Masuk

Tips

Beranda / Tips
Panduan Memasang Bata Ringan
Konstruksi Sipil | 16 May 2017

Saat ini semakin banyak orang memilih menggunakan Bata Ringan untuk konstruksi dinding dibandingkan dengan menggunakan bata merah atau batako. Bata ringan memiliki banyak kelebihan dibanding dengan bata merah biasa, yang paling menonjol adalah lebih ringan, sering disebut-sebut sebagai bahan bangunan tahan gempa!

Kelebihan lain dari bata ringan adalah material yang menyerupai beton yang kuat, tahan air dan api, awet, halus dan memiliki tingkat kerataan permukaan yang baik.

PEMASANGAN BATA RINGAN

Agar memberikan hasil maksimal, berikut kita bahas bagaimana teknik pemasangan Bata Ringan agar kuat, rapi, tidak boros bahan dan yang lebih penting konstruksi dinding Awet.

Material: Material yang diperlukan adalah Bata Ringan, Semen instant dan Air

Peralatan: Peralatan yang Anda perlukan adalah Meteran, Jidar Almunium, Roskam Kayu, Roskam Besi, Cetok, Ember, Kertas Semen, Waterpass, Palu Karet dan Benang

LANGKAH-LANGKAH

Persiapan

  1. Ukur bidang sloof dan pondasi yang akan dipasang dinding bata ringan di atasnya. Tarik benang antara sudut-sudut untuk menentukan posisi dan kerataan dinding. Gunakan waterpass untuk menyamakan ketinggian benang, bisa juga menggunakan theodolite bila diperlukan.
  2. Buatlah adukan memakai semen instan yang dicampur air dengan perbandingan sesuai aturan yang tertera pada kemasan.
  3. Rendam bata ringan di dalam bak berisi air selama beberapa saat, tujuannya adalah untuk mencegah pengerasan semen terlalu dini. Hal ini dilakukan mengingat daya serap bata ringan terhadap air tergolong cukup tinggi.

Pemasangan Bata

Tahap pertama adalah memasang bata ringan di sudut-sudut dinding, baru dilanjutkan pemasangan bata mengitari ruangan, sebaris demi sebaris

  • Tarik benang untuk kelurusan dinding.
    content image
  • Siapkan lapisan dasar dengan adukan semen instan dan ratakan
  • Pasang bata ringan di sudut-sudut dinding. Letakkan bata ringan yang sudah diberi adukan semen / perekat.
  • Tekan bata ringan menggunakan palu karet sehingga ketebalan adukan sama dengan permukaan benang
  • Gunakan waterpas untuk memastikan kerataan bata ringan.
    content image
  • Letakkan adukan pada bagian vertikal dan horizontal, tebarkan seluas satu bata saja dan pastikan seluruh permukaan blok tertutup adukan.
  • Setelah memasang bata di sudut-sudut dinding, tahap berikutnya adalah memasang bata ringan membentuk pasangan sebaris yang mengitari ruangan. Pastikan kerataan dengan waterpass
  • Bersihkan permukaan bata ringan setiap akan memasang lapisan baru
  • Ulangi proses dari proses 1 sampai 8 yaitu proses memasang bata ringan sudut dinding, lalu memasang sebaris bata ringan dari ujung sampai unjung.
  • Lakukan proses pemasangan bata ringan ini sampai dengan ketinggian dinding sesuai keinginan. Diamkan dinding tersebut selama 24 jam sebelum dapat diplester agar kondisinya sudah mengering sempurna.
  • Langkah terakhir menyelesaikan dinding setelah pemasangan bata ringan adalah proses plester, acian dan pengecatan.