Masuk

Tips

Beranda / Tips
Mengenal 2 Jenis Mutu Beton, Material Umum dengan Beragam Fungsi

Oleh: Redaksi

Beton adalah bahan yang terbuat dari campuran yang paling sedikit terdiri dari air, semen, pasir, dan kerikil yang diaduk secara merata dan setelah kering akan mengeras seperti batu. Umumnya beton digunakan untuk pengerasan jalan, struktur bangunan, fondasi, jalan, hingga bangunan bertingkat. Dalam membuat beton, bisa dibuat dengan manual dan mesin. Sedangkan untuk mutu atau kualitasnya, dikenal dua jenis, yaitu mutu normal dan tinggi. Apakah beda keduanya?

Beton mutu normal

youtube.com

Beton yang dibuat dengan cara sederhana baik secara manual maupun mesin pengaduk (molen) yang biasa dilakukan oleh masyarakat pada umumnya.
Contoh : Beton yang dibuat untuk perumahan baik 1 lantai atau 2 lantai dengan perbandingan campuran 1 semen : 2 pasir : 3 kerikil dengan catatan ukuran pasir antara 0-4 mm dan kerikil > 4-32 mm. Dalam kondisi dimana ukuran kerikil terlalu kasar, maka takaran bisa disesuaikan menjadi 1 semen : 2½ pasir : 2 ½ kerikil, atau sebaliknya 1 semen: 3 pasir, 2 kerikil.

Baca Juga: 5 Langkah Ini Jadikan Rumah Mungil Terlihat Lega, Tanpa Biaya Besar

Beton mutu tinggi

pixabay.com

Beton yang dibuat berdasarkan perencanaan dan dikerjakan dengan teknologi serta peralatan modern sehingga dihasilkan mutu beton dengan kuat tekan tinggi serta mudah dalam proses pengecoran. Pada beton mutu tinggi umumnya digunakan bahan campuran tambahan berupa admixture dan additive seperti superplasticizer (menambah workability/kelecakan), silica fume (menambah kekuatan dan keawetan), bahan retarder (menunda setting time/waktu pengikatan), dan lain-lain.
Contoh: beton yang banyak digunakan pada pembangunan gedung bertingkat tinggi, dermaga, landasan lapangan terbang, dan jembatan. Umumnya, beton ini dibuat oleh perusahaan ready mix. Beton mutu tinggi memerlukan perencanaan khusus dan detil yang melibatkan tenaga ahli.

Baca Juga: Sering Sakit Kepala Mendadak? 5 Cara Ini Ampuh Redakan dengan Cepat