Masuk

Tips

Beranda / Tips
Lakukan 4 Hal Ini Sebelum Menerima Pekerjaan Renovasi
Konstruksi Sipil | 02 Aug 2017

Oleh: Dwi Klarasari

Kadang pemilik rumah melakukan sendiri renovasi rumahnya, terutama jika sekadar memperbaiki kerusakan-kerusakan ringan. Namun, jika renovasi relatif besar atau menuntut keahlian khusus—penambahan ruang atau struktur bangunan, maupun perbaikan kerusakan berat—kemungkinan besar pemilik rumah akan menghubungi tukang atau pemborong untuk mengerjakannya.

Nah, jika #SahabatJagoBangunan mendapat tawaran pekerjaan renovasi, #PakJago sarankan untuk melakukan 4 hal berikut sebelum menerimanya.

  1.  Lakukan Survei

Sebelum menerima pekerjaan renovasi, #SahabatJagoBangunan harus melakukan survei untuk mengetahui jenis dan volume pekerjaan. Lakukan survei untuk memeriksa kondisi riil rumah berdasarkan daftar pekerjaan atau kerusakan yang dikeluhkan oleh pemilik rumah.

Lakukan survei secara teliti. Sebagai contoh, jika dikeluhkan adanya keretakan pada dinding, #SahabatJagoBangunan harus mengetahui apakah itu sekadar retak rambut atau retak yang bersifat struktural. Bisa jadi juga kerusakan pada satu tempat berhubungan dengan kerusakan di tempat lain.

Selain berguna untuk menentukan harga jasa, pemeriksaan kondisi rumah juga sangat diperlukan agar #SahabatJagoBangunan dapat memahami jenis dan tingkat kerusakan secara lebih tepat sehingga dapat menentukan kebutuhan material dan cara perbaikan yang paling tepat dan efisien. Harapannya, kelak pemilik rumah akan merasa puas dengan hasil kerja #SahabatJagoBangunan.

  1. Ajukan penawaran harga

Berdasarkan survei terkait jenis dan tingkat kerusakan, #SahabatJagoBangunandapat membantu pemilik membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB), termasuk penawaran harga jasa renovasi. Dalam hal ini perlu ditawarkan juga pertimbangkan sistem pembayaran, apakah sistem harian ataukah borongan.

Buatlah penawaran harga yang wajar berpatokan pada harga standar di wilayah lokasi rumah klien #SahabatJagoBangunan dalam periode tahun yang berlaku. Penawaran harga terutama menyebutkan daftar pekerjaan dan harga pekerjaan per meter persegi atau meter lari, hingga didapat harga total.

 

Dalam penawaran tersebut #SahabatJagoBangunan semestinya perlu menjelaskan kebutuhan material, metode pengerjaan atau perbaikan, peralatan khusus yang harus disediakan, dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Ajukanlah penawaran yang bersifat transparan dan saling menguntungkan.

  1. Buat kesepakatan kerja

Setelah #SahabatJagoBangunan dan pemilik rumah sepakat dengan harga untuk suatu pekerjaan tertentu, buatlah kesepakatan kerja (Surat Perjanjian Kerja/Surat Kontrak Kerja-SPK) secara tertulis. Ada kalanya karena sudah saling kenal dan memiliki hubungan baik, kedua belah pihak tidak menganggap penting surat kontrak dan hanya membuat kesepakatan kerja secara lisan.

Namun surat kontrak sangat diperlukan demi menjaga serta melindungi hak dan kewajiban kedua pihak bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Terlebih jika kesepakatan menyangkut volume pekerjaan dengan jumlah dana yang sangat besar. Menurut #PakJago, ucapanb isa berubah, sedangkan surat kontrak bersifat pasti dan berkekuatan hukum.

 SPK tersebut setidaknya harus mencakup kesepakatan mengenai jenis-jenis pekerjaan, periode pekerjaan, hal-hal tertentu terkait proses pengerjaan, material, dsb., dan yang tidak kalah penting adalah pembayaran. Sepakati apakah pemilik ingin membayar harga jasa sekaligus material atau jasa renovasi saja.

Tentukan persentase untuk tiap-tiap termin pembayaran. Misalnya, 40% uang muka, 40% setelah prestasi kerja mencapai 60%, dan sisanya setelah pekerjaan selesai.Selanjutnya, kedua belah pihak menandatangani surat kontrak tersebut di atas meterai.

  1. Himpun rekan kerja dan buat kesepakatan

Jika pekerjaan renovasi relatifringan mungkin #SahabatJagoBangunansanggup menggarapnya sendiri bersama seorang kernet, tanpa bantuan rekan tukang.

Sementara untuk renovasi rumah berskala besar dengan tingkat kerusakan beragam, sudah pasti diperlukan rekan kerja (mungkin dengan keahlian bebeda) dan juga sejumlah kernet untuk membantu kelancaran pekerjaan.

Jika demikian, #PakJago sarankan #SahabatJagoBangunan mencari rekan kerja tukang dan kernet yang sudah dikenal dan diketahui berpengalaman, berkualitas serta memiliki kinerja yang baik. Alhasil, nantinya pekerjaan dapat selesai tepat waktu dengan hasil memuaskan.

#SahabatJagoBangunan pun harus membuat kesepakatan kerja sama dengan tim tersebut dengan baik, dan jika perlu secara tertulis. Buat kesepakatan berdasarkan surat kontrak dengan pemilik rumah.

Segera setelah terbentuk tim kerja renovasi, #SahabatJagoBangunan dapat mulai bekerja sesuai dengan periode waktu yang disepakati dalam surat kontrak. Pastikan #SahabatJagoBangunan dan tim melakukan setiap pekerjaan dengan baik dan tepat waktu, sehingga dapat menuntut pembayaran sesuai termin yang disepakati.

Nah #SahabatJagoBangunan, demikian 4 hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menerima pekerjaan renovasi, semoga bermanfaat. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun callcenter – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656.

Ikuti dan simak terus artikel-artikel #PakJago berikutnya, ya.