Letakkan tangga di jalur yang “bebas” dari lalu lintas penghuni dalam suatu ruang sehingga mudah dicapai.  Akan lebih efektif jika tangga ditempatkan merapat dinding, agar tidak memakan banyak ruang. Lengkapi dengan bukaan jendela bisa berupa kaca mati atau <em>skylight</em> agar area tangga tetap terang.</p> <h2><strong>4. Jangan lupakan pencahayaan dan sirkulasi udara</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Tips Meningkat Rumah/open-window-1246191_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Asupan cahaya alami dan udara yang kurang di lantai satu, menjadi problem yang sering terjadi di rumah bertingkat. Bukaan jendela yang banyak, <em>void</em> dan <em>inner court</em>, harus diupayakan agar ruangan menjadi terang. Jendela tidak hanya ditempatkan di sisi lantai satu, namun juga penting di sepanjang <em>void</em> agar ruangan makin terang. Selain sebagai sirkulasi udara antar lantai, <em>void</em> berfungsi sebagai penghubung antara ruang bawah dan ruang atas. Penting untuk menyediakan <em>inner court</em>, agar ruang-ruang dalam tidak sesak dan pengap. Manfaatkan <em>inner court</em> sebagai kolam atau taman kering, dan langsung beratapkan langit atau bahan transparan yang tembus pandang.</p> <h2><strong>5. Rencanakan instalasi listrik dan air secara efisien</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Tips Meningkat Rumah/electrician-2755683_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Instalasi listrik dan air bersih-air kotor, hendaknya berada pada satu jalur, agar hemat sanitasi dan sirkulasi air berjalan dengan optimal. Perletakan kamar mandi pada lantai atas, harus tepat berada pada posisi kamar mandi lantai bawah. Cek kebutuhan listrik di lantai dua, agar tidak melebihi daya yang ada. Sebaiknya, buat grouping khusus untuk instalasi listrik di lantai tambahan.</p> <h2><strong>6. Perkirakan biaya keseluruhan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Tips Meningkat Rumah/calculator-385506_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Pengembangan bangunan ke arah vertikal membutuhkan dana 1.5 kali dari luas lantai yang akan dibuat. Jika akan membuat lantai dua seluas 50 meter persegi, itu artinya dana yang harus disiapkan adalah biaya untuk pembangunan seluas 75 meter persegi.</p> <h3><a href="/article/read/jangan-remehkan-5-kesalahan-mandi-ini-biasa-dilakukan-tanpa-sadar" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Jangan Remehkan, 5 Kesalahan Mandi Ini Biasa Dilakukan Tanpa Sadar</strong></a></h3>
4 Material Pilihan untuk Rumah Minimalis, Tampil Mewah Tak Harus Mahal
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Material yang mendukung pembangunan rumah minimalis adalah material yang simpel namun kuat dan kokoh, yang praktis cara pemasangannya tetapi memberi tampilan rapi dan bersih, selain itu juga efisien sehingga harganya lebih terjangkau. Material demikian kini banyak diminati terkait semakin digemarinya desain rumah minimalis. Berikut beberapa di antara material tersebut:<em>  </em>     </p> <h2><strong>1. Papan semen</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Material Rumah Minimalis/121403c1c88e26c8ac4369e4915a3a0d.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>sdlegend.com</em></p> <p>Papan semen adalah material artifisal yang terbuat dari campuran semen dan <em>fiberglass</em> atau serat selulosa. Material ini praktis dan efisien, berpotensi sebagai pengganti kayu dan gipsum yang memiliki banyak kelebihan seperti tahan cuaca luar, tahan lembap/air, tahan api, anti rayap, jamur, dan juga kedap suara. Material ini juga tahan terhadap benturan dan relatif kokoh. Papan semen dapat diaplikasikan pada area eksterior (dinding luar, <em>secondary skin</em>, pagar, <em>listplank</em>) maupun interior (dinding dalam/partisi, lantai, plafon, alas atap) Pemasangannya juga relatif mudah dan efektif, dapat dipotong dan dibentuk seperti halnya kayu, demikian pula dengan <em>finishing</em>-nya. Kini papan semen juga tidak mengandung asbes sehingga aman bagi kesehatan. </p> <h2><strong>2. Pelat metal</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Material Rumah Minimalis/b-deck-icbo-2078-p-2896-x-1944.