Masuk

Tips

Beranda / Tips
Meski Praktis dan Hemat Tenaga, Ini 5 Tips Belanja Material Bangunan via Online Agar Tetap Aman
Konstruksi Sipil | 29 Jan 2018

Oleh: Dwi Klarasari

Seiring makin canggihnya teknologi digital dan pesatnya jaringan internet, kini banyak transaksi dilakukan melalui perangkat komputer atau ponsel pintar, baik perbankan maupun perdagangan. Kegiatan jual-beli bergeser menjadi e-commerce, perdanganan elektronik, perdagangan dalam jaringan (daring), atau ngetren juga dengan istilah belanja online.

Tren belanja online merambah banyak jenis ritel. Bukan saja kebutuhan sehari-hari (sembako), makanan siap saji, pakaian serta aksesoris, dan barang elektronik. Belanja online kini juga mencakup perabot rumah (furniture) hingga material bangunan dan perkakas konstr uksi.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Bangunan Dengan Beton Fiber, Begini Cara Penggunaannya

Harus diakui bahwa belanja secara online memiliki banyak kelebihan, di antaranya praktis, cepat (hemat waktu), dan hemat tenaga. Meskipun demikian, tidak sedikit pula kelemahannya, seperti berisiko tertipu, barang tidak sesuai, dan sebagainya.

Lalu, sudah pernahkah #SahabatJagoBangunan membeli bahan bangunan secara online? Jika belum, ada baiknya Anda mengetahui tips berikut agar pembelian material bangunan secara online tetap aman dan menguntungkan.

1. Pilih situs atau toko online tepercaya

(Sumber: disini)

Jangan terpaku hanya pada satu toko online saja. Seperti halnya belanja secara langsung (offline), Anda perlu “berkeliling” dari satu toko ke toko lain untuk mengetahui produk yang dijual.

#SahabatJagoBangunan perlu membandingkan harga, kualitas produk, dan penawaran yang diberikan. Pilih situs toko online (e-commerce) tepercaya, lewat testimoni rekan kerja yang sudah pernah bertransaksi dengan toko tersebut atau dari ulasan berbagai media.

Beberapa hal yang bisa mengindikasikan sebuah toko dapat dipercaya, antara lain: alamat dan nomor kontaknya tidak berubah-ubah; harga tidak jauh berbeda dengan toko online lain; testimoninya asli; memberikan jaminan; menjual merek yang terjamin kualitasnya atau bermitra dengan produsen bahan bangunan tepercaya.

Melalui mesin pencari atau situs tertentu bisa dilacak berbagai penipuan. Jika Anda tidak yakin 100% dengan situs toko online tersebut sebaiknya batalkan transaksi dan cari toko lain. Sebenarnya bila sudah memegang nama toko online yang kredibilitasnya terjamin atau sebelumnya sudah mengenal toko secara offline, #SahabatJagoBangunan tidak perlu repot mencari yang lain.

2. Jangan mudah tergiur promo harga murah

 (Sumber: disini)

Jangan sampai #SahabatJagoBangunan membeli material dari toko online hanya karena tergiur oleh diskon atau promo spektakuler sehingga harga menjadi amat sangat murah. Secara berkala lakukan pengkinian data terkait harga material yang biasanya selalu diperbarui setiap tahun.

Baca Juga: Modern dan Minimalis, Ini Karakteristik dan Cara Mudah Memasang Wastafel Gantung di Kamar Mandi

Penawaran harga yang jauh lebih murah dari harga pasaran justru perlu diwaspadai, karena bisa jadi kualitas material kurang bagus. Karena beberapa jenis material olahan berpotensi menurun kualitasnya. Misal, semen (jika penyimpanan tidak tepat); pelapis resilient, karpet, dan laminate memiliki jangka waktu pakai yang ideal; dan sebagainya.

3. Pastikan detail produk dan jaminan

 (Sumber: disini)

Sebelum membeli, pastikan #SahabatJagoBangunan benar-benar yakin bahwa spesifikasi material yang ditawarkan sesuai dengan apa yang dibutuhkan. Selain itu hal lain yang tak kalah penting adalah adanya garansi (jaminan), karena jika material pesanan yang dikirim tidak sesuai Anda berhak untuk tidak menerimanya atau tidak membayar (menuntut pengembalian atau refund).

Pastikan Anda memilih toko online yang memiliki kebijakan pengembalian produk, jika: produk rusak atau cacat; spesifikasi produk tidak sesuai dengan informasi pada website (merek, ukuran atau satuan, kode warna); kadang juga produk diterima melewati batas waktu. Untuk itu pastikan Anda menyimpan bukti transaksi.

4. Sistem Pembayaran

 (Sumber: disini)

Toko online biasanya menyediakan berbagai sistem pembayaran, seperti kartu kredit, transfer bank, dan COD. Pilih jenis pembayaran yang paling sesuai dan menguntungkan, mudah, dan juga aman. Jika Anda ragu atau takut barang tidak sampai atau untuk menghindari penipuan, jika ada pilihlah sistem pembayaran di tempat (COD—Cash on Delivery) yaitu membayar kepada kurir saat barang diterima.

5. Pengiriman dan ongkos kirim

 (Sumber: disini)

Baca Juga: Begini Cara Memasang Bitumen, Genteng Aspal yang Punya Segudang Keunggulan

Pertimbangkan proses dan biaya pengiriman material. Kebanyakan toko online menyediakan layanan pengiriman atas pembayaran pembeli. Jadi pertimbangkan harga total barangsudah ditambah ongkos kirimnya. Pastikan jangka waktu pengiriman sesuai dan barang diterima tepat waktu agar tidak mengganggu kelancaran pekerjaan konstruksi.

Jika #SahabatJagoBangunan ingin berkonsultasi atau berdiskusi seputar konstruksi, desain bangunan, maupun anggaran biaya pembangunan, silahkan #TanyaPakJago melalui jagobangunan.com/auth, Fanpage Jago Bangunan, atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Simak terus artikel Jago Bangunan yang lain, ya.

Editor: Damae Wardani