Masuk

Tips

Beranda / Tips
Mau Bikin Teras Tapi Lahan Terbatas? Coba Pilih Aneka Model Ini
Desain Bangunan | 20 Nov 2017

Oleh: Dwi Klarasari

Teras atau beranda adalah ruang beratap namun relatif tanpa dinding, kecuali dinding batas dengan ruang dalam. Posisinya bisa di depan, samping, atau belakang rumah. Teras berperan sebagai area transisi antara ruang luar dan ruang dalam. Selain itu juga memiliki beragam fungsi, seperti alternatif ruang tamu dan tempat bersantai bagi keluarga. Kebanyakan orang menyukai keberadaan teras, bahkan jika diperhatikan, sebagian besar rumah di Indonesia memiliki teras.

Baca Juga: Menawan, Perpaduan Batu Alam dan Bata Merah Ini Bisa Diterapkan Dimana Saja

Namun, kadang kala keinginan seseorang untuk memiliki rumah berteras terkendala luas lahan. Padahal, sebuah teras tidak selalu harus berukuran besar. Walaupun terbatas, jika dilengkapi dengan elemen pengisi yang tepat serta ditata sedemikian rupa, teras mungil pun dapat mewadahi fungsi lebih dari sekadar area transisi. Terlebih lagi jika terlindungi dengan baik dari tempias hujan dan sengat matahari, teras akan menjadi tempat yang nyaman untuk berinteraksi.

Kali ini #PakJago ingin membagikan beberapa model teras rumah untuk menyiasati lahan yang terbatas.

Teras Bergaya Minimalis

(Sumber: Majalah Rumahku)

Model teras minimalis dan terbuka akan sesuai untuk rumah berkonsep minimalis. Meskipun kecil teras berkonsep terbuka akan terasa lebih lapang. Terbuka bisa berarti menyatu dengan carport, taman, atau sisa lahan yang ada. Jika kompleks hunian relatif aman dan tidak menuntut privasi tinggi, pagar rumah bisa ditiadakan untuk mendapatkan teras yang terkesan lebih lapang. Tambahkan 1-2 perabot dengan desain simpel, seperti ottoman atau bangku panjang tanpa sandaran. Lengkapi dengan lampu gantung minimalis sebagai dekorasi.

Teras Bernuansa Alami

(Sumber: disini)

Rancang teras mungil dengan konsep natural. Lapisi lantainya dengan parket kayu atau parket artifisial bercorak kayu dalam nuansa cokelat alami. Tambahkan perabot dari material alami, seperti bangku kayu atau akar pohon, rotan, bambu, dan sebagainya. Untuk memperkuat kesan alami, tambahkan taman dan kolam kecil dengan aneka tanaman bernuansa tropis. Sebagai aksen bisa ditambahkan tanaman berbunga cerah.

Teralis dilengkapi tanaman merambat dapat difungsikan sebagai penghalau sengat matahari sekaligus menambah kesan alami. Gantungkan lampu teras dari material alami atau pasang lampu taman dari batu candi. Gunakan lampu kekuningan untuk menciptakan kehangatan alami di malam hari.

Teras Berkesan Klasik

(Sumber: disini)

Klasik tidak selalu identik dengan ukuran yang besar dan luas. Teras mungil pun bisa ditata sedemikian rupa agar tampil dalam nuansa klasik. Meskipun terkesan lebih sempit, pembuatan langkan (pagar kisi-kisi) mengelilingi teras bisa mendukung tampilan klasik. Pilih juga perabot pengisi dari bahan kayu. Terapkan pula teralis dari bahan alami bergaya klasik atau pot-pot gantung. Agar nuansa klasik sekaligus kesan lapang tercapai, pilihlah finishing warna putih untuk dinding latar, langkan, juga furnitur. Berikan aksen lewat tanaman berbunga warna-warni.

Teras Bergaya Jepang

(Sumber: disini)

Gaya Jepang hampir identik dengan kesan simpel sekaligus bernuansa alami—tiang, lantai, dan perabot cenderung dari kayu asli. Bisa diterapkan gaya lesehan dengan meja rendah. Tatanan ini cocok untuk teras yang lebih privat, yang ada di samping atau belakang rumah.

Baca Juga: Khas Indonesia, Arsitektur Bangunan Ini Cocok untuk Negara Dua Musim

Untuk teras depan bisa juga dibuat desain seperti lantai berjenjang, di mana separuh bagian dilapis material kayu (seperti dek) dan sebagian dibiarkan berupa tanah yang ditutup dengan batu koral. Jadi, penghuni bisa duduk menggantung kaki di dek teras. Gantungkan lampu teras, tambahkan pot-pot tanaman, dan juga lampu taman bergaya jepang.

Itulah beberapa model teras yang bisa diterapkan untuk hunian dengan luasan terbatas. Tetap fungsional, nyaman sekaligus artistik. Semoga bermanfaat.

Jika #SahabatJagoBangunan ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Terus simak artikel #PakJago yang lain ya.

Editor: Damae Wardani