Masuk

Tips

Beranda / Artikel
Search:

Mau Bikin Teras Tapi Lahan Terbatas? Coba Pilih Aneka Model Ini
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>Teras atau beranda adalah ruang beratap namun relatif tanpa dinding, kecuali dinding batas dengan ruang dalam. Posisinya bisa di depan, samping, atau belakang rumah. Teras berperan sebagai area transisi antara ruang luar dan ruang dalam. Selain itu juga memiliki beragam fungsi, seperti alternatif ruang tamu dan tempat bersantai bagi keluarga. Kebanyakan orang menyukai keberadaan teras, bahkan jika diperhatikan, sebagian besar rumah di Indonesia memiliki teras.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/menawan-perpaduan-batu-alam-dan-bata-merah-ini-bisa-diterapkan-dimana-saja">Menawan, Perpaduan Batu Alam dan Bata Merah Ini Bisa Diterapkan Dimana Saja</a></h3> <p>Namun, kadang kala keinginan seseorang untuk memiliki rumah berteras terkendala luas lahan. Padahal, sebuah teras tidak selalu harus berukuran besar. Walaupun terbatas, jika dilengkapi dengan elemen pengisi yang tepat serta ditata sedemikian rupa, teras mungil pun dapat mewadahi fungsi lebih dari sekadar area transisi. Terlebih lagi jika terlindungi dengan baik dari tempias hujan dan sengat matahari, teras akan menjadi tempat yang nyaman untuk berinteraksi.</p> <p>Kali ini #PakJago ingin membagikan beberapa model teras rumah untuk menyiasati lahan yang terbatas.</p> <h3>Teras Bergaya Minimalis</h3> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/TERAS/YAS-Shanty_09_09-_majalah-rumahku_.jpg" alt="" width="767" height="569" /><em>(Sumber: Majalah Rumahku)</em></p> <p>Model teras minimalis dan terbuka akan sesuai untuk rumah berkonsep minimalis. Meskipun kecil teras berkonsep terbuka akan terasa lebih lapang. Terbuka bisa berarti menyatu dengan carport, taman, atau sisa lahan yang ada. Jika kompleks hunian relatif aman dan tidak menuntut privasi tinggi, pagar rumah bisa ditiadakan untuk mendapatkan teras yang terkesan lebih lapang. Tambahkan 1-2 perabot dengan desain simpel, seperti ottoman atau bangku panjang tanpa sandaran. Lengkapi dengan lampu gantung minimalis sebagai dekorasi.</p> <h3>Teras Bernuansa Alami</h3> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/TERAS/Tags-decoration-garden-designs__themaisonette_net_.jpg" alt="" width="773" height="580" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/themaisonette.net">disini</a>)</em></p> <p>Rancang teras mungil dengan konsep natural. Lapisi lantainya dengan parket kayu atau parket artifisial bercorak kayu dalam nuansa cokelat alami. Tambahkan perabot dari material alami, seperti bangku kayu atau akar pohon, rotan, bambu, dan sebagainya. Untuk memperkuat kesan alami, tambahkan taman dan kolam kecil dengan aneka tanaman bernuansa tropis. Sebagai aksen bisa ditambahkan tanaman berbunga cerah.</p> <p>Teralis dilengkapi tanaman merambat dapat difungsikan sebagai penghalau sengat matahari sekaligus menambah kesan alami. Gantungkan lampu teras dari material alami atau pasang lampu taman dari batu candi. Gunakan lampu kekuningan untuk menciptakan kehangatan alami di malam hari.</p> <h3>Teras Berkesan Klasik</h3> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/TERAS/COPY_House_2005_-_003__www_schnauber_com_.jpg" alt="" width="764" height="812" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/schnauber.com">disini</a>)</em></p> <p>Klasik tidak selalu identik dengan ukuran yang besar dan luas. Teras mungil pun bisa ditata sedemikian rupa agar tampil dalam nuansa klasik. Meskipun terkesan lebih sempit, pembuatan langkan (pagar kisi-kisi) mengelilingi teras bisa mendukung tampilan klasik. Pilih juga perabot pengisi dari bahan kayu. Terapkan pula teralis dari bahan alami bergaya klasik atau pot-pot gantung. Agar nuansa klasik sekaligus kesan lapang tercapai, pilihlah finishing warna putih untuk dinding latar, langkan, juga furnitur. Berikan aksen lewat tanaman berbunga warna-warni.</p> <h3>Teras Bergaya Jepang</h3> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/TERAS/landscape-2622203_960_720__pixabay_com_.jpg" alt="" width="761" height="496" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/pixabay.com">disini</a>)</em></p> <p>Gaya Jepang hampir identik dengan kesan simpel sekaligus bernuansa alami—tiang, lantai, dan perabot cenderung dari kayu asli. Bisa diterapkan gaya lesehan dengan meja rendah. Tatanan ini cocok untuk teras yang lebih privat, yang ada di samping atau belakang rumah.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/khas-indonesia-arsitektur-bangunan-ini-cocok-untuk-negara-dua-musim">Khas Indonesia, Arsitektur Bangunan Ini Cocok untuk Negara Dua Musim</a></h3> <p>Untuk teras depan bisa juga dibuat desain seperti lantai berjenjang, di mana separuh bagian dilapis material kayu (seperti dek) dan sebagian dibiarkan berupa tanah yang ditutup dengan batu koral. Jadi, penghuni bisa duduk menggantung kaki di dek teras. Gantungkan lampu teras, tambahkan pot-pot tanaman, dan juga lampu taman bergaya jepang.</p> <p>Itulah beberapa model teras yang bisa diterapkan untuk hunian dengan luasan terbatas. Tetap fungsional, nyaman sekaligus artistik. Semoga bermanfaat.</p> <p>Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Terus simak artikel #PakJago yang lain ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Menawan, Perpaduan Batu Alam dan Bata Merah Ini Bisa Diterapkan Dimana Saja
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>Kini semakin banyak orang yang tertarik untuk menghadirkan keindahan alami pada huniannya. Salah satu cara yang paling simpel ialah dengan membalutkan material alami, seperti batu alam dan bata merah ekspose (tanpa finishing) pada elemen eksterior maupun interior.</p> <p>Kedua material tersebut kebanyakan diaplikasikan pada dinding, lantai, pagar, atau kolom, baik secara terpisah maupun bersama. Pada artikel ini #PakJago akan berbagi tentang keindahan batu alam dan bata merah dan tips memadukan kedua material ini.</p> <p><strong>Batu Alam vs Bata Merah</strong></p> <p style="text-align: center;"><img src="/images/cms///articles/batu dan bata/living-room-stone-walls-25-96817480__cdn_interiorcharm_com_.jpg" alt="" width="765" height="523" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/cdn.interiorcharm.com">disini</a>)</em></p> <p>Banyak jenis batu alam yang dapat diaplikasikan pada rancangan arsitektur. Di antaranya granit, marmer, batu andesit, batu kali, koral, batu templek, batu paras, dan batu candi. Setiap jenis batu alam berbeda teksturnya, ada yang kasar ada pula yang halus. Warnanya juga relatif beragam—abu-abu, hitam, merah, hijau, cokelat, krem, atau putih.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/khas-indonesia-arsitektur-bangunan-ini-cocok-untuk-negara-dua-musim">Khas Indonesia, Arsitektur Bangunan Ini Cocok untuk Negara Dua Musim</a></h3> <p>Di pasaran, batu alam dijual dalam bentuk dan ukuran yang bervariasi, seperti persegi, persegi panjang, dan potongan alami (tak beraturan). Batu alam menghadirkan kesan elegan dan keindahan alami serta cocok untuk gaya modern ataupun tradisional.</p> <p>Keindahan alami juga dihadirkan oleh material bata merah. Dalam hal ini yang dimaksud ialah bata merah ekspose (tanpa plesteran maupun acian). Idealnya dipilih bata merah khusus untuk tampilan ekspose yang biasa disebut bata muka.</p> <p>Bata muka relatif lebih presisi dan lebih halus. Karakter asli bata merah ekspose yaitu warna cokelat kemerahan yang khas, menghadirkan suasana hangat. Keseragaman bentuk dan ukurannya menampilkan kesan rapi. Bata merah ekspose cocok untuk gaya hunian apa pun, dari etnik atau klasik hingga kontemporer.</p> <p><strong>Tips Memadukan Batu Alam dan Bata Merah</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/batu dan bata/Desain-Kamar-Mandi-Batu-Alam-dan-Batu-Bata__www_lihat_co_id_.jpg" alt="" width="779" height="1170" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/lihat.co.id">disini</a>)</em></p> <p>Batu alam dan bata merah sama-sama menampilkan keindahan natural. Keduanya memiliki tampilan yang cenderung unik dan artistik serta tak lekang oleh waktu. Seperti keserasian unsur-unsur alam, kedua material alami ini juga cocok disandingkan di area mana pun pada bangunan, termasuk rumah tinggal.</p> <p>Tidak ada aturan khusus yang mengikat. Keduanya dapat dipadukan pada area lansekap (pagar, pilar, kolam), pada dinding dan lantai eksterior, juga pada lantai dan dinding interior (dari ruang tamu hingga kamar mandi).</p> <p>Dalam memadukan batu alam dan bata merah (ekspose) atau bata muka, ada beberapa tips dan trik yang dapat diterapkan agar tercapai kesan yang diharapkan.</p> <p>• Ketepatan aplikasi</p> <p>Paduan batu alam dan bata merah juga harus mempertimbangkan kekuatan material. Bata merah bisa diaplikasikan, baik sebagai konstruksi pilar, dinding maupun lantai penahan beban. Sebaliknya, tidak semua jenis batu alam dapat diterapkan sebagai pilar, dinding ataupun lantai yang menopang beban.</p> <p style="text-align: center;"><img src="/images/cms//articles/batu dan bata/_MG_6045__Majalah_Rumahku_.jpg" alt="" width="765" height="938" /><em>(Sumber: Majalah Rumahku)</em></p> <p>Beberapa jenis batu alam hanya dapat diaplikasikan sebagai pelapis akhir (finishing) bersifat dekoratif—ditempel pada konstruksi dinding dengan spesi. Contohnya batu sedimen, seperti batu palimanan yang berpori dan cenderung rapuh.</p> <p>Selain kekuatan juga perlu dipertimbangkan ketahanan terhadap cuaca. Meskipun semua jenis batu bisa ditempatkan di mana pun, namun batu berpori besar yang rawan ditumbuhi lumut dan jamur lebih ideal dipasang di area ruang dalam.</p> <p>Paduan batu alam dan bata merah juga perlu mempertimbangkan gaya bangunan. Tidak selamanya material alami ini harus menonjolkan kesan natural dan warna bawaan. Boleh jadi untuk menampilkan gaya Skandinavia bata merah ekspose bisa di-finishing dengan warna putih, lalu dipilih batu alam sandstone bernuansa putih, dan sebagainya.</p> <p>• Menjadikan aksen</p> <p>Pengaplikasian kombinasi batu alam dan bata merah di area ruang luar maupun ruang dalam, tidak harus menutup seluruh bidang dinding atau lantai. Kedua material ini bisa dipadukan menjadi aksen untuk menarik perhatian.</p> <p>Misalnya, aplikasikan batu alam pada ceruk di area foyer yang berdinding bata merah ekspose. Atau bata merah atau batu alam jenis tertentu ditampilkan sebagai aksentuasi di antara tembok bercat.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/dapur-multifungsi-untuk-rumah-mungil-lebih-hemat-ruang-dan-efisien">Dapur Multifungsi untuk Rumah Mungil, Lebih Hemat Ruang dan Efisien</a><br /> <br />• Selaraskan dengan warna bangunan</h3> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/batu dan bata/1409170648901.jpeg" alt="" width="768" height="576" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/hgtv.com">disini</a>)</em></p> <p>Batu alam dan bata merah bisa mewakili warna bangunan dengan warna alaminya. Jadi, pada bagian, di mana batu alam dan bata merah tidak diaplikasikan, sebaiknya diterapkan nuansa warna netral yang selaras dengan kedua material alami ini. Alhasil akan tercipta keselarasan warna serta kesan natural yang padu. Misalnya warna gading, krem, beige, cokelat, dan sebagainya.</p> <p>Pengaplikasian material alami, termasuk batu alam dan bata merah, perlu menerapkan pelapisan (coating) dengan bahan antijamur atau lumut, terutama yang dipasang pada area eksterior. Selain itu, juga harus dilakukan perawatan secara berkala.</p> <p>Itulah tips memadukan batu alam dengan bata merah yang bisa Anda aplikasikan pada berbagai titik dalam sebuah bangunan. Selamat mencoba.</p> <p>Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Silakan menyimak artikel-artikel #PakJago yang lain.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Khas Indonesia, Arsitektur Bangunan Ini Cocok untuk Negara Dua Musim
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>Arsitektur bangunan sangat dipengaruhi oleh iklim dan musim. Hal ini tak jauh berbeda dengan pemilihan pakaian. Beda iklim dan musim, beda pula rancangan bangunannya. Tentu #SahabatJagoBangunan juga mengamati hal ini, bukan?</p> <p>Nah, pada artikel ini, #PakJago akan membahas bagaimana hubungan bangunan dan musim. Apa perbedaan antara bangunan di wilayah dua musim dengan empat musim, bagaimana pula kekhasan bangunan dua musim? Simak penjelasan #PakJago, yuk!</p> <p><strong>Hubungan antara Bangunan dan Musim</strong></p> <p>Iklim dipengaruhi letak astronomis (letak suatu tempat dilihat dari posisi garis lintang dan bujur). Secara astronomis Indonesia terletak di daerah khatulistiwa yang berklim tropis. Karena pengaruh rotasi dan revolusi bumi, daerah beriklim tropis hanya memiliki dua musim, yaitu hujan dan kemarau. Sebaliknya, wilayah yang jauh dari khatulistiwa, wilayah subtropis memiliki 4 musim (semi, panas, gugur, dan dingin). Bahkan yang terjauh dari khatulistiwa hanya ada musim dingin.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Rumah Dua Musim/4__1_.jpg" alt="" width="761" height="504" /><em>(Sumber: <a href="http://ngebro.com/indahnya-20-foto-rumah-terpencil-dalam-salju-musim-dingin-di-eropa/">disini</a>)</em></p> <p>Di daerah kutub yang hanya mengalami musim dingin, bangunan benar-benar dibuat rapat tanpa bukaan. Di wilayah subtropis, seperti Asia Timur, sebagian Eropa, dan Amerika, yang mengalami 4 musim, bangunan masih dirancang dengan bukaan dan kaca-kaca transparan. Namun, bangunan tetap mengantisipasi datangnya musim dingin. Dinding relatif tebal, atap dan dinding relatif rapat, menjelang musim dingin celah-celah pada jendela dan pintu juga disegel. Hal ini untuk mengantisipasi terbuangnya panas dan masuknya udara dingin.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/3-trik-mudah-membuat-rumah-yang-berkisah-tentang-hobi">3 Trik Mudah Membuat Rumah yang Berkisah tentang Hobi</a></h3> <p>Di negara-negara tropis, termasuk Indonesia, yang terjadi justru sebaliknya. Karena mendapat sinar matahari sepanjang tahun dan memiliki tingkat kelembapan tinggi, bangunan justru dirancang dengan banyak bukaan. Apabila di negara tropis dipaksakan model bangunan berkonsep subtropis maka cenderung kurang nyaman jika tidak dilengkapi penghawaan buatan (air conditioner). Jadi, jelaslah mengapa model bangunan, termasuk rumah tinggal, di setiap negara berbeda-beda bentuknya.</p> <p><strong>Arsitektur Tropis</strong></p> <p>Berangkat dari bangunan tradisional, konsep yang paling sesuai untuk bangunan di wilayah tropis seperti Indonesia dikenal sebagai arsitektur tropis. Konsep arsitektur tropis berusaha mengadaptasi kondisi iklim tropis yang memiliki ciri-ciri: mendapat sinar matahari sepanjang tahun serta memiliki tingkat kelembapan tinggi, juga mengalami musim hujan dan kemarau secara bergantian.</p> <p>Berikut ini #PakJago uraikan beberapa kekhasan arsitektur tropis yang ada di Indonesia.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Rumah Dua Musim/DSC_1998__majalah_rumahku_.jpg" alt="" width="774" height="914" /><em>(Sumber: Majalah Rumahku)</em></p> <p>• Atap tinggi dengan sudut kemiringan relatif landai (±30˚) tergantung bahan penutup atap. Atap yang tinggi bertujuan menyediakan ruang bawah atap (loteng) yang cukup lapang sehingga dapat meredam panas. Kemiringan tersebut cukup baik untuk mengalirkan air hujan dengan lancar, berguna mencegah tempias air hujan lewat lubang atap dan juga rembesan, serta dapat mengantisipasi melorotnya genteng (tanah liat).