Masuk

Tips

Beranda / Tips
Mengenal Jenis, Ukuran, dan Cara Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik
Konstruksi Sipil | 28 Jan 2019

Oleh: Hildatun Najah

Sahabat Jago Bangunan, keramik tidak hanya berfungsi sebagai penutup lantai. Melainkan juga menjadi penyempurna arsitektur ruangan. Kesan yang ingin diciptakan pada suatu ruangan dapat dilihat dari pemilihan warna, bentuk, maupun motif keramik. Hal ini pula, yang membuat keramik memiliki berbagai motif, warna, dan ukuran sebagaimana kebutuhan desain ruangan yang beragam.

Jenis dan Ukuran Keramik

Terdapat beberapa kriteria yang dapat dipakai untuk membedakan jenis-jenis keramik. Misalnya saja, kriteria keramik berdasarkan pemberian lapisan. Terdapat dua jenis keramik jika dilihat dari penggunaan lapisan, yaitu glazed (diberi lapisan) dan unglazed (tidak diberi lapisan). Keramik jenis glazed lebih banyak popular di masyarakat. Biasanya dimanfaatkan untuk melapisi lantai dan dinding. Sedangkan keramik unglazed menggunakan motif yang dibuat secara langsung, sehingga memerlukan waktu produksi yang lebih lama.

(Sumber gambar: di sini).

Selain dari ada tidaknya lapisan, keramik juga dapat dibedakan dari daya serapnya. Terdapat empat jenis keramik dengan daya serap berbeda. Pertama, keramik dengan daya serap lebih dari tujuh persen, biasanya digunakan di dalam ruangan. Kedua, keramik daya serap tiga hingga tujuh persen. Jenis ketiga memiliki daya serap antara setengah hingga tiga persen, biasanya digunakan di luar ruangan tanpa terkena sinar matahari langsung. Untuk keramik dengan daya serap kurang dari setengah persen yang dapat digunakan di luar ruangan dan mendapat pencahayaan matahari langsung.

Baca Juga: Antisipasi Bencana, Penuhi Dulu 7 Syarat Bangunan Rumah Kokoh dan Tahan Gempa Ini

Keramik juga dapat dibedakan dari ukuran keramik. Terdapat perbedaan jenis ukuran keramik dinding dan keramik lantai. Pada keramik dinding, ukuran keramik terdiri dari (dalam satuan cm) 20 x 20, 20 x 25, 20 x 40, 25 x 25, 25 x 40, 25 x 50, 30 x 30, 30 x 60. Sedangkan ukuran keramik lantai terdiri dari (dalam satuan cm) 20 x 20, 25 x 25, 25 x 40, 25 x 50, 30 x 30, 33.3 x 33.3, 34 x 39, 40 x 40, 50 x 50, 60 x 60.

Menghitung Jumlah Kebutuhan Keramik

(Sumber gambar: di sini).

Untuk mempermudah cara perhitungan, Pak Jago akan mencoba menghitung keramik dengan ukuran 30 x 30 dan 40 x 40. Keramik dengan ukuran ini lebih sering digunakan oleh masyarakat. Keramik berukuran 30 x 30 biasanya digunakan pada ruangan yang berukuran kecil, sedangkan keramik berukuran 40 x 40 digunakan pada ruangan yang lebih luas.

Pertama, kita coba menghitung jumlah keramik untuk 1 m2 luas lantai. Jika keramik berukuran 30 x 30, maka jika dijadikan luas dalam meter = 0,3 m x 0,3 m = 0,09 m2. Digunakan untuk 1 m2 maka jumlah keramiknya = 1 : 0,09 = 11,11 buah. Sedangkan pada keramik berukuran 40 x 40 cm, maka jika dijadikan luas dalam meter = 0,4 m x 0,4 m = 0,16 m. Jika digunakan untuk 1 m2 maka jumlah keramik yang dibutuhkan = 1 : 0,16 = 6,25 buah.

(Sumber gambar: di sini).

Dalam pemasangannya, keramik sering kali terpaksa dipotong pada bagian tepi atau kolom tengah untuk menyesuaikannya dengan ukuran ruangan. Dengan begitu, sebaiknya saat Sahabat Jago Bangunan membeli keramik, ditambahkan jumlah pembeliannya. Jumlah penambahan ini antara lima hingga sepuluh persen, tergantung pada kondisi rumah yang akan dipasangi keramik. Rumah dengan banyak lekukan dan kamar membutuhkan sepuluh persen tambahan keramik, sementara ruangan terbuka atau bebas hanya membutuhkan lima persen tambahan keramik, sebagai antisipasi kekurangan di tengah proses pemasangannya.

Baca Juga: 14 Kriteria Rumah Ideal Zaman Now, Cocok Untuk Dihuni 6 Anggota Keluarga

Berikut contoh perhitungan kebutuhan keramik berukuran 40x40, untuk ruangan yang berukuran 11,20 m x lebar 5,40 m atau = 60,48 m2, hasil Konsultasi Gratis Jago Bangunan.

(Sumber gambar: di sini).

Secara teori, ruangan tersebut membutuhkan keramik sebanyak = 60,48 x 6,25 = 378 buah. Jika kondisi ruangan memiliki banyak kamar, maka reserve yang harus disediakan adalah 10%, jumlahnya menjadi = 10% x 378 = 37,8 - dibulatkan 38 buah. Jumlah yang harus dibeli = 378+38 = 416 buah. Dalam 1 dos keramik 40x40 isinya 6 buah, maka harus didatangkan keramik sebanyak 416:6 = 69,33 dos, dibulatkan 70 dos.

Jika kondisi ruangan merupakan luasan bebas, maka reserve yang harus disediakan adalah 5%, jumlahnya = 5% x 378 = 18,9 dibulatkan 19 buah. Jumlah yang harus dibeli = 378+19 = 397 buah. Dalam 1 dos keramik 40x40 isinya 6 buah (kurang dari 1 m2) maka harus didatangkan keramik sebanyak 397:6 = 66,17 dos, dibulatkan 66 dos.

Baca Juga: Mau Ikut Sertifikasi Tukang Pasang Bata, Juru Gambar, atau Juru Ukur? Baca Panduan Ini Dulu

=====
Mau konsultasi gatis seputar konstruksi, desain bangunan, atau RAB? #TanyaPakJago saja.

Pak Jago nantikan konsultasi Anda melalui call center 0800 108 8888 (bebas pulsa), kotak pesan di Fanpage Jago Bangunan, atau menu konsultasi di website jagobangunan.com.
=====

Editor: Damae Wardani