Masuk

Tips

Beranda / Tips
Konstruksi Tangga Bata Merah Tak Kalah Cantik dari Bata Ekspose, Lho.. Ini Ulasan Lengkapnya
Konstruksi Sipil | 31 Aug 2017

Oleh: Dwi Klarasari

Bata merah merupakan salah satu material bangunan paling populer untuk dinding. Meski popularitasnya cenderung menurun seiring kemajuan zaman, konstruksi bata merah masih banyak dijumpai.

Bagaimana dengan konstruksi tangga bata, #SahabatJagoBangunan pernah mendengar atau bahkan menggarapnya? Tidak terlalu populer memang, tapi konstruksi ini tidak kalah menarik dari bata ekspose.

Pembuatan konstruksi tangga bata dikombinasikan dengan tumpuan beton. (Sumber: disini)

Bagaimana pemilihan material, prinsip konstruksi, kelebihan dan kekurangan tangga bata merah? Simak ulasan #PakJago berikut ini. Ikuti ulasan #PakJago, yuk!

Pemilihan Material Tangga Bata Merah

Konstruksi tangga bata memerlukan bata merah yang keras, kuat dan tahan lama. (Sumber: disini)

Agar konstruksi tangga berdiri kokoh dan tahan lama, material bata merah yang digunakan harus berkualitas. Terutama jika konstruksi tangga dibangun di area ruang luar yang terpengaruh perubahan cuaca (panas, hujan, atau berangin). Bata merah tersebut harus keras, kuat, tidak mudah hancur dan tahan lama.

Berikut beberapa ciri bata merah yang berkualitas:

- Bentuknya seragam dengan ukuran presisi dan sudut-sudut yang tajam.Ukuran bata merah menurut SNI (dalam satuan mm) adalah 240×115×52 dan 230×110×50. Namun di pasaran dapat juga ukuran lain, misalnya 250×125×50; 230×100×30; 190×95×40; dan sebagainya.

- Padat dan tidak mudah patah ataudipatahkan hanya dengan tangan kosong.

- Permukaannya bertekstur halus, rata, rapi dan tidak retak-retak.

- Warnanya merah sempurna dan merata pada semua bagian, karena pembakaran yang tepat.

- Terdengar suara nyaring bila dua buah bata saling dipukulkan, penanda matang sempurna.

Prinsip Konstruksi Tangga Bata Merah Pembuatan konstruksi tangga bata dikombinasikan dengan tumpuan beton. (Sumber: disini)

Konstruksi tangga batu buatan, termasuk bata merah, yang murni (tidak dikombinasikan dengan material lain) sangat jarang diterapkan pada area ruang dalam. Selain karena tidak efisien dalam penggunaan ruang juga diperlukan jumlah bata yang sangat banyak.

Penerapan bata merah pada tangga di ruang dalam, kebanyakan hanya sebagai pelapis atau penutup anak tangga pada konstruksi tangga masif (beton bertulang). Fungsinya hanya untuk memenuhi fungsi estetika, seperti menciptakan kesan natural.

Sementara, konstruksi tangga bata yang benar-benar murni lebih banyak diterapkan pada ruang luar, seperti tangga menuju teras, tangga di area taman, dan sebagainya. Meski demikian, konstruksi tangga bata di luar dapat juga dikombinasikan dengan material lain, seperti rabat beton, atau bata beton. Trik ini dapat mengurangi penggunaan material bata.

Pembuatan konstruksi tangga bata dikombinasikan dengan tumpuan beton. (Sumber: disini)

Ada dua jenis konstruksi tangga bata murni. Pertama, konstruksi bertumpu pada tanah berundak; kedua, susunan bata berundak di atas tanah datar. Pada konstruksi pertama, beban konstruksi akan langsung diteruskan ke pendukung di bawahnya yang berupa tanah.

Tanah yang hendak digunakan sebagai tumpuan yang telah dibentuk berundak seperti tangga, harus dipadatkan lebih dulu sebelum dipasang bata di atasnya. Sementara pada konstruksi kedua, beban tangga dan beban hidup (berat bangunan) disalurkan ke tanah secara bertahap melalui susunan bata yang sepenuhnya membentuk tangga.

Pembentukan dan pemadatan tanah untuk tumpuan konstruksi tangga bata. (Sumber: disini)

Konstruksi tangga bata dapat dibuat dengan mengkombinasikan pasangan ½ bata (memanjang), 1 bata (melebar), dan pasangan dengan sisi tebal sebagai alas (melintang atau tegak). Penyusunan dimulai dari bagian bawah ke atas; dari kiri dan kanan menuju ke tengah.

Untuk perekatan bata digunakan adukan pasir dan semen. Tangga bata tidak memerlukan plesteran atau bahan pelapis lain, karena tampilan demikian yang membuat konstruksi tangga bata tampak indah dan sangat digemari.

Kelebihan dan Kekurangan Tangga Bata Merah

#PakJago mencatat ada beberapa kelebihan konstruksi tangga bata. Tangga bata ekspose menciptakan keindahan tersendiri, juga tampak natural dan menyatu dengan lingkungan luar yang alami.

 Konstruksi tangga bata di area ruang dalam. (Sumber: disini)

Warna merah eksotik dan ragam susunan yang unik memberi kesan artisik dan menarik perhatian. Selain estetis, konstruksi tangga bata untuk ruang luar jua relatif mudah dikerjakan, lebih murah, dan cocok diterapkan untuk gaya rumah apa pun.

Namun tangga bata memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan utama, tangga bata tidak efisien dari segi penggunaan ruang. Terlebih jika konstruksi tangga memang murni hanya susunan bata, lamanya waktu dan banyaknya kebutuhan material juga perlu dipertimbangkan ulang.    

Itu dia ulasan tentang konstruksi tangga bata. Kini Sahabat sudah mengetahui bagaimana memilih material yang berkualitas untuk tangga bata, prinsip konstruksinya, hingga lekebihan dan kekurangan tangga bata. Apakah Anda tertarik untuk membuat tangga bata ini, Sahabat? Selamat mencoba.

#SahabatJagoBangunan, jika ingin mendapatkan informasi lebih banyak atau berdiskusi seputar arsitektur, sipil dan pertukangan, silakan kunjungi website kami atau hubungi call center bebas pulsa di nomor 0800-188-5656. Jangan lupa simak artikel-artikel #PakJago yang lain, ya.

 

Editor: Damae Wardani