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>mondebloqueur.com</em></p> <p>Pelat metal (<em>floor deck, metal deck, bondek,</em> dll.) adalah pelat baja ringan berlapis galvanis bentuk gelombang seperti huruf W, yang dapat berfungsi sebagai tulangan bawah dan bekisting. Pembuatan dak beton dengan pelat metal ini relatif lebih praktis, karena pengangkutan lebih ringkas; pemasangan relatif mudah, cepat dan hemat waktu. Tidak hanya praktis, tetapi juga efisien karena menghemat volume beton (tidak perlu setebal beton konvensional, cukup ± 6-7 cm); plat metal sekaligus berfungsi sebagai bekisting dan dapat dimanfaatkan sebagai plafon lantai di bawahnya. Kekuatan dan ketahanan dak dengan pelat metal tidak diragukan, dan juga tahan cukup lama terhadap api.</p> <h3><a href="/article/read/2-langkah-penting-saat-membangun-tembok-rumah-agar-tidak-mudah-roboh" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 2 Langkah Penting Saat Membangun Tembok Rumah, Agar Tidak Mudah Roboh</strong></a></h3> <h2><strong>3. Keraton</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Material Rumah Minimalis/800px-Wienerberger_POROTHERM_brick_ceiling_-_MIAKO_front.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>commons.wikimedia.org</em></p> <p>Keraton (keramik komposit beton), adalah material alternatif pengganti dak beton. Keraton terbuat dari tanah liat dicetak dengan bentuk mirip balok bata tetapi bagian tengahnya berlubang. Lubang dibuat dengan perhitungan tertentu untuk tujuan struktural. Pelat keraton sangat praktis karena pemasangannya mudah dan cepat. Untuk menutup bentangan tertentu, sejumlah balok keraton disambung-sambung dengan batang besi pada 4 titik lalu disatukan dengan balok beton. Penggunaan keratin juga membuat pengerjaan plat lantai lebih efisien. Bekisting hanya diperlukan untuk balok dan <em>ringbalk</em>, kebutuhan perancah lebih sedikit. diperlukan lebih sedikit beton yaitu  untuk balok, pengisi dan pelapis lantai. Meski tak kalah kuat dari beton konvensional, keraton jauh lebih ringan sehingga mengurangi beban struktur. Lubang-lubangnya berfungsi sebagai isolator panas dan suara. Jika mau bagian bawah dapat diekspos sebagai plafon.</p> <h2><strong>4. Rangka atap baja ringan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Material Rumah Minimalis/d25089b65474265a6d7d45bb4e4167af.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>forum.rumah123.com</em></p> <p>Rangka atap baja ringan dapat menjadi alternatif untuk menggantikan rangka kayu. Material ini sangat praktis  karena proses pengerjaannya (oleh ahli) relatif mudah dan cepat. Meskipun tipis material ini memiliki kekuatan tekan dan tarik yang dapat diandalkan karena angka pemuaian/penyusutan relatif lebih kecil dibandingkan kayu. Serta berpotensi mengurangi beban struktur di bawahnya sehingga cocok juga untuk rumah di daerah rawan gempa. Rangka atap baja ringan bertahan relatif lama karena tidak mudah keropos, anti rayap, anti jamur,  dan kemungkinan rembes/bocor sangat kecil. Berbeda dengan kayu, baja ringan tidak merambatkan api jika terjadi kebakaran. Pada awal pembangunan terkesan lebih mahal, namun karena awet dan tahan lama maka nilainya relatif sebanding.</p> <h3><a href="/article/read/waspada-7-bidang-pekerjaan-ini-rawan-gangguan-kesehatan-anda-juga-" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Waspada, 7 Bidang Pekerjaan Ini Rawan Gangguan Kesehatan, Anda Juga?</strong></a></h3>
