Masuk

Tips

Beranda / Tips
Mengenal Teralis, Memperkuat Keamanan Bangunan Anda dari Masa ke Masa

Oleh: Redaksi

Teralis yang juga populer sebagai jerjak atau kisi-kisi dibuat sebagai pengaman bangunan untuk mencegah masuknya orang yang tak dikehendaki, serta berfungsi mengantisipasi risiko jatuhnya seseorang, misalnya dari jendela lantai atas. Jika hendak melengkapi rumah dengan teralis, pastikan Anda mengumpulkan informasi sebanyak mungkin terkait desain dan materialnya. Anda juga dapat merancang sendiri model teralis rumah yang unik dan tiada duanya. Sementara untuk menjamin keamanan, serahkan pengerjaan teralis pada ahlinya atau bengkel pembuat teralis yang berpengalaman.

Teralis yang dirancang secara khusus tidak hanya mengamankan, tetapi dapat tampil sebagai elemen dekoratif yang akan menambah keindahan hunian. Desain teralis akan dipengaruhi oleh jenis material yang digunakan. Berikut penjelasannya, dirangkum dari Rumahku.com:

Desain Teralis

pixabay.com

Secara umum ada tiga motif teralis, yaitu geometris, lengkung, dan ornamen. Motif geometris misalnya garis-garis vertikal atau horizontal, persegi, bulat, belah ketupat, jajar genjang, dan sebagainya. Berbagai motif yang mengikuti garis-garis lengkung atau kurva, baik yang teratur ataupun bebas, digolongkan sebagai bentuk lengkung. Sementara yang tergolong ornamen adalah motif-motif ornamental, baik yang klasik, modern, ataupun kontemporer. Berbagai motif yang ada dapat dikombinasikan sedemikian rupa. Pilihlah model teralis sesuai selera dan kepribadian Anda. Akan lebih baik bila motif teralis serasi dengan gaya hunian yang ada.

Baca Juga: Mengenal Fungsi Partisi, Tak Hanya Penyekat Ruangan Saja

Material Teralis

pixabay.com

Material teralis paling populer adalah logam, terutama besi, baja, atau aluminium. Besi termasuk bahan yang paling diminati karena tahan lama, kuat, dan harganya terjangkau. Ada beragam jenis besi, yaitu besi polos, besi tempa, dan besi cor. Tergolong besi polos adalah besi besi plat, besi tulangan beton, dan besi nako (besi kotak). Besi polos yang mengalami tempaan khusus—secara fabrikasi atau handmade—hingga permukaan bertekstur dikenal sebagai besi tempa. Besi cor (cast iron) merupakan hasil cetakan besi cair dengan bentuk permukaan dibuat sesuai keinginan. Material baja kurang bersahabat untuk didesain sebab proses pembuatannya relatif rumit. Sementara itu, aluminium berkarakter ringan, kekuatannya berbanding lurus dengan ketebalan, dan harganya terjangkau. Dengan proses cor, dapat dibuat desain teralis aluminium yang variatif.   

Selain logam, kayu juga dapat dipilih untuk material teralis, terutama jika ingin menciptakan nuansa tradisional berkesan natural dan hangat. Pada masa kini, pemakaian bahan kayu relatif berkurang. Selain karena harganya semakin mahal, perawatannya pun relatif lebih rumit. Di samping itu teralis kayu memiliki tingkat keamanan yang lebih rendah karena mudah dipotong.

Baca Juga: Atasi Hunian Gelap dengan Skylight, Fungsional dan Estetis