Masuk

Tips

Beranda / Tips
Kenali Jenis Perkakas Tukang Anda - Cara Merawatnya Agar Awet
Konstruksi Sipil | 15 Apr 2021

Kenali Jenis Perkakas Tukang Anda

- Cara Merawatnya Agar Awet

Cara para pekerja merawat perkakas pertukangan bisa jadi berbeda-beda. Istilahnya beda tukang beda juga caranya.

Namun yang pasti bagi tukang yang handal, merawat perkakas tukang merupakan rutinitas yang tidak boleh ditunda. Perkakas-perkakas ini adalah benda-benda berharga bagi tukang, karena  melalui perkakas-perkakas inilah rezeki bisa diperoleh. 

Mengapa perkakasi wajib dirawat? Alasannya adalah alat pertukangan yang dirawat dengan baik dan benar akan memberi banyak keuntungan, yaitu perkakas dapat berfungsi dengan baik dalam jangka waktu lebih lama. 

Hasilnya, Anda bisa menghemat pengeluaran untuk membeli alat pertukangan yang baru karena alat yang lama rusak.
Selain itu, perkakas yang terawat juga mengurangi faktor penyebab kecelakaan kerja. 

Jadi, bagaimana cara menjaga dan merawat alat pertukangan dengan baik? Berikut beberapa caranya :

1.Pisahkan Alat Pertukangan Berdasarkan Fungsinya

Sebelum membersihkan alat pertukangan yang telah digunakan, pisahkan lebih dulu alat-alat tersebut berdasarkan fungsinya.  Dengan begitu, Anda bisa menerapkan metode yang tepat untuk merawatnya. 

Contoh : 

  • Alat-alat yang bersentuhan dengan material : sendok semen, ember untuk mengangkat semen, skop, cangkul → wajib langsung dibersihkan setelah selesai digunakan.
  • Peralatan memotong : seperti gergaji, ketam, gunting besi, gergaji besi dan alat-alat yang materialnya menggunakan besi atau aluminium →  sesudah dipergunakan harus dibersihkan dan diminyaki.
  • Peralatan yang menggunakan listrik : gerinda potong, ketam listrik, bor dan sebagainya cukup dibersihkan dengan lap kering. 


     

2. Kenali Teknologi Alat Pertukangan

Secara sederhana, teknologi pada alat pertukangan dibagi menjadi dua, yaitu peralatan elektrik (menggunakan listrik) dan non elektrik  (manual). 

Pada alat pertukangan elektrik : 

  • Pastikan kabel telah dilepas setelah pemakaian. Ini penting agar tidak ada lagi arus listrik yang masuk sehingga mesin dapat beristirahat optimal. Jika kotor, cukup bersihkan dengan lap kering. Jangan lupa, simpan alat pertukangan elektrik di tempat kering. 

 Alat pertukangan manual (non elektronik) :

  • Cara menjaga dan merawatnya relatif lebih mudah. Anda hanya perlu membersihkan peralatan setelah digunakan serta melakukan pengecekan berkala. Misalnya obeng. Untuk menjaga dan merawatnya, Anda perlu membersihkan debu dan kotoran yang mungkin menempel pada mata obeng dengan kain atau sebuah kawat lembut.

 Kenali teknologi peralatan untuk membedakan metode perawatannya.

 

3. Hindari Tempat Penyimpanan yang Lembap

Memperhatikan lokasi penyimpanan juga menjadi upaya untuk menjaga dan merawat alat pertukangan. Tempat penyimpanan yang lembap akan menyebabkan munculnya jamur dan karat pada alat-alat tersebut. 

Anda bisa membuat rak penyimpanan khusus untuk meletakkan alat-alat pertukangan yang dimiliki. Simpan alat pertukangan sesuai fungsi dan penggunaannya agar Anda bisa lebih mudah mendapatkan yang dibutuhkan.
Jika disimpan diluar ruangan, pastikan terlindung dari air hujan.  Jika terlanjur kehujanan, segera bilas dengan air bersih dan keringkan.

Jangan simpan di tempat yang lembap


4. Lakukan Servis dan Kalibrasi Secara Berkala

Merawat alat pertukangan juga termasuk melakukan pengecekan secara rutin. Jika diperlukan, Anda perlu melakukan kalibrasi alat secara berkala. 

Secara garis besar, kalibrasi merupakan suatu proses yang dilakukan untuk menyesuaikan suatu alat ukur agar sesuai dengan standar ukur yang ditentukan dalam akurasi tertentu. Sehingga pada saat instrument ukur tersebut digunakan untuk mengukur suatu objek, maka penunjuk nilai ukurnya sesuai dengan hasil pengukuran awal, tidak kurang dan tidak lebih.

Hal ini penting dilakukan, terutama pada alat pertukangan yang menggunakan listrik. Misalnya : gerinda, bor tangan, vibrator pemadat beton, jack hammer / hand drill, dan sebagainya. 

 Beberapa perkakas  membutuhkan kalibrasi secara berkala untuk menjaga akurasinya

 

Nah, menjaga dan merawat alat pertukangan menjadi lebih mudah, bukan? Selamat mencoba! 

Konsultasi Jago Bangunan

Bagaimana #SahabatJagoBangunan, sudah terinspirasi untuk rajin merawat perkakas pertukangan Anda yang berharga tersebut? Jika Anda masih memiliki pernyataan mengenai tips-tips pemilihan dan penggunaan alat pertukangan atau hal seputar konstruksi lainnya, Anda dapat menghubungi kami melalui website Jago  Bangunan dan Facebook Jago Bangunan.