Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Mengenal Bay Window, Jendela Timbul yang Tidak Nampak Jadul
<div class="text_post_block"> <div class="big-card"> <div class="big-card-content"> <p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Dalam bahasa aslinya <em>bay</em> berarti teluk, yaitu perairan yang menjorok ke daratan. <em>Bay window</em> memiliki makna serupa, karena jendela ini memiliki konstruksi menjorok keluar atau tidak segaris dengan dinding utama bangunan. Konstruksi demikian menciptakan area cekung pada ruang dalam dan menonjol di bagian luar, seperti sebuah teluk. Jendela ini merupakan salah satu ciri arsitektur bergaya Victorian yang populer sejak 1870-an. Keunikannya membuat banyak orang tertarik untuk mengaplikasikannya. Bagaimana dengan Anda? Kenali seluk-beluknya berikut ini:</p> <h2><strong>Unik dan Multifungsi</strong></h2> <p>Karakter dan tampilan <em>bay window</em> sangat unik dan artistik, baik dilihat dari luar maupun dari dalam bangunan. Tidak hanya rata dengan dinding seperti jendela pada umumnya, tetapi juga memunculkan beragam bentuk unik, seperti poligon atau lengkung yang menonjol keluar. Variasinya dengan elemen <em>softscape</em> di luar, dan pemanfaatan cekungan yang tepat akan mempercantik tatanan interior maupun fasad hunian.</p> <p><img src="/images/cms//Bay Window/architecture-226124_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Sama seperti jendela biasa, fungsi <em>bay window</em> yang terutama adalah memasukkan cahaya alami, sebagai jalur sirkulasi udara, dan juga memungkinkan orang di dalam menikmati <em>view</em> di luar rumah. Karena tidak segaris dengan dinding bangunan, <em>bay window</em> memiliki sudut pandang yang lebih lebar. Kejadian atau pemandangan di luar dapat dinikmati dengan lebih leluasa. </p> <p>Cekungan yang dihasilkan oleh bentuk <em>bay window</em> memiliki beragam fungsi. Selain berfungsi memperluas ruang terdekat, cekungan juga dapat difungsikan sebagai tempat duduk sekaligus ruang penyimpanan tersembunyi (<em>hidden storage</em>). Fungsi lain misalnya untuk area <em>display</em> koleksi benda seni atau elemen dekoratif lain. Kombinasi beberapa fungsi juga dimungkinkan.</p> <h3><strong><a href="/article/read/3-syarat-sebelum-membangun-pagar-minimalis-agar-hunian-tampak-elegan" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 3 Syarat Sebelum Membangun Pagar Minimalis, Agar Hunian Tampak Elegan</a> </strong></h3> <h2><strong>Posisi mempengaruhi fungsi  </strong></h2> <p><em>Bay window</em> dapat diletakkan di mana pun, seperti di ruang tamu, ruang duduk, ruang makan, hingga kamar tidur. Berikut beberapa sisi rumah yang dapat dipertimbangan sebagai lokasi<em> bay window</em>:</p> <p><img src="/images/cms//Bay Window/1438362559419.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>hgtv.com</em></p> <p>• Sisi di mana <em>bay window</em> akan berguna menambah nilai artistik fasad hunian, misalnya pada bagian depan, dan sudut rumah.<br />• Sisi yang memiliki <em>view</em> menarik, seperti pemandangan alam, taman, kolam ikan, kolam renang, dan sebagainya. Jadi bagian cekungan dapat dimanfaatkan sebagai <em>sitting area</em> untuk menikmati <em>view</em> tersebut. Selain dinding permanen sebagai tempat duduk, dapat diletakkan furnitur lepas seperti sofa, <em>bench</em>, <em>chaise lounge</em>.<br />• Sisi di mana cekungan dapat menjadi perluasan ruang terdekat. Cekungan dapat dimanfaatkan sebagai area<em> display</em>, maupun <em>hidden storage</em>. </p> <p>Penempatan <em>bay window</em> juga perlu mempertimbangkan orientasi bangunan agar panas berlebihan dan silau tidak mengganggu kenyamanan ruang dalam. Sangat dianjurkan untuk merencanakan <em>bay window</em> sejak awal pembangunan rumah. Jika Anda memaksakan diri untuk membuatnya di kemudian hari, sebaiknya kerjakan dengan perhitungan yang tepat terutama berkaitan dengan konstruksi kantilever yang menyatu dengan bangunan. Hal lain yang harus dipertimbangkan dengan baik adalah faktor keamanan, misalnya dengan memasang teralis.</p> <h3><a href="/article/read/kesalahan-fatal-4-kebiasaan-ini-bikin-warna-gigi-jadi-kuning" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Kesalahan Fatal, 4 Kebiasaan Ini Bikin Warna Gigi Jadi Kuning</a></h3> </div> </div> </div>
3 Syarat Sebelum Membangun Pagar Minimalis, Agar Hunian Tampak Elegan
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Sebagai salah satu elemen rumah, sebaiknya pagar didesain serasi dengan desain rumah. Lebih dari itu, pagar menjadi elemen terdepan rumah yang sangat mempengaruhi fasad. Jadi, pagar rumah minimalis, sebaiknya didesain sesuai konsep minimalis yang diterapkan pada rumah. Prinsip minimalis adalah kembali pada kesederhanaan. Karakter yang paling mencolok dari rumah berkonsep minimalis adalah serba simpel.</p> <p>Kesederhanaan rumah minimalis yang juga harus ditampilkan pada pagar minimalis adalah: desain sederhana dan fungsional, penggunaan material yang simpel, praktis, efisien dan mudah dalam perawatan.   </p> <h2><strong>1. Desain Sederhana dan Fungsional</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Pagar Minimalis/Modern-Minimalist-Fence-Wall-Designs-Also-Architecture-House-Plans-Adorable-Gallery-Images-Nice-Design-That-Has-Grey-Door-Can-Add-The-Touch-Inside-Room-With.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>yuorphoto.com</em></p> <p>Fungsi utama pagar adalah melindungi rumah dari tindak kejahatan dan gangguan lingkungan, seperti polusi suara, dan udara. Misalnya, untuk lingkungan kurang aman, tinggi pagar bisa dibuat hingga 1,5 m atau lebih, sementara untuk mengurangi polusi dibuat pagar tanaman, dan sebagainya. Sementara fungsi lain pagar adalah menambah nilai estetika, misalnya sebagai aksen fasad.</p> <p>Pagar minimalis sebaiknya dirancang dengan bentuk sederhana namun memenuhi semua fungsinya dengan baik. Model simpel yang dapat menjadi pilihan, misalnya bentuk-bentuk geometris yang simpel seperti permainan garis vertikal, horizontal, persegi, yang relatif polos tanpa ornamen, tegas, dan kompak.</p> <h3><a href="/article/read/6-hal-ini-wajib-dilakukan-saat-bangun-rumah-minimalis-berkonsep-tropis" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 6 Hal Ini Wajib Dilakukan Saat Bangun Rumah Minimalis Berkonsep Tropis</a></h3> <h2><strong>2. Material Simpel, Praktis, dan Efisien</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Pagar Minimalis/25-best-ideas-about-pool-fence-on-pinterest-pool-ideas-pool-landscaping-and-pool-deck-decorations-fencing-around-pool-ideas.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>bullyfreeworld.com</em></p> <p>Pagar minimalis sebaiknya dibuat dari bahan simpel, praktis, efisien, dan terjangkau harganya. Berikut beberapa material yang dapat diaplikasikan sesuai desain pagar minimalis.</p> <p>• <strong>Kayu :</strong> terkesan alami, pilih yang berdaya tahan tinggi namun relatif murah seperti merbau dan kamper. Papan semen bisa dipilih sebagai material pengganti kayu.  <br />•<strong> Logam :</strong> relatif simpel, kuat dan tahan lama, yang relatif terjangkau misalnya besi <em>hollow</em>.<br />• <strong>Dinding plesteran :</strong> mudah dibentuk (fleksibel), dapat dilapis cat eksterior berdaya tahan tinggi dengan warna serasi dengan eksterior rumah.<br />• <strong>Bata/beton ekspose :</strong> atau batu alam (andesit, palimanan, candi) dapat dipilih untuk kesan alami dan unik dengan pelapisan <em>coating</em> untuk daya tahan.</p> <h2><strong>3. Perawatan Mudah</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Pagar Minimalis/Cleaning-Fence.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>rustoleum.com</em></p> <p>Ciri lain pagar minimalis adalah mudah perawatannya. Kemudahan perawatan dipengaruhi oleh desain yang simpel, dan juga pilihan material yang berdaya tahan baik. Material tertentu mungkin perlu dilapis dengan cat khusus yang anti karat, tahan gores, tahan cuaca (<em>weathershield</em>) atau bisa juga dengan <em>coating</em> anti jamur/lumut, dan lainnya. Dengan daya tahan yang baik, perawatan pagar lebih mudah. Pengecatan ulang atau pelapisan <em>coating</em> hanya perlu dilakukan sesekali.    </p> <p>Kemudahan perawatan juga terkait dengan kemudahan renovasi. Pilihan bentuk yang tidak rumit, polos, atau desain berulang teratur akan memudahkan renovasi pagar minimalis. Biasanya juga tidak diperlukan waktu terlalu lama dan biayanya relatif lebih murah.</p> <h3><a href="/article/read/kesalahan-fatal-4-kebiasaan-ini-bikin-warna-gigi-jadi-kuning" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Kesalahan Fatal, 4 Kebiasaan Ini Bikin Warna Gigi Jadi Kuning</strong></a></h3>
6 Hal Ini Wajib Dilakukan Saat Bangun Rumah Minimalis Berkonsep Tropis
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Membangun rumah minimalis di daerah panas dan lembap seperti Indonesia idealnya tidak hanya dapat memaksimalkan pemanfaatan lahan terbatas, tetapi juga harus memiliki ruang dalam yang nyaman. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membangun rumah minimalis dengan konsep tropis. Berikut aspek yang harus menjadi perhatian, seperti dilansir dari majalah Rumahku:</p> <h2><strong>1. Perhitungkan orientasi bangunan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Konsep Hunian Tropis/pexels-photo-358636.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Rencanakan arah hadap rumah dengan mempertimbangkan pergerakan matahari. Upayakan agar bagian terbesar dinding dan bukaan tidak berorientasi ke timur-barat, karena dampak pemanasan membuat ruang kurang nyaman. Jika posisi lahan dan kondisi lingkungan tidak memungkinkan untuk memilih orientasi bangunan, lakukan berbagai cara untuk mengantisipasi gangguan panas, sengat dan silau. Misalnya dengan <em>secondary skin</em>, kanopi atau elemen pembayangan, dan pemakaian jenis kaca tertentu.</p> <h2><strong>2. Pilih material untuk dinding transparan, <em>void</em> dan <em>skylight</em></strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Konsep Hunian Tropis/stairs-home-loft-lifestyle.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Manfaatkan cahaya alami! Buatlah bukaan atau dinding transparan (misalnya dengan material kaca) untuk membebaskan masuknya terang alami. Jika luas atau posisi lahan menyulitkan pembuatan jendela, dapat dibuat <em>skylight</em>. Pada rumah minimalis bertingkat, paduan skylight dan <em>void</em> akan membantu masuknya cahaya alami sekaligus melancarkan sirkulasi udara.</p> <h2><strong>3. Terapkan sistem ventilasi silang</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Konsep Hunian Tropis/pexels-photo-271753__1_.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Sistem ventilasi silang diciptakan dengan meletakkan jendela/bukaan pada dua sisi berlawanan (horizontal/vertikal) sedemikian rupa sehingga udara dapat mengalir bersilangan dengan lancar. Selain udara di dalam ruangan selalu berganti, udara panas juga akan terhalau, sehingga ruang dalam akan terasa sejuk. Jadi, pastikan jendela, bukaan, dan <em>void</em> di rumah minimalis Anda dirancang mengikuti konsep sistem ventilasi silang (<em>cross ventilation</em>) tersebut.