Masuk

Tips

Beranda / Tips
Terungkap! Kebisingan di Tempat Kerja Dapat Berpengaruh Pada Pendengaran
Kesehatan | 17 May 2017

Jika selama ini tempat Anda bekerja adalah tempat dengan intensitas bunyi yang cukup tinggi, sudah saatnya untuk mengenakan pelindung telinga saat bekerja. Pelindung telinga seperti sumbat telinga (ear plug) atau penutup telinga (ear muff) berperan untuk menurunkan tingkat kebisingan yang mencapai indera pendengaran, yakni telinga.

Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan alat pelindung pendengaran, diantaranya nyaman dipakai dan efisien. Selain itu alat pelindung pendengaran harus dapat melindungi pekerja dari kebisingan saat bekerja. Kriteria lainnya adalah pelindung pendengara masih bisa digunakan untuk berkomunikasi ketika dikenakan, agar tidak menimbulkan bahaya lain misalnya tidak dapat mendengar isyarat atau tanda bahaya.

Kebisingan di tempat kerja bisa berasal dari beberapa sumber, semisal mesin gerinda, bor listrik, gergaji mesin hingga mesin berukuran besar seperti kompressor dan mesin diesel. Makin besar tingkat kebisingan di lingkungan Anda bekerja, makin tinggi pula resiko terganggunya pendengaran yang dialami. Ukuran suara biasanya dinyatakan dalam satuan dBA atau desibel. 80 desibel adalah batas aman telinga dapat mentolerir kebisingan. Lebih dari itu, harus mengenakan alat pelindung diri dan memperhatikan durasi terpapar.

Efek kebisingan pada penderita dapat dideteksi dengan mulai dari berkurangnya atau melambatnya respons pendengaran. Hal ini dapat menyebabkan frustasi kerja sampai pada sifat yang sensitif terhadap gangguan yang biasanya dapat diabaikan. Grafik kinerja juga dapat menurun, seiring makin sering bersentuhan dengan kebisingan tadi.

Efek yang ditimbulkan oleh kebisingan terhadap pendengaran dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yakni trauma akustik, perubahan ambang pendengaran akibat bising yang berlangsung sementara, dan perubahan ambang pendengaran akibat bising yang berlangsung permanen.

Sedangkan penyakit yang ditimbulkan antara lain tinitus, yaitu bunyi berdenging, berdengung, berdesis yang dirasakan secara jelas oleh penderitanya saat dalam kondisi senyap atau menjelang tidur. Hingga kerusakan pendengaran total secara permanen. Gejala awal yang sering dikeluhkan adalah sensasi telinga berdenging (tinitus) yang sering muncul lalu menghilang, dan akan terjadi terus menerus bila paparan bising terjadi secara berulang dengan intensitas lebih besar.