Masuk

Tips

Beranda / Tips
Wajib Tahu, Begini Panduan Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) Untuk Jasa Pekerjaan Konstruksi dengan Sistem Komisi
Konstruksi Sipil | 26 Oct 2018

Oleh: Amin Zainullah

Sahabat Jago Bangunan mungkin pernah mendengar istilah komisi atau fee proyek pada pekerjaan bangunan. Tahukah, Sahabat, bagaimana asal mula istilah ini?

Istilah komisi atau fee proyek ini berasal dari kondisi dimana kedua belah pihak sama-sama khawatir akan biaya yang timbul dalam sebuah proyek pembangunan. Pemilik merasa khawatir jika pemborong mengambil untung terlalu besar, pemborong juga khawatir jika harga yang ditawarkan nanti tidak mencukupi.

5 Syarat yang Harus Dipenuhi dalam Pembuatan Bekisting Agar Konstruksi Beton Mencapai Hasil Maksimal

Namun demikian, seorang yang akan mengambil jasa fee harus bisa menunjukkan kemampuan menghitung perkiraan harga Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP). Penghitungan ini meliputi kebutuhan bahan, upah dan biaya tak terduga yang biasanya timbul. RAP nantinya ditunjukkan kepada pemilik bangunan, sifatnya sebagai gambaran biaya saja bukan harga akhir.

Sumber: di sini.

Harga akhir merupakan harga pembelanjaan sesuai data yang tertera dalam kwitansi/nota. Jika pemilik bangunan sepakat dan mempercayakan proyek tersebut pada Sahabat, maka kita mulai menghitung biayanya. Sahabat harus menjaga kepercayaan ini agar tak mengecewakan pemilik bangunan. Jangan menaikkan harga atau menambahkan volume pada nota pembelian agar kita dipercaya. Ingat, semakin bonafi maka semakin laris jasa kita.

Dari Eksklusif Hingga Sederhana, Ini 3 Inspirasi Desain Rumah Toko (Ruko) yang Hemat Biaya #TanyaPakJago

Sahabat Jago Bangunan, dalam pembuatan RAP ada berbagai macam cara untuk menghitungnya. Untuk kontraktor, penghitungannya menggunakan analisa harga satuan pekerjaan, bisa per m’ (meter panjang/meter lari), m2 (meter persegi), m3 (meter kubik), atau satuan lain menyesuaikan item pekerjaan.

Sumber: di sini.

Misal, untuk pekerjaan listrik pada pemasangan skaklar + fitting + kabel menggunakan satuan titik. Untuk pekerjaan yang tidak ada satuannya maka dibuat LS (lumpsum) yang merupakan harga perkiraan, namanya perkiraan maka sangat mungkin antara harga satu kontraktor dengan kontraktor lainnya berbeda.

Lestarikan Kearifan Lokal, Duta Terampil Semen Gresik di Pamekasan Ini Sukses Berbisnis Konstruksi Kayu Madura

Salah satu contoh analisa harga satuan untuk pembuatan pondasi sesuai kode analisa C.004 adalah sebagai berikut:

Sumber: di sini.

Analisa tersebut adalah RAP yang resmi dikeluarkan pemerintah sebagai acuan penghitungan biaya pekerjaan sistem borongan. Diperlukan latihan yang cukup lama untuk memahaminya.

Namun ada cara yang paling mudah dalam membuat Rencana Anggaran Pelaksanaan adalah dihitung dahulu semua keperluan material dengan ilmu matematika sederhana menggunakan hitungan manual dibantu kalkulator maupun program Microsoft Excel. Sambil menghitung, Sahabat akan belajar menelaah apa saja pekerjaan yang akan terjadi pada pelaksanaan nanti dan apa saja bahan yang dibutuhkan.

Bagaimana contoh penerapan penghitungan RAP dalam pekerjaan konstruksi ini? Simak lanjutan pembahasanya dalam artikel berikut:

Cara Mudah dan Contoh Menghitung Rencana Anggaran Pelaksanaan Untuk Jasa Pekerjaan Konstruksi dengan Sistem Komisi

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani