Masuk

Tips

Beranda / Tips
Tingkatkan Kualitas Bangunan Dengan Beton Fiber, Begini Cara Penggunaannya
Konstruksi Sipil | 29 Jan 2018

Oleh: Dwi Klarasari

Sebagai pekerja, konstruksi tentu Anda mengharapkan bangunan yang digarap bisa berdiri kokoh dan tahan lama. Nah, pernakah Anda mendengar satu cara yang dapat meningkatkan kualitas struktural bangunan menggunakan beton fiber? Berikut penjelasan #PakJago terkait seluk-beluk beton fiber dan penggunaannya.

Apa Itu Beton Fiber?

Beton fiber atau dikenal juga sebagai beton serat, yakni beton yang dalam pembuatannya ditambahkan bahan berserat (fiber). Penambahan serat bertujuan untuk meningkatkan mutu beton, terutama berkaitan dengan sifat mekaniknya. Serat yang ditambahkan ke dalam beton bisa berupa serat alami maupun buatan (sintetis).

 (Sumber: disini)

Serat alami berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti serat kayu, serat bambu, serat ijuk, serat rami, sisal (serat dari sejenis rumput-rumputan), sabut kelapa, dan sebagainya. Sementara serat sintetis merupakan produk fabrikasi. Contohnya serat baja, tembaga, kaca (fiberglass), polietilen (polyethylene/PE), polypropylene. Masing-masing jenis serat memberikan sifat tambahan bervariasi pada beton.

Baca Juga: Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini Sebelum Membuat Saluran Sanitasi Dalam Rumah Tinggal

Bahan berserat yang digunakan berupa bagian-bagian terpisah (diskrit) berukuran pendek dan tipis. Panjangnya sekitar 0,75–3 inci dengan diameter 0,01–0,03 inci. Jumlah serat yang ditambahkan bervariasi namun cukup memadai, sekitar 1–2% dari volume beton. Pencampuran serat ke dalam adonan beton dilakukan sedikit demi sedikit selama pengadukan hingga serat terdistribusi secara merata dan berorientasi acak. Ketahanan tambahan yang diberikan hanya efektif selama serat-serat terlindungi dengan baik oleh mortar beton.

Penggunaan Beton Fiber

 (Sumber: disini)

Penggunaan konstruksi beton sudah sangat jamak bahkan menjadi salah satu pilihan untuk banyak bangunan modern —gedung, jembatan, jalan raya. Tak heran jika berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan beton bermutu tinggi. Oleh sebab itu beton serat semakin banyak diminati dan populer. Seperti telah disinggung serat meningkatkan sifat mekanik beton fiber, sehingga dibandingkan beton konvensional terdapat berbagai kelebihan berikut.

 Secara umum daya tahan dan keawetan beton fiber relatif lebih tinggi.

Baca Juga: Lebih Praktis dan Siap Pasang, Beton Pracetak Mempermudah Pekerjaan Konstruksi Berskala Besar

 Beton fiber memiliki kuat tarik lebih tinggi. Jika tulangan memberi penguatan hanya searah tulangan, serat yang disebar secara acak akan menambah kekuatan merata pada semua arah.

 Daktilitas (keliatan) beton fiber relatif lebih tinggi sehingga perilaku retak terkendalikan.
 Kekakuan beton fiber meningkat dan nilai slumpnya mengecil. Nilai slump yang didapat dari uji slump mengindikasikan daya kerja beton (workability)—makin besar makin encer beton.

 Penambahan serat juga berpotensi mengurangi rongga air dan udara.

 (Sumber: disini)

 Tiap jenis serat sebenarnya meningkatkan sifat spesifik pada beton. Misalnya, serat baja berpotensi meningkatkan kuat tekan; serat polypropylene selain meningkatkan kuat tarik juga ketahanan terhadap beban kejut, keausan, dan pengaruh susutan.

Meningkatnya sifat mekanik terbukti membuat beton fiber semakin tahan terhadap gaya tarik yang juga dipengaruhi oleh iklim serta perubahan cuaca dan suhu lingkungan. Jadi, salah satu pengaplikasian beton fiber paling banyak adalah pada suatu permukaan yang luas, baik pada bangunan rumah tinggal maupun fasilitas umum.

Baca Juga: 4 Langkah Mudah Menurunkan Suhu Ruangan Tanpa AC, Makin Hemat Listrik

Berbagai tempat yang cocok menggunakan beton fiber adalah konstruksi pelat lantai pada bangunan rumah tinggal; lantai kerja pada pabrik atau bangunan industri, bengkel, workshop ; trotoar dan jalan raya; landasan pacu pesawat dan hanggar; dan sebagainya. Pada permukaan yang luas seperti objek-objek tersebut besar muai susutnya sangat dipengaruhi oleh temperatur, oksidasi, dan penguapan. Produk beton fiber juga bisa diaplikasikan untuk komponen konstruksi seperti kolom dan balok.

Jika #SahabatJagoBangunan ingin berkonsultasi atau berdiskusi seputar konstruksi, desain bangunan, maupun anggaran biaya pembangunan, silahkan #TanyaPakJago melalui jagobangunan.com/auth, Fanpage Jago Bangunan, atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Simak terus artikel Jago Bangunan yang lain, ya.

Editor: Damae Wardani