</p> <h3><a href="/article/read/mau-tampilan-rumah-lebih-modern-benahi-7-bagian-fasad-ini" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Mau Tampilan Rumah Lebih Modern? Benahi 7 Bagian Fasad Ini</strong></a></h3> <h2><strong>4. Atur ketinggian plafon dengan cermat</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Konsep Hunian Tropis/pexels-photo-271632.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Jarak lantai ke plafon mempengaruhi kelancaran sirkulasi udara dalam ruang. Tinggi plafon rata-rata, idealnya sekitar 2,8-3,2 meter. Atau bisa juga dihitung dengan menjumlahkan panjang dan lebar ruang lalu membaginya dengan 2. Misalnya, jika ruang berukuran 2×4 meter maka tinggi plafon ideal ±3 meter. Membuat plafon lebih tinggi asal tidak berlebihan, termasuk membuat<em> void</em>, akan melegakan ruang kecil dan berpotensi menghalau panas dan sumpek.      </p> <h2><strong>5. Alokasikan ruang untuk ketersediaan ruang hijau</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Konsep Hunian Tropis/pexels-photo-276630.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Meskipun terbatas, usahakan untuk menyisakan sedikit lahan untuk membuat taman. Meskipun kecil, ruang hijau sangat bermanfaat. Selain sebagai area resapan, tanaman berguna sebagai penyedia oksigen, menyejukkan udara, peneduh dan penghalang angin, penyerap polutan hingga penambah keindahan. Jika tidak tersisa lahan sama sekali, Anda dapat membuat taman vertikal, taman kering, atau taman pot pada tempat-tempat yang memungkinkan, bahkan di dalam rumah.   </p> <h2><strong>6. Cermati pengaturan tata ruang dalam</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Konsep Hunian Tropis/pexels-photo-960704.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Fasad rumah minimalis cenderung simpel, rata, dan bersih tanpa banyak ornamen dan dekorasi. Demikian pula seharusnya penataan ruang dalam dilakukan. Warna-warna netral akan membantu menciptakan ruang yang lebih terang dan lapang. Pilihlah furnitur dengan desain sederhana namun fungsional, dan gunakan dalam jumlah seperlunya. Ruangan yang terlalu penuh dengan perabot akan terkesan sempit dan sumpek.</p> <h3><a href="/article/read/5-hal-ini-perlu-diperhatikan-saat-merancang-rumah-demi-hasil-bermutu" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 5 Hal Ini Perlu Diperhatikan Saat Merancang Rumah, Demi Hasil Bermutu</strong></a></h3>
Mau Tampilan Rumah Lebih Modern? Benahi 7 Bagian Fasad Ini
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Mengubah fasad rumah agar tampil kekinian, bisa jadi pilihan agar rumah terlihat lebih segar dan menarik. Ada saatnya kita bosan dengan tampilan rumah dan ingin mengikuti desain terkini yang sedang digemari. Terlebih jika kita tinggal di sebuah kompleks perumahan, yang awalnya memiliki tampilan fasad sama persis dengan tetangga kanan-kiri. Fasad rumah bisa disiasati dengan melakukan eksplorasi bentuk, dan mengubah bagian-bagian tertentu, sehingga terlihat berbeda dan lebih menarik. Berikut adalah beberapa bagian yang bisa diolah dari fasad:</p> <h2>1. Dinding</h2> <p><img src="/images/cms//Fasad Rumah/architecture-3336628_1280.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Dinding depan rumah yang ditinggikan, hingga menutup bentuk atap di baliknya, sering dilakukan untuk merubah tampilan fasad rumah. Langkah ini biasanya membuat tampilan rumah berubah cukup signifikan. Desain rumah dengan dinding muka bagian atas yang tinggi dan berbentuk kotak, menguatkan kesan modern. Agar tampilannya lebih apik, buat sentuhan lewat kombinasi material, semisal kamprot pasir dengan kisi-kisi kayu tersusun vertikal. Demikian juga dengan warna yang dikombinasikan, sehingga tampilannya jauh dari monoton.</p> <h2><em>2. Carport</em></h2> <p><em><img src="/images/cms//Fasad Rumah/carport2.jpg" width="800" /></em></p> <p><em>rumahdijual.com</em></p> <p>Keberadaan <em>carport</em> akan memengaruhi fasad rumah, sehingga perlu dipikirkan desainnya agar menyatu dengan tampak rumah secara keseluruhan. Jika gaya modern adalah pilihannya, gunakan atap transparan dari kaca atau fiber, agar tidak menutupi tampak bangunan. Jika lahan rumah tidak terlalu lebar, sebaiknya pilih jenis atap yang transparan, agar memberi kesan lapang. Pertimbangkan pula ketinggian carport, sehingga tetap estetis dan fungsional.</p> <h2>3. Atap</h2> <p><img src="/images/cms//Fasad Rumah/pexels-photo-297756.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p><a href="/article/read/sudah-tahu-6-jenis-atap-rumah-ini-bukan-hanya-soal-kemiringan-saja" target="_blank" rel="noopener">Banyak pilihan bentuk atap</a>, mulai dari atap datar hingga atap miring dengan banyak variannya, serta  ragam material. Melakukan eksplorasi bentuk atap konvensional, bisa jadi pilihan, tentunya dengan pertimbangan beberapa aspek yang mendasarinya. Semisal untuk pencegahan pancaran matahari secara langsung. Merubah bentuk atap dari atap datar menjadi atap miring atau sebaliknya, juga menjadi upaya signifikan untuk merubah fasad rumah.</p> <h3><a href="/article/read/membangun-tembok-tak-boleh-asal-terapkan-langkah-ini-lebih-dulu" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Membangun Tembok Tak Boleh Asal, Terapkan Langkah Ini Lebih Dulu</a></h3> <h2>4. Jendela</h2> <p><img src="/images/cms//Fasad Rumah/pexels-photo-323776.