Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Mengenal 2 Jenis Mutu Beton, Material Umum dengan Beragam Fungsi
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Beton adalah bahan yang terbuat dari campuran yang paling sedikit terdiri dari air, semen, pasir, dan kerikil yang diaduk secara merata dan setelah kering akan mengeras seperti batu. Umumnya beton digunakan untuk pengerasan jalan, struktur bangunan, fondasi, jalan, hingga bangunan bertingkat. Dalam membuat beton, bisa dibuat dengan manual dan mesin. Sedangkan untuk mutu atau kualitasnya, dikenal dua jenis, yaitu mutu normal dan tinggi. Apakah beda keduanya?</p> <h2><strong>Beton mutu normal</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mengenal Beton/maxresdefault__10_.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>youtube.com</em></p> <p>Beton yang dibuat dengan cara sederhana baik secara manual maupun mesin pengaduk (molen) yang biasa dilakukan oleh masyarakat pada umumnya.<br />Contoh : Beton yang dibuat untuk perumahan baik 1 lantai atau 2 lantai dengan perbandingan campuran 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil dengan catatan ukuran pasir antara 0-4 mm dan kerikil > 4-32 mm. Dalam kondisi dimana ukuran kerikil terlalu kasar, maka takaran bisa disesuaikan menjadi 1 semen : 2½ pasir : 2 ½ kerikil, atau sebaliknya 1 semen: 3 pasir, 2 kerikil.</p> <h3><a href="/article/read/5-langkah-ini-jadikan-rumah-mungil-terlihat-lega-tanpa-biaya-besar" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 5 Langkah Ini Jadikan Rumah Mungil Terlihat Lega, Tanpa Biaya Besar</a></h3> <h2><strong>Beton mutu tinggi</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Mengenal Beton/concrete-2432619_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Beton yang dibuat berdasarkan perencanaan dan dikerjakan dengan teknologi serta peralatan modern sehingga dihasilkan mutu beton dengan kuat tekan tinggi serta mudah dalam proses pengecoran. Pada beton mutu tinggi umumnya digunakan bahan campuran tambahan berupa <em>admixture</em> dan <em>additive</em> seperti <em>superplasticizer</em> (menambah <em>workability</em>/kelecakan), <em>silica fume</em> (menambah kekuatan dan keawetan), bahan<em> retarder</em> (menunda <em>setting time</em>/waktu pengikatan), dan lain-lain.<br />Contoh: beton yang banyak digunakan pada pembangunan gedung bertingkat tinggi, dermaga, landasan lapangan terbang, dan jembatan. Umumnya, beton ini dibuat oleh perusahaan <em>ready mix</em>. Beton mutu tinggi memerlukan perencanaan khusus dan detil yang melibatkan tenaga ahli.</p> <h3><a href="/article/read/sering-sakit-kepala-mendadak-5-cara-ini-ampuh-redakan-dengan-cepat" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Sering Sakit Kepala Mendadak? 5 Cara Ini Ampuh Redakan dengan Cepat</a></h3>
5 Langkah Ini Jadikan Rumah Mungil Terlihat Lega, Tanpa Biaya Besar
<p><em><strong>Oleh: Evelyn Davsy</strong></em></p> <p>Tidak semua orang memiliki <em>budget</em> yang lebih untuk memiliki hunian yang luas. Namun, bukan berarti Anda patut bersedih jika memiliki rumah mungil. Pasalnya, Anda bisa menyulap rumah mungil Anda agar tampak lebih luas, kok.  Ini dia cara yang dapat Anda lakukan untuk membuat hunian mungil Anda tampak lebih lega.</p> <h2><strong>1. Memilih warna cerah di dinding dan lantai.</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rumah Mungil Tampak Lega/pexels-photo-265004.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Warna gelap dapat memberikan efek ruangan yang sempit. Untuk itu, gunakanlah warna cerah di dinding dan lantai Anda untuk memberikan efek ruangan yang luas.</p> <h2><strong>2. Jangan rapatkan furnitur ke dinding.</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rumah Mungil Tampak Lega/pexels-photo-405828.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Meletakkan furniture rapat dengan dinding akan membuat ruangan terlihat sempit. Sebaiknya Anda menggeser furnitur beberapa cm dari dinding agar ruangan dapat terlihat lebih luas. </p> <h2><strong>3. Jangan gunakan ornamen yang terlalu besar.</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rumah Mungil Tampak Lega/pexels-photo-276715.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Ornamen yang terlalu besar akan membuat ruangan tampak kecil. Sebaliknya, agar ruangan tampak lebih luas, gunakanlah ornamen yang mungil untuk menghiasi ruangan mungil Anda.</p> <h3><a href="/article/read/4-trik-renovasi-dengan-budget-minim-rumah-tetap-aman-walau-irit-dana" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 4 Trik Renovasi dengan Budget Minim, Rumah Tetap Aman Walau Irit Dana</a></h3> <h2><strong>4. Memakai corak garis untuk memperpanjang ruangan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rumah Mungil Tampak Lega/pexels-photo-275484.