</p> <p>• Teritisan (overstek atau overhang) dibuat cukup lebar untuk mencegah tempias hujan membasahi dinding atau masuk ke bangunan lewat bukaan, terutama pada musim hujan yang berangin. Teritisan juga berfungsi membatasi jumlah sinar matahari langsung yang masuk ke dalam bangunan terutama saat matahari pada posisi rendah.</p> <p><img style="float: left;" src="/images/cms///articles/Rumah Dua Musim/RSK_5843__majalah_rumahku_.jpg" alt="" width="769" height="511" /></p> <p style="text-align: center;"><em>(Sumber: Majalah Rumahku)</em></p> <p>• Memiliki banyak bukaan atau lubang penghawaan alami yang berguna mengurangi tingkat kelembapan di dalam bangunan. Biasanya diterapkan sistem ventilasi silang (horizontal maupun vertikal). Ruang dalam juga diupayakan memiliki plafon yang cukup ringgi.</p> <p>• Konstruksinya lebih sederhana sehingga dapat diaplikasikan lebih banyak jenis material, baik bahan-bahan alami (kayu, bambu, dan sebagainya) maupun bahan produk teknologi.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/green-bulding-konsep-rumah-asri-yang-bikin-anda-selalu-ingin-segera-pulang">Green Bulding, Konsep Rumah Asri yang Bikin Anda Selalu Ingin Segera Pulang</a></h3> <p>• Orientasi bangunan dibuat dengan mempertimbangkan lintasan matahari (timur-barat) dan arah angin. Bukaan dan dinding transparan (kaca) idealnya mengarah ke utara atau selatan sehingga tidak terpapar sinar matahari secara langsung.</p> <p>• Untuk mencegah silau dan sengat matahari dan mengurangi paparan panas matahari ke dinding atau langsung ke dalam bangunan, pada sisi luar bangunan diterapkan elemen naungan (sun shading), dan kulit kedua bangunan (secondary skin).</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Rumah Dua Musim/YAS-Intercon__majalah_rumahku_.jpg" alt="" width="769" height="512" /><em>(Sumber: Majalah Rumahku)</em></p> <p>• Lingkungan dibuat untuk mendukung kenyamanan termal dan visual ruang dalam. Misalnya dengan menyediakan ruang hijau dan kolam, yang berpotensi mendinginkan udara, terutama di musim kemarau. Di musim kemarau, pepohonan juga berfungsi sebagai peneduh dan penyaring polusi terutama debu.</p> <p>Demikian informasi #PakJago tentang karakteristik bangunan untuk wilayah tropis dengan dua musim. Semoga bermanfaat.</p> <p>Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Sampai bertemu pada artikel-artikel #PakJago yang lain.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
3 Trik Mudah Membuat Rumah yang Berkisah tentang Hobi
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>Rumah bagi kebanyakan orang tidak sekadar tempat tinggal, namun juga wujud aktualisasi diri. #SahabatJagoBangunan yang sering menggarap proyek rumah tinggal tentu bisa memahaminya. Pernahkah Anda mendapat permintaan khusus dari klien terkait tampilan rumahnya? Hal ini sangat wajar dan manusiawi, karena setiap orang selalu ingin mengekspresikan diri.</p> <p>Aktualisasi atau ekspresi diri tersebut bisa berkaitan dengan derajat, jabatan, profesi, kepribadian, dan hobi mereka. Pada kesempatan ini #PakJago ingin mengupas rumah yang mengekspresikan hobi atau minat pemiliknya. Hobi ini bisa diekspresikan lewat tampilan luar dan penataan ruang dalam, termasuk aplikasi bentuk massa bangunan, pilihan warna dan tekstur, maupun desain khusus yang lebih detail. Berikut trik dari #PakJago.</p> <p><strong>Penataan Ruang Luar dan Tampilan Bangunan</strong></p> <p style="text-align: center;"><strong><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/RUMAH HOBI/7-Creative-Garden-Projects-and-Diy-Path-Ideas-4__www_diyandcraftscorner_com_.jpg" alt="" width="651" height="488" /></strong><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/diyandcraftscorner.com">disini</a>)</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan dapat menyarankan, pemilik rumah dapat mengekspresikan hobi atau minatnya lewat pengolahan ruang luar atau fasade bangunan. Pemilik rumah yang hobi berkebun mungkin hanya berpikir untuk sekadar membuat tanamannya tampak terawat serta berbunga atau berbuah lebat.</p> <p>Padahal lebih dari itu, dapat diekspresikan dengan menata lansekap atau halaman sedemikian rupa sehingga tampak artistik dan menarik. Misalnya, mengaplikasikan batu pijakan atau pot-pot unik, membuat kolam ikan, gazebo, dan sebagainya. Bisa juga dengan membuat taman di atap, taman dalam rumah, dsb. Atau sekadar mengecat dinding luar dengan warna-warna alami, seperti hijau lembayung, biru langit, dan sebagainya.</p> <p>Jika pemilik rumah hobi melukis, #SahabatJagoBangunan dapat membantu menerapkan lukisan pada dinding eksterior, jika ingin, atau mengaplikasikan warna-warna atraktif atau sesuai aliran yang disukai. Penataan ruang luar dan tampilan fasade juga berlaku untuk mengeskpresikan hobi atau minat yang lain.</p> <p>Tampilan luar juga dapat diterapkan pada bentuk massa bangunan—dari sekadar komposisi geometris hingga bentuk unik. Misalnya pemilik ingin rumahnya berbentuk mobil, sepatu, atau yang lain. Untuk itu #SahabatJagoBangunan harus memperhatikan penerapan struktur dan konstruksi juga pemilihan material sesuai yang telah dirancang oleh ahlinya.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/jangan-emosi-lakukan-8-tips-ini-jika-sakit-gigi-menyerang-tiba-tiba">Jangan Emosi, Lakukan 8 Tips Ini Jika Sakit Gigi Menyerang Tiba-Tiba</a></h3> <p><strong>Penataan Ruang Dalam</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/RUMAH HOBI/hobi_mendengarkan_musik__majalah_rumahku_.jpg" alt="" width="645" height="712" /><em>(Sumber: Majalah Rumahku)</em></p> <p>Hobi atau minat pemilik hunian juga dapat diaktualisasikan lewat penyediaan ruang serta tatanan interior tertentu. Sebagai contoh, pemilik rumah hobi otomotif, mungkin ingin rumah bergarasi besar yang sekaligus dapat berfungsi sebagai bengkel untuk mengutak-atik motor atau mobil. #SahabatJagoBangunan harus membangun garasi yang tidak hanya besar, kuat dan kokoh, tetapi juga dirancang khusus seperti bengkel. Misalnya dengan mempertimbangkan pencahayaan dan ventilasi, tinggi plafon, kebutuhan rak-rak peralatan, peletakan sumber arus, dan sebagainya.</p> <p>Pemilik rumah yang hobi nonton film, mungkin ingin dibuatkan home theater. Untuk itu #SahabatJagoBangunan perlu mengetahui trik dan tips membuat ruang kedap suara dengan material-material tertentu. Atau, jika pemilik rumah hobi melukis menuntut tersedianya studio atau galeri lukis yang nyaman dan aman untuk lukisannya.</p> <p>Sebaliknya yang hobi mengoleksi lukisan tentu menginginkan banyak bidang dinding untuk memajang koleksinya. Mereka yang hobi masak harus dibuatkan dapur yang lengkap; sedangkan yang hobi membaca perlu perpustakaan atau ruang khusus berisi rak-rak penyimpan buku; dan sebagainya.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/banyak-bahaya-konstruksi-lindungi-mata-dengan-pengaman-ini">Banyak Bahaya Konstruksi, Lindungi Mata dengan Pengaman Ini</a></h3> <p><strong>Pemilihan Bahan, Warna, dan Tekstur</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/RUMAH HOBI/lichten-craig__hips_hearstapps_com_.jpg" alt="" width="653" height="603" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/hips.heartsapp.com">disini</a>)</em></p> <p>Dalam menggarap proyek rumah yang mengespresikan hobi, #SahabatJagoBangunan sebaiknya dapat memahami keinginan khusus pemilik rumah, termasuk berkaitan dengan pemilihan material, warna, dan tekstur. Misalnya ada klien dengan hobi terkait seni pop art ingin menerapkan warna-warna dinding yang mencolok dipadu elemen dekoratif yang ikonik dan atraktif sebagai finishing. Mungkin menurut #SahabatJagoBangunan tampilan tersebut terlalu meriah atau norak, tetapi Anda tetap harus mengerjakannya sebaik mungkin tanpa komplain.</p> <p>Semoga informasi ini bermanfaat. Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ada hadiah menarik untuk total 30 penanya terbaik selama November 2017. Terus simak artikel #PakJago yang lain, ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Dapur Multifungsi untuk Rumah Mungil, Lebih Hemat Ruang dan Efisien