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Mengubah bentuk jendela, akan membuat tampilan fasad berbeda. Misalnya dari semula berbentuk kotak persegi yang berada di atas ketinggian 90 cm di atas lantai, bisa diganti dengan desain jendela yang menerus hingga lantai. Pilihan bentuk bukaan daun jendela juga patut dipertimbangkan. Untuk daerah tropis, pilih bentuk bukaan yang banyak lebar sehingga optimal memasukkan cahaya ke dalam ruangan.</p> <h2>5. Kanopi</h2> <p><img src="/images/cms//Fasad Rumah/IMG01235-20121204-1444.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>rumahsukasuka.co.id</em></p> <p>Berikan sesuatu yang berbeda pada area kanopi rumah, dengan membingkainya menjadi sebuah <em>porte cochere</em> yang cantik. Bisa dengan bentuk ukiran dari kayu, batu, atau cetakan GRC.  Area ini sekaligus bisa menjadi daya tarik yang bersifat mengundang dari sebuah bangunan.</p> <h2>6. Warna</h2> <p><img src="/images/cms//Fasad Rumah/pexels-photo-122782.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Jika ada kendala berupa larangan untuk merubah bentuk fasad rumah, Anda bisa lakukan hal yang paling simple, yaitu mengecat fasad (dinding) rumah, sehingga nampak berbeda dari tetangga sekitar. Tentu saja, pilih warna yang Anda sukai. Warna putih bisa menjadi bidang kanvas yang pas untuk menampilkan warna-warna lain yang terletak di atas atau di depannya. Warna hijau dari elemen vegetasi akan nampak lebih hidup, dengan latar belakang warna putih.</p> <h2>7. Balkon &<em> Secondary Skin</em></h2> <p><em><img src="/images/cms//Fasad Rumah/ideas-house-railing-designs-wrought-iron-balcony-for-simple-grill-design-staircase-kits-outdoor-railings-stainless-steel-modern-indoor-exterior-gallery-comp.jpg" alt="" width="800" /></em></p> <p><em>hug-fu.com</em></p> <p>Membuat balkon mungil di lantai dua, cukup membuat tampilan fasad berubah. Tampilan bidang permukaan menjadi tidak monoton dan lebih dinamis, karena ada <a href="/article/read/3-fakta-desain-void-solusi-cantik-untuk-sirkulasi-udara-dalam-rumah" target="_blank" rel="noopener">permainan bidang solid dan void</a>. Jika rumah menghadap ke arah barat, pertimbangkan untuk membuat <em>secondary skin</em>, bentuknya bisa berupa kisi-kisi kayu, besi atau papan. Sehingga panas matahari sore tidak langsung masuk ke dalam rumah.</p> <h3><a href="/article/read/5-hal-ini-perlu-diperhatikan-saat-merancang-rumah-demi-hasil-bermutu" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 5 Hal Ini Perlu Diperhatikan Saat Merancang Rumah, Demi Hasil Bermutu</strong></a></h3>
5 Hal Ini Perlu Diperhatikan Saat Merancang Rumah, Demi Hasil Bermutu
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Banyak hal yang harus diperhatikan dalam merancang rumah, antara lain jumlah lantai, jumlah ruang, pertimbangan estetika, juga biaya. Tak ketinggalan, rumah yang akan dibangun harus direncanakan dahulu dalam bentuk gambar bangunan. Berikut adalah macam gambar bangunan dilansir dari Rumah Kokoh Semen Gresik; Panduan Mudah Membangun Rumah :</p> <h2><strong>1. Gambar denah</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Merancang Rumah Secara Mandiri/paper-3152429_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Berisi pembagian kamar-kamar, ukuran ruangan, biasanya dibuat dalam skala 1:100. Artinya, jika di gambar ada garis sepanjang 1 cm maka dalam kenyataannya panjang sebenarnya adalah 1 cm x 100 = 100 cm, sedangkan 100 cm adalah sama dengan 1 meter. Jadi bila ada rumah persegi berukuran 6 m x 10 m, maka dalam gambar denah dibuat berukuran 6 cm x 10 cm</p> <h2><strong>2. Tampak depan, tampak samping, tampak belakang</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Merancang Rumah Secara Mandiri/architecture-1857175_1280__1_.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Tampak depan, samping, atau belakang menggambarkan bentuk bangunan yang direncanakan, berisi tampak dari pintu, jendela, atap, model kolom, lisplank, roster, glassblock, dan sebagainya. Pada gambar tampak maka skala yang lazim adalah 1:100 seperti skala pada denah</p> <h3><a href="/article/read/rumah-makin-elegan-dengan-pagar-kayu-perhatikan-3-hal-ini-dulu" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Rumah Makin Elegan dengan Pagar Kayu, Perhatikan 3 Hal Ini Dulu</strong></a></h3> <h2><strong>3. Gambar potongan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Merancang Rumah Secara Mandiri/2_-Keuntungan-Gambar-Arsitektur-Untuk-Rumah-Anda-1.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>popeti.com</em></p> <p>Gambar potongan berisi keterangan tentang konstruksi seperti model dan ukuran pondasi, tebal pasangan, keterangan letak sloof, kolom, ring balok, kuda-kuda, plafon, usuk dan reng, genteng, dan sebagainya. Skala yang lazim dibuat juga 1:100</p> <h2><strong>4. Gambar detail</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Merancang Rumah Secara Mandiri/Screen-Shot-2016-08-01-at-17_09_46.png" alt="" width="800" /></p> <p><em>maryambenoit.com</em></p> <p>Gambar potongan kadang masih kurang jelas, maka dibuatlah gambar detail yang berisi keterangan secara lengkap mendetail suatu konstruksi tertentu seperti detail pondasi, detail sambungan besi, detail sambungan kuda-kuda dan lainnya. Skala yang digunakan bisa 1:5, 1:10, atau 1:20, semakin besar gambarnya semakin jelas dan mudah dipahami.