Masuk

Tips

Beranda / Tips
Trik Memilih Bahan Bangunan Dasar Untuk Rumah yang Berkualitas
Konstruksi Sipil | 28 Sep 2021

Membangun rumah bisa jadi merupakan salah satu impian Sahabat Jago. Dibandingkan membeli rumah jadi, dengan membangun rumah kita dapat menentukan sendiri spesifikasi bangunan rumah sesuai kebutuhan dan keinginan kita. Termasuk di antaranya menentukan bahan bangunan yang digunakan.

Walau begitu, membangun rumah yang berkualitas tidak bisa sembarangan. Sebelum mulai membangun rumah, Sahabat Jago perlu merencanakan semua aspek pembangunan: mulai dari desain, biaya, hingga bahan bangunan. Berikut trik dari Pak Jago untuk memilih bahan bangunan yang berkualitas.

Pilih Pasir yang Bersih dan Serupa

 

Pasir adalah barang tambang yang sangat vital, karena digunakan untuk berbagai keperluan pembangunan rumah. Pasir digunakan sebagai bahan pembuatan mulai dari pondasi, dinding, hingga lantai rumah. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui ciri-ciri pasir yang bagus. Umumnya pasir yang berkualitas baik berasal dari material vulkanik gunung berapi yang bisa ditemukan di pinggiran sungai atau danau.

Salah satu ciri pasir yang bagus adalah tidak menggumpal dan terbebas dari unsur lain seperti lumpur, tanah, dan sampah - baik itu sampah organik maupun sampah anorganik. Paling banyak hanya 5% kandungan unsur lain (seperti lumpur) yang dapat ditoleransi. Pasir yang tercampur unsur-unsur lain dapat melemahkan struktur bangunan dan membuat pemakaian semen menjadi lebih boros.

Ciri lainnya adalah ukuran agregat pasir yang serupa dan tidak memiliki selisih ukuran yang banyak. Sahabat Jago juga dapat mengecek kualitas pasir dengan mengambil segenggam pasir dan menggenggamnya dengan cukup kuat. Pasir yang bagus akan terasa tajam di telapak tangan.

Pilih Batu Bata Merah yang Cocok

Batu bata merupakan salah satu penyusun yang membentuk struktur dinding. Ada beberapa jenis batu bata yang sering digunakan, diantaranya bata merah. Batu bata merupakan bahan yang cukup familiar sehingga tidak heran jika banyak tukang bangunan yang bisa memasangnya.

Pada umumnya, batu bata merah digunakan untuk rumah karena batu bata terbuat dari bahan tanah liat sehingga sifatnya yang lebih dingin dan dapat menyerap panas, sehingga rumah akan terasa lebih sejuk. Batu bata memiliki beberapa kelebihan lainnya, diantaranya ukurannya yang kecil sehingga gampang diangkut dan dipindahkan, lebih mudah didapatkan, lebih tahan api, dan harganya yang lebih terjangkau. 

Jika memilih batu bata merah, pilih yang bertekstur keras, berukuran sedang dan tidak mudah retak. Jika memilih bata ringan, pilih yang lebih berwarna putih dan memenuhi standar SNI (Standar Nasional Indonesia). Disarankan memilih dengan jenis AAC (Autoclaved Aerated Concrete), karena menggunakan pasir biasa atau pasir kali yang lebih berkualitas untuk bata ringan.

Jangan lupa ukur tingkat kekuatannya dengan cara mengetuknya dengan potongan besi: suara yang nyaring menandakan kualitas yang baik. Untuk bata ringan, Sahabat Jago juga bisa menusuk bata dengan paku untuk menguji kekuatannya.

Pilih Batu Belah Untuk Pondasi

Pondasi bangunan juga merupakan hal yang penting dalam membangun rumah. Hal ini karena pondasi akan menjadi salah satu penopang bangunan agar tetap kokoh. Maka, pemilihan batu untuk pondasi juga penting dilakukan.

Batu belah sangat disarankan untuk bahan baku pondasi. Batu belah sendiri adalah batu hasil pemecahan dari batu bulat yang berukuran besar yang biasanya didapat dari daerah di sekitar gunung berapi aktif atau perbukitan. Bentuk pecahan dari batu belah akan saling mencengkeram kuat satu dengan yang lain, sehingga sangat tepat digunakan untuk pondasi. Hal ini berbeda dengan batu bulat, di mana daya cengkramnya kurang kuat karena bentuknya yang bulat.

Pilih Besi Beton Terstandar

Besi beton layaknya tulang belakang yang menyangga susunan tubuh manusia. Untuk membangun rumah yang kokoh, besi beton juga menjadi bahan bangunan yang tidak dapat diremehkan. Besi yang kuat dapat membuat rumah lebih tahan gempa, apalagi di negara-negara yang rawan gempa bumi seperti Indonesia.

Untuk mendapatkan besi beton berkualitas, sebaiknya pilihlah besi beton yang sudah berstandar SNI. Besi beton yang baik juga ditandai dengan ukuran yang valid. Misalnya, besi beton dengan ukuran 8 mm benar-benar memiliki ukuran 8 mm dan tidak ada toleransi minimal.

Pilih Kayu Konstruksi yang Kuat

 

Kayu adalah salah satu bahan bangunan yang sangat penting dan banyak digunakan dalam pembangunan rumah, antara lain kaso, kusen, pintu, batang jendela, dan penyangga kaca jendela. Kayu yang kuat membuat bagian-bagian rumah tersebut dapat bertahan lama.

Sebaiknya gunakan kayu yang memiliki kadar air di bawah 20% dan cukup kuat menahan beban maupun getaran tumbukan yang tiba-tiba. Kadar air yang terlalu tinggi membuat kayu mudah mengembang dan menyusut, sehingga dapat merusak struktur bangunan. Selain itu, carilah kayu dengan pori-pori yang padat dan tidak dimakan rayap.

Pilih Semen Berkualitas Jempolan

Sebagai bahan perekat, semen merupakan bahan bangunan yang sangat penting untuk membuat berbagai adukan, seperti plesteran, acian hingga pemasangan keramik. Semen yang berkualitas tinggi akan membuat bangunan menjadi lebih kokoh dan tak tertandingi. Idealnya, semen yang berkualitas baik teksturnya sangat lembut dan butirannya bisa terurai saat dipegang. Hindari semen yang mulai menggumpal dan terlihat kasar.

Salah satunya tentu saja Semen Gresik. Semen Gresik menggunakan bahan baku terpilih, sehingga teksturnya lembut dan mudah terurai - tekstur yang Sahabat Jago bisa buktikan sendiri. Penggunaan bahan baku pilihan ini juga membuat kuat tekan awal lebih tinggi serta lebih cepat kering. Selain itu, Semen Gresik juga telah memenuhi standar SNI, sehingga kualitasnya lebih pasti. Oleh karena itu, jadikan rumah Sahabat Jago lebih kokoh tak tertandingi dengan Semen Gresik.

Demikian trik memilih bahan bangunan dasar untuk rumah yang berkualitas dari Pak Jago. Ikuti terus informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook bila ada pertanyaan yang ingin disampaikan.