Masuk

Tips

Beranda / Tips
Tak Perlu Bongkar Total, Begini Langkah Praktis untuk Renovasi Dinding Gipsum
Konstruksi Sipil | 07 Nov 2017

Oleh: Dwi Klarasari

Adakah klien yang meminta jasa #SahabatJagoBangunan untuk melakukan renovasi dinding gipsum? Meskipun relatif awet, dinding gipsum juga memiliki potensi kerusakan, bila terus-menerus terkena air. Kerusakan juga bisa terjadi karena adanya benturan keras.

Ada beberapa cara perbaikan dinding gipsum tergantung jenis dan tingkat kerusakannya. Pada prinsipnya, perbaikan total dan mengganti seluruh dinding tidak perlu dilakukan, kecuali jika dinding gipsum mengalami rusak parah. Cukup bongkar dan ganti bagian yang rusak kemudaian lakukan finishing untuk tampilan yang bersih dan rapi.

Berikut ini #PakJago ini bagikan langkah-langkah praktis renovasi dinding gipsum tanpa harus membongkar total.

Alat dan Bahan yang Diperlukan

(Sumber: disini)

Sebelum memulai pekerjaan renovasi, siapkan alat dan bahan yang mungkin akan diperlukan.
• Gergaji, cutter, atau alat pemotong yang sesuai
• Kain atau lap kering yang bersih
• Alat untuk meratakan permukaan dinding (surform)
• Bor listrik dilengkapi obeng
• Alat ukur (meteran/penggaris)
• Pensil tukang atau alat penanda lain
• Scrape/kape plastik
• Rangka (metal/hollow atau kayu)
• Papan gipsum dan sekrup gipsum
• Pita kertas (paper tape)
• Compound
• Ampelas
• Cat dan peralatannya (atau bahan finishing lain)

Baca Juga: Jangan Tunggu Parah, Segera Perbaiki Rangka Atap Kayu Anda Sekecil Apa pun Kerusakannya

Tahap Pemeriksaan

(Sumber: disini)

Sebagai langkah awal, lakukan pemeriksaan pada seluruh bagian rangka dan permukaan dinding gipsum. Seberapa parah kerusakan permukaan dinding yang retak oleh benturan atau hancur karena lembap atau air? Jika sudah lama, biasanya rusak oleh air juga menimbulkan bercak kekuningan atau kecokelatan. Melalui tahap pemeriksaan ini, #SahabatJagoBangunan dapat memperkirakan kebutuhan material, terutama papan gipsum. Pada tahap pemeriksaan, lakukan juga pegecekan terhadap instalasi listrik dan telepon yang ditanam di dalam dinding.

Tahap Perbaikan

(Sumber: disini)

Setelah alat serta bahan tersedia dan tahap pemeriksaan dilakukan, #SahabatJagoBangunan dapat mengerjakan perbaikan bagian gipsum yang rusak dengan mengikuti beberapa langkah berikut.

• Jika kerusakan hanya retak halus, #SahabatJagoBangunan dapat langsung menempelkan pita kertas lalu melapisinya dengan compound (sebaiknya diulang dua kali) dan meratakannya dengan ampelas, baru dilanjutkan dengan finishing.

• Jika kerusakan cukup parah (pecah oleh benturan atau hancur karena lembap), lakukan pemotongan gipsum lama. Mula-mula ukur dan tandai permukaan dinding yang hendak dibuang dengan pensil, penggaris dan meteran. Lalu, potonglah bagian yang rusak dengan gergaji atau cutter dan penggaris.

Jiplak atau ukur potongan dinding ke papan gipsum baru, kemudian potonglah. Jika kerusakan hanya berupa lubang kecil, buatlah potongan gipsum baru berbentuk persegi dengan ukurn lebih besar daripada lubang. Jiplak polanya pada permukaan dinding yang rusak, lalu potong dinding yang rusak sesuai pola tersebut.

(Sumber: disini)

• Setelah dinding rusak dibuang, ratakan bekas potongan dengan surform atau ampelas. Lalu bersihkan debu dan kotoran yang masih tertinggal dengan kain bersih.

• Potonglah rangka metal/hollow sesuai ukuran panjang sisi lubang atau bagian dinding yang dibuang. Kemudian, masukkan potongan metal/hollow ke bagian dalam dinding, yang nanti berguna sebagai dudukan gipsum baru. Gunakan sekrup untuk menempelkan rangka tersebut pada dinding lama. Rangka dipasang tepat pada posisi as secara vertikal ataupun horizontal. Untuk memudahkan penyekrupan, gunakan alat bor yang dilengkapi penahan mata sekrup.

Baca Juga: Begini Proses Pemasangan Tembok dan Kusen yang Harus Dikuasai Tukang Batu

• Ambil potongan gipsum baru lalu pasanglah pada lubang dinding yang telah diberi dudukan tersebut. Gunakan sekrup gipsum untuk menyetukannya dengan rangka metal/hollow.

(Sumber: disini)

• Jika papan gipsum baru telah terpasang, isilah celah-celah pertemuan antarpapan dengan compound yang telah diencerkan membentuk pasta. Gunakan kape plastik untuk meratakan. Lalu, tempelkan pita kertas pada sambungan dan tutup lagi dengan compound. Ratakan lagi dengan kape, lalu diamkan beberapa sesaat hingga mengering.

• Setelah kering, lakukan pengampelasan untuk meratakan dan merapikan lapisan. Gunakan tangan untuk memeriksa tingkat kerataan dan kehalusannya.

• Lakukan penyelesaian akhir (finishing) dengan mengaplikasikan cat atau bahan pelapis lain. Gunakan cat yang sewarna dengan dinding lama. Namun, ada kemungkinan terjadi beda warna (belang) antara dinding lama dan baru. Untuk mengantisipasinya, dapat digunakan trik pembedaan warna yang kontras. Cara lain untuk membuat kamuflase adalah memasang wallcover dengan motif yang menarik.

Semoga tips yang #PakJago berikan ini dapat berguna dalam memberikan layanan terbaik pada klien. Selamat mencoba.

Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ada souvenir menarik untuk 30 penanya terbaik selama November 2017. Jangan lupa simak artikel #PakJago yang lain.

Editor: Damae Wardani