</p> <h2><strong>5. Gambar 3 dimensi</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Merancang Rumah Secara Mandiri/maxresdefault__7_.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>youtube.com</em></p> <p>Gambar 3 dimensi biasanya untuk memperjelas tampak bangunan yang akan dibangun secara keseluruhan, meliputi tembok, halaman dan atapnya. Sekarang banyak gambar yang digunakan dengan komputer, maka gambar 3 dimensi bisa dibuat mirip mendekati foto, meskipun bangunan belum jadi. Sehingga rancangan bisa lebih jelas dalam menggambarkan model bangunan yang dimaksud.</p> <h3><a href="/article/read/membangun-tembok-tak-boleh-asal-terapkan-langkah-ini-lebih-dulu" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Membangun Tembok Tak Boleh Asal, Terapkan Langkah Ini Lebih Dulu</strong></a></h3>
Rumah Makin Elegan dengan Pagar Kayu, Perhatikan 3 Hal Ini Dulu
<p><em><strong>Oleh: Redaksi</strong></em></p> <p>Kayu merupakan material yang relatif fleksibel diaplikasikan pada banyak bagian rumah, termasuk pagar. Pagar kayu tampil artistik dan sesuai untuk gaya apa pun serta tidak pernah ketinggalan zaman. Dari waktu ke waktu pagar kayu semakin diminati banyak orang. Kenali keindahan dan seluk beluknya agar Anda yakin memilihnya untuk mempercantik rumah Anda!</p> <h2><strong>1. Keindahan Pagar Kayu</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Pagar Kayu/4ft-Wood-Fence-Backyard.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>indrahughes.com</em></p> <p>Karakter kayu dengan warna dan teksturnya yang khas menghadirkan kesan alami dan artistik. Warna asli kayu sangat beragam dan unik, tidak seragam namun dipengaruhi pola seratnya.  Misalnya, beragam variasi cokelat, cokelat kemerahan, cokelat kehitaman, kuning kecokelatan, hitam keunguan, hitam, abu-abu, dan sebagainya. Setiap jenis kayu juga memiliki motif serat yang berbeda. Ada serat yang halus, bergaris-garis, melingkar, berbelang, dan sebagainya.   </p> <p>Keindahan alami kayu yang tak terbantah ditampilkan oleh warna dan corak seratnya. Warna dan corak serat kayu selain memberi kesan alami juga berpotensi menghadirkan nuansa serta ekspresi gaya tertentu. Sementara seratnya menampilkan estetika yang khas. Keindahan kayu serasi dipadukan dengan material apa pun, seperti material hidup (softscape), bahan alami lain seperti bambu atau batu alam, dan juga material nonalami seperti beton atau besi.</p> <h3><a href="/article/read/perhatikan-3-hal-ini-sebelum-merancang-loteng-bebas-pengap-dan-gelap" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Merancang Loteng, Bebas Pengap dan Gelap</strong></a></h3> <h2><strong>2. Memilih Jenis Kayu untuk Pagar</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Pagar Kayu/Modern-4ft-Wood-Fence.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>algarveconvention.com</em></p> <p>Kayu yang ideal untuk material pagar adalah yang tahan terhadap pengaruh lingkungan (jamur, lumut, rayap, dan sebagainya) dan perubahan cuaca. Beberapa jenis kayu berikut cocok bisa menjadi pilihan :</p> <p>• <strong>Kayu Ulin, </strong>dijuluki kayu besi karena kekuatan serta daya tahannya, bahkan tahan terhadap air laut. Kayu berwarna gelap ini banyak digunakan sebagai material konstruksi.</p> <p>• <strong>Kayu Sonokeling,</strong> berwarna ungu kehitaman dengan pola serat yang indah. Kayu ini banyak digunakan sebagai material konstruksi karena sangat kuat dan awet.</p> <p>• <strong>Kayu Jati, </strong>termasuk kayu yang paling kuat, stabil dan tahan lama. Kayu yang tahan rayap, jamur dan serangga ini memiliki warna kecokelatan dengan serat bertekstur unik.</p> <p>• <strong>Kayu Merbau,</strong> berwarna cokelat kemerahan dengan serat garis putus-putus. Kayu ini terkenal keras, kuat , stabil dan tahan terhadap serangga.</p> <p>• <strong>Kayu Bengkirai</strong><strong>,</strong> berwarna kuning kecokelatan dengan serat panjang dan halus. Meski sangat getas, kayu  keras ini sangat kuat dan awet, banyak dipakai untuk konstruksi berat.</p> <p>• <strong>Kayu Damar Laut,</strong> tampilannya mirip bengkirai dengan serat lurus dan terpilin, dan warnanya makin gelap setelah lama terkena udara luar. Kayu ini elatif kuat dan awet.</p> <h2><strong>3. Perawatan Pagar Kayu</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Pagar Kayu/man-cleaning-a-wooden-fence-with-an-electric-power-washer.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>bestpickreports.com</em></p> <p>Secara umum, kadar kelembapan kayu berpotensi untuk berubah-ubah karena pengaruh cuaca. Selain itu kayu juga dapat diserang oleh hewan perusak, seperti rayap, juga terdampak oleh jamur, lumut, dan semacamnya. Ada jenis kayu tertentu seperti kayu ulin/besi, karena memiliki daya tahan yang baik, tidak memerlukan perawatan khusus. Namun secara umum pagar kayu harus diberi perlakuan khusus sesuai dengan karakter kayu yang digunakan. Misalnya dengan memberikan pelapisan akhir pada pagar kayu untuk mengatasi kelembapan dan serangan hewan perusak. Lakukan pelapisan <em>coating</em> anti jamur/anti lumut atau gunakan cat <em>weathershield</em>.</p> <h3><a href="/article/read/membangun-tembok-tak-boleh-asal-terapkan-langkah-ini-lebih-dulu" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Membangun Tembok Tak Boleh Asal, Terapkan Langkah Ini Lebih Dulu</strong></a></h3>
Membangun Tembok Tak Boleh Asal, Terapkan Langkah Ini Lebih Dulu
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Sebagai pekerja konstruksi, kemampuan untuk mengerjakan dan membangun tembok menjadi <em>skill</em> utama yang wajib dimiliki. Membangun tembok tak hanya soal menjadikan batu bata dan semen berdiri tegak saja. Lebih dari itu, membangun tembok berarti juga menghitung perbandingan bahan dan campuran, mempertimbangkan daya tahan, dan mengutamakan kualitas hasil pekerjaan. Karena itu, simak hal-hal yang harus disiapkan sebelum memulai proses pengerjaan tembok berikut ini:</p> <h2><strong>Persiapan sebelum memulai proses pengerjaan</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Pemasangan Bata/maxresdefault__6_.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>youtube.com</em></p> <p>Bahan yang digunakan untuk pekerjaan tembok adalah batu bata, beton ringan dan batako. Tiga hal terpenting yang harus diperhatikan pada saat pemasangan tembok adalah sebagai berikut:</p> <p>- Nat/siar adukan tidak segaris<br />- Pasangan tegak lurus dan rapi<br />- Siar tegak, bergeser antara ½ - ¼ batu</p> <p>Luas pasangan tembok ½ bata maksimal 12m² , apabila lebih besar maka harus dipasang rangkaian pengaku beton (sloof, kolom, dan ring balok), karena bila pasangan terlalu luas tanpa pengaku akan rawan terhadap gaya horisontal seperti gempa atau angin kencang. Ketinggian pemasangan setiap hari untuk campuran menggunakan campuran kapur maksimum 1 m, jika campuran menggunakan semen maksimum 1,50 m besar siar horisontal adalah 1-2 cm, sedangkan untuk siar tegak ± 1 cm.</p> <h3><a href="/article/read/perhatikan-3-hal-ini-sebelum-merancang-loteng-bebas-pengap-dan-gelap" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Merancang Loteng, Bebas Pengap dan Gelap</strong></a></h3> <h2><strong>Langkah kerja pemasangan tembok batu bata</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Pemasangan Bata/maxresdefault__5_.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>youtube.com</em></p> <p>• Pasang profil/usuk untuk menentukan kelurusan dan ketegakan pasangan. Profil dipasang pada ujung tembok dan diusahakan tegak lurus dan diskur yang kuat. Buatlah garis ketinggian untuk tarikan per lapisnya</p> <p>• Buat campuran/ spesi dengan komposisi sebagai berikut:<br />    1 semen : 3 pasir untuk lapisan trassram<br />    1 semen : 5-7 pasir untuk pasangan biasa.<br />Pasir diayak halus dengan ayakan ± 4 mm. Pembuatan adukan dapat dilakukan secara manual atau dengan molen. Adukan harus plastis atau pulen.</p> <p>• Sebelum dipasang, batu bata disiram air, sehingga air yang terkandung dalam spesi tidak diserap oleh batu bata</p> <p>• Tarik panduan pasangan dari benang pada setiap lapis atau kalau sudah ahli maka tarikan dapat dibuat per 3 lapis</p> <p>• Begitu pasangan mencapai ketinggian 1,50 m maka segera kolom praktis di cor agar ikatan bata terkunci/tidak bergerak. Berikutnya pemasangan yang lebih dari 1,50 m digunakan perancah atau andang.</p> <p>• Pasangan batu bata akan lebih sempurna bila selesai dipasang kemudian ditutup dengan plastik. Setelah plastik dibuka sebaiknya dinding bata dibasahi sebagai proses perawatan (curing) terutama pada saat akan diplester sebaiknya dinding bata dibasahi agar tidak menyerap air plesteran</p> <p>Setelah diplester sebaiknya plesteran dinding dirawat dengan membasahi agar plesteran tidak retak-retak.</p> <h3><a href="/article/read/3-fakta-desain-void-solusi-cantik-untuk-sirkulasi-udara-dalam-rumah" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 3 Fakta Desain Void, Solusi Cantik untuk Sirkulasi Udara dalam Rumah</strong></a></h3>
Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Merancang Loteng, Bebas Pengap dan Gelap
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Sebenarnya <em>attic</em> adalah ruang di bawah atap, tepatnya antara plafon dan atap. Dindingnya adalah bidang atap yang memiliki kemiringan tertentu. Di Indonesia, <em>attic</em> populer sebagai loteng. Bentuk loteng dipengaruhi model atap. Loteng dapat difungsikan sebagai ruang apa pun, seperti ruang tidur, ruang kerja, ruang belajar, ruang duduk, ataupun gudang. Perhatikan hal-hal yang harus dipertimbangkan jika Anda hendak merancang loteng, seperti dilansir dari rumahku.com :</p> <h2><strong>1. Pertimbangan struktural dan material</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Fungsi Attic/1200px-Attic_bedroom.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>wikimedia.org</em></p> <p>Sebaiknya loteng direncanakan sejak awal pembangunan rumah. Jika tidak, maka harus dilakukan penyesuaian konstruksi dan pemilihan material agar struktur bangunan tetap aman. Sebaiknya dipilih material ringan untuk menghindari penambahan beban kolom dan pondasi, terutama jika struktur tidak dirancang untuk bangunan bertingkat. Material yang relatif ringan untuk konstruksi lantai, misalnya kayu atau lembaran beton ringan (pelat lantai GRC). Untuk penutupnya bisa digunakan papan kayu atau multipleks tebal yang di-<em>finishing</em> dengan parket, vinil, karpet, dan sebagainya. Gipsum atau multiplek bisa menjadi pilihan untuk material dinding dan plafon. Pertimbangkan juga agar material penutup atap mampu menghindarkan ruang loteng dari rembesan air ataupun bocor. </p> <h3><a href="/article/read/sudah-tahu-6-jenis-atap-rumah-ini-bukan-hanya-soal-kemiringan-saja" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Sudah Tahu 6 Jenis Atap Rumah Ini? Bukan Hanya Soal Kemiringan Saja</strong></a></h3> <h2><strong>2. Kenyamanan dan keindahan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Fungsi Attic/25-Attic-Living-Room-Ideas-25.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>randrbuilders.co.in</em></p> <p>Sebenarnya ruang bawah atap berfungsi sebagai sarana isolasi panas, yaitu mengurangi laju perpindahan panas dari permukaan atap ke ruang dalam. Boleh dibilang, loteng yang sangat dekat dengan atap relatif lebih panas dan pengap. Jadi, bila loteng berfungsi sebagai ruang aktivitas (ruang belajar, ruang tidur, dan sejenisnya) sebaiknya dibuat ventilasi yang baik agar tercipta ruang yang nyaman. Atau, pasang alat pengatur udara buatan (kipas angin atau AC). Bisa juga ditambahkan material pelapis untuk mengurangi penyerapan panas, seperti <em>glasswool</em> dan aluminium foil. Sementara bila loteng digunakan sebagai ruang simpan, pastikan aman dari kebocoran serta hewan pengganggu seperti tikus. Sebaiknya ciptakan sistem penyimpanan yang baik agar gudang tetap rapi dan bersih.</p> <p>Estetika loteng dapat dicapai dengan mengaplikasikan material <em>finishing</em> dengan warna atau tekstur yang menarik. Mengekspos konstruksi atap (kuda-kuda atau kasau) juga dapat dilakukan untuk menambah keindahan. Model dan warna furnitur serta aksesori ruang juga berperan penting.</p> <h2><strong>3. Elemen tangga</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Fungsi Attic/sliding-attic-stairs-rail-new-folding-attic-stairs-with-handrail-for-size-1247-x-1247.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>shopgreenbeing.com</em></p> <p>Pemilihan jenis tangga perlu disesuaikan dengan fungsi loteng. Jika loteng berfungsi untuk ruang aktivitas sebaiknya digunakan tangga permanen yang terbuka dan kuat. Namun tetap harus dipilih dari bahan ringan. Sementara itu, pilihan tangga mekanis yang tertutup sangat tepat jika loteng hanya digunakan sebagai ruang simpan. Selain menghemat ruang, tangga tertutup menampilkan kesan bersih untuk ruang fungsional di bawahnya.</p> <h3><a href="/article/read/3-fakta-desain-void-solusi-cantik-untuk-sirkulasi-udara-dalam-rumah" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 3 Fakta Desain Void, Solusi Cantik untuk Sirkulasi Udara dalam Rumah</strong></a></h3>
3 Fakta Desain Void, Solusi Cantik untuk Sirkulasi Udara dalam Rumah
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Secara harfiah <em>void</em> berarti ruang kosong. Dalam dunia arsitektur, void merujuk pada ruang tanpa lantai, yaitu bagian ruang atau lantai bangunan yang dibiarkan kosong atau terbuka dan dikelilingi oleh lantai, struktur kolom atau dinding rendah atau pagar sebagai pengaman. Jika Anda menginginkan rumah bertingkat yang sejuk, membuat void merupakan pilihan yang bagus.</p> <h2><strong>1. Bagaimana void menyejukkan rumah?</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Void untuk Rumah/Void_small.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>archdaily.com</em></p> <p>Ruang tanpa lantai atau lubang yang disebut void berlaku seperti cerobong yang memungkinkan terjadinya sirkulasi udara. Secara konseptual udara panas selalu bergerak ke atas, sebaliknya udara dingin turun ke bawah. Oleh karena itu, melalui lubang void akan terjadi aliran udara dari lantai bawah ke lantai atas, dan sebaliknya.</p> <p>Agar aliran udara berjalan lancar, idealnya harus didukung pembuatan jendela atau bukaan pada sisi-sisi setiap lantai bangunan. Dengan demikian udara akan mengalir secara horizontal dan vertical sebagaimana konsep sistem ventilasi silang (<em>cross ventilation</em>). Nah, terhalaunya panas karena lancarnya aliran udara akan menciptakan ruangan yang sejuk meski tanpa penghawaan buatan (AC).</p> <h2><strong>2. Keuntungan membuat void</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Void untuk Rumah/1_Kame-House_Kochi-Architects-Studio_Inspirationist.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>inspirationist.net</em></p> <p>• Aliran udara yang terjadi karena keberadaan void akan mengurangi kelembaban ruang.  <br />• Kombinasi void dan <em>skylight</em> akan memasukkan cahaya alami ke lantai bawah secara lebih efektif. Pemanfaatan terang alami otomatis akan mengurangi pemakaian lampu (hemat listrik).  <br />• Lubang void mengurangi ketertutupan bangunan sehingga menciptakan kesan lega dan lebih lapang terutama untuk hunian dengan luas terbatas.<br />• Secara visual void menyatukan lantai bawah dan atas sekaligus memudahkan komunikasi. Jika terpaksa, antaranggota keluarga bisa saling berbicara lewat lubang void tanpa harus turun/naik.<br />• Void berpotensi menambah keindahan interior, misalnya dengan menempatkan <em>chandelier</em> atau lampu gantung sesuai gaya hunian.  <br />• Membantu menciptakan kesejukan ruang, void juga membuat hunian bertingkat terasa lebih nyaman dan terkesan lebih menarik</p> <h3><a href="/article/read/sudah-tahu-6-jenis-atap-rumah-ini-bukan-hanya-soal-kemiringan-saja" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Sudah Tahu 6 Jenis Atap Rumah Ini? Bukan Hanya Soal Kemiringan Saja</strong></a></h3> <h2><strong>3. Sebaiknya di mana menempatkan sebuah void?</strong><strong><img src="/images/cms//Void untuk Rumah/26982_27865.jpg" alt="" width="800" /></strong></h2> <p><em>worldarchitecturenews.com</em></p> <p>Tidak ada batasan khusus untuk menempatkan void pada rumah tinggal. Void bisa diletakkan di mana pun sesuai kebutuhan dan selera, semisal di atas ruang tamu, ruang keluarga, dapur, pantry, atau ruang makan. Pastikan penempatan void efektif dan tidak mengganggu kenyamanan ruang bawah. Misalnya, void di atas ruang tamu mungkin memberi kesan elegan, namun saat ada tamu tentu tidak mungkin anggota keluarga sembarang berteriak dari lantai dua.</p> <p>Meletakkan void di atas ruang keluarga, bisa dibilang lebih efektif karena ruang tersebut biasanya menjadi pusat aktivitas, sehingga void mendukung terjalinnya komunikasi antaranggota keluarga meski berada di lantai berbeda. Jika luas hunian terbatas, void bisa dibentuk pada lubang di area tangga dengan membuatya jauh lebih besar.</p> <h3><a href="/article/read/agar-dapur-bebas-pengap-dan-bau-5-hal-ini-harus-dilakukan" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Agar Dapur Bebas Pengap dan Bau, 5 Hal Ini Harus Dilakukan</strong></a></h3>
Sudah Tahu 6 Jenis Atap Rumah Ini? Bukan Hanya Soal Kemiringan Saja
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Sebelum membangun, pastikan Anda memilih bentuk atap yang tepat, yang tidak hanya fungsional seperti melindungi dari hujan, panas, dan angin, tetapi juga memberikan tampilan indah. Pastikan bentuk atap hadir sebagai satu kesatuan dan serasi dengan gaya bangunan. Ada beragam bentuk atap dengan karakter berbeda. Kenali berbagai jenis atap lebih dahulu sebelum Anda memilihnya, berikut seperti dilansir dari rumahku.com: </p> <h2><strong>1. Atap datar (<em>flat roof</em>)</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Jenis Atap Rumah/CHERRY_RED_G_R_P_ROOF.JPG" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>essexflatroofing.co.uk</em></p> <p>Atap datar relatif paling simpel, dan bisa dibuat mengikuti denah bangunan dengan kemiringan yang diinginkan. Berbagai jenis material bisa diaplikaskan, namun atap datar berupa dak beton dianggap paling populer. Di atas atap datar juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai fungsi, seperti area jemur, atau <em>roof garden</em>.</p> <h2><strong>2. Atap sandar (<em>shed/single slope roof</em>)</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Jenis Atap Rumah/photo31.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>roofingsince1910.com</em></p> <p>Atap sandar atau sengkuap tampak sebagai bidang miring yang disandarkan. Atap ini ditopang oleh setengah kuda-kuda dan dinding vertikal. Penggunaannya lebih banyak pada bagian tambahan pada bangunan, termasuk teras atau selasar, <em>patio </em>atau garasi terbuka, dan sebagainya. Meski jarang dilakukan, atap ini bisa diaplikasikan sebagai penutup bangunan utama yang relatif besar.</p> <h2><strong>3. Atap pelana (<em>gable roof</em>)</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Jenis Atap Rumah/gable-roofs-pictures-building-roof-type-and-valley-or_bathroom-inspiration.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>grandviewriverhouse.com</em></p> <p>Atap ini dibentuk oleh dua bidang persegi panjang miring yang bertemu pada satu garis yang disebut bubungan/nok. Tampak pada sisi memanjang adalah bentuk persegi panjang, sedangkan pada sisi pendek seperti bentuk huruf V terbalik yang ditopang oleh dinding segitiga (∆) atau <em>gable</em>. Rangka atap pelana disangga oleh struktur kuda-kuda berbentuk segitiga.</p> <h3><a href="/article/read/membangun-rumah-impian-dimulai-dengan-3-hal-penting-ini" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Membangun Rumah Impian Dimulai dengan 3 Hal Penting Ini</strong></a></h3> <h2><strong>4. Atap perisai atau limas (<em>hip roof</em>)</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Jenis Atap Rumah/23744-10.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>cricksidebarns.com</em></p> <p>Atap ini bisa dibilang pengembangan atap pelana, yang dibentuk oleh empat bidang miring. Dua bidang trapesium (pada sisi panjang) bertemu pada bubungan/nok. Sementara dua bidang lain yang berbentuk segitiga menyatukan kedua bidang trapesium pada kedua ujungnya, yaitu pada sisi pendek. Secara keseluruhan, atap ini memiliki satu bubungan dan empat jurai.</p> <h2><strong>5. Atap tenda</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Jenis Atap Rumah/maxresdefault__4_.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>youtube.com</em></p> <p>Atap tenda sesuai untuk bangunan dengan denah persegi. Lebar sisi yang sama membentuk bidang atap dengan kemiringan sama. Seperti halnya atap perisai, bentuk atap tenda terdiri dari empat bidang atap, namun keempatnya bertemu di satu titik puncak.</p> <h2><strong>6. Atap piramida (<em>pyramid roof</em>)</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Jenis Atap Rumah/iStock-90404067.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p>Atap ini cocok untuk menutup bangunan dengan denah berbentuk segi lima, enam, atau delapan. Misalnya bentuk seperti gazebo, ruang khusus pada hunian, dll.  Model atap terdiri lebih dari empat bidang yang sama bentuknya.</p> <p>Berbagai bentuk atap tersebut, masing-masing dapat berdiri sendiri. Namun untuk rumah dengan denah yang relatif kompleks, kemungkinan besar diperlukan padu padan beberapa bentuk atap. Selain keserasian, hal penting yang harus diperhatikan dalam memadukan beberapa bentuk atap adalah mewaspadai bagian-bagian sambungan agar tidak terjadi kebocoran.</p> <h3><a href="/article/read/agar-dapur-bebas-pengap-dan-bau-5-hal-ini-harus-dilakukan" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Agar Dapur Bebas Pengap dan Bau, 5 Hal Ini Harus Dilakukan</strong></a></h3>