Masuk

Tips

Beranda / Tips
Mengenal SIPJAKI, Sistem Pembinaan Jasa Konstruksi Nasional
Konstruksi Sipil | 03 Jan 2018

Oleh: Dwi Klarasari

Idealnya sebuah usaha jasa konstruksi (kontraktor) maupun konsultasi konstruksi memiliki kemampuan untuk menggarap proyek (pemerintah maupun swasta) di wilayah mana pun di Indonesia. Misalnya, kontraktor yang berdomisili di Tangerang bisa turut serta dalam proyek-proyek pemerintah yang ada di Jakarta atau kota-kota lain.

Sebagai sarana serta upaya mendorong kontraktor meningkatkan kualitas SDM-nya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meluncurkan Aplikasi SIPJAKI. Apakah itu Aplikasi SIPJAKI? Berikut catatan #PakJago dari beberapa sumber dan laman terkait (sipjaki.pu.go.id).

Usaha Jasa Konstruksi

(Sumber: disini)

Konstruksi didefinisikan sebagai kegiatan membangun sarana dan prasarana pada satu atau beberapa area, bisa berupa bangunan atau gedung, prasarana sipil atau infrastruktur —jalan, rel kereta api, bandara, atau instalasi mekanikal-elektrikal. Kegiatan membangun dimulai dari perencanaan dilanjutkan dengan pelaksanaan. Perencanaan melibatkan konsultan perencana, sedangkan pelaksanaan melibatkan kontraktor. Lalu, apa itu usaha jasa konstruksi?

Baca Juga: 4 Jenis Pondasi Ini Cocok Untuk Membangun Rumah di Atas Tanah Berair dan Gembur

Dalam UU RI No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi, disebutkan bahwa jasa konstruksi adalah layanan jasa konsultansi perencanaan pekerjaan konstruksi, layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi, dan layanan jasa konsultansi pengawasan pekerjaan konstruksi.

(Sumber: disini)

Sementara pekerjaan konstruksi mencakup se1uruh atau sebagian rangkaian kegiatan perencanaan dan/atau pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakup pekerjaan arsitektural, sipi1, mekanikal, elektrikal, dan tata lingkungan, masing-masing beserta kelengkapannya untuk mewujudkan bangunan atau bentuk fisik lain.

Berdasarkan UU inilah lahir usaha jasa konstruksi (penyedia jasa). Ada tiga jenis usaha tercakup di dalamnya, yaitu usaha perencanaan konstruksi, pelaksanaan konstruksi, dan pengawasan konstruksi. Masing-masing dilaksanakan oleh perencana konstruksi, pelaksana konstruksi, dan pengawas konstruksi. Bentuknya bisa orang perseorangan atau badan usaha, demikian pula untuk pengguna jasanya.

Kontribusi SIPJAKI bagi Konstruksi Nasional

 (Sumber: disini)

Dalam rangka melakukan pembinaan kepada penyedia jasa konstruksi nasional, pengguna jasa, dan juga masyarakat, Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat membentuk suatu Tim Pembina Jasa Konstruksi. Pembinaan meliputi pengaturan, pemberdayaan, dan pengawasan jasa konstruksi.

Salah satu terobosan Badan Pembina Konstruksi adalah SIPJAKI (Sistem Informasi Pembina Jasa Konstruksi) yang diluncurkan pada bulan November 2011. SIPJAKI ini dikelola bersama oleh pembina jasa konstruksi nasional, provinsi, dan kabupaten/kota. Dengan SIPJAKI diharapkan tugas-tugas pembinaan (pengaturan, pemberdayaan, dan pengawasan jasa konstruksi) dapat dilakukan lebih mudah, dan juga tercipta koordinasi lebih baik antara pembina dan masyarakat.

Sistem informasi ini, terutama juga digagas dalam rangka meningkatkan kemudahan akses informasi usaha jasa konstruksi, peningkatan transparansi, dan memperkuat jaringan bisnis pelaku usaha dalam rantai pasok konstruksi.

Sistem Informasi Pembina Jasa Konstruksi ini terus-menerus disosialisasikan secara langsung dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional. Dengan demikian, terutama para pelaku usaha jasa konstruksi memahami dan dapat memanfaatkan sistem informasi ini dengan sebaik mungkin. Berbagai layanan informasi yang disediakan oleh SIPJAKI di antaranya adalah sebagai berikut —dapat diakses melalui laman sipjaki.pu.go.id.

(Sumber: disini)

• Data Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK), di mana kita bisa melihat data IUJK badan usaha seluruh Indonesia—detail data termasuk nama, jenis usaha, nomor IUJK dan masa berlaku, juga status badan usaha (misalnya terkena sanksi).

• Data yang diambil dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK)—terhubung dengan laman www.lpjk.net—meliputi Sertifikat Badan Usaha (SBU), Sertifikat Keahlian (SKA), dan Sertifikat Keterampilan (SKT).

• Data perangkat pembina jasa konstruksi nasional dan daerah, yang berisi profil lengkapnya—
susunan tim pembina, alamat sekretariat, dan rincian data personil tim.
• Informasi kelembagaan Pengembangan Jasa Konstruksi dan Asosiasi Jasa Konstruksi.

Melalui SIPJAKI, masyarakat juga bisa memperoleh informasi terkait pekerjaan-pekerjaan konstruksi yang tengah berlangsung, dan mengetahui identitas badan usaha jasa konstruksi yang menjadi pelaksana. Melalui aplikasi SIPJAKI penyedia jasa dan suplier peralatan dan material dapat melakukan transaksi secara online karena di dalamnya tersedia pula data proses pelelangan pekerjaan konstruksi, Forum Business matching, serta Material dan Peralatan.

(Sumber: disini)

Pengusaha jasa konstruksi dan juga masyarakat Indonesia diharapkan dapat memanfaatkan aplikasi SIPJAKI semaksimal mungkin. Dengan demikian dunia konstruksi berkembang lebih baik dan merata tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Penyedia jasa konstruksi, di mana pun bisa meningkatkan profesionalitasnya, masyarakat pengguna jasa terjamin pelayanannya, dan pengawasan dapat berlangsung dengan baik.

Baca Juga: Plesteran Tetap Harus Dipasang Meski Musim Hujan? Tenang, Begini Caranya

Semoga informasi terkait SIPJAKI ini dapat menambah wawasan #SahabatJagoBangunan terkait usaha jasa konstruksi. Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Terus simak artikel #PakJago yang lain ya.

Editor: Damae Wardani