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Corak garis dapat memberikan efek luas pada ruangan Anda. Anda dapat menggunakan karpet garis-garis untuk memperpanjang ruangan. </p> <h2><strong>5. Biarkan tirai jendela terbuka untuk memberikan efek ruangan yang lebih luas.</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rumah Mungil Tampak Lega/pexels-photo-271648.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Dibandingkan menutup tirai jendela, alangkah baiknya Anda membuka tirai jendela untuk memberikan efek ruangan yang lebih luas dan cerah.</p> <h3><a href="/article/read/sering-sakit-kepala-mendadak-5-cara-ini-ampuh-redakan-dengan-cepat" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Sering Sakit Kepala Mendadak? 5 Cara Ini Ampuh Redakan dengan Cepat</a></h3>
4 Trik Renovasi dengan Budget Minim, Rumah Tetap Aman Walau Irit Dana
<p><em><strong>Oleh: Evelyn Davsy </strong></em></p> <p>Rumah merupakan tempat yang penting dalam kehidupan kita. Untuk itu, keindahan dan kenyamanan rumah perlu dijaga. Jika bosan dengan suasana rumah yang itu-itu saja, Anda pun bisa melakukan renovasi atau <em>make over</em> pada rumah Anda. Tapi, untuk Anda yang hanya memiliki <em>budget</em> minim untuk melakukan <em>make over</em> rumah, jangan berkecil hati. Berikut adalah trik merenovasi rumah dengan <em>budget</em> yang minim: </p> <h2><strong>1. Menutup dinding</strong></h2> <h2><strong><img src="/images/cms//Renovasi Minim Budget/living-room-2732939_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></h2> <p><em>pixabay.com</em></p> <p> </p> <p>Anda dapat menambah pajangan maupun hiasan dinding. Untuk meminimalisir <em>budget</em>, Anda dapat membuat pajangan dinding sendiri. Selain memperindah rumah, Anda juga bisa meningkatkan kreativitas Anda, kan?</p> <h2><strong>2. Membeli sekaligus</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Renovasi Minim Budget/ikea-2714998_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p> </p> <p>Biaya renovasi seringkali akan meningkat apabila Anda melakukannya satu per satu. Untuk itu, sebaiknya renovasi langsung beberapa ruangan yang Anda inginkan.</p> <h3><a href="/article/read/mengenal-gaya-desain-industrial-hunian-tampak-maskulin-dan-kokoh" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mengenal Gaya Desain Industrial, Hunian Tampak Maskulin dan Kokoh</a></h3> <h2><strong>3. Cat ulang</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Renovasi Minim Budget/pexels-photo-994164.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Mengecat ruangan dengan warna yang baru akan memberikan suasana dan mood yang berbeda, tanpa mengeluarkan biaya yang besar. Jika ingin lebih berhemat, Anda bisa melakukan proses pengecatan sendiri dengan bantuan keluarga. Dapat menambah keakraban dalam keluarga, kan?</p> <h2><strong>4. Sentuhan 'hijau'</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Renovasi Minim Budget/pexels-photo-48012.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Tanaman hijau dapat memberikan suasana yang baru dalam ruangan. Selain itu, tanaman hijau juga dapat memberikan kesan alam bagi Anda. Untuk itu, Anda dapat meletakkan pot kecil di atas meja, atau menggantungkan tanaman mungil di dinding.</p> <h3><a href="/article/read/sering-sakit-kepala-mendadak-5-cara-ini-ampuh-redakan-dengan-cepat" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Sering Sakit Kepala Mendadak? 5 Cara Ini Ampuh Redakan dengan Cepat</strong></a></h3>
Mengenal Gaya Desain Industrial, Hunian Tampak Maskulin dan Kokoh
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Gaya industrial (<em>industrial style</em>) yang mulai populer tahun 60-an adalah gaya arsitektur yang menampilkan nuansa industrial. Gaya yang muncul sebagai pemanfaatan bangunan industri yang terbengkalai ini menampilkan kesan dingin, suram, tegas, dan maskulin, sekaligus merefleksikan kesederhanaan, kejujuran, keterbukaan, dan rasa percaya diri. Berikut beberapa karakter desain industrial yang menonjol:</p> <p>• Mengekspos komponen bangunan, seperti konstruksi, jaringan pemipaan, elektrikal.<br />• Menampilkan permukaan belum sempurna (<em>unfinished</em>) terkesan bertekstur atau kasar.      <br />• Mengaplikasikan palet warna netral dengan tata cahaya seolah jadi penegas kesan tua dan suram.<br />• Menggunakan produk lama atau mendesain produk dari bahan bekas dan daur ulang.<br />• Cenderung minim dekorasi. Dekorasi berperan melembutkan tampilan maskulin.   </p> <p>Meskipun kesan yang ditampilkan tidak mewah dan eksklusif, namun aplikasi gaya industrial untuk rumah tinggal kini semakin digemari. Jika Anda tertarik untuk mendesain atau menata ulang rumah untuk menampilkan nuansa industrial, berikut beberapa pertimbangan inspiratif.     </p> <h2><strong>Pilihan Material Pembentuk Ruang</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rumah Desain Industrial/rustic-industrial-design.png" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>home-designing.com</em></p> <p>Untuk menampilkan gaya industrial, kombinasikan material bertekstur serta produk artifisial pada elemen pembentuk ruang, sebagai contoh:</p> <p>• <strong>Lantai</strong>: semen, beton ekspos mentah ataupun dipoles, papan kayu tanpa plitur atau cat, papan kayu bekas tanpa di-<em>finishing</em> ulang, baja bekas atau baru yang di-<em>coating</em>; atau kombinasinya.  </p> <p>• <strong>Dinding</strong>: pasangan bata <em>unfinished</em> (diekspose atau dicat warna netral), dinding semen tanpa cat, beton ekspos, atau kombinasinya.</p> <p>• <strong>Plafon</strong>: dibiarkan terbuka mengekspos konstruksi rangka atap (kayu, baja, dll), balok beton, (dengan atau tanpa<em> finishing</em>), menampakkan jaringan pemipaan/elektrikal, dll. </p> <h3><a href="/article/read/jarang-diketahui-5-hal-ini-berbahaya-jika-dilakukan-setelah-makan" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Jarang Diketahui, 5 Hal Ini Berbahaya Jika Dilakukan Setelah Makan</a></h3> <h2><strong>Furnitur dan Elemen Dekoratif</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rumah Desain Industrial/industrial-home-details_exposed-brick.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>freshome.com</em></p> <p>Untuk menampilkan tema industrial manfaatkan furnitur lama terutama kombinasi material kayu, baja, logam, juga bahan sintetis. Pengecatan  ulang tak perlu dilakukan, sebab cat/pelapis yang mengelupas justru menjadi karakter unik dan meninggalkan kesan tua yang justru dicari. Anda juga dapat membuat furnitur dengan desain baru namun dari bahan bekas atau mencontoh desain lama menggunakan bahan baru.</p> <p>Kesan tua atau kusam bisa ditampilkan lewat dekorasi, misalnya elemen dekoratif bernuansa <em>retro-vintage</em>. Desain baru untuk elemen dekorasi sebaiknya dipilih/dibuat bentuk yang tidak biasa, baik dari kayu, logam, bahan sintetis, atau perpaduannya.</p> <h2><strong>Warna dan Pencahayaan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rumah Desain Industrial/pexels-photo-276583.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Palet warna disarankan mengarah pada warna-warna netral yang berkesan suram—<em>broken white</em>, krem, cokelat muda, <em>beige</em>, abu-abu dan hitam. Warna kuat dipilih sebagai aksen. <em>Finishing</em> krom pada objek juga bisa dipilih untuk menampilkan warna bernuansa industrial.    </p> <p>Pencahayaan termasuk cahaya alami ditujukan untuk memperjelas tampilan objek serta mendukung nuansa industrial. Desain lampu terutama pada badan lampu dan armatur dapat sekaligus dijadikan elemen dekoratif. Material dapat dipilih misalnya baja, tembaga, dan logam lain, dikombinasikan dengan kayu, kain, bahan sintetis, atau material lain.</p> <h3><a href="/article/read/5-kesalahan-ini-bikin-interior-terlihat-amburadul-padahal-sepele" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 5 Kesalahan Ini Bikin Interior Terlihat Amburadul, Padahal Sepele</a></h3>
5 Kesalahan Ini Bikin Interior Terlihat Amburadul, Padahal Sepele
<p><em><strong>Oleh: Evelyn Davsy </strong></em></p> <p>Lebih dari tempat berteduh, rumah merupakan tempat dimana Anda dan keluarga akan merasakan kehangatan. Oleh karena itu, banyak orang pun berlomba-lomba memiliki rumah yang indah dan nyaman. Interior pun adalah hal yang sangat penting, apalagi interior ruang keluarga. Dengan interior yang tepat, ruang keluarga pun akan menjadi tempat yang nyaman bagi Anda dan keluarga. Namun tanpa disadari, bisa jadi Anda melakukan 5 kesalahan interior ini:</p> <h2><strong>1. Menggunakan warna yang terbatas.</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Kesalahan Interior/pexels-photo-1090092.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Warna monokrom memang bisa membuat rumah tampak lebih luas dan bersih, namun bermain aman dengan warna hitam dan putih bisa jadi membuat rumah Anda tampak membosankan. Untuk mengatasinya, Anda bisa menambahkan warna lainnya, misalnya cokelat, merah, ataupun biru. Kombinasi 80% untuk warna netral dan 20% untuk warna aksen pun bisa Anda gunakan agar interior rumah Anda tetap hidup namun tidak berlebihan. </p> <h2><strong>2. <em>Matching furniture.</em></strong></h2> <p><strong><em><img src="/images/cms///Kesalahan Interior/table-3401996_1280.jpg" alt="" width="800" /></em></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Membeli satu set perabot rumah bisa jadi pilihan yang mudah dan aman, namun hal ini bisa membuat interior rumah Anda tampak agak membosankan. Mungkin saatnya bagi Anda untuk meluangkan waktu untuk memilih perabot rumah yang sesuai dengan gaya Anda namun tetap selaras. </p> <h2><strong>3. Pencahayaan yang asal.</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Kesalahan Interior/pexels-photo-750870.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Sering kali poin ini dilupakan atau bahkan dianggap tidak penting. Padahal, pencahayaan rumah Anda akan menentukan <em>mood</em> rumah Anda. Jika Anda ingin membuat kesan nyaman dan hangat, Anda bisa menggunakan lampu yang cenderung menyala kuning. Sedangkan untuk memberi kesan semangat, Anda bisa menggunakan lampu yang menyala putih.</p> <h3><a href="/article/read/5-ide-perabotan-ini-berguna-atasi-ruang-sempit-bisa-dibuat-sendiri" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 5 Ide Perabotan Ini Berguna Atasi Ruang Sempit, Bisa Dibuat Sendiri</a> </h3> <h2><strong>4. Memajang lukisan terlalu tinggi.</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms///Kesalahan Interior/pexels-photo-198272.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Mungkin kesalahan ini sering dilakukan banyak orang. Sederhana memang, namun rupanya menggantung lukisan terlalu tinggi di dinding akan mengurangi kesan hangat di rumah Anda. Untuk itu, Anda pun bisa menggantung lukisan 150 cm di atas lantai. </p> <h2><strong>5. Salah memilih semen. </strong></h2> <p><img src="/images/cms//Kesalahan Interior/Manchester-Faux-Brown-Clay-Brick-Wall-Panel-in-English-Bond-Design-DWPR553-1024x713.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em>designer-walls.co.uk</em></p> <p>Salah memilih semen sebagai bahan hunian Anda, memiliki dampak yang buruk. Apalagi, jika Anda tipe orang yang lebih suka meletakkan perabot di dinding. Dinding bisa cepat retak dan rusak. Solusinya, Anda bisa memberikan sedikit jarak pada perabotan rumah Anda sehingga tidak menempel di dinding. Dengan memberikan jarak pada perabot, ruang keluarga Anda tampak lebih luas. Selain itu, rumah Anda pun akan tampak lebih intim dengan penataan interior seperti ini. </p> <p>Tampak sepele, namun kesalahan-kesalahan di atas bisa mengurangi keindahan dan kenyamanan rumah Anda, lho. Jadi pastikan Anda menghindari kesalahan di atas, ya.</p> <h3><a href="/article/read/jarang-diketahui-5-hal-ini-berbahaya-jika-dilakukan-setelah-makan" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Jarang Diketahui, 5 Hal Ini Berbahaya Jika Dilakukan Setelah Makan</strong></a></h3>
Memasang Plafon Ada Aturannya, Ketahui Hal Berikut Ini
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Plafon atau langit-langit adalah bagian dari konstruksi bangunan yang sangat penting. Dalam merencanakan pembuatan plafon Anda harus mempertimbangkan desain dan material yang tepat agar plafon dapat memenuhi satu, dua, atau bahkan ketiga fungsi yang ada berikut:</p> <p>• <strong>Fungsi keamanan:</strong> Plafon melindungi ruang dari tampias atau percikan air hujan, menahan jatuhnya kotoran dari celah-celah atap, dan mengantisipasi masuknya hewan pengganggu.  <br />• <strong>Fungsi kenyamanan:</strong> Plafon menciptakan ruang isolasi antara atap dan ruang dalam untuk mereduksi panas dan dingin yang merambat ke dalam ruang, sehingga tercipta kenyamanan termal. Plafon juga mereduksi bising air hujan yang jatuh ke atap, dan juga suara pesawat.  <br />• <strong>Fungsi keindahan:</strong> Plafon membuat ruang terlihat lebih bersih dan rapi. Plafon juga menutup rangka atap yang boleh jadi kurang menarik. Sebagai sarana dekorasi, plafon berguna sebagai tempat menggantung lampu atau dekorasi ruang.     </p> <h2><strong>Plafon yang Aman dan Nyaman</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rancangan Plafon/wall-3304448_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Pertimbangkan beberapa hal berikut agar plafon rumah Anda dapat memenuhi fungsi keamanan dan kenyamanan!<br />•  Pilih material rangka plafon yang kuat, misalnya kayu, <em>hollow</em>, dan aluminium. Konstruksi rangka plafon harus mampu menahan beban plafon dan elemen pelengkap seperti <em>fixture</em> lampu. Material juga tidak mudah lapuk dan harus tahan rayap dan hewan pengerat. Kini bahan logam banyak dipilih karena tidak mudah lapuk dan tahan rayap.