Masuk

Tips

Beranda / Tips
Material Atap Pakai Baja Ringan? Simak Kelebihan, Konfigurasi, dan Cara Memasangnya Disini
Konstruksi Sipil | 22 Jul 2017

Oleh: Cahyadi


#SahabatJagoBangunan, faktor kekuatan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam sebuah bangunan, terutama bagian atap. Jika tidak dipasang dengan benar dan material yang digunakan sembarangan, bisa jadi akan bermasalah di kemudian hari.

Risikonya tentu harus dibongkar dan justru menimbulkan sejumlah pekerjaan lain yang tidak remeh. Seperti mengamankan semua barang di dalam rumah agar tidak terkena kotoran dari atap selama proses pengerjaan berlangsung.

(Baca juga: 10 Langkah Mudah Mengukur Lahan untuk Denah Rumah)

Pertimbangan kekuatan material atap inilah yang membuat banyak orang kini beralih menggunakan baja ringan. Mulai atap pada bangunan rumah tinggal, sekolah, perkantoran, ruko, dan sebagainya.
Kelebihan baja ringan diantaranya mudah dan cepat dalam pemasangan. Kuat dan awet (usia material tahan lama), efisien biaya karena tidak memerlukan perawatan khusus, dan yang lebih penting adalah ramah lingkungan.

Konfigurasi Atap Baja Ringan

Ada beberapa macam konfigurasi atap baja ringan yang biasa diterapkan dan dipakai. Berikut ini gambar potongan konfigurasi standar yang biasa dipakai untuk struktur atap baja ringan pada kuda-kuda atap:

Gambar 1. Standard Roof Truss–Configuration

Selain itu, ada beberapa konfigurasi struktur atap baja lain yang bisa Anda terapkan seperti gambar berikut:

Gambar 3. Konfigurasi lain atap baja ringan

Begitu banyak konfigurasi yang bisa Anda pilih dan terapkan, sehingga desain bentuk atap rumah pun bisa beraneka ragam. Namun dalam pemasangan rangka atap baja ringan harus dilakukan dengan cermat dan benar, sesuai persyaratannya, agar hasilnya baik dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

(Baca juga: Pengadaan, Kategori, dan Alat Pertukangan yang Wajib Anda Tahu)

Ketentuan pemasangan rangka atap baja ringan

1. Kuda-kuda terpasang diatas struktur pendukungnya (kolom dan balok ring).

2. Kuda-kuda dilengkapi dengan angkur dan dynabolt dikedua tumpuannya, agar kuda-kuda kuat dan stabil.

3. Semua kuda-kuda tegak lurus dengan balok ring.

4. Jarak kuda-kuda maksimal 120 cm dari as ke as kuda-kuda (pertimbangkan beban penutup atap, beban angin, beban tambahan dan bentang kuda-kuda).

Gambar 4. Vaulted Paralel Chord (Sumber je-Design)

5. Ketinggian apex untuk pemasangan nok disetiap kuda-kuda sama rata.

6. Sisi miring atap rata dan tidak bergelombang.

7. Perletakan, tipe, ukuran, dan jumlah srew (sekrup khusus baja ringan) sesuai desain.

8. Tidak ada kerusakan lapisan pelindung.

9. Tidak terjadi perubahan bentuk karena kesalahan pasang.

Cara pemasangan rangka atap baja ringan

Dipasang langsung diatas balok ring
Pemasangan langsung ini lebih kuat dan stabil, karena dynabolt langsung ke balok ring.


Gambar 5. Rangka atap baja ringan dipasang dengan perantara wall-plate. (Sumber jayawan)

Dipasang dengan perantara wall-plate

Pemasangan dengan wall-plate bertujuan untuk meratakan balok ring, namun kuda-kuda kurang kuat dan stabil, karena terdapat rongga wallplate dan dynabolt tidak langsung ke balok ring.


Gambar 6. Pemasangan rangka atap baja ringan (Sumber truss-500)

Pada akhir pekerjaan pemasangan rangka atap baja ringan agar dilakukan pengecekan potensi korosi. Korosi pada baja ringan bisa terjadi karena goresan, serpihan pemotongan, kawat pengikat dan atau penggunaan bahan logam lain pada struktur atap baja ringan.

Lakukan pemasangan struktur atap baja ringan dengan cermat, baik, dan benar. Selamat mencoba.

#SahabatJagoBangunan, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi dengan #PakJago melalui website maupun call center – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.