Masuk

Tips

Beranda / Tips
Keterkaitan Pondasi, Sloof dan Kolom Untuk Bangunan Yang Kokoh
Konstruksi Sipil | 31 May 2017

Pondasi dan penulangan beton (sloof, kolom dan ring balok) adalah kerangka yang menyokong dan membuat bangunan bisa berdiri tegak dan kuat.

Pondasi berfungsi menyangga keseluruhan bangunan, harus berdiri di atas tanah pijakan yang kuat sehingga bangunan tidak ambles serta dapat menyangga keseluruhan beban bangunan di atasnya.

Bagaimana memastikan seluruh bagian yang menjadi kerangka bangunan ini berfungsi maksimal sehingga bangunan kokoh berdiri?

PONDASI BANGUNAN

Pondasi merupakan komponen / struktur paling bawah dari sebuah bangunan, yang berfungsi untuk menopang bangunan dan meneruskan beban ke tanah dasar. Pondasi harus dapat menjamin kestabilan bangunan terhadap berat dan menghindari penurunan bangunan baik sebagian atau keseluruhan.

Jenis pondasi

Secara umum pondasi dibagi dua jenis, yaitu pondasi dalam dan pondasi dangkal. Khusus untuk bangunan rumah sederhana biasanya menggunakan pondasi dangkal yang dikenal beberapa jenis yang sering diterapkan: Pondasi umpak/setempat, Pondasi menerus, Pondasi telapak/setempat.

Yang harus diperhatikan

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam menentukan dan membuat pondasi Rumah seperti:

  • Jenis rumah, besar bangunan dan jumlah lantai harus diperhitungkan
  • Jenis tanah, apakah jenis tanah keras, tanah sedang, tanah lunak, dan tanah sangat lunak
  • Konstruksi, apa konstruksi yang akan ada di atas pondasi: rangka, kuda-kuda, pilar, lantai, dinding, dan perabotan, dll)

HUBUNGAN PONDASI DENGAN SLOOF

Sloof adalah balok beton bertulang yang dipasang secara horizontal tepat di atas pondasi batu kali / batu belah. Fungsi dari Sloof adalah untuk meratakan beban bangunan dan sebagai pengikat pondasi agar stabil tetap pada posisinya. Agar sloof mengikat kuat pondasi, makan digunakan Angkur yang ditanamkan ke dalam pondasi dengan jarak maksimal antar angkur adalah 40 cm.