<br />•  Pilih juga lembaran plafon yang tidak mudah lapuk oleh tampias atau tetesan air hujan, kuat menaham tumpukan kotoran, tahan terhadap rayap dan hewan pengerat. Beberapa material lembaran plafon, misalnya papan kayu lambersering, multiplek, gipsum.<br />•  Jika memilih material alami seperti kayu, bambu, baik untuk rangka atauun panel sebaiknya dilapisi dengan <em>coating</em> antirayap.   <br />•  Agar tercipta ruang isolasi dengan sirkulasi udara yang baik, tinggi plafon ideal dari permukaan lantai ±3 meter. Lebih tinggi relatif lebih baik (sekitar 3,5–4 meter atau lebih).</p> <h3><a href="/article/read/5-cara-memilih-bahan-bangunan-berkualitas-agar-tahan-gempa" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 5 Cara Memilih Bahan Bangunan Berkualitas, Agar Tahan Gempa</a></h3> <h2><strong>Keindahan Plafon Menunjang Keindahan Ruang</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Rancangan Plafon/pexels-photo-298542.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Jika Anda memiliki cukup dana untuk pembuatan plafon maka rancanglah plafon yang tidak hanya kuat tetapi juga indah. Keindahan plafon akan mendukung keindahan ruang di bawahnya. Untuk terciptanya keindahan cermatilah beberapa hal berikut.  </p> <p>• Pilih material plafon yang memancarkan keindahan, seperti kayu lambersering yang memberi kesan natural dan hangat atau bahan gipsum yang relatif mudah dibentuk sesuai selera<br />• Pilih desain plafon yang sesuai selera Anda dan juga gaya arsitektur hunian. Hunian bergaya modern tentu kurang pas jika diberi plafon penuh ornamen dan ukiran rumit seperti gaya klasik<br />• Pilih sistem penerangan dan fixture lampu yang mendukung keindahan plafon. Misalnya menggantung chandelier untuk hunian bergaya klasik<br />• Sesuaikan warna plafon dengan nuansa ruang. Warna terang pada plafon memberi kesan ruang yang lebih tinggi, dan sebaliknya warna gelap membuat ruangan terkesan lebih rendah. Namun jika Anda kurang yakin, warna putih bisa menjadi pilihan paling aman. Selain bersifat netral, warna putih juga membuat ruang terkesan lebih terang dan lapang<br />• Untuk menambah tampilan estetis plafon, jika perlu, gantungkan elemen dekoratif yang sesuai</p> <h3><a href="/article/read/5-makanan-ini-ternyata-penyebab-bau-mulut-perhatikan-mullai-sekarang" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: 5 Makanan Ini Ternyata Penyebab Bau Mulut, Perhatikan Mulai Sekarang</a></h3>
Ruang Ini Jarang Dipakai Rumah Tropis, Tapi Perlu Dikenali
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Di negara bermusim dingin, foyer berfungsi sebagai <em>airlock</em>, semacam penghambat agar udara dingin dari luar tidak langsung menerobos ke ruang dalam. Foyer sekaligus menjadi ruang tempat meninggalkan jaket/baju luar musim dingin, jas hujan, payung, topi, sepatu bot, dan lainnya. Foyer pada rumah di negara tropis tidak bersifat mutlak dan dibuat sebagai ruang tambahan yang menjadi transisi antara ruang luar dan ruang dalam. Jadi, fungsi apa yang tepat untuk ruang ini?</p> <h2><strong>Maksimalkan fungsi foyer</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Ruang Foyer/rsz_wood-house-floor-home-hall-property-1392298-pxherecom.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pxhere.com</em></p> <p>Ukuran foyer biasanya relatif kecil, tetapi bisa juga besar sesuai besarnya dan mewahnya sebuah hunian. Foyer dapat difungsikan sebagai lobi atau ruang penerima setelah teras. Banyak yang menyebutnya sebagai ruang tamu sementara, di mana tamu menunggu sambutan tuan rumah untuk dipersilakan masuk ke ruang yang lebih privat seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dan sebagainya.</p> <p>Foyer juga dapat difungsikan sebagai ruang <em>display</em> untuk merefleksikan kepribadian pemilik rumah, misalnya memajang benda seni, foto, dan sebagainya. Lalu, seperti halnya di negara empat musim, foyer juga berfungsi sebagai ruang penyimpan sementara. Pemilik rumah maupun tamu dapat meninggalkan jaket, payung, topi, atau perlengkapan lain, sehingga tidak repot menenteng ke dalam. Foyer biasanya juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk mematut diri, baik bagi tamu ataupun pemilik rumah.</p> <h3><a href="/article/read/agar-tidak-pikun-dan-menghambat-kerja-lakukan-5-tips-mudah-ini" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Agar Tidak Pikun dan Menghambat Kerja, Lakukan 5 Tips Mudah Ini</strong></a></h3> <h2><strong>Dandani foyer sebagai refleksi keramahan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Ruang Foyer/house-foyer-kanata-sale_152820-670x400.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>ward8online.com</em></p> <p>Foyer sebaiknya merupakan ruang yang berkesan menyapa/memberi salam selamat datang sehingga siapa pun merasa disambut baik. Jadi, foyer hendaknya merefleksikan keramahan dan kehangatan pemilik rumah yang mengesankan. Perhatikan dekorasi foyer terkait fungsinya.</p> <p>• Sebagai ruang display lengkapi foyer dengan furnitur seperti meja konsol atau <em>credenza</em>. Lalu pajang berbagai elemen dekoratif, seperti lampu hias, bunga segar atau artifisial serta beragam benda seni. Pada bagian atas, gantungkan lukisan, foto, ataupun cermin untuk mematut diri (pilihlah yang berbingkai unik).<br />• Sebagai ruang tunggu, di area foyer bisa disediakan satu atau sepasang single chair atau bench jika ruang cukup luas. Sediakan beberapa buku bersampul eksklusif sebagai bacaan bagi tamu yang menunggu sekaligus sebagai elemen dekoratif.<br />• Sebagai ruang simpan sementara, foyer perlu dilengkapi <em>storage</em>. Misalnya, credenza sebagai rak sepatu, <em>umbrella stand</em> untuk meletakkan payung, dan sebagainya.   </p> <p>Dekorasilah foyer secantik mungkin. Ciptakan suasana menawan lewat warna elemen ruang. Jika ingin menampilkan kesan tenang pilihlah warna netral, seperti krem atau peach. Penambahan aksen lewat warna kontras atau unsur dekoratif akan menguatkan kesan. Tidak perlu ragu mengeksplorasi warna dan ornamen atraktif untuk menampilkan kesan ceria. Mengingat fungsinya, sebaiknya pelapis lantai dipilih dari bahan tahan noda dan mudah dibersihkan, dengan warna atau corak yang mendukung suasana. Sediakan pencahayaan yang memadai, dan pertimbangkan untuk memanfaatkan fitur lampu sebagai elemen dekoratif, misalnya dengan menggantung <em>chandelier</em> sebagai <em>focal point</em>.</p> <h3><a href="/article/read/mau-beranda-jadi-ruang-multifungsi-perhatikan-3-hal-ini" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: Mau Beranda Jadi Ruang Multifungsi? Perhatikan 3 Hal Ini</strong></a></h3>
Agar Tak Makan Banyak Tempat, Perhatikan 5 Hal Ini Saat Bangun Carport
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p><em>Carport</em> merupakan struktur tertutup seperti atap yang memberi naungan terbatas dari hujan dan paparan matahari pada kendaraan yang diparkir di bawahnya. Saat kosong,<em> carport</em> juga dapat dimanfaatkan sebagai area bermain, olahraga, area jemur, dan sebagainya. Jika Anda berniat membangun <em>carport</em>, pertimbangkan beberapa aspek berikut:</p> <h2><strong>1. Letak</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Carport/9.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>thecanopyshop.co.uk</em></p> <p><em>Carport</em> dapat dibangun menempel pada salah satu dinding rumah atau berdiri sendiri, di depan, samping ataupun belakang rumah. Pastikan aksesibilitasnya memudahkan keluar masuk kendaraan. Hindari posisi <em>carport</em> yang mengganggu, misalnya mobil yang diparkir di bawahnya, menutup akses ke teras atau ruang tamu.</p> <h2><strong>2. Ukuran</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Carport/wash-concrete-2786284_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Sesuaikan ukuran <em>carport</em> dengan ukuran rata-rata kendaraan (mobil) termasuk untuk sirkulasi. Misalnya, ukuran <em>carport</em> untuk satu mobil sekitar 2,5m–3m × 5m–6m, di mana jarak dinding rumah dan tepi mobil (saat diparkir) minimal ± 120cm. Ketinggiannya bisa dibuat ± 2,5–3 meter.   </p> <h2><strong>3. Konstruksi</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Carport/backyard-playground-pergola-outdoor-structure-outdoor-play-equipment-230655-pxhere_com.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pxhere.com</em></p> <p>Struktur penahan atap harus kokoh, bisa berdiri sendiri dengan 4 tiang/lebih sesuai bentangnya. Tiang harus dicor kuat, minimal 50–60cm di dalam tanah. Konstruksi atap juga bisa menempel pada bangunan dengan sistem kantilever (atau diperkuat dengan beberapa tiang). Jika ingin meniadakan tiang, pilihlah struktur gantung dengan <em>sling</em> baja (<em>wirerope</em>).</p> <h3><a href="/article/read/walau-menggiurkan-tapi-3-makanan-ini-bahaya-jika-diminum-dengan-soda" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Walau Menggiurkan, Tapi 3 Makanan Ini Bahaya Jika Diminum dengan Soda</a></h3> <h2><strong>4. Model</strong></h2> <p><img src="/images/cms//Carport/18.jpg" alt="" width="800" /></p> <p><em><span class="irc_ho" dir="ltr">referensirumah.com</span></em></p> <p>Idealnya selaras dengan gaya bangunan sebab keberadaannya sangat memengaruhi tampilan atau fasad bangunan. Beberapa model atap<em> carport</em> misalnya kanopi beratap datar dengan kemiringan tertentu, bentuk pelana (<em>V</em> <em>shape</em>), bentuk lengkung, dan sebagainya. Dinding <em>carport</em> bersifat opsional, tergantung kebutuhan atau bisa sekaligus merupakan pagar pembatas.   </p> <h2><strong>5. Material</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Carport/construction-1914813_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Material <em>carport</em> yang ideal harus kuat dan tahan terhadap cuaca. Akan lebih baik jika memiliki nilai estetis. Pertimbangkan material berikut untuk setiap bagian <em>carport</em>.  <br />• <strong>Tiang dan rangka atap</strong>, harus dibuat dari material yang kuat dan tahan pengaruh luar seperti cuaca. Misalnya besi dan baja tahan karat, kayu ulin, beton, juga kombinasi dua atau lebih material.  <br />• <strong>Penutup atap</strong>, sebaiknya dipilih yang kuat dan tahan cuaca. Misalnya, fiber, polikarbonat, kaca, genting, beton cor, dan lain-lain. Ketahuilah, beberapa jenis struktur, misalnya struktur gantung, mensyaratkan penutup atap yang ringan.<br />• <strong>Lantai/landasan harus stabil</strong>, konstruksinya kuat menahan beban mobil, dan permukaannya tidak licin. Pilihan material, antara lain <em>conblock, grass block</em>, beton cor, dan sebagainya. Untuk mengantisipasi genangan air, kemiringan lantai ideal ±1–3%. Tanah harus padat dan stabil, namun perkerasan tak harus menyeluruh. Misalnya perkerasan hanya pada bagian lintasan roda (± 45–75cm), sisanya ditanami rumput atau diisi koral atau kerikil untuk media penyerapan air dan terlihat bersih.</p> <h3><a href="/article/read/agar-balkon-tak-terbengkalai-4-hal-ini-bisa-dilakukan" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Agar Balkon Tak Terbengkalai, 4 Hal Ini Bisa Dilakukan</a></h3>
Agar Balkon Tak Terbengkalai, 4 Hal Ini Bisa Dilakukan
<p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Balkon cenderung berukuran terbatas dan aksesibilitasnya pun tidak seterbuka teras lantai satu, sehingga tidak seserbaguna teras. Namun banyak fungsi bisa dilekatkan pada balkon, antara lain sebagai berikut seperti yang dirangkum dari majalah Rumahku:</p> <h2>1. <strong>Manfaatkan balkon sebagai perluasan ruang</strong></h2> <p><img src="/images/cms//4 Cara Maksimalkan Balkon/pexels-photo-157043.jpeg" alt="" width="800" /></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Anda bisa memanfaatkan balkon sebagai tambahan atau perluasan ruang yang terhubung, terutama jika ukuran rumah terbatas. Misalnya balkon dapat digunakan sebagai perluasan ruang makan atau ruang keluarga dengan meletakkan perabot yang sesuai. Jadi bila banyak tamu berkunjung teras lantai atas tersebut akan menambah daya tampung.    </p> <h2>2. <strong>Manfaatkan balkon untuk menikmati udara segar atau <em>view</em></strong></h2> <p><strong><em><img src="/images/cms//4 Cara Maksimalkan Balkon/pexels-photo-699967.jpeg" alt="" width="800" /></em></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Bila balkon terhubung dengan ruang tidur, manfaatkan sebagai sarana menikmati udara luar. Segera setelah bangun tidur Anda bisa menjangkau balkon dan menghirup udara segar atau sekedar menikmati pemandangan yang menarik.</p> <h3><a href="/article/read/tak-hanya-untuk-buka-tutup-fungsi-dan-jenis-pintu-ternyata-beragam" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Tak Hanya untuk Buka Tutup, Fungsi dan Jenis Pintu Ternyata Beragam</a></h3> <h2>3. <strong>Manfaatkan balkon sebagai taman/kebun</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//4 Cara Maksimalkan Balkon/rsz_house-flower-window-home-balcony-facade-1415545-pxherecom.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pxhere.com</em></p> <p>Anda bisa berkebun atau menciptakan taman di area balkon. Pot-pot tanaman dapat diletakkan di lantai atau pagar balkon, dan bisa juga digantung. Selain menciptakan iklim mikro yang sejuk, taman balkon berpotensi mempercantik fasad. Keindahan taman bisa dinikmati dari dalam maupun luar rumah.</p> <h2>4. <strong>Manfaatkan balkon sebagai elemen estetis</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//4 Cara Maksimalkan Balkon/architecture-3320400_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Pengaruh balkon pada tampilan fasade tak dapat dihindari. Jadi, manfaatkan balkon untuk memperindah fasade. Hindari memanfaatkan balkon sebagai ruang tempat menumpuk barang tidak terpakai. Kecuali berada di area servis, hindari penggunaan balkon sebagai ruang jemur. </p> <h3><a href="/article/read/mau-beranda-jadi-ruang-multifungsi-perhatikan-3-hal-ini" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Mau Beranda Jadi Ruang Multifungsi? Perhatikan 3 Hal Ini</a></h3>