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>Dapur boleh disebut jantung hunian, karena di sini dilakukan semua kegiatan untuk menyiapkan makanan bagi keluarga. Sayangnya, pada rumah mungil, dapur cenderung mendapat porsi ruang terbatas sehingga berpotensi mengurangi mood dalam melakukan aktivitas memasak.</p> <p>Menurut #PakJago, solusi yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan membuat dapur multifungsi. Dapur multifungsi tidak sekadar mewadahi aktivitas menyiapkan makanan. Namun juga bisa disatukan dengan ruang makan, bahkan bisa juga ditambah fungsi lain yang sesuai.</p> <p>#SahabatJagoBangunan dapat membantu klien merencanakan dapur multifungsi yang efisien dan nyaman dengan memperhatikan beberapa hal berikut.</p> <p>1. Penataan Ruang</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/DAPUR MULTIFUNGSI/_MG_1323__koleksi_majalah_rumahku_.jpg" alt="" width="640" height="960" /><em>(Sumber: Majalah Rumahku)</em></p> <p>Agar terkesan lapang dan nyaman, rancanglah dapur multifungsi dengan konsep terbuka yang memungkinkan terciptanya koneksi visual maupun fisik antara dapur dan ruang makan. Idealnya hanya ada satu atau dua dinding masif pada area dapur, dan selebihnya terbuka. Namun, lay out pada area memasak harus memperhatikan efisiensi kerja yang mencakup 3 aktivitas berikut: mengambil/menyimpan bahan; mencuci/meracik; dan memasak.</p> <p>Untuk dapur memanjang, misalnya bisa dipilih layout bentuk huruf I, yang memanfaatkan satu dinding dengan satu jalur sirkulasi. Bisa juga dipilih galley kitchen yang memanfaatkan dua dinding paralel dengan satu jalur sirkulasi di antaranya. Salah satu sisinya dapat dimanfaatkan sebagai meja makan model mini bar dengan stools (kursi tinggi biasanya tanpa sandaran).</p> <p>Untuk dapur mungil persegi dapat dipilih layout bentuk huruf L, di mana bagian terbuka menghadap set meja makan dengan 2-4 kursi. Bisa juga bentuk huruf U, di mana salah satu sisinya dapat dimanfaatkan sebagai meja makan model mini bar dengan stools.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/dapur-multifungsi-untuk-rumah-mungil-lebih-hemat-ruang-dan-efisien">Sistem Ventilasi Silang Ini Bikin Rumah Lebih Sejuk Meski Berada di Daerah Panas</a></h3> <p>2. Pilihan kitchen set dan perabot</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/DAPUR MULTIFUNGSI/_elendecor_xyz_.jpg" alt="" width="639" height="479" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/elendecor.xyz">disini</a>)</em></p> <p>Ukuran kitchen set dan perabot lain harus disesuaikan dengan luas dapur. Jangan terlalu besar agar dapur tidak terkesan sempit. Selain itu perabot yang terlalu besar akan mengurangi area untuk aktivitas memasak.</p> <p>Idealnya, lebar jalur aktivitas adalah ±0,9–1,5 meter. Tentukan layout yang memungkinkan tercapainya ukuran tersebut agar orang yang memasak dapat bergerak leluasa. Demikian pula aktivitas di meja bar atau ruang makan. Hindari bentuk meja makan bundar yang cenderung memakan tempat.</p> <p>3. Maksimalkan ruang simpan</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/DAPUR MULTIFUNGSI/3.jpg" alt="" width="625" height="420" /><em>(Sumber: <a href="https://imgur.com/gallery/hU3Bl">disini</a>)</em></p> <p>Agar terkesan lebih lapang, ciptakan dapur multifungsi yang bersih dan rapi. Caranya dengan menyediakan ruang simpan yang cukup memadai. <br />• Buat kitchen set dan kabinet dengan memanfaatkan dinding hingga setinggi plafon.<br />• Lengkapi meja dapur dengan laci-laci penyimpanan hingga batas lantai. <br />• Buat atau pilih furnitur multifungsi dan/atau yang memiliki ruang simpan.</p> <p>Kesan lapang juga didukung dengan memilih desain furnitur yang simpel tanpa banyak ornamen. Selain itu, model kitchen set dan kabinet tertutup juga mendukung dapur terjaga kebersihan dan kerapiannya sehingga terkesan rapi dan lebih lapang.</p> <p>4. Pilihan Warna</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/DAPUR MULTIFUNGSI/4.jpg" alt="" width="644" height="644" /><em>(Sumber: <a href="http://www.desainrumahnya.com/2017/06/50-desain-dapur-dan-ruang-makan-terbuka-jadi-satu-sederhana-minimalis-mewah.html">disini</a>)</em></p> <p>Sebaiknya terapkan warna senada pada dapur dan area makan, sehingga meskipun ruang berbeda fungsi akan tercipta kesan menyatu dan saling terintegrasi. Sementara untuk mengantisipasi kesan sumpek pada dapur mungil, hindari penggunaan warna gelap.</p> <p>Pilih warna-warna netral, seperti putih, krem, dan beige, yang akan memberi kesan bersih, higienis serta lapang. Jika klien ingin warna cerah, pilihlah warna pastel atau yang bernuansa lembut. Padukan dengan warna kuat yang menarik perhatian sebagai aksen, seperti warna merah, oranye, hijau, atau kuning.</p> <h3>Baca Juga: <a href="/article/read/begini-cara-membuat-kesan-lapang-dengan-efek-pantulan-cermin">Begini Cara Membuat Kesan Lapang dengan Efek Pantulan Cermin</a></h3> <p>5. Pencahayaan</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/DAPUR MULTIFUNGSI/5.jpg" alt="" width="662" height="441" /><em>(Sumber: <a href="https://irastar.com/stupefying-quartz-countertop-decorating-ideas/staggering-quartz-countertop-decorating-ideas-for-kitchen-eclectic-design-ideas-with-staggering-backsplash-carrara-marble/">disini</a>)</em></p> <p>Pastikan area dapur dan ruang makan memiliki cukup penerangan dan sirkulasi udara alami. Kalaupun tidak pada kedua sisi ruang, setidaknya ada satu jendela dan ventilasi di area dapur. Tambahkan pencahayaan buatan yang memadai, terutama di sekitar meja kerja.</p> <p>Semoga tips dari #PakJago untuk merancang dapur multifungsi ini dapat bermanfaat. Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Sampai bertemu pada artikel-artikel #PakJago yang lain, ya.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Jangan Bingung, Begini Penerapan Praktis Fengshui dalam Konsep Arsitektur Rumah
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>Ilmu topografi kuno warisan kebudayaan Cina, atau dikenal dengan Fengshui,kerap digunakan sebagai pedoman dalam membangun oleh para penganut kepercayaan budaya Cina. Fengshui dipercaya memiliki tujuan menyelaraskan bangunan, alam, dan manusia dengan cara mengalirkan energi positif sehingga tercipta kenyamanan, keberuntungan dan harmoni.</p> <p>Sementara dalam ilmu arsitektur, perencanaan dan pembangunan bertujuan menciptakan ruang atau lingkungan aktivitas yang fungsional sekaligus estetis—memiliki komposisi bentuk, warna dan tekstur yang harmonis. Pada prinsipnya, arsitektur dan fengshui memiliki kesamaan tujuan, juga dapat saling bersinergi dengan baik.</p> <p>#SahabatJagoBangunan tidak perlu ragu jika menjumpai klien yang berniat menerapkan fengshui pada arsitektur rumahnya. Namun akan lebih baik jika Anda membekali diri dengan pemahaman tentang fengshui agar lebih mudah memahami maksud dan keinginan klien.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/FENGSHUI/1.jpg" alt="" width="507" height="338" /><em>(sumber: <a href="http://spectrumpaint-indonesia.blogspot.co.id/2014/05/memilih-tempat-usaha-menurut-fengshui.html">disini</a>)</em></p> <p>Berikut ini beberapa pertimbangan dan penerapan praktis fengshui pada rancangan dan tatanan interior rumah tinggal. #PakJago bagikan khusus untuk Anda.       </p> <p><strong>Berbagai Pertimbangan Orientasi</strong></p> <p>1. Orientasi bangunan atau pintu utama diyakini mempengaruhi keberuntungan. Orientasi timur dipercaya membawa keberuntungan terkait kesehatan; orientasi barat menguntungkan dalam hal keturunan; orientasi utara membawa keberuntungan dalam karir atau bisnis.