Masuk

Tips

Beranda / Tips
Mau Pakai Kaca untuk Pengganti Dinding Bata? Simak 4 Faktanya Berikut

Oleh: Redaksi

Popularitas kaca tak pernah surut sejak ribuan tahun silam, bahkan pemanfaatannya pun terus berkembang. Pada era modern, material kaca bahkan tampil cukup mendominasi. Tidak terbatas untuk ornamen, jendela, atau bukaan, kaca juga diaplikasikan sebagai dinding bangunan. Aplikasi dinding kaca pada rumah tinggal kemudian juga populer dan disukai, karena membuat ruang terang, terkesan lebih luas dan dapat menyatukan dua ruang atau lebih.

Segera tentukan ruang mana yang dindingnya akan diganti sepenuhnya dengan material kaca. Pilih jenis kaca yang paling sesuai dengan selera dan budget. Berikut tips penggunaan kaca dalam hunian seperti dilansir dari dari rumahku.com:

1. Syarat kaca sebagai pengganti dinding bata

loversiq.com

Ada beragam produk material kaca, seperti kaca bening, kaca berwarna (tinted glass/rayban), kaca es/buram (sandblast), kaca laminasi, kaca tempered, dan sebagainya. Pada dasarnya semua jenis kaca dapat diaplikasikan sebagai dinding interior maupun eksterior untuk menggantikan material masif seperti bata, asalkan memenuhi syarat konstruksi dan ketahanan. Misalnya, ketebalannya mencukupi, memiliki kemampuan menahan panas, dan sebagainya.

2. Cahaya alami akan menjadi penerangan yang melimpah

nylonliving.com

Dinding kaca memberi banyak keuntungan, yang terutama dapat memasukkan cahaya alami. Selain untuk penerangan, cahaya alami yang masuk menimbulkan kesan lebih lapang. Kesan lapang juga tercipta karena dinding kaca yang tembus pandang, memungkinkan dua ruang terhubung atau menyatu seperti tanpa batas. Dinding kaca yang jauh lebih tipis dari dinding bata juga menghemat ruang serta menampilkan ruang yang terkesan ringan.

Baca Juga: 3 Fakta Desain Split Level, Cara Cerdik dan Murah Atasi Lahan Sempit

3. Kaca untuk menyatukan ruang

dblog.telegram.hr

Tidak semua kaca dapat menciptakan efek menyatukan ruang. Misalnya kaca es dan kaca sandblast, meski dapat meneruskan cahaya, tetapi tidak memungkinkan terjadinya interaksi visual dua arah. Guna meniadakan batas dan memberi efek menyatukan dua ruang atau lebih, pilihlah dinding kaca yang bersifat 100% tembus pandang.

4. Kecocokan fisik kaca dengan fungsi pemakaiannya

deavita.com

Di antara beragam produk material kaca yang ada, kaca bening adalah jenis yang relatif paling sesuai untuk menyatukan dua ruang atau lebih. Kaca bening yang polos relatif bersih dan tembus pandang. Kaca bening yang rata tidak menimbulkan distorsi, namun kaca bening sebaiknya digunakan untuk bagian interior karena cenderung tidak tahan panas matahari langsung. Selain kaca bening, kaca tempered adalah jenis kaca yang juga sesuai untuk dinding bangunan. Dengan ketebalan yang sama, kaca tempered memiliki kekuatan 4-5 kali lebih besar dari kaca biasa. Kaca ini juga mampu menahan beban dan perubahan suhu tinggi, sehingga sesuai untuk diaplikasikan sebagai dinding eksterior yang terpapar matahari langsung sepanjang hari.

Baca Juga: 5 Hal Ini Harus Dilakukan Saat Anak Batuk Pilek, Agar Tak Makin Parah