Masuk

Tips

Beranda / Tips
Menjadi Tukang Bangunan Yang Baik
Konstruksi Sipil | 26 Feb 2017

Banyak hal yang harus diperhatikan oleh seorang Tukang Bangunan agar bisa menjalankan pekerjaan dengan baik. Berikut ini akan kita bahas beberapa hal penting yang berhubungan dengan profesi tukang bangunan.

Pemilik proyek atau pemilik bangunan hanya akan mempekerjakan tukang yang memiliki hasil kerja yang baik dan bisa diandalkan. Ini menjadi tantangan bagi para tukang bangunan, bagaimana membuat dirinya dikenal sebagai tukang yang baik dan profesional.

TIPS MENJADI TUKANG BANGUNAN YANG BAIK

Seorang tukang yang baik harus membangun reputasi dengan melakukan 3 hal:

1. Menunjukkan hasil kerja yang baik sesuai kebutuhan
2. Melakukan pekerjaan selesai tepat waktu dan
3. Tidak melakukan pemborosan biaya karena kesalahan kerja.

Bila ketiga hal ini dilakukan secara terus-menerus, pasti Anda akan dikenal sebagai seorang Tukang yang profesional.

content image
Image: Adelaide Now AU

Berikut 10 hal sederhana agar Anda bisa menjadi seorang tukang yang baik:

1. FISIK DAN KESEHATAN.

Memiliki fisik yang kuat dan tubuh yang sehat sangat penting, karena profesi tukang sangat membutuhkan kekuatan fisik. Usia Seorang tukang tidak boleh terlalu muda ataupun terlalu tua, usia produktif Tukang antara 25 tahun sampai 45 tahun, di mana kemampuan fisik baik dan cukup matang secara mental.

2. BANYAK KERJA SEDIKIT BICARA.

Dalam Pekerjaannya seorang tukang dituntut bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan dengan hasil kerja berkualitas baik. Untuk melakukannya maka seorang tukang harus fokus pada pekerjaannya, tidak banyak bicara, tekun bekerja menggunakan waktu sebaik-baiknya

3. RENDAH HATI.

Orang akan melihat hasil kerja kita bukan dari apa yang kita ucapkan, oleh karena itu sebagai tukang kita tidak boleh berlebihan dalam menggambarkan dirinya, hasil kerja dan kemampuannya. Tanpa itu orang sudah bisa melihat hasil kerja kita kok, melihat hasil kerja nyata.

4. TELITI DAN HATI-HATI

Dalam bekerja, seorang tukang tidak boleh sembrono, harus teliti dan berhati-hati agar tidak membahayakan diri dan orang lain. Pekerjaan tukang penuh resiko, perlu berhati-hati untuk menghindari kecelakaan kerja dan teliti untuk menghindari kesalahan

5. TIDAK BUTA HURUF

Tukang jangan buta huruf untuk menghindari kesalahan kerja dan memiliki daya nalar yang cukup, meskipun mungkin hanya tamatan SD atau SMP, biasanya dari tutur kata, sikap, cara kerja dan penyampaian ide bisa terlihat dengan baik.

6. MEMBACA GAMBAR KERJA

Tugas seorang tukang adalah membaca gambar kerja dan menerjemahkan ke dalam sebuah pekerjaan. Oleh karena itu seorang tukang harus mahir dalam hal membaca gambar kerja (perencanaan) agar terhindar dari kesalahan.

7. ANTI MIRAS

Seperti profesi lainnya, seorang tukang profesional jangan merugikan diri dengan mengkonsumsi minuman keras (Miras) maupun Narkoba. Selain merugikan diri sendiri, sudah pasti akan merugikan orang lain, menurunkan produktivitas dan bisa menimbulkan kecelakaan kerja

content image

8. MANDIRI

Ada orang yang bisa bekerja dengan baik hanya saat ditunggui dan diawasi, atau bekerja bersama yang lain. Tapi seorang tukang yang profesional dituntut bisa bekerja dengan baik dan benar meskipun bekerja secara individu (mandiri).

9. BERDO’A DAN POSITIF

Usaha harus dilengkapi dengan do’a, karena pada akhirnya Tuhan-lah yang menentukan hasilnya baik atau buruk, sehingga kita harus selalu melibatkan Tuhan dalam setiap pekerjaan dengan cara berdo’a. Selain berdo’a, seorang tukang yang selalu berpikiran positif dan selalu ingin maju akan mampu menunjukkan hasil kerja yang terbaik, disiplin dan bertanggung jawab.

10. BELAJAR

Tidak ada cara lain untuk bisa menjadi tukang yang baik dan bisa menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan kecuali terus Belajar, belajar dari kepala tukang, belajar dari teman seprofesi, belajar dari buku, mengikuti pelatihan dan lainnya.

Itu adalah 10 hal yang bisa harus diperhatikan dan dilakukan agar menjadi tukang yang baik, profesional dan mampu bersaing. (PYF)