2 Langkah Penting Saat Membangun Tembok Rumah, Agar Tidak Mudah Roboh
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Sebagai bagian dari rumah, tembok berfungsi penting untuk menjaga kekokohan hunian. Jika tembok tidak dikerjakan dengan teliti, maka akan membahayakan bangunan dan penghuni di dalamnya. Oleh karena itu, sebagai pekerja konstruksi, Anda memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa tembok yang Anda bangun telah memenuhi standar pengerjaan dan keamanan. Pastikan Anda memastikan hal penting ini:</p> <h2><strong>Perbandingan dan perhitungan yang tepat untuk kelancaran pengerjaan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Pengerjaan Tembok/construction-760432_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Bahan yang digunakan untuk pekerjaan tembok adalah batu bata, beton ringan dan batako. Tiga hal terpenting yang harus diperhatikan pada saat pemasangan tembok adalah sebagai berikut:</p> <p>- Nat/siar adukan tidak segaris<br />- Pasangan tegak lurus dan rapi<br />- Siar tegak, bergeser antara ½ - ¼ batu</p> <p>Luas pasangan tembok ½ bata maksimal 12m² , apabila lebih besar maka harus dipasang rangkaian pengaku beton (sloof, kolom, dan ring balok), karena bila pasangan terlalu luas tanpa pengaku akan rawan terhadap gaya horisontal seperti gempa atau angin kencang. Ketinggian pemasangan setiap hari untuk campuran menggunakan campuran kapur maksimum 1m, jika campuran menggunakan semen maksimum 1,50 m besar siar horisontal adalah 1-2 cm, sedangkan untuk siar tegak ± 1 cm.</p> <h3><a href="/article/read/3-tips-aplikasi-batu-koral-material-sederhana-agar-rumah-tampak-mewah" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 3 Tips Aplikasi Batu Koral, Material Sederhana Agar Rumah Tampak Mewah</strong></a></h3> <h2><strong>Langkah kerja pemasangan tembok batu bata</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Pengerjaan Tembok/construction-worker-concrete-hummer-vibrator-38600.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>• Pasang profil/usuk untuk menentukan kelurusan dan ketegakan pasangan. Profil dipasang pada ujung tembok dan diusahakan tegak lurus dan diskur yang kuat. Buatlah garis ketinggian untuk tarikan per lapisnya</p> <p>• Buat campuran/ spesi dengan komposisi sebagai berikut:<br />    1 semen : 3 pasir untuk lapisan trassram<br />    1 semen : 5-7 pasir untuk pasangan biasa.<br />    Pasir diayak halus dengan ayakan ± 4 mm. Pembuatan adukan dapat dilakukan secara manual atau dengan molen. Adukan harus plastis atau pulen.</p> <p>• Sebelum dipasang, batu bata disiram air, sehingga air yang terkandung dalam spesi tidak diserap oleh batu bata</p> <p>• Tarik panduan pasangan dari benang pada setiap lapis atau kalau sudah ahli maka tarikan dapat dibuat per 3 lapis</p> <p>• Begitu pasangan mencapai ketinggian 1,50 m maka segera kolom praktis di cor agar ikatan bata terkunci/tidak bergerak. Berikutnya pemasangan yang lebih dari 1,50 m digunakan perancah atau andang.</p> <p>• Pasangan batu bata akan lebih sempurna bila selesai dipasang kemudian ditutup dengan plastik. Setelah plastik dibuka sebaiknya dinding bata dibasahi sebagai proses perawatan (curing) terutama pada saat akan diplester sebaiknya dinding bata dibasahi agar tidak menyerap air plesteran</p> <p>Setelah diplester sebaiknya plesteran dinding dirawat dengan membasahi agar plesteran tidak retak-retak.</p> <h3><a href="/article/read/rasa-haus-ternyata-berbahaya-ini-5-akibat-jika-anda-meremehkannya" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Rasa Haus Ternyata Berbahaya, Ini 5 Akibat Jika Anda Meremehkannya</strong></a></h3>
