Masuk

Tips

Beranda / Tips
Kontur Lahan Bangunan Tidak Rata? Desain Jenis Ini Jadi Solusinya

Oleh: Redaksi

Terbatasnya luas lahan yang ada saat ini, membuat orang-orang cenderung memanfaatkan lahan sesuai kondisi yang ada. Kondisi yang sangat pas dan ideal, adalah saat lahan yang ada rata dengan kondisi tanah solid, sehingga memudahkan dalam desain serta pembuatan fondasi. Tapi, tidak semua orang memiliki lahan yang demikian. Seringnya, lahan berkontur tidak rata. Nah, daripada mengeluarkan biaya untuk menguruk dan meratakan lahan, sebaiknya bangunan didesain secara split level. Seperti apa konsep split level itu? Berikut penjelasannya:        

Split Level untuk Lahan Berkontur

homedit.com

Bila lahan rumah Anda berada di kawasan berkontur atau tidak rata, jangan terburu-buru meratakannya. Sebagai upaya menyiasatinya, buatlah rancangan rumah tinggal dengan konsep split level. Selain ramah lingkungan karena meminimalkan pengurugan atau penggalian tanah, aplikasi lantai berjenjang bakal membuat rumah Anda tampil lebih estetis dan sangat serasi dengan lingkungan berkontur.

Baca Juga: Atasi Hunian Gelap dengan Skylight, Fungsional dan Estetis

Split Level untuk Kesan Dinamis

homedit.com

Bila hunian Anda berdiri di atas lahan datar dan terasa monoton dengan lantai yang sama tinggi dari bagian depan hingga belakang, aplikasikan split level untuk membuatnya lebih dinamis. Perbedaan tinggi lantai (naik-turun) meski cuma beberapa puluh sentimeter juga berpotensi menciptakan variasi tatanan interior yang tidak membosankan. Bahkan pada hunian dua lantai, split level dapat membuat hunian tampak lebih atraktif. Anda dapat membuat variasi di sekitar tangga penghubung antara lantai satu dan dua. Sebagai contoh, Anda bisa memperlebar area bordes dan membuatnya sebagai ruang antara yang fungsional, misalnya untuk menyimpan koleksi benda seni atau dirombak menjadi ruang baca mini.   

Split Level untuk Hunian Terbatas

deccoria.pl

Bila hunian Anda relatif sempit, aplikasi split level akan membantu Anda menciptakan kesan hunian yang jauh lebih lapang. Bagaimana caranya? Hilangkan partisi antar ruang (terutama ruang yang bersifat publik atau semi publik), lalu buat perbedaan ketinggian lantai untuk memisahkannya. Permainan ketinggian level secara otomatis akan menandai perbedaan fungsi ruang. Sebagai contoh, Anda bisa membuat beda level antara ruang makan dan pantry, antara ruang duduk dan ruang makan, dan sebagainya.  
 
Bangunan dengan split level, artinya memiliki satu atau beberapa ruang dengan ketinggian berbeda dengan ruang lain. Pada awalnya istilah split level merujuk pada lantai setengah di antara lantai dan plafon, atau antara lantai satu dan dua. Split level menjadi solusi bagi beberapa masalah, seperti lahan berkontur, kesan monoton, juga untuk memberi kesan lebih luas. Sebagai catatan, aplikasi split level harus mempertimbangkan faktor keamanan dan kenyamanan, terutama bagi para lansia dan anak-anak. Gunakan sarana seperti pembuatan railing pada tepian ruang; variasi warna dan tekstur lantai untuk memperjelas perbedaan level, dan sebagainya.

Baca Juga: Mengenal Teralis, Memperkuat Keamanan Bangunan Anda dari Masa ke Masa