</p> <p>Jika sebaliknya, penghuni berpotensi mendapat popularitas. Namun, orientasi harus disesuaikan dengan kualitas sektor dan energi bagus dari pemiliknya yang harus dihitung oleh pakar fengshui.</p> <p>2. Terbentuknya garis lurus antara pintu utama dan pintu belakang harus dihindarkan, karena dipercaya membuat energi positif yang masuk akan langsung keluar.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/FENGSHUI/feng-shui.gif" alt="" width="470" height="455" /><em>(Sumber: <a href="http://rosadesain.blogspot.co.id/2011/03/feng-shui-dalam-desain-interor.html">disini</a>)</em></p> <p>3. Orientasi pintu kamar tidur utama dan juga arah tidur (peletakan ranjang) harus disesuaikan dengan qi bagus dari kepala keluarga.</p> <p>Pintu kamar mandi sebaiknya tidak berorientasi ke kamar tidur ataupun dapur. Sedangkan kloset sebaiknya tidak menghadap ke pintu kamar mandi.</p> <p><strong>Alokasi Ruang dan Sarana Lain</strong></p> <p>1. Kamar tidur utama sebaiknya diletakkan pada sektor di mana energi kepala keluarga bagus. Hindari meletakkan kamar tidur bersebelahan atau berada di atas dapur.</p> <p>2. Hindari peletakan kamar mandi pada sektor tengah, yang relatif berenergi positif. Letakkan kamar mandi dan septictank pada sektor berenergi negatif. Pada rumah bertingkat, hindari peletakan kamar mandi di atas area dapur.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/FENGSHUI/sweet-and-smart-wooden-storage-ideas-under-stair__jewcafes_com_.jpg" alt="" width="543" height="724" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/jewcafes.com">disini</a>)</em></p> <p>Dapur sebaiknya tidak berada di sektor utara yang merupakan sektor air. Hindarkan juga meletakkan dapur di bawah tangga, terutama lokasi kompor dan meja kerja. Area kompor juga tidak boleh ada di bawah balok beton atau berdampingan dengan tangga.</p> <p>4. Beberapa posisi mulut tangga yang harus dihindari antara lain bertemu dengan mulut tangga lain, menghadap dinding atau sudut ruang, menghadap pintu masuk atau pintu utama, menghadap kamar mandi, dan menghadap kamar tidur.</p> <p><strong>Peletakan Perabot dan Dekorasi</strong></p> <p>1. Sebaiknya ranjang diletakkan sejauh mungkin dari pintu kamar. Hindari juga peletakan ranjang yang tepat menghadap pintu kamar; menghadap pintu kamar mandi; dan juga membelakangi jendela kamar.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/FENGSHUI/Exotic-Bedroom-Color-Schemes__www_fengshui-doctrine_com_.jpg" alt="" width="650" height="488" /><em>(Sumber: disini)</em></p> <p>2. Hindari meletakkan kepala ranjang (headboard) menempel pada dinding yang menjadi pembatas dengan kamar mandi dan/atau toilet atau dinding yang bagian belakangnya dipakai untuk meletakkan televisi atau alat elektronik lain.</p> <p>3. Hindari menempelkan salah satu sisi (kanan atau kiri) ranjang ke dinding. Untuk keseimbangan, letakkan dua objek sama di kanan-kiri ranjang, misalnya dua nakas dengan lampu kembar.</p> <p>4. Hindari meletakkan set meja makan di bawah tangga; di bawah toilet (pada rumah bertingkat); ataupun di area yang langsung menghadap mulut tangga.</p> <p>5. Hindari meletakkan cermin di ruang tamu yang menghadap pintu utama, karena dipercaya akan memantulkan kembali energi bagus yang masuk.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/FENGSHUI/dining-room-feng-shui-and-mirrors__www_xtend-studio_com_.jpg" alt="" width="634" height="634" /><em>(Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/xtend-studio.com">disini</a>)</em></p> <p>6. Letakkan cermin di ruang keluarga dan ruang makan, karena dipercaya mendatangkan kesejahteraan dan menggandakan “makanan” (dalam wujud energi).</p> <p>7. Hindari meletakkan cermin rias atau tv pada posisi yang dapat memantulkan bayangan orang yang sedang tidur atau berada di ranjang. Peletakan cermin di atas kepala ranjang juga harus dihindari, karena akan menampung banyak energi sedangkan tubuh perlu istirahat.</p> <p><strong>Pemilihan Warna </strong></p> <p>Menurut fengshui setiap warna memberi energi berbeda. Dalam arsitektur juga disepakati bahwa warna menciptakan kesan dan pengaruh psikologis tertentu. Secara umum prinsip keduanya tidak jauh berbeda. Berikut beberapa makna warna menurut fengshui dan penerapan dalam arsitektur.</p> <p>1. Merah (unsur api-yang), dianggap warna dominan, cocok sebagai aksen menciptakan keberanian, semangat, gairah, juga keberuntungan.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/FENGSHUI/feng_shui.jpg" alt="" width="484" height="505" /><em>(Sumber: <a href="http://rosadesain.blogspot.co.id/2011/03/feng-shui-dalam-desain-interor.html">disini</a>)</em></p> <p>2. Putih (unsur logam-yang), simbol kemurnian dan permulaan, terkesan bersih dan segar sekaligus dingin, cocok untuk ruang makan-dapur, sebaiknya tidak untuk kamar anak.</p> <p>3. Cokelat (unsur tanah-yang) melambangkan bumi, ketertiban, kekayaan dan keagungan serta terkesan elegan, sesuai untuk ruang kerja, ruang keluarga dan ruang tamu.</p> <p>4. Hitam (unsur air-yang), terkesan independen dan misterius, memiliki kekuatan dan daya tarik sekaligus melambangkan kegelapan. Kurang sesuai untuk ruang kerja dan kamar anak.</p> <p>5. Ungu (unsur api-yin) adalah warna yang inspiratif dan bernuansa spiritual tinggi, sesuai untuk ruang tidur/meditasi, sebaliknya tidak cocok untuk kamar mandi dan dapur.</p> <p>6. Pink (unsur api-yin) mengekspresikan ketulusan dan memberi suasana romantis, bisa dipilih untuk ruang privat seperti ruang tidur.</p> <p>Penerapan fengshui dalam perancangan sebuah rumah tinggal biasanya dibantu pakar fengshui berkompeten. Terlebih dahulu harus ditentukan pembagian sektor tanah dan kualitasnya, dikaitkan dengan energi bagus dari pemilik rumah (kepala keluarga). Itu dia penjelasan tentang arsitektur dan fengshui, semoga bermanfaat.</p> <p>Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Sampai bertemu pada artikel-artikel #PakJago yang lain.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Green Bulding, Konsep Rumah Asri yang Bikin Anda Selalu Ingin Segera Pulang
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em> </p> <p>Pernahkah #SahabatJagoBangunan mendengar Konsep Bangunan Hijau (<em>Green Building</em>)? Konsep ini berupaya menghadirkan bangunan ramah lingkungan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup manusia dan tidak berdampak buruk pada lingkungan.</p> <p>Penggunaan energi dan sumber daya alam dilakukan secara efisien dengan memperhatikan kelestariannya. Jadi, bangunan berkonsep “<em>green building</em>” biasanya nyaman karena memiliki lingkungan asri, bersih dan sehat. #PakJago yakin rumah berkonsep “<em>green building</em>” akan menjadi rumah impian Anda. Rumah demikian tentu membuat penghuninya betah, bahkan saat pergi selalu ingin segera pulang.</p> <p>Nah, untuk mewujudkan green building, rumah harus menerapkan konsep-konsep berikut ini.</p> <p><strong>Hemat Energi dan Sumber Daya Alam Lain</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/green%20building/Rumah_Green_Building__Malajah_Rumahku_.jpg" alt="" width="597" height="336" /><em>Sumber: Majalah Rumahku</em></p> <p>Bangunan hijau menuntut penghematan energi dan Sumber Daya Alam (SDA) lain. Desain rumah dibuat sedemikian rupa agar hemat listrik. Seperti membuat banyak bukaan berkonsep ventilasi silang, sehingga tercipta ruangan sejuk alami tanpa penghawaan buatan (kipas angin, <em>exhaust fan,</em> ataupun AC). Bukaan dibuat transparan agar dapat memasukkan cahaya siang hari untuk penerangan alami. Sementara untuk penerangan buatan dan peralatan rumah lainnya, pilih jenis yang hemat energi.    </p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/green building/Penampungan_air_hujan_untuk_digunakan_kembali_-_Rmh_Bpk_Gunawan_Koleksi_Majalah_Rumahku_.jpg" alt="" width="529" height="763" /> <em>Sumber: Majalah Rumahku</em></p> <p>Sumber daya alam lain yang perlu dihemat adalah air. Lakukan penghematan air bersih dengan memilih produk saniter hemat air <em>(water sense faucet)</em>. Manfaatkan air hujan untuk menyiram tanaman, bisa juga sebagai air penyiram kloset. Untuk itu perlu dibuat bak penampungan air hujan dari talang. Di sekeliling rumah juga perlu dibuat sumur resapan atau biopori untuk mempercepat peresapan air hujan ke tanah.</p> <p>Usaha lain untuk menghemat air, diantaranya: mencegah pemborosan air pada tahap konstruksi; mengantisipasi kebocoran kran atau pipa saluran air bersih, bila ada kebocoran harus segera diperbaiki; juga pilih material lantai dan dinding yang mudah dibersihkan agar hemat pembersih dan air.    </p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/green building/Limbah_kayu_dalam_proyek_pembangunan__www_wakegov_com_.jpg" alt="" width="607" height="455" /><em>Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/wakegov.com">disini</a>.</em></p> <p>SDA untuk bahan bangunan, seperti kayu, batu, split dan pasir, juga harus dihemat. Mengurangi penggunaan material akan memperkecil kerusakan lingkungan. Antisipasi pemakaian material berlebih dengan desain yang efisien. Misalnya, hindari bentuk yang menciptakan ruang sisa (tidak fungsional); membuat ruang multifungsi; menerapkan konsep terbuka yang menyatukan beberapa ruang untuk mengurangi partisi dan menghemat penerangan buatan. Konsep terbuka juga mendukung sirkulasi udara alami yang membuat ruangan lebih sejuk dan nyaman.</p> <p>Beberapa cara lain untuk berhemat material, misalnya: menyewa perancah besi sebagai ganti perancah kayu yang hanya sekali pakai; menghitung keperluan bahan secara tepat agar tidak tersisa; menerapkan desain dinding atau lantai ekspose; dan sebagainya. Jika mungkin, hindari penggunaan material impor dan beli dari lokasi terdekat untuk hemat energi.</p> <p><strong>Melindungi Kesehatan Penghuni Rumah</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/green building/Rumah_Pak_Gunawan_berkonsep_green_building___dinding_lantai_plafon_ekspose_dan_bukaan_lebar__Koleksi_Majalah_Rumahku_.jpg" alt="" width="614" height="409" /><em>Sumber: Majalah Rumahku.</em></p> <p>Rumah berkonsep “<em>green building</em>” melindungi kesehatan penghuni sekaligus meningkatkan produktivitasnya. Banyak cara dapat dilakukan, seperti desain dan pemilihan material yang tepat. Ini bisa diterapkan dengan cara memanfaatkan sinar matahari secara optimal tanpa harus terkena dampak buruknya (silau, sengat dan suhu tinggi yang mengganggu kenyamanan ruang).</p> <p>Bisa juga dipasang pelindung seperti kerai atau dipakai material kaca film untuk menghalau silau. Berbagai material yang dipakai juga harus aman bagi kesehatan (tidak beracun). Kurangi atau hindari penggunaan material yang mengandung bahan beracun atau berbahaya bagi kesehatan, seperti: serat asbes; aspal, lem kayu yang mengandung fenol; atau meni besi yang mengandung plumbum oksida.    </p> <p><strong>Ramah Lingkungan</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/green building/2.jpg" alt="" width="656" height="437" /><em>Sumber: <a href="https://www.google.co.id/search?biw=1366&bih=613&tbm=isch&sa=1&q=rumah+berkonsep+green+building&oq=rumah+berkonsep+green+building&gs_l=psy-ab.3...184021.187208.0.188281.16.16.0.0.0.0.105.1187.13j2.15.0....0...1.1.64.psy-ab..1.1.103...0i7i30k1j0i7i5i30k1.vSZl3wHoz0c#imgrc=US-M9L-spEbHMM:">disini</a>.</em></p> <p>Rumah berkonsep “<em>green building</em>” harus ramah lingkungan, artinya tidak merusak atau berdampak buruk bagi lingkungan alami. Pembangunan rumah tidak menghabiskan seluruh lahan, sebaliknya menyisakan ruang hijau. Ruang hijau dengan pepohonan rimbun juga membantu menyediakan udara segar dan iklim yang meningkatkan kesejukan rumah. Ramah lingkungan juga diterapkan dengan menghindari pemakaian bahan yang tidak ramah lingkungan (tidak beracun atau menimbulkan polusi pada air, tanah, maupun udara).</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/green building/3.jpg" alt="" width="628" height="472" /><em>Sumber: <a href="https://www.google.co.id/search?biw=1366&bih=613&tbm=isch&sa=1&q=pemanfaatan+limbah+bangunan&oq=pemanfaatan+limbah+bangunan&gs_l=psy-ab.3...107432.113726.0.114151.30.28.1.0.0.0.227.2680.15j7j2.24.0....0...1.1.64.psy-ab..5.20.1942.0..0j0i67k1j0i13k1j0i30k1.dZf4xwVhLHE#imgrc=7A3FujQtWWhF8M:">disini</a>.</em></p> <p>Ramah lingkungan juga dilakukan untuk pengelolaan limbah dengan prinsip <em>reduse, reuse, </em>dan<em> recycle. Reduse </em> atau pengurangan, misalnya dengan menghitung kebutuhan bahan secara tepat untuk meminimalkan limbah. <em>Reuse </em>atau penggunaan kembali, caranya memanfaatkan bahan yang masih dapat digunakan kembali, seperti kayu, kardus, atau wadah plastik. <em>Recycle </em>(pendauran ulang), yakni mengumpulkan bahan-bahan untuk didaur ulang, seperti kertas, metal dan plastik.  </p> <p>Itulah 3 konsep bangunan hijau yang bakal bikin Anda nyaman dan selalu ingin cepat pulang. Dengan menerapkan konsep itu, Anda juga turut melestarikan lingkungan dan menjaga alam sekitar. Yuk, beralih ke green building.</p> <p>Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Sampai bertemu di artikel-artikel #PakJago yang lain.</p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Sistem Ventilasi Silang Ini Bikin Rumah Lebih Sejuk Meski Berada di Daerah Panas
<p><em>Oleh: Dwi Klarasari</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, ventilasi sangat dibutuhkan untuk menghadirkan kesejukan dan sirkulasi udara yang baik di dalam rumah. Terlebih untuk Anda yang tinggal di daerah panas. Sirkulasi udara berfungsi menyediakan udara bersih, mengurangi kelembapan, dan menurunkan suhu, sehingga ruangan menjadi sejuk dan nyaman.</p> <p>Sistem sirkulasi udara terbagi jadi dua macam: buatan dan alami. Sirkulasi udara buatan menggunakan peralatan, diantaranya kipas angin, <em>blower, </em>dan <em>Air Conditioner</em> (AC). Sementara sirkulasi udara alami memanfaatkan lubang pada bangunan, seperti pintu, daun jendela krepyak atau kaca yang dapat dibuka; nako; roster beton; dan bukaan lain.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Ventilasi Silang/stack-house-stairs__images_indianexpress_com_.jpg" alt="" width="682" height="523" /><em>Penerapan sistem ventilasi silang. (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/images.indianexpress.com">disini</a>)</em></p> <p>Pada sistem sirkulasi udara alami, lubang ventilasi akan berfungsi optimal (membuat ruangan panas dan lembap menjadi lebih sejuk) jika dipasang pada posisi tepat, yakni dengan sistem ventilasi silang. Bagaimana prinsip dasar dan konsep ventilasi silang ini? Simak penjelasan #PakJago berikut ini, ya.</p> <p><strong>Prinsip Ventilasi Silang</strong></p> <p>Prinsip dasar ventilasi silang ialah menempatkan dua lubang ventilasi atau lebih pada dua sisi ruang yang saling berhadapan atau berseberangan. Perbedaan tekanan udara antara ruang luar dan ruang dalam akan memungkinkan terjadinya aliran udara dari luar ke dalam dan sebaliknya, secara terus-menerus. Posisi berhadapan tidak perlu tepat tegak lurus, tetapi bisa sedikit menyerong, agar udara dapat bergerak merata di dalam ruang.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Ventilasi Silang/health1-naturalventilationstrawbalehome1__blueandyellow_ca_.jpg" alt="" width="501" height="501" /><em>Prinsip ventilasi silang yang bikin rumah lebih sejuk. (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/blueandyellow.ca">disini</a>)</em></p> <p style="text-align: left;">Ventilasi silang juga dapat diterapkan dalam arah vertikal. Artinya mengupayakan terjadinya aliran udara dari atas ke bawah dan sebaliknya. Udara panas bersifat lebih ringan sehingga akan bergerak ke atas. Anda dapat mengkombinasikan ventilasi bawah dengan plafon berkisi-kisi dan bubungan pada atap. Jika udara panas naik, udara dingin dari luar dapat masuk. Untuk rumah bertingkat dapat diterapkan lantai berkisi-kisi agar udara masuk dari bawah.