Masuk

Tips

Beranda / Tips
Konstruksi Dinding Gipsum
Konstruksi Sipil | 04 Jul 2017

Papan gipsum (gypsum board) yang juga dikenal sebagai drywall/sheetrock adalah material pembentuk partisi/dinding dan plafon juga pelapis dinding bata pengganti plesteran. Material ini terbuat dari mineral gipsum (kalsium sulfat) yang ditambang lalu diproses dengan penambahan bahan-bahan tertentu sehingga terbentuk lembaran dengan karakteristik tertentu.

KARAKTERISTIK PAPAN GIPSUM

Selain sifat alami yaitu tahan panas/api, inovasi sejumlah produsen memberikan kelebihan/kualitas tambahan pada material papan gipsum, seperti:

  • Tahan lembap/anti air, sehingga dapat diaplikasikan di area basah seperti kamar mandi.
  • Tahan terhadap perubahan suhu/cuaca, sehingga dapat diaplikasikan pada dinding luar.
  • Mampu meredam suara, sehingga dapat digunakan pada ruang dengan syarat akustik tertentu.
  • Tahan terhadap benturan, sehingga cocok untuk dinding yang perlu kekuatan lebih.
  • Lebih fleksibel sehingga dapat dibuat bentuk melengkung hingga radius tertentu.

Produsen gipsum juga mulai merilis produk ramah lingkungan dan bebas bahan beracun yang aman bagi kesehatan. Jadi, pemilihan gipsum dapat disesuaikan dengan kebutuhan ruang.

KONSTRUKSI DINDING GIPSUM

Papan gipsum memiliki bentuk padat dan kering. Ukuran standarnya 1,2 × 2,4 meter dengan variasi ketebalan 8-12 mm, tetapi beberapa produsen melayani pesanan ukuran khusus. Pemasangan papan gipsum relatif mudah. Untuk partisi/dinding kering (drywall), pengerjaannya sama sekali tanpa material konvensional—bata, semen, pasir, dll. Lembaran-lembaran gipsum dipasang—dengan cara disekrupkan—pada konstruksi rangka yang terbuat dari material kayu atau metal (besi hollow, metal furing, dll.). Rangka dipasang menurut modul tertentu dari permukaan lantai hingga plafon, dan dari tepi ruang yang satu ke tepi lain sesuai denah—termasuk penyediaan lubang pintu dan jendela. Rangka juga harus dipasang tegak lurus dengan jarak ideal 60×60 cm.

Agar pekerjaan konstruksi dinding gipsum berjalan baik, harus disediakan material dan peralatan yang tepat. Beragam material yang diperlukan, adalah: material untuk rangka (kayu, besi hollow, atau metal furing), angkur, mur-baut, papan gipsum, sekrup gipsum, textile tape, perekat penutup celah atau compound, ampelas dan bahan finishing). Sementara alat dan perkakas yang dibutuhkan, antara lain: steger, meteran, waterpass, unting-unting, gergaji besi dan/atau kayu, gerinda, bor listrik dilengkapi obeng, scrape/kape, dll.). 

TAHAP PENGERJAAN KONSTRUKSI DINDING GIPSUM

Secara garis besar, pengerjaan konstruksi dinding gipsum meliputi tahapan sebagai berikut.

  1. Bersihkan lokasi pemasangan dari semua perabot dan barang.
  2. Lakukan pengukuran lebar dan tinggi, dan tandai titik-titik pada lantai dan dinding di mana akan dipasang partisi gipsum sesuai gambar kerja.
  3. Siapkan semua material dan peralatan yang diperlukan di area kerja. Letakkan pada area yang tidak akan mengganggu jalannya pekerjaan.
  4. Potonglah material rangka sesuai ukuran tinggi dengan lebar sesuai jarak ideal (60×60 cm).