Masuk

Tips

Beranda / Tips
Lakukan 6 Cara Angkat Beban yang Benar Ini Agar Punggung Bebas Cedera
Kesehatan | 11 Sep 2017

Oleh: Dhafintya Noorca

#SahabatJagoBangunan, mengangkat dan mengangkut beban jika tidak dilakukan dengan benar dan hati-hati dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Bagian tubuh yang paling beresiko terkena dampak adalah tulang belakang. Kareananya teknik yang benar serta alat yang ergonomis sangat diperlukan untuk efektivitas dan efisiensi kerja.

Kegiatan mengangkat dan mengangkut ini dipengaruhi oleh beberapa hal, diantaranya berat beban, jarak angkut, intensitas pembebanan, kondisi lingkungan kerja seperti keadaan medan yang licin, kasar, naik turun, hingga ketrampilan pekerja bangunan.

Perhatikan cara mengangkat beban berat yang benar dari #PakJago berikut ini agar punggung Anda bebas cedera.

1. Awali dengan jongkok


Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"

Saat pertama kali mengangkat beban, duduk jongkoklah dengan 1 kaki untuk menjaga keseimbangan. Bila Anda pernah melihat atlet binaragawan angkat besi, mereka selalu mengawali dengan berjongkok sebelum mengangkat beban. Dimana titik berat beban berada pada titik ideal posisi angkat. Ketika sedang di posisi jongkok, punggung dijaga tetap dalam keadaan lurus. Ketika benda mulai diangkat, otot kaki yang perlahan bergerak keatas hingga stabil saat membawa barang tersebut.

2. Letakkan benda sedekat mungkin dengan tubuh


Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"

Letakkan beban yang akan Sahabat angkat dekat dengan tubuh Anda, semakin menempel beban tersebut pada punggung, beban akan semakin ringan karena tumpuannya telah berpindah pada badan. Begitu pula saat mengangkat beban di depan, usahakan agar benda berat ini menempel pada dada dan posisi harus tegap. Bila kedua tangan membawa beban, maka posisi beban harus sama antara beban tangan kiri dan beban tangan kanan

3. Mengangkat beban lurus


Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"

Lengan harus sedekat-dekatnya pada badan dan dalam posisi lurus. Ketika hendak mengangkat beban, jangan memutar tubuh ke kanan atau ke kiri, karena dapat menyebabkan masalah pada tulang belakang Anda. Upayakan ketika mengangkat benda berat, punggung selalu dalam keadaan lurus, jangan membungkuk. Dengan posisi ini, beban akan terdistribusi keseluruh sendi yang berbeda seperti sendi lutut dan tulang belakang.

4. Selalu tegak


Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"

Mengangkat dan membawa beban dengan posisi berdiri, berjalan atau dengan duduk, maka tekanan yang terjadi pada tulang belakang juga berbeda. Sangat penting dan perlu diperhatikan adalah pada wktu mengangkat dan membawa peralatan, posisi badan harus tepat pada titik tumpu pada tulang belakang. Saat mengangkat beban usahakan tubuh Anda selalu tegak maksimal kemiringan tubuh 15 derajat untuk mengurangi tekanan pada perut.

5. Bila beban berada di tempat yang tinggi, gunakan tangga


Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"

Saat akan mengangkat benda yang diletakkan di tempat yang tinggi, gunakanlah alat bantu berupa tangga agar dapat mencegah resiko cidera dan tertimpa benda tersebut akibat mengangkat beban yang berat. Turunkan terlebih dahulu barang yang akan diangkat, lalu angkat dari bawah. Hindari mengambil langsung benda tersebut dari tempat yang tinggi.

6. Gunakan alat bantu


Sumber: Buku "Rumah Kokoh Semen Gresik"

Jangan coba mengangkat beban yang terlau berat yang tidak bisa Anda raih. Beban yang terlalu berat dan posisi yang dipaksakan, dapat mengakibatkan pembengkakan pada sendi atau salah urat. Gunakan alat bantu seperti troli atau gerobak untuk mengangkat beban yang lebih berat dan sulit diangkut. Ketika barang yang akan diangkat tersebut terlalu berat maka mintalah bantuan rekan kerja untuk mengangkat beban bersama-sama.

Itu dia 6 cara yang benar untuk mengangkat beban agar tidak mengakibatkan cedera. Yuk, sayangi tubuh Anda dan selamat mencoba.

#SahabatJagoBangunan, untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan, Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.

Editor: Damae Wardani