Masuk

Tips

Beranda / Tips
Tinggi Plafon Rumah Yang Ideal
Desain Bangunan | 10 May 2017

Plafon adalah pembatas antara atap dengan ruangan di bawahnya yang berfungsi untuk menghalangi terik matahari dan meredam suara serta tempat untuk menyembunyikan pemasangan aliran listrik. 

Umumnya tinggi plafon rumah yang ideal  adalah 4 hingga 7 meter, tetapi anda bisa menyesuaikan ketinggian plafon sesuai dengan selera atau sesuai dengan kebutuhan seperti tambahan hiasan arsitektur.

Beberapa faktor yang menentukan ketinggian Plafon rumah

  1. Faktor iklim.

Iklim menjadi pertimbangan untuk menentukan tinggi ideal Plafon. Pada daerah dengan cuaca tropis atau panas, sebaiknya menggunakan plafon yang tinggi antara 4 – 7 meter. Hal ini dimaksudkan untuk memperlancar sirkulasi udara sehingga tak lembab, memberikan kesejukan dengan menurunkan suhu ruangan. Sedangkan Rumah yang berada pada daerah beriklim dingin biasanya menggunakan plafon rendah yang tingginya hanya 240-250cm misal negara Jepang atau Eropa.

  1. Faktor estetika

Pembuatan tinggi plafon berdasarkan estetika ini merupakan selera dan keindahan dari plafonnya. Akan tetapi selain memperhatikan keindahan sebaiknya plafon juga dibuat dengan proporsional. Misalnya ruangan yang luas tentu sebaiknya menggunakan plafon yang tinggi agar tak lembab. Tinggi plafon rumah ruang keluarga ideal biasanya adalah sekitar 3 - 6 meter dengan tetap memperhatikan proporsi luas ruang

content image

Image: sixmurphystreet.com

  1. Luas ruangan

Tinggi plafon standar atau proporsional bisa dihitung berdasarkan ukuran ruangan, dengan menggunakan rumus sederhana: (panjang + lebar) / 2. Contoh sebuah ruangan berukuran 3×4 meter, maka tinggi plafon ideal adalah (3 + 4) / 2 = 3.5 m. Intinya semakin besar ruangan semakin tinggi plafonnya. Plafon harus selalu lebih tinggi daripada lebar ruangan, bila tak diimbangi dengan plafon yang tinggi ruangan besar akan tampak seperti lorong yang pengap.

content image

Image: trendir.com

  1. Berdasarkan Fungsi

Berdasarkan fungsinya, ketinggian plafon mempertimbangkan 2 hal. Pertama fungsi untuk menutupi instalasi yang berada di bawah atap (listrik, seperti kabel, lampu, dan struktur atap), ketinggian plafon disesuaikan dengan barang-barang yang ingin ditutupi.

Kedua fungsi plafon sebagai dekorasi atau estetika, maka ketinggiannya sangat tergantung dari desain ruangan yang dibuat untuk memaksimalkan keindahan dan keselarasan.

Sekarang Anda bisa menentukan ketinggian plafon sesuai kebutuhan, cantik secara desain dan maksimal secara fungsi. Selamat mencoba (Faiat Toifi)