Masuk

Tips

Beranda / Tips
Kata Siapa Getaran Mesin Tidak Bahaya? Lakukan Ini Untuk Kurangi Risiko
Kesehatan | 07 Jul 2017

Getaran yang timbul pada mesin saat beroperasi, kadang disepelekan dan dianggap tidak berbahaya. Namun ternyata getaran mesin, baik bergerak (seperti mesin truk atau bor) maupun tidak bergerak, tetap memiliki pengaruh negatif pada tubuh. Terlebih bagi pekerja bangunan yang hampir setiap saat bekerja menggunakan berbagai alat tukang bermesin.

Waspada Getaran Seluruh Tubuh & Getaran Lengan

Berdasar jenisnya, getaran mesin bisa menjalar ke seluruh tubuh atau hanya menimpa bagian lengan tangan saja. Getaran seluruh tubuh kerap terjadi saat bekerja sambil duduk atau berdiri di atas landasan yang menimbulkan getaran. Misal, mengemudi traktor di jalan bergelombang, getarannya terasa seluruh tubuh dan dapat mengakibatkan nyeri punggung bagian bawah.

Sementara getaran pada lengan tangan terjadi akibat pemakaian peralatan bergetar yang dipegang dalam waktu cukup lama, seperti gergaji rantai, mesin gerinda, dan mesin bor. Getaran tersebut menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah dan sirkulasi di tangan.

Lebih parahnya, getaran pada lengan juga bisa menimbulkan cidera tangan hingga membuat jemari tangan tampak pucat. Kondisi tersebut beresiko merusak pembuluh darah pada jari dan lengan. Bahkan, tangan bisa mati rasa dan dapat bertambah parah bila berada dalam suhu dingin atau kondisi basah.

Kurangi Risiko Bahaya Getaran Mesin

Getaran mesin memang tidak dapat dihindari, tapi bisa dikurangi risikonya agar bahaya yang ditimbulkan tidak terlalu besar. Berikut caranya:

1. Kendalikan getaran pada sumbernya dengan mendesain ulang peralatan untuk memasang penyerap getaran atau peredam kejut.
2. Bila getaran disebabkan oleh mesin besar, pasang penutup lantai yang dapat
menyerap getaran di workstation dan gunakan alas kaki dan sarung tangan yang menyerap kejutan.
3. Ganti peralatan lama dengan model bebas getaran baru. Batasi tingkat getaran yang dirasakan oleh pengguna dengan memasang peredam getaran pada pegangan dan kursi kendaraan atau sistem remote control.
4. Sediakan alat pelindung diri yang sesuai pada pekerja yang mengoperasikan
mesin bergetar, seperti sarung tangan yang bersifat menyerap getaran (dan
pelindung telinga untuk mengurangi kebisingannya).
5. Bila dirasa tubuh mulai bermasalah, segera periksa ke dokter dan minta dirotasi ke bagian lain dari pekerjaan tersebut agar tidak bertambah parah.

Sekecil apa pun, sebaiknya pekerja tidak mengabaikan getaran mesin yang ditimbulkan dari berbagai alat di lapangan maupun bangunan. Lakukan antisipasi bahaya sedini mungkin dan jangan berpikir dua kali untuk periksa ke dokter bila tubuh mengalami gejala sakit. Yuk, selalu waspada getaran mesin!