Masuk

Tips

Beranda / Tips
Semua Tentang Mortar: Mengenal Definisi dan Serba-Serbinya
Konstruksi Sipil | 01 Oct 2021

Sudahkah Sahabat Jago mengenal istilah mortar? Mortar saat ini merupakan salah satu bahan bangunan yang sudah sering kita dengar. Mortar biasa digunakan dalam membangun berbagai jenis bangunan; mulai dari rumah sampai gedung-gedung bertingkat. Namun mungkin ada di antara Sahabat Jago yang belum mengenal mortar lebih jauh. Ada yang menyebut mortar itu sama dengan semen. Oleh karena itu Pak Jago akan mengulas selengkapnya di artikel ini.

Apa itu Mortar?

Mortar secara sederhana adalah bahan perekat yang terbuat dari campuran semen, pasir, dan air. Jadi mortar bisa juga disebut sebagai adukan atau spesi. Mortar akan mengeras setelah diaplikasikan, sehingga biasa digunakan untuk merekatkan batu bata/keramik dan memplester dinding - dan istilah mortar lebih merujuk ke sini.

Mortar, bila dilihat tampak mirip dengan semen atau beton, namun sebenarnya ketiganya adalah bahan yang berbeda dilihat dari komposisi dan aplikasinya. Mortar tidak menggunakan batu kerikil seperti pada beton. Selain itu, semen merupakan salah satu bahan penyusun mortar.

Sejarah Singkat Mortar

Mortar ternyata sudah digunakan sejak lama lho, Sahabat Jago. Mortar sudah digunakan sejak tahun 9000 Sebelum Masehi (SM) pada bangunan di Yerikho, Palestina yang terdiri dari campuran tanah liat dan lumpur. Piramida-piramida pada masa Mesir kuno juga dibangun dengan campuran tanah liat, lumpur, dan batu kapur.

Mortar yang dibuat dengan aspal dan gipsum juga terlihat pada bangunan-bangunan kuno di situs Mohenjo-daro, Pakistan, yang dibangun sejak kurang lebih 2000 SM. Namun, jenis mortar yang paling baik di masa lalu dibuat oleh orang-orang Yunani kuno, yang dibuktikan oleh penemuan Akuaduk, bangunan khas Romawi dari tahun 500 SM. Mereka memadukan batu kapur dengan abu vulkanik, menghasilkan apa yang disebut sebagai mortar pozzolan.

Langkah besar dalam pembuatan mortar baru muncul pada tahun 1876, saat Joseph Aspdin dari Inggris menemukan semen portland. Jenis semen ini kemudian mulai populer sejak akhir abad ke-19 hingga saat ini. Semen portland sekarang banyak digunakan sebagai perekat bangunan, dan juga menjadi salah satu bahan baku mortar.

Fungsi Mortar

Mortar memiliki beragam fungsi. Salah satunya adalah sebagai bahan perekat pada saat membangun dinding. Mortar akan mengikat bata satu dengan bata yang lain sehingga akan memperkuat dinding. Fungsi mortar yang lain adalah sebagai plesteran dan acian untuk menutup permukaan dinding yang masih belum rata. Hal ini akan membuat hasil dinding menjadi terlihat lebih rapi dan halus saat dilihat dan diraba, sehingga siap untuk dicat atau langsung dimanfaatkan. Mortar juga dapat digunakan sebagai perekat pada saat akan memasang keramik, baik itu di lantai maupun di dinding.

Mortar Instan, Pilihan yang Lebih Praktis

Istilah “mortar” yang kerap kita dengar setiap hari saat ini lebih merujuk pada mortar instan yang sudah siap pakai. Dengan hanya menambahkan air sesuai dengan petunjuk penggunaan, Sahabat Jago dapat memanfaatkan mortar instan untuk berbagai kegunaan; mulai dari merekatkan tembok, membuat acian, hingga memasang keramik. Pekerjaan akan menjadi lebih praktis dan efisien.

Namun, bila memilih mortar instan, Sahabat Jago hendaknya memilih mortar instan yang berkualitas. Hal ini penting karena mortar instan yang bagus akan memengaruhi kekuatan dinding dan keramik itu sendiri, sehingga menentukan daya tahannya. Selain itu, mortar instan sudah terdiri dari berbagai bahan yang dicampurkan, sehingga kita selayaknya memastikan mortar tersebut terdiri dari bahan-bahan pilihan yang juga berkualitas.

Salah satu mortar instan berkualitas yang kini bisa Sahabat Jago dapatkan adalah Mortar Indonesia. Ini merupakan salah satu produk SIG yang sudah dikenal dengan merek-merek semen berkualitas seperti Semen Gresik. Kesamaan produsen dengan Semen Gresik ini tentu memastikan kualitas Mortar Indonesia – apalagi semen sendiri adalah salah satu penyusun mortar instan, dan Semen Gresik sudah terbukti menjadikan bangunan, infrastruktur, dan monumen menjadi lebih kokoh hingga bertahun-tahun.

Selain itu, Mortar Indonesia memiliki daya rekat terkuat di kelasnya. Hal ini tidak lepas dari komposisi semen, pasir, dan bahan pilihan yang tercampur secara homogen sehingga hasil aplikasi lebih maksimal dan berkualitas. Mortar Indonesia juga terbukti mudah diaplikasikan, cukup dengan menambah air sesuai takaran, serta memiliki hasil acian sehalus kaca.

Mortar Indonesia memiliki lima jenis mortar sesuai dengan kebutuhan konstruksi Sahabat Jago. Mulai dari D-1 (Perekat Bata Ringan), D-2 (Perekat Bata dan Plester), D-3 (Acian Plester dan Beton), K-1 (Perekat Keramik), hingga K-2 (Perekat Granit). Nah, Sahabat Jago tidak perlu lagi khawatir untuk mencari mortar yang terbukti kualitasnya, Mortar Indonesia adalah solusinya!

 

(Rama SP / Sumber: 1, 2, 3)