Masuk

Tips

Beranda / Tips
Penekanan K3 Pada Masa Pandemi
Kesehatan | 23 Sep 2020

K3 saat Pandemi, Ada Protokol Khusus yang Melindungi

 

Adanya pandemi Covid-19 memengaruhi semua jenis pekerjaan, tidak terkecuali pekerjaan konstruksi. Diharuskan untuk beraktivitas di luar, pekerjaan konstruksi juga memiliki risiko penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, protokol kesehatan pun harus lebih diperketat untuk meminimalisir risiko penyebaran tersebut.

Indonesia sendiri telah memiliki peraturan yang mengharuskan instansi-instansi perusahaan untuk menerapkan protokol kesehatan demi menjaga keselamatan para pekerja saat bekerja di lapangan. Protokol tersebut adalah K3, yakni Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Pada saat pandemi ini, pemerintah telah mengeluarkan detil protokol pencegahan penyebaran Covid-19 untuk penyelenggara jasa konstruksi. 

Tepatnya pada 27 Maret 2020, Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, telah mengeluarkan Instruksi Menteri Nomor 02/IN/M/2020 tentang Protokol Penyebaran Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa Konstruksi. 

Dalam Instruksi Menteri tersebut, secara garis besar terdapat 7 mekanisme utama yang harus dilakukan, yakni sebagai berikut.

 

Membentuk Satgas Pencegahan Covid-19

Satgas atau satuan tugas pencegahan Covid-19 harus dibentuk oleh pengguna jasa konstruksi dan penyedia jasa konstruksi. Dicantumkan dalam Instruksi Menteri, satgas setidaknya berjumlah 5 orang. Kedua belah pihak bekerja sama untuk membentuk satgas yang responsif, yang akan ditugaskan tanggap melakukan berbagai langkah pencegahan.

Tidak hanya bertugas untuk menerapkan kedisiplinan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, satgas juga akan bertugas untuk melakukan tindakan pencegahan lebih lanjut jika ditemukan pekerja konstruksi yang terindikasi tanda dan gejala Covid-19.

 

Menyediakan Fasilitas Pencegahan Covid-19

Fasilitas pencegahan Covid-19 yang dimaksud adalah fasilitas kesehatan yang mendukung. Dalam bentuk konkritnya yakni seperti ruang klinik lengkap dengan berbagai alat kesehatan. Beberapa contoh alat tersebut yakni thermoscan, tabung oksigen, dan pengukur tekanan darah. Tentunya fasilitas pencegahan Covid-19 juga harus dilengkapi dengan tenaga medis.

 

Mengedukasi Pekerja untuk Menjaga Diri dari Covid-19

Bekerja di luar ruangan memiliki protokol tersendiri untuk mencegah penyebaran Covid-19. Diantaranya untuk tetap jaga jarak atau physical distancing dan juga cuci tangan sebelum dan setelah bekerja. Edukasi pencegahan ini harus dilaksanakan agar pekerja dan semua orang yang terlibat dalam proyek konstruksi. 

Tidak hanya sekadar bertugas mengedukasi, Satgas juga bertugas untuk memastikan bahwa pekerja telah memahami betul langkah pencegahan Covid-19 serta menegakkan kedisiplinan agar langkah pencegahan tersebut diterapkan.

 

Mengukur Suhu Pekerja Tiap Pagi, Siang, dan Sore

Pengukuran suhu badan harus dilakukan secara reguler mengingat perubahan suhu badan bisa terjadi secara singkat. Proses pengukurannya sendiri juga harus menggunakan alat standar yang akurat, seperti thermogun.

 

Bekerja Sama dengan Rumah Sakit dan Puskesmas

Penyedia jasa konstruksi harus melakukan kerja sama dengan rumah sakit dan puskesmas. Dengan begitu, jika terdapat pekerja yang memiliki tanda dan gejala Covid-19, maka bisa dirujuk dengan cepat agar segera bisa ditangani.

 semen indonesia

Menghentikan Pekerjaan Sementara

Jika diketahui bahwa salah satu pekerja ada yang terindikasi Covid-19, maka jalannya proyek pun harus dihentikan sementara setidaknya selama 14 hari kerja. Dengan begitu, langkah pencegahan selanjutnya bisa dilaksanakan seperti melakukan tes Covid-19 untuk semua pekerja demi mendeteksi adanya cluster baru atau tidak.

 

Membersihkan dan Mengisolasi

Jika ditemukan suspect Covid-19 di lapangan, maka penyemprotan masif disinfektan di semua sarana dan prasarana lapangan dan juga kantor harus segera dilakukan. Setelah selesai, maka lokasi pun harus diisolasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih lanjut.

 

Tanyakan Kepada Penanggung Jawab

Jika Sahabat Bangunan sebagai pekerja konstruksi memiliki pertanyaan mengenai protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 saat bekerja, maka segera tanyakan kepada penanggung jawab lapangan. Pastikan bahwa kesehatan dan keamanan Anda terlindungi saat bekerja.