Masuk

Tips

Beranda / Tips
Ternyata Gampang, Lho.. Begini Cara Menghitung Rancangan Anggaran Biaya (RAB) Rumah Secara Global #TanyaPakJago

Oleh: Amin Zainullah

Sahabat Jago Bangunan tentu sering ditanya oleh pemilik bangunan jika disodorkan gambar denah dan tampak, bangunan seperti ini akan menghabiskan biaya berapa, berapa lama selesainya dan sanggupkah mengerjakan secara borongan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, Sahabat perlu melakukan perhitungan RAB dengan benar agar tidak terjadi kesalahan prediksi biaya. Untuk itu, mari kita berlatih membuat Rencana Anggaran dan Biaya (RAB) secara global. RAB ini memang tidak rinci, karena membuat RAB secara detail merupakan tugas konsultan perencana yang menghitung setiap detail pekerjaan dengan jumlah item yang sangat banyak dan sangat bervariasi, bahkan mungkin Sahabat akan kesulitan untuk memahami.

Ini Syarat yang Harus Dipenuhi Untuk Mengganti Pondasi Batu Belah Dengan Pondasi Setempat Agar Bangunan Tetap Kokoh #TanyaPakJago

Pembuatan RAB yang teliti biasanya dibuat oleh seorang estimator yang sudah berpengalaman dalam pelaksanaan di lapangan, karena banyak faktor yang tak terlihat di dalam gambar namun pada waktu pelaksanaan baru muncul, sehingga menyebabkan pembengkakakan biaya.

Sebelum menghitung RAB, sebaiknya lokasi pekerjaan dilihat dulu jalan masuknya, situasi kanan-kirinya, di mana membeli materialnya, karena biaya bangunan sangat dipengaruhi oleh hal-hal berikut ini:

- Letak bangunan yang masuk lorong sehingga material harus dipindahkan dari tepi jalan dengan kereta dorong
- Pengadaan air yang terkadang sulit, sudah dibor berkali-kali namun tidak bisa menembus batu keras dan belum juga mendapatkan mata air
- Faktor cuaca yang menghambat pelaksanaan pekerjaan
- Keterlambatan pengiriman material karena jauh dari toko bahan bangunan
- Kesalahan dalam membaca gambar sehingga harus membongkar dan memperbaiki
- Permintaan pemilik bangunan yang tiba-tiba ingin merubah denah maupun tampak, dan masih banyak sekali faktor-faktor lainnya.

5 Inspirasi Desain Rumah Modern Minimalis 1 Lantai Dengan Bentuk Atap Pelana, Elegan Banget! #TanyaPakJago

Setelah memastikan semua hal di atas tidak bermasalah, mari kita mulai menghitung RAB. Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membuat RAB secara global:

- Hitung dahulu luas bangunan yang utuh ( bangunan yang tertutup atap dan tembok serta bisa dipakai untuk hunian) termasuk garasi yang ada pintunya.
- Hitung bangunan terbuka tetapi ada atapnya seperti teras dan carport
- Hitung panjang tembok keliling yang tidak beratap
- Hitung panjang pagar depan termasuk pintu gesernya
- Hitung luas taman yang akan dibuat
- Tanyakan biaya pemasangan sambungan listrik ke PLN
- Tanyakan biaya pemasangan sambungan air ke PDAM

Setelah semua volume dihitung, selanjutnya masukkan harga satuan. Untuk menentukan harga satuan inilah sejatinya inti dari perhitungan RAB. Untuk menghindari keraguan, maka seorang calon pemborong harus berani berspekulasi dengan segala resikonya, karena barangsiapa yang tak berani menyelam ke dasar lautan maka dia tidak berhak mendapatkan mutiara. Begitu juga dengan calon pemborong, harus berani menentukan harga agar mendapatkan pengalaman. Tanpa mencoba maka selamanya akan menjadi penakut dan pengkhayal yang tak kunjung mencapai cita-citanya.

Berikut ini gambaran biaya pembangunan rumah secara global:

a. Rumah sederhana
Rumah 1 lantai dengan kualitas dinding bata/batako plesteran biasa, lantai keramik 30/30, atap kayu + genteng tanah liat, plafon eternit. Biaya mulai Rp.2.500.000 hingga Rp. 3.000.000 per m2.

b. Rumah sedang
Dinding bata merah/ bata ringan plesteran halus, lantai keramik motif minimal 40x40, atap baja ringan + genteng kualitas menengah, kusen pintu kayu kanfer disanding/politur, plafon gypsum, biaya di atas Rp. 3.000.000 – Rp. 4.000.000 per m2.

c. Rumah mewah
Untuk kualifikasi rumah mewah sangat tergantung jenis material yang digunakan serta tuntutan pengerjaan yang halus dan sempurna. Spesifikasi biasanya sangat jelas dengan menyebutkan merk produk yang diminta. biaya di atas Rp. 4.000.000 sampai Rp 8.000.000 atau bahkan tak terhingga.

Berdasarkan teori tersebut, mari kita belajar contoh kasus. Perhatikan denah bangunan di bawah ini.

Rumah ini termasuk kategori rumah sedang dengan biaya kisaran Rp. 3.800.000/m2. Berikut perhitungan RAB rumah tersebut secara global:

1. Luas bangunan tertutup= (6x3)+ (7x6,5)+(3,5) x (1,75) + (1,5x1,5) = 71,85 m2
Biaya = 71,85 @ Rp. 3.800.000 = Rp. 273.125.000, tidak termasuk kitchen set

2. Bangunan ada atapnya tapi terbuka (teras+garasi) = (6x3)+(3x1)= 21 m2
Biaya = 21 @ Rp. 1.000.000= Rp.21.000.000

3. Tembok keliling belakang+samping = 7+3,5 = 10,5 m’
Biaya = 10,5 @ Rp.650.000 = Rp.6.825.000

4. Pagar depan+ pintu geser= 10 m’
Biaya = 10 @ Rp.700.000 = Rp.7.000.000

5. Taman depan = 4 x 2 = 8m2
Biaya 8 m2 @ Rp. 300.000 = Rp. 2.400.000

6. Biaya penyambungan listrik = Rp. 3.000.000

7. Biaya penyambungan PDAM = Rp. 2.000.000

Total biaya secara global = Rp. 315.300.000

Bagaimana, Sahabat? Mudah dipahami, bukan? Kesulitan utama terletak pada penentuan harga satuan, untuk itu rajin-rajinlah bertanya kepada orang yang lebih berpengalaman dalam membangun di kota Anda agar mendapatkan gambaran secara lengkap.

Desain Minimalis Modern Sederhana, Bikin Rumah Tampak Kekinian dan Elegan Meski Lahan Terbatas #TanyaPakJago

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba. Sampai jumpa di edisi #TanyaPakJago berikutnya.

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani