Masuk

Tips

Beranda / Tips
Perkakas Pemotong Keramik Manual dan Elektrik, Apa Bedanya?
Konstruksi Sipil | 28 Jul 2017

 Oleh: Dwi Klarasari

#SahabatJagoBangunan, untuk memperkecil ukuran atau membentuk keramik dengan baik dan presisi diperlukan alat potong khusus. Di pasaran tersedia pemotong keramik yang dioperasikan secara manual ataupun bertenaga listrik (elektrik). Masing-masing alat memiliki kemampuan potong berbeda dan memberikan kualitas potong yang berbeda pula.

Apa saja perkakas pemotong keramik yang bisa digunakan #PakTukang? #PakJago akan mengulasnya dalam penjelasan berikut.

Pemotong Keramik Manual

Ada dua macam alat potong keramik manual, yaitu tilescriber dan tilecutter. Keduanya dapat digunakan untuk membuat potongan berbentuk garis lurus, misalnya memotong keramik menjadi beberapa bagian. Pemotong ini hanya sesuai untuk jenis keramik tanah liat.

1. Tilescriber, ialah pemotong yang terbuat dari logam berbentuk runcing seperti pena atau cutter. Alat yang dipakai dengan cara menggenggamnya ini memerlukan penggaris logam sebagai alat bantu. Mula-mulakeramik yang hendak dipotong ditandai, lalu penggaris logam dipasang lurus sesuai tandadan ditahan kuat.

Selanjutnya, tilescriber digoreskan dengan tekanan sesuai panduan penggaris. Terakhir keramik diletakkan di atas permukaansolid dan memasang kawat baja atau sejenisnya tepat di bawah goresan yang telah dibuat, lalu kedua tepi keramik ditekan secara bersamaan hingga keramik patah sesuai alur goresan.

Gambar 2. Tilecutter dapat digunakan untuk memotong keramik lebih mudah dan cepat. (Sumber foto: www.qep.com).

2. Tilecutter, adalah pemotong dari bahan logam berbentuk persegi panjang dengan mata pisauyang dilengkapi tuas. Dibandingkan tilescriber, alat mekanik ini dapat memotong keramik dengan lebih mudah, lebih cepat dan lebih presisi.

Mula-mula bagian yang hendak dipotong harus ditandai. Lalu keramik diletakkan di bawah alat potong dengan posisi mata pisau di pinggir. Mata pisau digerakkan dengan cara menarik dan memberi sedikit tekanan sehingga akan menggores cukup dalam garis yang telah ditandai.

Terakhir, keramik diposisikan pada pembelah lalu tuas ditekan untuk mematahkan keramik. Alat ini memiliki semacam penahan batas yang dapat dikunci. Jika ada sejumlah keramik yang akan dipotong, pengunci dapat dipasang sehingga akan dihasilkan potongan keramik dengan ukuran sama.

Gambar 1. Tilesciber yang berbentuk seperti cutter untuk memotong keramik secara manual (Sumber foto: kiri -www.bunnings.com.au; dan kanan - www.diydoctor.org.uk).

Pemotong Keramik Elektrik

Pemotong keramik elektrik adalah mesin gerinda dengan yang memiliki mata pisau berbentuk bundar yang digerakkan dengan tenaga listrik. Di antara mata pisau terdapat pisau potong keramik. Di pasaran dijual beragam gerinda dengan ukuran, kecepatan putaran, dan presisi berbeda-beda.

Selain dapat memotong lurus, mesin ini dapat membuat potongan lengkung atau bundar juga bentuk yang relatif rumit. Dibandingkan pemotong manual alat ini dapat memotong lebih cepat dengan hasil potongan yang lebih halus dan presisi.

Untuk memandu kita dalam menggerakkan mesin potong terhadap atau keramik terhadap mesin potong, bagian yang hendak dipotong harus ditandai lebih dahulu. Walaupun lebih efektif, mesin potong elektrik ini memiliki risiko dapat melukai dan beberapa kelemahan seperti menimbulkan kebisingan dan menghasilkan limbah serbuk.

Oleh karena itu saat melakukan pemotongan dengan mesin gerinda, sebaiknya kita mengenakan perlengkapan keselamatan seperti sarung tangan, masker dan penutup telinga. 

Gambar 3. Model alat potong keramik elektrik (mesin gerinda). (Sumber foto: kiri - media.askbuild.com dan kanan - www.howtospecialist.com).

#SahabatJagoBangunan, pemilihan perkakas yang tepat akan menentukan kualitas hasil kerja dan pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656. 

Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.