</p> <p style="text-align: center;"><br /><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Ventilasi Silang/Boonah-House-by-Shaun-Lockyer-Architects-03__www_myhouseidea_com_.jpg" alt="" width="634" height="476" /><em>Ventilasi silang dapat diterapkan secara horizontal maupun vertikal. (Sumber: <a href="http://www.myhouseidea.com">disini</a>)</em></p> <p><strong>Mengoptimalkan Sirkulasi Udara</strong></p> <p>Tingginya suhu dan kelembapan di wilayah tropis, menuntut jumlah bukaan yang cukup pada setiap ruang agar sirkulasi udara berlangsung optimal. Menurut SNI Departemen Pekerjaan Umum, setiap ruang pada rumah tinggal harus memiliki bukaan minimal 20% dari luas lantai. Sedangkan ventilasi minimal 5% dari luas lantai.</p> <p>Sebagai contoh,untuk kamar tidur seluas 14 m<sup>2 </sup>harus ada bukaan (pintu, jendela) seluas 2,8 m<sup>2</sup> dan lubang ventilasi seluas 0,7 m<sup>2</sup>. Bukaan dan ventilasi tersebut harus diletakkan berhadapan atau menyerong secara horizontal atau vertikal.</p> <p>Selain besaran dan posisi bukaan, perlu diperhatikan hal-hal berikut untuk membuat ventilasi silang.</p> <p>- Ventilasi silang harus diterapkan pada setiap ruang.</p> <p>- Idealnya, setiap ruangan setidaknya memiliki satu sisi yang berhadapan dengan ruang luar, sehingga terjadi pertukaran dengan udara luar.</p> <p>- Penempatan furnitur harus diupayakan agar tidak menghalangi kelancaran pergerakan udara dari luar ke dalam ruangan ataupun sebaliknya.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Ventilasi Silang/Bedroom-Cross-Ventilation__skymetweather_com_.jpg" alt="" width="437" height="316" /><em>Menerapkan sistem ventilasi silang di setiap ruangan yang ada. (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/skymetweather.com">disini</a>)</em></p> <p><strong>Menciptakan Lingkungan yang Mendukung</strong></p> <p>Penerapan sistem ventilasi silang ini tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus diimbangi dengan penataan lingkungan yang mendukung. Ruang luar di sekeliling rumah harus memiliki udara yang sejuk, bersih dan bebas polusi. Berikut upaya yang dapat dilakukan.</p> <p>- Sediakan ruang terbuka dan tanami dengan pepohonan yang berpotensi menyaring polusi serta meningkatkan kadar oksigen di udara. Dengan begitu, udara dari luar yang akan mengalir ke dalam rumah adalah udara bersih dan segar. Vegetasi juga membantu menurunkan suhu udara luar.</p> <p>- Jika perlu, buat kolam air yang berfungsi menciptakan ikim mikro yang sejuk atau menurunkan suhu udara. Semakin rendah suhu semakin tinggi tekanannya. Perbedaan tekanan udara di luar dan di dalam rumah akan menciptakan aliran udara. Udara yang masuk ke dalam rumah akan bersuhu lebih rendah sehingga ruangan menjadi lebih sejuk.</p> <p>- Kebersihan lingkungan juga perlu dijaga agar udara terhindar dari polusi. Seperti bak sampah harus tertutup dan selokan tidak terhambat.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/Ventilasi Silang/1.jpg" alt="" width="643" height="482" /><em>Keberadaan taman dan kolam mendukung sistem ventilasi silang (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/homegardenair.com">disini</a>) </em></p> <p>#PakJago berharap tulisan ini bermanfaat dan #SahabatJagoBangunan dapat membantu pelanggan untuk menerapkan sistem ventilasi silang yang membuat rumah lebih sejuk. Bahkan meski rumah berada di daerah yang relatif panas.</p> <p>#SahabatJagoBangunan dapat berkonsultasi dan berdiskusi seputar arsitek, sipil, atau pertukangan, melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak artikel-artikel dari #PakJago lainnya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Ingin Dinding Tampak Lebih Cantik ? Coba Pasang Wallpaper Kekinian dari Beragam Bahan Ini
<p><em>Oleh: Jerie</em> </p> <p>#SahabatJagoBangunan, keberadaan dinding dalam sebuah bangunan kini tak hanya sebagai pembatas atau penyokong struktur lain. Lebih dari itu, dinding juga bisa membuat suasana ruangan jadi berbeda dari biasanya. Salah satunya dengan memasang wallpaper, agar dinding tampak lebih cantik dan memberi kesan sesuai harapan penghuninya.</p> <p>Apa itu wallpaper? Bahan pelapis dinding yang terbuat dari kertas dengan tampilan berwarna, bermotif, atau bertekstur, dan berfungsi untuk menghias ruangan. Namun kini wallpaper tak hanya berbahan kertas saja. Berbagai bahan lain yang beredar di pasaran diantaranya bahan kain, serat alami, foil, dan beludru.</p> <p>Berikut penjelasan lengkap dari #PakJago untuk jenis wallpaper berdasar bahannya, yang bisa membuat dinding bangunan Anda tampak lebih cantik.</p> <p><strong>Wallpaper kertas</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/wallpaper/KERTAS.jpg" alt="" width="511" height="442" /><em>Wallpaper Kertas (Sumber: <a href="https://www.google.com/search?sa=G&hl=id&q=dinding+ruang+tamu+minimalis&tbm=isch&tbs=simg:CAQSlAEJ9A8NovAjnacaiAELEKjU2AQaAggEDAsQsIynCBphCl8IAxIn4QKZEqYd0wfkAoEBiAaTBpoSEJUo8iehIK4nlijtNYUj6yf0J7AnGjCXbl1RzPsGOsMLJeNyOw_1FDzZxad4HoRtKmWle2K6XYD3v4lTXIXMqfVWXk4aGOlIgBAwLEI6u_1ggaCgoICAESBFw2N4MM&ved=0ahUKEwjL2vqU3-nVAhVFM48KHTCABeUQwg4IIigA&biw=1366&bih=635">disini</a>) </em></p> <p>Wallpaper ini sepenuhnya terbuat dari kertas biasa dan mudah sobek. Selain itu mudah kotor karena menyerap noda dan kotoran. Hindari pemasangan wallpaper kertas pada dinding sirkulasi utama atau pada dinding kamar anak balita.</p> <p><strong>Wallpaper heavy duty paper</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/wallpaper/EMBOSS.jpg" alt="" width="476" height="476" /><em>Wallpaper Emboss (Sumber: <a href="https://www.google.com/search?sa=G&hl=id&q=murales+de+flores+de+papel&tbm=isch&tbs=simg:CAQSlwEJQHtKMNG7dc0aiwELEKjU2AQaBAgDCAoMCxCwjKcIGmIKYAgDEijvCYQSjA2UFeICgxLfCoEBixjNCpUojTaeKNsisCGTKJQ2jjabKJYoGjBUibHhEVaskuvTrimB5AySs8y5NuMCQpKbm-CNSRWSRD5ibfm0L7feNUQKGoUiys0gBAwLEI6u_1ggaCgoICAESBEyx4oQM&ved=0ahUKEwjB1fuB3-nVAhWDNY8KHRA3DHQQwg4IIigA&biw=1366&bih=635">disini</a>) </em></p> <p>Bahan heavy duty paper menjadikan wallpaper pertama yang dapat dibersihkan dengan lap basah. Jenis Wallpaper ini diberi motif timbul (emboss) dan ada lapisan linen dibagian belakangnya. Karakteristik wallpaper yang tebal, memiliki keistimewaaan dapat dilapisi cat, sehingga memungkinkan untuk mengubah warna wallpaper tanpa melepas wallpaper lama.</p> <p><strong>Wallpaper vinyl</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/wallpaper/VYNL.png" alt="" width="463" height="433" /><em>Wallpaper Vinyl (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/dhgate">disini</a>)</em></p> <p>Wallpaper vinyl saat ini paling umum diproduksi. Jenis vinyl ini memiliki keunggulan tak mudah sobek dan tak mudah kotor atau rusak jika terkena noda, debu, kotoran atau cipratan air. Jenis ini juga lebih tahan lembab. Semua keunggulan itu membuat wallpaper vinyl dapat diaplikasikan ke semua ruangan. </p> <p><strong>Wallpaper kain</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/wallpaper/kain.jpeg" alt="" width="466" height="622" /><em>Wallpaper kain (Sumber: disini)</em></p> <p>Wallpaper kain memiliki karakteristik seperti kain pada umumnya, seperti kain sutra, kain tenun, kain katun atau kain linen. Keunggulan utama terletak pada sentuhan permukaannya. Wallpaper jenis ini harus dipasang oleh tukang ahli, karena perlu kecermatan tinggi dan dilapisi alas kertas khusus.