Masuk

Tips

Beranda / Tips
Mengenal Gergaji Listrik Portabel
Konstruksi Sipil | 30 Jun 2017

Salah satu perkakas pertukangan yang sangat penting adalah gergaji. Alat ini berfungsi untuk memotong, membelah dan juga membuat alur pada berbagai material, seperti kayu, besi, PVC, dll. agar memiliki ukuran dan bentuk sesuai yang dikehendaki. Dikenal jenis gergaji manual yang sepenuhnya digerakkan tangan dan gergaji listrik yang dioperasikan tenaga listrik. Mari kita kenali spesifikasi dan penggunaan gergaji listrik portabel.

 

SPESIFIKASI GERGAJI LISTRIK PORTABEL

Gergaji listrik portabel dirancang simpel dengan bobot relatif ringan sehingga dapat dipindah-pindah dan mudah dioperasikan dengan tangan. Ada dua jenis mesin gergaji listrik portabel, yaitu gergaji listrik jig (jigsaw) dan gergaji listrik bundar (circular saw). Keduanya memiliki bentuk dan spesifikasi berbeda, terutama terkait fungsi/kemampuan memotong.

 

  • Gergaji listrik jig (jigsaw) adalah gergaji yang memiliki pisau/mata gergaji berbentuk plat seperti penggaris dengan arah pergerakan vertikal (turun-naik). Mesin ini dapat memotong lurus, melengkung, melingkar, zig-zag, juga memotong lubang. Bobot yang ringan membuat jigsaw portabel dapat digunakan leluasa dalam beragam kondisi bidang kerja. Daya listrik yang diperlukan mesin ini relatif rendah, tetapi mata pisaunya yang tipis cenderung mudah patah.

 

  • Gergaji listrik bundar (circular saw) memiliki pisau/mata gergaji berbentuk bundar dengan arah pergerakan memutar. Circular saw dapat dengan cepat membelah dan memotong benda—lurus, miring dan bevel, tetapi tidak dapat melakukan potongan melingkar dan zig-zag. Meskipun lebih berat, circular saw portabel nyaman dan aman digunakan asal dipegang dengan stabil. Dibandingkan jigsaw, mesin ini memerlukan daya listrik lebih besar tetapi mata pisaunya relatif lebih kuat dan awet.  

              

Jika memiliki dana cukup, membeli kedua gergaji listrik portabel adalah yang terbaik. Namun dengan dana terbatas, disarankan untuk lebih dahulu membeli jigsaw. 

 

SEKILAS PENGGUNAAN JIGSAW DAN CIRCULAR SAW

Langkah-langkah penggunaan kedua mesin ini hampir sama, secara umum sebagai berikut.

  1. Siapkan benda kerja, tandai bagian yang akan dipotong atau gambar pola pemotongan. Lalu posisikan benda di atas meja kerja. Untuk pemotongan dengan circular saw, benda harus diletakkan pada bidang kerja datar dan dijepit/diklem kuat agar tidak goyang/bergeser. Jika menggunakan jigsaw, bidang kerja datar atau penjepitan tidak bersifat mutlak karena mesin bersifat fleksibel.

  

  1. Pilih mata gergaji, lalu pasang pada badan mesin dan kunci/kencangkan dengan baik. Untuk jigsaw pilih mata gergaji halus, sedang, atau kasar, sesuai jenis material yang akan dipotong; sedangkan untuk circular saw pilih mata gergaji dengan diameter dan tingkat kekasaran sesuai jenis dan ketebalan material serta kecepatan potong.

 

  1. Pasang steker mesin pada stop kontak. Untuk mengantisipasi risiko bahaya, terlebih dahulu pastikan saklar picu pada gergaji dalam kondisi mati.

 

  1. Posisikan mata gergaji pada bagian benda yang telah ditandai. Hidupkan dan operasikan mesin. Aturlah kecepatan potong, jika ada tombol pengatur. Untuk hasil pemotongan yang rapi, pastikan mesin dipegang dengan kokoh dan stabil. Jika perlu gunakan alat bantu berupa penghantar potong yang terpasang pada mesin atau tersedia dalam set mesin. Khusus pada mesin jigsaw juga terdapat pengantar jari-jari untuk pemotongan melingkar. Saat pemotongan mendekati akhir, pegang benda kerja agar pemotongan tidak rusak.

 

  1. Setelah penggunaan mesin, segera matikan saklar dan cabut steker dari stop kontak. Lepas dan bersihkan mata gergaji dan juga badan mesin, lalu simpan kembali pada tempatnya.     

 

PERAWATAN MESIN DAN KESELAMATAN KERJA

Saat mesin tidak digunakan sebaiknya lepaskan mata gergaji. Bersihkan debu/serpihan dari mata gergaji maupun badan mesin dengan angin kompresor, kemudian simpan pada kotak khusus yang aman dari benturan. Sementara untuk keselamatan kerja saat menggunakan mesin gergaji listrik, kenakan berbagai alat pelindung diri, seperti sarung tangan karet, kaca mata pelindung, dan penutup telinga (ear plug). 

content image

(Dwi Klarasari)