Masuk

Tips

Beranda / Tips
Jangan Diremehkan, Salah Bikin Pondasi Bangunan Bisa Berakibat Fatal
Konstruksi Sipil | 27 Jul 2017

Oleh: Setyo Bekti

#SahabatJagoBangunan, pondasi bangunan memiliki peran yang sangat penting dalam sebuah konstruksi, dimana pondasi berfungsi untuk memikul seluruh beban bangunan yang berada diatasnya.

Keadaan kontur tanah yang berbeda-beda pada setiap daerah memengaruhi pemilihan jenis pondasi bangunan. Semakin lunak kontur tanah pada suatu wilayah maka semakin dalam pula pondasi yang dibuat.

SahabatJagoBangunan, bagaimana jenis pondasi bangunan yang tepat untuk sebuah konstruksi sesuai dengan kontur tanah dan jenis bangunan? Mari kita simak ulasan #PakJago berikut ini.

  1. Pondasi Pasangan Batu Kali

Seperti namanya, pondasi ini terbentuk dari gabungan batu-batu kali yang dipecah, berukuran rata-rata 25 cm dan direkatkan dengan menggunakan campuran semen serta pasir. Perbandingan campuran semen dan pasir yang umum digunakan adalah 1 semen : 5 pasir. Pondasi ini tergolong pondasi lajur.

Pondasi batu kali sering kita temui pada bangunan rumah tinggal satu lantai yang mana beban bangunan rumah tinggal tersebut tidak terlalu berat. Namun, sebelum membuat pondasi pasangan batu kali, sebaiknya #SahabatJagoBangunan memerhatikan hal-hal berikut:

- Pondasi batu kali berbentuk trapesium sama kaki dengan lebar atas 25-30 cm, lebar bawah 70-80 cm, dan tingginya 1-1,5 m dari permukaan lantai. 

- Pada dasar tanah tidak langsung menggunakan pasangan batu kali, namun diberi alas berupa lapisan pasir yang diratakan dengan tinggi 5-10 cm. Setelah itu diberi pasangan batu kosong, kemudian celah antar pasangan batu kosong diberi pasir, baru kemudian pasangan batu bisa dibangun. 

- Badan pondasi diberi plesteran kasar yang biasa disebut beraben setebal kurang lebih 1,5 cm, ini untuk mengurangi kelembaban yang disebabkan oleh air tanah.

Gambar 2. Pondasi batu kali (Sumber: farizprimariopnp.blogspot.co.id)

  1. Pondasi Pasangan Batu Bata

Pondasi ini hampir sama seperti dengan pondasi batu kali, namun pondasi ini terbuat dari pasangan batu bata merah yang disusun bertumpuk membentuk trapesium. Pasangan batu ini diperuntukan untuk rumah-rumah sederhana yang tidak memiliki beban yang terlalu berat.

Gambar 3. Pondasi pasangan Batu bata (Sumber: jualbatubatamurah.blogspot.co.id)

  1. Pondasi Umpak

Pondasi umpak adalah pondasi yang terbuat dari batu, kayu, maupun beton yang dibentuk bulat, lesung, ataupun kubus. Material tersebut dibuat untuk menopang tiang penyangga di atasnya.

Pondasi umpak biasa digunakan pada warung-warung dan restoran yang bertema lesehan untuk membuat fasilitas-fasilitas restoran seperti rumah-rumah panggung, gazebo atau saung-saung.

 Gambar 4. Pondasi Umpak (sumber: dearchitectblog.wordpress.com)

  1. Pondasi Tapak atau Pondasi Cakar Ayam

Penggunaan pondasi jenis ini cocok digunakan pada bangunan berlantai dua sampai tiga. Pondasi ini juga digunakan pada tanah yang lunak. Pada penulangannya pondasi cakar ayam menggunakan besi utama berdiameter 12 mm berjumlah 8 buah, dengan begel berdiameter 8 mm dengan jarak antar begel 15 cm.

Pondasi ini diletakkan pada ujung-ujung bangunan atau pojok siku pertemuan tembok, untuk menahan beban dari atas. Pondasi ini juga membutuhkan pondasi lajur (bisa terbuat dari batu kali), pondasi lajur tersebut berfungsi untuk menopang pondasi agar tidak langsung bersinggungan dengan tanah.

Gambar 5. Pondasi Cakar Ayam (Sumber: rumahbagus.info)

  1. Pondasi Tiang Pancang

Bila bangunan yang dibuat memiliki beban yang besar seperti gedung kantor dan apartemen, pondasi yang tepat dipergunakan adalah pondasi tiang pancang, selain itu pondasi ini diperuntukan bagi tanah yang memiliki daya dukung rendah atau berkontur lunak, agar mendapatkan tanah keras maka dari itu menggunakan pondasi tiang pancang.

Gambar 6. Pondasi Tiang Pancang (Sumber: webcache.googleusercontent.com) 

Nah, #SahabatJagoBangunan, sekarang Anda sudah mendapatkan informasi lengkat tentang jenis pondasi bangunan yang tepat, semoga bermanfaat. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan diskusi seputar arsitek, sipil, dan pertukangan Anda bisa berkonsultasi melalui website maupun call center – Bebas Pulsa di nomor 0800-188-5656

Ikuti dan simak terus artikel #PakJago berikutnya, ya.