</p> <p><strong>Wallpaper serat alami</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/wallpaper/serat.png" alt="" width="454" height="408" /><em>Wallpaper serat alami (Sumber: <a href="https://www.google.com/search?client=firefox-b&biw=1366&bih=635&tbm=isch&sa=1&q=wallpaper+Bahan+serat+alami+UNTUK++dinding&oq=wallpaper+Bahan+serat+alami+UNTUK++dinding&gs_l=psy-ab.3...155552.160804.0.161057.24.24.0.0.0.0.150.2120.12j9.21.0....0...1.1.64.psy-ab..4.2.247...0i8i7i30k1.cR4AfyFSwMc#imgrc=t1L0kB7-bC8wEM:">disini</a>) </em></p> <p>Wallpaper ini terbuat dari serat alami seperti bambu, kayu, kelapa, dan daun. Digunakan untuk menghadirkan suasana alami ruangan. Wallpaper ini praktis dalam pemasangan dan perawatannya.</p> <p><strong>Wallpaper foil</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/wallpaper/FOIL.png" alt="" width="433" height="430" /><em>Wallpaper foil (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/furnitureteams">disini</a>) </em></p> <p>Wallpaper foil merupakan pelapis dinding yang diberi lapisan kertas timah yang dipasang di permukaan wallpaper, sehingga menimbulkan efek kilap. Kekurangannya karena wallpaper foil tipis, maka mudah sobek dan sulit dalam pemasangan.</p> <p><strong>Wallpaper beludru</strong></p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms///articles/wallpaper/BELUDRU.jpg" alt="" width="450" height="445" /><em>Wallpaper beludru (Sumber: <a href="https://www.google.com/search?sa=G&hl=id&q=luxury+italian&tbm=isch&tbs=simg:CAQSlAEJ1tcqZFFOtLMaiAELEKjU2AQaAggDDAsQsIynCBphCl8IAxInpR2LBpMGwgWZEpQGph3bB1PDBfQnrifzJ-w32SL1N_1In5yevJ_1U1GjAmB_1z-YHdVHbJ2rncd9D9fj9MtJoGoUb_113bmF2utTykkQeUD3to9-enL8fE0J4VogBAwLEI6u_1ggaCgoICAESBEV758gM&ved=0ahUKEwj969Dy3unVAhULK48KHc9-C2IQwg4IIigA&biw=1366&bih=635">disini</a>)</em> </p> <p>Wallpaper beludru terbuat dari bahan serat wol, baik berbahan kertas maupun berbahan kain. Serat wol ini yang memberi efek beludru pada permukaan wallpaper. Wallpaper beluduru dapat dipakai untuk menghadirkan ruangan bernuansa retro atau klasik atau kontemporer.</p> <p>Nah, itu dia beragam jenis wallpaper untuk ruangan yang terkesan tidak biasa. Tentu wallpaper ini bisa membuat suasana tampak segar, kekinian, dan menyenangkan. Dari semua jenis di atas, mana yang paling Anda suka, #SahabatJagoBangunan?</p> <p>Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun callcenter (bebas pulsa) di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>
Unik dan Klasik, Ini 4 Desain Bangunan Peninggalan Belanda di Indonesia yang Masih Kokoh Hingga Kini
<p><em>Oleh: Setyo Bekti</em></p> <p>#SahabatJagoBangunan, konstruksi peninggalan Belanda di Indonesia masih banyak yang berdiri kokoh hingga kini. Bahkan masih tetap berfungsi dan digunakan oleh masyarakat seperti bangunan museum, gereja, hingga industri pabrik.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/UnikdanKlasik/11.jpg" alt="" width="656" height="458" /><em>Bank Indonesia (Sumber: <a href="https://www.google.com/search?q=bangunan+belanda+di+indonesia&client=firefox-b&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwiMq7W779_VAhWHo48KHc9kDb4Q_AUICigB&biw=1366&bih=635#imgdii=gXTguf-7wztcTM:&imgrc=jRf9Ab1lo2dvFM:">disini</a>).</em></p> <p>Desain bangunan Belanda memiliki ciri khas pilar yang tinggi dan besar. Selain itu, desain pintu maupun jendela yang lebar, membuat tampilan bangunan tampak unik dan klasik.</p> <p>Berikut ini #PakJago akan menunjukkan beberapa desain bangunan peninggalan Belanda di Indonesia yang unik dan kokoh hingga kini.</p> <ol> <li><strong>Lawang Sewu Semarang, Jawa Tengah</strong></li> </ol> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/UnikdanKlasik/GAMBAR_2__Bangunan_Lawang_Sewu.JPG" alt="" width="667" height="348" /><em>Bangunan Lawang Sewu (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/id.wikipedia.org">disini</a>).</em></p> <p>Bangunan yang konon dikenal "angker" ini tentu sudah tak asing lagi di telinga kita. Kini sudah disulap menjadi Museum Kereta Api, mengingat pada masa Belanda pun merupakan sebuah kantor perusahaan perkeretaapian Belanda yang dikenal dengan NIS (<em>Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij</em>).</p> <p>Uniknya, bangunan ini disebut lawang sewu karena jumlah pintu yang dimiliki sangat banyak, sehingga orang-orang meyebutnya “Lawang Sewu” atau Pintu Seribu. Keunikan lain pada bangunan ini ialah adanya hiasan kaca patri khas Eropa yang memukau.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/UnikdanKlasik/GAMBAR_3__Desain_Hiasan_Kaca_Patri_Lawang_Sewu_yang_memukau.jpg" alt="" width="406" height="541" /><em>Desain hiasan kaca patri Lawang Sewu yang memukau (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/images.detik.com">disini</a>).</em></p> <ol start="2"> <li><strong>Museum Fatahillah Jakarta</strong></li> </ol> <p>Museum lain peninggalan Belanda yang terkenal di Indonesia adalah museum Fatahillah. Dibangun pada tahun 1707-1712 dibawah pemerintahan Gubernur Jendral Joan Van Hoorn. Bangunan klasik ini berada di Jalan Taman Fatahillah No. 1, Jakarta Barat. Sebelum diresmikan menjadi museum pada 30 Maret 1974, bangunan ini diperuntukan sebagai Balai Kota Batavia.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/UnikdanKlasik/GAMBAR_4__Suasana_Museum_Fatahillah.jpg" alt="" width="609" height="406" /><em>Suasana Museum Fatahillah (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/ciungtips.com">disini</a>).</em></p> <p>Keunikan bangunan ini tak lepas dari desainnya yang bergaya neo-klasik dengan satu kubah pada atapnya. Di atas kubah tersebut terdapat penunjuk arah mata angin. Di dalam bangunan juga terdapat ruang bawah tanah yang dulu berfungsi sebagai penjara. </p> <ol start="3"> <li><strong>Pabrik Gula Djatirojo Lumajang, Jawa Timur</strong></li> </ol> <p>Pabrik Gula di Indonesia memang kebanyakan dibangun oleh Bangsa Belanda. Ini tak lain merupakan dampak dari <em>Culturstelsel</em> (sistem tanam paksa) pada masa Gubernur Jenderal Hindia Belanda, Johan van den Bosch. Pada masanya, pemimpin pasukan Belanda itu mewajibkan semua daerah di wilayah Kolonial Hindia Belanda untuk menanam kopi, tebu, dan cengkeh untuk di ekspor ke Eropa.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/UnikdanKlasik/GAMBAR_5__Pabrik_Gula_Djatiroto_Lumajang__Jawa_Timur.jpg" alt="" width="673" height="505" /><em>Pabrik Gula Djatiroto, Lumajang, JawaTimur (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/elshinta.com">disini</a>).</em></p> <p>Salah satu pabrik gula yang masih aktif dari zaman Belanda hingga kini ialah Pabrik Gula Djatirojo, Lumajang, JawaTimur Keunikannya terdapat pada cerobong asap yang hanya terbuat dari pasangan bata, tanpa beton bertulang. Meski begitu, bangunan tersebut masih bisa beroperasi dan tetap kokoh hingga kini.</p> <ol start="4"> <li><strong>Gereja Kalimantan Evangelis (GKE)</strong></li> </ol> <p>Gereja peninggalan Belanda satu ini memiliki keunikan yang tampak pada perpaduan dua arsitektur: suku Dayak dan bangsa Belanda. Ini dibuktikan dengan desain bangunan yang sengaja dibuat seperti rumah panggung khas suku Dayak, namun dipadukan dengan pintu dan jendela khas bangunan Belanda. Gereja yang didirikan pada 4 April 1935 ini terletak di daerah Banjarmasin, Kalimantan Selatan.</p> <p style="text-align: center;"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="/images/cms//articles/UnikdanKlasik/GAMBAR_6__Keunikan_fasad_Gereja_Kalimantan_Evangelis.jpg" alt="" width="646" height="779" /><em>Keunikan Gereja Kalimantan Evangelis (Sumber: <a href="/backend/cms/article/article/edit/4.bp.blogspot.com">disini</a>).</em></p> <p>Itulah beberapa bangunan peninggalan Belanda yang ada di Indonesia. Selain desain yang terbilang unik, bangunan-bangunan tersebut juga amat bersejarah bagi bangsa kita. Tak hanya penuh aura perjuangan para leluhur, tapi juga bisa membangkitkan semangat persatuan bangsa jika kita mau merenunginya.</p> <p>#SahabatJagoBangunan, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.</p> <p> </p> <p><em>Editor: Damae Wardani</em></p>