Masuk

Tips

Beranda / Tips
Selain Tipe dan Desain, Ini 3 Faktor Penentu Berapa Biaya Membangun Rumah
Konstruksi Sipil | 03 Mar 2019

Oleh: Hildatun Najah

Saat ini, terdapat berbagai model dan tipe hunian yang dapat dipilih dan ditinggali dengan nyaman oleh masyarakat. Mulai dari tipe 21, tipe 36, tipe 60 dan tipe lainnya. Terdapat juga variasi desain rumah yang terus berkembang seiring perubahan zaman. Misalnya desain minimalis, shabby, vintage, hingga desain mewah yang mengundang decak kagum.

Tipe dan desain rumah yang beraneka rumah ini tentu menjadi faktor penentu besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli atau membangun rumah tersebut. Namun ternyata tak hanya tipe dan desain saja yang berpengaruh, ada beberapa faktor lain yang menjadi penentu besaran biaya rumah. Apa saja faktornya? Simak penjelasan berikut, yuk.

Jenis dan ketersedian bahan material

Sumber gambar: di sini.

Baca Juga: Semen Indonesia Cetak Ribuan Tenaga Terampil Konstruksi Bangunan

Jenis bahan pembangunan rumah juga menentukan besaran pengeluaran pembuatan rumah. Hunian yang dibuat dengan bahan material berkualitas bagus, membutuhkan ongkos yang lebih tinggi. Tidak hanya bahan material bangunan, bahan untuk membuat interior maupun eksterior untuk mempercantik rumah pun ikut menentukan banyaknya uang yang harus dikeluarkan.

Ketersediaan material alam seperti batu, pasir dan kerikil juga berbeda tiap daerahnya. Tidak hanya berkaitan dengan jauh dekatnya lokasi pembangunan dan tempat pembelian material, tetapi juga kualitas material alam itu sendiri. Misalnya, daerah dengan material pasir yang cenderung kotor memerlukan campuran semen yang lebih banyak untuk mencapai kekuatan yang sama dengan pasir yang bersih.

Lokasi pengerjaan

Sumber gambar: di sini.

Baca Juga: Hanya 20 Jutaan, Begini Cara Menghitung Biaya Penyempurnaan Rumah Tipe 36

Kondisi lokasi pembangunan rumah juga ikut andil dalam menambah ataupun mengurangi biaya pengerjaan rumah. Misalnya lokasi penggarapan berada di antara gang-gang sempit, maka diperlukan biaya tambahan untuk kereta dorong guna mengangkut material pembuatan ataupun furnitur yang tidak dapat dilewati mobil pengangkut.

Selain denah lokasi pengerjaan, jenis tanah yang menjadi tempat pembuatan rumah juga pembeda biaya pembangunan rumah satu dan yang lainnya. Misalnya, rumah yang akan dibangun diatas tanah yang gembur ataupun lembek membutuhkan biaya lebih banyak untuk memasang trucuk maupun pancang. Sementara rumah dengan dasar tanah yang agak keras akan menghemat ongkos pembuatan pondasi.

Ketersediaan tenaga kerja

Sumber gambar: dok. Jago Bangunan.

Keberadaan tenaga kerja berbeda tiap daerah. Terdapat daerah dengan ketersediaan tukang terampil dan produktif yang banyak, dan ada pula daerah dengan jumlah tukang yang relatif sedikit sehingga bayarannya lebih tinggi. Ditambah waktu pengerjaan yang beragam, bergantung desain dan keterampilan tukang, semakin membuat variasi biaya pembuatan rumah.

Selain faktor-faktor penentu di atas, faktor cuaca juga menjadi salah satu pembeda anggaran pembuatan rumah. Membuat rumah saat musim hujan, tentu akan lebih sulit dan lama dibanding membangun rumah pada musim kemarau. Oleh karena itu, penting bagi Sahabat Jago Bangunan untuk mengecek baik desain, harga material, lokasi pengerjaan, ketersediaan tenaga kerja dan material maupun kondisi lingkungan saat akan melakukan pembangunan.

Baca Juga: Selain Anti Rayap, Ini 3 Kelebihan Atap Galvalum yang Bisa Menggantikan Rangka Atap Kayu

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani