Masuk

Tips

Beranda / Tips
Rawat Furniture dengan Lapisan Kayu HPL Dengan Cara Ini
Konstruksi Sipil | 27 Sep 2021

Sahabat Jago, coba tengok dengan teliti benda-benda furnitur di sekitar rumah seperti meja dan lemari, terutama yang terbuat dari kayu. Di antara benda-benda yang terbuat dari kayu tersebut bisa jadi tampilan luarnya akan tampak berbeda dengan warna yang beragam. Siapa tahu, benda-benda tersebut dilapisi dengan HPL. 

HPL (High Pressure Laminate) saat ini kerap digunakan sebagai lapisan akhir berbagai perabot rumah, mulai dari lemari, meja, hingga kitchen set. Variasi warna yang beragam dengan kesan modern yang dihasilkan membuat kayu HPL banyak diminati. Meski demikian, furnitur dengan HPL juga memerlukan perawatan agar tidak mudah rusak.

 

Apa Itu HPL?

 

HPL, atau High Pressure Laminate, adalah lembaran kayu yang berfungsi sebagai bahan finishing pada furnitur. HPL umumnya terdiri dari kertas kraft yang diresapi resin, kertas dekoratif, dan lapisan melamin bening yang dilaminasi pada tekanan dan suhu tinggi. Lembaran HPL biasa ditempelkan pada papan kayu olahan, seperti MDL (medium density fiberboard).

Keunggulan HPL adalah tersedia dalam berbagai variasi warna, mulai dari coklat muda, coklat tua, hitam, sampai warna yang tidak lazim terdapat pada kayu secara alami seperti merah dan hijau. Selain itu HPL juga membuat furnitur menjadi lebih awet untuk jangka panjang karena furnitur dengan lapisan HPL akan lebih tahan gores, tidak mudah menyerap air, tahan terhadap noda dan panas, dan lebih mudah dibersihkan dan dipelihara.

Walau demikian, agar keunggulan HPL lebih bertahan lama, ada beberapa hal yang perlu Sahabat Jago perhatikan untuk menjaganya. Yuk kita cari tahu!

 

Jangan Terpapar Suhu Panas dan Cairan Kimia Terlalu Lama

 

Sebaiknya furnitur berlapis HPL tidak dibiarkan terlalu lama berada pada suhu panas, termasuk panas matahari. Meski HPL pada umumnya merupakan isolator panas yang baik, namun bila masa tahannya telah habis, HPL dapat mengalami keretakan antar perekat di dalamnya yang berdampak pada tampilan dan kekuatan furnitur itu sendiri. Mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

Sebagian jenis HPL, terutama yang memiliki tingkatan yang tinggi, memang tahan terhadap tumpahan cairan kimiawi. Dengan demikian, risiko korosi pada kayu menjadi lebih kecil. Namun untuk mengantisipasi agar tampilan fisik HPL lebih bertahan lama, sebaiknya tidak memanfaatkan cairan kimiawi seperti pembersih lantai dan dapur untuk membersihkan permukaan kayu ber-HPL.

 

Bersihkan Permukaan Dengan Lap

 

Jangan lupa untuk membersihkan permukaan furnitur yang berlapis HPL agar tetap terlihat rapi dan terjaga. Caranya cukup mudah, dengan mengelap permukaan menggunakan lap kering atau lap lembab. Bisa juga dengan memberi semacam sabun ke lap agar permukaan lebih bersih. Alternatif lainnya yaitu mencampurkan segelas cuka dapur dan larutan air (dengan perbandingan 1:3), lalu bersihkan dengan lap kering.

 

Hilangkan Noda Membandel

 

Jika ada noda yang sulit dibersihkan seperti bekas kopi atau percikan cat, gunakan campuran soda kue dan air, dan gosok hingga hilang dari permukaan. Sahabat Jago juga dapat memanfaatkan tiner untuk membersihkan noda. Untuk jenis HPL yang permukaannya mengkilap, jangan menggosok terlalu kuat karena bisa melunturkan kilaunya.

Demikian trik merawat furnitur dengan lapisan kayu HPL dari Pak Jago. Ikuti terus informasi seputar konstruksi dan desain bangunan di situs Jago Bangunan dan Facebook Jago Bangunan. Sahabat Jago juga bisa #TanyaPakJago di situs dan Facebook bila ada pertanyaan yang ingin disampaikan.