Mau Beranda Jadi Ruang Multifungsi? Perhatikan 3 Hal Ini
<div class="text_post_block"> <div class="big-card"> <div class="big-card-content"> <p><strong><em>Oleh: Redaksi</em></strong></p> <p>Apakah semua beranda rumah Anda termanfaatkan dengan baik? Jika belum, coba maksimalkan fungsinya sesuai lokasi. Misalnya, beranda depan sebagai ruang tamu sementara atau tempat bersantai bagi keluarga. Tak ada salahnya sesekali menerima tamu di beranda dalam suasana relaks. Bersantai atau bercengkerama bersama keluarga di ruang semi terbuka dengan <em>view</em> alami dan hembusan angin segar tentu sangat nyaman dan akan menambah keharmonisan.  Memaksimalkan fungsi beranda mungkin berujung pada renovasi atau dekorasi ulang juga penambahan perabot. Untuk itu perhatikan beberapa hal berikut ini:</p> <h2><strong>1. Lakukan renovasi sesuai kebutuhan</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Maksimalkan Fungsi Beranda/pexels-photo-804392.jpeg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pexels.com</em></p> <p>Renovasi beranda bisa mencakup renovasi besar atau kecil. Renovasi besar boleh jadi menyangkut perubahan atau perbaikan konstruksi tiang, kolom, dinding, maupun atap. Namun jika konstruksi dan luasan teras sudah cukup ideal, lakukan saja renovasi kecil, seperti mengganti cat, atau ubin untuk menciptakan suasana baru. Hal terpenting yang perlu diperhatikan agar teras memenuhi aspek fungsional adalah mengantisipasi teras dari tampias hujan atau gangguan silau matahari. Jika perlu perlebar teritis atau tambahkan kerai (<em>awning</em>).</p> <h2><strong>2. Tambahkan perabot sesuai fungsi</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Maksimalkan Fungsi Beranda/wicker-rocking-chair-50613_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Tetapkan fungsi beranda! Selanjutnya pilih jenis dan karakter furnitur yang menarik sesuai gaya hunian serta nyaman. Jika Anda ingin memaksimalkan beranda sebagai ruang tamu sementara, lebih tepat jika menambahkan set kursi dan <em>coffee table</em> daripada kursi goyang. <em>Chaise lounge</em> lebih pas dipajang di beranda kamar tidur. Bale-bale atau sofa tentu cocok untuk beranda belakang tempat keluarga bersantai, mengobrol, atau menikmati saat bersama, Pertimbangkan bentuk, ukuran, dan jumlah furnitur dengan luas beranda. Letakkan perabot seperlunya untuk menghindari kesan sumpek.</p> <h3><a href="/article/read/agar-rumah-tak-ambles-kenali-4-hal-terkait-mengurug-tanah-ini" target="_blank" rel="noopener">Baca Juga: Agar Rumah Tak Ambles, Kenali 4 Hal Terkait Mengurug Tanah Ini</a></h3> <h2><strong>3. Dekorasi ulang agar lebih atraktif</strong></h2> <p><strong><img src="/images/cms//Maksimalkan Fungsi Beranda/screened-porch-670263_1280.jpg" alt="" width="800" /></strong></p> <p><em>pixabay.com</em></p> <p>Dekorasi ulang beranda Anda agar tampil lebih atraktif. Berikut beberapa unsur yang dapat dipoles ulang untuk mempercantik teras rumah:</p> <p>• <strong>Elemen ruang</strong> seperti dinding, kolom, lantai, juga <em>railing</em> dapat dicat ulang dengan warna yang lebih atraktif atau dilapisi dengan material bertekstur unik seperti batu alam.      <br />• <em><strong>Furniture</strong></em> dapat dipoles ulang dengan warna yang lebih menarik atau diganti dengan model yang unik dan menarik sesuai fungsi, selera dan gaya arsitektur hunian.  <br />• <strong>Benda-benda seni</strong> dapat dipajang sebagai elemen dekoratif untuk memperindah beranda. Misalnya lukisan, patung, kain tradisional, bahkan topeng. <br />• <strong>Tanaman dalam pot </strong>dapat ditambahkan jika ingin beranda bernuansa alami atau tampil lebih segar. Pilihan bisa jatuh pada jenis tanaman berbunga ataupun tidak.  <br />• <strong>Pencahayaan</strong> pilihlah yang tidak hanya menerangi tetapi juga membuat beranda tampil lebih cantik lewat bentuk lampu atau warna cahaya. Misalnya,<em> chandelier</em>, dan lampion. </p> <p>Anda juga dapat menerapkan banyak fungsi lain. Misalnya, beranda belakang atau tengah pada rumah dengan <em>innercourt</em> dapat dimanfaatkan sebagai tempat bermain anak, ruang makan semi terbuka, ruang duduk, dan sebagainya. Sementara beranda kamar tidur yang bersifat privat dapat dimanfaatkan untuk mewadahi aktivitas santai yang lebih personal.</p> <h3><a href="/article/read/5-hal-penting-untuk-maksimalkan-fungsi-balkon-hunian-makin-nyaman" target="_blank" rel="noopener"><strong>Baca Juga: 5 Hal Penting untuk Maksimalkan Fungsi Balkon, Hunian Makin Nyaman</strong></a></h3> </div> </div> </div>