Masuk

Tips

Beranda / Tips
Tips Membangun Ruang Bawah Tanah untuk Rumah 
Konstruksi Sipil | 09 Oct 2020

Tips Membangun Ruang Bawah Tanah untuk Rumah 

Rumah dengan basement atau ruang bawah tanah lebih sering ditemui di negara-negara di Benua Amerika dan Eropa. Di Indonesia sendiri, ruang bawah tanah umumnya ditemukan untuk gedung besar seperti mal dan gedung perkantoran. Rumah dengan ruang bawah tanah masih sangat sulit untuk ditemui.

 

Padahal, ruang bawah tanah bisa menjadi solusi untuk rumah dengan luas lahan yang terbatas. Ruang bawah tanah bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari gudang untuk menyimpan peralatan berkebun, ruang mencuci baju, atau bahkan difungsikan sebagai ruang rekreasi keluarga. 

 

Ruang Bawah Tanah Memiliki Temperatur Lebih Stabil

 

Meskipun banyak yang meremehkan fungsinya, ruang bawah tanah juga sebenarnya memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh ruang lain pada umumnya. Dengan membangun ruang bawah tanah, temperatur dalam ruangan tersebut akan cenderung lebih stabil, tidak akan bertambah panas seiring dengan cuaca Indonesia saat musim kemarau. 

Hal ini disebabkan karena tanah yang mengelilingi ruang bawah tanah merupakan material yang tidak mudah menyerap panas. Sehingga, tembok ruang bawah tanah akan tetap dingin, terjaga kesejukannya. 

Berbeda dengan ruang yang dibangun di atas tanah yang terpapar panas sinar matahari saat siang dan temperaturnya yang turun menjadi dingin saat malam hari. Padahal, temperatur yang stabil sangat baik bagi “kesehatan” tembok. Dengan temperatur yang stabil, tembok akan lebih kuat dan kokoh dalam jangka waktu yang lama. Tidak mudah retak dalam waktu yang singkat. 

Tentunya kelebihan ruang bawah tanah ini juga harus disertai dengan perencanaan dan pembangunan yang baik. Apa yang perlu diperhatikan saat membangun ruang bawah tanah untuk rumah? Mari simak artikel berikut hingga akhir. 

 

Tips Membangun Ruang Bawah Tanah Rumah

 

Terdapat beberapa hal yang cukup banyak diperhatikan untuk membangun ruang bawah tanah yang nyaman dan fungsional. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.  

 

1. Perhatikan posisi garis sempadan bangunan

Agar ruang bawah tanah bisa berfungsi dengan baik, maka perhatikan garis sempadan bangunan. Garis Sempadan Bangunan (GSB) merupakan garis batas minimal bangunan di lahan yang dimiliki sehingga memberikan jarak antara bangunan kita dengan jalan, tepi sungai, ataupun bangunan tetangga. Pastikan pembangunan ruang bawah tanah Anda tidak akan mengganggu jaringan yang ada seperti telepon listrik atau pipa air. 

2. Pemilihan bahan dinding ruang bawah tanah

Ruang bawah tanah juga memiliki kelemahan, yaitu kelembapan dan potensi air tanah yang meresap ke dinding sehingga membuat ruangan atau dindingnya menjadi terlalu lembap. 

Oleh karena itu, bahan dinding yang digunakan untuk membangun rumah bawah tanah juga harus diperhatikan. Bahan terbaik untuk ruang bawah tanah adalah beton. Bahan material beton lebih kokoh dalam hal menahan beban tekanan air maupun tanah. 

 

3. Mengatasi kelembapan ruang bawah tanah

Masalah kelembapan adalah masalah utama yang harus dihadapi saat membangun ruang bawah tanah. Untuk mengatasi hal ini, maka disarankan untuk menggunakan lapisan waterproof atau kedap air sehingga masalah kelembapan ruangan, kebocoran, hingga rembesan air di dinding ruangan pun dapat dicegah. 

Selain menggunakan lapisan waterproof ini, ruang bawah tanah juga dianjurkan untuk tidak menggunakan wallpaper atau kertas dinding sebagai penghias tembok. Bukan tanpa sebab, penggunaan wallpaper bisa berpotensi menumbuhkan jamur di dinding. 

 

4. Menambahkan sirkulasi udara

Agar kualitas ruang bawah tanah tetap baik, sirkulasi udara juga harus benar-benar diperhatikan. Untuk ruang bawah tanah yang tertutup sepenuhnya, dianjurkan untuk memasang AC atau exhaust fan. Namun tentunya, penambahan alat ini juga akan menambah biaya listrik. 

Oleh karena itu, ruang bawah tanah untuk rumah sebaiknya memiliki bagian yang terbuka sebagian. Sebagian tinggi ruangan sengaja dibangun di atas tanah dan dibangun jendela untuk menjaga sirkulasi udara ruangan. 

 

Konsultasi Jago Bangunan


Bagaimana Sahabat Jago Bangunan? Apakah Anda akan membangun ruang bawah tanah untuk hunian rumah? Jika Anda memiliki pertanyaan lain mengenai pembangunan ruang bawah tanah atau seputar bidang konstruksi, silahkan menghubungi kami melalui website Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan.