Masuk

Tips

Beranda / Tips
Mau Bangun Rumah Minimalis di Lahan Sempit? Perhatikan 4 Hal Ini Dulu

Oleh: Redaksi

Prinsip utama tata ruang untuk rumah tinggal adalah terpenuhinya kebutuhan ruang sehingga aktivitas seluruh anggota keluarga terwadahi dengan baik. Tata ruang untuk rumah kecil pada lahan terbatas harus efisien dan optimal agar dapat menampung pola aktivitas keluarga. Jadi, prinsip-prinsip minimalis juga harus diterapkan dalam menetapkan ukuran dan perletakan ruang serta hubungan antar ruang, sehingga diperoleh hunian mungil yang nyaman. Untuk menciptakan layout rumah minimalis yang ideal, pertimbangkan 5 hal berikut:

1. Ciptakan ruang dengan beragam fungsi

pexels.com

Secara umum aktivitas utama keluarga yang harus diwadahi, antara lain menerima tamu, istirahat, belajar, bekerja, berkumpul, memasak, makan, dan urusan kamar mandi. Luasan terbatas mungkin menghalangi untuk dapat menyediakan satu ruang untuk satu jenis aktivitas. Solusi terbaik adalah menciptakan ruang multifungsi, yaitu ruang yang mewadahi lebih dari satu aktivitas. Semisal, teras merangkap ruang tamu, ruang duduk sekaligus berfungsi sebagai ruang belajar, kerja atau ruang makan, dapur sekaligus tempat penyimpanan bahan makanan.       

2. Pertimbangkan konsep ruang terbuka

pexels.com

Salah satu cara agar hunian terbatas tetap terkesan lapang dan semua fungsi terwadahi dengan baik adalah melakukan tata ruang dengan konsep terbuka. Prinsip dari konsep ini adalah menyatukan beberapa ruang secara visual maupun fisik, dengan menghilangkan dinding masif atau sekat tertutup yang membatasi dua ruang atau lebih. Terapkan konsep ini untuk menyatukan beberapa ruang yang secara fungsional dekat atau memiliki sifat sama. Misalnya menyatukan ruang duduk, ruang makan, dan pantry.    

3. Hindari ruang sisa, atau lebih baik dimanfaatkan!

mishonmackay.com

Rumah minimalis yang dibangun pada lahan terbatas harus dirancang dengan prinsip-prinsip minimalis yang mengoptimalkan setiap meter persegi agar fungsional. Jika terpaksa tercipta ruang sisa, seperti celah/ceruk atau jarak antar ruang, maka Anda harus cerdas untuk memanfaatkannya. Misalnya, menggunakan ceruk sebagai area display untuk memajang benda seni, atau dengan rancangan khusus diubah jadi ruang simpan, dan sebagainya.

Baca Juga: 4 Cara Tepat dalam Aplikasi Semen Ekspos, Tampak Kokoh Tanpa Amburadul

4. Tips untuk memaksimalkan ruangan pada hunian minimalis

pexels.com

Berikut beberapa tips untuk memaksimalkan ruang agar semua aktivitas terwadahi dengan baik:

• Memperkecil ukuran ruang yang hanya dipakai sesekali, seperti teras dan ruang tamu.
• Merancang satu ruang tidur untuk lebih dari satu orang dengan aplikasi ranjang susun.
• Minimalkan penggunaan jumlah perabot, gunakan yang benar-benar diperlukan.
• Rancanglah furniture efisien dan optimal, seperti wardrobe atau kabinet full plafon, rancang furnitur multifungsi, misalnya ranjang, sofa, dan ottoman dengan hidden storage di bawahnya.
• Gunakan berbagai elemen yang dapat menciptakan kesan ruang yang lapang, seperti cermin lebar, sketsel transparan, dan sebagainya.

5. Pertimbangkan untuk meningkat rumah

mastercus.com

Jika penambahan ruang adalah mutlak, sementara tidak ada lagi lahan tersisa maka pengembangan secara vertikal (meningkat rumah) harus menjadi pertimbangan. Untuk rumah bertingkat, area servis (seperti dapur/pantry, ruang cuci, gudang) dan juga ruang semi publik (semisal ruang tamu, ruang keluarga) sebaiknya diletakkan di lantai dasar. Sedangkan ruang privat atau yang perlu ketenangan (ruang tidur, ruang belajar, atau ruang kerja) sebaiknya diletakkan di lantai atas.

Baca Juga: 3 Fakta Rumah Urban, Solusi Pintar untuk Manfaatkan Lahan Sempit