Masuk

Tips

Beranda / Tips
Rumah Makin Elegan dengan Pagar Kayu, Perhatikan 3 Hal Ini Dulu

Oleh: Redaksi

Kayu merupakan material yang relatif fleksibel diaplikasikan pada banyak bagian rumah, termasuk pagar. Pagar kayu tampil artistik dan sesuai untuk gaya apa pun serta tidak pernah ketinggalan zaman. Dari waktu ke waktu pagar kayu semakin diminati banyak orang. Kenali keindahan dan seluk beluknya agar Anda yakin memilihnya untuk mempercantik rumah Anda!

1. Keindahan Pagar Kayu

indrahughes.com

Karakter kayu dengan warna dan teksturnya yang khas menghadirkan kesan alami dan artistik. Warna asli kayu sangat beragam dan unik, tidak seragam namun dipengaruhi pola seratnya.  Misalnya, beragam variasi cokelat, cokelat kemerahan, cokelat kehitaman, kuning kecokelatan, hitam keunguan, hitam, abu-abu, dan sebagainya. Setiap jenis kayu juga memiliki motif serat yang berbeda. Ada serat yang halus, bergaris-garis, melingkar, berbelang, dan sebagainya.   

Keindahan alami kayu yang tak terbantah ditampilkan oleh warna dan corak seratnya. Warna dan corak serat kayu selain memberi kesan alami juga berpotensi menghadirkan nuansa serta ekspresi gaya tertentu. Sementara seratnya menampilkan estetika yang khas. Keindahan kayu serasi dipadukan dengan material apa pun, seperti material hidup (softscape), bahan alami lain seperti bambu atau batu alam, dan juga material nonalami seperti beton atau besi.

Baca Juga: Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Merancang Loteng, Bebas Pengap dan Gelap

2. Memilih Jenis Kayu untuk Pagar

algarveconvention.com

Kayu yang ideal untuk material pagar adalah yang tahan terhadap pengaruh lingkungan (jamur, lumut, rayap, dan sebagainya) dan perubahan cuaca. Beberapa jenis kayu berikut cocok bisa menjadi pilihan :

• Kayu Ulin, dijuluki kayu besi karena kekuatan serta daya tahannya, bahkan tahan terhadap air laut. Kayu berwarna gelap ini banyak digunakan sebagai material konstruksi.

• Kayu Sonokeling, berwarna ungu kehitaman dengan pola serat yang indah. Kayu ini banyak digunakan sebagai material konstruksi karena sangat kuat dan awet.

• Kayu Jati, termasuk kayu yang paling kuat, stabil dan tahan lama. Kayu yang tahan rayap, jamur dan serangga ini memiliki warna kecokelatan dengan serat bertekstur unik.

• Kayu Merbau, berwarna cokelat kemerahan dengan serat garis putus-putus. Kayu ini terkenal keras, kuat , stabil dan tahan terhadap serangga.

• Kayu Bengkirai, berwarna kuning kecokelatan dengan serat panjang dan halus. Meski sangat getas, kayu  keras ini sangat kuat dan awet, banyak dipakai untuk konstruksi berat.

• Kayu Damar Laut, tampilannya mirip bengkirai dengan serat lurus dan terpilin, dan warnanya makin gelap setelah lama terkena udara luar. Kayu ini elatif kuat dan awet.

3. Perawatan Pagar Kayu

bestpickreports.com

Secara umum, kadar kelembapan kayu berpotensi untuk berubah-ubah karena pengaruh cuaca. Selain itu kayu juga dapat diserang oleh hewan perusak, seperti rayap, juga terdampak oleh jamur, lumut, dan semacamnya. Ada jenis kayu tertentu seperti kayu ulin/besi, karena memiliki daya tahan yang baik, tidak memerlukan perawatan khusus. Namun secara umum pagar kayu harus diberi perlakuan khusus sesuai dengan karakter kayu yang digunakan. Misalnya dengan memberikan pelapisan akhir pada pagar kayu untuk mengatasi kelembapan dan serangan hewan perusak. Lakukan pelapisan coating anti jamur/anti lumut atau gunakan cat weathershield.

Baca Juga: Membangun Tembok Tak Boleh Asal, Terapkan Langkah Ini Lebih Dulu