Masuk

Tips

Beranda / Tips
Yuk, Kenali Ciri Material Bangunan yang Berkualitas dan Cara Mengujinya (2)
Konstruksi Sipil | 22 Jul 2017

 Oleh: Amin

#SahabatJagoBangunan, tak dapat dipungkiri, salah satu penentu hasil bangunan ialah materialnya. Semakin bagus kualitas material, kemungkinan besar bangunan semakin kokoh dan mampu bertahan lama. Namun mendapat material bangunan yang berkualitas perlu diuji dulu produknya dan dikenali ciri-cirinya.

(Baca juga: Yuk, Kenali Ciri Material Bangunan yang Berkualitas dan Cara Mengujinya (1)

Sebelumnya telah dibahas cara menguji dan mengenali ciri 5 material, mulai semen, pasir, kerikil, batu kali atau batu gunung, dan bata merah. Berikut beberapa material bangunan lain yang juga dapat dikenali cirinya dan dapat diuji sendiri kualitasnya.

Kayu

Penggunaan kayu pada bangunan perumahan sudah mulai berkurang seiring dengan masuknya produk baja ringan untuk konstruksi atap, besi hollow untuk plafon, dan kusen aluminum. Namun untuk daun pintu, jenis pintu panel dari kayu masih disukai karena keindahannya.

Ciri kayu berkualitas:

Kayu yang bagus adalah yang sudah kering, tidak memuntir atau melengkung, keras, seratnya bagus, dan tidak banyak mata.

Bahan Atap atau Genteng

Genteng terdiri dari beberapa jenis bahan. Diantaranya genteng tanah liat yang cukup mudah pembuatannya, dan nyaman digunakan karena ketika panas terik matahari, udara di bawah atap tetap sejuk. Faktor kualitas tanah liat sangat menentukan kualitas genteng. Begitu juga pembakaran, apabila kurang matang maka genteng akan mudah retak.

Selain dari tanah liat, genteng juga ada yang terbuat dari campuran pasir dan semen atau disebut genteng beton. Ukurannya lebih lebar ketimbang genteng tanah liat. Ada pula genteng dari bahan seng atau galvalum yang lebih ringan. Model mirip genteng tanah liat, namun bahan dari metal.

Ciri genteng berkualitas:

Genteng tidak bersifat poros dan tahan air, agar bila terkena hujan tidak merembes dan bocor. Khusus genteng tanah liat, pastikan genteng tahan untuk diinjak.

Besi Beton

Besi beton ada dua jenis, yakni Baja Tulangan Polos (BJTP), dengan tegangan leleh minimal Fy 240 Mpa, kurang lebih 2.400 kg/cm2 , atau disebut BJTP-240. Dan Baja Tulangan Ulir atau Deform (BJTD) dengan tegangan leleh minimal Fy 300 Mpa, atau sekitar 3.000 kg/cm2.

Besi polos cukup banyak produsennya, sehingga ukuran serta kualitasnya pun bemacam-macam, ada yang bentuknya bulat rapi dan bagus. Ada pula yang agak gepeng dengan warna yang agak ke merah-merahan atau mendekati coklat.

Bangunan sederhana tidak bertingkat biasanya menggunakan besi polos karena lebih murah. Namun sebenarnya untuk tulangan pokok lebih disarankan menggunakan besi ulir. Sedangkan besi polos cocok digunakan untuk pembuatan beugel.

(Baca juga: Cara Cerdas Membuat Lantai Semen Ekspose Nan Cantik)

Ciri besi berkualitas:

Untuk besi polos, jika masih baru warnanya kebiru-biruan, kaku. Ukuran mendekati standar SNI: 6 mm , 8 mm, 10 mm, 12 mm, 14 mm, dan seterusnya selalu kelipatan 2 mm. Sementara besi ulir ukurannya mulai 10mm, 13mm, 16mm, 19mm, 22mm, dan seterusnya kelipatan 3mm.

Material Bangunan Lain yang Sering Digunakan

Material lain yang sering digunakan pada pembuatan rumah sederhana, diantaranya adalah plafon. Ini bisa terbuat dari triplek dengan syarat atapnya harus benar-benar rapat dan tidak bocor.

Bahan lain untuk plafon yang bagus dan lebih nyaman untuk ditempati ialah papan gypsum, sayangnya tidak tahan air. Sedang bahan yang tahan air adalah jenis kalsiboard atau eternit nonasbestos.

Selain plafond, ada juga material bangunan lain yang digunakan untuk menutup lantai. Bahan penutup lantai sekarang hampir semua menggunakan keramik. Begitu pula dinding kamar mandi serta dapurnya.
Bahan keramik yang bagus ukurannya presisi dan siku, serta rata dan lurus. Pembakaran sempurna pada keramik ditandai dengan bunyi yang nyaring, dan lapisan glasur pada permukaan cukup tebal serta tahan gores.

Material yang tak kalah sering digunakan juga ada cat tembok. Bahkan keperluannya cukup banyak, baik cat dinding, plafon, maupun cat kayu untuk kusen atau jendela.

Untuk bahan cat dinding luar sebaiknya pilih yang tahan udara luar agar lebih awet terhadap pengaruh cuaca. Pada bagian dalam, bisa dicoba varian merk cat tembok beragam dengan warna.

Demikian ulasan tentang berbagai ciri material bahan bangunan dan cara menguji kualitasnya. Tentu masih banyak bahan material yang belum diulas, paling tidak informasi di atas bisa menjadi acuan untuk mendapat material pokok pada bangunan dengan kualitas terbaik. Semoga bermanfaat.

#SahabatJagoBangunan, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.