Masuk

Tips

Beranda / Tips
Perhatikan 5 Hal Ini Saat Mengerjakan Instalasi Listrik Rumah
Konstruksi Sipil | 15 Mar 2021

Perhatikan 5 Hal Ini Saat Mengerjakan Instalasi Listrik Rumah

Pekerjaan instalasi listrik pada saat membangun rumah perlu mendapat perhatian khusus. Sebab, kesalahan dalam mengerjakan instalasi listrik dapat menimbulkan kerugian dan mengancam keselamatan pemilik rumah.

Jadi, pastikan Anda terlebih dulu memperhatikan 5 hal ini saat mengerjakan instalasi listrik pada pembangunan rumah.

Apa saja? Baca selengkapnya di artikel berikut ini.

 

1. Ketahui Luas dan Jumlah Ruangan di Dalam Rumah

Saat mengerjakan instalasi listrik, pastikan Anda sudah mengetahui ukuran luas rumah dan jumlah ruangan di dalamnya. Tujuannya agar Anda lebih mudah dalam memperhitungkan kebutuhan kabel selama proses instalasi. Anda juga bisa lebih mudah dalam menghitung jumlah kebutuhan stop kontak, sakelar, dan lampu.

 

2. Hitung Besaran Daya Listrik yang Ada

Besaran daya listrik yang dimiliki oleh bangunan rumah tersebut juga wajib dihitung. Baik dalam satuan watt maupun Volt Ampere (VA). Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan penggunaan Miniature Circuit Breaker (MCB) secara optimal. MCB ini berperan penting dalam membagi daya listrik di dalam rumah. Komponen ini memiliki fungsi sebagai sistem proteksi arus listrik untuk mengurangi beban berlebih pemakaian sehingga risiko arus pendek dapat dicegah.

Cek daya listrik

 

 

 

 

 

 

 

 

3. Pilih Jenis Kabel yang Sesuai

Anda juga wajib memilih jenis kabel yang sesuai dengan daya hantarnya. Jenis kabel yang sesuai dapat meminimalisir terjadinya korsleting atau risiko arus pendek. Perlu diketahui, jenis kabel berpenghantar tembaga dan berisolasi PVC berukuran 2,5 mm persegi yang terpasang secara permanen di dalam rumah hanya boleh dialiri listrik maksimal 10A. Bila daya listrik berada antara 10A-16A, gunakan kabel berukuran 4 mm persegi.

 

Pilih kabel listrik yang sesuai

 

  

4. Lakukan Grounding

Pastikan Anda juga melakukan grounding pada instalasi listrik rumah untuk mencegah terjadinya kontak antara penghuni rumah dengan tegangan listrik yang terekspos akibat kegagalan isolasi. Di setiap pekerjaan instalasi listrik rumah, terdapat grounding listrik dan grounding penangkal petir. Keduanya harus dipisahkan pemasangannya. Jaraknya paling tidak 10 m. Koneksi grounding untuk instalasi listrik rumah terpasang di kWh meter PLN. 

Grounding

 

5. Perhatikan Jarak Stop Kontak

Tidak kalah penting, Anda juga wajib memperhatikan jarak stop kontak saat mengerjakan instalasi listrik pada pembangunan rumah. Umumnya, jarak ideal pemasangan stop kontak dari dasar lantai adalah 1 – 2 meter. Untuk meminimalisir korsleting, jangan memberi beban listrik terlalu besar pada masing-masing stop kontak. Satu stop kontak hanya boleh dicabang dengan satu T-steker hingga 4 percabangan.

Nah, mengerjakan instalasi listrik pada pembangunan rumah tidak lagi sulit, bukan? Anda bisa memperhatikan hal-hal yang sudah disebutkan di atas agar pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat. Instalasi listrik dalam rumah pun terpasang dengan baik dan aman.

Jarak stop kontak

Konsultasi Jago Bangunan

Butuh informasi lain terkait tips-tips pembangunan rumah? Baca artikel terkait kebutuhan bangunan Anda di website JagoBangunan  atau hubungi kami melalui Facebook Jago Bangunan.