5 Tips Mengenali Ciri Material Berkualitas, Tak Cukup Dilihat Saja!
<p><em><strong>Oleh: Tya Achni</strong></em></p> <p>Sebagai pekerja konstruksi, salah satu tanggung jawab Anda adalah menjamin hunian yang Anda bangun menggunakan material berkualitas. Soal hunian, Anda tak boleh main-main dalam memilih materialnya. Harus yang berkualitas, agar rumah tak lapuk dimakan cuaca dan tetap <strong>kokoh tak tertandingi</strong> meskipun bertahun-tahun berdiri. Bagaimana tips memilih material yang berkualitas? Ini tipsnya:</p> <h2><strong>1. Kayu</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Materi berkualitas/firewood-1443207_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Penggunaan kayu pada bangunan perumahan sudah mulai berkurang seiring dengan masuknya produk baja ringan untuk konstruksi atap, besi <em>hollow</em> untuk plafon, dan kusen aluminum. Namun untuk daun pintu, jenis pintu panel dari kayu masih disukai karena keindahannya. Kayu yang bagus adalah yang sudah kering, tidak memuntir atau melengkung, keras, seratnya bagus, dan tidak banyak mata pada permukaannya.</p> <h2><strong>2. Bahan atap atau genteng</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Materi berkualitas/roofers-2891664_1280_pb.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Genteng terdiri dari beberapa jenis bahan. Diantaranya genteng tanah liat yang cukup mudah pembuatannya, dan nyaman digunakan karena ketika panas terik matahari, udara di bawah atap tetap sejuk. Faktor kualitas tanah liat sangat menentukan kualitas genteng. Begitu juga pembakaran, apabila kurang matang maka genteng akan mudah retak. Selain dari tanah liat, genteng juga ada yang terbuat dari campuran pasir dan semen atau disebut genteng beton. Ukurannya lebih lebar ketimbang genteng tanah liat. Genteng berkualitas adalah yang tidak bersifat poros dan tahan air, agar bila terkena hujan tidak merembes dan bocor. Khusus genteng tanah liat, pastikan genteng tahan untuk diinjak.</p> <h3><a href="/article/read/3-tips-aplikasi-batu-koral-material-sederhana-agar-rumah-tampak-mewah" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 3 Tips Aplikasi Batu Koral, Material Sederhana Agar Rumah Tampak Mewah</strong></a></h3> <h2><strong>3. Semen Portland</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Materi berkualitas/semen-gresik-min-d173a636b63b95976d56ac5f8e125e40__1_.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>beritadaerah.co.id</em></p> <p>Semen merupakan bahan perekat yang bila dicampur pasir dan air akan berubah menjadi bahan plesteran atau adukan untuk memasang batu bata, memlester tembok, memasang batu belah, atau pun keramik. Adukan yang menggunakan bahan perekat semen akan cepat mengering sehingga proses pembangunan rumah lebih cepat. Jenis semen portland yang disarankan untuk membangun rumah disebut Portland Pozzolan Cement (PPC). Produk semen yang pasti berkualitas adalah <strong>Semen Gresik</strong>. Dijamin hunian yang Anda bangun menjadi <strong>kokoh tak tertandingi</strong>.</p> <h2><strong>4. Pasir</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Materi berkualitas/pexels-photo-461789.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Pasir merupakan bahan pengisi yang bila diaduk dengan semen dan ditambahkan air akan menjadi adonan yang siap digunakan. Jika pasir digunakan untuk memasang material, gunakan ukuran yang bervariasi, campuran antara yang lembut dan ada yang agak kasar, ukurannya antara 0-4 mm. Pasir yang hanya satu jenis, pasir lembut saja (0-2 mm) atau yang kasar saja (>2-4 mm), kurang baik untuk pemasangan. Pastikan pasir tidak bercampur kotoran. Hindarkan asir dari kotoran seperti lumpur, lumut, rumput, daun-daun yang lapuk, akar-akaran, atau belerang. Butirannya harus, keras, dan tajam.</p> <h2><strong>5. Bata merah</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Materi berkualitas/pexels-photo-678289.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Bata merah sebagai bahan pembuatan tembok masih digunakan di perumahan, meski belakangan ini muncul produk baru bernama bata ringan. Bata merah terbuat dari tanah liat yang dipres, kemudian dikeringkan dan dibakar hingga matang. Bahan tanah yang bagus dan pembakaran sempurna sangat berpengaruh pada kualitas bata merah. Untuk menguji kualitasnya, apabila dipukul palu, terdengar suara nyaring, karena padat. Kepadatan ini ditandai dengan berat. Semakin berat, semakin padat.</p> <h3><a href="/article/read/tingkatkan-skill-pekerja-konstruksi-ini-5-channel-youtube-bermanfaat" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Tingkatkan Skill Pekerja Konstruksi, Ini 5 Channel Youtube Bermanfaat</strong></a></h3>
3 Tips Aplikasi Batu Koral, Material Sederhana Agar Rumah Tampak Mewah
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Batu koral (<em>pebbles</em>) biasanya diambil dari pantai, sungai, atau danau. Beda lokasi penambangan beda karakter, namun umumnya batu koral berbentuk bulat atau lonjong dengan tekstur kasar hingga relatif halus tanpa ada sudut tajam. Ukurannya bervariasi dengan kisaran diameter antara 4 mm hingga 6 cm. Warnanya beragam, seperti hitam, abu-abu, putih, merah, hijau, kuning, dll.</p> <p>Karena karaktenya yang unik dan menarik, batu koral dimanfaatkan sebagai elemen dekoratif untuk mempercantik bangunan serta menciptakan kesan natural. Bagaimana mengaplikasikan batu koral pada hunian? Dilansir dari Rumahku.com, berikut rangkumannya untuk Anda:</p> <h2><strong>Di mana mengaplikasikan batu koral?</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Fungsi Batu Koral/garden-stepping-stones-15-garden-path-ideas-with-stepping-stones-garden-lovers-club.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>cobblestonefarms.biz</em></p> <p>Pada hunian, batu koral dapat diaplikasikan baik pada area ruang luar ataupun dalam, pada area kering maupun basah. Berikut ini beberapa di antaranya :<br />•    Untuk material jalan setapak secara menyeluruh atau berupa batu pijakan (<em>stepping stone</em>).<br />•    Penghias di antara tanaman (<em>softscape</em>) dengan cara disebar atau ditata membentuk pola.<br />•    Ditata dalam pot tanaman atau diaplikasikan pada area kolam buatan.<br />•    Sebagai pelapis (<em>finishing</em>) dinding bagian luar maupun dalam, sebagian ataupun menyeluruh.<br />•    Sebagai pelapis (finishing) lantai pada teras, <em>carport</em>, di bawah teritisan, kamar mandi, dll.  </p> <p>Batu koral dapat dipasang sendiri atau dikombinasikan dengan batuan lain, seperti batu candi, andesit, pasir, marmer, dsb. Batu koral juga bisa dibentuk mosaik yang ditempel langsung atau dicetak dengan semen / beton sebagai agregat. Bentuknya beragam, baik geometris ataupun abstrak.</p> <h3><a href="/article/read/tingkatkan-skill-pekerja-konstruksi-ini-5-channel-youtube-bermanfaat" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Tingkatkan Skill Pekerja Konstruksi, Ini 5 Channel Youtube Bermanfaat</strong></a></h3> <h2><strong>Prinsip pemasangan batu koral</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Fungsi Batu Koral/landscaping-stepping-stones-how-to-lay-tos-diy-10.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>puarteacapcel.info</em></p> <p>Ada berbagai cara pemasangan batu koral, yakni sementara , semi permanen, dan permanen.<br />•    Untuk pemasangan bersifat sementara (bisa dipindah atau diatur ulang), batu koral cukup disebar atau ditata rapi di atas permukaan tanah yang sebelumnya telah dipadatkan atau diberi perkerasan, untuk menghindari naiknya tanah bila terkena curahan hujan.  <br />•    Untuk mendapatkan hasil permanen pada lantai atau halaman, pemasangan dilakukan dengan plesteran semen. Bisa juga dipakai ubin atau stepping stone siap pakai yang dijual di pasaran. Plesteran semen juga diperlukan untuk menanam batu koral pada permukaan dinding. Pastikan dinding dalam keadaan rata dan bersih agar koral dapat menempel dengan baik. Pemasangan batu umumnya dimulai dari bagian bawah ke atas. Untuk memperkuat posisi batu, dilakukan plesteran akhir pada seluruh permukaan. Lalu dalam keadaan setengah kering, batu koral dibersihkan dari noda plesteran sehingga terlihat keindahannya.     </p> <h2><strong>Perawatan lantai atau dinding batu koral</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Fungsi Batu Koral/1420786789796.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>designerspics.com</em></p> <p>Agar batu koral tetap tampil bersih cemerlang serta bebas dari lumut dan jamur, diperlukan perawatan khusus. Untuk lantai atau dinding batu koral permanen, pembersihan dilakukan dengan penyikatan dan penyemprotan. Sementara batu yang ditata non permanen bisa disemprot atau diambil lalu dicuci dalam wadah dengan air yang dicampur cairan pembersih. Pemberian lapisan <em>coating</em> dan anti jamur juga umum dilakukan, baik sebelum ataupun setelah pemasangan. Tujuannya untuk menjaga batu terlihat menarik, bersih berkilat dan bebas jamur.</p> <h3><a href="/article/read/gemuk-tak-berarti-sehat-hindari-obesitas-dengan-3-cara-mudah-ini" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Gemuk Tak Berarti Sehat, Hindari Obesitas dengan 3 Cara Mudah Ini</strong></a></h3>